Tampilkan postingan dengan label Plt Gubernur Kepri. Tampilkan semua postingan

Isdianto Terus Tekan Percepatan Realisasi APBD Kepri
Plt. Gubernur Kepri, Isdianto. 

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Plt. Gubernur Provinsi Kepulauan Riau H. Isdianto menekankan semua OPD untuk terus mempercepat realisasi APBD. Saat ini, Kepri  berada di peringkat sembilan se-Indonesia dan nomor dua di Sumatera.

Di triwulan ketiga ini, serapan dan realisasi harus semakin besar. Semua akan berdampak ke masyarakat.

“Pesan Bapak Presiden, Juli, Agustus dan September ini adalah momentum. Belanja pemerintah harus dipercepat. Tentu sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Isdianto di Bandara Hang Nadim, Batam, Kamis (16/7).

Isdianto memang baru kembali dari Jakarta menghadiri pertemuan bersama Presiden Joko Widodo. Presiden dalam sambutannya menekankan betul pentingnya realisasi anggaran. Saat itu Jokowi berpesan bahwa yang diharapkan yaitu belanja pemerintah, spending, belanja pemerintah. Oleh sebab itu, jangan sampai ada nge-rem.

“Kita tidak bisa mengharapkan lagi yang namanya investasi, itu pasti minus pertumbuhannya. Kalau ekonomi di provinsi Bapak-Ibu semuanya ingin cepat pulih, belanjanya semuanya harus dipercepat. Kuncinya hanya di situ. Enggak bisa lagi kita mengharapkan sekali lagi, investasi, swasta, enggak. Karena ini munculnya memang harus dari belanja pemerintah,” kata Isdianto menirukan ucapan presiden Jokowi.

Isdianto dalam masa adaptasi kebiasaan baru ini semakin intens melakukan evaluasi serapan anggaran. Dalam dua kali Senin, lompatan serapan anggaran pun terlihat naik dengan cepat.

Isdianto ingin semakin cepat lagi, karena Presiden berharap, belanja-belanja yang ada ini, harus dipercepat. Karena itu akan menaikkan konsumsi domestik, konsumsi rumah tangga.

Isdianto bersyukur aktivitas industri di Kepri, khususnya Batam tetap menggeliat. Dalam kunjungannya bersama Kapolda Kepri Irjen Pol Aris Budiman dan sejumlah FKPD ke sejumlah perusahaan, tampak aktivitas berjalan lancar. Perusahaan-perusahaan itu pun tetap menjalankan protokol kesehatan dengan ketat dan penuh disiplin.

“Kita ingin ekonomi terus bergerak namun kesehatan tetap menjadi yang utama. Dua-duanya harus diperhatikan,” kata adik kandung almarhum H. Muhammad Sani ini.

Dalam catatan Presiden, Kepri penyerapan anggaran dan realisasi APBD berada di posisi sembilan setelah DKI (Jakarta), Nusa Tenggara Barat, Sumatra Barat, Gorontalo, Kalimantan Selatan, Bali, Kalimantan Tengah,  dan Banten. (Ril)

Dinamika Kepri, Batam - Plt. Gubernur H. Isdianto mengatakan sektor pertanian di Kepri harus terus berkembang untuk menyejahterakan petani. Termasuk memperkuat ketahanan pangan Kepri sebagai daerah terdepan di Indonesia.

“Di beberapa daerah sektor pertaniannya sangat bagus. Saya ingin terus berkembang sehingga bisa memenuhi kebutuhan Kepri bahkan jenis tertentu bisa diekspor. Dengan sendirinya masyarakat akan semakin sejahtera,” kata Isdianto di Graha Kepri, Batam, Selasa (7/7/2020).

Soal pertanian, Isdianto berharap pada pekan depan rencana ekspor kelapa gading ke Malaysia dari Karimun bisa dimulai. Untuk kegiatan ini, pekan lalu, Isdianto sudah mendapat laporan dari Karantina Karimun.

Isdianto mengatakan pertanian akan menjadi perhatian serius untuk terus dikembangkan. Tentu saja sektor kemaritiman dan pariwisata juga menjadi unggulan untuk meningkatkan kemajuan Kepri.

Isdianto mengaku senang dengan pilihan produk pertanian yang berpotensi ekspor. Dengan demikian, petani tahu apa yang mereka usahakan mempunyai nilai ekonomi tinggi.

“Cukup penting jika kita memperhatikan nilai jual untuk ekonomi produknya. Tapi benar-benar dikelola dan dipastikan setelah panen. Jangan sampai masyarakat dikecewakan. Jangan sampai sudah menyiapkan lahan, sudah menanam. Ternyata harga rendah dan tidak menarik bagi petani. Akhirnya bangkrut,” Isdianto mengingatkan.

Sepanjang 2019, nilai ekspor pertanian Kepri mencapai angkat Rp4 triliun. Isdianto mengaku ingin lebih meningkat lagi. Namun, pandemi Covid-19 membuat beberapa sektor terganggu. Tapi ke depan dia berharap jumlahnya semakin meningkat.

Isdianto mengajak semua pihak bersinerni untuk meningkatkan sektor ini. Dengan terus berkembang, Kepri akan semakin maju.

“Seperti selalu saya sampaikan, dengan bersama kita pasti bisa. Saling bantu dan mendukung buat kemajuan Kepri,” ujar adik kandung H Muhammad Sani itu. (Ril)

Hadiri Peringatan Hari Bhayangkara Ke-74, Plt Gubernur Kepri: Saya Mengapresiasi Kinerja Polri
Foto bersama Ditreskrimum Polda Kepri Kombes Arie Darmanto dengan Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Isdianto.

Dinamika Kepri, Batam - Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Isdianto turut serta menghadiri peringatan Hari Bhayangkara Ke–74 tahun di Mapolda Kepri, Rabu 1 Juli 2020 dengan mengangkat tema yang “Kantibmas Kondusif Masyarakat Semakin Profuktif”. Kegiatan dilaksanakan secara serentak melalui virtual yang dipimpin langsung oleh Presiden Joko Widodo sebagai inspektur upacara dari istana negara.

Isdianto mengucapkan selamat Hari Bhayangkara yang ke–74 kepada seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia terkhusus keluarga besar Polisi Daerah (Polda) Kepri.

“Selamat Hari Bhayangkara yang ke–74 tahun 2020. Semoga kedepan institusi Polri semakin profesional, modern, dan terpercaya dalam menjalankan tugas melindungi, mengayomi dan melayani masyarakat,” ungkap Isdianto usai menghadiri upacara peringatan Hari Bayangkara secara virtual bersama Presiden Joko Widodo, di Mapolda Kepri, Batam, Rabu (01/07), dikutip dari situs Diskominfo Kepri.

Kepada awak media, Isdianto juga mengapresiasi kinerja Polri khususnya Polda Kepri yang telah terbukti mengambil peran penting dalam pembangunan daerah khususnya pada saat penangan pandemi Covid–19 di kawasan Selat Malaka tersebut. Menurutnya, hal ini berkat koordinasi dan sinergi yang luar biasa antara Pemprov, Polda dan juga masyarakat.

“Secara pribadi saya memberikan apresiasi yang setinggi–tingginya kepada seluruh jajaran kepolisian. Terus terang kami merasakan betul, selama ini koordinasi sangat baik dan kinerja kepolisian yang luar biasa. Bahkan selama pandemi ini, Kepri behasil menekan jumlah penyebaran pandemi Covid–19, ini juga berkat kerja sama dengan pihak kepolisian. Terimakasih kepada Polda Kepri yang terus mewujudkan Kepri yang kondusif, aman dan nyaman yang sangat mendukung investasi dan pariwisata,” imbuhnya.

Sejalan dengan tema yang diusung, Isdianto juga berharap dengan terwujudnya suasana yang kondusif sehingga produktivitas masyarakat juga semakin meningkat dan pembangunan bisa terus berlanjut hingga ke pelosok daerah di seluruh wilayah Kepri.

“Inilah pentingnya kolaborasi dari semua elemen termasuk pihak kepolisian dan masyarakat sehingga setiap program pembangunan bisa terus berjalan secara maksimal. Ayo bersatu teruskan pembangunan untuk Kepri yang lebih maju,” pungkasnya.

Diketahui, berdasarkan pantauan awak media, turut hadir pada Upacara Peringatan HUT Bhayangkara Ke 74, jajaran FKPD Provinsi Kepulauan Riau, Kapolda Kepri, Irjen Pol Dr.Aris Budiman, Ketua DPRD Provinsi, Jumaga Nadeak, SH, Wakajati, Danrem 033 / WP, Brigjen TNI Inf Harnoto, Danlantamal IV, Laksma TNI Indarto Budiarto, Ka BNNP, Brigjen Pol Richard Nainggolan, Kabinda, Brigjen Pol Dr. Riza Celvian Gumay, Danguskamla, Laksma Yayan Sofiyan, Ka Bakamla, Diwakili KolS.O.M Pardede, Dir BP Batam, Brigjen Pol Moch Badrus, Danlanud RHF, dan Kolonel PNB Andi Wijanarko. (Ril)

Plt Isdianto Resmikan Beberapa Proyek Fisik di Karimun
Dinamika Kepri, Karimun - Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto melakukan Kunjungan Kerja ke Kabupaten Karimun dalam rangka peninjauan dan peresmian jalan di Tanjungbalai dan Belat.

Selama kunjungannya ke Karimun, pada hari Sabtu (27/06) petang,  Isdianto berkesempatan melakukan peninjauan Peningkatan Ruas Jalan Provinsi di Titik Nol Coastal Area Karimun.

Kemudian pada hari Minggu  (28/06), menggunakan Kapal Kepri 1, menuju ke Kecamatan Belat guna Peresmian Permulaan Pembangunan Ruas Jalan Sei Asam-Penarah-Sebele-Lebuh.

Proyek pembangunan ruas jalan ini menurut Isdianto merupakan salah satu proyek pembangunan yang tentu sangat ditunggu oleh masyarakat. Sering didengar, bahwa Presiden Jokowi menyampaikan bahwa tantangan semakin besar untuk membangun Bangsa yang lebih baik. Kuncinya adalah infrastruktur. Bahkan Menteri PUPR juga menyatakan “membangun infrastruktur artinya membangun bangsa.

“Kita harus optimis bila pembangunan ruas jalan ini berhasil diwujudkan dan akan memberikan kontribusi signifikan bagi kelancaran transportasi, distribusi serta koneksi antar wilayah di Kecamatan Belat – Kabupaten Karimun. Dengan akses jalan yang lancar ini otomatis akan membuka kampung kita ini dari keterisolasian dan selanjutnya mengangkat perekonomian masyarakat pada akhirnya merubah Belat jadi lebih maju,” jelasnya.

Isdianto kemudian menjelaskan bahwa kondisi bangsa yang tengah dilanda Pandemi Covid-19 memang mengharuskan kita untuk memprioritaskan beberapa pos anggaran untuk hal-hal urgent. Di sisi lain, beberapa pembangunan harus terus dilanjutkan, roda perekonomian masyarakat harus terus berputar. Untuk itu pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan dinas/instansi terkait agar proyek/kegiatan prioritas tetap dilanjutkan.

“Semoga pekerjaan pembangunan ruas jalan ini dapat berjalan sesuai rencana, meski di tengah jalan mungkin sempat tertunda. Harapan kita semua, progres pekerjaan tetap dipantau, agar masyarakat dapat segera menikmati hasilnya,” harap Isdianto.

Sementara itu Bupati Karimun Aunur Rafiq pada kesempatan ini menyampaikan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau atas perhatiannya terhadap berbagai program pembangunan di Kabupaten Karimun.

“Kami sangat berterimakasih atas atensi pembangunan Provinsi Kepulauan Riau di karimun termasuk di Belat ini. Sebenarnya jalan ini sudah lama diidamkan masyarakat. Kami mengharapkan jalan ini akan bangun hingga selesai pada tahun mendatang dan semoga amal jariyah dengan adanya jalan ini akan terus mengalir,” kata Aunur Rafiq.

Adapun untuk kegiatan Peningkatan Ruas Jalan Provinsi di titik Nol Coastal Area memiliki panjang 1,180 dengan perbaikan sisi sebelah laut dan patching sisi darat. Sedangkan total panjang ruas jalan Sei Asam-Sebele-Penarah-Lebuh Kecamatan Belat, Kabupaten Karimun sepanjang 13,10 Km dengan target penanganan Pekerjaan Tahun Anggaran 2020 yaitu Panjang Pembukaan Jalan 4,273 km, lebar pembukaan jalan 10 meter, Panjang Perkerasan Jalan Beton 0.745 serta lebar perkerasan jalan beton lima meter. (Ril)

Plt Isdianto Minta Gedung DPC Among Mitro Kundur Jadi Tempat Pemersatu Masyarakat
Peletakan Batu Pertama pembangunan Gedung DPC Among Mitro Kecamatan Kundur, Tanjungbatu, Karimun, Minggu (28/6/2020). (F/Humas Prov Kepri).

Dinamika Kepri, Karimun - Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto menutup kunjungan kerjanya ke Kabupaten Karimun dengan melakukan peletakan Batu Pertama pembangunan Gedung DPC Among Mitro Kecamatan Kundur, Tanjungbatu, Karimun, Minggu (28/6/2020)

Isdianto menyampaikan bahwa pembangunan Gedung Among Mitro ini merupakan janjinya kepada para pengurus Among Mitro Kabupaten Karimun yang mengusulkan adanya pembangunan Pendopo untuk Among Mitro di Wilayah Kundur, Tanjungbatu.

“Jadi ini adalah janji saya kepada Bupati dan Ketua DPC Among Mitro Karimun yang sebelumnya menghadap untuk melaporkan kebutuhan Pendopo yang bisa dimanfaatkan oleh Masyarakat Tanjungbatu. Alhamdulillah dalam waktu yang tidak lama sejak menjabat menjadi Pelaksana tugas, hal ini bisa saya tunaikan,” jelas Iadianto.

Kepada masyarakat yang hadir Isdianto menjelaskan bahwa dirinya baru beberapa saat menjabat menjadi Plt. Gubernur Kepulauan Riau namun dengan waktu yang sangat singkat dirinya berusaha menggunakan dan memaksimalkannya untuk pembangunan demi kesejahteraan masyarakat.

“Sebagai pemimpin yang menakhodai Kepri saat ini, saya akan berusaha semaksimalkan mungkin menggunakan alokasi anggaran yang ada untuk pembangunan yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Semoga hal baik ini dapat kita lanjutkan di masa mandatang,” ujarnya.

Kepada pengurus DPD Among Mitro Karimun Isdianto berpesan agara Gedung yang sebentar lagi akan berdiri harus dimanfaatkan sebaik-baiknya bukan hanya oleh Among Mitro di Kundur, namun bisa juga digunakan serta dimanfaatkan oleh seluruh warga masyarakat yang berada di daerah Kundur dan sekitarnya.

“Jadikan Gedung Pendopo ini sebagai Gedung pemersatu bagi semua masyarakat Kundur dan Karimun. Jangan sampai ada perpecahan diantara kita, karena untuk membangun saya dan Bupati akan sangat membutuhkan bantuan dari semuanya,” tutup Isdianto

Sementara itu Bupati Karimun yang juga hadir pada kesempatan ini tidak hentinya mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau yang terus berkontribusi dan berkolaborasi dengan pemerintah Kabupaten Karimun dalam membangun.

“Kita menyadari bahwa banyak hal yang harus kita lakukan untuk memenuhi keinginan masyarakat. Namun dengan keterbasan anggaran yang kita miliki tentu juga akan lambat dalam bergerak. Namun dengan kolaborasi dan sinergi yang baik antara Pemkab dan Pemprov maka apa yang menjadi harapan masyarakat dapat dengan segera terwujud,” kata Aunur.

Dalam pada itu Ketua DPD Among Mitro Karimun Wiryanto mengatakan bahwa dengan akan hadirnya Gedung Pendopo ini maka akan semakin menggairahkan kegiatan keagamaan serta seni dan budaya yang ada di Kundur, Karimun. Dirinya juga mengingatkan segenap pengurus Among Mitro di Karimun agar tidak melupakan jasa baik para pemimpin yang terus membantu paguyuban selama ini.

“Kita harus terus membantu dan mendoakan para pemimpin kita agar selalu sehat dan dalam lindungan yang Maha Kuasa. Among mitro juga siap mendukung dan mensukseskan pembangunan baik di Kepri dan Karimun secara berkelanjutan,” tegasnya. (Ril)

Plt Gubernur Kepri: Industri di Batam Siap dengan Kenormalan Baru
Walikota Batam Rudi, Plt Gubernur Kepri  Isdianto, Kapolda dan FKPD tinjau sejumlah Perusahaan di Batam, Jumat (19/6/2020).

Dinamika Kepri, Batam - Plt. Gubernur Kepri mengapresiasi sejumlah perusahaan di Batam yang telah menerapkan kenormalan baru. Begitupun dalam menjalankan aturan protokol kesehatan.

Secara umum,  perusahaan telah menyadari pentingnya mematuhi dan menjalankan aturan protokol kesehatan. Ini akan menguntungkan perushaaan untuk  beraktifitas secara aman.

“Satu sisi produktifitas terus berjalan, dan satu sisi kesehatan bisa terus terjaga“  kata  Isdianto saat meninjau sejumlah perusahaan di Kawasan Industri Panbil Batam, Jum’at (19/6).

Peninjauan diawali ke PT Amtek Enginering di Kawasan Cammo Industrial Estate Batam Senter, berlanjut ke PT Schanider Kawasan Industri Batamindo dan terakhir ke PT TDK Electronics Indonesia Kawasan Industri Panbil.

Dijelaskan Isdianto sejuah ini dari peninjuannya, perusahaan tidak mengalami kendala berarti. Mereka bahkan sangat siap menerapkan aturan baru sebagai bentuk wujud dan dukungan penerapan kesehatan.

Meski ada konsekuensi  perubahan  yang terjadi, dari mulai penggunaan policarbonate partition untuk memisahkan satu meja dengan meja lain, penyediaan saran cuci tangan, masker hingga penyemprotan disinfektan.

“Semua itu, tidak mempengaruhi produktifitas dan kinerja secara umum. Bahkan perusahaan mengakui lebih aman karena kesehatan pekerja menjadi lebih tejamin. Dan itu yang terus dijaga pengusaha, ” tambah Isdianto bangga.

Isdianto juga bersyukur, perusahaan sadar betul serta makin disiplin dalam menjaga kesehhatan. Bahkan klinik yang ada juga makin dilengkapi dengan penunjang sarana kesehatan. Itu grstis untuk para karyawannya.

Tak lupa Isdianto juga terus menekankan pada jajaran  manajemen akan pentingnya pemahaman pada karayawan akan terus mematuhi aturan protokol kesehatan ditengah kondisi pandemi ini. Sebab kalau sampai imi tidak diindahkan, akan ada konsekuensi yang harus diterima perusahaan.

Kunjungan kali ini juga turut didampingi Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Kapolda Kepri Irjend  Pol Aris Budiman, Walikota Batam Muhammad Rudi, Tim Gugus Tugas  Percepatan Covid 19 Kepri dan Kota Batam. Termasuk jajaran manajemen, owner termasuk  Jhon Kenendy dari Panbil Industrial Estate.

Usai peninjauan, Isdianto mengungkapkan jika mereka meninjau untuk memastikan kesiapan industri menjalani new normal. Selain protokol kesehatan yang ditaati, diakui jika pihaknya juga menanyakan produktivitas karyawan dan perusahaan. Bahkan di PT Amtek, produktivitas karyawan naik.

“Terbukti semua yang kita tanya tadi berjalan dan mengikuti aturan. Sudah dipastikan berjalan dan jarak antar karyawan dijaga,” bebernya.

Isdianto menilai, kebijakan Batam tidak menerapkan PSBB, mampu menjaga industri.

“Jadi kebijakan tidak menerapkan PSBB atau lock down, baik untuk industri. Jadi industri tidak ada yang tutup dan produktivitas berjalan seperti biasa,” imbuhnya.

Masih ditempat sama, HM Rudi mengatakan jika mereka mendukung industri tetap beroperasi. Dengan pengoperasian perusahaan yang berjalan, memberikan dampak kepada masyarakat, sebagai karyawan.

“Tapi yang cari makan harus menjaga. Jadi saya minta, jaga kesehatan dan jaga jarak. Semua jalan, tapi semua mengikuti dan menjalankan aturan,” imbuhnya. (Ril)


Danlanal Dampingi Plt Gubernur Kepri Pantau Kesiapan Perusahaan di Batam

Dinamika Kepri, Batam -  Plt. Gubernur Provinsi Kepri Isdianto memantau penerapan protokol kesehatan dalam persiapan new normal di beberapa Perusahaan yang ada di Kota Batam Kepri, Jumat (19/06/2020).

Saat kegiatan, Isdianto didampingi Komandan Lanal Batam Kolonel Laut (P) Alan Dahlan untuk mewakili Danlantamal IV Tanjungpinang Kolonel Laut (P) Indarto Budiarto.

Tak hanya Danlanal Batam, para unsur Forkopimda Provinsi Kepri juga ikut mendampingi Plt. Gubernur Kepri tersebut.

Adapun beberapa lokasi perusahaan yang ditinjau di antaranya PT. Amtek di Kawasan Cammo Industrial Estate, PT. Schneider Electric Manufacturing Lot 4 di Kawasan Industri Batamindo dan PT. TDK Electronic Indonesia di Kawasan Industri Panbil.

Pemantauan ini dilakukan guna memastikan sejauh mana persiapan perusahaan-perusahaan yang ada di Kota Batam dalam menyambut penerapan new normal.

 “Untuk menghadapi new normal, sejumlah langkah harus dilakukan salah satunya tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat, mulai dari wajib mengenakan masker, mencuci tangan dengan sabun hingga tetap menjaga jarak aman, langkah itu merupakan cara untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona," kata Danlanal disela-sela kegiatan.

"Dalam situasi pandemi Covid-19 saat ini TNI Angkatan Laut mendapatkan tugas, bersinergi dengan institusi lain untuk ikut menyadarkan masyarakat agar dapat tetap waspada dengan Covid-19 serta juga produktif dan aman," tutupnya. (Ril)

Isdianto: Konektivitas Antar Pulau Kunci Utama Peningkatan Ekonomi Kepri
Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto. 

Dinamika Kepri, Tanhungpinang - Plt. Gubernur H. Isdianto Kepri menghadiri Video Conference Rapat Koordinasi Rencana Pengoperasian Short Sea Shipping di Kepulauan Riau dan Sekitarnya. Rapat ini dipimpin oleh Rusli Rahim, Asisten Deputi Infrastruktur Konektivitas Kemenko Maritim.

Turut hadir mendampingi Gubernur Kepulauan Riau Plt. asisten Pemerintahan dan Kesra Raja Ariza, Asisten Ekonomi dan Pembangunan Syamsul Bahrum serta Sekretaris Dinas Perhubungan Provinsi Kepri Junaidi.

Dalam penyampaiannya Isdianto menggambarkan kondisi geografis yang memiliki luas laut mencapai 96 persen dan memiliki letak strategis karena berbatasan dengan 5 (lima) negara dan terletak di jalur internasional (Selat Malaka dan Laut Natuna Utara) serta Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I. Walaupun memiliki memiliki laut yang luas sejatinya laut bukanlah pemisah.

“Laut dapat menjadi pemersatu, jika dirangkai melalui satu pulau ke pulau lainnya melalui konektivitas atau ketersambungan. Disinilah pentingnya aksesibilitas antar wilayah yang dapat mendukung keberlangsungan ekonomi serta pengembangan pulau-pulau dan daerah di sekitarnya,” jelas Isdianto di Ruang Kerja Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (17/04)

Kawasan-kawasan di sekitar Laut Natuna Utara ungkap Isdianto sesungguhnya memiliki potensi yang luar biasa. Berbagai potensi ini jika digali dan dikelola dengan baik akan menjadi aset yang justru membawa dampak positif dan manfaat bagi masyarakat sekitarnya.

“Untuk itulah diperlukan infrastruktur, sarana dan prasarana yang mendukung konektivitas atau keterhubungan antar pulau-pulau disekitarnya,” ucapnya.

Selanjutnya Isdianto menyampaikan bahwa atas nama Pemerintah serta seluruh masyarakat Provinsi Kepulauan Riau sangat menyambut baik dan positif tentang adanya Rencana Pengoperasian Short Sea Shipping Di Kepulauan Riau, Sesuai dengan berita acara serah terima nomor: PL. 108/114/BAST/SATKER-TSDP/II/2020 tanggal 21 Februari 2020 bahwa telah diserahkan operasional kapal KMP. Bahtera Nusantara 01 dari Kementerian Perhubungan kepada PT. ASDP Indonesia Ferry (Persero) dan akan melayani lintasan Tanjung Uban – Matak – Natuna – Serasan – Sintete – Tambelan – Tanjung Uban dengan total jarak 824 mile.

“Beberapa waktu lalu kami juga telah mengutus tim untuk melakukan peninjauan ke KMP. Bahtera Nusantara 01 yang saat ini telah bersandar di Tanjung Uban. Selain meninjau kesiapan kapal, kami juga meminta tim agar memastikan kesiapan infrastruktur pelabuhan penyeberangan untuk mendukung beroperasinya Kapal BN01 tersebut,” jelasnya.

Untuk itulah melalui kesempatan ini pula kami ingin menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan serta kerja sama Kementerian Perhubungan melalui PT. ASDP, Pemkab Bintan, Pemkab Kepulauan Anambas, Pemkab Natuna, sebagai bentuk sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.

“Insya Allah akan membawa manfaat yang besar bagi masyarakat,” harap Isdianto.

Mengingat rencana pengoperasian kapal masih di tengah suasana Pandemi Covid-19 serta transisi “New Normal” Isdianto juga menghimbau agar operator dan masyarakat pengguna jasa kapal pelayaran untuk tetap patuh dan disiplin dalam penerapan protokol kesehatan.

“Kita semua tidak boleh mengabaikan protokol kesehatan baik di kapal maupun di pelabuhan, demi kenyamanan dan keselamatan penumpang dan awak kapal,” himbaunya.

Terakhir Isdianto juga berharap melalui pengoperasian kapal ini, adanya kelancaran suplai kebutuhan pokok, pangan dan logistik yang dapat menjangkau puau-pulau kita yang ada di perbatasan dan pesisir.

“Semoga konektivitas ini dapat lebih menggerakkan roda perekonomian masyarakat, menumbuhkan lagi geliat usaha di berbagai sektor, dan manfaatnya dapat benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” tutupnya

Sementara itu Rusli Rahim Asisten Deputi Infrastruktur Konektivitas Kemenko Maritim dalam penyampaiannya berharap dengan adanya bantuan kapal yang diterima.dapat meningkatkan konektivitas di daerah khususnya Kepulauan Riau yang terdiri dari pulau-pulau.

“Manfaatkan bantuan dari Pusat ini semaksimal mungkin untuk menyambung konektivitas antar daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya. (Ril)

Dinamika Kepri, Tanjungpinang -Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV  Kolonel Laut (P) Indarto Budiarto melakukan kunjungan silaturahmi temui Plt. Gubernur Provinsi Kepri, H. Isdianto, Senin (15/6/2020).

Danlantamal diterima diruang kerjanya Isdianto di Kantor Gubernur Provinsi Kepri Dompak, Tanjungpinang Kepulauan Riau.

Penyambutan hangat oleh Plt. Gubernur saat Danlantamal IV berkunjung begitu terlihat sehinggga menambah mempererat hubungan di antara keduanya.

Jabatan Danlantamal adalah salah satu bagian pimpinan daerah dari unsur Forkopimda, sehingga sebagai pejabat baru, Danlantamal IV menemui Plt Gubernur Kepri.

Pada kesempatan itu Danlantamal IV mengatakan tujuannya, katanya kedatangan itu untuk silaturahmi dan sekaligus untuk memperkenalkan diri.

" Tujuan dari pada kegiatan ini adalah untuk bersilaturahmi sejaligus untuk memperkenalkan diri sebagai pajabat baru di Provinsi Kepri kepada Plt. Gubernur Provinsi Kepri dan kepada pejabat di bawah jajarannya, sehingga nantinya dapat mengenal lebih dekat untuk berkoordinasi lebih lanjut tentang hal-hal yang menyangkut  keamanan di laut di Kepri,” terang Danlantamal IV.

Pada kunjungan itu, Danlantamal IV didampingi Asops Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Amrin Rosihan Hendrotomo. Sedangkan yang menyambut, selain Plt Gubernur Kepri, juga disambut Asisten II Setda Provinsi Kepri Samsul Bahrum dan pejabat Provinsi Kepri lainnya. (Ril)

Dinamika Kepri, Bintan - Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto mengatakan bahwa pelayanan kesehatan yang baik adalah cita-cita Pemerintah Provinsi Kepri dan sangat diharapkan oleh masyarakat dimanapu. Begitu juga dengan ketersediaan air bersih.

Hal ini dikatakan Isdianto saat melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Bintan, tepatnya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kepri di Tanjung Uban kemudian dilanjutkan meninjau keberadaan waduk Jago yang juga berada di Tanjung Uban,

Dalam kunjungan ini Isdianto bersama wakil ketua DPRD Kepri Dewi Kumala Sari serta anggota DPRD lainnya yakni Lis Darmansyah dan Rudi Chua.

Tampak hadir juga Asisten I Pemprov Kepri Raja Ariza, Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana dan direktur RSUD Kepri Tanjung Uban Kurniakin W A. Girsang.

“Dari pagi tadi, saya bersama Anggota DPRD Kepri ke RSUD Tanjung Uban, laku ke Waduk Jago. Hal ini kita lakukan karena kita sadar kesehatan dan ketersediaan air beraih adalah sangat penting bagi masyarakat,” kata Isdianto, Sabtu (13/6) kepada wartawan.

Menurut Isdianto, setelah mendengarkan aduan dan laporan menyangkut keberadaan RSUD Tanjung Uban yang perlu dilakukan pengembangan agar bisa meningkatkan pelayanan. Sementara ketersediaan lahan di RS tersebut terbatas. Maka Isdianto memerintahkan Kepala Dinas Kesehatan Kepri untuk segera melayangkan surat kepada pihak PT. BMW agar mau menyediakan lahannya untuk rencana pengembangan RS tersebut. Mengingat RSUD Tanjung Uban berbatasan langsung dengan lahan milik PT BMW.

“Segera kita minta Dinas Kesehatan untuk menyurati PT BMW. Dan hari Selasa besok kita undang pihak BMW untuk membicarakan masalah ini. Kita harap pihak mereka mau menghibahkan lahan yang kita butuhkan untuk pengembangan. Namun jika harus melalui proses ganti rugi atau apapun bentuknya, kita akan tetap membutuhkannya,” kata Isdianto.

Lahan yang dimiliki RSUD saat ini hanya seluas 2,5 hektar. Dan sudah tidak bisa lagi dikembangkan secara fisik. Sementara lahan minimal yang dibutuhkan untuk pengembangan adalah seluas 10 hektar.

“Kita akan ajukan semaksimal yang kita butuhkan. Dan berapapun luas yang kita dapat nanti, setelah itu baru kita design atau membuat perencanaan. Termasuk didalamnya, berapa besaran anggaran yang dibutuhkan. Yang penting lahan dulu,” kata Isdianto lagi.

Berapapun anggaran yang dibutuhkan nantinya, lanjut Isdianto, akan disampaikan ke Pemerintah pusat. Dari situlah kemudian diharapkan ada sistem sharing anggaran antara Pemerintah Pusat dan Daerah.

“Masalah penganggaran nanti kita ajukan sharing dengan Pemerintah Pusat,” katanya.

Setelah ada pengembangan nanti, Isdianto juga menegaskan agar pelayanan di RSUD bisa lebih maksimal. Sehingga tidak ada lagi pasien yang mengeluh tidak puas ketika berobat disana.

“Harus diimbangi tentunya. Pelayanan juga harus lebih baik. Bahkan untuk memberikan pelayanan yang baik tidak harus menunggu pengembangan. Tapi harus dari sekarang, karena pelayanan adalah yang utama,” katanya. (Ril)

Plt. Gubernur Kepri. H Isdianto

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Plt. Gubernur H Isdianto menegaskan bahwa komitmen PLN baik di Batam serta seluruh daerah di Kepri harus direalisasikan. Pemberian keringanan kepada masyarakat jangan sampai mengurangi pelayanan publik di sektor ketenagalistrikan.

“Komitmen pertemuan dengan PLN di Batam dan di Gedung Daerah harus menjadi nyata. Saat ini kita harus bersama-sama meringankan beban masyarakat akibat pandemi Covid-19. Kesehatan dan menjaga ekonomi masyarakat adalah yang utama,” kata Isdianto di Perumahan Sukajadi, Batam, Kamis (11/6).

Sebagai penegasannya, Isdianto mengirim surat penting kepada PLN Batam dan PLN di Tanjungpinang. Dalam surat itu, Isdianto menegaskan hasil bahwa hal itu sebagai hasil pertemuan dengan pihak PLN.

Memang dalam sepekan ini, Isdianto memanggil manajemen PLN Batam dan Tanjungpinang. Pertemuan dengan Bright PLN Batam dilaksanakan di Graha Kepri, pada tanggal 9 Juni. Di Ruang Kerja Gubernur Dompak, tanggal 10 Juni, Isdianto memanggil Manejer UP3 Tanjungpinang PT PLN.

Kepada manajemen Bright PLN Batam ada tujuh point isi surat bernomor 670.11/804/ESDM.SET/2020 itu. Pada poit pertama, surat itu menegaskan bahwa tidak ada kenaikan tarif tenaga listrik PT PLN Batam guna menjaga perekonomian masyarakat dan kegiatan usaha di Batam.

Poin kedua meminta PT PLN Batam tidak melakukan pemutusan jaringan listrik baik untuk pelanggan rumah tangga maupun rumah ibadah dalam jangan waktu tertentu guna menjaga iklim kondusif kota Batam.

Surat itu juga menegaskan kepada PT PLN untuk menghapus denda keterlambatan selama masa pandemi Covid-19 dan memberi keringanan tagihan pembayaran listrik dengan cara angsuran/cicilan namun dengan tetap menjaga pelayanan publik di sektor ketenagalistrikan.

Poin keempat, ditegaskan bahwa untuk menghindari kesimpangsiuran adanya kenaikan tagihan listrik, masyarakat, PT PLN Batam agar mengaktifkan lagi petugas pencatat meteran listrik secara rutin. Sejalan dengan itu, pada poin kelima, mereka diminta untuk melakukan sosialisasi yang masif terkait kebijakan yang diambil oleh PT PLN Batam berkaitan dengan adanya kenaikkan tagihan listrik yang ada pada masyarakat.

Pada poin keenam, ditegaskan bahwa apabila ada kelebihan tagihan listrik akibat kesalahan hitung pecatatan meteran listrik, baik untuk rumah tangga maupun rumah tidak berpenghuni, PLN Batam diminta mengembalikan kelebihan bayaran tagihan tersebut yang dapat dibayarkan pada tagihan bulan berikutnya.

“PT PLN harus memahami kondisi kesulitan ekonomi masyarakat dan sektor swasta sehingga diharapkan dapat mengambil kebijakan yang tidak memberatkan masyarakat. Untuk itu diharapkan komitmen PT PLN Batam dapat berpartisipasi membantu masyarakat dalam melawan Covid-19 melalui kegiatan bantuan  kepada masyarakat dalam pelayanan ketenagalistrikan yang lebih optimal,” demikian tegas Isdianto dalam surat tersebut.

Poin poin yang sama juga ditujukan dalam surat ubtuk Manejer UP3 Tanjungpinang PT PLN (Persero). Namun ada satu penegasan untuk surat bernomor 671.11/805/ESDM-SET/2020 itu yaitu tentang posko bersama.

Pointnya adalah agar dalam waktu satu minggu sejak surat ini diterbitkan, untuk dibuka posko pengaduan bersama setiap kecamatan yang ada di Kota Tanjungpinang maupun Kabupaten Bintan guna menampung aspirasi maupun keluhan masyarakat/pelanggan PT PLN (Persero) terhadap kenaikan tagihan listrik yang dialami oleh masyarakat. (Ril)

Pertemuan Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto dengan Pihak UP3 PLN Tanjungpinang di ruang kerja H. Isdianto, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (10/6).

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto meminta langsung kepada manajer UP3 PLN Tanjungpinang Suharno untuk tidak melakukan pemutusan aliran listrik pelanggannya yang nunggak selama masa pandemi Covid-19 ini.

Selain itu Isdianto juga meminta keringanan lainnya seperti kebijakan membayar dengan cara nyicil bagi yang tagihannya terlaku besar.

Adapun yang terpenting, Isdianto meminta agar pihak PLN lebih transparan dalam menghitung tagihan para pelanggannya. Sehingga tidak sampai menimbulkan keresahan ditengah masyarakat yang ditakutkan memancing masyarakat bertindak kurang percaya dan anarkis nantinya.

“Saya amati beberapa hari ini beritanya tentang PLN terus. Dan semuanya aduan masyarakat tentang tagihan yang membengkak. Coba jelaskan kepada masyarakat, apakah itu bisa dipertanggungjawabkan atau tidak,” kata Isdianto saat menerima audiensi pihak PLN, Rabu (10/6) di ruang kerjannya, Dompak, Tanjungpinang.

Mendengar alasan pihak PLN yang mengatakan jika kenaikan tagihan merupakan perintah dari pusat, Isdianto menegaskan jika alasanya kurang bisa diterima karena belum pernah ada sosialisasi dan sebagainya. Oleh sebab itu Isdianto meminta agar pihak PLN juga segera melakukan sosialisasi seluas-luasnya kepada masyarakat.

Selanjutnya dengan tegas meminta agar kenaikan tagihan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan oleh PLN terhadap pelanggannya, termasuk menyangkut rumah kosong yang tetap ditagih pembayaran agar dikembalikan kepada masyarakat.

“Saya minta, jika ada rumah kosong dan tetap tertagih agar dikembalikan. Kemudian harapan saya dimasa covid ini, walaupun masyarakat telat membayar, tidak ada pemutusan oleh PLN. Kalaupun ada yang tagihannya terlalu besar supaya bisa dicicil. Intinya marilah kita jaga kondusifitas daerah kita ini, berikan pelayanan yang baik dan jangan menimbulkan keresahan ditengah masyarakat,” ujar Isdianto.

Mendengar arahan Plt. Gubernur ini, manajer UP3 PLN Tanjungpinang yang didampingi beberapa stafnya mengangguk menyetujuinya. Suharno juga mengaku sedang bersiap untuk melakukan sosialisasi seluas-luasnya terkait kenaikan tagihan rekening listrik bagi pelanggannya. Dan sudah membuka posko pengaduan untuk hal ini.

“Langkah kami selanjutnya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat pak. Dan kita juga sudah membuka posko pengaduan saat ini,” kata Suharno.

Tampak hadir mendampingi Plt. Gubernur dalam kesempatan ini Asisten I Raja Ariza, Asisten II Syamsul Bahrum dan jajaran kepala OPD terkait.

Raja Ariza dalam kesempatan ini juga meminta kepada pihak PLN agar kantor pemerintahan yang ada di Tanjungpinang tidak sampai mengalami pemadaman, karena sangat berpengaruh dengan kinerja pegawai.

Menyangkut kebutuhan beban daya sebesar 75 MW di Tanjungpinang dan Bintan, sementara pihak PLN hanya memiliki cadangan daya sebesar 25 MW. Hal ini menurut Raja Ariza agar mendapatkan perhatian secara khusus.

“PLN harus memiliki beckup yang cukup. Usahakan kalau bisa listrik di kantor Pemerintahan jangan sampai mati,” katanya. (Ril)


Source: humas.kepriprov.go.id

Plt. Gubernur Kepri, H. Isdianto saat menggelar silaturahmi bersama Tokoh Agama, Adat, Masyarakat dan Alim Ulama di Aula Wan Seri Beni, kantor Gubernur, Dompak, Jumat (29/5). 

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Plt. Gubernur Kepri, H. Isdianto menggelar silaturahmi bersama Tokoh Agama, Adat, Masyarakat dan Alim Ulama sekaligus penyerahan Hand Sanitizer dan Masker kepada Gugus Tugas kabupaten dan kota juga rumah ibadah se- Provinsi Kepri di Aula Wan Seri Beni, kantor Gubernur, Dompak, Jumat (29/5).

Pelaksanaan fase New Normal kata Isdianto merupakan salah satu langkah untuk tetap mempertahankan roda perekonomian kembali stabil. Namun dengan tetap memprioritaskan kesehatan masyarakat.

“Kita tidak tahu hingga kapan virus ini ada namun kita juga tidak ingin laju ekonomi kita melambat, ditetapkannya status ini kita sambut positif namun tetap prioritas utama adalah kesehatan masyarakat,” kata Isdianto.

Pelaksanaan new normal lanjut Isdianto bukan tanpa aturan, malah pengawasan akan lebih ketat.
“Kita tentu tidak ingin virus semakin menyebar, untuk itu memperhatikan protokol kesehatan menjadi penting harus kita jaga dengan komitmen dan kedisiplinan,” lanjutnya.

Namun, sejumlah aspek masih terdapat pro dan kontra salah satunya di bidang pendidikan. Isdianto meminta seluruh masyarakat tetap tenang, apapun keputusannya nanti akan tetap melihat kondisi dan bertujuan akhir yang positif.

“Nanti kita akan pelajari dampaknya bagaimana, kita lihat situasi dan kondisi kedepan baru nanti kita akan putuskan bagaimana proses pendidikan dapat berjalan seperti apa,” tambahnya.

Sementara itu, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah dalam laporannya mengatakan bahwa salah satu tujuan utama pelaksanaan acaraini selain tentunya mempererat silaturahmi adalah untuk menyatukan pandangan dan sifat yang sama dalam pelaksanaan fase new normal di Kepri.

“Kita ingin satukan komitmen agar semua sepakat berjalan bersama mensukseskan fase new normal dengan memperhatikan secara ketat terkait protokol kesehatan,” kata Arif.

Menuju New Normal lanjut Arif, dimulai dengan memberikan kelonggaran untuk beribadah kepada setiap rumah ibadah dengan sejumlah catatan salah satunya mengikuti aturan protokol kesehatan.

“Perihal poin-poin dari protokol pelaksanaan ibadah nantinya akan kami sebar agar mempermudah para jemaah nantinya,” lanjut Arif.

Kemudian, langkah nyata yang dilakukan oleh Gugus Tugas dalam rangka percepatan penanganan Covid-19 terus di lakukan, salah satunya hari ini adalah penyerahan bantuan masker dan hand sanitizer kepada Gugus Tugas kabupaten dan kota serta untuk rumah-rumah ibadah yang dalam hal ini secara simbolis di serahkan kepada Sekda Kota Tanjungpinang dan perwakilan rumah ibadah di Tanjungpinang.

Untuk rumah ibadah di Tanjungpinang, secara simbolis diberikan kepada 51 rumah ibadah dengan rincian: 47 masjid, 1 rumah ibadah agama katholik, 1 rumah ibadah agama protestan, 1 rumah ibadah budha, 1 rumah ibadah konghucu,” tambah Arif.

Laporan terakhir mengenai status Kepulauan Riau hingga kini, 4 wilayah masuk kedalam zona hijau (Bintan, Natuna, Anambas dan Lingga). Sedangkan hari ini Karimun akan masuk ke zona hijau.

Kini, konsentrasi di pusatkan di Batam dan Tanjungpinang, namun di beberapa kecamatan di Tanjungpinang sudah mulai hijau (Tanjungpinang Barat) dan lainnya zona kuning. (Red)


Source: humas.kepriprov.go.id

Dinamika Kepri, Batam -  Unsur Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) Provinsi Kepri melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) percepatan penanganan Covid-19, Rabu (27/5/2020).

Kegiatan Rakor dilakukan di Gedung Graha  Kepri Jl. Engku Putri Batam, Kepri dengan dihadiri Danlantamal IV Tanjungpinang, Danrem 033 Wirapratama, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Provinsi Kepri H.Isdianto dan unsur FKPD Kepri lainnya.

Selain membahas agenda percepatan penanganan Covid-19, pada Rakor tersebut juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Batam di mana telah berhasil dalam percepatan penanganan Covid-19.

Dalam sambutannya, Plt Gubernur Provinsi Kepri H.Isdianto memuji kinerja Walikota Batam.

"Kita patut memuji kinerja Walikota Batam dalam menangani wabah Covid-19 dan mendukung semua kebijakan Batam hingga akan memberi dukungan personel dalam penanganan virus penyerang sistem pernapasan ini. Kami dari Pemerintah Provinsi memandang ini sangat serius dan kita lihat Kota Batam semakin hari, semakin baik dalam menangani Covid-19 ini," kata Isdianto.

Ia menambahkan, bahkan dengan banyaknya pasien Covid-19 di Batam merupakan hasil kerja keras Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19 yang terus menyisir warga yang terduga terjangkit corona, dan mendukung semua kebijakan Batam dalam penanganan Covid-19 salah satunya dengan penambahan 21 personel medis dan petugas Satpol PP. (Ril)

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Plt. Gubernur Kepri, H. Isdianto mengatakan bahwa salah satu kunci keberhasilan pembangunan di Kepri adalah mengedepankan kebersamaan. Semua elemen di Kepri dengan kapasitas dan tugas masing-masing saling bersinergi agar pembangunan dapat berjalan selaras untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Semua itu agar tercipta kedamaian dan ketentraman, hidup nyaman di Kepri serta terus mengupayakan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat, salah satu kuncinya adalah kebersamaan,” ujar Isdianto saat menerima kunjungan silaturahmi dari Kapolda dan Wakapola Kepri di kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (12/5).

Sebagaimana diketahui, Kepala dan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Kepri baru saja berganti berdasarkan Surat Telegram yang dikeluarkan oleh Kapolri, adalah Irjen Pol Aris Budiman sebagai Kapolda yang baru dan Kombes Pol Darmawan sebagai Wakapolda yang baru. Untuk itu, Isdianto mengucapkan selamat datang di Kepri bunda tanah melayu ini.

“Kepri dengan Letak geografisnya yang 96 persen adalah wilayah laut memiliki potensi yang luar biasa, 3 kabupaten masih bersih dari covid ini yang harus kita jaga serta agar keseluruhan kabupaten dan kota di Kepri benar-benar bebas dari Covid,” lanjut Isdianto.

Sementara itu, Kapolda Aris mengucapkan terimakasih atas sambutan hangat yang diberikan kepada dirinya dan Wakilnya ketika tiba di Kepri. Dirinya akan semaksimal mungkin menjalankan tugas untuk Kepri semakin baik lagi kedepannya.

“Sebagai orang baru di Kepri, kami tentu akan meminta masukan untuk mengenal lebih lagi tentang Kepri, sehingga kami siap dalam menjalankan tugas dan mempertahankan yang sudah baik serta ditingkatkan lagi kedepan,” kata Kapolda.

Ketua LAM Kepri H. Abdul Razak atas nama masyarakat mengucapkan selamat datang serta mendoakan agar tugas yang diemban oleh Kapolda dan Wakapolda yang baru dapat berjalan semakin baik kedepan.

“Sehingga tidak ada kerawanan dan Kepri senantiasa aman dan nyaman, sekali lagi kami ucapakan selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak Kapolda dan Wakapolda,” kata Razak.

Lalu, mantan Wakapolda Kepri sebelumnya Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah yang turut hadir mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, terlebih jajaran TNI dan Polri sehingga bisa bergandengan tangan dalam menjalankan semua rangkaian tugas untuk menjaga Kepri tetap Kondusif.

“Tentu kita berharap semua jajaran tetap menjaga kesoliditan dan ketentraman yang telah terjalin ini,” kata Yan.

Apalagi Kepri ini lanjut Yan Fitri, merupakan Golden Area yang apapun kegiatan yang berjalan baik di bidang pariwisata, industri, investasi dan lainnya akan berdampak langsung kepada masyarakat.

“Mari kita tunjukan bahwa Kepri ini tempat yang aman dan nyaman salah satunya untuk berinvestasi,” lanjutnya.

Tampak hadir dalam kesempatan tersebut Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma TNI Arsyad Abdullah, Danrem 033/WP Kolonel Inf Harnoto, Danlanud RHF Kolonel Pnb Andi Widjanarko, Plt. Wali kota Tanjungpinang Rahma, Plt. Asisten Bidang Pemerintahan Raja Ariza dan Karo Perekonomian Heri Andrianto.

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Plt. Gubernur Kepri, H. Isdianto menandatangani MoU dan PKS tentang Penyaluran Sembako antara Pemprov Kepri dengan Pemerintah Kabupaten dan Kota di sejalankan dengan Penyerahan Bantuan KORPRI Peduli Covid-19 bertempat di Aula Wan Seri Beni, kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Senin (11/5).

Mengawali sambutannya, Isdianto mengucapkan terimakasih kepada seluruh elemen di kabupaten dan kota se Kepri baik Pemerintah, FKPD, Instansi Vertikal dan seluruh masyarakat yang bahu-membahu dalam menangani pandemi covid-19, terlebih kepada garda terdepan baik Gugus Tugas maupun para Tim dan Tenaga Medis.

Sebagaimana diketahui, Provinsi Kepri menjadi provinsi dengan tingkat kesembuhan pasien Corona atau Covid-19 paling tinggi di Indonesia. Angka kesembuhan pasien di provinsi ini mencapai 67 persen pada 8 Mei lalu. Pada 11 Mei, persentase itu  meningkat menjadi 71,1 persen.
“Ini berkat peran semua pihak yang telah bersumbangsih sesuai kapasitasnya, masyarakat juga kita harapkan tetap dan semakin mendisiplinkan diri guna terus menekan penyebaran virus ini agar segera hilang,” ujar Isdianto.

Pembagian sembako Isdianto berpesan, agar diserahkan kepada masyarakat jangan sampai salah sasaran, dan tidak terpenuhi masyarakat bagi yang benar-benar membutuhkan, sedangkan terkait dana yang dikelola tersebut jangan sampai ada penyelewengan.

“Sebagai bentuk kepedulian kita semua dalam upaya mengurangi beban masyarakat, harapan kita tentunya agar Covid-19 ini segera sirna di bumi Kepri,” lanjut Isdianto.

Sementara itu, Sekdaprov. Kepri, T. S. Arif Fadillah dalam laporannya mengatakan pelaksanaan bantuan Korpri Peduli Covid-19 sendiri dilakukan atas dasar sumbangan sukarela dari anggota Korpri dan pegawai dilingkungan Pemprov Kepri ditengah kondisi Pandemi Covid-19 yang sedang melanda dunia saat ini.

“Dalam upaya mewujudkan kebersamaan dan solidaritas serta kepedulian antar sesama anggota Korpri untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19,” kata Arif.

Arif melanjutkan, bantuan yang diserahkan Korpri antara lain APD berupa masker sebanyak 1.976 pcs dan paket sembako sebanyak 335 paket.

“Bantuan sendiri diperuntukan bagi pegawai golongan 1 dan 2, PTT, THL serta masyarakat kurang mampu,” lanjut Arif.

Penandatangan MoU sendiri dilakukan Plt. Gubernur dengan Plt. Wali Kota Tanjungpinang Hj. Rahma yang hadir mewakili, sedangkan penandatangan PKS di lakukan oleh Kadisperindag Burhanuddin dengan Kadis Sosial kabupaten dan kota yang hadir, acara di sejalankan pula dengan penyerahan bantuan dari Bank Riau Kepri kepada Pemprov Kepri. (Ril)

Foto bersama usai kegiatan.

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV  Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah menghadiri kunjungan Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman dan Wakapolda Kepri Kombes Pol Drs. Darmawan di kantor Plt. Gubernur Provinsi Kepri H. Isdianto, Dompak Tanjungpinang Kepri, Selasa (12/5/2020).

Tujuan dari pada kegiatan tersebut adalah ajang untuk memperkenalkan diri sebagai pajabat baru di Provinsi Kepri, baik kepada Plt. Gubernur Provinsi Kepri dan pejabat Forum Komunikasi Pemerintah Daerah (FKPD) Provinsi Kepri, sehingga nantinya dapat mengenal lebih dalam untuk berkoordinasi lebih lanjut tentang hal-hal yang menyangkut tentang Provinsi Kepulauan Riau.

Hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 033/WP Kolonel Infantri Harnoto, Danlanud RHF Kolonel Pnb Andi Wijanarko, Kapolres Tanjungpinang AKBP H.Muhammad Iqbal, Plt Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma dan beberapa pejabat terkait lainnya. (Ril)

Plt Gubernur Kepri Isdianto dan Kapolda Kepri, Irjen Pol Dr. Aris Budiman.

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Mengawali tugasnya di Kepri, Kapolda Kepri, Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) dan silaturahmi ke Kantor Gubernur Provinsi Kepri, Tanjungpinang, Selasa, (12/5/2020) pagi, jam 9:30 Wib.

Kedatangan Kapolda Kepri disambut langsung oleh Plt Gubernur Provinsi Kepri H. Isdianto dengan memasang tanjak Melayu sebagai bentuk penghormatan terhadap tamu yang datang dan pejabat baru yang ada di Provinsi Kepri.

Tidak hanya Kapolda Kepri yang dipasangkan Tanjak Melayu namun Kombes Pol Drs. Darmawan, M.Hum yang pada esok hari akan serah terima jabatan sebagai Wakapolda Kepri yang baru juga dipasangkan Tanjak Melayu.

 "Selamat datang Kepada Bapak Kapolda Kepri, bapak Wakapolda Kepri yang baru serta Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah telah berkenan hadir di Kantor Gubernur Provinsi Kepri. Inilah wilayah kita Provinsi Kepulauan Riau yang sama-sama kita cintai dan banggakan semoga kita semua yang ada disini dapat saling bersinergi tutur Plt Gubernur Provinsi Kepri H. Isdianto.

Atas sambutan itu, Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si mengucapkan terima kasih.

"Terima kasih kepada Plt Gubernur Kepri beserta jajarannya yang telah menerima kami di Kantor Gubernur Provinsi Kepri ini, intinya sebagai pejabat baru kami meminta arahan, masukkan dan bimbingan selama kami menjabat dan bertugas di Provinsi Kepri," ucap Kapolda Kepri, Irjen Pol Dr. Aris Budiman,

Pejabat lama Wakapolda Kepri Brigjen Pol Drs. Yan Fitri Halimansyah, MH juga mengucapkan terima kasihnya.

"Pada kesempatan ini, saya ingin mengucapkan ribuan terima kasih kepada Pemerintah Daerah, dan TNI yang telah membantu sehingga Provinsi Kepri sampai saat ini, dikesempatan ini juga saya mohon izin pamit dan undur diri dari pelaksanaan tugas di Provinsi Kepri," tutur Brigjen Pol Drs. Yan Fitri Halimansyah, MH.

Tak hanya itu, pejabat baru Wakapolda Kepri Kombes Pol Drs. Darmawan, M.Hum juga menyampaikan terima kasih atas sambutan itu.

"Terima kasih pada Plt Gubernur Provinsi Kepri yang telah menerima kunjungan dan silaturahmi ini, sebelumnya saya juga pernah melaksanakan tugas di Provinsi Kepri sebagai Wakapolres Karimun dan Wakpolresta Barelang dan oada tahun ini kembali diberi amanah sebagai Wakapolda Kepri untuk itu kami juga meminta arahan dan bimbingan selama menjabat dan bertugas di Provinsi Kepri yang kita cintai bersama ini," kata Kombes Pol Drs. Darmawan, M.Hum.

Turut hadir dalam kegiatan kunjungan kerja dan silaturahmi tersebut juga dihadiri Danlantamal IV Tanjungpinang, Danlanud RHF Tanjungpinang, Sekda Provinsi Kepri, Plt Walikota Tanjungpinang, Kapolres Tanjungpinang dan Ka BNPB. (Ril)

Plt Gubernur Kepri, H. Isdianto.
Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Ketua Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kepri H. Isdianto mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah terhadap ancaman virus corona meski di Kepri tren kesembuhan sangat baik. Semua diminta tetap untuk disiplin dan menjalankan protokol kesehatan karena wabah ini masih tetap mengancam.

“Kitalah yang berperan memutuskan mata rantai sebaran Covid-19 di Kepri.  Mari kita terus bersama-sama membuat corona sirna dari negeri segantang lada ini,” kata Isdianto di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Ahad (10/5).

Ketika Juru Bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan Kepri memiliki tingkat kesembuhan terbaik di Indonesia, kata Isdianto itu semua berkat kerja keras dan keberhasilan Tim Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan Covid-19 di seluruh Kepri. Terutama tim medis yang tergabung di dalamnya.

Karena itu, Isdianto mengapresiasi setinggi-tingginya tim garda terdepan dalam penanganan pasien Covid-19, yakni para tim medis di kabupaten/kota dan Provinsi Kepri. Karena dengan kerja keras dari tim medis dan Tim Gugus Tugas secara keseluruhan, tidak akan mencapai keberhasilan penanganan penyembuhan bagi para pasien Covid-19 ini.

Sampai Ahad petang, di Kepri tercatat sebanyak 101 pasien yang terkonfirmasi positif. Mereka adalah 72 kasus Kepri dan 29 klaster KM Kelud. Dari jumlah itu, 70 pasein sudah dinyatakan sembuh. Dari 70 yang sembuh, 25 merupakan klaster KM Kelud dan 45 mereka yang dirawat di berbagai rumah sakit rujukan di Kepri.

Dari 45 orang itu, pasien yang sembuh sebanyak 18 orang di Tanjungpinang, 22 di Batam, empat di Karimun dan satu di Bintan. Sementara dari 101 pasien positif, sebelas di antaranya sudah meninggal.

Sampai Sabtu, persentase kesembuhan di Kepri ikut meningkat. Jika sampai 8 Mei masih 67 persen, pada Ahad pagi persentase itu menjadi 69,3 persen.

Pada kesempatan itu, Isdianto terus minta agar seluruh  masyarakat untuk saling menjaga dan membantu dalam pencegahan Covid-19 ini. Karena peran masyarakat sangat besar dalam mencegah dan memutus mata rantai sebaran Covid-19. Dengan peran dan disiplin semua pihak, kata Isdianto, diharapkan Covid-19 tidak meluas dan Kepri benar-benar bebas dari pandemi ini.

“Patuhi imbauan pemerintah dengan tetap di rumah. Gunakan masker karena keperluan mendesak dan harus keluar. Selalu Mencuci tangan pakai sabun, di air yang mengalir. Hindari kerumunan, jaga jarak antara kita dengan orang lain,” Isdianto kembali mengingatkan.


(Ril)

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto didampingi Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah. Juga diikuti oleh Plt. Inspektur Kepri St. Irmendas, SE., Ak., Plt. Karo Humas, Protokol dan Penghuhung Zulkifli, serta seluruh bupati dan walikota se Kepri mengikuti rapat koordinasi (Rakor) Progam Pencegahan Korupsi Terintregrasi (PPKT) tahun 2020 bersama KPK melalui video conferensi (vicon) di ruang rapat utama Pemprov Kepri, lantai IV kantor Gubernur Dompak, Tanjungpinang, Senin (11/5/2020).

Tampak Bupati Bintan Apri Sujadi, Wakil Bupati Anambas Wan Zuhendra, Bupati Natuna Hamid Rizal, Walikota Batam H. Muhammad Rudi dan Bupati Lingga Alias Wello dan Plt. Walikota Tanjungpinang H Rahma.

Rapat ini dibuka oleh Plt. Korwil Wilayah IV yang juga Deputi Bidang Pencegahan dan Penindakan KPK RI Nana Mulyana. Yang kemudian paparan kegiatan dilanjutkan oleh Iwan Lesmana selaku perwakilan KPK untuk wilayah Kepulauan Riau.

Menurut Nana Mulyana, Rakor ini merupakan tindak lanjut dari komitmen bersama yang sudah dibangun melalui MoU antara KPK, Gubernur, Bupati dan DPRD yang pernah ditandatangani.

Pembahasan dalam rakor ini diantaranya adalah soal perbaikan tata kelola pemerintahan, pengelolaan dan penyelamatan aset daerah, penyaluran dan pengelolaan dana desa outcome UKPBJ dan beberapa hal lainnya.

Disebutkan Iwan Lesmana , bahwa berdasarkan penilaian KPK untuk Pencapaian Monitoring Centre for Prevention (MCP) di tahun 2019, bahwa Pemprov Kepri telah mencapai 89 persen dengan indikatornya sudah sangat baik.

Kemudian menyusul Kabupaten Kepulauan Anambas dengan pencapaian NCP 76 persen, Kabupaten Natuna 75 persen, Kota Batam 75 persen, Karimun 75 persen, Tanjungoinang 68 persen, Bintan 64 persen dan Lingga 60 persen.

“Kami berharap untuk beberapa item penilaian yang masih dibawah standar, kedepannya agar pak Sekda bisa mengkoordinir daerah lain untuk memperbaikinya. Ini penting karena untuk kebaikan daerah yang bersangkutan,” kata Iwan Lesmana.

Iwan juga menyebutkan bahwa target MCP tahun 2020 tidak jauh beda dengan tahun sebelumnya (2019).

Untuk 3 Pemerintahan dengan pencapaian MCP terbaik di Kepri, yakni Pemprov Kepri, Anambas dan Natuna, Iwan sangat mengapresiasi dan agar bisa mempertahankan serta meningkatkannya.

Sementara itu Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto berterimakasih kepada teamwork yang berada dibawahnya yang sudah bekerja dengan baik, serta pihak KPK yang sudah memberikan penilaian dengan objektif sehingga hal ini bisa menjadi salah satu motivasi dalam bekerja guna meningkatkan pencapaian-pencapaian target lainnya.

“Alhamdulillah jika hasil kinerja kita dinilai baik oleh KPK. Perlu kami sampaikan kepada ketua KPK bahwa ada 8 item MoU yg pernah dilakukan untuk meningkatkan pengelolaan aset dan keuangan daerah. Dan sampai saat ini sudah kita laksanakan sekitar 50 persen. Masih ada sisa waktu untuk menuntaskannya, semoga di akhir 2020 nanti semua target bisa kita capai,” kata Isdianto.

Untuk lebih meningkatkan kinerja serta pencapaian MCP di tahun-tahun berikutnya, Isdianto juga berharap agar KPK mau selalu memantau dan memberikan masukan setiap saat.

(Ril)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.