dinamikakepri.com: Hasil penelusuran untuk Batam
Menampilkan postingan yang diurutkan menurut relevansi untuk kueri Batam. Urutkan menurut tanggal Tampilkan semua postingan

27 Oktober 2020

49 Tahun Membangun, BP Batam Gelar Upacara dan Syukuran

 

49 Tahun Membangun, BP Batam Gelar Upacara dan Syukuran
Suasana acara syukuran.

Dinamika Kepri, Batam - Pada hari ini tanggal 26 Oktober 2020, Badan Pengusahaan (BP) Batam telah berusia 49 tahun. Upacara dan syukuran sebagai puncak perayaan Hari Bakti ke-49 pun dihelat di Balairung Sari BP Batam, Senin (26/10/2020) pagi.


Kegiatan ini menandai 49 tahun usia pembangunan Batam sebagai sebuah instansi pemerintah, yang bermula dari pulau kosong yang dikelola oleh Pertamina berupa hutan belantara yang nyaris tanpa denyut nadi perekonomian, kemudian bertransformasi menjadi Otorita Batam, hingga beralih menjadi Badan Pengusahaan Batam.


Hadir dalam momentum perayaan Hari Bakti BP Batam ke-49, Plh. Kepala BP Batam, Purwiyanto, para Anggota BP Batam beserta istri, seluruh pejabat eselon 2, serta perwakilan pejabat eselon 3 di BP Batam. Sedangkan para pejabat eselon 4 dan para karyawan mengikuti jalannya acara secara daring.


Upacara dan syukuran Hari Bakti BP Batam kali ini terasa berbeda karena dilaksanakan secara terbatas, dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 selama acara berlangsung.


BP Batam juga mengundang para pimpinan periode terdahulu yang hadir melalui aplikasi Zoom, seperti Mustofa Wijaya, Benjamin Balukh, Wendy Aritenang, I Wayan Subawa, Asyari Abbas, dan Edward Hasbullah sebagai perwakilan dari Ikatan Pegawai Purnabakti Otorita Batam (IPPOB).



Plh. Kepala BP Batam, Purwiyanto, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada para pendiri dan pemimpin BP Batam terdahulu yang telah memberikan kontribusi, peran serta dan jasanya dalam mengisi pembangunan Batam.


“Atas nama Badan Pengusahaan Batam dan seluruh jajaran pimpinan, saya mengucapkan selamat memperingati Hari Bakti ke-49 kepada seluruh keluarga besar BP Batam. Semoga BP Batam yang kita cintai, semakin diberi kemampuan untuk melaksanakan tugas kita dengan sebaik-baiknya,” ujar Purwiyanto.


Peringatan Hari Bakti BP Batam pada tahun 2020 mengusung tema “49 Tahun BP Batam Membangun Batam”. Hal ini dinilai Purwiyanto sebagai kesempatan yang baik untuk melakukan refleksi diri atas pencapaian yang telah dilakukan oleh BP Batam. Menurutnya, sikap tidak cepat berpuas diri sangat penting sebagai pelaksana pembangunan dan investasi di Batam.


“Kami berharap, upaya BP Batam dalam pembangunan infrastruktur dapat memberi dampak langsung yang signifikan bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan industri pariwisata, industri kreatif, penciptaan lapangan kerja, dan kegiatan impor-ekspor di Batam,” kata Purwiyanto.


Purwiyanto juga menjabarkan beberapa Rencana Strategis BP Batam tahun 2020-2024 sebagai konsep pembangunan Batam kedepannya yakni pelayanan pelayanan dengan Prosedur Operasi Standar (SOP) yang baik, meningkatan kapasitas kepelabuhanan, khususnya dalam hal bongkar muat barang, pengembangan pusat logistik Bandara Hang Nadim, kebijakan tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, profesionalisme pengelola KPBPB Batam dalam memberikan pelayanan kepada para pemangku kepentingan.


“Untuk itu, BP Batam terus berkomitmen dalam menjawab tantangan yang dinamis untuk mewujudkan Batam, serta masyarakatnya yang maju,” ujar Purwiyanto.


Pada kesempatan ini, BP Batam menyerahkan potongan tumpeng dan kue ulang tahun sebagai apresiasi secara simbolis kepada para tenaga medis yang menjadi garda terdepan penanganan Covid-19, serta petugas AVSEC yang telah berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika di wilayah kerja Bandara Hang Nadim, Batam.


Selain itu, BP Batam juga memberikan apresiasi kepada perwakilan karyawan BP Batam dengan masa bakti 8, 16, 24, dan 32 tahun, serta penghargaan Satyalancana Karya Satya bagi perwakilan PNS dengan masa bakti 10, 20, dan 30 tahun. Masing-masing pegawai menerima piagam penghargaan dan pin emas, yang diserahkan langsung oleh Plh. Kepala BP Batam, Purwiyanto. (Ril)

07 Oktober 2019

TNI, Polri, Instansi Pemerintah dan Masyarakat Pecahkan Rekor Muri Tanam Bibit Mangrove

 
Suasana penanaman mangrove di Kawasan Konservasi Tering Bay Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (7/10).

Dinamika Kepri, Batam – Sebanyak 1000 personil ikut menyemarakan pemecahan rekor Muri penanaman mangrove yang digelar oleh Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) Tanjungpinang di Kawasan Konservasi Tering Bay Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Senin (7/10).

Ke-1000 personil tersebut terdiri dari Polda Kepri, Bakamla Zona Maritim Barat, Lanal Batam, Yonif 10 Mar/SBY, Yonif Rider 136/TS, Kodim 0316/Batam, Lanud Hang Nadim, BP Kawasan Batam, Imigrasi Kelas I Khusus Batam, Cabang 5 Korcab IV DJA I, Kantor Pelabuhan Kelas I Batam, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Prov. Kepri, Dinas Kelautan, Perikanan, Pertanian dan Kehutanan Kota Batam.

Kemudian dari Basarnas Batam DKP Kota Batam, Dinas Lingkungan Hidup Kota Batam, Dinas Sosial Kota Batam, Satpol PP Kota Batam, Ditpam BP Batam, Bpk. Ferry/Masyarakat Bakau Serip, Kantor Karantina Pertanian Batam,  Mapala Universitas Ibnu Sina, Fakultas Kedokteran Uniba, Mapala Universitas Politeknik Batam, SMK Penerbangan Dirgantara Batam, SMKN 7 Batam, Bank Sampah Kota Batam.

Yang terakhir FKPPI Batam, Pemuda Panca Marga Batam, Saka Bahari Cabang Batam, Saka Wira Kartika Cabang Batam, PT. Ecogreen Oleochemical Batam, Ibu-ibu Persit Candra Kirana, Ibu-ibu Jalasenastri dan Ibu-ibu Pia Ardyagarini.

Pemecahan rekor Muri penanaman mangrove serentak di 74 titik di seluruh Indonesia sebanyak 300.074 buah bibit, kemudian juga dilaksanakan video conference (Vicon) di 17 titik yaitu Komando Armada (Koarmada) I, II, III, Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil), Korps Marinir (Kormar), 11 Lantamal, Lanal Bangka Belitung, Lanal Bali kepada Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

Sebagai informasi bahwa pemecahan rekor Muri penanaman mangrove sebanyak 300.074 ini, adalah dalam rangka HUT ke-74 TNI. Untuk di wilayah Lantamal IV Tanjungpinang menanam sebanyak 24.500 buah bibit mangrove yang tersebar di 5 Pangkalan TNI Angkatan Laut yaitu Lanal Batam, Lanal Tanjung Balai Karimun, Lanal Dabo Singkep, Lanal Ranai dan Lanal Tarempa.

Untuk kegiatan penanaman Mangrove di Batam dilaksanakandi KawasanKonservasi Tering Bay Nongsa sebanyak 10.000 buah bibit yang digelar oleh Lantamal IV dan Lanal Batam.

“Kegiatan penanaman mangrove merupakan salah satu wujud nyata upaya TNI Angkatan Laut dalam mendukung program pemerintah dalam pelestarian lingkungan hidup yaitu kawasan hutan mangrove dan ekosistemnya,” kata Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah dalam sambutannya.

"Secara fisik hutan mangrove berfungsi dan bermanfaat sebagai penahan abrasi pantai, penahan ombak, penahan angin, penahan peresapan air laut, menurunkan kandungan gas karbondioksida (CO2) di udara dan bahan-bahan pencemaran diperairan rawa pantai,"lanjutnya.

Sebelum mengakhiri, Danlantamal IV menambahkan, kata dia secara biologi hutan mangrove berfungsi dan bermanfaat sebagai tempat hidup, berlindung, mencari makan, pemijahan dan asuhan biota laut seperti ikan dan udang serta satwa liar lainnya seperti monyet, buaya muara, biawak dan burung.

Hadir pada acara tersebut Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada I Laksamana Pertama TNI Yayan Sofiyan, Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Alan Dahlan dan para pejabat utama Lantamal IV.

Selain itu, kegiatan tersebut juga dihadiri Kakanwil Kemhan diwakili Kabid Strahan, Danlanud RHF diwakili Kadisops, Kajati.  diwakili Wakajati, Kapolda Kepri diwakili DirPolair Kepri, Wakabinda, Ka BP Batam, Ka BNN Kepri, Walikota Batam diwakili Asisten II, Ka Kantor Imigrasi Klas IA khusus Batam, Ka Kantor Bea & Cukai Batam, Kapolresta Barelang, Dandim 0316/BTM, Danlanud Hang Nadim Batam diwakili Kadisops, Ka Bakamla Batam, Ka PSDKP Batam, Para Kadis dan Kasatker Lantamal IV, GM Tering Bay Golf & Country Club Nongsa Batam, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh adat. (Ril)

10 Juli 2020

BP Batam Bersama Polri Jalin Kerja Sama Pengamanan dan Penegakan Hukum

 
BP Batam Bersama Polri Jalin Kerja Sama Pengamanan dan Penegakan Hukum
Dinamika Kepri, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam bersama Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menjalin kerja sama di bidang pengamanan dan penegakan hukum.

Kerja sama tersebut dituangkan dalam Nota Kesepahaman antara BP Batam dan Polri tentang Bantuan Pengamanan dan Penegakan Hukum di Wilayah Kerja Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, yang telah ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dan Asisten Kapolri Bidang Operasi, Irjen. Pol. Herry Rudolf Nahak, pada Kamis pagi (9/7/2020) di Balairungsari BP Batam, Batam Centre, Batam.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam sambutannya mengatakan, sebagai pemilik lahan di Batam secara utuh, sudah semestinya BP Batam melakukan upaya pengamanan terhadap aset-aset yang dikelola oleh BP Batam.

“Saat ini yang melaksanakan pengawasan dan pengamanan aset BP Batam adalah Direktorat Pengamanan Aset. Namun tentu kami menemukan kendala dan keterbatasan pada setiap kegiatannya, karena wilayah kerja BP Batam ini cukup besar. Maka dari itu, kami membutuhkan dukungan penuh dari TNI dan Polri untuk menjaga aset-aset tersebut,” kata Muhammad Rudi.

Ia melanjutkan, dukungan tersebut dibutuhkan BP Batam karena proses pembangunan ke depan akan terus dilakukan, sebagai sarana penunjang kegiatan penanaman modal dan investasi di Batam.

“Sesuai amanat dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, BP Batam diberikan tugas untuk meningkatkan nilai investasi di Kota Batam. Kami menargetkan pada tahun 2020 ini, investasi yang masuk ke Batam mencapai USD 1 Milyar. Tentunya, jika Batam ingin menjadi Kota Investasi, maka seluruh fasilitas yang dibutuhkan oleh oleh investor wajib kami selesaikan,” ujar Muhammad Rudi.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Kapolri Bidang Operasi Irjen. Pol. Herry Rudolf Nahak, menyatakan kesiapannya untuk memberikan bantuan pengamanan dan penegakan hukum di wilayah kerja BP Batam.

“Kegiatan ini adalah upaya strategis dari BP Batam untuk menghadapi tantangan ke depannya, karena Batam menargetkan nilai investasi yang cukup besar. Tentunya diperlukan kondisi keamanan yang baik, guna memperlancar kegiatan berusaha di Batam,” kata Irjen Herry Rudolf Nahak.

Lebih lanjut, Irjen. Pol. Herry Rudolf merinci ruang lingkup yang tertuang pada Nota Kesepahaman, antara lain pertukaran data dan/atau informasi, bantuan pengamanan, penegakan hukum, peningkatakan kapasitas dan pemanfaatan SDM, pemanfaatan sarana dan prasarana, serta bidang-bidang lainnya yang disepakati kedua belah pihak.

Usai penandatanganan Nota Kesepahaman, dilanjutkan dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BP Batam dengan Kepolisian Daerah Kepulauan Riau (Polda Kepri) tentang Pelaksanaan Bantuan Pengamanan dan Penegakan Hukum di Wilayah Kerja Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, yang ditandatangani oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan Kapolda Kepri, Irjen. Pol. Aris Budiman.

Kedua perjanjian tersebut nantinya akan digunakan sebagai payung hukum bagi satuan kepolisian untuk menindak tegas oknum-oknum yang melanggar peraturan, dengan cara merusak aset-aset BP Batam.

Turut hadir dalam acara penandatanganan, Plt. Gubernur Provinsi Kepri yang diwakili oleh Asisten II Bidang Ekonomi Pembangunan Setda Provinsi Kepri, Syamsul Bahrum; Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto, Danlantamal IV Tanjung Pinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto; Kakamla Zona Maritim Barat Bakamla, Laksma Bakamla Eko Murwanto, Danrem 033/Wira Pratama Kolonel Inf Harnoto; Karo Kerma KL Sops Polri Brigjen Polisi Drs Komarul Zaman, Karo Ops Polda Kepri Kombes Pol Yerry Oskag; Kapolresta Barelang, Danlanud Batam, dan jajaran TNI Polri lainnya, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi BP Batam Sudirman Saad, dan Direktur Pengamanan Aset BP Batam Brigjen Pol Moch. Badrus. (Ril)

15 November 2020

BP Resmi Operasikan SPAM Batam

 

BP Resmi Operasikan SPAM Batam

Dinamika Kepri, Batam
- Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi mengoperasikan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) Batam. Tepat pada Minggu (15/11/2020) pukul 00.00 Wib.


Hal ini ditandai dengan kegiatan serah terima operasional dari PT Adhya Tirta Batam (ATB) kepada BP Batam yang dilaksanakan di Ruang Rapat Water Treatment Plan (WTP) Muka Kuning, Batam.


Serah terima operasional dihadiri oleh Direktur Utama SPAM Batam, Sutedi Raharjo, Head of Operation PT ATB Muhammad bin Ismaun, Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan (BU Fasling) BP Batam Binsar Tambunan, Direktur Restrukturisasi BP Batam Arham S. Torik, Direktur Pengamanan Aset, Moch. Badrus, Kepala Satuan Pemeriksa Intern, Konstantin Siboro, Direktur RSBP Batam dr. Afdhalun Hakim dan Kepala Biro Umum BP Batam Budi Susilo.


Prosesi serah terima juga disiarkan langsung melalui aplikasi daring Zoom, dan disaksikan oleh para pejabat Eselon 2 BP Batam dan jajaran direksi PT Moya Indonesia.


Head of Operation PT ATB, Muhammad bin Ismaun, dalam kesempatan pertama, menyatakan apresiasinya kepada BP Batam dan PT Moya Indonesia yang secara bersama-sama telah bekerja keras untuk meningkatkan pelayanan penyediaan air baku di Batam.


“Dengan ketulusan dan keikhlasan dari seluruh pihak yang terkait dalam pengoperasian SPAM ini, kami berharap pelaksanaan pengoperasian oleh PT Moya Indonesia di bawah pengawasan BP Batam, mampu melangkah lebih maju dari apa yang BP Batam telah lakukan selama 25 tahun terakhir,” ujar Ismaun.



Direktur Restrukturisasi BP Batam, Arham S. Torik, mengatakan, momentum bersejarah ini, tidak lepas dari Pimpinan BP Batam yang sudah memberikan kesempatan untuk membentuk Tim Persiapan dan Tim Pengakhiran Konsesi.


“Proses pengakhiran, kami akui cukup panjang dan tidak mudah. Untuk itu terima kasih kami haturkan kepada Kepala BP Batam dan Wakil Kepala BP Batam beserta para Deputi yang terus mendukung proses Pengelolaan SPAM Batam. Begitu juga dengan Direktur PT ATB dan jajarannya yang telah bersama sama dengan BP Batam, melalui kegiatan serah terima malam ini,” ujar Arham.


Lebih lanjut, Arham, mengatakan, per tanggal 15 November 2020, BP Batam resmi sepenuhnya mengemban tanggung jawab sebagai pengelola SPAM Batam. 


“Jadi, sistem distribusi air bersih yang kita operasikan juga berubah total dari SCADA yang digunakan sebelumnya oleh PT ATB. Kami akan menggunakan Sistem Bimasakti untuk membaca pendistribusian yang sudah terintegrasi. Ini juga mampu menjawab kekhawatiran masyarakat tentang adanya masalah di kemudian hari dalam proses pengalihan,” kata Arham.


Ia berharap, PT Moya Indonesia dapat menjalankan amanah yang diberikan oleh BP Batam sebaik-baiknya selama enam bulan ke depan, dengan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Batam.


Direktur Utama SPAM Batam, Sutedi Raharjo, mengatakan, sesuai kesepakatan, tagihan rekening pelanggan masih diproses oleh PT ATB hingga tanggal 30 November 2020. 


Meski demikian, Kantor Pelayanan Pelanggan (KPP) SPAM Batam akan resmi beroperasi mulai Senin (16 November 2020). Masyarakat yang ingin menyampaikan keluhan atau menginginkan informasi juga dapat menghubungi Call Centre 150155.


“KPP kita akan melakukan pelayanan di luar collection rekening atau pembayaran, seperti sambungan baru, pengaduan, dan hal-hal yang berkaitan dengan operasional lainnya,” ujar Sutedi. 


Beberapa saat setelah dilangsungkannya serah terima operasional, BP Batam, melalui Direktorat Pengamanan Aset, melakukan orientasi dan pengamanan fasilitas WTP berupa tangki dan pompa intake di Instalasi Pengolahan Air Minum di 6 lokasi dengan menempatkan 63 personel, dan melakukan patroli ke pos-pos penjagaan fasilitas SPAM dengan kekuatan 50 personel.


Begitu juga, tim dari unit Air Baku BU Fasling BP Batam, menurunkan 10 personilnya untuk mencatat flowmeter di 6 WTP yang ada di Batam. (Ril)

16 Oktober 2020

Terminal Ferry Internasional Batam Centre Tujuan Singapura akan Dibuka

 


Dinamika Kepri, Batam
-  Badan Pengusahaan (BP) Batam melalui Badan Usaha Pelabuhan (BUP) mendukung penuh implementasi Travel Corridor Arrangement (TCA) antara Pemerintah Indonesia dan Singapura yang direncanakan mulai berlaku pada 26 Oktober 2020 mendatang. 


Hal ini diungkapkan Plh. Direktur BUP BP Batam, Ferry Wise Manullang, saat menerima kunjungan Pjs. Walikota Batam, Syamsul Bahrum, di Terminal Ferry Internasional Batam Centre, Kamis (15/10/2020).


Ferry mengatakan, sembari menunggu SOP teknis dari Pemerintah Pusat, pihaknya akan berkoordinasi dengan pengelola pelabuhan internasional yang bekerja sama dengan BP Batam guna menyiapkan sarana dan prasarana yang diperlukan, sehingga pemberlakuan TCA pada 26 Oktober 2020 mendatang terlaksana dengan sukses.


“Dalam rangka implementasi TCA/RGL pada 26 Oktober mendatang, BP Batam, dalam hal ini Badan Usaha Pelabuhan, siap menjalankannya. Di samping menyiapkan sarana dan prasarana, kami juga tengah menunggu SOP penanganan bagi WN Singapura sesampainya di Batam atau ketika WNI akan meninggalkan Batam menuju Singapura untuk perjalanan dinas atau bisnis,” ujar Ferry.


Meskipun saat ini Pemerintah Pusat baru menetapkan Terminal Ferry Internasional Batam Centre sebagai pintu masuk penumpang dari Singapura ke Batam, namun BP Batam juga tengah mempersiapkan Terminal Ferry Internasional Harbour Bay, Terminal Ferry Internasional Nongsapura, dan Terminal Ferry Teluk Senimba, guna menjalankan implementasi TCA bagi mereka yang akan melakukan perjalanan dinas, kalangan diplomat, serta pebisnis dan bukan untuk tujuan wisata.


Saat melakukan peninjauan di Terminal Ferry Internasional Batam Centre, Pjs. Walikota Batam, Syamsul Bahrum, meminta agar seluruh instansi yang terlibat, mendukung penuh pelaksanaan TCA atau reciprocal green lane (RGL) karena dapat menghidupkan kembali geliat perekonomian di Kota Batam.


“Dengan pengaturan TCA ini maka otomatis potensi bisnis perhotelan kembali menggeliat karena mereka harus stay dulu, sembari menunggu hasil swab dan secara tidak langsung dapat mendorong sektor pariwisata untuk bangkit,” ujar Syamsul saat membuka rapat koordinasi.



Syamsul mengatakan, bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Konjen Singapura guna membahas persiapan pemberlakuan TCA atau RGL yang rencananya akan diterapkan 26 Oktober mendatang. 


Ia menegaskan bahwa Batam sudah siap untuk memenuhi standar yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Singapura dalam melayani mereka yang akan melakukan perjalanan dinas, urusan diplomatik yang mendesak, maupun perjalanan bisnis esensial.


“Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan bahwa sarana dan prasana siap menyambut pemberlakuan TCA bagi kedua negara. Pemerintah Pusat juga sudah memutuskan bahwa pintu masuk Batam, yakni Terminal Internasional Batam Centre, siap untuk menyambut pelaku perjalanan dinas terbatas tersebut,” sambungnya.


Meski pintu masuk Batam-Singapura untuk tujuan terbatas akan dibuka, Syamsul menegaskan, bahwa ada syarat yang harus dipenuhi oleh pelaku perjalanan dinas mendesak tersebut, terutama mengenai persyaratan tes PCR yang akan dilakukan dua kali, yakni PCR pertama dilakukan minimal 72 jam sebelum keberangkatan dan tes PCR kedua pada saat kedatangan di Terminal Ferry Internasional Batam Centre. 


“Daftar institusi kesehatan yang menangani PCR akan segera disampaikan berdasarkan kesepakatan Kementerian Kesehatan RI dengan Kementerian Kesehatan Singapura. Kita harap di Batam bisa dilakukan oleh RSBP Batam dan RSUD Embung Fatimah,” imbuh Syamsul.


Menanggapi kesiapan sektor kesehatan dalam mendukung implementasi TCA dan RGL ini, Direktur Badan Usaha Rumah Sakit BP Batam, dr. Afdhalun A. Hakim Sp.JP, FIHA, FASCC, yang juga turut hadir dalam rapat koordinasi ini, menyampaikan bahwa, pihaknya siap untuk menyiapkan fasilitas pemeriksaan PCR bagi para pelaku perjalanan dinas maupun bisnis terbatas tersebut. 


Menurutnya hasil tes PCR dapat keluar dalam waktu 3-4 jam, sehingga hasil pemeriksan tersebut dapat menjadi acuan bagi pelaku perjalanan dinas atau bisnis terbatas untuk diperbolehkan atau tidak masuk ke Indonesia. 


“Kita belum mendapat SOP resmi dari Pemerintah Pusat, namun RSBP Batam siap untuk mendukung implementasi TCA/RGL pada 26 Oktober mendatang. Agar hasil tes PCR yang kami lakukan memenuhi standar Pemerintah Singapura, maka kami meminta rekomendasi alat PCR dari mereka sehingga dapat kami realisasikan untuk digunakan dalam pemberlakuan TCA/RGL mendatang,” kata Afdhalun.


Kegiatan peninjauan ini ditutup dengan simulasi keberangkatan dan kedatangan pelaku perjalanan dinas terbatas di Terminal Ferry Internasional Batam Centre yang dilakukan langsung oleh Syamsul Bahrum didampingi perwakilan dari instansi terkait, antara lain BP Batam, KSOP Khusus Batam, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Imigrasi Batam dan pengelola Terminal Ferry Internasional Batam Centre. (Ril)

03 Oktober 2020

Nuryanto: Kampung Tua di HPL BP Batam Juga Kendala Diselesaikannya Perda RTRW

 
Nuryanto: Keberadaan Kampung Tua di HPL BP Batam Juga Kedala Diselesaikannya Perda RTRW
Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, SH.

Dinamika Kepri, Batam -  Terkait Rancangan Perturan Daerah (Ranperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Batam 2020-2040 yang sampai saat ini belum juga disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), selain terkandala karena pandemik Covid-19, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, SH juga mengatakan karena terkendala adanya Kampung Tua di HPL BP Batam.

"Mengapa Ranperda 2020-2040 itu tidak juga dapat diselesaikan, ya karena di Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bamperda) DPRD Batam sendiri juga memiliki kendala yaitu tentang adanya Kampung Tua yang berdiri di HPL BP Batam seperti di Kawasan Bandara Hang Nadim Batam dan Kampung Tua yang berada di luar HPL Kota Batam seperti berada di Kawasan hutan lindung," terang Nuryanto kepada media di ruang kerjanya, Jumat (2/10/2020).

Baca juga: Terkait Ranperda RTRW yang Tak Kunjung Disahkan, Nuryanto Minta Pemko dan BP Batam Bersinergi 


Lebih lanjut dikatakannya, agar rancangan RTWR bisa diselesaikan di dalam tahun ini, pintanya pihak BP Batam harus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat.

"BP Batam harus koordinasi dengan pemerintah pusat untuk menyelesaikan masalah kampung Tua
tersebut,” katanya.

"Jika Kampung Tua berada di PL BP Batam, maka BP Batam harus mencabut PL tersebut, karena sesuai Kepres nomor 41 tahun 1973 tentang Daerah Industri Pulau Batam yang mempunyai wewenang terhadap PL adalah BP Batam," lanjutnya

Ia berharap, segala persoalan yang menghambat tentang penyelesaian Ranperda RTRW Kota Batam 2020-2040 dapat diselesaikan oleh BP Batam mupun oleh Pemko Batam.

"BP Batam dan Pemko Batam harus bersinergi. Persolan itu harus segera diselesaikan agar Ranperda RTRW Kota Batam bisa diselesaikan dan disahkan menjdi Perda, agar Perda itu dapat digunakan sebagai dasar pembangunan Kota Batam," kata Nuryanto.

Baca juga: Saling Support, Nuryanto Ketua Dewan bersama Muhamad Rudi Temui Cako Lukita

Nuryanto juga menyebutkan, katanya, jika seluruh PL yang berada di PL BP Batam dan di luar PL BP Batam dicabut, maka persoalan Kampung Tua juga akan dapat diselesaikan.

Kata dia, sesuai dengan atensi dari Presiden Joko Widodo, bahwa kampung tua yang berada di PL BP Batam dan di luar BP Batam harus dicabut.

Nuryanto juga menyebutkan, sebagimana informasi yang diterimanya dari Pemko Batam, bahwa sertifikat Kampung Tua itu ada dua sifat.

"Sertifikat Kampung Tua itu ada dua sifatnya, jika kampung tua itu berada di tanah sertifikat maka itu bisa menjadi hak milik, namun jika Kampung Tua itu berada di laut, itu sifatnya sertifikat hak pakai, karena masalah laut, itu menjadi wewenang pihak Pemerintah Provinsi Kepri," ungkapnya. (Ag)

27 September 2020

Tim Voli Putra BP Batam Sabet Gelar Juara di Turnamen Gubernur Kepri Cup

 
Dinamika Kepri, Batam - Dua Tim Voli Putra BP Batam berhasil menyabet 2 gelar juara dalam babak final Turnamen Voli Gubernur Kepri Cup yang dilaksanakan pada partai final, Sabtu (26/9/2020) malam, di lapangan Bola Voli Tanjung Uma, Batam.

Dalam turnamen Gubernur Cup ini diikuti oleh 16 tim, BP Batam menurunkan 2 tim putra, yaitu Tim BP Batam A dan Tim BP Batam B.

Di partai final, Tim Voli BP Batam B berhasil menang telak atas Tim Voli Ona Niha (HIMNI) dengan skor akhir 3-0.

Pelatih Tim Voli BP Batam, Sutrisno Patmo, mengatakan, Tim Ona Niha terkenal bermain sangat baik karena memiliki strategi permainan yang ciamik. Namun hal itu tidak menyurutkan semangat Tim BP Batam B yang telah dibekali latihan rutin yang luar biasa, baik itu dari mulai latihan fisik, kedisiplinan, strategi permainan dan didikan mental dari para pelatih.

Tim BP Batam sendiri memiliki beberapa pelatih, yaitu Prayuli Irianti, Diana, Sukirman, Sunarto, dan Sutrisno, serta Endro Susanto selaku Koordinator.

“Para pelatih bersatu-padu untuk menerapkan latihan dan membentuk pribadi para atlet agar tetap sportif, aktif, komunikatif, kompak, tidak menganggap lawan main mudah, tidak mudah terpengaruh dengan suporter, disiplin dan memberikan yang terbaik untuk tim dan diri sendiri, sehingga, baik itu Tim BP Batam A maupun Tim BP Batam B dapat meraih kemenangan dengan suka cita, tanpa beban,” ujarnya.

Dengan kemenangan ini, Tim Voli BP Batam B sebagai juara I pada Turnamen Gubernur Kepri Cup, berhak memboyong piala dan uang pembinaan sejumlah Rp 5.000.000.

Sedangkan Tim Voli BP Batam A, mengukuhkan diri di posisi ketiga setelah mengalahkan Tim TNI-Polri yang juga bermain sangat baik, dengan skor akhir 3-1, dan mendapatkan piala serta uang pembinaan sejumlah Rp2.000.000,-.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan beserta seluruh karyawan BP Batam yang telah mendukung penuh keikutsertaan kami dalam turnamen ini dari awal hingga akhir.

Berkat semangat teman-teman atlet bola voli Direktorat Pengamanan Aset BP Batam yang tak pernah padam berhasil mengantarkan BP Batam menjadi juara di perhelatan ini,” ujar Sutrisno.

Usai berlaga di Turnamen Voli Gubernur Kepri Cup, Tim Voli BP Batam juga akan bertanding di Turnamen B’right Batam Tectona Open III 2020, yang akan dimulai pada Minggu (27/9/2020) malam pukul 20.00 WIB, lapangan Batam Tectona, Blok IV, Kelurahan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk Baja, Batam.

“Minggu malam nanti Tim Voli BP Batam akan berhadapan dengan tim voli tuan rumah, yaitu Tim Voli Batam Tectona. Kami mohon do’a serta dukungan dari semuanya agar Tim Voli BP Batam kembali meraih kemenangan,” harap Sutrisno.

Latihan rutin Tim Voli BP Batam sendiri dilaksanakan 3 kali dalam 1 minggu. Tidak hanya tim putra, BP Batam memiliki 1 Tim Voli Putri yang cukup tangguh.

Latihan seluruh tim BP Batam, baik putra dan putri, dilaksanakan di Lapangan Bola Voli Perumahan Citra Batam, Batam Center, atas ijin perangkat para RT dan RW setempat. (Ril)

28 Agustus 2020

Kepala BP Batam Muhammad Rudi Paparkan Kinerja BP Batam di Komisi VI DPR-RI

 
Kepala BP Batam Muhammad Rudi Paparkan Kinerja BP Batam di Komisi VI DPR-RI
Dinamika Kepri, Jakarta - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi, memaparkan kinerja anggaran BP Batam TA TA 2020 serta Laporan Keuangan BP Batam 2019.

Pemaparan disampaikan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat RI, pada Rabu (26/8/2020) malam, di Ruang Rapat Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta Pusat.

Dalam RDP tersebut, Kepala BP Batam didampingi oleh Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, Anggota Bidang Kebijakan Strategis, Enoh Suharto Pranoto, Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan Dan Investasi, Sudirman Saad, dan Anggota Bidang Pengusahaan, Syahril Japarin.

Rapat ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua/FP Nasdem, Martin Manurung, dan dihadiri oleh para anggota Komisi VI DPR RI yang membidangi industri, investasi, dan persaingan usaha.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, dalam kesempatan pertama menjelaskan pokok bahasan dalam RDP kali ini mengenai Kinerja Anggaran BP Batam TA 2019, Laporan Keuangan BP Batam TA 2019, serta Kinerja Anggaran BP Batam TA 2020.

“Berdasarkan kinerja anggaran BP Batam TA 2019, realisasi penerimaan sebesar Rp1.330,74 miliar atau lebih tinggi 4,51% dari target awal sebesar Rp1.273,31 miliar dan lebih tinggi 6,05% dari realisasi tahun 2018,” jelas Muhammad Rudi.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menjelaskan, realisasi penerimaan tersebut bersumber dari tiga unit usaha penghasil terbesar, yaitu Kantor Pengelolaan Lahan (43,27% dari total penerimaan), Badan Usaha Pelabuhan Batam (26,99% dari total penerimaan), dan BUBU Hang Nadim Batam (15,17% dari total penerimaan).

Muhammad Rudi mengatakan, untuk realisasi anggaran per sumber pendanaan 2018-2019, penggunaan saldo PNBP tahun 2019 sebesar Rp243,3 miliar.

Sedangkan untuk realisasi belanja per program BP Batam tahun 2018-2019, realisasi penyerapan anggaran per program mengalami peningkatan pada tahun 2019 dibandingkan tahun 2018 sebesar 14,35%, dengan rincian Program Dukungan Manajemen dan Pelaksanaan Tugas Teknis Lainnya BP Batam lebih tinggi 6,26%, dan Program Pengelolaan dan Penyelenggaraan Kawasan PBPB lebih tinggi 21,48%.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, juga memaparkan kondisi penyerapan DIPA BP Batam TA 2019, yang mana total anggaran tidak terserap tahun 2019 sebesar Rp498 miliar, utamanya berasal dari optimalisasi/efisiensi anggaran belanja pegawai BP Batam belanja lainnya sekitar Rp248 miliar, Anggaran beberapa proyek infrastruktur di Pelabuhan Laut dan Bandara tidak teralisasi sekitar Rp173 miliar, dan proyek the Development of Sewerage System in Batam Island tidak terealisasi sebesar Rp77 miliar atau 37 persen.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengemukakan penyebab kurang maksimalnya daya serap anggaran pada tahun anggaran 2020, yaitu pertama, adanya perubahan mata anggaran atas perintah dari pusat untuk menindaklanjuti permasalahan di masyarakat sendiri.

“Kedua, karena kontrak dengan perusahaan dimulai pada bulan Juni dan baru dilaksanakan pada bulan Juli, artinya baru satu bulan lebih dan baru uang muka,” papar Muhammad Rudi.

Namun, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, optimis, dalam dua bulan ini penyerapan anggaran sudah akan mencapai 50%.

Rudi juga menyampaikan kepada Komisi VI DPR RI, dalam penanganan Covid-19 industri yang ada selalu dijaga. “Yang terpenting mereka selalu mematuhi protokol kesehatan Covid-19, dan sampai hari ini industri di Batam masih berjalan dan bertambahnya orderan dari negara luar,” kata Muhammad Rudi.

Terkait pembangunan infrastruktur di Batam, Muhammad Rudi juga menyampaikan kepada Komisi VI bahwa saat ini pembangunan masih tetap berjalan, antara lain pembangunan pelabuhan Batu Ampar, dan pembangunan taxiway dan apron logistic bandara Hang Nadim.

“Bahkan sekitar 1 bulan yang lalu, KEK Maintenance Repair dan Overhaul di Hang Nadim Batam telah distujui Menko Perekonomian,” papar Muhammad Rudi. (Ril)

23 Maret 2020

BPR Dana Nusantara Beri Bantuan Pencegahan COVID-19

 
Dinamika Kepri, Batam - PT. Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Dana Nusantara menyerahkan sumbangan dana sebesar Rp100 juta kepada Badan Pengusahaan (BP) Batam yang akan digunakan untuk pencegahan penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Batam.

Tidak hanya itu, PT BPR Danamas dan PT BPR Kepri Batam turut menyumbang masing-masing Rp30 juta dan Rp25 juta, sehingga total donasi adalah Rp.155 juta.

Bantuan tersebut diserahkan oleh masing-masing perwakilan dari BPR dan diterima langsung oleh Walikota Batam / Kepala BP Batam Muhammad Rudi, pada Senin (23/3) pagi di Dataran Engku Puteri Batam Center.

Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut antara lain Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Batam Gustian Riau, Kepala Biro Keuangan BP Batam Siswanto, Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi BP Batam Lilik Lujayanti serta Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol Dendi Gustinandar.

Presiden Direktur PT BPR Dana Nusantara Winoto Sumitro, mengatakan, ia dan tim tergugah untuk ikut menyalurkan donasi setelah Kepala BP Batam mengumpulkan para pengusaha untuk menggalang dana pada Rabu (18/3) lalu di Golden Prawn.

Dengan donasi ini, pihaknya berharap penanggulangan Covid-19 di Batam dapat dimaksimalkan dan roda ekonomi di Batam kembali berjalan normal.

“Batam adalah rumah kita semua, tempat kita mencari nafkah. Tentunya kami berharap dengan donasi ini dapat meringankan beban Pemerintah Daerah untuk menekan penyebaran Covid-19 di Batam,” kata Winoto.

Walikota Batam / Kepala BP Batam Muhammad Rudi, mengapresiasi inisiasi yang dilakukan oleh ketiga BPR tersebut. Ia mengatakan dana ini akan digunakan BP Batam maupun Pemerintah Kota Batam untuk menekan penyebaran Covid-19 di Batam, di antaranya untuk membeli Alat Pelindung Diri (APD) untuk tenaga medis maupun pasien yang positif terjangkit Covid-19.

Muhammad Rudi menambahkan Pemerintah Daerah telah membentuk Gugus Tugas sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 9 Tahun 2020 Tentang Perubahan Atas Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 Tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Ia mengatakan, biaya kegiatan tersebut akan dibebankan pada APBN dan APBD.

“Saat ini APBN memang ada di Kementerian Kesehatan. Namun untuk operasional kegiatan tentunya akan diserahkan pada APBD masing-masing. Jika APBD tidak cukup, pasti kegiatan penanggulangan ini akan terhambat. Untuk itulah saya kumpulkan para pengusahan pada Rabu lalu untuk menggalang dana terkait penanggulangan Covid-19 di Batam,” jelas Rudi.

Rudi juga menjelaskan, seminggu lalu pihaknya telah mulai menyisir sejumlah wilayah untuk mengetahui kemungkinan warganya yang terjangkit infeksi corona dan memerintahkan menghentikan sementara kegiatan-kegiatan keramaian di beberapa lokasi. Kegiatan penyisiran dilanjutkan hari Senin ini (23/3/2020) untuk menyisir seluruh Kecamatan dan Kelurahan di Batam.

“Ini juga akan butuh biaya, baik bagi warga yang akan diperiksa maupun warga yang tengah dirawat karena terindikasi Covid-19. Nah, untuk itu kami telah menyiapkan lokasi karantina, yakni Asrama Haji dan Rusun milik BP Batam dan Pemko Batam di Sagulung. Tentu ini juga membutuhkan biaya untuk operasionalnya,” kata Rudi.

Rudi menargetkan pada dua minggu ke depan, Kota Batam akan bersih dari Covid-19 dan aktivitas akan berjalan normal seperti biasa. Namun, Ia menegaskan, meski dana yang dihimpun melebihi target yang ditentukan, hal tersebut akan sia-sia apabila warga Batam tetap melanggar himbauan pemerintah untuk berdiam diri di rumah dan menghindari keramaian.

“Masyarakat harus kompak untuk tidak melakukan kegiatan yang tidak perlu di luar rumah. Bila memang harus bekerja, silahkan. Namun setelah bekerja, langsung pulang ke rumah dan istirahat. Gunakan masker dan cuci tangan sesering mungkin. Walau anggaran yang tersedia minim, tapi masyarakat kompak ini lebih baik. Daripada anggaran banyak, tapi masyarakat tidak kompak, tentunya ini tidak baik untuk kita semua,” kata Rudi.

Ia juga mengimbau kepada para pengusaha untuk turut mengambil andil dalam penggalangan dana pencegahan penyebaran Covid-19 agar stabilitas Kota Batam kembali berjalan normal. (rud)

26 Maret 2020

Isdianto Serahkan Bantuan Uang dan APD untuk Penanganan Covid-19 ke Pemko Batam

 
Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Plt Gubernur Kepri, H. Isdianto menyerahkan bantuan keuangan untuk penanganan Covid-19 kepada Pemerintah Kota Batam dan Alat Pelindung Diri (APD) pada rumah sakit se-kota Batam, di Dataran Engku Putri, Batam, Rabu (25/3).

Bantuan keuangan untuk Pemko Batam tersebut berjumlah R 2 pmiliar. Sedangkan bantuan ADP berjumlah 950 buah dengan jumlah  bervariasi setiap rumah sakit. Sementara untuk seluruh Kepri sementara ini mendapat 2.000 APD dari Jakarta.

“Bantuan APD ini baru saja datang dari pemerintah pusat kemaren, dan hari ini kami langsung membaginya kepada tujuh kabupaten/kota se Kepri . Saya tahu jumlah ini belum memadai, tetapi cukup membantu para Nakes dalam bekerja. Begitu juga  bantuan keuangan untuk kota batam, saya tahu belum seberapa jumlahnya bila dibanding dengan kondisi Kota Batam saat ini, ” ujar Isdianto.

Isdianto menyebutkan, bantuan dari pemerintah pusat baru sampai 2000 APD. Jumlah tersebut masih belum cukup dalam penanganan Covid-19. Maka itu, Kepri kembali menyurati Presiden RI untuk bantuan 5000 APD lagi. Sampai saat ini Pemprov Kepri sendiri masih mencari tempat yang tepat untuk memesan APD. Dana untuk pembelian APD sudah disiapkan.

Pemprov Kepri dan Walikota/Bupati se Kepri saat ini terus berusaha melakukan gerak cepat dalam penanganan covid-19 agar tidak menyebar dan memakan korban lebih banyak lagi.

“Percayalah kami provinsi tidak akan tinggal diam. Kami akan terus mencari bantuan, baik dari pusat maupun dari pengusaha dan donatur. Kami juga mengajak semua masyarakat Batam juga ikut serta membantu penanganan Covid-19 ini. Dalam bentuk apa saja,” ajak Isdianto.

Saat ini, kata Isdianto Kota Batam, Karimun dan Tanjungpinang  sedang menghadapi masalah kedatangan warga dari Johor. Dan jumlah mereka yang datang bukan warga Kepri saja tetapi juga dari Pekanbaru dan Dumai. Sementara saat ini Pekanbaru dan Dumai sudah menutup orang yang masuk (Lockdown)  ke wilayahnya. Kepri pun akan berencana melaukan lockdown untuk kedatangan dari luar negeri.

Selain itu, Isdianto juga berpesan kepada para nakes, apabila ada keluhan agar menyampaikannya langsung kepada pemerintah agar segera bisa ditanggapi dan dicarikan solusi.

Sementara itu, Walikota Batam H. Muhammad Rudi mengucapkan terima kasih atas  bantuan keuangan yang diberikan Pemprov Kepri. Uang tersebut sangat berarti dalam kondisi sulit penanganan Covid-19 ini.

“Seberapa pun jumlah uang bantuan saat ini untuk kami di Kota Batam sangat berarti. Bahkan bermiliarpun masih juga belum cukup karena mengingat resiko sebaran yang luas di Kota Batam,” ungkap H. Muhammad Rudi dengan suara serak menahan tangis.

Selain bantuan keuangan dan APD, Rudi juga meminta bantuan dokter dari pemprov Kepri karena seluruh dokter di Batam sudah dikerahkan semua.

Rudi juga menghimbau kepada masyarakat Batam untuk turut membantu pemerintah dalam penanganan Covid-19, mulai dari uang maupun APD dan alat-alat kesehatan lainnya yang dibutuhkan.

Rudi menyebutkan, bantuan juga telah diberikan oleh para pengusaha Kota Batam dan telah terkumpul Rp.14 miliar. Target para pengusaha tersebut mencapai Rp20 miliar. Bantuan tersebut akan digunakan dalam membeli beberapa alat dan termasuk memberikan insentif bagi dokter.

Saat ini Pemko Batam baru saja membeli alat tes Covid-19 dan pengunaannya masih dalam pembahasan.

Jumlah dana tersebut diperkirakan masih belum mencukupi. Untuk itu Rudi berencana akan membahas anggaran dengan DPRD Kota Batam agar ada kebijakan anggaran untuk penanganan Covid-19 ini.

“Kita fokus dulu dalam penuntasan wabah ini. Biarlah kita tidak melakukan pembangunan apapun sepanjang tahun ini, asal wabah ini tuntas kita lakukan,” tukas Rudi.

Sejauh ini, lanjut Rudi tim Pemko Batam sejak Sabtu (21/3)  telah melakukan  penyisiran pada masyarakat. Termasuk di tempat-tempat keramaian. Pengusaha yang masih membandel, akan dicabut izinnya.

Dari hasil sisiran tersebut, didapat 2000 orang mengalami gangguan demam, muntah, mual dan berbagai keluhan lainnya.

Untuk Rumah Sakit, selain yang sudah ditetapkan, Rudi juga telah menyiapkan dua tower masing-masing milik Pemko Batam dan BP Batam dengan kapasitas 400 orang.

Rumah Sakit BP Batam yang lama juga disiapkan untuk pasien Covid-19. Termasuk menyiapkan Tumenggung Abdul Jamal apabila terjadi ledakan yang terpapar wabah.

Hadir pada kesempatan tersebut Sekda Kepri H TS Arif Fadillah, Wakil Ketua III DPRD Kepri Tengku Afizal Dahlan, Korem 033/ Wira Pratama Brigjen Gabriel Lema, Wakapolda Kepri Brigjen Yan Fitri,  Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, Sekda Kota Batam Jefridin, FKPD Kepri dan Kota Batam, Kepala Rumah Sakit se-Kota Batam, para Kepala OPD terkait Kepri dan Kota Batam.


(Hms)

27 Februari 2020

Bahas Evaluasi APBN, Rudi Pimpinan BP Batam Hadiri RDP Komisi VI DPR-RI

 
H. Muhammad Rudi (tengah).

Dinamika Kepri, Jakarta - Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Muhammad Rudi menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat RI, Kamis, (27/02/2020)

Pada pertemuan tersebut, membahas Evaluasi Pelaksanaan APBN BP Batam Tahun Anggaran 2019 dan Roadmap BP Batam Tahun Anggaran 2020-2024.

Turut hadir, Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto, Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam Wahjoe Triwidijo, Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam Enoh Suharto Pranoto, beserta jajarannya.

Rapat ini dibuka langsung oleh Wakil Ketua/F-PGolkar GDE Sumarjaya Linggih didampingi Wakil Ketua/F-PNasdem Martin Manurung, dan dihadiri oleh para anggota Komisi VI DPR RI, (26/2) di Gedung Nusantara I DPR RI, Jakarta Pusat.

Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto dalam kesempatan pertama menjelaskan realisasi penyerapan anggaran BP Batam Tahun 2018-2019 yang mengalami peningkatan kepada para anggota Komisi VI DPR RI.

“Untuk Tahun Anggaran 2019 realisasi belanja Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) BP Batam sampai dengan tanggal 31 Desember 2019 adalah sebesar Rp1.565 miliar atau 75,83 persen dari alokasi awal yakni Rp 2.064 miliar. Realisasi tersebut lebih tinggi 14,35 persen dari realisasi tahun 2018, yakni 66,90 persen,” jelasnya.

Sedangkan menurut data dari Online Single Submission (OSS), tercatat sebanyak 83 perusahaan dengan total investasi US$ 229,3 juta, yang menyerap lebih dari 7.600 tenaga kerja untuk Investasi Baru Tahun 2019.

Adapun penyebab kurang maksimalnya daya serap anggaran pada Tahun Anggaran 2019 dikatakan Purwiyanto didasari oleh beberapa hal, yakni adanya penghematan belanja pegawai BP Batam dan beberapa anggaran di antaranya merupakan anggaran proyek infrastruktur seperti Pelabuhan Laut, Bandara Internasional Hang Nadim, serta pengembangan Sewerage System.

Oleh karena itu, Purwiyanto mengatakan, Kepala BP Batam beserta para Deputi telah menyusun roadmap 2020-2024 BP Batam sebagai langkah strategis guna memaksimalkan daya serap anggaran BP Batam.

Adapun roadmap tersebut berlandaskan agenda kelima Presiden dan Wakil Presiden RI, yaitu Transformasi Ekonomi yang berfokus kepada upaya transformasi dari sumber daya alam menjadi daya saing manufaktur dan jasa modern.

“Fokus pengembangan kami terdapat pada empat sektor strategis. Pertama, industri manufaktur yang memiliki nilai tambah tinggi, seperti industri smartphone dan kedirgantaraan. Kedua, industri jasa seperti Maintenance Repair Overhaul (MRO) pesawat dan kapal, serta shipyard Ketiga, pengembangan logistik, seperti e-commerce dan transshipment. Dan yang terakhir, industri pariwisata,” terang Purwiyanto.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BP Batam Muhammad Rudi, mengatakan BP Batam telah melakukan langkah-langkah strategis, dua di antaranya adalah pelaksanaan Sosialisasi Peraturan Kepala (Perka) Tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Lahan, serta akan berkoordinasi dengan Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengenai optimalisasi implementasi OSS di Batam.

“Baru saja kemarin (Rabu, 26/2) kami melakukan sosialiasi Perka BP Batam Nomor 3 Tahun 2020 Tentang Penyelenggaraan Pengelolaan Lahan, yang memuat proses untuk mendapatkan lahan dan membayar Uang Wajib Tahunan (UWT) yang baru,” katanya.

Ia melanjutkan, sebelum Perka BP Batam ini terbit, ada empat belas dokumen yang harus dilengkapi oleh Pemohon untuk mendapatkan lahan di Batam. Namun kini, pesyaratan tersebut telah disederhanakan dan dipermudah. Selain itu, proses dokumen dapat dilakukan secara mobile, sehingga Pemohon dapat melacak dokumen melalui perangkat telepon genggam.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan BKPM untuk melaksanakan Memorandum of Understanding (MoU) untuk proses OSS agar bisa terhubung langsung dengan BP Batam, dan mudah-mudahan dapat terlaksana untuk mempermudah proses investasi di Batam,” tambahnya.

BP Batam juga telah melakukan lelang Bandara Hang Nadim, yang saat ini sebanyak tujuh perusahaan telah lolos Prakualifikasi Lelang.

Selain itu, Rudi juga mengungkapkan, pada Bulan Mei mendatang pemenang tender sudah bisa diumumkan untuk pelaksanaan pembangunan Bandara Internasional Hang Nadim.

Selain itu, Pelabuhan Bongkar Muat Batu Ampar juga diproyeksikan Bulan Maret mendatang akan memulai proses revitalisasi, sebagai hasil kesepakatan antara BP Batam dengan Konsorsium PT Pelindo II bersama PT Pelindo I dan PT Persero.

“Kami berharap kritik dan masukan yang telah disampaikan dapat menjadi pedoman kami untuk membangun Batam menjadi kota tujuan investasi kita bersama,” tutup Kepala BP Batam.(Ril)

02 Oktober 2019

Edy Putra Irawadi Pamit ke HM. Rudi Titip Pegawai BP Batam Supaya Disayangi

 
Suasana penandatanganan Sertijab Pimpinan Badan Pengusahaan Batam, di lantai III Gedung BP Batam, Rabu (2/10/2019) sore.

Dinamika Kepri, Batam - Setelah usai melakukan penandatanganan Serah Terima Jabatan (Sertijab), dalam kata sambutannya, selain berpamitan, mantan Kepala BP Batam, Edy Putra Irawadi juga menitipkan kurang lebih 2700 pegawai Batam kepada Walikota Batam, Muhammad Rudi Ex-Offocio Kepala Batam, Rabu (2/10/2019).

Ia berharap agar pegawai BP Batam yang dititipkannya disayangi oleh Kepala Batam yang baru. Selain itu, Edy Putra Irawadi  juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada tim HM.Rudi yang akan memimpin BP Batam.

Tak hanya itu, Edy Irawan juga mewarisi progres pekerjaan yang sebelumnya dikerjakannya agar dilanjutkan sebagaimana keinginan pemerintah pusat . Ia juga meminta agar seluruh pegawai BP dapat bekerja sama dengan pemimpin BP Batam yang baru

Menjawab itu, dalam kata sambutannya, HM. Rudi berjanji tidak akan membedakan-bedakan perlakuan antara pegawai Pemko Batam dan pegawai BP Batam.

Senada dengan Edy Irawan, HM Rudi juga mengajak seluruh pegawai BP Batam untuk saling berkerja sama sesuai tupoksi masing-masing untuk membangun Kota Batam.

Sedangkan untuk menghindari isu-isu negatif yang mungkin saja akan terjadi, HM. Rudi dengan tegas mengatakan, jangan langsung mempercainya dan bisa langsung menanyakan kepadanya.

Tim Ex-Officio BP Batam (F/Ist).
Selain itu, kepada seluruh pegawai BP Batam, HM.Rudi juga mengingatkan, agar tidak mudah sakit hati.

"Jika ada persoalan terkait suatu pekerjaan, siapa yang mengerjakannya, itu yang saya panggil. Saya berharap bagi yang merasa atasan dari orang yang saya panggil, jangan langsung merasa sakit hati seperti merasa dilangkahi, jangan, kenapa? artinya supaya lebih menghemat waktu. Nanti setelah itu baru saya akan memanggil atasannya," kata Rudi mengingatkan.

Sebelum mengakhiri kata sambutannya, HM. Rudi juga mengatakan, bahwa Presiden RI,  Joko Widodo memberinya waktu selama 4 bulan untuk membawa perubahan bagi Kota Batam.

Kepada seluruh pegawai BP Batam maupun undangan yang hadir pada acara Sertijab ini, Walikota Batam Muhammad Rudi, sebagai Ex-Officio Kepala Batam juga memperkenalkan Purwiyanto sebagai Wakil Kepala, Wahjoe  Triwidijo Koentjoro sebagai Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Sudirman Saad sebagai Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Investasi, dan Shahril Japarin sebagai Anggota Bidang Pengusahaan.

Turut hadir pada Sertijab ini, selain dihadiri seluruh pegawai BP Batam, Kepala Dinas dari lingkungan Pemko Batam dan Wakil Walikota Batam, juga dihadiri mantan Ketua Otorita Batam yang juga mantan Gubernur Kepulauan Riau pertama, Drs. H. Ismeth Abdullah. (Ag)

08 Agustus 2019

Berbagi di Idul Adha, PLN Batam Salurkan 50 Ekor Hewan Kurban ke Masyarakat

 
Dinamika Kepri,  Batam -Dalam menyambut Idul Adha 1440 H / 2019 tahun ini, melalui CSR bright PLN Batam menyalurkan 50 ekor hewan kurban, diantaranya 12 ekor Sapi dan 38 ekor kambing.

Penyerahan tersebut berlangsung di Penangkaran Hewan, Sungai Temiang, Batam,  Kamis (8/8/2019)

Dalam acara penyerahan secara simbolis hewan kurban ini, Direktur Utama bright PLN Batam, Dadan Kurniadipura mengatakan, setiap tahun PLN Batam menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat Batam dan sekitar yang termasuk di wilayah usaha PLN Batam.

“Setiap hari raya kurban, kami memberikan Sapi dan Kambing kepada masyarakat. Untuk tahun ini, kita salurkan secara keseluruhan berjumlah 50 ekor, yaitu 12 Sapi dan 38 Kambing, untuk wilayah Batam 7 Sapi dan 16 Kambing, dan untuk MPP yang tersebar kita salurkan 5 Sapi dan 22 Kambing. Program ini bagian dari memperlancar pelayanan PLN Batam,” ujar Dadan.

Dadan menjelaskan, hewan kurban yang diberikan bright PLN Batam kepada masayarakat itu ialah merupakan titipan dari Yang Maha Kuasa.

“Hal ini adalah kewajiban bagi kami dan bagi perusahaan karena dari sebagian pendapatan yang diterima perusahaan terdapat hak-hak masyarakat yang harus kami berikan," tutur Dadan.

Pada kesempatan tersebut Dadan juga menyampaikan bahwa kondisi kelistrikan Batam – Bintan saat ini tercukupi meskipun ada beberapa pembangkit yang mengalami gangguan.

Hewan kurban tersebut  di distribusikan di 4 wilayah area pelayanan pelanggan (Batam Centre, area Tiban, Batua Aji dan Nagoya) masing-masing disalurkan kepada masyarakat kurang mampu ataupun masjid yang ada di sekitar wilayah area pelayanan tersebut.

Selain di wilayah Batam, bright PLN Batam juga menyalurkan hewan kurban ke luar Batam yang termasuk MPP (Mobile Power Plant) tersebar di 8 lokasi di Indonesia.

Salah satu Tokoh Masyarakat Tanjung Riau, Sunaryo perwakilan penerima hewan kurban mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang besar/luar biasa terhadap bright PLN Batam.

 “Pada momen Hari Raya Idul Adha ini program CSR bright PLN Batam sangat menyentuh kepada dasar masyarakat, dengan berbagi berkah hewan kurban kepada kami masyarakat yang tersebar di wilayah Batam," ujar Sunaryo.

 “Semoga perusahan lain, baik BUMN maupun swasta juga dapat melakukan hal yang sama seperi yang dilakukan oleh bright PLN Batam," tambahnya lagi.

Di tempat yang sama, perwakilan masyarakat penerima kurban dari Kampunng Terih, Nongsa, Muhammad Asik juga menyampaikan, ucapkan terima kasih kepada PLN Batam atas penyaluran hewan kurban untuk masyarakat Kampung Terih.

“Kita mengucapkan terima kasih banyak kepada PLN Batam atas bantuan hewan kurban ini, PLN Batam juga sudah banyak melakukan perubahan dari tahun 2012 untuk pelayanan ke masyarakat Kota Batam. Mari kita berpikir yang baik kepada PLN, karena PLN Batam akan berbuat yang terbaik juga untuk Masyarakat Batam,” tutup Muhammad Asik mengakhiri. (Ril)

07 Agustus 2019

Dadan Kurniadipura: Kondisi Pemulihan Sistem Kelistrikan di Batam Meningkat

 
Direktur Utama bright PLN Batam, Dadan Kurniadipura.

Dinamika Kepri, Batam - Kebutuhan energi listrik di wilayah Batam terus meningkat, dengan bright PLN Batam selaku salah satu penyedia ketenagalistrikan di Pulau Batam, terus berkomitmen untuk melayani dan menyediakan energi listrik bagi seluruh pelanggan dan masyarakat Batam.

Daya terpasang pembangkit  existing 550 MW (kapasitas instal pembangkit milik PLN Batam dan IPP- independent Power Producer) tidak termasuk pembangkit yang ada di Pulau Bintan.

Daya pembangkit ini sebenarnya cukup dengan cadangan yang besar memenuhi kebutuhan listrik beban puncaknya (BP) sistim kelistrikan Batam-Bintan sebesar 450-460 MW, namun sekarang ini ada gangguan pembangkit yaitu Gas Turbin PLTGU PLN Batam di Tanjung Uncang dan Gas Turbin PLTGU PT DEB di Panaran.

Direktur Utama bright PLN Batam, Dadan Kurniadipura mengatakan bahwa dalam kondisi normal reserve margin bright PLN Batam masih ada sekitar 90-100 MW. Reserve Margin ini cukup besar.

“Minimal reserve margin atau cadangan yang harus dimiliki oleh bright PLN Batam adalah sebesar daya mampu pembangkit paling besar. Saat ini pembangkit terbesar bright PLN Batam adalah PLTU Tanjung Kasam sebesar 2x55 MW. Jadi cadangan minimal yang harus dimilki bright PLN Batam adalah 55 MW.  Jika dibandingkan dengan reserve margin bright PLN Batam disaat kondisi normal cadangan dayanya masih berlebih," tutur Dadan, Rabu (7/8).

“Namun kondisi saat ini terjadi gangguan dua pembangkit besar yang waktunya secara bersamaan yaitu Gas Turbin PLTGU Tanjung Uncang yang menyebabkan daya mampu pembangkit berkurang sebesar 60 MW dan Gas Turbin PLTGU DEB di Panaran yang menyebabkan kemampuan pembangkit turun sebesar 40 MW, sehingga total kemampuan pembangkit di Batam turun sebesar 100 MW. Kondisi tersebut menyebabkan reserve margin atau cadangan daya pembangkit sangat minim atau daya mampu pembangkit  hampir sama dengan kebutuhan listrik di Pulau Batam dan Pulau Bintan," kata Dadan.

Mewakili manajemen bright PLN Batam, Dadan Kurniadipura berharap masyarakat dapat mengerti kondisi bright PLN Batam dan mohon maaf atas ketidaknyamannannya. Dadan juga menjelaskan untuk menghindari terjadinya pemadaman, salah satu langkah yang dilakukan bright PLN Batam adalah dengan mengoperasikan PLTD berbahan bakar HSD/MFO dan juga meminta ke PLN Tanjung Pinang untuk mengoperasikan PLTD HSD mereka disamping itu PLTU CTI 2x12,5 MW diharapkan dapat beroperasi secara kontinyu.

“Sebenarnya mengoperasikan PLTD HSD ini menyebabkan kerugian bagi bright PLN Batam karena biaya operasi pembangkit ini sangat mahal semetara PLN Batam tidak mendapat subsidi. Tapi demi menghidari atau meminimalisir pemadaman hal ini tetap kami lakukan. Untuk memperkuat cadangan daya bright PLN Batam sedang memperbaiki pembangkit-pembangkit yang ada. Kami mohon doanya mudah-mudahan minggu kedua September semua sudah selesai dan normal kembali”, imbuhnya lagi.

Sementara itu jika terjadi pemadaman melebihi dari yang telah dideklarasikan pada Tingkat Mutu Pelayanan (TMP), bright PLN Batam akan memberikan kompensasi sebagaimana diatur dalam  Peraturan Gubernur nomor 22 Tahun 2017 yaitu sebesar 10 persen dari biaya beban atau rekening minimum pemakaian listrik pelanggan. Penerapan ini diberlakukan untuk rekening bulan berikutnya.

“Untuk kompensasi akibat pemadaman yang terjadi akan kami hitung sesuai dengan mekanisme yang berlaku dalam hal ini Pergub nomor 22 Tahun 2017 berdasarkan beberapa indikator TMP. Sebagai contoh pada semester I tahun 2019 bright PLN Batam telah mengeluarkan kompensasi sebesar Rp. 922.094.131 yang diberikan kepada 68.636 pelanggan, dan kami selalu melaporkan realisasi TMP kami kepada pemerintah provinsi Kepri sebagai regulator," tutup Dadan. (Ril)

16 November 2020

PT Hitachi Transport System Jajaki untuk Berinvestasi di Kota Batam

 

PT Hitachi Transport System Jajaki untuk Berinvestasi di Kota Batam
Purnomo Andiantono bersama Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis, Fesly Abadi Paranoan.

Dinamika Kepri, Jakarta - Kantor Perwakilan BP Batam di Jakarta menggelar pertemuan bersama PT Hitachi Transport System (HTS), Senin (16/11/2020) di ruang rapat Kantor Perwakilan BP Batam di Jakarta.

Hadir dalam pertemuan, Presiden Direktur PT Hitachi Transport System, Sakamoto Katsuhige, Manager Area Kantor Pusat PT Hitachi Transport System, Goto Hidenari dan General Manager, Tri Sonny Parentafossa.


Jajaran HTS ditemui langsung oleh Kepala Kantor Perwakilan BP Batam di Jakarta, Purnomo Andiantono bersama Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis, Fesly Abadi Paranoan dan General Manager Pelabuhan Penumpang BP Batam, Ferry Wise Manullang beserta jajaran.


Turut hadir dalam kegiatan melalui daring/virtual, Direktur Pelayanan Lalu Lintas Barang dan Penanaman Modal, Harlas Buana, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol, Dendi Gustinandar dan Kasubdit Pelayanan Penanaman Modal, Wildan Arief.



Kepala Kantor Perwakilan BP Batam di Jakarta, Purnomo Andiantono mengatakan, BP Batam sangat mendukung investasi di bidang logistik, mengingat seluruh industri beserta hasil produksinya di Batam tidak terlepas dari kegiatan ekspor dan impor, sehingga adanya perusahaan logistik di Batam mampu membawa perubahan besar pada perekonomian di Batam. 


“Saat ini, kegiatan logistik di Batam masih sangat bergantung kepada Singapura. Jumlah ekspor dari Batam ke negara tujuan masih minim, sehingga kemungkinan terjadi double handling dan penambahan tarif sangat besar,” ujar Andiantono.


Pihaknya berharap, bila PT Hitachi Transport System resmi bergabung menjadi salah satu penanam modal di Batam, maka tentu akan semakin mendukung kegiatan logistik di Batam.


PT Hitachi Transport System merupakan perusahaan logistik yang berbasis di Tokyo, Jepang, dengan aktifitas mencakup logistik dari hulu ke hilir, mulai dari supplier, pergudangan, manajemen logistik berupa pembelian hingga pendistribusian, konsultan, dan kegiatan logistik lainnya. 


General Manager, Tri Sonny Parentafossa, mengatakan, sistem jasa logistik yang ditawarkan adalah Third Party Logistics (3PL), di mana PT Hitachi Transport System yang akan menjalankan proses logistik dari awal hingga akhir kepada perusahaan manufaktur di Batam.


“Salah satu alasan kami ingin berinvestasi di Batam adalah permohonan langsung dari klien PT Hitachi Transport System yang saat ini sudah beroperasi di Batam, kepada tim kami di Jepang. Selain itu, kami ingin melakukan ekspansi di Batam, setelah mendengar citra BP Batam yang sangat baik di sektor investasi,” ujar Sonny.


Menurutnya, Batam memiliki banyak kelebihan bagi para investor yang berinvestasi di Batam, dengan dukungan fasilitas investasi yang mumpuni oleh pemerintah. 


Selain itu, dari pertemuan-pertemuan bersama pihak pemerintah, Sonny mengakui, bahwa BP Batam sangat siap dan serius dalam menangani permasalahan investasi yang dibutuhkan oleh para calon penanam modal.


“Pertemuan ini semakin membuat kami semakin yakin untuk berinvestasi di Batam, karena PT Hitachi Transport System mendapatkan informasi yang cukup jelas. Untuk itu, kami sangat mengapresiasi komitmen BP Batam. Ini merupakan kabar baik untuk kantor pusat kami di Jepang,” kata Sonny. (Ril)

04 September 2019

Peringati HPN bright PLN Batam Sapa Pelanggan

 
Dinamika Kepri, Batam - Memperingati Hari Pelanggan Nasional (HPN) 2019 yang jatuh setiap 4 September, bright PLN Batam kembali menyapa pelanggan dan stakeholders yang tersebar di wilayah Batam. Hal ini dilakukan untuk meningkatkan dan menjalin hubungan yang baik, sekaligus mengapresiasi para pelanggan yang selama ini menggunakan layanan bright PLN Batam.

Mengusung tema "Senyum Pelanggan Indonesia Benderang", kegiatan HPN tahun ini dilakukan dengan mendengar langsung suara pelanggan dan mengunjungi kantor pelayanan yang tersebar pada wilayah Batam, diantaranya Batam Center, Nagoya, Tiban dan Batu Aji.

Bukan hanya di Batam kegiatan HPN ini juga dilaksanan di seluruh Unit PT PLN Persero yang ada di seluruh Indonesia dengan tujuan yang sama yaitu sebagai peran serta PLN dalam event Hari Pelanggan Nasional, mendekatkan PLN dengan pelanggan dan masyarakat serta meningkatkan kepercayaan konsumen kepala PLN.

Dalam acara pelepasan rombongan yang akan melakukan kunjungan, Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha bright PLN Batam, Buyung Abdul Zalal mengatakan momen HPN merupakan momen tepat bagi bright PLN Batam untuk terus meningkatkan hubungan dengan pelanggan.

“Dengan mendengarkan langsung suara pelanggan, bright PLN Batam diharapkan dapat lebih memahami kebutuhan pelanggan dan terus meningkatkan pelayanannya. Masukan dari para pelanggan kepada bright PLN Batam akan menjadi program kerja untuk perbaikan sekaligus mengapresiasi para pelanggan yang selama ini menggunakan layanan bright PLN Batam,” papar Buyung, Rabu (4/9/2019).

Selain diikuti Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha, Direktur Operasi bright PLN Batam, Awaluddin Hafid juga mengikuti rombongan yang turun langsung ke pelanggan.

Dalam kunjungannya ke Kantor Pelayanan wilayah Batu Aji, Awaluddin mendengar langsung keluhan dari masyarakat terkait pelayanan bright PLN Batam yang menurun belakangan ini.

“Mewakili segenap manajemen bright PLN Batam, kami mohon maaf atas terjadinya gangguan pelayanan bright PLN Batam kepada pelanggan semua. Hal tersebut terjadi semata-mata karena gangguan mesin pembangkit yang juga tidak kami inginkan,” imbuh Awal.

Awal menjelaskan bahwa komponen mesin pembangkit yang mengalami kerusakan sedang dalam proses pengiriman dari luar negeri dan dalam waktu dekat pembangkit tersebut dapat beroperasi kembali.

Mungkin timbul pertanyaan dari pelanggan, kenapa harus menggunakan mesin yang komponennya dari luar negeri dan dalam waktu dekat pembangkit yang gangguan tersebut dapat beroperasi kembali.

Pada kesempatan tersebut Awal juga mengatakan bahwa bright PLN Batam tetap berkomitmen untuk selalu berupaya untuk segera menyelesaikan permasalahan tersebut sehingga dapat kembali memberikan pelayanan pasokan listrik yang handal kepada masyarakat di Batam.

Dalam peringatan HPN tahun ini, bright PLN Batam juga memberikan apresiasi kepada pelanggan yang melakukan pembayaran listrik, sambung baru, ubah daya dan lainnya yang sedang berada di kantor pelayanan. Apresiasi tersebut berupa souvenir dan cinderamata dari bright PLN Batam.

Selain mengunjungi kantor area pelayanan tersebar, Direksi bright PLN Batam juga mengunjungi sejumlah pelanggan TM (tegangan menengah) atau industri, antara lain,yakni PT Samator Indonesia, PT Batam Technic/Hanggar Lion Air, Hotel dan Apartemen Aston, PT Satnusa Persada, PT Cipta Adil, PT Pertama Pacific Shipyard, PT Duta Surya Sukses dan PT Nusa Rizqi.

Bright PLN Batam juga menyambut baik kritik dan testimoni serta saran dari beberapa pelanggan, baik pelanggan tegangan menengah maupun pelanggan tegangan rendah, semoga dengan kritik dan saran dari pelanggan akan menambah semangat kerja semua insan bright PLN Batam dalam memberikan pelayanan yang lebih memuaskan kepada masyarakat dimasa yang akan datang. (Ril)

23 November 2020

BP Batam Gelar Sosialisasi Pengembangan Kawasan Pelabuhan Bebas

 
Badan Penguasahaan (BP) Batam, melalui Kantor Perwakilan Badan Pengusahaan (BP) Batam, menggelar sosialisasi internal mengenai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam.
Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro.

Dinamika Kepri, Bogor - Badan Penguasahaan (BP) Batam, melalui Kantor Perwakilan Badan Pengusahaan (BP) Batam, menggelar sosialisasi internal mengenai Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam, Bintan, Karimun dan Tanjung Pinang (BBKT) di Swiss-Belhotel Bogor, Senin (23/11/2020). 


Sosialisasi yang juga dilakukan secara daring melalui zoom meeting tersebut dibuka oleh Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro dengan menghadirkan Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar dan Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis, Fesly Abadi Paranoan, sebagai narasumber.



Kepala Kantor Perwakilan Badan Pengusahaan (BP) Batam, Purnomo Andiantono, dalam laporannya mengatakan, kegiatan ini merupakan program setiap tahun yang dilaksanakan oleh unit kerja Kantor Perwakilan BP Batam, yang tujuannya adalah untuk memberikan informasi terkini untuk karyawan/karyawati di lingkungan BP Batam.


“Ini merupakan program setiap tahun yang dilaksanakan oleh unit kerja Kantor Perwakilan BP Batam, di mana maksud dan tujuannya adalah untuk memberikan informasi terkini/updating dan menambah wawasan karyawan/karyawati di lingkungan BP Batam, terutama Kantor Perwakilan BP Batam,” ujar Purnomo Andiantono.


Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam, Wahjoe Triwidijo Koentjoro, dalam sambutannya mengatakan, upaya pemerintah untuk mempercepat pemulihan ekonomi nasional, salah satunya dengan meningkatkan iklim investasi dan bisnis di Batam. Hal ini dituangkan dengan penyusunan Master Plan Percepatan Pengembangan Kawasan Batam, Bintan, Karimun dan Tanjungpinang (BBKT). 


Sesuai arahan Presiden untuk melakukan integrasi pengembangan dan pengelolaan Kawasan BBKT dengan tujuan untuk peningkatan investasi, arus barang dan penumpang, kunjungan wisatawan dan penguatan kelembagaan. 


“Batam difokuskan sebagai hub logistic internasional, industri kedirgantaraan, industry light and valuable (high tech), industry digital dan kreatif, international trade, dan finance centre serta pariwisata. Dengan dilaksanakannya acara sosialisasi ini dengan tema Konsep Kelembagaan, Renstra dan Peran Kawasan BBKT, diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan karyawan/karyawati di lingkungan BP Batam, terutama di lingkungan Kantor Perwakilan BP Batam Jakarta,” ujar Wahjoe Triwidijo Koentjoro.


Adapun materi yang disampaikan oleh narasumber dalam sosialisasi ini, Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol BP Batam, Dendi Gustinandar menyampaikan paparan dengan tema Batam Updates dan Kepala Pusat Perencanaan Program Strategis, Fesly Abadi Paranoan, menyampaikan materi tentang Renstra BP Batam dan Masterplan BBKT.  (Ril)

03 Oktober 2020

Terkait Ranperda RTRW yang Tak Kunjung Disahkan, Nuryanto Minta Pemko dan BP Batam Bersinergi

 
Terkait Ranperda RTRW yang Tak Kunjung Disahkan, Nuryanto Minta Pemko dan BP Batam Bersinergi
Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, SH. (Foto: Parulian Sipayung)

Dinamika Kepri, Batam - Terkait Rancangan Perturan Daerah (Ranperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Batam 2020-2040 yang sampai saat ini belum juga disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda), Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, SH mengatakan itu terkandala karena adanya pandemik Covid-19.

"Seharusnya Ranperda Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kota Batam 2020-2040 itu sudah disahkan pada bulan Juni 2020 lalu, namun karena pandemik Covid-19 ya akhirnya terkendala," kata Nuryanto yang akrap disapa Cak Nur itu di ruang kerjanya, Jumat (2/10/2020).

Meski demikian, kata dia itu tak boleh berlarut dan akan mengupayakannya agar segera disahkan menjadi Perda.

"Tapi akan kita upayakan di tahun 2020 ini agar Ranperda RTRW Kota Batam 2020-2040 itu supaya disahkan menjadi Perda,” ujarnya.


Yang saat itu bersama Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda)  DPRD Kota Batam Jeffry Simanjuntak, Nuryanto mengatakan bahwa Pemko Batam dan BP Batam sudah Ex-officio sehingga kedua instansi tersebut harapnya bisa bersinergi, agar Ranperda RTRW Kota Batam 2020-2040 dapat diselesaikan dalam tahun ini.

Terkait komitmen, lanjutnya untuk dari pihak DPRD Batam tersendiri sudah menantanganinya supaya dapat segera diselesaikan.

“ Kita sudah tanda tangan bahwa kita akan komitmen menyelesaikan Ranperda RTRW Kota Batam segera diselesaikan,” jelasnya.

Kata dia lagi, sesuai informasi yang diterimanya dari Bapemperda DPRD Kota Batam, bahwa di mana setiap pembahasan Ranperda RTRW Kota Batam dilakukan, kedua instansi tersebut kadang ada tidak yang hadir.

Mengenai lambatnya Ranperda RTRW itu disahkan menjadi Perda, Nuryanto juga mengaku bahwa pihaknya (DPRD Kota Batam=red) kerap kali ditanya baik oleh pihak Pemerintah Provinsi Kepri maupun dari Kementerian.

"Ke kami pihak Pemprov dan Kementerian juga sering menanyakannya, mengapa Ranperda RTRW itu belum juga disahkan menjadi Perda," ungkapnya.

Ia berharap, baik dari pihak Pemko Batam maupun dari BP Batam punya keseriusan dan kesungguhan agar RTRW bisa segera disahkan menjadi Perda.

"Ya, dalam hal ini kami mengharapkan keseriusan dan kesungguhannya dari pihak Pemko Batam maupun dari BP Batam di mana agar Ranperda RTRW Kota Batam dapat diselesaikan. Karena sudah ex-officio, artinya sudah tidak ada lagi dualisme kepemimpinan. Harapan kami Pemko Batam dan BP Batam bisa bersinergi," pinta Nuryanto. (Ag)

06 September 2020

Bright PLN Batam Beri Apresiasi ke Pelanggan

 
Pelaku bisnis yang mendapat apresiasi dari bright PLN Batam

Dinamika Kepri, Batam - bright PLN Batam memberikan apresiasi kepada pelanggan. Pemberian apresiasi merupakan bentuk kepedulian kepada  pelanggan di Hari Pelanggan Nasional (HPN) tanggal 4 September 2020.

Rangkaian kegiatan dilakukan yaitu dengan berkunjung ke tempat beberapa pelanggan yang terpilih. Mereka yang terpilih dinilai dengan kriteria tertentu baik pelanggan bisnis, industri, rumah tangga dan sosial.

Salah satu kriteria pelanggan yang dikunjungi adalah pelanggan yang rutin membayar rekening listrik setiap awal bulan.

Direktur Bisnis dan Pengembangan Usaha bright PLN Batam, Buyung Abdul Zalal, mengatakan, bright PLN Batam kembali menyapa pelanggan dalam rangka mempererat keterikatan dan hubungan yang baik pelanggan dengan PLN Batam.

“Ini sebagai wujud PLN Batam hadir di tengah masyarakat juga untuk meningkatkan kembali kepercayaan pelanggan, mendengarkan suara pelanggan dan menunjukkan kepedulian kepada pelanggan,” ujarnya.

Ia menjelaskan, yang turut melakukan kunjungan bukan hanya petugas pelayanan saja. Tapi juga turut serta top managemen.

Pelaku sektor industri yang mendapat apresiasi dari bright PLN Batam
“Sehingga pelanggan dapat menyampaikan langsung ke pada top managemen terkait dengan produk dan layanan bright PLN Batam yang telah diberikan selama ini,” ujar Buyung.

Buyung menambahkan, dalam masa pandemi Covid-19, kunjungan ke pelanggan tetap dilakukan dengan memenuhi protokoler Covid-19, sesuai dengan anjuran pemerintah di lokasi pelanggan untuk selalu memakai masker dan melakukan social distancing.

Kata dia, bright PLN Batam menyadari, para pelanggan selain harus berjuang memerangi virus corona ini, juga tetap harus menjaga keberlangsungan usahanya di tengah beratnya tekanan ekonomi.

Keberpihakan bright PLN Batam kepada para pelanggan ini diwujudkan dalam program Gratis Naik Daya (Granada) yang berlangsung satu bulan penuh pada bulan Agustus 2020 kemarin.

Sementara itu, General Manager Hotel Aston, Yanuar Dedy menyambut baik kegiatan ini. Ia mengapresiasi langkah bright PLN Batam yang secara proaktif dalam memberikan pelayanan kepada konsumen.

“Pelayanan yang diberikan kepada kami selama ini cukup baik, petugas cepat merespon ketika kami mengalami permasalahan tentang kelistrikan, selalu memberikan solusi,” ujarnya.

Selain itu, Dedy juga memberikan masukan kepada bright PLN Batam agar terus meningkatkan pelayanannya.

Tidak hanya disaat hari pelanggan saja, pada hari-hari normal dan biasapun komunikasi dengan pelanggan dapat lebih ditingkatkan.

“Saya kira PLN Batam sudah menjalin komunikasi dengan baik. Tetapi saya berharap komunikasi PLN Batam dengan pelanggan dapat lebih ditingkatkan lagi terutama selama masa pandemi ini,” imbuhnya.

Pelanggan rumah tangga dari wilayah Batam Center, Yandi Baril, juga mengapresiasi pelayanan bright PLN Batam.

Kreteria Rumah tangga  yang mendapat apresiasi dari bright PLN Batam
“Kerja petugas PLN Batam sudah tanggap dan semangat. Laporan dan pengaduan kami lebih cepat direspon oleh petugas, sehingga apabila terjadi gangguan maka dapat di atasi lebih cepat," ungkapnya.

“Semoga hal ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan lagi, sehingga masyarakat merasa puas dengan pelayanannya,” ujarnya lagi.

Kegiatan sapa pelanggan ini dapat menjadi wadah bagi pelanggan untuk dapat menyampaikan kritik, saran, maupun apresiasi kepada bright PLN Batam, yang nantinya berimbas kepada peningkatan kualitas layanan bright PLN Batam.

Peringatan Hari Pelanggan Nasional tahun ini ini bertema “Senyum WOW Pelanggan Nasional” mempunyai tujuan untuk lebih mendekatkan bright PLN Batam dan memberikan semangat optimisme kepada pelanggan serta meningkatkan kepercayaan pelanggan kepada bright PLN Batam. (Ril)

27 Agustus 2020

LSM SRK Unjuk Rasa, Nuranis Menangis Minta Keadilan ke Walikota Batam

 
LSM SRK Unjuk Rasa, Nuranis Menangis Minta Keadilan ke Walikota Batam
Nuranis saat meminta keadilan ke Walikota Batam, Kamis (27/8/2020).

Dinamika Kepri, Batam - Puluhan orang dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) DPP Suara Rakyat Keadilan (SRK) Kota Batam, melakukan unjuk rasa di depan Kantor Walikota Batam, Kamis (27/8/2020).

Kedatangan aksi unjuk rasa yakni meminta agar Pemerintah RI Cq Mendagri Cq Gubernur Kepri Cq Walikota Batam Cq Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, supaya membayarkan ganti rugi sebesar Rp 194.250.000 (seratus sembilan puluh empat juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) kepada Nuranis sebagaimana perintah dari hasil putusan Kasasi Mahkamah Agung (MA) dengan Nomor Putusan Kasasi: 1552 K/Pdt/2019.

Selama unjuk rasa berlangsung, dipimpin Ketua LSM DPP SRK Akhmat Rosano, aksi berjalan damai dengan penjagaan ketat dari pihak kepolisian dan Satpol-PP Kota Batam.

Dalam orasinya Akhmat Rosano mengatakan, katanya jika Pemerintah Kota Batam Cq Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam tidak membayarkan kerugian Nuranis sebagaimana perintah Mahkamah Agung, maka akan melaporkannya ke ranah tindak pidana.

Tak hanya Akhmat Rosano, Nuranis juga berorasi, ia meminta supaya Pemerintah Kota Batam Cq Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, segera mengganti kerugiannya sebagaimana hasil putusan kasasi MA.

"Saya meperjuangkan hak saya selama tiga tahun, saya sudah menang tiga kali sidang, baik dari tingkat Pengadilan Negeri (PN), Pengadilan Tinggi (PT) maupun dari Mahkamah Agung (MA), namun kerugian saya tak kunjung dikembalikan. Dalam hal ini, saya hanya masyarakat kecil yang menuntut keadilan," kata Nuranis sembari meneteskan air mata. 

Saat orasi, meski Akhmat Rosano berteriak-teriak memanggil Walikota Rudi supaya datang atau hadir untuk membicarakannya langsung dengan Nuranis, namun Walikota Batam Rudi, SE., MM tak kunjung hadir.

Satu jam lebih LSM SRK berunjuk rasa, namun pantuan tidak ada arahan atau solusi apapun dari pihak Pemko Batam untuk menyelesaikan terkait ganti rugi tersebut. Melihat hal itu, kemudian unjuk rasa bergerak ke kantor Bawaslu Kota Batam.

Di depan kantor Bawaslu, kehadiran unjuk rasa diterima langsung oleh Ketua Bawaslu Kota Batam Reza Shaelandra dan Komisioner Bawaslu Kota Batam Divisi Hukum, Humas dan Data informasi Mangihut Rajagukguk.

Berorasi di depan kantor Bawaslu, Akhmat Rosano mengatakan bahwa Walikota Rudi tidak mampu memberikan keadilan kepada rakyatnya dan meminta Bawaslu supaya ikut berperan untuk menyelamatkan Batam.

Sebagaimana diketahui, sebelumnya pada bulan Agustus tahun 2017, Nuranis melalui kuasa hukumnya Nixson,SH, Yuzalmi, SH dan Amir Mahmud, SH & Rekan menggugat Pemerintah Republik Indonesia cq. Menteri Dalam Negeri cq. Gubernur Kepulauan Riau cq. Walikota Batam cq. Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam ke Pengadilan Negeri (PN) Batam.

Gugatan dilakukan terkait pengadaan barang/jasa berupa pengadaan meubeler meja dan kursi untuk Posyandu dengan Surat Perintah Kerja (SPK) No: 25/SPK/NON-FISIK/DK/YANKES/V/2017 yang ditandatangani oleh Chandra Kamal, S.Kep selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) senilai Rp 194.250.000 (seratus sembilan puluh empat juta dua ratus lima puluh ribu rupiah) yang dibebankan pada APBD Kota Batam Tahun Anggaran 2017 dengan waktu pelaksanaan selama 45 (empat puluh lima) hari kalender, namun meski pengadaan barang sudah dilakukan Nuranis, tetapi pembayarannya tidak dilakukan sehingga digugat perdata dengan gugatan perkara ingkar janji (wanprestasi) ke PN Batam.

Dalam hal ini, meski penguggat sudah menang hingga di tingkat kasasi, namun tergugat tidak menunaikan kewajibannya. (Ag)
Scroll to top