DINAMIKAKEPRI.COM

Sejumlah Perwira, Bintara, PNS di Polda Kepri dan Jajaran Polres Dimutasi

 

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol. Harry Goldenhardt S, S.IK., M.Si

Dinamika Kepri, Batam
- Berdasarkan Surat Telegram Kapolda Kepri Nomor : STR/1089/X/KEP./2020. Dan STR/1090/X/KEP./2020. Tanggal 8 September 2020. Tentang Alih Tugas Jabatan dan Mutasi Personil Polda Kepri dan Polres jajaran Polda Kepri. Senin (12/10/2020).


"Sebanyak 67 Perwira dan 57 Bintara serta PNS Polda Kepri dan Jajaran Polres dilakukan alih tugas jabatan dan Mutasi. Alih tugas jabatan dan Mutasi ini merupakan hal biasa yang terjadi di tubuh Polri dalam rangka penyegaran dan memenuhi kebutuhan Organisasi yang bertujuan untuk pembinaan karier Personil serta penempatannya juga sesuai dengan Kompetensi tiap-tiap personil," terang Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S.


Surat Telegram Mutasi tersebut langsung ditandatangani oleh Karo SDM Polda Kepri yang mengatasnamakan Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si.


"Terdapat sejumlah perwira menengah dan perwira pertama yang mengisi jabatan sebagai Kayanma Polda Kepri, Kasetum Polda Kepri, Kasubdit dan para Kabag, kasat serta Kapolsek di jajaran Polres Polda Kepri dilakukan rotasi sebagaimana yang tertuang didalam Surat Telegram Kapolda Kepri nomor : STR/1090/X/KEP./2020. Tanggal 8 September 2020," jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.


Berikut daftar nama para pejabat yang alih tugas jabatan tersebut:

  1. Kayanma Polda Kepri AKBP Heryana SE., MH., Diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubdit I Ditreskrimum Polda Kepri dan jabatan Kayanma Polda Kepri di isi oleh AKBP Arifin Sihombing S.Sos., M Sc yang sebelumnya menjabat sebagai Kasetum Polda Kepri.
  2. Kasubdit I Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Daarzoon Samosir SH., MH diangkat dalam jabatan baru sebagai Kasubbidsunluhkum Bidkum Polda Kepri.
  3. Kasubbagdiapers Ro SDM Polda Kepri Kompol Djuariah SH., S.Ik diangkat dalam jabatan baru sebagai PS. Kasetum Polda Kepri dan jabatan Kasubbagdiapers Ro SDM Polda Kepri diisi oleh Kompol Isa Imam Syahroni S.Ik., MH yang sebelumnya menjabat sebagai Kabag OPS Polresta Barelang.

(Ril)

Bahtiar Ingatkan OPD: Penyusunan Kegiatan Harus Sesuai Protokol Kesehatan

 

Pjs. Gubernur Kepulauan Riau H. Bahtiar (kiri) saat memimpin rapat.

Dinamika Kepri, Tanjungpinang
-  Pjs. Gubernur Kepulauan Riau H. Bahtiar memimpin rapat rutin Evaluasi Pelaksanaan Pembangunan Provinsi Kepulauan Riau dengan dihadiri seluruh kepala OPD di Aula Wan Sri Beni, Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, Senin (12/10/2020).


Rapat tersebut juga dihadir Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau H.TS. Arif Fadillah dan Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi kepulauan Riau.


Terkait realisasi pelaksanaan APBD provinsi Kepulauan Riau hingga Oktober 2020 yang disampaikan oleh kepala Biro Pembangunan Aries Fhariandi, Bahtiar menyampaikan apresiasinya karena cukup tinggi penyerapannya dan berharap semakin cepat realisasinya untuk menggerakkan perekonomian daerah.


“Realisasinya cukup bagus. Kalau bisa terus kita analisa dan evaluasi penyerapan anggaran kita setiap saat. Dengan semangat dan etos kerja yang baik di Kepulauan Riau ini saya yakin penyerapan anggaran hingga akhir tahun pasti akan maksimal,” ungkapnya.


Masih berhubungan dengan Covid-19, Dirjen Polpum Kemendagri ini menyarankan kepada OPD dalam penyusunan program atu kegiatan apapun dalam masa ini harus tetap berpedoman pada protokol kesehatan.


“Yang memayungi aktivitas kita saat ini adalah Covid-19. Jadi kita susun program atau kegiatan harus kita punya bayangan bahwa kita dalam situasi pencegahan penyebaran virus ini. Maka dalam berbagai kegiatan harus dimasukan juga berbagai perlengkapan anti Covid-19 diantaranya setaip kegiatan harus ada masker, handsanitizer bahkan sarung tangan dalam setiap kegiatan,” himbaunya.


Lebih lanjut dirinya menjelaskan bahwa pandemi Covid-19 ini, jika terjadi dalam jangka waktu yang lama bisa mengakibatkan ketidakmampuan pemerintah dalam membiayai berbagai aspek yang terkenada dampak Covid-19 terutama masalah perekonomian. Oleh karena itu, masyarakat pada situasi pandemi saat ini harus harus diberikan pemahaman tentang pentingnya kedaulatan pangan ditengah pandemi Covid-19 saat ini.


Kedaulatan pangan disini dimaksud bahwa skenario terburuk tentang Covid-19 ini bisa saja terjadi saat daerah tidak mampu lagi membiayai perekonomian akibat dampak covid karena keterbatasan anggaran dan pada satu sisi masyarakat tetap harus makan. Maka pada situasi ini, gerakan kedaulatan pangan sangat dianjurkan.


“Dengan kedaulatan pangan, masyarakat bisa secara mandiri memenuhi kebutuhan pangannya dengan memanfaatkan sumber daya yang tersedia. Caranya dengan manganjurkan masyarakat untuk menanam tanaman yang bisa dipanen dalam jangka pendek untuk bisa dikonsumsi segera,” anjurnya.


Untuk pencegahan penyebaran Covid-19 juga, Bahtiar juga mengharapkan adanya kerjasama yang baik antara masyarakat dengan pemerintah. Masyarakat dengan sadar dan dispilin menerapkan protokol kesehatan dan Pemerintah secara simultan terus melakukan testing, tracking, isolasi, dan treatment serta melakukan berbagai pembatasan yang bisa menjadi kluster penyebaran Covid-19.


“Kesadaran akan bahaya Covid-19 harus kita tumbuhkan disemua lapisan masyarakat. Namun kita sebagi pemangku kepentingan juga harus menjadi contoh yang baik agar kita bisa menyelamatkan kelauarga terdekat kita bahkan seluruh masyarakat,” jelasnya.


Terakhir untuk pemulihan ekonomi kedepan harus dilakukan segera karena Covid-19 ini sepertinya tidak akan berakhir dalam waktu dekat ini. Ekonomi dapat kita buka kembali dan segera bergulir namun harus tetap berpedoman pada protokol keshatan mulai dari sektor hulu hingga sektor hilirnya.


“Mulai dari proses pengumpulan bahan baku, proses pembuatan produk, pemgemasan, pendistribusian, penjualan hingga ke konsumen harus sudah mulai kita terapkan protokol kesehatan. Ini memang berat, tapi harus sudah mulai kita terapkan. Jika semua ini telah siap maka aktivitas ekonomi bisa kembali kita buka namun tetap aman sehingga tidak menjadi cluster baru penyeberan covid,” tutupnya. (Ril)

Mahasiswa di Batam Sampaikan Pernyataan Sikap, Nuryanto: Akan kami Teruskan

 

Penyerahan surat pernyataan sikap penolakan terkait disahkannya UU Omnibus Law kepada ketua DPRD Batam, Senin (12/10/2020).  

Dinamika Kepri, Batam - Setelah melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Batam, puluhan perwakilan mahasiswa di Batam menemui Ketua DPRD Kota Batam. Kedatangan mereka bertujuan untuk menyerahkan surat pernyataan sikap penolakan tentang disahkannya UU Omnibus Law.


Pernyataan sikap tersebut diserahkan langsung kepada Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto dengan disaksikan oleh pihak kepolisian, di ruang Serbaguna Kantor DPRD Batam, Senin (12/10/2020).


Ketua Kammi, Maulana Rifai menjelaskan, kedatangan mereka ke Kantor DPRD Kota Batam katanya, untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat terkait UU Omnibus Law yang sudah disahkan oleh DPR RI beberapa waktu lalu.


"Kami kemari bukan hanya untuk ikut-ikutan demo atau tanpa tujuan. Kami hadir di sini untuk membela hak rakyat,” tegas Maulana Rifai.


Menanggapi hal tersebut, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto kemudian memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa yang hadir.


"Kami mengapresiasi kedatangan adik-adik mahasiswa semuanya. Penyampaian pernyataan sikap ini juga berjalan dengan baik dan lancar, dan pernyataan sikap yang kami terima ini, akan kami teruskan ke pemerintah pusat maupun ke DPR RI," ujar Nuryanto.


Nuryanto menambahkan, kata dia, dalam hal ini DPRD sebagai perwakilan rakyat tentunya menerima dan menyambut baik segala aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat.


Karena penyerahan surat pernyataan sikap itu berjalan baik dan lancar, Nuryanto juga menyanjung sikap dan etika dari para mahasiswa.


“Yang intinya mereka telah menunjukkan kapasitas dan intelektualnya sebagai mahasiswa generasi penerus bangsa, dan insyaallah apa yang disampaikan ini akan kami teruskan. UU ranahnya ada di pemerintah pusat, artinya apa yang terjadi hari ini akan kami laporkan dan kami teruskan, agar menjadi pertimbangan bagi pemerintah pusat,” kata Nuryanto.


Kata Nuryanto, DPRD bukan hanya berkapasitas setuju atau menolak, namun di sisi lain juga sebagai perwakilan dari masyarakat. 


"Kalau dari struktural, kita hanya bisa melaporkan. Sementara dari sisi wakil rakyat, kami akan meneruskan aspirasi tersebut. Jika bicara tentang UU Omnibus Law itu, sesungguhnya kami di tingkat level DPRD juga sampai saat ini kami belum menerima tembusan maupun draf UU tersebut," ungkap Nuryanto.


"Jika UU tersebut dirasa kurang bijak atau kurang benar, ada ranahnya. Negara kita negara hukum, penolakan bisa diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK)," tutupnya. (*)

Gelanggang Permainan Tutup, Ardiwinata: Saya Belum Terima Laporan

 
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata.

Dinamika Kepri, Batam - Tingkat pengangguran di Kota Batam saat ini kembali meningkat drastis. Peningkatan pengangguran terjadi dikarenakan seluruh lokasi Gelanggang Permainan Anak dan Keluarga yang ada di bilangan Nagoya, Batam tampak tutup total.


Terlihat, sudah beberapa hari ini Gelangang Permainan Anak dan Keluarga itu tidak lagi beroperasi, sehingga para pekerjanya berjumlah kurang lebih ribuan orang, bingung tak tahu harus melakukan apa untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.


"Kalau benar-benar tutup total, bisa gawat kita ini mas bro. Bisa-bisa dapur tak ngebul lagi. Tahu sendirikan sulitnya cari kerjaan di Batam sekarang ini, apa lagi di masa sulit pandemi sekarang ini, mau cari kerja di mana coba.? Ya mudah-mudahanlah buka kembali, biar kita bisa bekerja lagi," kata seorang pekerja gelanggang permainan yang tidak mau disebutkan namanya.



Karena tidak lagi bekerja seperti biasa, sesama para pekerja gelanggang kini terpaksa nongkrong di warung kopi dengan bertukar informasi dengan berharap gelanggang bisa beroperasi kembali.


Benar atau tidak, ada informasi yang menyebutkan bahwa aktifitas gelanggang permainan sengaja ditutup oleh pengusahanya untuk menjaga suasana aman dan kondusif di Kota Batam pasca terjadinya aksi demo penolakan Omnibus Law UU Cipta Kerja.


Ada juga informasi yang menyebutkan, pengusahanya sengaja menutup karena biaya operasi gelanggang tidak tertutupi karena sepinya pengunjung.


Terkait tutupnya gelangang permainan anak dan keluarga itu saat ini, ketika dikonfirmasi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Batam, Ardiwinata kepada media ini mengatakan, belum ada laporan soal itu.


"Tutup ya, di daerah mana saja? Karena belum ada laporan yang masuk ke saya sebab kami sampai saat saat ini fokus kepada penanganan dan pencegahan Covid-19. Ya mungkin saja tutup karena biaya operasionalnya tidak tertutupi, sebab pengunjungnya masih dari lokal saja. Sebagaimana kitahui juga bahwa karena pandemik sekarang ini, belum ada orang luar negeri yang masuk ke Batam," kata Ardiwinata, Minggu (11/10/2020) sore melalui selulernya.


Ia juga menambahkan, kata dia saat ini sektor pawisata tengah kembali bergairah dengan telah bukanya beberapa hotel di Kota Batam.


"Beberapa hotel telah buka. Kita berharap sektor kepariwisataan di Batam bisa terus meningkat," ujar Ardi.


Selain itu Ardiwinata juga berpesan kepada pelaku usaha khususnya bagi pengusaha di sektor pariwisata, agar selalu mematuhi aturan protokol kesehatan. (Ag)

BP Batam Pastikan Ketersediaan Air Baku Tetap Terjamin

 

Dinamika Kepri, Batam - Plh. Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Purwiyanto, melakukan peninjauan proyek pipa transmisi dari Waduk Tembesi menuju ke Waduk Muka Kuning, Sabtu, (10/10/2020).


Peninjauan ini didampingi oleh Anggota Bidang Pengusahaan, Syahril Japarin, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) BP Batam, Binsar Tambunan, dan sejumlah pejabat tingkat III dan IV BP Batam.


Peninjauan ini dilakukan untuk melihat dari dekat progres proyek pipa transmisi dari Waduk Tembesi menuju ke Waduk Muka Kuning.


Dalam pelaksanaan kunjungan tersebut telah dilakukan uji coba operasional stasiun pompa air intake untuk mengalirkan air baku dari Waduk Tembesi ke Waduk Muka Kuning.


Plh. Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Purwiyanto, mengatakan, kunjungan ini untuk meninjau proyek pipa transmisi yang akan mengalirkan air dari Waduk Tembesi ke Waduk Muka Kuning. 


“Proyek ini bertujuan untuk mengatasi kemungkinan kekurangan air baku di Waduk Muka Kuning. Pengadaan atau pemasangan jaringan pipa dn. 700 mm (3,6 Km). Saya memastikan proyek ini berjalan dengan lancar dan baik," kata Purwiyanto.  


Terkait dengan isu krisis air di Batam, Purwiyanto, mengatakan, BP Batam tidak akan tinggal diam untuk mengatasi hal tersebut.


“BP Batam telah menyiapkan program dan akan melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, dan rencananya untuk ke depan kita dapat mengelola air laut menjadi air baku,” kata Purwiyanto.


Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, Binsar Tambunan, mengemukakan, untuk memenuhi kebutuhan air bersih di Pulau Batam, sumber air baku yang digunakan berasal dari waduk yang terdapat di Pulau Batam, yaitu Sei Harapan, Sei Ladi, Muka Kuning, Nongsa, Duriangkang dan Tembesi (belum beroperasi) dengan kapasitas waduk sebesar 25.360.990 m3, kapasitas IPA/ WTP terpasang sebesar 3.160 liter per detik, kapasitas produksi air bersih sebesar 3.991,62 liter per detik (tahun 2019). 


Proyeksi kebutuhan air minum didasarkan pada jumlah penduduk, jumlah dan jenis kegiatan perkotaan yang memerlukan air, dan rata-rata pemakaian air di Pulau Batam (22 m3/KK/bulan). Kebutuhan air terdiri dari domestik dan non domestik. 


“Kebutuhan domestik adalah kebutuhan yang berdasarkan jumlah penduduk dan pemakaian air. Sedangkan kebutuhan non domestik adalah kebutuhan air untuk kegiatan penunjang kota, yang terdiri dari kegiatan komersil, industri, dan kegiatan lain,” jelas Binsar Tambunan.


Berdasarkan catatan konsumsi air dari PT ATB, sebesar 77% dari air produksi digunakan untuk domestik dan 23% digunakan untuk non domestik. Proyeksi kebutuhan air hingga tahun 2045 sebesar 7.081 liter per detik, sehingga untuk memenuhi kebutuhan air bersih Kota Batam diperlukan beberapa potensi alternatif, salah satunya pemasokan air baku dari Waduk Tembesi ke Waduk Muka Kuning untuk pemenuhan kebutuhan air bersih tersebut.


Dengan demikian diharapkan tinggi muka air Waduk Muka Kuning akan mengalami peningkatan untuk ketersediaan air baku yang akan diproduksi di IPA waduk tersebut. 


“Tahun depan kita akan segera membangun instalasi pengolahan air kapasitas 350 liter per detik di Wadduk Muka Kuning, dan diharapkan ini mampu memenuhi kebutuhan beberapa tahun ke depan, di mana kebutuhan air bersih meningkat 100 liter per detik setiap tahun,” kata Binsar Tambunan. (Ril)

RSBP Batam Berikan Bantuan Peralatan Kesehatan untuk Masyarakat

 


Dinamika Kepri, Batam - Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat terdampak Covid-19, Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RSBP Batam) menyerahkan bantuan peralatan kesehatan dan suplemen kepada masyarakat di Kelurahan Tiban Indah di Aula Kantor Kelurahan Tiban Indah, Sekupang, Batam, Sabtu (10/10/2020).


Bantuan tersebut terdiri dari masker 500 kotak, hand sanitizer 500 botol, dan vitamin untuk meingkatkan imunitas tubuh sebanyak 500 kotak, dan merupakan hasil dari dana yang telah dihimpun oleh karyawan BP Batam dan masyarakat Kota Batam.


Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur RSBP Batam, dr. Afdhalun A. Hakim dan diterima oleh Lurah Tiban Indah, Rizky Surya Lestari, serta disaksikan oleh perwakilan Ketua RT dan RW setempat.


Lurah Tiban Indah, Rizky Surya Lestari, dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada RSBP Batam atas inisasi pembagian alat kesehatan dan vitamin kepada masyarakat Tiban Indah.


“Dari data yang telah kami catat, masyarakat Kelurahan Tiban Indah yang saat ini terkonfirmasi positif sampai saat ini berjumlah 28 orang. Dengan adanya program bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19,” kata Rizky.


Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada pelayanan RSBP Batam yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.


“Kalau fasilitas maupun bentuk fisik gedung lebih mudah terlihat, bahkan untuk pelayanan RSBP Batam, kami bisa merasakan adanya peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Kami memandang ini adalah hal yang sangat positif, sekaligus sebagai pertanda bahwa pelayanan di RSBP Batam sudah prima,” ujar Rizky.


Direktur RSBP Batam, dr. Afdhalun A. Hakim, mengatakan, perbaikan pelayanan RSBP Batam merupakan komitmen dari pimpinan BP Batam untuk peningkatan pelayanan publik.


“Kami harus mengubah citra RSBP Batam, karena Batam merupakan etalase pelayanan kesehatan pemerintah yang berbatasan dengan dua negara yang memiliki fasilitas kesehatan yang baik, yaitu Singapura dan Malaysia,” ujar Afdhalun.


Selain itu, kecenderungan masyarakat Indonesia untuk memilih pengobatan di kedua negara tersebut juga menjadi motivasi bagi RSBP Batam untuk membenahi pelayanan.


Pada kesempatan ini, dr. Afdhalun A. Hakim juga mengimbau kepada warga agar terus melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. Menurutnya, salah satu faktor meningkatnya angka pasien terkonfirmasi positif di Batam adalah akibat dari ketidakpedulian warga untuk mengenakan masker saat beraktivitas sehari-hari.


“Saat ini era kita masih New Normal. Banyak masyarakat yang sudah menganggap bahwa saat ini sama dengan masa-masa normal sebelum terjadi pandemi dan tidak mengindahkan protokol kesehatan. Sehingga walau kini pasien terkonfirmasi positif mencapai 30 hingga 40 orang per harinya, sudah biasa-biasa saja. Nah, ini yang harus kita benahi bersama,” kata Afdhalun.


Ia berharap pembagian bantuan alat kesehatan ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat Kelurahan Tiban Indah, dan seluruh warganya dapat mengikuti protokol kesehatan dengan baik. 


Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, Wakil Direktur Keuangan dan Umum RSBP Batam, Andi Yunus, Manager Pemasaran dan Pengembangan Usaha RSBP Batam, Okta Riza, serta sejumlah tenaga medis RSBP Batam. (Ril)

Ditolak Masuk Lihat Kondisi Kapal, Ameng Manager PT. PJLM Emosi Minta PT. TKA Berikan Jawaban

 
Ameng (tengah) saat berdialog dengan pengawas PT. DSB, Taripar (kanan), Sabtu, (10/10/2020).

Dinamika Kepri, Batam -
Ameng Manager PT. Pasifik Jaya Lintasindo Mandiri (PJLM) bersama kuasa hukumnya Roger Morrow Sirumapea, SH dan puluhan orang, Sabtu (10/10/2020) sekitar pukul 10:00 Wib pagi mendatangi PT. Tri Karya Alam (TKA) Tanjung Uncang, Batam, Kepri.

Namun sayang, pihak PT. TKA yang hendak ditemui tidak berkenan hadir untuk bertemu sehingga terjadi adu argumen di pintu masuk perusahaan dengan pengawas PT. Dimensi Surya Bahari (DSB), Taripar.

Adu argumen terjadi lantaran Taripar selaku dari pihak PT. DSB itu tidak mengizinkan Ameng dan kuasa hukumnya masuk untuk melihat kapal.

Adapun maksud dan tujuan kedatangan Ameng dan kuasa hukumnya itu, yakni untuk melihat dan mengeluarkan atau mengambil 10 unit kapal terdiri dari tug boad dan tongkang yang sudah satu tahun berada di lokasi lahan perusahaan tersebut yang sebelumnya telah disurati untuk pengambilan kapal.

Kata Ameng, jika kapal-kapal itu tidak dikeluarkan maka kerugian yang ditanggungnya akan semakin banyak.

Ameng juga mengatakan, dirinya sangat kecewa karena tidak diperkenan masuk oleh pihak perusahaan untuk melihat kapalnya.

Beralasan atas perintah atasannya, Taripar tetap kukuh tidak mengizinkan siapapun masuk ke dalam lokasi perusahaan. Kata dia lokasi tersebut bukan lagi lokasi PT. TKA melainkan sudah lokasinya PT. DSB.

Tak hanya Ameng, Roger Morrow Sirumapea selaku kuasa hukum dengan berbagai cara argumen juga meminta agar diperkenan masuk untuk melihat kapal, namun Taripar tetap tidak mengizinkannya.

Berbagai upaya dialog dilakukan, namun Taripar tetap tidak mengizinkan masuk, sehingga sempat nyaris ricuh di mana Ameng mengatakan, pintu jangan ditutup sampai pihak dari PT. TKA datang menemuinya.

Tak berlangsung lama, suasana dialog pun kembali normal di mana setelah pihak keamanan dari personil TNI AD dari Koramil datang menengahinya.

Saat dialog, terkait kapal - kapal itu, Taripar mengatakan, bahwa pihak perusahaan tempatnya bekerja sudah melakukan gugatan ke pengadilan.

"Pihak perusahaan kami sudah melakukan gugatan ke pengadilan. Itu bisa dicek. Jadi kita tunggu saja hasil putusan pengadilan," ujar Taripar ke kuasa hukum PT. PJLM, Roger Morrow Sirumapea, SH.

Meski dikatakan Roger Morrow itu perihal yang berbeda, Taripar tetap tidak mengizinkan pihak PT. PJLM masuk untuk melihat kapal.

Pantuan media ini, dialog berakhir dengan aman dan kondusif, namun bagi pihak PT. PJLM tetap tidak terima karena diperlakukan tidak etis karena tidak diizinkan masuk untuk melihat kapalnya.

"Saya yang punya hak atas kapal tetapi tidak bisa melihatnya, inikan aneh? Kapal sudah satu tahun loh di sini, kalau ada barang-barang ada yang hilang, siapa yang tanggung jawab," kata Ameng.

"Mengenai tunggakan pembayaran, itu pasti akan kami bayar. Hitung berapa, kami akan sisakan kapal. Karena kalau semua ditahan, kami tidak bisa bekerja, dan kerugian juga makin banyak," sambung Ameng.

Terkait bergantinya nama perusahaan pemilik lokasi saat itu juga menjadi perhatian serius bagi pihak kuasa hukum PT. PJLM. 

Saat dipertanyakan soal itu, Taripar tidak begitu rinci menjelaskan kronologis pergantian nama perusahaan pemilik lokasi tersebut.

"Saya di sini pekerja. Kapasitas saya di sini untuk menjaga dan menjalankan kerja sesuai perintah dari perusahaan. Saya juga tidak mau karena mengizinkan masuk, saya dipecat, jadi mohonlah dimengerti," kata Taripar.

Sebelum membubarkan diri, pihak keamanan yang berjaga mengatakan, akan berupaya agar pihak-pihak dalam hal itu bisa dipertemukan duduk bersama, agar persoalan yang terjadi bisa diselesaikan dengan baik. (Ag)

Laksamana Pertama TNI dr. Ahmad Samsulhadi: Prajurit Harus Tetap Sehat dan Siap Tempur

 

Dinamika Kepri, Tanjungpinang – Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Lantamal IV Letkol Laut (K) Suryatno, S.Kep.Ns., M.Tr.Opsla melalui video conference (vicon) mengikuti acara Peringatan HUT Ke-72 Kesehatan Angkatan Laut, di ruang kerja Kadiskes Lantamal IV Jl. S.M Amin Tanjungpinang Kepri, Jumat pagi (9/10/2020).

Kegiatan tersebut diawali dengan menyanyikan lagu Kebangsaan Indonesia Raya, kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video Fokker, lalu pembacaan amanat Aspers Kasal dan Penekanan Kadiskesal. Selanjutnya ada sesi tanya jawab, pembacaan doa lalu pemotongan tumpeng/kue, acara ditutup dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri

 “Perlu mempersiapkan dan melengkapi fasilitas kesehatan TNI Angkatan Laut dalam menghadapi Pandemi Covid-19, dan menyiapkan kebutuhan alat kesehatan dan obat-obatan yang tepat guna mengatasi wabah Covid-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Angkatan Laut Laksamana Pertama TNI dr.Ahmad Samsulhadi dalam pengarahannya.

Lebih jauh dikatakannya, upaya penyiapan kesehatan prajurit terus ditingkatkan agar terwujud prajurit yang siap tempur dalam penugasan.

Selain itu Ia juga meminta agar dukungan dan pelayanan kesehatan TNI Angkatan Laut ditingkatkan, agar dapat menjamin kesehatan personel TNI Angkatan Laut dan keluarga dari wabah Covid-19, serta terus menjalin kerjasama yang baik antar satuan dan instansi di luar TNI Angkatan Laut dalam upaya pencegahan dan penanggulangan Covid-19. (Ril)

Bangun Sinergi Ombudsman Kepri Kunker ke BP Batam

 
Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau, Lagat Parroha Patar Siadari.

Dinamika Kepri, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima kunjungan kerja Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau, Kamis (8/10/2020).


Rombongan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau diterima langsung oleh Plh. Kepala BP Batam, Purwiyanto, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam, Sudirman Saad, di Marketing Center BP Batam. 


Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Kepulauan Riau, Lagat Parroha Patar Siadari mengatakan, Kunjungan Kerja (Kunker) dan rapat koordinasi ini dilaksanakan guna membahas dan mengevaluasi laporan masyarakat beserta penyelesaiannya.


“Pertemuan ini merupakan bentuk sinergi positif BP Batam dengan Ombudsman RI, sekaligus merupakan wujud atensi pimpinan BP Batam terhadap laporan masyarakat terkait pelayanan di BP Batam,” ujar Lagat.


Lebih lanjut, Lagat P. Siadari merincikan, kata dia terdapat 9 hal pokok yang memuat 13 laporan masyarakat yang telah dirangkum oleh Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepri, di antaranya permasalahan terkait pemanfaatan kawasan hutan lindung, revitalisasi pelabuhan peti kemas Batu Ampar, tarif pelayanan pelabuhan, pelayanan pengurusan dokumen lahan, transisi pengelolaan air baku di Batam dan pengembangan FTZ Batam.


“Laporan ini telah kami inventarisir setelah menerima keluhan masyarakat secara formal dan informal,” kata Lagat.


Menanggapi hal tersebut, Plh. Kepala BP Batam Purwiyantomengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti laporan masyarakat yang telah diterima.


“Kami juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Riau yang telah mengawal serta mengoordinir keluhan yang disampaikan oleh masyarakat, agar mampu mendorong kualitas pelayanan BP Batam menjadi lebih baik lagi ke depannya,” ujar Purwiyanto. 

Komisi I DPRD Provinsi Hibahkan Dua Mesin Kapal ke Ditpolairud Polda Kepri

 

Foto bersama Bobby Jayanto dengan Dir Polairud Polda Kepri Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom, SIK (tengah), di Mako Ditpolairud Polda Kepri, Sekupang, Batam, Jumat, (9/10/2020). 

Dinamika Kepri, Batam – Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri Bobby Jayanto S.IP beserta anggota Komisi I DPRD Provinsi Kepri mengunjungi Markas Komando Dit Polairud Polda Kepri dalam rangka melaksanakan kunjungan kerja pada Jumat (9/10/2020). 


Hadir dalam kegiatan tersebut Dir Polairud Polda Kepri Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom, SIK, Wadir Polairud Polda Kepri AKBP Liberty Marodut Panjaitan SIK dan Pejabat Utama Ditpolairud Polda Kepri.


Dalam kesempatan tersebut Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kepri Bobby Jayanto mengatakan DPRD Provinsi Kepri akan menghibahkan dua unit mesin kapal kepada Dit Polairud Polda Kepri. 


Kata Bobby, semoga kapal itu dapat dimanfaatkan dalam menunjang Operasional di Kepolisian perairan.


Tak hanya dua unit mesin kapal, Bobby juga juga akan memberikan hibah bantuan bangunan kepada Ditpolairud Polda Kepri setelah Polda Kepri mendapatkan legalitas status tanah Mako Ditpolairud Polda Kepri. 


Atas bantuan itu, Dir Polairud Polda Kepri Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom mengucapkan terima kasih.


"Ucapan terima kasih atas bantuan yang diberikan, semoga Polisi perairan dapat memanfaatkan ini semua dala menjaga situasi Kamtibmas di Provinsi Kepri mengingat sebagian besar wilayah kita ini adalah perairan," ujar Dir Polairud Polda Kepri, Kombes Pol Giuseppe Reinhard Gultom.


Dari hasil kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Kepri memuat kesimpulan bahwa Ditpolairud Polda Kepri diharapkan dapat membantu pengusaha dalam percepatan pengembangan ekonomi Provinsi Kepri serta dapat meningkatan patroli dalam penanganan dan penekanan lalulintas Narkoba diwiayah Provinsi Kepri. 


Katanya, hal terpenting lainnya adalah dalam mengantisipasi terhadap pengawasan nelayan pengkap ikan di wiayah perairan Natuna yang tidak mentaati aturan yang telah ditetapkan. (Ril)

Scroll to top