DINAMIKAKEPRI.COM: sosok
Tampilkan postingan dengan label sosok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sosok. Tampilkan semua postingan

Sedih, Tak Cukup Uang Urus Rekening, Irfanni Temui Lukita

 
Irfanni.
Dinamika Kepri, Batam -  Sulitnya ekonomi di Batam saat ini, tentunya sangat mempengaruhi kehidupan masyarakat Batam.

Banyaknya Penanam Modal Asing (PMA) yang hengkang meninggalkan Batam dengan memilih negara Vietnam tempat berusahanya, akhirnya membuat pengangguran di Kota Batam terus meningkat.

Ada pun salah satu bukti nyata yaitu untuk mengurus rekening bank saja, seorang warga Batam begitu kesulitan untuk melakukannya, karena tidak memiliki uang untuk memenuhi persyaratan bank.

Irfanni namanya, karena tidak memiliki uang cukup untuk mengurus rekening bank untuk syarat pencairan dari Jamsostek, warga ber KTP Batam itu tidak sungkan ingin menemui calon Wali Kota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo.

Di rumah pemenangan Lukita di Ruko Central Glory Poin, Blok A No.10 -11 Legenda, Batam Center, mantan Satpam dari salah satu perusahaan di daerah Sekupang Batam itu mengeluhkan tentang sulitnya mencari pekerjaan saat ini.

Ia berharap, dengan bertemu Lukita, dirinya dapat dibantu, agar rekening bank yang diinginkannya bisa diuruskannya segera supaya uangnya yang ada di Jamsostek bisa dicairkan.

"Saya ada uang, tetapi tidak cukup untuk mengurus rekening bank. Makanya saya datang ke mari, siapa tahu pak Lukita bisa membantu saya. Rencananya rekening bank itu akan saya gunakan untuk pencairan Jamsostek saya. Kalau saya sebelumnya bekerja sebagai Satpam di salah satu perusahaan di daerah Sekupang, Batam," kata Irfanni kepada tim Lukita, Rabu (23/9/2020) siang.

"Saya tidak tahu lagi cari uang ke mana, makanya saya datang ke mari. Saya ke mari saja pak, jalan kaki dari Pelita," ucapnya dengan wajah sedih.

Ternyata tak harus bertemu dengan Lukita, tim Lukita saat itu kemudian berinisiatif lalu memberikan apa yang diinginkan pria yang mengaku sudah 19 tahun di Batam itu.

Tak lama setelah itu, kemudian Irfanni pamit pergi sembari mengucapkan terima kasih.

"Terima kasih banyak ya pak. Saya akan mengingat kebaikan bapak - bapak semua," kata Irfanni. (Ag)

Kunjungi Pulau Penyengat, Lukita - Basyid Disambut Hangat Masyarakat Setempat

 
Calon Walikota dan Wakil Walikota Batam, Lukita – Basyid saat di Pulau Penyengat.

Dinamika Kepri, Batam - Calon Walikota dan Wakil Walikota Batam, Lukita – Basyid melakukan kegiatan kunjungan ke Pulau Penyengat, Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Kamis (17/9/2020).

Kunjungan itu dilakukan dalam rangka ziarah dan napak tilas situs budaya dan sejarah Melayu di Kepri.

Kedatangan pasangan calon pemimpin kota Batam ini disambut hangat oleh masyarakat dan tokoh adat yang tinggal di wilayah Penyengat.

Kebahagiaan dan kebanggaan tersendiri terlihat nampak jelas di wajah Pasangan Calon Wali Kota Batam itu saat menginjakan kakinya di Pulau tersebut.

Setelah puas menikmati panorama Pulau Penyengat yang begitu sejuk dengan begitu banyak Situs sejarah Kepri, kemudian Lukita - Basyid dijamu lagi dengan makan siang bersama para tokoh adat masyarakat di Pulau tersebut.

“Bahagia sekali, saya merasa tersanjung hari ini,” kata Lukita.

Acara makan pun berlangsung dengan duduk berlipat kaki, tak ada ubahnya seperti para Raja dan Sultan di masa lalu.

Tak hanya itu, Lukita-Basyid juga berkeliling dengan berkendara menaiki becak mesin untuk menjejaki pemakaman para leluhur Raja dengan dipandu langsung oleh ahli waris raja di Pulau itu.

Mengakhiri rute perjalanan, Lukita-Basyid menyampaikan kata terima kasih banyak kepada segenap keturunan para Raja dan Sultan yang ada di pulau itu.

Lukita  mengatakan dirinya berharap dapat bertemu kembali di lain waktu bersama masyarakat di pulau tersebut. (Ril)

Surya Bone Tegaskan tidak Pernah Bawa - bawa Nama BPIA ke BPI

 
Ketua Umum Badan Pemenangan Isdianto (BPI), Surya Bone.

Dinamika Kepri. Batam - Terkait pemberitaan di beberapa media online di Kepri yang menyebut nama Ketua Umum Badan Pemenangan Isdianto (BPI) Surya Bone dengan mengaitkan Badan Pemenangan Ismet Abdullah (BPIA), ditanggapi Surya Bone.

"Itu salah, saya memang mantan dari BPIA namun tidak pernah membawakan  nama BPIA ke BPI, dan saya sudah mengundurkan diri BPIA," ujar Surya Bone saat melakukan konferensi pers, di bilangan Jodoh, Batam, Kepri, Jumat, (11/9/2020).

Terkait media yang memberitakan itu, pesan Surya Bone, supaya di lain waktu konfirmasi dahulu sebelum menaikan berita tentang dirinya.

"Pesan saya buat rekan-rekan media, baiknya konfirmasi dulu, biar tidak mejadi riak di tengah masyarakat," pintanya.

Disinggung terkait penggerakan tim DPP BPI dalam mendukung Cagub Kepri Isdianto - Suryani (Insani) duduk di Kepri satu, kata Surya Bone bahwa untuk saat ini pihaknya dari Tim DPP BPI sudah membentuk tiga Tim DPD BPI tingkat Kabupaten/Kota di Kepri.

"Untuk pergerakan DPP BPI sendiri untuk saat ini sudah mencapai 65 persen. DPP BPI sudah memiliki tiga DPD ditingkat Kabupaten/Kota di Kepri yakni di Batam, Tanjungpinang dan Bintan, dan dalam waktu dekat ini akan menyusul Karimun, Natuna dan Lingga. Tentunya dalam Kepengurusan BPI yang kita bentuk sampai ke tingkat Kelurahan dari 6 Kabuputen dan Kota Se Provinsi Kepri. Target kami insya Allah di akhir September ini akan deklarasi dukungan dengan menghadirkan seluruh pengurus Kabupaten/Kota," tutup Surya Bone. (Ag)

Lukita Dinarsyah Tuwo: Batam Sudah Begitu Lama tidak Terawat

 
Lukita Dinarsyah Tuwo: Batam Sudah Begitu Lama tidak Terawat
Calon Walikota Batam, Dr.Ir. Lukita Dinarsyah Tuwo, MA.

Dinamika Kepri, Batam - Kehadiran Dr.Ir. Lukita Dinarsyah Tuwo, MA (59 tahun) sebagai peserta calon Walikota Batam untuk Pilkada tahun 2020 terlihat sangat memberikan warna tersendiri bagi masyarakat Batam di Pilkada tahun ini.

Birokrat yang meniti karier selama 23 tahun di Bappenas ini sebelumnya juga pernah menduduki jabatan sebagai Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Wamen PPN)/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Waka Bappenas) dalam Kabinet Indonesia Bersatu II.

Ia waktu itu mendampingi Prof. Dr. Armida Salsiah Alisjahbana yang ditunjuk Presiden Susilo Bambang Yudhoyono sebagai Menteri PPN/Kepala Bappenas.

Selain itu, Lukita yang juga sempat menjabat sebagai Kepala Batam sejak 19 Oktober 2017 hingga Januari 2019 itu, dinilai masyarakat dapat mampu membangun Kota Batam lebih maju lagi khususnya dalam meningkatkan ekonomi.

Hadirnya Lukita sebagai calon Walikota Batam diharapkan masyrakat bisa membawa angin segar bagi Kota Batam untuk meningkatkan investasi maupun pariwisata yang modern guna menyerap tenaga kerja yang lebih banyak.

Dalam pencalonannya untuk peserta Pilkada Walikota Batam, Lukita maju berpasangan dengan  Abdul Basyid Haz yang merupakan Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kepri.

Pria yang dikenal penuh sahaja itu, saat ditemui di ruang kerjanya pada Sabtu, (5/9/2020) malam, Lukita menyambut baik kedatangan awak media.

Kepada awak media, ia menerangkan tujuan keikutsertaannya sebagai kandidat di Pilkada Kota Batam dan beberapa hal yang sudah dilakukannya selama kepemimpinannya sebagai Ketua BP Batam.

Menurut Lukita yang waktu itu menjabat sebagai Ketua BP Batam, dirinya fokus dalam menggerakkan perekonomian di Kota Batam. Selain itu BP Batam juga akan menyelesaikan isu-isu yang berkaitan dengan legalitas lahan terutama lahan Kampung Tua bersama Wali Kota Batam yang dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.

Terkait keikutsertaannya sebagai kandidat di Pilkada Kota Batam, Lukita mengatakan bahwa Kota Batam sudah begitu lama tidak terawat, sehingga perlu sentuhan tangan yang lebih propesional dan smart untuk bekerja.

"Begitu lama pintu gerbang kita ini tidak terawat baik. Saya merasa bertangungjawab dan bermaksud membenahi serta ingin sekali membranding Batam menjadi Kota sejuk untuk tempat berdiamnya para investor maupun kepada para penikmat periwisata yang biasa traveling, Geografis kota ini cukup baik untuk dimodifikasi sebagai cermin Indonesia di Asia maupun manca negara. Disamping kemampuan yang saya miliki secara pribadi maupun kelebihan lain seperti berkolaborasi dengan pemerintah pusat, saya yakin bisa membangun Batam lebih dari sekarang," kata Lukita dengan penuh keyakinan.

Sebagai informasi, maju sebagai calon Walikota Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo didukung tiga partai yakni PDI perjuangan, Gerindra dan PKB. (Ril)

Kajari Batam Pamit : Bila Ada Salah, Saya dan Keluarga Minta Maaf

 
Kajari Batam, Dedie Tri Hariyadi.
Dinamika Kepri, Batam -  Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Batam, Dedie Tri Hariyadi pamit kepada para wartawan.

Ia pamit karena masa tugasnya di Batam akan berakhir dan akan melanjutkan tugasnya ke tempat lain.

"Sekalian juga saya sampaikan di sini, bahwa saya akan pindah tugas, dan saya mohon pamit. Bila ada salah, saya dan keluarga minta maaf," kata Dedie usai menggelar konferensi pers tentang ungkap dugaan tindak pidana korupsi oknum PNS, di Lantai II, Gedung Kantor Kejari Batam, Kamis (6/8/2020) sore.

"Untuk Sertijabnya akan dilakukan pada tanggal 25 ini (Agustus 2020=red)," sambungnya.

Selain pamit kepada para wartawan, Kajari Dedie Tri Hariyadi juga menyampaikan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada tim penyidik Kejari Batam, di mana selama kepemimpinannya, dalam melaksanakan tugas dapat bersinergi dengan baik.

Selain itu, Dedie juga menambahkan, ia mengatakan bahwa masa tugasnya sebagai Kajari, bertugas di Batam yang paling lama dibandingkan di daerah lain.

" Tugas di Batam paling lama yakni 1 tahun 9 bulan," ungkapnya.

Sebelumnya, Dedie Tri Hariyadi pernah menjabat sebagai Kejari Sumber Cirebon dan Kejari Kota Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara, Nusa Tenggara Timur, kemudian bertugas di Batam.

Selanjutnya, Dedie Tri Hariyadi akan pindah tugas dengan jabatan sebagai Kepala Subdirektorat Pemantauan pada Direktorat Teknologi Informasi dan Produksi Intelijen Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung.

Sebagai penggantinya, pucuk pimpinan Kajari Batam akan digantikan oleh Polin Octavianus Sitanggang. (Ag)

Kapolres Karimun AKBP Dr. M.Adenan dapat Penghargaan KAK SETO Award 2020

 
Dinamika Kepri, Karimun - Kapolres Karimun AKBP Dr. M. Adenan AS, SH., SIK., MH menerima Piagam Penghargaan dengan dianugerahkan sebagai Kapolres Sahabat Anak dalam gerakan Nasional Polisi Sahabat Anak KAK SETO Award 2020 pada hari selasa tanggal 14 Juli 2020 di Jalan Cirendeu Permai Raya, RT.4/RW.2, Lebak Bulus, Kec. Cilandak, Kota Jakarta Selatan. 14/7/2020

“Dalam peringatan peringatan 50 Tahun Pengabdian saya untuk anak Indonesia maka saya Kak Seto memberikan apresiasi KAK SETO Award 2020 kepada Bapak AKBP Dr. M. Adenan AS, SH., SIK., MH Kapolres Karimun atas dedikasi yang luar biasa perlindungan anak di Kabupaten Karimun salam sahabat anak," kata Kak Seto dalam video singkat.

Penerimaan piagam penghargaan kepada Kapolres Karimun AKBP Dr. M. Adenan AS, SH., SIK., MH sebagai Kapolres Sabahat Anak diwakili oleh Kasat Reskrim Polres Karimun AKP HERIE PRAMONO,SIK

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kak Seto yang memberikan apreasi dan penghargaan melalui Kak Seto Award 2020 dan ini dapat meningkatkan kinerja kami dan Jajaran dalam hal terkait kasus perlindungan anak,” ujar Kapolres Karimun. (Ril)
Scroll to top