dinamikakepri.com: Hasil penelusuran untuk Bintan
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Bintan. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

03 April 2019

Bupati Bintan : Pembangunan Infrastruktur Sekolah, Dukung Prioritas Program Pendidikan

 
Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos bersama murid sekolah.

Dinamika Kepri, Bintan – Sekitar 6,1 Milyar Rupiah lebih, dana DAK (Dana Alokasi Khusus) Fisik Tahun 2018 yang akan digunakan guna merehabilitasi sejumlah bangunan fisik sekolah SD dan SMP yang ada di Kabupaten Bintan.

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa sejumlah pekerjaan fisik meliputi pembangunan rumah dinas, rehabilitasi ruang kelas, rehabilitasi ruang majelis guru dan juga pembangunan jamban sekolah, masuk dalam beberapa pekerjaan fisik yang akan dilakukan di tahun 2018 ini.

” pembangunan infrastruktur sekolah akan dilakukan secara bertahap setiap tahunnya. Hal ini guna mendukung dan mensukseskan prioritas program pendidikan Pemkab Bintan yang telah kita lakukan ” ujarnya, Rabu (3/4) pagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, M.Pd, M.Si mengatakan bahwa beberapa pembangunan fisik yang berasal dari DAK Tahun 2018 meliputi ; pembangunan rumah dinas SMP 19 Bintan Kec Bintan Pesisir, rehabilitasi 4 ruangan kelas SMP 1 Bintan Kec Bintan Timur, rehabilitasi 1 ruangan SMP 7 Bintan Kec Teluk Bintan, rehabilitasi 1 ruangan majelis guru SMP 7 Bintan Kec Teluk Bintan, rehabilitasi 1 ruangan majelis guru SMP 6 Bintan Kec Teluk Bintan serta rehabilitasi ruang laboratorium SMP 6 Bintan Kec Teluk Bintan.

Sedangkan untuk pembangunan jamban sekolah akan dilakukan dibeberapa lokasi diantaranya SMP Negeri 8 Kec Teluk Sebong, SMP Negeri 1 Kec Bintan Timur, SMP Negeri 5 Kec Gunung Kijang dan SMP Negeri 19 Kec Bintan Pesisir.

” pekerjaan fisik juga dilakukan untuk Sekolah Dasar (SD) , sedangkan untuk SMA berada di lingkup Dinas Pendidikan Prov Kepri ” ujarnya

Adapun rehabilitasi kelas SD meliputi SD Negeri 2 Kec Toapaya, SD Negeri 2 Kec Teluk Bintan, SD Negeri 9 Kec Teluk Sebong, SD Negeri 3 Kec Binsir, SD Negeri 5 Kec Bintan Timur. Lalu, rehabilitasi rumah dinas guru SD diantaranya SD Negeri 10 Kec Teluk Sebong, SD Negeri 9 Kec Gunung Kijang, SD Negeri 3 Kec Bintan Utara, SD Negeri 4 Kec Binsir, dan SD Negeri 1 Kec Toapaya. Dan untuk pembangunan jamban Sekolah Dasar meliputi SD Negeri 2 Kec Telok Sebong dan SD Negeri 10 Kec Telok Sebong.

Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan memprioritaskan program pendidikan melalui program bantuan seragam sekolah gratis, program transportasi anak sekolah gratis, hingga program pembentukan karakter anak-anak sekolah melalui program 15 menit mengaji sebelum jam belajar.

Selain itu, mulai tahun 2018 ini, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos juga mencanangkan program rehabilitasi infrastruktur pendidikan secara bertahap. Hal ini dilakukan dalam upaya meningkatkan mutu kualitas dan kuantitas pendidikan di Kabupaten Bintan. (Ril)

25 Juli 2019

Dinas Perikanan dan Kelautan Bintan Gelar Lomba Memasak Serba Ikan

 
Dinamika Kepri, Bintan - Pemerintah Kabupaten Bintan melalui Dinas Perikanan Kabupaten Bintan menggelar Lomba Masak Menu Serba ikan tingkat Kabupaten Bintan. Lomba tersebut dilaksanakan di Pasar Kelurahan Kawal, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan, Kamis (25/7/ 2019).

Lomba masak serba Ikan tersebut mengangkat Tema “Ragam Masakan Ikan untuk menyehatkan Masyarakat mencegah Stunting dan Mencerdaskan anak”

Peserta Lomba masak serba ikan Kabupaten Bintan tersebut menyajikan dalam tiga Menu, yaitu menu Kudapan, menu Balita dan menu Keluarga, dalam Lomba tersebut yang di olah yaitu dari Ikan Tenggiri.

Dalam konteks pembangunan Nasional, peningkatan konsumsi Ikan memainkan 2 (dua) peran yang sangat strategis yaitu sebagai penghela produksi prikanan yang diharapkan berimbas pada pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan Masyarakat serta mendorong peningkatan kualitas sumberdaya manusia Indonesia melalui asupan protein yang bersumber dari ikan.

Terkait hal tersebut kementerian kelautan dan Perikanan menginisiasi gerakan memasyarakatkan makan ikan (GEMARIKAN) yang sejak tahun 2004 yang telah diterapkan menjadi menjadi program nasional oleh presiden. Dengan diterapkannya GEMARIKAN menjadi program Nasional diharapkna implementasinya dilaksanakan oleh seluruh sektor baik Pemerintah, Suwasta, organisasi Profesional maupun masyarakat luas.

Sebagai tindak lanjut dari program tersebut kemeterian kelautan dan perikanan telah menginisiasi pembentukkan Forum peningkatan Konsumsi ikan Nasional (FORIKAN) INDONESIA melalui surat keputusan menteri kelautan dan perikanan RI Nomor 29/MEN/2006 tanggal 20 september 2006.

Dalam Laporan Kepala Dinas Perikanan dan kelautan Kabupaten Bintan Mumahmad Fachrimsyah menyampaikan kegiatan Lomba masak serba ikan ialah agenda tahunan yang mengacu dalam kegiatan nasional di mulai dari tingkat desa/kelurahan, Kabupaten bahkan Provinsi.

Semoga terselenggaranya Lomba tersebut menjadi motivasi dan mencegah stunting yang lagi maraknya saat ini.

Disampaikan bahwa 2018 Kabupaten Bintan mewakili Provinsi juara 2 di tingkat nasional masak serba ikan, PKK Bintan yang di ketuai oleh ketua Tim penggerak PKK Bintan Deby Maryanti.

Wakil Bupati Bintan Dalmasri syam yang membuka Lomba tersebut menyampaikan Kabupaten Bintan memiliki luas lautan lebih banyak dibandingkan dengan luas daratannya. Tentunya hal tersebut akan sejalan dengan di adakannya acara Lomba masak serba Ikan.

Melalui penyelenggaraan lomba masak serba ikan tersebut diharapkan mampu mendorong dan memotivasi minat masyarakat untuk terus berkreasi menciptakan menu baru dan menggali potensi kemampuan para ibu-ibu untuk menyebarluaskan informasi menu makanan berbahan baku ikan kepada masyarakat, khususnya sebagai menu hidangan keluarga sehari-hari, sehingga minat mengkonsumsi ikan semakin meningkat di Kabupaten Bintan.

Diketahui juga harus mengetahui bahwa asupan gizi yang berasal dari ikan sangat di butuhkan oleh tubuh manusia, karena ikan merupakan sumber makanan bergizi tinggi, mengandung omega 3 yang sangat penting dalam pertumbuhan otak serta perkembangan retina guna mencerdaskan masyarakat serta generasi penerus bangsa menuju Bintan Gemilang.

Dengan terselenggaranya Lomba tersebut Pemerintah Kabupaten Bintan memberikan apresiasi kepada Dinas perikanan kabupaten Bintan yang telah berupaya dalam mewujudkan pemberdayaan masyarakat melalui peningkatan potensi diri, pencegahan stunting dan mencerdaskan anak khususnya di Bintan.

Pada kesempatan tersebut Pemkab Bintan juga menyerahkan Bantuan secara Simbolis.
Adapun bantuannya,
-Bantuan Alat Pemotong kerang
-bantuan Sertifikat cara budidaya ikan baik (CBIB)
-Pelakat Lomba masak serba ikan (LMSI)

Adapun juri dalam Lomba Masak serba ikan tersebut Chef profesional, 2 perwakilan PKK Kabupaten Bintan, PKK Provinsi Kepri , Dinas Kesehatan Bintan dan Dinas Provinsi Kepri.

Adapun juara Lomba masak serba Ikan:
Juara,
1. Kecamatan Bintan Timur
2. kecamatan Gunung Kijang
3. Kecamatan Bintan Utara dan harapan I
4. Kecamatan Telok Bintan

Hadir pada kesempatan tersebut Ketua GOW Kabupaten Bintan, Tim penggerak PKK Provinsi, kepala OPD beserta jajaran, tokoh masyarakat dan masyarakat. (Ril)

29 Mei 2019

Bupati Bintan Bagikan Beras untuk 400 Warga di Bintan Buyu

 
Dinamika Kepri, Bintan - Sekitar 400 masyarakat Bintan Buyu merasa gembira saat menerima bantuan beras hasil dari Program Secanting Beras yang berasal dari ASN Pemkab Bintan. Bantuan beras tersebut dibagikan saat agenda Pembagian Beras Secanting Beras di Aula Kantor Bupati Bintan, Rabu (29/5) siang.

Bupati Bintan Apri Sujadi menuturkan bahwa program tersebut terus bergulir dan alhamdulillah kesadaran ASN Pemkab Bintan dalam menyumbangkan Secanting Beras terus meningkat. Dikatakan nya juga bahwa program yang digulirkan tersebut setidaknya sudah menyentuh hampir 2.000 Kepala Keluarga kurang mampu yang ada di Kabupaten Bintan.

Dikatakannya juga saat ini, setidaknya dalam satu bulan, ASN Pemkab Bintan mampu mengumpulkan setidaknya 1 ton stengah beras, sedangkan beras yang sudah dibagikan sejak peluncuran program tersebut mencapai 15 ton.

” Ini sudah ke tiga kali nya, kita bagikan hasil program Secanting Beras bagi meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu. Hari ini kita bagikan untuk masyarakat Bintan Buyu, karena perkantoran pemerintahan yang letaknya di Bintan Buyu, sehingga masyarakat sekitar Bintan Buyu dapat ikut merasakan program Secanting Beras hasil dari ASN Pemkab Bintan,” ujarnya.

Sementara itu, saat ditemui beberapa masyarakat merasa gembira dengan pembagian beras tersebut. Samin salah satu warga Bintan Buyu mengucapkan rasa terimakasihnya terhadap pembagian beras tersebut.

” kita sangat bersyukur karena pak Bupati mengulurkan bantuan beras hasil dari program Secanting Beras ASN Bintan, tentunya kita berdoa agar pak Bupati bisa terus bekerja bagi masyarakat banyak,” tutupnya. (Ril)

28 Maret 2019

Seribu Kader Posyandu Ikuti Jambore untuk Bintan Sehat

 
Kader Posyandu Bintan 2019.
Dinamika Kepri, Bintan - Sekitar seribu peserta dari petugas medis Puskesmas Kecamatan serta Kader Posyandu mengikuti puncak Jambore Kader Posyandu Bintan 2019 di Alun-alun Pantai Dugong, Kecamatan Gunung Kijang, Bintan, Kepri,  Rabu, (27/3/2019) siang.

Hadir dalam kesempatan tersebut, dihadiri Bupati Bintan, H. Apri Sujadi, S.Sos, Wakil Bupati Drs. H. Dalmasri Syam, MM, Ketua TP PKK Bintan Hj. Deby Maryanti, Ketua DWP Bintan Hj. Nong Adi Prihantara, FKP Bintan dan jajaran Kepala OPD Bintan.

Bupati Bintan yang bertindak sebagai Pembina Upacara dalam amanatnya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas semangat para kader.

" Kami bangga melihat semangat dan antusias ibu-ibu semua. Tentu apresiasi setinggi-tingginya dari kami atas nama Pemerintah Daerah. Selanjutnya, ini menjadi momen untuk sepakat pada komitmen bersama, anak-anak Bintan harus sehat, ibu hamil harus cukup gizi dan Lansia pun harus selalu dipantau kesehatannya di usia tuanya " ujarnya

Ketua TP PKK Bintan Hj Deby Maryanti saat menyampaikan laporan juga sempat berpesan agar kader Posyandu yang ada bisa mempertahankan dan bahkan meningkatkan berbagai terobosan yang dilakukan.

" Saya bangga atas kreatifitas dan inovasi setiap Posyandu di Bintan. Banyak program menarik dan sesuai dengan kebutuhan kesehatan keluarga. Pada kesempatan ini juga saya mengucapkan terimakasih dan salam sehat untuk seluruh kader khususnya yang sudah bertahun-tahun berkiprah di Posyandu masing-masing" terangnya.

Dalam kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bintan juga memberikan penghargaan kepada kader-kader Posyandu yang telah mengabdi lebih dari 10 tahun. Penghargaan itu disejalankan dengan penyerahan secara simbolis insentif triwulan I bagi kader Posyandu. (Ril)

16 Juni 2020

Bupati Bintan dan Wakil Salurkan BLT Tahap II Sebesar Rp 65 Miliar

 
Penyaluran bantuan. (F/batamnews.co.id)

Dinamika Kepri, Bintan - Bantuan Langsung Tunai (BLT) tahap II telah diserahkan ke seluruh desa dan kelurahan yang tersebar di 10 kecamatan. Penyerahan itu dilakukan secara simbolis oleh Bupati Bintan, Apri Sujadi dan Wakilnya Dalmasri Syam serta Sekda Bintan, Adi Prihantara, Senin (15/6/2020).

Apri Sujadi bersama Adi Prihantara membagikan BLT secara simbolis di Kecamatan Teluk Bintan, Toapaya dan Gunung Kijang. Sedangkan Dalmasri Syam membagikannya di wilayah Kecamatan Teluk Sebong.

Hadir juga dalam penyerahan, Ketua DPRD Bintan, Agus Wibowo dan anggotanya, Kepala FKPD Bintan, Kepala OPD Bintan, para camat, lurah dan kades.

Pemkab Bintan telah mengucurkan BLT yang bersumber dari APBD selama masa tanggap darurat Covid-19 atau dari April-Juni 2020 mencapai Rp 65 miliar lebih. Pembagiannya dilakukan dalam dua tahapan, tahap I disalurkan Jumat (8/5/2020) dan tahap II disalurkan Senin (15/6/2020)

Dalam mendukung pemenuhan kebutuhan bagi BLT tersebut, Pemkab Bintan mensiasati dengan mencoret sejumlah alokasi pembangunan fisik. Adapun anggaran tersebut disalurkan ke masyarakat dengan beberapa kategori penerima.

Kategori BLT Daerah dari APBD dengan jumlah 19.149 KK mencapai Rp 34,46 miliar. Lalu kategori BLT Daerah dari APBDes dengan jumlah 7,668 KK mencapai Rp 13,8 miliar.

Kemudia kategori penerima PKH yang disubsidi melalui APBD sebesar Rp 400 ribu perbulan dengan jumlah 4.625 KK mencapai Rp 5,5 miliar dan terakhir Kategori Data Tambahan melalui APBD Bintan dengan jumlah 6.330 KK mencapai Rp 11,39 miliar.

Sedangkan untuk, BLT yang berasal dari Pusat atau APBN , selama masa tanggap darurat tersebar senilai Rp 10,8 miliar lebih yang terdiri atas Rp 2,7 miliar lebih dengan kucuran BLT PKH Rp 600 ribu per tiga bulan atas 4.625 KK serta Rp 8,1 miliar lebih untuk BLT Pusat dengan nilai Rp 1,8 juta per tiga bulan bagi 4.528 KK.

Saat penyaluran BLT tersebut, Bupati Bintan Apri Sujadi menuturkan bahwa dirinya mengharapkan agar penggunaan BLT tersebut dapat dimanfaatkan masyarakat Bintan dengan sebaik-baiknya. Hal tersebut juga sebagai bagian dari program recovery ekonomi yang diharapkan dapat membantu masyarakat usai pandemi Covid-19 yang telah mengganggu seluruh sektor.

Apalagi memasuki masa penyesuaian pola hidup baru, tentunya kita harapkan agar berbagai sektor yang selama masa pandemi Covid-19 terjadi penurunan, saat ini dapat bergerak naik kembali, terkhususnya lagi sektor ekonomi. Sehingga masyarakat dapat berkerja kembali dengan persyaratan mengikuti aturan protokol kesehatan. (Ril)

20 Maret 2017

Polda Kepri Ekspose tangkapan Narkotika Jaringan Internasional di Tanjungpinang

 
Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, MH saat melakukan Ekspose tangkapan Narkotika di Polsek Gunung Kijang, Tanjungpinang.
Tanjungpinang, Dinamika Kepri - Bertempat di Polsek Gunung Kijang, Polres Bintan oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, MH, Irwasda Polda Kepri, Kabid Humas Polda Kepri, Kapolres Bintan, Bupati Bintan, melakukan ekspose tangkapan Narkotika, Senin, (20/3/2017) sekitar pukul 10.30 Wib.

Pada  ekspose tangkapan Narkotika ini, Kapolda menuturkan tentang kronalogis dilakukannya penangkapan terhadap para pelakukanya. 

Kepada media kata Kapolda, Pada hari Selasa tanggal 14 Maret 2017 sekira pukul 19.00 wib di dapati informasi dari masyarakat  bahwa di Desa berakit Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan, ada satu unit mobil Avanza warna Biru yang diduga membawa Narkotika dengan tujuan Pelabuhan Sri Bayintan Kijang Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan dengan tujuan Tanjung Priuk.

Berdasarkan informasi tersebut anggota Satresnarkoba Polres Bintan melakukan penyelidikan dan didapati informasi narkotika yang berada di Mobil Avanza warna Biru tersebut sudah dipindahkan ke Mobil Toyota Yaris warna Putih.

Berbekal informasi dari tersebut maka dilakukan penyelidikan diseputaran Kijang Kecamatan Bintan Timur Kabupaten Bintan hingga ke Kota Tanjungpinang, dan pada hari Rabu tanggal 15 Maret 2017 sekira pukul 20.00 wib ditemukan Mobil Toyota Yaris warna Putih diparkiran belakang Hotel Halim yang terletak di KM 6 Tanjungpinang.

Anggota Satresnarkoba Polres Bintan terus mengawasi mobil tersebut, pada hari Kamis tanggal 16 Maret 2017 sekira pukul 09.00 Wib pelaku yang menggunakan mobil tersebut pindah ke Hotel Comfort yang berada di KM 10 Tanjungpinang dan mobil tersebut diparkirkan diparkiran tidak jauh dari kamar hotel, anggota Satresnarkoba Polres Bintan terus mengamati mobil tersebut.

Dan pada hari Jumat tanggal 17 Maret 2017 sekira pukul 17.00 wib dimana pada saat mobil Yaris tersebut hendak keluar dari Parkiran Hotel, anggota Satresnarkoba mendekati dan melakukan penyergapan selanjutnya memerintahkan pengemudi mobil untuk keluar dan satu orang teman pengemudi yang berada di Lobby Hotel dibawa ke mobil dan memerintahkan untuk membuka Bagasi Mobil yang disaksikan oleh Karyawan Hotel Comfort Tanjungpinang.

Lalu pada saat dibuka ditemukan 2 (dua) Koper warna Hitam dan pada saat kedua koper tersebut dibuka, 1 (satu) koper berisi 11 (sebelas) paket besar yang diduga sabu-sabu, 1 (satu) koper lagi berisi 10 (sepuluh) paket besar yang diduga sabu dan 1 (satu) kantong plastik yang diduga Pil Ekstasi warna Orange dan Biru selanjutnya terhadap pelaku dan Barang Bukti dibawa ke Polres Bintan.

Pada saat dilakukan introgasi pelaku berinisial S dan AY alias Y, yang berasal dari Sampang Madura, pelaku juga mengakui barang yang diduga Narkotika tersebut milik saudara K yang sekarang masih DPO yang berada di Sampit (Kalimantan Tengah), pelaku mengakui hanya sebagai orang yang disuruh membawa dan mendapatkan upah Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) perorang, pelaku juga mengakui bahwa sebelumnya sudah 2 (dua) kali membawa Narkotika ke Tanjung Priuk melalui pelabuhan Sri Bayintan Kijang Kabupaten Bintan.

Adapun Barang Bukti yang diamankan antara lain:

•    21 (dua puluh satu ) paket besar Narkotika diduga jenis Sabu
•    2 (dua) paket berisi narkotika jenis akstasi dengan rincian :
-    1 (satu) paket berjumlah 495 (empat ratus sembilan puluh lima) butir warna jingga/orange;
-    1 (satu) paket berjumlah 510 (lima ratus sepuluh) butir warna biru.
•    1 (satu) unit mobil merk toyota yaris warna putih.
•    2 (dua) buah koper warna hitam.
•    4 (empat) unit Handphone.

Maka atas perbutannya, Kata Kapolda, para pelakunya ini akan di jerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.(Ril)



Editor : Agus Budi T

18 November 2020

Bahtiar Baharuddin: Mulai Tahun 2021, Jembatan Batam Bintan Dieksekusi

Bahtiar Baharuddin: Mulai Tahun 2021, Jembatan Batam Bintan Dieksekusi
Pjs. Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin (kiri) saat meninjau Pelabuhan VIP Telaga Punggur, Batam, Rabu (18/11/2020). (Foto: Humas Provinsi Kepri)

Dinamika Kepri, Batam -  Pjs. Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin menegaskan bahwa Jembatan Batam Bintan sudah bisa dieksekusi mulai tahun 2021. Untuk mendukung tersambungnya dua pulau ini, Pemprov langsung mendukung dengan pembebasan lahan, amdal dan hal-hal teknis lainnya.


“Praktis pada tahun 2021 tahapannya sudah dilaksanakan. Ini momentum besar yang harus benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Kepulauan Riau,” kata Bahtiar usai memimpin Rapat tentang Jembatan Batam Bintan, di Pelabuhan VIP Telaga Punggur, Batam, Rabu (18/11/2020).


Rapat itu juga dihadiri Direktur Pembangunan Jembatan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Akhmad Cahyadi, Pjs. Bupati Bintan Buralimar, Kadis PU Kepri Abu Bakar, Kaban Barenlitbang Andre Rizal, Kadis Perhubungan Junaid. Hadir juga dari Distrik Navigasi Tanjungpinang, Kanwil BPN Kepri, Balai PJN, KSOP Batam, KPLP Tanjung uban, KUPP Tanjung Uban dan pihak terkait lainnya.


Usai memimpin Rapat, Bahtiar langsung melakukan peninjauan titik-titik lokasi untuk menyambungkan Batam dan Bintan. Pertama di sekitar Batam, Tanjung Sauh, Pulau Buau dan di ujung Pulau Bintan.


Menggunakan Kepri 01, Bahtiar yang didampingi Buralimar dan Abu Bakar berdiri di haluan kapal. Dari ujung kapal sambil berlayar pelan-pelan itu, Bahtiar ingin memastikan bahwa semua titik sudah tidak bermasalah lagi ketika eksekusi dilakukan. Termasuk saat Presiden Joko Widodo melakukan pemancangan perdana pembangunan ini.


Lebih dari satu jam di laut, antara jalur-jalur jembatan itu, Bahtiar yakin pembangunan ini memberi dampak ekonomi besar bagi Kepri, bahkan untuk Indonesia.


Menurut Bahtiar, secara prinsip, seluruh masyarakat Kepri sangat mendukung program ini. Untuk anggaran tahun 2021, Bahtiar memastikan pembebasan lahan sudah dialokasikan.



Dalam rapat tersebut, hal-hal teknis seperti tinggi jembatan saat pasang tertinggi juga disepakati. Bahtiar ingin memastikan semua hal teknis itu dengan dokumen tertulis yang akan dikirimkan kepada Kementerian PUPR. Sehingga eksekusi 2021 tidak ada halangan lagi.


Menurut Bahtiar, Jembatan Batam Bintan ini bukan hanya menyambungkan secara fisik antara Pulau Batam dan Bintan, ini merupakan jembatan ekonomi, jembatan kehidupan dan jembatan sosial budaya.


Bahkan Bahtiar memastikan pembangunan ini ikut mendorong peningkatan perekonomian serta mendukung kawasan pertahanan dan keamanan.


“Jembatan ini akan membuat tujuan investasi internasional yang memang berkembang di kawasan sekitar semakin membesar. Investasi besar akan banyak yang datang,” kata Dirjen Polpum Kemendagri ini.


Menurut lelaki kelahiran Bone Sulawesi Selatan ini, pembangunan jembatan ini mempunyai nilai strategis. Bukan hanya untuk Kepri, tetapi juga Indonesia. Kontribusinya akan sangat besar bagi negara ini.


Malah ketika jembatan ini sudah beroperasi, Bahtiar yakin pertumbuhan ekonomi Kepri akan semakin besar. Melebihi pertumbuhan nasional.


“Kalau jembatan ada, pertumbuhan Kepri akan di atas 10 persen. Saya yakin itu bisa. Karena memberi efek yang sangat kuat. Kontribusi pada PDRB nasional sangat besar,” kata suami Shofa Marwa ini.


Bahtiar juga ingin memastikan bahwa pembangunan jembatan ini akan memberi keuntungan secara hukum ekonomi untuk Batam dan Bintan. Integrasi hukum ekonomi, di Bintan akan selesai dengan kehadiran jembatan ini.


“Implementasi UU Ciptaker untuk kemakmuran Kepri bisa dilaksanakan. Termasuk satu kesatuan ekonomi. Bahwa dua pulau ini seluruhnya FTZ atau tidak sama sekali,” kata Bahtiar.


Karena bagi Bahtiar pembangunan itu harus menyelesaikan masalah. Bukan menimbulkan masalah baru. Karena itu perencanaannya adalah untuk menyambut perkembangan dan kemajuan Kepri ke depan. Dengan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata yang semakin besar.


“Insya Allah kehadiran jembatan ini harus benar benar bermanfaat bagi masyarakat Kepri,” kata Bahtiar.


Setelah melakukan pengecekan, Bahtiar memastikan bahwa tempat untuk titik jembatan itu sudah disiapkan secara baik. Relatif tak ada kendala. Bahkan Bahtiar mengungkapkan bahwa indah sekali tempatnya.


Bahtiar pun menegaskan lagi bahwa kalau diwujudkan segera, akan menjadi pemicu dan pemacu untuk ekonomi nasional.


Kami dukung penuh rencana pemerintah pusat untuk merealisasi jembatan ini. Lahan sudah kami siapkan. Demikian juga kajian amdal. Kami berharap Pak Menteri PUPR meninjau lokasi,” kata Bahtiar.


Dalam kesempatan itu, Direktur Pembangunan Jembatan Akhmad Cahyadi mengatakan sangat senang dengan semangat dan dukungan Bahtiar dan masyarakat Kepri untuk percepatan mewujudkan jembatan ini. Dia juga memastikan bahwa tahun 2021 lelang pembangunan ini akan dilakukan apalagi jika semua kebutuhan sudah disiapkan.


Akhmad, memastikan bahwa Jembatan Batam Bintan ini adalah jembatan solusi. Akan memberi manfaat jangka panjang yang sangat besar. Untuk Kepri dan bangsa ini. (Ril)

04 September 2019

Tiga Pelaku Jaringan Narkotika Internasional BB Sabu 119 Kg Ditangkap Ditresnarkoba Polda Kepri

 
Konferensi Pers Ungkap Tindak Pidana Narkotika BB 119 Kilogram di Mapolres Bintan Polda Kepri, Rabu (4/9/2019).

Dinamika Kepri, Bintan – Pengungkapan Narkotika Jenis sabu dengan Barang Bukti (BB) seberat 119 Kilogram (Kg)d dari jaringan Internasional dan antar Provinsi, berhasil diungkap pada hari Jumat (30/8) yang lalu dengan mengamankan tiga orang pelaku inisial JF, SY dan ZH. Hal ini disampaikan pada saat Konferensi Pers yang dilaksanakan di Mapolres Bintan Polda Kepri, Rabu (4/9).

Konferensi Pers ini dihadiri oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Drs. S. Erlangga, Kapolres Bintan AKBP Boy Herlambang, Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Kepri AKBP Rama Pattara, Wakapolres Bintan Kompol Dandung dan para pejabat utama Polres Bintan.

Disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri, untuk kesekian kalinya jajaran Polda Kepri berhasil mengungkap Tindak Pidana Narkotika jaringan Internasional, mengingat letak geografis wilayah hukum Polda Kepri yang terdiri dari banyak pulau baik yang berpenghuni maupun tidak berpenghuni, dengan kondisi tersebut berpotensi terjadinya kejahatan Narkotika lintas Negara.

Penyelidikan yang dilakukan oleh jajaran Polres Bintan selama kurang lebih satu setengah bulan berhasil mengungkap jaringan ini.

Untuk peredaran Narkotika sendiri yaitu diwilayah Asia atau yang dikenal dengan Segitiga Emas seperti Negara Laos, Myanmar dan Thailand sehingga Negara kita yang langsung bertetangga dengan Negara tersebut berpotensi dijadikan tempat peredarannya.

Selanjutnya dikesempatan yang sama Kapolres Bintan menyampaikan bahwa Penyelidikan ini menindaklanjuti maraknya peredaran jaringan Narkotika yang masuk di Kepri sehingga dilakukan upaya pencegahan dan penyelidikan yang intens dan pada tanggal 30 Agustus 2019 Polsek Bintan Utara, jajaran Satreskrim dan Satresnarkoba berhasil mengamankan seorang laki-laki inisial J F ditempat tinggalnya Jalan Antasari, Kota Baru kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan.

Pada saat dilakukan pengeledahan rumah dan kendaraan ditemukan juga tersangka inisial SY, dari keterangan kedua pelaku bahwa Narkotika jenis sabu tersebut milik inisial ZH.

Sebelum Narkotika tersebut di distribusikan oleh SY ke berbagai daerah di Sumatera dan Jawa, terlebih dahulu dititipkan ditempat tinggal JF

Peran dari Inisial SY adalah membawa dan mengirimkan Narkotika jenis sabu tersebut berdasarkan perintah dari tersangka ZH, dan keterangan ZH bahwa Sabu tersebut didatangkan dari Malaysia dengan dikemas menggunakan Wrapping Plastik, Alumunium Foil dan kemasan teh cina dan dibawa ke perairan Senggiling dengan menggunakan Speed Boat.

Tersangka berjumlah tiga orang dengan inisial JF laki-laki 38 Tahun tempat tinggal Jalan Antasari, Kota Baru kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan, inisial SY laki-laki 39 tahun tempat tinggal Perum Antasari, Pinang Kencana kecamatan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang dan inisial ZH laki-laki 36 tahun tempat tinggal jalan Raja Ali Haji kecamatan teluk sebong Kabupaten Bintan.

Adapun Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan yakni berupa 120 paket Narkotika jenis sabu dengan berat bersih 118,521.97 kilogram hasil penimbangan Pegadaian Tanjungpinang, 4 buah koper, 1 set alat hisap bong, 1 unit mesin cuci, 2 buah jerigen warna kuning, 1 unit mobil Fortuner No.Pol BE 10XX FD Warna silver dan 1 unit mobil Kijang Lgx No.Pol BP 11XX TA Warna biru.

Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) jo pasal 113 ayat (2) jo Pasal 132 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. (Ril)

28 April 2019

Di Pawai Pembukaan STQ Kepri, Bintan Bawakan Tema Mari Membaca Al-Quran

 
Dinamika Kepri, Bintan - Ribuan peserta pawai ta'aruf mulai meramaikan pembukaan STQ Kepri ke VIII di Kabupaten Bintan atau tepatnya di Lapangan Relif Antam Kijang, Kecamatan Bintan Timur (Bintim), Sabtu (27/4).

Sebagai tuan rumah rombongan Kabupaten Bintan, berada di barisan paling belakang alias penutup. Barisan pun dilengkapi dengan, berbagai seni budaya melayu dan lengkap bersama tema Mari Membaca Alquran.

Alasan mengambil tema tersebut, Bupati Bintan H Apri Sujadi,S.Sos menuturkan bahwa di daerah yang ia pimpin itu, memang lagi digesa untuk fasilitas melahirkan tahfis - tahfis handal. Salah satu upayanya saat ini, membangun rumah tahfis di beberapa kecamatan yang ada di Bintan.

"Selain dengan program kita, tema kita hari ini juga ingin mengajak masyarakat untuk lebih giat lagi dalam membaca alquran," tutur Apri yang ikut dalam rombongan pawai

Selain itu,  dalam pawai ta'aruf Kabupaten Bintan tersebut juga menampilkan tarian khas Mak Yong sebagai kesenian yang menjadi ciri khas.

Dalam persembahannya,  Bupati Bintan H Apri Sujadi, Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, Sekda Kabupaten Bintan Adi Prihantara, serta Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Maryanti juga turut berjalan kaki bersama rombongan dan ikut larut menari Mak Yong.

"Kita bangga dengan ciri khas daerah kita,  kesenian Mak Yong salah satunya dimana Mak Yong yang kita miliki merupakan salah satu kesenian yang diakui di dunia " tutupnya. (Ril)

17 April 2019

Bupati dan FKPD Bintan Tinjau Pelaksanaan Pemilu

 
Dinamika Kepri, Bintan - Usai menyalurkan hak pilihnya di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 60, Jalan Alumina, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan, Rabu (17/4) pagi, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos melakukan peninjauan pelaksanaan pemilihan disejumah TPS di Kabupaten Bintan.

Peninjauan tersebut juga dilakukan bersama sejumlah unsur FKPD Kabupaten Bintan diantaranya  dibeberapa kecamatan yaitu Kecamatan Bintan Timur, Kecamatan Toapaya, Kecamatan Sri Kuala Lobam hingga ke Kecamatan Bintan Utara.

Dalam kegiatan peninjauan tersebut, tampak sesekali Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos juga melakukan dialog langsung dengan beberapa warga sambil melihat proses penghitungan surat suara.

Terkait, kendala Pemilu 2019 yang terjadi disejumlah kecamatan di Kabupaten Bintan, ia menuturkan telah mendengar dan sudah meminta langsung agar KPU dan Bawaslu Bintan segera melakukan koordinasi.

"Kita menghimbau agar KPU dan Bawaslu Bintan segera memutuskan langkah-langkah sesuai dengan aturan perundang-undangan yang berlaku terkait kendala-kendala yang terjadi di Pemilu 2019, baik dari surat suara yang tertukar hingga kekurangan sejumlah surat suara di TPS-TPS, hal ini agar proses pemilihan dapat berjalan sebagaimana mestinya," tutupnya.

09 April 2019

Bupati Bintan Serahkan Operasional RT/RW Triwulan I dan Secanting Beras

 
Dinamika Kepri, Bintan - Operasional bagi  RT/RW Desa/Kelurahan Kabupaten Bintan triwulan pertama secara resmi " Cair " pekan ini. Hal tersebut ditandai dengan penyerahan operasional RT/RW di dua lokasi berbeda bagi RT/RW Kecamatan Teluk Bintan, Kec.Toapaya dan Kec.Gunung Kijang di Aula Kantor Camat Toapaya serta RT/RW Kecamatan Bintan Timur, Kec Mantang dan Kec Binsir di Aula Kantor Camat Bintan Timur oleh Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam MM, Senin (8/4) pagi.

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos sendiri menyebutkan bahwa peran RT/RW merupakan suatu hal yang sangat penting dimana RT/RW juga merupakan pelayan masyarakat.

Bahkan dikatakannya, RT/RW adalah garda terdepan pembangunan Desa/Kelurahan maka peningkatan kualitas serta kesejahteraan bagi RT/RW adalah salah satu faktor pendorong suksesnya program pembangunan tersebut, salah satunya dengan memaksimalkan peran dan fungsi pengurus RT/RW yang  sehingga fungsi dan peran berjalan maksimal.

Selain menyerahkan Insentif RT/RW , Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos juga menyerahkan bantuan beras bagi masyarakat kurang mampu yang berasal  dari program Secanting Beras yang digalakkannya melalui ASN Bintan.

"Alhamdullilah, program ini hendaknya bisa membantu antar sesama karena kita ketahui banyak sekali masyarakat yang kurang mampu yang tidak terakomodir oleh program rastra," ujarnya.

Sementara itu, Suparti , lansia yang menerima bantuan program Secanting Beras mengapresiasi atas bantuan yang telah diberikan. Menurutnya, program ini dapat meringankan beban masyarakat diera saat ini.

"Alhamdullilah, tentunya sangat senang menerima bantuan dan perhatian dari pemerintah daerah " ujarnya

Kepala Dinas PMD Kabupaten Bintan Ronny Kartika menuturkan bahwa tahun 2019, untuk Operasional RT/RW, LPM, Operasional dan Tunjangan BPD Desa dianggarkan melalui APBDesa.

Untuk Triwulan I ini, Operasional RT/RW Desa/Kelurahan keseluruhannya berjumlah 809 orang RT/RW yang dibayarkan sebesar Rp. 550.000 (lima ratus lima puluh ribu rupiah) per bulan, sehingga total yang serahkan untuk keseluruhan 809 RT/RW per Triwulan mencapai Rp. 1.334.000.000 (satu milyar tiga ratus tiga puluh empat juta rupiah).

Sedangkan, untuk Operasional LPM Desa/Kelurahan total berjumlah 51 LPM Desa/Kelurahan yang dibayarkan sebesar Rp. 2.650.000 (dua juta enam ratus lima puluh ribu rupiah), sehingga total per triwulan mencapai Rp. 135.150.000 (seratus tiga puluh lima juta seratus lima puluh ribu rupiah).

Selanjutnya untuk operasional BPD sebesar Rp. 7.500.000 (tujuh juta lima ratus ribu rupiah) per triwulan dengan total sebesar Rp. 270.000.000 (dua ratus tujuh puluh juta rupiah).

Selain itu juga untuk karang taruna di desa tahun ini di dianggarkan operasional melalui APBDesa bagi Karang Taruna sebesar Rp 5.000.000 (lima juta rupiah), dan Posyandu di desa juga diberikan operasional sebesar Rp. 2.000.000 (dua juta rupiah).

"Seluruh RT/RW juga kita akomodir guna mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan yang di bayarkan oleh Pemerintah," tutupnya. (Ril)

26 Oktober 2016

Masyarakat Kampung Nubing Bintan, Dapat bantuan beras dari Polda Kepri

 
Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Sam Budigusdian, MH.
Bintan, Dinamika Kepri - bertempat di Gedung Balai Pertemuan, Kampung Numbing RT 008 RW 004 Dusun III Desa Numbing, Kecamatan Bintan Pesisir, dilaksanakannya kegiatan Silahturahmi Bupati Bintan, Kapolres Bintan dalam rangka penyerahan Bantuan Beras dari Kapolda Kepri, dihadiri oleh Bupati Bintan, FKPD Bintan, Kapolres Bintan, Kajari Tanjung Pinang, pejabat Polres Bintan, Danki Brimob subbden 2 pelopor, Danramil 0315/02 Bintim, Bea Cukai Tanjung Pinang, dan masyarakat Desa Numbing.

Kegiatan penyerahan bantuan beras tersebut diberikan secara Simbolis kepada perwakilan Masyarakat Desa Numbing sebanyak 14 (empat belas ) orang, diserahkan oleh Bupati Bintan, Kapolres Bintan dan Unsur FKPD Bintan, dan untuk kepada 876 (delapan ratus tujuh puluh enam) KK Masyarakat Desa Numbing dapat mengambil bantuan beras tersebut di Kantor Desa Numbing.

Kapolda Kepri Brigjen Pol. Drs. Sam Budigusdian, MH,  menegaskan bahwa Bantuan beras dari hasil tangkapan Bea dan cukai ini bukan serta merta bantuan dari pihak kepolisian khusus nya Polda Kepri maupun dari TNI, namun peran Polda Kepri adalah sebagai Perpanjang tangan untuk membantu Masyarakat khususnya yang ada di Desa Numbing.

Dengan adanya bantuan ini di harapkan dapat meringankan beban masyarakat dan merupakan kewajiban kita bersama memberikan pelayanan kepada masyarakat.[Ril]

Editor : Agus Budi T

09 September 2020

BPI DPD Bintan Dikukuhkan Surya Bone Harap Tim Menangkan Insani

 
Dinamika Kepri, Bintan - Setelah di dua daerah telah terbentuk yakni Batam dan Tanjungpinang, kini BPI DPD di Kabupaten Bintan terbentuk, Selasa (8/9/2020).

Rapat pengukuhan berlangsung di Kijang dipimpin langsung ketua Umum DPP BPI Provinsi Kepri, Surya Bone.

Dalam sambutanya, Surya Bone menyampaikan bahwa Badan Pemenangan Insani sebagai wadah pemersatu untuk berjuang, dan berdiri sendiri secara otonom yang akan berkolaborasi dengan tim partai dan tim lain-lainnya untuk memenangkan Paslon Cagub Isdianto-Suryani di Pilkada Provinsi Kepri 2020 dengan visi misi terwujudnya Kepri sebagai Bunda tanah Melayu yang maju gemilang, Relijius dan unggul di bidang Maritim dan meneruskan pembangunan dari sektor dan kebudayaan yang maju dengan meningkatkan kwalitas yang baik sarana dan prasarana maupun SDM dan meningkat pertumbuhan ekonomi di Kepri ke depan.

"Maka dengan itu, kehadiran BPI secara menyeluruh akan membantu Pak Isdianto dan Ibu Suryani ke depan. Kami yakin dengan terbentuknya DPD BPI Bintan, Insya Allah bisa mengayomi dan menampung aspirasi masyarakt Bintan, kata Surya Bone.

Kepada Ketua DPD BPI Bintan terpilih Tamsyir bersama jajarannya, Surya Bone berharap, bisa memenangkan pasangan Insani di Bintan.

"BPI Bintan akan berkoordinasi dengan para tim partai koalisi dan tim relawan dan serta tim lainnya dari 10 Kecamatan dan 51 Kelurahan dan Desa. Insya Allah, dengan terbentukanya BPI Bintan, Insani di Kabupaten Bintan ini bisa menang," katanya.

Sebelum mengakhiri, Surya Bone mengatakan telah membentuk tiga BPI di tingkat DPD di Kepri.

"Alhamdulullah, DPP BPI sampai sat ini sudah melahirkan tiga kepengurusan di tingkat Kabupaten/Kota, yakni Batam, Tanjungpinang dan Bintan. Insya Allah akan berlanjut ke Kabupaten lainya, Target kami akan rampung kepengurusan DPD BPI dalam bulan september ini sampai ke tingkat Kelurahan RT dan RW, " tutup Surya Bone. (Ril)

13 Desember 2019

Satgas Tanggap Bencana Polda Kepri dan Polres Bintan Gelar Kegiatan Bantuan Kemanusiaan

 
Kasat Binmas Polres Bintan AKP Sopandi (kiri) saat sesi foto bersama dengan masyarakat di Desa Batu Lepuk, Desa Kampung Hilir, Desa Kampung Melayu dan Kelurahan Teluk Sekuni, Bintan, Kepri, Kamis (12/12/2019).

Dinamika Kepri, Bintan - Satgas Tanggap Bencana Polda Kepri dan Polres Bintan mengadakan Bantuan Kemanusiaan dan rehabilitasi pasca bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kecamatan Tambelan Kabupaten Bintan, Kamis (12/12).

Kegiatan ini dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Bintan, AKP Sopandi bersama 31 Personel yang terdiri dari Subsatgas Psikologi, Subsatgas Medis/DVI, Subsatgas Binmas, Subsatgas Humas dan Subsatgaswil Bintan

Satgas Tanggap Bencana Polda Kepri sebelumnya berangkat dengan menggunakan KM. Sabuk Nusantara 48 dari Pelabuhan Tanjungpinang, pada hari Selasa tanggal 10 Desember 2019 yang lalu dan tiba Tambelan pada hari Rabu dengan waktu tempuh 24 jam disertai kondisi gelombang laut setinggi 5 meter.

Selanjutnya Satgas Tanggap Bencana Polda Kepri pada hari Kamis tanggal 12 Desember 2019 melakukan kegiatan Rehabilitasi terhadap 156 rumah yang mengalami rusak Sedang dan 6 rumah rusak berat akibat bencana banjir dan tanah longsor.

Selain itu, Subsatgas Medis juga memberikan pemeriksaan kesehatan dan pengobatan gratis kepada masyarakat korban bencana banjir.

Disamping itu, Subsatgas Psikologi juga memberikan trauma Healing kepada anak-anak korban bencana di SD 001 dan SD 003 Desa Batu Lepok, Kecamatan Tambelan Kabupaten Bintan.

Kemudian Satgas Tanggap Bencana yang dipimpin oleh Kasat Binmas Polres Bintan dan personel Satgas juga memberikan bantuan Sembako kepada para korban bencana sebanyak 150 Kk pada 4 (empat) Desa antara lain di Desa Batu Lepuk, Desa Kampung Hilir, Desa Kampung Melayu dan Kelurahan Teluk Sekuni.

"Semoga Bantuan ini dapat meringankan beban yang dialami warga masyarakat Kecamatan Tambelan dan dengan diberikan trauma healing kepada anak-anak dapat meringankan psikologi pasca kejadian bencana tersebut," ujar Kasat Binmas Polres Bintan AKP Sopandi. (Ril)

21 Juli 2019

Jamaah Haji Bintan yang Tergabung di Kloter 17 Diterbangkan ke Mekkah

 
Dinamika Kepri, Bintan - Jamaah Haji Kabupaten Bintan bergabung bersama Kloter 17 yang akan diberangkatkan melalui Kota Batam, telah diterbangkan ke Kota Mekkah melalui Bandara Hang Nadim Kota Batam Hari Ini. Hal tersebut diketahui saat Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam menghadiri Pelepasan Jamaah Haji Kepri di Aula Arafah 2 Asrama Haji Batam, Jl. Engku Putri Batam Centre, Minggu (21/7) pagi.

Kloter 17 yang akan berangkat melalui Kota Batam ke Mekkah keseluruhannya berjumlah 446 orang Jamaah, dimana 97 orang diantaranya berasal dari Kabupaten Bintan. Nantinya jemaah haji yang berasal dari embarkasi Batam, melalui Bandara Hang Nadim, akan menggunakan maskapai Saudia Airlines.

Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam bersama Sekda Kabupaten Bintan Adi Prihantara yang menemui Jamaah Haji Kabupaten Bintan saat itu, mengutarakan bahwa kondisi terakhir keseluruhan jamaah berlangsung dengan baik.

Saat menemui sejumlah jamaah dirinya juga meminta agar jamaah memperbanyak minum air putih ketika berada di Arab Saudi karena suhu di sana sangat berbeda dengan di Kabupaten Bintan.

“Jadi saya sarankan untuk para calon jamaah haji untuk sering-seringlah minum air putih, sering-sering membasahi tenggorokan, agar tidak kering pada tenggorokan yang bisa menyebabkan munculnya penyakit batuk,” ucapnya

Ia juga optimis dengan para jemaah calon haji asal Kabupaten Bintan dalam melaksanakan ibadah haji tahun 1440 Hijriah bisa berjalan dengan baik dan lancar.

” Kami dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan meyakini bapak dan ibu jemaah haji yang akan berangkat ini sudah memahami betul rukun, wajib, sunnah sampai hal-hal yang perlu dipersiapkan untuk berangkat haji," tutupnya. (Ril)

31 Maret 2019

Lindungi Anak, Tiga Dinas di Pemkab Bintan Tandatangani MoU

 
Dinamika Kepri, Bintan - Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos menyaksikan penandatanganan MoU tiga dinas yang meliputi Dinas Sosial Kabupaten Bintan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan dalam usaha memberikan perlindungan anak Kabupaten Bintan saat agenda Pra Hari Anak Nasional/Ajang Temu Anak Kabupaten Bintan di Relief Antam Kijang, Sabtu pagi (30/3/2019).

Selain itu, ia juga turut melantik PATBM (Perlindungan Anak Terpadu Berbasis Masyarakat ), Forum Anak Bintan Bersatu , Puspaga ( Pusat Pembelajaran Keluarga ) serta Deklarasi Sekolah Ramah Anak.

Dalam sambutannya , Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa hal tersebut dilakukan sebagai komitmen bahwa anak-anak adalah calon-calon pemimpin bangsa dan daerah.

Dikatakannya juga bahwa Kabupaten Bintan berulangkali menjadi Kabupaten Layak Anak dengan hadirnya program-program yang terintegrasi guna meningkatkan kualitas generasi baik melalui pendidikan, kesehatan dan bidang lainnya.

" Saat ini pemerintah berusaha akan selalu hadir melalui berbagai program yang kita lakukan seperti memberikan akta lahir gratis, memberikan bantuan pendidikan gratis serta program-program islami seperti maghrib mengaji dan 15 menit mengaji yang berguna membentuk mental generasi kita," tutupnya.
(Ril)

08 Maret 2019

Pembangunan Jalan di Tahun 2018 Pemkab Bintan sudah Bangun kurang lebih 61,95 Kilo Meter

 
Bupati Bintan H Apri Sujadi (kiri) saat menanjau lokasi pembangunan jalan.

Dinamika Kepri, Bintan - Sepanjang pelaksanaan pembangunan tahun 2018, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan telah menuntaskan pembangunan proyek  jalan lebih dari 61,95 Kilo Meter (KM).

Proyek fisik pembangunan jalan tersebut bahkan termasuk menuntaskan pekerjaan jalan aspal di Desa Selat Bintan, Kecamatan Teluk Bintan.

Dikatakannya bahwa saat itu, Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan melalui BP Kawasan Bintan telah menuntaskan jalan sepanjang 6 KM di Desa Selat Bintan tersebut dengan alokasi anggaran mencapai Rp 20 milyar

"Dulu jalan tersebut, masih jalan tanah dan kita sudah benahi dengan pengaspalan sepanjang 6 Km. Tahun 2019 ini, akan kita lanjutkan kembali sepanjang 3 KM dengan anggaran mencapai 9 milyar rupiah di BP Kawasan Bintan " ujar Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos saat ditemui, Jum'at (8/3) pagi.

Dikatakannya juga bahwa untuk tahun 2019, beberapa proyek infrastruktur jalan akan tetap dilanjutkan.

Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan sangat penting , hal ini akan menjadi akses bagi masyarakat sekaligus komitmen bagi pemerintah daerah untuk meningkatkan infrastruktur pembangunan.(Ril)

05 Maret 2019

Potensi Kebakaran Hutan di Bintan Tinggi, Apri Himbau Masyarakat Waspada

 
Bupati Bintan H. Apri Sujadi, S.Sos.
Dinamika Kepri, Bintan - Minimnya curah hujan menambah panjang musim kemarau di beberapa wilayah termasuk Kabupaten Bintan dan sekitarnya.

Kebakaran hutan di beberapa titik dalam dua pekan belakang diduga akibat kemarau dan faktor cuaca yang membuat hutan mudah terbakar.

Menanggapi hal itu, Bupati Bintan H. Apri Sujadi menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk senantiasa waspada dan sama-sama saling bersinergi.

Hal ini memang permasalahan yang tidak mudah diatasi, sebab faktor lingkungan merupakan rumusan yang sulit diprediksi.

"Kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk waspada dan siaga. Tidak kita nafikan wilayah kita cukup dominan dengan hutan. Terlebih bagi pemukiman yang dekat dengan hutan, tingkatkan kewaspadaan dan jaga lingkungan kita bersama. Tanggap bencana sudah kami instruksikan pada instansi terkait, selanjutnya bantuan dan kerjasama dari masyarakat juga kami harapkan" papar Apri saat dihubungi melalui sambungan telephone seluler, Selasa (5/3/2019).

Apri juga menambahkan himbauan kepada masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, menjauhi hal-hal yang berhubungan dengan pembakaran dan segera melaporkan jika ada kebakaran hutan.

"Jangan bakar sampah sembarangan termasuk buang puntung rokok yang masih menyala. Masih banyak lagi penyenab kebakaran hutan, tapi setidaknha kita minimalisir. Masyarakat juga kami harapkan dapat sigap dalam melaporkan peristiwa kebakaran yang terjadi, satgas dan tim kita standby selalu 24 jam jika ada laporan" pungkasnya.

Salah seorang Petugas DAMKAR BPBD Kabupaten Bintan Dedy. P saat dikonfimasi sempat menceritakan beberapa proses pemadaman yanh dilakukan dirinya bersama satuan tim. Tidak ada masalah dan hambatan yang berarti, namun dirinya berharap masyarakat dapat terus bekerjasama dengan segera melaporkan setiap kejadian.

"Semalam kami turun ke dua titik kebakaran, di Kawal kemudian Ceruk Ijuk. Alhamdulillah lahan yang terbakar belum terlalu meluas dan bisa segera dipadamkan. Rata-rata titik api mencapai puluhan sampai ratusan meter dan bisa segera dipadamkan. Respon cepat dari masyarakat ini yang kami butuhkan, jadi kami bisa cepat tanggap" tutupnya.

Pemerintah Kabupaten Bintan juga mengharapkan agar seluruh masyarakat termasuk perangkat warganya bisa mencatat nomor kontak Satuan Petugas Pemadam Kebakaran di setiap wilayah UPT dan jangan sungkan untuk langsung menghubungi. Berikut daftar kontak Satgas DAMKAR Pemkab Bintan yang bisa dihubungi :

1. UPT I (Wilayah Kecamatan Gunung Kijang, Kecamatan Toapaya, Kecamatan Teluk Bintan)
@ 0852-6429-8857
@ 0831-8337-8546
2. UPT II (Kecamatan Bintan Utara, Kecamatan Teluk Sebong, Kecamatan Seri Kuala Lobam)
@ 0813-7206-4646
@ 0771-465-1295
3. UPT III (Kecamatan Bintan Timur)
@ 0813-7247-3943
@ 0812-6175-396.

(Ril)

22 Juni 2020

Bifza Cycling Community BP Batam Gelar Tour D’Bintan 2020

 
Bifza Cycling Community BP Batam Gelar Tour D’Bintan 2020
Dinamika Kepri, Batam - Senin, 22 Juni 2020. Setelah sekian lama tidak melakukan aktifitas bersepeda di luar daerah, kali ini Bifza Cycling Community (BCC) BP Batam dengan thema : “Tour D’Bintan 2020, gowes wisata & kuliner”, melaksanakan kegiatan tour ke pulau Bintan Propinsi Kepulauan Riau, dengan jarak tempuh perjalanan 70 KM. 

Katanya, dengan tetap berpedoman pada protokol Kesehatan di masa pandemi Covid-19 ini, seperti memakai masker, menjaga jarak serta rajin mencuci tangan, kegiatan ini berhasil dilakukan. Kegiatan ini diikuti 38 pesepeda yang merupakan karyawan dan keluarga BP Batam.

Ikut serta dalam kegiatan tersebut Binsar Tambunan yang merupakan Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam, Kurnia Budi yang merupakan Kepala Biro Umum BP Batam, Memet Rachmat yang merupakan Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan, serta beberapa pejabat BP Batam lainnya seperti Manajer Air Baku-Hadjad Widagdo, Kabag Mutasi Kesejahteraan dan Sis Info SDM-Budi Susilo, Kabid Teknologi Informasi-Nova Faizal, Kasubdit Pembangunan Fasilitas Wisata dan Lingkungan Hidup-Harry Prasetyo, Kabag Rumah Tangga dan Pemeliharaan Aset-Juhardi.

Dikarenakan dilakukan di luar daerah, BCC selalu melibatkan komunitas pesepeda lokal sebagai pemandu perjalanan dan sekaligus bersilaturahmi. Dan kali ini BCC melibatkan komunitas pesepeda Capung Tanjung Pinang yang menurunkan 3 pesepeda yang berpengalaman.

Mengusung sub Thema pada kegiatan ini yaitu gowes, wisata dan kuliner, maka tempat pemberhentian untuk kegiatan ini dilakukan di 3 tempat yaitu setelah menempuh 17 kilometer perjalanan BCC singgah di Gurun Pasir Bintan untuk istirahat sejenak, lalu berhenti di kedai durian di jalan Lintas Bar setelah menyelesaikan 33 kilometer perjalanan, dan persinggahan terakhir sekaligus istirahat sholat dan makan siang (ishoma) di halaman Kantor BP Bintan yaitu setelah menyelesaikan 51 kilometer perjalanan, lalu menyelesaikan perjalanan menuju Pelabuhan ferry Sri Bintan Pura sejauh 19 km, sehingga total jarak perjalanan kali ini sejauh 70 kilometer.

Menurut pengurus BCC sekaligus pemrakarsa kegiatan ini, Juhardi mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kegiatan pemanasan karena ada rencana ke depan setelah suasana kondusif dan pandemi covid-19 berakhir, akan melakukan tour ke Minangkabau, dengan thema Tour d’Minangkabau 2.

Kabag Rumah Tangga dan Pemeliharaan Aset BP Batam ini juga menjelaskan secara panjang lebar mengenai keberadaan BCC BP Batam yang sudah berdiri sejak tahun 2004.

“Kita upayakan akan melakukan kegiatan ini setiap tahun. Waktunya pastilah menyesuaikan, misalnya pas libur panjang, sehingga teman-teman BP Batam bisa ikut berpartisipasi. Semua Karyawan dan keluarga dipersilahkan ikutan, karena kita itu gowesnya santai, tidak kebut-kebutan. Toh, teman-teman BCC sudah terlatih karena setiap Rabu kita gowes ke kantor," jelas Juhardi.

Bifza Cycling Community (BCC) BP Batam termasuk komunitas pesepeda yang aktif di Batam. Sejak berdiri hingga saat ini telah melakukan banyak perjalanan ke luar daerah seperti : Tour Singapore-Johor tahun 2014, Tour Bali tahun 2015, Tour ke Padang tahun 2015, Tour Bangka tahun 2016, Tour Cipayung tahun 2016, Bergabung dengan club Gowes 6 dengan rute Ambarawa ke Borobudur, Tour Bukit Tinggi tahun 2017, Tour ke Rinjani Lombok tahun 2018, Tour Medan tahun 2018.

“Tur d’Bintan ini merupakan kegiatan yang ketiga kalinya kami lakukan. Sebelumnya pada tahun 2018 pernah kami lakukan 2 kali," terang salah satu anggota BCC, Binsar Tambunan yang merupakan Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan BP Batam.

“BCC tidak hanya aktif pada kegiatan bersepeda saja, namun setiap tahun terutama pada bulan Oktober, BCC selalu ikut aktif pada Kegiatan sosial penghijauan, yaitu melakukan penanaman pohon di pinggiran waduk," lanjutnya.

Kegiatan ini dilakukan 1 hari penuh di pulau Bintan. Dimulai dari keberangkatan jam 06:00 wib pagi dari Pelabuhan Telaga Punggur Batam, menyewa speedboat menuju Pelabuhan Tanjung Uban. Bersepeda menuju Kota Tanjung Pinang dengan jarak 70 kilometer. Lalu dengan Ferry di Pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjung Pinang menyebrang kembali ke Telaga Punggur Batam jam 15:00 Wib. (Ril)

16 Desember 2019

Plt Gubernur Harap Major Project untuk Kepri Bisa Segera Dieksekusi

Plt Gubernur Kepri, H. Isdianto, S.Sos., M.M.

Dinamika Kepri, Jakarta - Plt Gubernur H. Isdianto berharap proyek prioritas strategis (major project) dalam RPJMN 2020-2024 untuk Kepri bisa segera dieksekusi. Harapannya itu dikatakannya karena proyek tersebut memiliki daya ungkit tinggi untuk meningkatkan perekonomian Kepri serta sangat strategis dan meningkatkan kebanggaan bangsa karena Kepri berbatasan dengan banyak negara tetangga.

“Beberapa agenda dalam RPJMN 2020-2024 sangat kita harap cepat dilaksanakan. Tak hanya integrasi pengembangan wilayah Batam-Bintan, tapi juga Destinasi Prioritas Pariwisata, termasuk mensinergikan pengembangan komoditas unggulan wilayah Kepri yang masuk dalam RPJMN,” kata Isdianto usai menghadiri Musrebangnas RPJMN 2020-2024 di Istana Negara, Jakarta, Senin (16/12).

Musrenbangnas sebelumnya ini dibuka langsung oleh Presiden Joko Widodo. Selain itu hadir juga Wakil Presiden KH Maruf Amin, Kepala Bappenas Suharso Manoarfa, Mendagri Tito Karnavian, Ketua DPR RI Puan Maharani dan sejumlah menteri.

Dalam narasi RPJMN 2020-2024, pemerintah pusat menyususn 41 Proyek Prioritas Strategis (Major Project). Proyek ini disusun untuk membuat RPJM lebih konkrit dalam menyelesaikan isu-isu pembangunan, terukur dan manfaatnya langsung dapat dipahami dan dirasakan masyarakat. Proyek-proyek ini merupakan proyek yang memiliki nilai strategis dan daya ungkit tinggi untuk mencapai sasaran prioritas pembangunan.

Dari 41 Major Project tersebut, di urutan ke-9 ada Major Project Integrasi Pembangunan Wilayah Batam–Bintan. Major Project ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan industri dan pariwisata Batam-Bintan. Indikasi pendanaan untuk kegiatan ini sebesar Rp28,04 triliun dengan rincian APBN Rp0,04 T, KPBU Rp 18,5 T, Swasta Rp 5,4 T dan BUMN Rp 4,1 T. Para pelaksananya antara lain BP Batam, KemenPUPR, Pemda, dan Badan Usaha (BUMN/ Swasta).

Masuknya integrasi pembangunan wilayah Batam Bintan dalam Proyek Prioritas Strategis (Major Project) agar dapat terlaksana secara lebih efektif dan efisien sesuai dengan perkembangan pembangunan.

Selain itu, Major Project dapat menjadi alat kendali pembangunan sehingga sasaran dan target Pembangunan dalam RPJMN 2020-2024 dapat terus dipantau dan dikendalikan.

Selain Batam Bintan, dalam narasi RPJMN 2020-2024, Sumber daya alam (SDA) juga dapat untuk peningkatan nilai tambah pariwisata. Kepri sendiri mendapat beberapa prioritas. Diantaranya Destinasi Pariwisata Prioritas untuk Taman Wisata Alam (TWA) Mukakuning dan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) untuk Nongsa-Pulau Abang dan sekitarnya serta KSPN Lagoi-Bintan dan sekitarnya.

Selain sektor pariwisata, beberapa program untuk nilai tambah Ekonomi juga mendapat narasi dalam RPJMN 2020-2024 ini. Di antara wilayah pengelolaan perikanan dan sentra produksi perikanan budidaya.

Untuk gas bumi, tercatat East Natuna tercatat dengan cadangan gas bumi 46 TSCF. Untuk hilirisasi SDA melalui kawasan industri, Kepri juga masuk dalam delapan Kawasan Industri Prioritas Nasional, yaitu KI Bintan Aerospace dan KI/KEK Galang Batang. Sementara di Karimun masuk narasi hilirisasi SDA melakui pengembangan smelter.

Dalam RPJMN ini, Kepri mendapat rencana target pertumbuhan ekonomi mulai 4,7 persen untuk tahun 2020 dan 7,1 persen di akhir tahun 2024. Untuk mendukung pertumbuhan ekonomi itu diidentifikasi identitas unggulan berupa karet, perikanan tangkap dan perikanan budidaya.

Sementara mendukung hilirisasi komoditas pengembangan kawasan berbasis sumber daya alam pada koridor pertumbuhan dan pemerataan, maka dikembangkan Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) Ranai. Sedangkan untuk mendorong pengembangan kawasan berbasis non-sumber daya alam, kawasan strategis prioritas yang dikembangkan adalah Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam, Bintan, dan Karimun, Kawasan Industri (KI) Bintan Aerospace dan Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) Baru Batam-Bintan.

Isdianto minta OPD terkait untuk memastikan program-program tersebut tetap ada dalam narasi RPJMN 2020-2024. Apalagi naskah ini akan ditandatangani Presiden Jokowi pada 20 Januari 2020.

Kata Isdianto, dia berharap doa dan dukungan masyarakat agar apa yang sudah direncanakan masuk dalam prioritas strategis nasional segera dilaksanakan. Dengan demikian, kemajuan kemajuan untuk Kepri akan semakin cepat.

Program-progam itu memang sejalan dengan apa yang disampaikan Isdianto dalam banyak kesempatan. Pariwisata, kelautan perikanan dan pertanian adalah prioritas.

“Inilah masa depan ekonomi Kepri,” kata Isdianto.

Sementara itu, Presiden Jokowi menegaskan bahwa pemerintah akan terus melanjutkan pembangunan infrastruktur agar memperkokoh pondasi dalam berkompetisi dengan negara lainnya. Pemerintah, kata Jokowi ingin  menyambung infrastruktur yang ada ke kawasan-kawasan industri, kawasan produksi pertanian, ke  kawasan produksi perikanan, dan pada kawasan wisata yang ada di setiap provinsi. (Ril)


Source: humas.kepriprov.go.id
Scroll to top