DINAMIKAKEPRI.COM: Politik

Tampilkan postingan dengan label Politik. Tampilkan semua postingan

23 November 2020

Pjs Bahtiar Imbau Masyarakat Tanjungpinang Gunakan Hak Pilih di Tanggal 9 Desember

 

Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau, Bahtiar Baharuddin menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020
Pjs Gubernur Kepulauan Riau, Bahtiar Baharuddin. 

Dinamika Kepri, Tanjungpinang -  Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau, Bahtiar Baharuddin menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 dan Penanganan Covid-19. 


Rapat ini juga disejalankan dengan penyerahan bantuan masker untuk Kota Tanjungpinang di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Walikota Tanjungpinang, Senin (23/11/2020).


Dalam kesempatan ini Bahtiar Baharuddin, mengajak masyarakat Kepri untuk menggunakan hak pilihnya dan datang ke TPS pada tanggal 09 Desember nanti. Kehadiran masyarakat ke TPS sangat penting karena akan memilih pemimpin terbaik yang bisa memberikan jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi saat ini.


“Inilah kesempatan masyarakat untuk memilih pemimpin yang punya wawasan, kompetensi, strategi, keahlian serta inovasi dalam menghadapi pandemi Covid beserta dampaknya, baik dampak dari segi ekonomi, pembangunan bahkan sosial,” ujar Bahtiar


Dalam kondisi seperti saat ini, Kepri, menurut Bahtiar membutuhkan pemimpin yang memiliki kualitas yang luar biasa.



“Hanya pemimpin terbaiklah yang mampu mengatasi situasi saat ini dan tidak akan bisa diselesaikan oleh pejabat sementara yang tidak memiliki kewenangan penuh,” kataya.


Oleh karena itu, lanjutnya Pilkada harus tetap laksanakan, untuk memilih pemimpin yang berkualitas dan memiliki solusi terbaik membawa masyarakatnya keluar dari situasi sulit menuju ke situasi yang banyak peluang untuk merubah ekonomi menjadi lebih baik.


Terkait pelaksanaan Pilkada, Bahtiar mengusulkan agar KPU bersama Bawaslu sebelum pelaksanaan pemungutan suara ubtuk melakukan rapat internal guna membahas berbagai kesiapan pengamanan di setiap titik TPS.


“Duduk bersama, ajak TNI/Polri membahas segala kemungkinan terjadi, dengan informasi rinci yang didapatkan akan menjadi acuan bagi TNI/Polri untuk menempatkan personilnya guna mengamankan jalannya pesta demokrasi ini,” harapnya.


Adapun Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pjs. Gubernur Kepri yang telah menginisiasi pelaksanaan kegiatan rakor ini. 


Selain itu, menurut Rahma pelaksanaan kegiatan ini sekaligus memberikan penyegaran kepada jajaran Pemko Tanjungpinang untuk kesiapan pelaksanaan Pilkada yang akan dilaksanakan 9 Desember mendatang dengan berbagai aturan sesuai protokol kesehatan.


“Kami ucapkan terima kasih kepada Pjs Gubernur Kepri atas kunjungan ini, kami berharap pelaksanaan Pilkada mendatang dapat berjalan lancar dan kondusif serta sesuai protokol kesehatan,” ungkap Rahma.


Ia juga mengatakan meskipun kini kondisi Kota Tanjungpinang cukup tinggi kasus Covid-19, diharapkan dapat dilalui dengan baik untuk pelaksanaan Pilkada mendatang.


“Kasus Covid-19 kembali melonjak, semoga nanti pada saat Pilkada tidak terjadi peningkatan, kembali saya mengimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.


Diakhir acara ini, Pjs. Gubernur Kepulauan Riau menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang dan FKPD Kota Tanjungpinang berupa puluhan ribu masker dan buku. (Ril)

19 November 2020

Gugus Tugas Pengawasan Kampanye Wilayah Kepri Tandatangani MoU

 

Gugus Tugas Pengawasan Kampanye melakukan hari ini Penandatanganan Nota Kesepahaman MoU

Dinamika Kepri, Batam
-  Gugus Tugas Pengawasan Kampanye melakukan hari ini Penandatanganan Nota Kesepahaman MoU Gugus Tugas Pengawasan Kampanye Dalam Pelaksanaan Pemilihan Gubernur Dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta pemilihan Wali Kota dan Wakil Walikota Tahun 2020 di Provinsi Kepri, Kamis (19/11/2020).


Penandatanganan Nota Kesepahaman itu dihadiri Kepala Diskominfo Kepri, Ketua KPU Kepri, Ketua Bawaslu Kepri, Kabid Humas Polda Kepri dan Kepala KPID Kepri 


"Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dilakukan dalam upaya mewujudkan pemilihan kepala daerah tahun 2020 di 6 Kabupaten kota di Provinsi Kepri sesuai dengan amanat undang-undang Bawaslu beserta jajaran yang melakukan pengawasan," ucap Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S.



Lanjut dia, sebagaimana diatur dalam PKPU Nomor 5 pada tahun 2020, media daring ataupun media sosial dapat digunakan menjadi sarana bagi para perserta dalam melaksanakan kampanye. 


"Terlebih dalam situasi saat ini kita masih menghadapi pandemi virus corona, kami semua berharap, agar kegiatan kampanye dapat dilakukan melalui media daring atau media sosial sebagaimana yang sudah di atur," pintanya.


Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah percaya begitu saja dengan setiap informasi yang beredar di media sosial.


Kata dia, media daring dan media sosial juga sangat krusial, sebab kerap digunakan orang yang tidak bertanggung jawab untuk menyebarkan berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian.


"Salah satu titik krusial dalam pelaksanaan kegiatan kampanye adalah adanya pemberitaan hoax/bohong dan ujaran kebencian. Ini yang kerap terjadi, tentunya ini menjadi perhatian kita bersama," katanya.


Meski sangat krusial, dalam tahapan kampanye saat ini, katanya kalau pihaknya baik dari Bid Humas Polda Kepri dan Team Cyber Crime Dit Krimsus Polda Kepri, telah melakukan pengawasan dari jauh-jauh hari.


"Kami dari Bid Humas Polda Kepri dan Team Cyber Crime Dit Krimsus Polda Kepri, telah jauh hari melakukan pengawasan di media sosial. Ini sejak mulai tahapan awal dimulainya Pilkada, dan kami  seluruh jajaran Polda Kepri menyambut baik dengan adanya MoU ini. Kami siap untuk bersinergi, memberikan kemampuan, tenaga dan fikiran kami. Saya juga mengharapkan, agar pelaksanaan Pilkada di Provinsi Kepri ini dapat terlaksana aman dan berintegritas, Mari sama-sama kita saling menjaga dan saling mengingatkan," tutupnya. (Ril)

16 November 2020

Usai sampaikan Visi Misi, Muhammad Rudi: No Komen, Lukita: Ekonomi Batam Harus Ditingkatkan

 

Usai sampaikan Visi Misi, Muhammad Rudi: No Komen, Lukita: Ekonomi Batam Harus Ditingkatkan
Paslon Wali Kota Batam nomor urut dua, Muhammad Rudi.

Dinamika Kepri, Batam
- Dua Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Batam, Lukita Dirnasyah Tuwo-Basyid nomor urut satu dan Muhammad Rudi - Amsakar nomor urut dua menyampaikan visi misi dan programnya masing-masing di hadapan para anggota DPRD Kota Batam, Senin (16/11/2020).


Kegiatan tersebut dilakukan di ruang Paripurna DPRD Kotam dengan dihadiri Pjs Wali Kota Batam, Samsul Bahrum, undangan dan para pendukung serta tim pemenangan dari kedua Paslon. 


Acara itu berlangsung dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto dengan didampingi Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum.



Pantuan media, dengan penjagaan ketat dari pihak kepolisian, acara tersebut berlangsung dengan aman dan kondusif.


Usai sampaikan Visi Misi, Muhammad Rudi: No Komen, Lukita: Ekonomi Batam Harus Ditingkatkan
Paslon Wali Kota Batam nomor urut satu, Lukita Dirnasyah Tuwo-Basyid.


Usai acara digelar, kepada media Muhammad Rudi mengatakan, no komen dan lansung menaiki mobilnya dan pergi, sedangkan Amsakar kepada wartawan mengucapkan kata slogannya dengan ucapan kata " Jangan marah-marah, Harus ramah-ramah".


Beda lagi dengan Lukita yang saat itu bersama Basyid, seperti biasa dengan khas sopan dan elegannya, kepada media mengatakan, kalau dirinya terpilih menjadi Wali Kota Batam nanti, terutama yang akan dilakukannya yakni membenahi bagaimana supaya ekonomi di Kota Batam dapat meningkat. (Ag)

19 Oktober 2020

Jalin Silaturahmi, Lukita Undang Temu Puluhan Pimpinan Redaksi Media

 

Calon Walikota Batam Lukita Dinarsyah Tuwo (tengah) saat menyampaikan kata sambutan.

Dinamika Kepri, Batam -
Bersama Ketua DPRD Batam Nuryanto, Calon Walikota Batam Lukita Dinarsyah Tuwo mengundang dan melakukan silaturahmi dengan puluhan pemimpin redaksi media di Kota Batam.


Pertemuan silaturahmi itu dilakukan di Kafe Bunaken, Lt 2 Batam Center, Batam, Senin, (19/10/2020) malam.


Kepada para pimpinan media, dalam sambutannya Lukita Dinarsyah Tuwo menyampaikan visi misinya untuk membangun Batam.


Ia juga mengatakan, jika dirinya terpilih menjadi Wali Kota Batam, sesuai janjinya, ia akan meningkatkan ekonomi Batam.


"Jika saya diamanatkan masyarakat memimpin Batam, yang utama ditingkatkan itu adalah ekonomi. Meski ada orang yang meragukan peningkatan ekonomi hingga 7 persen karena pendemi Covid-19, tapi saya optimis di tahun ketiga saya menjabat itu akan bisa tercapai," kata Lukita.


Hingga berita ini dimuat pada pukul 19:50 Wib, kegiatan silaturahmi ini masih berlangsung. (Ag)


KPU Provinsi Kepri Tetapkan DPT Pilkada 2020

 

Ilustrasi. (Foto: timesindonesia.co.id)

Dinamika Kepri, Batam - Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau, resmi mengeluarkan daftar pemilih tetap (DPT) pada Pilkada 2020.


Komisioner KPU Kepri, Widiyono Agung menjelaskan, total DPT di Kepri mencapai 1.168.188 Jiwa.


"Penetapan DPT itu setelah dirapatkan pleno. Kini data telah diunggah di website KPU Kepri," kata Widiyono, Senin (19/10/2020).


Dijelaskan, data tersebut berdasarkan himpunan dari DPT Kabupaten Bintan 110.379 jiwa, Tanjungpinang 149.354, Karimun 165.780 jiwa, Lingga 70.545 jiwa, Natuna 52.896 jiwa, Anambas 31.707 jiwa, dan Batam 587.188 jiwa.


Sementara, jumlah tempat pemungutan suara (TPS) yakni 4 062 TPS. Jumlah terbanyak ada di Batam yakni 2177 TPS. Disusul Kabupaten Karimun 555 TPS.  Jumlah Desa/Kelurahan se-Kepri 417 dan terdiri 76 kecamatan. 


"Disamping itu, kita berharap penyelenggaraan pilkada serentak ini tidak ada hambatan. Untuk pelaksanaan tetap mengacu pada protokol kesehatan," tutupnya. (Ril)

7 Oktober 2020

Cawagub Kepri Nomor Urut Dua Silaturahmi ke Rumah BPI, Suryani: Jangan Dijanjikan yang tidak Masuk Akal

 
Calon wakil Gubernur Kepri nomor urut 2, Suryani, SE saat memberikan pendapat dan masukan ke BPI Kepri, Rabu (7/10/2020).


Dinamika Kepri, Batam - Calon wakil Gubernur Kepri nomor urut 2, Suryani, SE melakukan silaturahmi ke Rumah Badan Pemenangan Isdianto (BPI), di Komplek Ruko Citra Fortuna No.12A, Tembesi, Kelurahan Kibing, Batuaji, Batam, Rabu (7/10/2020) siang.



Kedatangan rombongan Suryani, SE tersebut disambut langsung oleh ketua BPI Surya Bone dan seluruh pengurus BPI Kepri.


Dalam pertemuan, Surya Bone menceritakan tentang kronologis berdirinya BPI. Selain itu Surya Bone juga menyampaikan mengapa BPI mendukung Paslon Isdianto - Suryani (Insani).


Kata Surya Bone, dari tiga Paslon yang maju di Pilkada Kepri, hanya Paslon Insani yang menurutnya layak untuk didukung.


Untuk lebih memaksimalkan pergerakan tim BPI di lapangan, ke Suryani, ketua BPI itu juga meminta agar BPI diberikan dukungan, perhatian, atribut dan juga diberikan bantuan pikiran.


Menjawab itu, Suryani mengapresiasi atas terbentuknya BPI di Kepri. Suryani juga mengatakan agar BPI tetap komitmen dalam mendukung Insani.


Tak hanya itu, Suryani juga mengakui bahwa sepak terjang ketua BPI Surya Bone yang telah lama di lapangan dalam hal dukung mendukung, kata dia, tidak perlu diragukan lagi.


Selain itu, Suryani juga mengingatkan BPI agar tidak memberikan janji - janji yang tidak masuk akal ke masyarakat.


Terkait Surya Bone yang dulunya mendukung Ismet Abdullah, kata Suryani dirinya juga dekat dengan sosok Ismet Abdullah.


Ada pun inti dari pertemuan silaturahmi tersebut, bahwa Suryani menerima atau menyetujui BPI Kepri sebagai pendukung Paslon Insani. (Ag)

5 Oktober 2020

Harmidi Ingatkan, Jika RT-RW Ingin Terlibat Politik, Silahkan Mengundurkan Diri

 
Wakil Ketua Komisi I DPRD Batam, Harmidi Umar Husein, SH.

Dinamika Kepri, Batam - Sebelumnya, Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto kepada media menegaskan agar Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun perangkat RT-RW se- Batam,  tidak terlibat di dalam politik praktis mendukung Pasangan Calon (Paslon) peserta Pilkada di Pilwako Batam maupun di Pilgub Kepri.

Kata dia, Jika ada yang terbukti melakukannya, yang bersangkutan dapat dipidana dengan anksi pidana penjara paling lama 6 bulan dan denda paling banyak Rp 6 juta.

"Jika ada melihat oknum ASN terbukti melakukannya, ditangkap saja. Bawa ke kantor polisi supaya diperiksa tujuannya agar para oknum ASN tidak menyalahgunakan jabatannya. Apa lagi perangkat RT-RW, sanksi pidana penjara paling lama 6 bulan dan denda paling banyak Rp 6 juta sesuai UU No. 1 tahun 2015 tentang Pilkada Pasal 70 Ayat 1,” tegas Budi Mardiyanto pada hari Rabu, (30/9/2020) yang lalu.

Tak hanya anggota DPRD Batam saja yang mengingatkannya, selaku kontrol sosial, Ketua Umum (Ketum) DPP Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Suara Rakyat Keadilan, Akmad Rosano sebelumnya juga dengan tegas mengingatkan agar para perangkat RT-RW se-Kota Batam tetap netral dengan tidak terlibat politik praktis mendukung suatu Paslon.


Kata dia, karena hal itu melanggar peraturan Bawaslu Nomor 28 Tahun 2018 Pasal 6 Ayat (2) huruf j, Perwako Batam  No.24 Tahun 2017 pasal 22 ayat 2 dan 3 Tentang Pedoman Pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan dan aturan Permendagri Nomor 5 Tahun 2007 Pasal 20 ayat 2 Tentang Pedoman Pembentukan Lembaga Kemasyarakatan.

Dengan sejak beredar luasnya pemberitaan tersebut, tentu beragam argumen maupun pendapat dari dikalangan masyarakat terutama pendapat masyarakat di media sosial.

Tentu ada yang mendukung dan ada menolaknya. Mereka yang menolak berpendapat, tidak jadi persolan jika yang bersakutan (RT-RW=red) melakukannya itu atas nama pribadinya dan bukan mengatasnamakan jabatannya selaku perangkat RT-RW.

Menanggapi hal itu, saat wakil ketua komisi I DPRD Batam, Harmidi Umar Husein dimintai tanggapannya oleh awak media ini, Senin (5/10/2020) siang, ia mengatakan, bahwa itu hanya pintar-pitarannya yang berpendapat.

"Kalau dibilang boleh atas nama pribadi, itukan pintar-pintarannya yang berpendapat saja. Kan jelas itu aturannya. Walau itu katanya mengatasnamakan pribadi, itu tetap tidak bisa karena bagi masyarakat, jabatan RT maupun RW itu akan tetap melekat padanya, kecuali yang bersangkutan sudah mengundurkan diri dari perangkat, ya silahkan saja! itu tidak masalah," tegas Harmidi dari partai Gerindra itu.

Harmidi juga menambahkan, kata dia, jika perangkat RT-RW ada yang ingin terlibat politik praktis, anjurnya supaya yang bersangkutan mengundurkan diri dari perangkat.

" Ya baiknya mengundurkan diri saja, silahkan minta surat pengunduran diri dari kelurahannya," tutup Harmidi. (Ag)

2 Oktober 2020

Lukita Cako Batam Ingat Timya: Jangan Imingi Janji yang tidak Logika

 
Calon Wali Kota Batam, Dr.Ir.Lukita Dinarsyah Tuwo, MA.

Dinamika Kepri, Batam - Calon Wali Kota Batam nomor urut 1, Dr.Ir.Lukita Dinarsyah Tuwo, MA mengingatkan seluruh relawan dan tim pemenangannya, agar tidak memberikan janji atau iming - iming yang tidak logika kepada siapapun.

Hal itu disampaikan Lukita di rumah tim pemenangannya di Batam Center, Kamis (1/10/2020).

Lukita mengatakan, pesan yang disampaikannya itu agar semua timnya yang bergerak dilapangan, tidak memberikan janji atau iming-iming yang berlebihan kepada masyarakat.

"Barusan saya memberi pencerahan kepada semua tim pemenangan Lukita-Basyid. Saya mengingatkan supaya saat teman-teman di lapangan, bisa memberi keterangan yang logika kepada masyarakat luas," kata Lukita.

"Terkait program atau visi misi yang kita tawarkan itu janji yang logika, artinya segenap warga Batam pasti akan menikmatinya untuk lima tahun ke depan," sambungnya.

Lukita mengaku, katanya, dari berbagai lokasi pemukiman penduduk yang sudah dia jalani di Batam, baik ketika saat dirinya masih menjabat sebagai kepala BP Batam, kepadanya masyarakat Batam menyampaikan sangat menginginkan akan perubahan yang signifikan.

"Saya banyak menerima masukan dari masyarakat di mana menyampaikan sudah bosan dengan iming-iming maupun janji-janji. Artinya dengan kehadiran kita, tentunya bisa menjadi solusi atas keinginan masyarakat,” ungkap Lukita. (Ag)

Inginkan Guru Swasta Sejahtera, Relawan Peduli Pendidikan Pilih Dukung Lukita

 
Inginkan Guru Swasta Sejahtera, Relawan Peduli Pendidikan Kota Batam Dukung Lukita - Basyid
Pembina Relawan Peduli Pendidikan Kota Batam, Martin Sihombing.

Dinamika Kepri, Batam -  Inginkan perubahan agar guru sekolah swasta di Batam sejahtera dan juga ingin menyampaikan dukungannya, Relawan Peduli Pendidikan (RPP) Kota Batam melakukan kunjungan ke Rumah tim relawan pemenangan Lukita - Basyid, di Ruko Central Glory Poin, Blok A No.10 -11 Legenda, Batam Center, Batam, Kepri, Kamis, (1/10/2020) sore.

Kedatangan komunitas guru pengajar sekolah swasta di Kota Batam itu, disambut oleh ketua tim relawan pemenangan Lukita - Basyid (Luar Biasa), Mayjen TNI (Purn) Eko Budi Supriyanto.

Di dalam pertemuan, selain menyampaikan dukungannya terhadap Paslon Wali Kota Batam Lukita - Basyid, juga menyampaikan aspirasi dan keluh kesah yang dialami guru pengajar di sekolah swasta yang kesejahteraannya atau gaji dan insentif yang diterima, masih jauh dari kata layak.

Mereka berharap, dengan duduknya Lukita nanti sebagai Wali Kota Batam, bisa memperhatikan nasib mereka agar bisa hidup layak.

Terkait pertemuan itu, Pembina RPP Martin Sihombing mengatakan, ada beberapa hal yang telah disampaikan kepada ketua tim pemenangan Lukita - Basyid.


"Ada tujuh perihal yang kami sampaikan tadi ke pak Eko, yakni mengenai gaji guru swasta yang masih ada di bawah UMR, insentif, BPJS dan lainnya. Intinya tentang bagaimana supaya guru - guru yang mengajar di sekolah swasta di Batam ini bisa hidup layak," kata Martin Sihombing.

Kata dia, gaji karyawan perusahaan di Batam lebih besar dari gaji guru di sekolah swasta.

"Kalau dibandingkan, lebih besar gaji karyawan perusahaan dari gaji guru yang mengajar di sekolah swasta di Batam. Padahal karyawan perusahaan bisa dikatakan rata-rata tamatan SMA, sementara guru minimal bergelar S1," ucapnya.

"Sekarang ini UMK karyawan perusahaan di Batam sudah empat jutaan. sementara guru di swasta masih ada yang menerima dua jutaan. Jadi memang sangat miris sekali. Makanya kami mendukung pak Lukita. Kami berharap dengan terpilihanya nanti pak Lukita sebagai Wali Kota Batam, apa yang kami perjuangkan ini bisa terealisasi," sambungnya.

Kata dia lagi, menurut Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kementerian Pendidikan Nasional tahun 2020 - 2021 untuk sementer ganjil bahwa jumlah guru swasta tingkat SD dan SMP se-Kota Batam sebanyak 11.966 orang.

Terkait insentif, kata dia tidak semua guru swasta mendapatkannya.

"Tidak semua menerima insentif, hanya sekian ribu guru saja. Seperti ada kesenjangan," pungkasnya.

Kata dia mengakhiri, ada pun ketertarikan mereka mendukung Lukita - Basyid yakni karena gelar - gelar akademik yang disandang oleh keduanya.

"Pak Lukita gelar Phd nya itu dari Amerika, sedangkan pak Basyid gelarnya M.Pd master pendidikan, artinya itu sangat nyambung sekali sama kami para guru, apalagi pak Lukita itu seorang dosen, jadi pasti mengertilah bagaimana guru itu," tutupnya. (Ag)

1 Oktober 2020

Saling Support, Nuryanto Ketua Dewan Bersama Muhamad Rudi Temui Cako Lukita

 
Dinamika Kepri, Batam - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam, Nuryanto atau yang akrap disapa Cak Nur, bersama anggota DPRD Batam, Muhamad Rudi dari Fraksi Gerindra melakukan kunjungan ke Rumah Tim Relawan Pemenangan Calon Wali Kota (Cako) Batam Lukita - Basyid di Ruko Central Glory Poin, Blok A No.10 -11 Legenda, Batam Center, Batam, Kepri, Kamis (1/10/2020) malam.

Kedatangan kedua anggota Dewan tersebut disambut hangat oleh calon Wali Kota Batam Dr. Ir. Lukita Dirnasyah Tuwo, MA.

Dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, ketiganya terlihat melakukan perbincangan serius di dalam ruang pertemuan.


Terkait kunjungan itu, kepada media Nuryanto mengatakan, kedatangannya itu merupakan kunjungan untuk melakukan koordinasi dan memberikan support (dukungan) kepada Pasangan Calon (Paslon) Lukita - Basyid.

" Ya, pertamuan kita ini sifatnya koordinasi saja. Kebetulan saya tim pemenangan untuk menyampaikan bahwa di beberapa kegiatan, kehadiran beliau sangat dibutuhkan. Ya kita saling supportlah," kata Cak Nur.

Ketika disinggung terkait survei sudah berapa persentase dukungan yang sudah didapatkan tim Sinergi Luar Biasa saat ini, jawab Nuryanto, belum bisa ditentukan.

"Untuk persentasenya bukan kita yang hitung, dan itu belum bisa ditentukan karena kita masih berjuang," ucap Nuryanto mengakhiri. (Ag)

Ketum LSM SRK Akmad Rosano Ingatkan Perangkat RT-RW Tak Terlibat Politik Praktis

 
Ketua Umum DPP LSM Suara Rakyat Keadilan (SRK), Akhmad Rosano.

Dinamika Kepri, Batam - Jika tidak ingin berurusan dengan hukum, Ketua Umum (Ketum) DPP Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Suara Rakyat Keadilan, Akmad Rosano dengan tegas mengingatkan agar para perangkat RT-RW se-Kota Batam tetap netral dengan tidak terlibat politik praktis mendukung suatu Paslon.

Hal itu dikatakan Akmad Rosano, agar Pilkada tahun ini berjalan aman dan kondusif. Harap dia perangkat RT-RW se-Kota Batam tetap netral agar tidak terjadi konflik kepentingan politik di tengah masyarakat.

"Jika perangkat RT-RW tidak netral tentunya akan berdampak pada kedamaian dan kelancaran pesta demokrasi tahun ini. Makanya kita minta harus netral, dan jika ada yang ketahuan terlibat, tentunya kita selaku sosial kontrol akan melaporkannya ke Bawaslu dan ke penegak hukum supaya ditindak secara hukum," kata Rosano, Kamis (1/10/2020).

Kata dia, sebagaimana Peraturan Bawaslu Nomor 28 Tahun 2018 Pasal 6 Ayat (2) huruf j telah diatur bahwa RT/RW dilarang ikut kampanye.

Lanjutnya, tak hanya itu, di Perwako Batam  No.24 Tahun 2017 Tentang Pedoman Pembentukan Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan juga dituangkan yakni di Pasal 22 ayat 2-3 dan Pasal 31 ayat  2-3.

"Di pasal 22 ayat 2 Perwako Batam  No.24 Tahun 2017 itu disebutkan, Ketua RW dan pengurus RW  tidak dapat merangkap jabatan sebagai pengurus lembaga kemasyarakatan lainnya, dan di ayat 3,  Ketua RW dan pengurus RW bukan merupakan anggota salah satu partai politik. Untuk Pasal 31 ayat  2-3 bunyinya sama, bedanya di pasal ini untuk ditujukan kepada Ketua RT dan pengurus RT," jelas Akhmad Rosano.

Lebih lanjut dikatakannya, di Permendagri Nomor 5 Tahun 2007 Tentang Pedoman Pembentukan Lembaga Kemasyarakatan, aturan itu juga dituangkan yakni di Pasal 20 ayat 2 yang bunyinya, Pengurus Lembaga Kemasyarakatan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidak boleh merangkap jabatan pada Lembaga Kemasyarakatan lainnya dan bukan merupakan anggota salah satu partai politik.

"Jelas dasar hukumnya. Jadi apa yang kita ingatkan ini bukan sekedar peringatan belaka. Artinya jika ada Ketua RW-RT atau pengurusnya yang terbukti terlibat politik praktis, itu bisa di penjara," tegas Rosano.

Sebelum mengakhiri, Rosano juga mengatakan, katanya selaku pihak dari sosial kontrol masyarakat, selama masa kampanye ini, pihaknya akan terus memonitor situasi politik di Kota Batam maupun Kepri. (Ag)

29 September 2020

Suhu Politik di Batam Makin Panas, Pendukung Paslon Tiap Hari Perang Argumen di WA

 
Ilustrasi. (foto : kba.one)

Dinamika Kepri, Batam - Meski saat ini di Batam sering diguyur hujan, namun rasa panas selalu menghampiri. Panas yang terjadi tentu bukanlah karena cuacanya, akan tetapi karena suhu politiknya yang membuat makin panas. Tak tanggung - tanggung rasa panasnya bahkan bisa sampai ke ubun - ubun.

Meski demikian panasnya suhu politik jelang Pilkada ini,  para kandidatnya atau Paslon terlihat tenang dan santai, dan kebalikannya, malah para pendukung masing-masing Paslon yang saling berperang argumen di sosial media WhatsApp (WA).

Bagi para pendukung, sepertinya tiada hari tanpa ribut di media sosial. Perang argumen dan saling menggunggulkan jagoannya di WA selalu berkumandang tiada henti dari sejak matahari terbit hingga larut malam.

Jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di seluruh indonesia di tahun 2020 ini, suhu politik di Kota Batam menjadi salah satu topik trending di media pemberitaan.


Hal itu terjadi selain karena hanya dua Pasangan Calon (Paslon) yang akan merebut kursi Wali Kota Batam, kedua calon Wali Kota Batam itu juga sama - sama pernah menduduki jabatan sebagai Kepala BP Batam.

Petahana Muhammad Rudi yang sudah dua kali terpilih sebagai Wakil dan Wali Kota Batam itu, tentu memiliki basis pendukung yang tidak bisa diragukan lagi.

Di media sosial WA, pendukung petahana Muhammad Rudi menyebarkan kata seruan "Lanjutkan", sedangkan Calon Wali Kota Batam Lukita Dirnasyah Tuwo, para pendukungnya menyebarkan seruan
"Ayo Berubah Untuk Mewujudkan Batam Bahagia Mendunia".

Pantuan media ini, melihat pergerakan dari para tim pemenangan maupun relawan, kedua Paslon tersebut, sama-sama memiliki pendukung yang kuat dan loyal, sehingga sangat sulit untuk memprediksi siapa yang bakal menduduki Batam Satu.

Muhammad Rudi yang sudah dua kali terpilih sebagai Wakil dan Wali Kota Batam, layak untuk dipertahankan untuk memimpin Batam selanjutnya.

Begitu juga Lukita Dirnasyah Tuwo yang seorang birokrat dengan segudang prestasi, pengalaman dan bahkan pernah menjabat Wakil Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (Wamen PPN)/Wakil Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Waka Bappenas) dalam Kabinet Indonesia Bersatu II di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, tentu juga sangat layak dipilih untuk memimpin Batam.

"Beda pilihan itu biasa, itulah demokrasi. Dan biarlah itu sebatas argumen di sosial media saja. Intinya walau kita beda pilihan, kita tetap teman dan sahabat. Mari kita sama - sama mensukseskan Pilkada yang aman dan kondusif," kata seorang penggiat media sosial sembari menyeruput kopinya, di bilangan Batam Center, Selasa (29/9/2020) sore. (Ag)

28 September 2020

Rumah Pemenangan Lukita - Basyid Sepi? Ini Kata Ketua Tim Relawan

 
Dinamika Kepri, Batam - Rumah tim relawan pemenangan Calon Walikota Batam Lukita - Basyid yang berlamat di Ruko Central Glory Poin, Blok A No.10 -11 Legenda, Batam Center, Batam, Kepri, sejak hari minggu, (27/9/2020) kemarin dan hari ini, Senin (28/9/2020) terlihat sepi dari antrian orang yang ingin bertemu dengan Dr. Ir. Lukita Dirnasyah Tuwo, MA.

Terkait hal itu, saat dikonfirmasi awak media ini kepada Ketua Tim Relawan Pemenangan Lukita - Basyid (Luar Biasa), Mayjed TNI (Purn) Eko Budi Supriyanto mengatakan, itu sengaja dilakukan mengingat karena saat ini cluster baru Covid -19 di Batam terus meningkat.

"Benar sepi, dan itu disengaja karena pak Lukita dan pak Basyid sangat sayang dengan masyarakat Batam, sehingga untuk tatap muka langsung dihentikan dahulu selama tiga hari ke depan. Meski demikian, tatap muka dengan masyarakat tetap dilakukan dengan cara media online," jelas Mayjed TNI (Purn) Eko Budi Supriyanto, Senin (28/9/2020) sore.

"Apa yang dilakukan pak Lukita dan pak Basyid itu adalah bentuk perhatian kepada masyarakat terhadap dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Batam pada masa kampanye ini," tutupnya.

Pantuan awak media ini di Rumah tim relawan pemenangan Lukita - Basyid saat ini, Senin (28/9) sore, tampak sepi dari kegiatan menerima tamu. (Ag)

26 September 2020

Lukita Cako Batam Pantau Longsor dan Kunjungi Rumah Tim Pemenangan Sinergi Luar Biasa Kecamatan Bengkong

 
Calon Walikota Batam, Dr. Ir. Lukita Dirnasyah Tuwo, MA kunjungi Rumah tim pemenangan Sinergi Luar Biasa di Kecamatan Bengkong, Sabtu, (26/92020).

Dinamika Kepri, Batam - Antusias masyarakat terhadap Calon Walikota (Cako) Batam, Dr. Ir. Lukita Dirnasyah Tuwo, MA terlihat begitu akrap, kompak dan bersahaja.

Belum terpilih saja, namun sudah banyak orang datang merespon dan mengerumuni kedatangannya, apalagi kaum emak - emak, tentunya tak ketinggalan untuk mengajak Lukita berfotoan.

Hal itu terlihat ketika Lukita melakukan pemantuan lansung tanah longsor di pemukiman padat warga di RT 1/RW 1, Benkong Indah Bawah, Kecamatan Bengkong, Batam, Sabtu (26/9/2020) sore.

Ketua Tim Pemenangan Sinergi Luar Biasa, Eduard Brahmana Sembiring (kiri) saat duduk bersama Dr.Ir. Lukita Dirnarsyah Tuwo, MA di rumah pemenangan Bengkong.
Kedatangan mantan Kepala BP Batam itu didampingi oleh Ketua dan tim pemenangan "Sinergi Luar Biasa" Kecamatan Bengkong.

"Kehadiran bapak Lukita di sini untuk melihat lansung kondisi tanah longsor yang terjadi di depan rumah warga, dan juga ingin melihat kondisi posyandu di yang sudah lama tidak terawat," kata Ketua tim pemenangan Sinergi Luar Biasa Kecamatan Bengkong, Eduard Brahmana Sembiring.

"Sebenarnya ini tidak ada dijawal bapak Lukita, namun karena warga di sini sangat menginginkan untuk bertemu dan juga agar pak Lukita bisa melihat langsung kondisi yang sebenarnya, maka kami dari tim memenuhi permintaan warga," sambung pria yang akrap disapa bang Edo itu.

Lukita foto bersama dengan tim.
Terkait kunjungan ke Bengkong Indah Bawah itu, kepada warga, Lukita mengatakan, terima kasih karena telah mengundangnya.

Kata dia, karena dirinya juga tinggal di Kecamatan Bengkong, ia akan lebih banyak waktu untuk melihat apa saja yang perlu dibenahi di Kecamatan Bengkong.

"Saya juga tinggal di Kecamatan Bengkong ini, artinya saya punya waktu dan bisa berkeliling dan melihat apa yang perlu benahi di Bengkong ini," kata Lukita.

Calon Walikota Batam, Dr. Ir. Lukita Dirnasyah Tuwo, MA pantau tanah longsor di Bengkong Indah Bawah.

Sebelum meninggalkan lokasi tanah longsor, Lukita juga menyempatkan diri untuk berfoto bersama dengan warga setempat.

Terkait tanah longsor di tepi jalan itu, kata warga kejadiannya sudah 1 minggu lalu, namun sampai saat ini tidak ada perhatian serius dari pemerintah Kota Batam, sehingga tanah bekas longsor masih bertumpuk di tepi jalan.

"Kejadiannya sudah satu minggu lebih, tapi tak ada perhatian dari Pemko Batam, Bahkan untuk membangun tembok penahan longsor ini saja, biayanya dari swadaya masyarakat," kata Setia Putra Tarigan.

Kembali ke Cako Batam Lukita Dirnasyah Tuwo, setelah dari Bengkong Indah Bawah, kemudian jadwal kunjungannya mengunjungi Rumah Tim Pemenangan Sinergi Luar Biasa di Komplek Ruko Kemakmuran No.9 Bengkong, Batam.

Rumah Tim Pemenangan Sinergi Luar Biasa adalah merupakan Rumah bagi tim pemenangan Paslon Cagub Kepri Soeryo -  Iman dan Palson Cako Batam Lukita - Basyid (Sinergi Luar Biasa).

Kehadiran Lukita di Rumah Tim Pemenangan Sinergi Luar Biasa disambut seluruh tim dengan yel - yel penuh semangat.

Dalam pertemuan dengan tim yang juga ikut dihadiri warga, Bengkong, Lukita juga melakukan sesi tanya jawab dan menyerap aspirasi yang disampaikan oleh warga.

Calon Walikota Batam, Dr. Ir. Lukita Dirnasyah Tuwo, MA berfoto bersama dengan warga Bengkong Indah.
Terkait kunjungan Lukita itu, Eduard mengatakan, baru ini pak Lukita ada waktu bisa datang ke mari.

"Pada saat peresmian waktu itu, Pak Lukita tidak sempat hadir, dan saat inilah pak Lukita mendatangi rumah tim pemenangan Sinergi Luar Biasa untuk Kecamatan Bengkong," ujar Eduard Brahmana.

Sebagaimana diketahui, pada tanggal 12 September 2020 yang lalu, Rumah Tim Pemenangan Sinergi Luar tersebut telah diresmikan dan dikukuhkan oleh Cagub Kepri Soeryo Respationo dan calon Wakil Walikota Batam Abdul Basyid dari pasangan Lukita.

Peresmiannya saat itu dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, Anggota DRPD Batam Werton Panggabean, Thomas Ary Sembiring dan Anggota DPRD Kepri Sugianto. (Ag)

Mendagri Tito Karnavian Tunjuk Bahtiar Pjs Gubernur Kepri

 
Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Menteri Dalam Negeri Indonesia, Tito Karnavian akhirnya menunjuk Bahtiar sebagai pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Kepri.

Bahtiar mendapat pesan khusus dalam menjalankan tugasnya di Kepri di antaranya untuk menjaga kesuksesan pemilihan kepala daerah, serta penanganan Covid-19. 

“Pak Pjs melaksanakan tugas karena masa cuti Gubernur Kepri. Mensukseskan penyelenggaraan pilkada, juga kesehatan masyarakat di tengah pandemi ini. Intinya pesan Mendagri para pejabat sementara harus menyukseskan pilkada sehat,” kata Sekdaprov H TS Arif Fadillah, di Jakarta, Jumat (25/9).

Arif berada di Jakarta untuk menghadiri penyerahan Surat Keputusan Penunjukan Penjabat Sementara Gubernur di Kemendagri. Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri, Bahtiar ditunjuk Mendagri Tito Karnavian menjadi Pjs Gubernur Kepri.

Sekda hadir bersama Asisten Administasi Umum, Muhammad Hasbi. Sabtu (26/9) ini, Arif bersama Bahtiar kembali ke ibu kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang.

Bahtiar akan disambut prosesi adat. Termasuk penyematan tanjak oleh Lembaga Adat Melayu (LAM) Kepri. Sesampai di Tanjungpinang, berbagai agenda sudah menanti Pjs Gubernur.

Di antaranya Penyerahan Keputusan Menteri Dalam Negeri tentang Penunjukan Penjabat Sementara Walikota Batam, Bupati Bintan, Bupati Karimun, Bupati Lingga, Bupati Kepulauan Anambas. Dilanjutkan dengan rapat bersama Pjs Wako dan Bupati. Juga rapat bersama FKPD Provinsi Kepri.

Menurut Arif, saat penyerahan SK Penjabat Gubernur, Mendagri menekankan perhatian serius pada protokol kesehatan. Kesehatan masyarakat adalah yang utama.

“Pilkada harus sukses dan sehat,” tutup Arif. (Ril)

Ini Visi Misi Calon Walikota Lukita Dirnasyah Tuwo Majukan Batam

 
Calon Walikota Batam Dr. Ir. Lukita Dirnasyah Tuwo, MA.

Dinamika Kepri, Batam - Setiap Pasangan Calon (Paslon) yang ikut maju bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pastinya semua memiliki visi misi tersendiri.

Beda paslon tentu beda pula visi misinya, namun bisa disimpulkan, apapun visi misinya, pasti tujuannya satu yakni untuk kemajuan daerah yang akan dipimpinnya.

Sebagaimana kita ketahui, Batam adalah salah Kota di Kepulauan Riau (Kepri) yang merupakan salah satu Kota baro meter di indonesia. Maka tidak heran jika perhelatan menjelang Pilkada calon Walikota di Batam saat ini begitu wah, apalagi Paslon yang ikut bertarung cuma dua pasangan sehingga membuat begitu terasa euforianya.

Kedua Paslon yang akan merebut Batam satu itu yakni pasangan petahana (incumbent) Rudi - Amsakar (Ramah) dan pasangan Lukita - Basyid (Luar Biasa). Kedua Paslon itu maju dengan dukungan dari partai pendukung masing-masing.

Kembali ke visi misi, saat awak media mempertanyakan hal itu ke calon Walikota Batam Dr. Ir. Lukita Dirnasyah Tuwo, MA, ia mengatakan bahwa visi misi utamanya adalah untuk mewujudkan "Batam Yang Bahagia Mendunia".

"Intinya adalah sudah jelas bahwa saya akan mengajak masyarakat, Yuk! berubah untuk mewujudkan Batam yang bahagia mendunia," kata Lukita di Rumah Pemenangannya di Ruko Central Glory Poin, Blok A No.10 -11 Legenda, Batam Center, Batam, Kepri, Rabu (23/9/2020) sore.

Lebih lanjut dijelaskannya, untuk mewujudkan Batam yang bahagia mendunia, ia sudah memiliki misi bagaimana untuk membenahi kebutuhan masyarakat yang paling utama yakni terkait bahan pokok masyarakat seperti air, energi, maupun terkait permasalahan rumah dan masalah lapangan pekerjaan di Kota Batam.

Tak hanya itu, ia juga mengatakan punya misi dan komitmen untuk membangkitkan tingkat ekonomi minimal 7 persen di Kota Batam.

Selain itu dalam hal urusan birokrasi terkait mengurus perizinan usaha di Batam, kata Lukita, pelayanan di Pemko Batam maupun di BP Batam akan dibenahi.

"Pelayanan harus melayani bukan malah mempersulit, maka dari itu perlu dibenahi supaya prosesnya lebih cepat tanpa ada biaya - biaya sampingan," ujar Lukita.

Mantan Kepala BP Batam itu juga menyebutkan, untuk membangkitkan ekonomi, pembangunan infrastruktur juga perlu dibenahi seperti pelebaran jalan masuk ke kawasan industri dengan tujuannya agar para investor yang sudah ada maupun investor yang akan berminat berivestasi di Batam tidak kecewa.

Terkait persolan banjir dadakan di jalanan bila hujan, Lukita mengatakan itu juga masuk dalam visi misinya. Kata dia, itu harus dibenahi, bagaimana supaya Batam ini terlihat lebih menarik. (Ag)

24 September 2020

Sinergi Luar Biasa Dapat Nomor Urut Satu, Kebetulan atau Hoki? Jurado: Itu Seleksi Alam

 
Jurado Siburian, SH.

Dinamika Kepri, Batam - Terkait Paslon Gubernur Kepri Soeryo - Iman dan Paslon Walikota Batam Lukita - Basyid sama - sama mendapatkan urut nomor urut satu di Pilkada tahun 2020 ini, kata Jurado Siburian, SH itu bukan suatu kebetulan.


"Menurut saya itu bukan kebetulan, tetapi suatu keberuntungan. Keberuntugan yang saya maksudkan di sini, karena itu juga masuk pada seleksi alam. Mengapa saya katakan demikian, karena jauh - jauh hari sebelumnya, baik tim maupun kedua Paslon sudah mengharapkan supaya mendapatkan nomor urut satu. Artinya apa yang kami harapkan dan doakan bisa terkabulkan," kata Jurado Siburian.

Menurutnya, Paslon yang mendapatkan nomor urut satu, tentunya lebih mudah diingat dan memiliki nilai tersendiri.

"Di mana - mana semua orang pasti ingin mendapat atau memilih nomor satu. Artinya pilihan nomor satu itu pilihan yang terbaik," ujar mantan anggota DPRD Batam 2014 - 2019 itu.

Sebagaimana diketahui, Paslon Gubernur Kepri Soeryo - Iman dan Paslon Walikota Batam Lukita - Basyid selama ini telah dinyatakan satu paket untuk maju di Pilkada Batam dan Kepri tahun 2020.

Kedua Paslon itu diberi nama "Sinergi Luar Biasa". Tak hanya itu, kedua tim Paslon juga bersatu untuk memenangkannya.

Benarkah nomor urut bisa menentukan menang kalahnya suatu Paslon? Kita tunggu tanggal mainnya tanggal 9 Desember 2020 ini. (Ag)

Hasil Rapat Pleno Paslon Gubernur Kepri, Sinergi Dapat Nomor Urut 1, Insani Urut 2 dan Aman Nomor Urut 3

 
Dinamika Kepri, Batam - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepri, hari ini melakukan Rapat Pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon Gubernur Kepri dan Wakil Gubernur Kepri Pemilu serentak lanjutan tahun 2020, di Hotel CK, Tanjungpinang, Kamis (24/9/2020).

Adapun tiga Paslon yang ikut mengundi nomor urut yakni Paslon Soeryo - Iman (Sinergi), Paslon Isdianto - Suryani (Insani) dan Paslon Ansar - Marlin (Aman).

Rapat pleno dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan di mana setiap undangan yang hadir diwajibkan memakai masker.

Dari hasil rapat pleno terbuka dan pengundian nomor urut tersebut, Paslon Gubernur Kepri, Sinergi mendapat nomor Urut 1, Insani nomor urut 2 dan Paslon Aman mendapat nomor urut 3. (Ag)

Hasil Rapat Pleno, Paslon Ramah Dapat Nomor Urut 2, Luar Biasa Nomor Urut 1

 
Dinamika Kepri, Batam - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Batam hari ini melakukan Rapat Pleno terbuka pengundian nomor urut pasangan calon Walikota Batam dan Wakil Walikota Batam Pemilu serentak lanjutan tahun 2020, di Hotel Harris, Batam, Kamis (24/9/2020).

Adapun dua Paslon yang ikut mengundi nomor urut yakni Paslon Rudi - Amsakar (Ramah) dan Paslon Lukita - Basyid ( Luar Biasa).

Rapat pleno dilakukan dengan jumlah undangan terbatas dengan menerapkan protokol kesehatan serta jarak duduk 1 meter dan setiap undangan yang hadir diwajibkan memakai masker.

Dari Hasil Rapat Pleno, Paslon Ramah Dapat Nomor Urut 2 (dua), sedangkan Paslon Luar Biasa dapat Nomor Urut 1 (satu).


(Ag)

21 September 2020

Kapolres Lingga AKBP Boy Herlambang Minta Jaga Kedamaian

 
Pimpin Apel Pasukan Operasi Mantap Praja Seligi 2020, Kapolres Lingga AKBP Boy Herlambang Minta Jaga Kedamaian
Penyerahan masker kepada personel TNI dan Polri, di Halaman Mako Polres Lingga, Senin (21/9/2020).

Dinamika Kepri, Lingga - Guna mewujudkan Pilkada serentak 2020 di Kabupaten Lingga yang aman damai sejuk dan sehat. Kapolres Lingga, AKBP Boy Herlambang. SIK., M.si melakukan kegiatan Apel Gelar pasukan operasi mantap praja seligi 2020 di gelar di Halaman Mako Polres Lingga, Senin (21/9/2020).

Gelar pasukan itu dihadiri ketiga pasangan Paslon Bupati Lingga dan partai politik serta dihadiri porsonil TNI dan Polri yang juga di ikuti OKP dan ormas serta Satpol-PP.

Dalam kata sambutannya, Kapolres mengatakan, Pilkada di Lingga yang memasuki tahap demi tahap pelaksanaan sudah dimulai, namun pelaksanaannya dalam kondisi mewabahnya Covid-19

Ia mengajak agar di dalam Pilkada nantinya, semua harus menciptakan iklim yang aman damai sejuk dan sehat meskipun di tenggah wabah Covid-19 saat ini.

"Pilkada 2020 sangat penting. Pilkada akan dilaksanakan di tengah pendemi Covid-19. Saat ini ada1627 kasus di Kepri dan sudah ada meninggal 25 orang. Namun karena begitu pentingnya Pilkada ini, maka saya menghimbau agar seluruh penyelenggara Pilkada untuk senantiasa mematuhi protokol kesehatan. Selalu memakai APF dan mentaati dari 3M," ungkap Kapolres.

Kapolres juga meminta agar semua kegiatan dari para tim pemenangan supaya mentaati aturan yang sudah ditetapkan oleh penyelenggara Pemilu, dan tidak melakukan tindakan bersifat keramaian dan selalu senantiasa menjaga kedamaian dan ketertiban selama proses pelaksanaan Pilkada tahun 2020 dilakukan.

Sementara itu Danlanal Dabo Singkep, Letkol P Laut Zul Fahmi pada kesempatannya menyampaikan bahwa TNI AL akan selalu besinergi dengan Polri dalam pengamanan Pilkada dan siap kapan saja jika  dibutuhkan.

 "Kita dari TNI AL akan siap bila sewaktu-waktu dibutuhkan. Intinya, TNI AL siap turut serta mengamankan Pilkada 2020 bersama Polri," kata Danlanal memastikan.

Setelah Apel gelar pasukan dilakukan, kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan masker kepada TNI dan dilanjutkan video conferenci dan penandatangan fakta integritas. (Ril)
Scroll to top