Tampilkan postingan dengan label Pjs Gubernur Kepri. Tampilkan semua postingan

Pjs. Gubernur Kepulauan Riau memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-49 Korps Pegawai Republik Indonesia
Pjs. Gubernur Kepulauan Riau, H Bahtiar Baharudin. (Foto dok humas Pemprov Kepri)

Dinamika Kepri, Tanjungpinang -
Pjs. Gubernur Kepulauan Riau memimpin Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-49 Korps Pegawai Republik Indonesia yang disejalankan Apel Pagi Bersama di Halaman Kantor Gubernur Kepulauan Riau, Dompak, Tanjungpinang, Senin (30/11/2020).


Turut hadir Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau H. TS. Arif Fadillah, Kepala OPD di Lingkungan Pemerintah provinsi kepulauan Riau, beberapa pejabat Fungsional serta peserta apel yang merupakan perwakilan dari masing-masing OPD.


Membacakan sambutan Presiden RI Joko Widodo pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-49 Korps Pegawai Republik Indonesia, Pjs. Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar menyampaikan Selamat Ulang Tahun untuk seluruh anggota Korps Pegawai Negeri di manapun berada.


“Saya mengapresiasi, saya menghargai semangat anggota Korpri di tengah situasi pandemi seperti saat ini tetap menjalankan tugas pengabdian dari negara, yaitu melayani masyarakat,” kata Bahtiar menyampaikan pesan Presiden.



Melanjutkan pesan Presiden, Bahtiar mengungkapkan bahwa moment perayaan HUT Korpri ini harus dimanfaatkan oleh seluruh anggota Korpri untuk terus mempercepat reformasi birokrasi bersamaan dengan reformasi struktural yang kita lakukan. Dan pandemi Covid-19 telah memberikan momentum untuk mengubah dari channel normal ke channel ekstra normal, dari cara-cara biasa menjadi cara-cara luar biasa, dari prosedur panjang dan berbelit menjadi smart shortcut yang cerdas dan sigap dengan memanfaatkan teknologi digital.


Selain itu, reformasi struktural sudah tidak bisa ditunda-tunda lagi. Regulasi yang rumit dan menghambat kreativitas kerja harus dipangkas dan disederhanakan. Kelembagaan pemerintahan yang gemuk, tumpang-tindih, dan tidak efisien harus segera diintegrasikan. 


Jenjang eselonisasi yang panjang harus dipangkas untuk mempercepat pengambilan keputusan. SOP yang panjang dan kaku harus diringkas dan fleksibel dan berorientasi pada hasil.


Selain tugas pelayanan yang cepat dan efektif, Aparatur Sipil Negara juga harus menjalankan tugas kebangsaan. 


Keberadaan ASN di seluruh wilayah Indonesia sampai ke pelosok perbatasan negara dan pelosok desa adalah simpul pemersatu bangsa yang selalu mengamankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, setia menjaga dan tunduk kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), terus menjaga nilai-nilai bhineka tunggal ika, serta menjaga nilai-nilai toleransi dan kerukunan.


“Saya mengajak seluruh anggota Korpri untuk menjadi bagian penting dari proses perubahan besar-besaran yang sedang kita lakukan. Memberikan warisan berharga dalam sejarah perjalanan bangsa untuk mewujudkan Indonesia Maju yang kita cita-citakan,” katanya.


Adapun pada upacara kali ini juga disejalankan dengan penyerahan secara simbolis tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya oleh Pjs. Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar kepada ASN Provinsi kepulauan Riau yang telah mengandi selama 30 tahun Dra. Umi Kalsum, 20 Tahun Robert Lukman dan 10 tahun M. Faizal Rangkuti.


Selain itu, Dirjen Polpum Kemendagri ini juga turut menyerahkan penghargaan Produktivitas Sidhakarya Provinsi Kepulauan Riau yaitu penghargaan yang diberikan kepada perusahaan yang dinilai mampu meningkatkan produktivitas sampai mencapai standar of excellence in quality kepada PT. Pinang Lestari Tanjungpinang, PT. Vision Cemerlang Tanjungpinang, PT. Citra Tubindo Batam, PT. Vitka farma Batam, PT. Wiweka Sukses Abadi Batam dan PT. Abadi Indah Raya Hotel Green Land Batam. (Ril)

Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau, Bahtiar Baharuddin menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020
Pjs Gubernur Kepulauan Riau, Bahtiar Baharuddin. 

Dinamika Kepri, Tanjungpinang -  Pejabat Sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau, Bahtiar Baharuddin menggelar Rapat Koordinasi Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 dan Penanganan Covid-19. 


Rapat ini juga disejalankan dengan penyerahan bantuan masker untuk Kota Tanjungpinang di Aula Sultan Sulaiman Badrul Alamsyah, Kantor Walikota Tanjungpinang, Senin (23/11/2020).


Dalam kesempatan ini Bahtiar Baharuddin, mengajak masyarakat Kepri untuk menggunakan hak pilihnya dan datang ke TPS pada tanggal 09 Desember nanti. Kehadiran masyarakat ke TPS sangat penting karena akan memilih pemimpin terbaik yang bisa memberikan jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi saat ini.


“Inilah kesempatan masyarakat untuk memilih pemimpin yang punya wawasan, kompetensi, strategi, keahlian serta inovasi dalam menghadapi pandemi Covid beserta dampaknya, baik dampak dari segi ekonomi, pembangunan bahkan sosial,” ujar Bahtiar


Dalam kondisi seperti saat ini, Kepri, menurut Bahtiar membutuhkan pemimpin yang memiliki kualitas yang luar biasa.



“Hanya pemimpin terbaiklah yang mampu mengatasi situasi saat ini dan tidak akan bisa diselesaikan oleh pejabat sementara yang tidak memiliki kewenangan penuh,” kataya.


Oleh karena itu, lanjutnya Pilkada harus tetap laksanakan, untuk memilih pemimpin yang berkualitas dan memiliki solusi terbaik membawa masyarakatnya keluar dari situasi sulit menuju ke situasi yang banyak peluang untuk merubah ekonomi menjadi lebih baik.


Terkait pelaksanaan Pilkada, Bahtiar mengusulkan agar KPU bersama Bawaslu sebelum pelaksanaan pemungutan suara ubtuk melakukan rapat internal guna membahas berbagai kesiapan pengamanan di setiap titik TPS.


“Duduk bersama, ajak TNI/Polri membahas segala kemungkinan terjadi, dengan informasi rinci yang didapatkan akan menjadi acuan bagi TNI/Polri untuk menempatkan personilnya guna mengamankan jalannya pesta demokrasi ini,” harapnya.


Adapun Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pjs. Gubernur Kepri yang telah menginisiasi pelaksanaan kegiatan rakor ini. 


Selain itu, menurut Rahma pelaksanaan kegiatan ini sekaligus memberikan penyegaran kepada jajaran Pemko Tanjungpinang untuk kesiapan pelaksanaan Pilkada yang akan dilaksanakan 9 Desember mendatang dengan berbagai aturan sesuai protokol kesehatan.


“Kami ucapkan terima kasih kepada Pjs Gubernur Kepri atas kunjungan ini, kami berharap pelaksanaan Pilkada mendatang dapat berjalan lancar dan kondusif serta sesuai protokol kesehatan,” ungkap Rahma.


Ia juga mengatakan meskipun kini kondisi Kota Tanjungpinang cukup tinggi kasus Covid-19, diharapkan dapat dilalui dengan baik untuk pelaksanaan Pilkada mendatang.


“Kasus Covid-19 kembali melonjak, semoga nanti pada saat Pilkada tidak terjadi peningkatan, kembali saya mengimbau agar tetap mematuhi protokol kesehatan,” pungkasnya.


Diakhir acara ini, Pjs. Gubernur Kepulauan Riau menyerahkan bantuan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau kepada Pemerintah Kota Tanjungpinang dan FKPD Kota Tanjungpinang berupa puluhan ribu masker dan buku. (Ril)

Pjs Bahtiar Hadiri HUT Lingga Sekaligus Pantau Pilkada dan Protokol Kesehatan
Pjs. Gubernur Kepulauan Riau, Bahtiar saat menaiki kapal Fery menuju Kabupaten Lingga. (Foto: Humas Pemprov Kepri)

Dinamika Kepri, Lingga - Pjs. Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Daik, Kabupaten Lingga. Kunjungan ini dalam rangkaian Sempena HUT Lingga dan menghadiri beberapa kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Lingga pada, Jumat (20/11/2020).


Turut ikut mendampingi Pjs. Ketua PKK Provinsi Kepri, Shofa Marwah Kepala Dinas Kesehatan M. Bisri, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Saut, Kepala Biro Umum Martin, Plt. Kepala Biro Humas Protokol dan Penghubung Zulkifli serta beberapa Pejabat Pemprov Kepri.



Tepat pukul 07.30 WIB, Bahtiar beserta rombongan berangkat dari pelantar 1 Tanjungpinang menggunakan Kapal Privet Jet dan tiba pukul 10.30 WIB, di Pelabuhan Sei Tenam, Daik Lingga dan disambut oleh Pjs. Bupati Lingga Juramadi Esram beserta jajaran.


Setibanya di Pelabuhan tersebut, Bahtiar langsung menuju ke Gedung Daerah dan melaksanakan sholat Jum’at berjamaah (dengan penerapan Protokol Kesehatan) di masjid Sultan Riau Daik Lingga.


Jika pada siang hari Dirjen Polpum Kemendagri ini melakukan Rapat Koordinasi Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 dan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Lingga serta Penyerahan Bantuan Masker di Aula Kantor Bupati Lingga, maka pada malam hari dirinya dijadwalkan akan menghadiri Syukuran Hari Jadi ke-17 Kabupaten Lingga Tahun 2020 di Halaman Kantor Bupati Lingga.


Disela-sela waktu tersebut, pada sore hari Putra kelahiran Bone tersebut, melakukan ziarah ke makam-makam para Raja terdahulu yang berada di Daik, Lingga.


Pada Sabtu (21/11), Bahtiar beserta rombongan selanjutnya kembali ke Ibukota Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang melalui pelabuhan Sei Tenam, daik Lingga pada pukul 09.00 WIB.


“Selain menghadiri Hari Jadi Kabupaten Lingga, saya juga ingin memantau penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat, selain itu, juga ingin mendengar dan melihat secara langsung serta mengkoordinasikan unsur terkait agar pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Lingga berjalan baik di tengah pandemi covid-19,” ungkapnya. (Ril)

Bahtiar Baharuddin: Mulai Tahun 2021, Jembatan Batam Bintan Dieksekusi
Pjs. Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin (kiri) saat meninjau Pelabuhan VIP Telaga Punggur, Batam, Rabu (18/11/2020). (Foto: Humas Provinsi Kepri)

Dinamika Kepri, Batam -  Pjs. Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin menegaskan bahwa Jembatan Batam Bintan sudah bisa dieksekusi mulai tahun 2021. Untuk mendukung tersambungnya dua pulau ini, Pemprov langsung mendukung dengan pembebasan lahan, amdal dan hal-hal teknis lainnya.


“Praktis pada tahun 2021 tahapannya sudah dilaksanakan. Ini momentum besar yang harus benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat Kepulauan Riau,” kata Bahtiar usai memimpin Rapat tentang Jembatan Batam Bintan, di Pelabuhan VIP Telaga Punggur, Batam, Rabu (18/11/2020).


Rapat itu juga dihadiri Direktur Pembangunan Jembatan Dirjen Bina Marga Kementerian PUPR, Akhmad Cahyadi, Pjs. Bupati Bintan Buralimar, Kadis PU Kepri Abu Bakar, Kaban Barenlitbang Andre Rizal, Kadis Perhubungan Junaid. Hadir juga dari Distrik Navigasi Tanjungpinang, Kanwil BPN Kepri, Balai PJN, KSOP Batam, KPLP Tanjung uban, KUPP Tanjung Uban dan pihak terkait lainnya.


Usai memimpin Rapat, Bahtiar langsung melakukan peninjauan titik-titik lokasi untuk menyambungkan Batam dan Bintan. Pertama di sekitar Batam, Tanjung Sauh, Pulau Buau dan di ujung Pulau Bintan.


Menggunakan Kepri 01, Bahtiar yang didampingi Buralimar dan Abu Bakar berdiri di haluan kapal. Dari ujung kapal sambil berlayar pelan-pelan itu, Bahtiar ingin memastikan bahwa semua titik sudah tidak bermasalah lagi ketika eksekusi dilakukan. Termasuk saat Presiden Joko Widodo melakukan pemancangan perdana pembangunan ini.


Lebih dari satu jam di laut, antara jalur-jalur jembatan itu, Bahtiar yakin pembangunan ini memberi dampak ekonomi besar bagi Kepri, bahkan untuk Indonesia.


Menurut Bahtiar, secara prinsip, seluruh masyarakat Kepri sangat mendukung program ini. Untuk anggaran tahun 2021, Bahtiar memastikan pembebasan lahan sudah dialokasikan.



Dalam rapat tersebut, hal-hal teknis seperti tinggi jembatan saat pasang tertinggi juga disepakati. Bahtiar ingin memastikan semua hal teknis itu dengan dokumen tertulis yang akan dikirimkan kepada Kementerian PUPR. Sehingga eksekusi 2021 tidak ada halangan lagi.


Menurut Bahtiar, Jembatan Batam Bintan ini bukan hanya menyambungkan secara fisik antara Pulau Batam dan Bintan, ini merupakan jembatan ekonomi, jembatan kehidupan dan jembatan sosial budaya.


Bahkan Bahtiar memastikan pembangunan ini ikut mendorong peningkatan perekonomian serta mendukung kawasan pertahanan dan keamanan.


“Jembatan ini akan membuat tujuan investasi internasional yang memang berkembang di kawasan sekitar semakin membesar. Investasi besar akan banyak yang datang,” kata Dirjen Polpum Kemendagri ini.


Menurut lelaki kelahiran Bone Sulawesi Selatan ini, pembangunan jembatan ini mempunyai nilai strategis. Bukan hanya untuk Kepri, tetapi juga Indonesia. Kontribusinya akan sangat besar bagi negara ini.


Malah ketika jembatan ini sudah beroperasi, Bahtiar yakin pertumbuhan ekonomi Kepri akan semakin besar. Melebihi pertumbuhan nasional.


“Kalau jembatan ada, pertumbuhan Kepri akan di atas 10 persen. Saya yakin itu bisa. Karena memberi efek yang sangat kuat. Kontribusi pada PDRB nasional sangat besar,” kata suami Shofa Marwa ini.


Bahtiar juga ingin memastikan bahwa pembangunan jembatan ini akan memberi keuntungan secara hukum ekonomi untuk Batam dan Bintan. Integrasi hukum ekonomi, di Bintan akan selesai dengan kehadiran jembatan ini.


“Implementasi UU Ciptaker untuk kemakmuran Kepri bisa dilaksanakan. Termasuk satu kesatuan ekonomi. Bahwa dua pulau ini seluruhnya FTZ atau tidak sama sekali,” kata Bahtiar.


Karena bagi Bahtiar pembangunan itu harus menyelesaikan masalah. Bukan menimbulkan masalah baru. Karena itu perencanaannya adalah untuk menyambut perkembangan dan kemajuan Kepri ke depan. Dengan pertumbuhan ekonomi dan pariwisata yang semakin besar.


“Insya Allah kehadiran jembatan ini harus benar benar bermanfaat bagi masyarakat Kepri,” kata Bahtiar.


Setelah melakukan pengecekan, Bahtiar memastikan bahwa tempat untuk titik jembatan itu sudah disiapkan secara baik. Relatif tak ada kendala. Bahkan Bahtiar mengungkapkan bahwa indah sekali tempatnya.


Bahtiar pun menegaskan lagi bahwa kalau diwujudkan segera, akan menjadi pemicu dan pemacu untuk ekonomi nasional.


Kami dukung penuh rencana pemerintah pusat untuk merealisasi jembatan ini. Lahan sudah kami siapkan. Demikian juga kajian amdal. Kami berharap Pak Menteri PUPR meninjau lokasi,” kata Bahtiar.


Dalam kesempatan itu, Direktur Pembangunan Jembatan Akhmad Cahyadi mengatakan sangat senang dengan semangat dan dukungan Bahtiar dan masyarakat Kepri untuk percepatan mewujudkan jembatan ini. Dia juga memastikan bahwa tahun 2021 lelang pembangunan ini akan dilakukan apalagi jika semua kebutuhan sudah disiapkan.


Akhmad, memastikan bahwa Jembatan Batam Bintan ini adalah jembatan solusi. Akan memberi manfaat jangka panjang yang sangat besar. Untuk Kepri dan bangsa ini. (Ril)

Serahkan Masker, Pjs Bahtiar Dorong Pemkab Karimun Bangun Laboratorium Khusus Covid-19

Dinamika Kepri, Karimun - Pjs. Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar menghadiri acara Penyerahan Bantuan 100 ribu masker kepada Pemerintah Kabupaten Karimun di Rumah Dinas Bupati Karimun, Minggu, (15/11/2020).


Turut hadir pada acara ini, Kepala Badan Kesbangpol Linmas Lamidi, Kepala BPBD Budiharto, Kepala Dinas Sosial Doli Boniara, Plt. Kepala Satpol PP, Juru Bicara Satgas Penanganan Covids Tjetjep Yudiana serta FKPD Kabupaten Karimun.


Penyerahan bantuan masker dari Pemprov Kepri kepada Pemerintah Kabupaten Karimun, jelas Bahtiar merupakan tindak lanjut dari Gerakan Berbagi 5 Juta masker yang telah dilaunching oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Selasa (10/11) di Hotel Radisson, Kota Batam.


“Target kita bisa terbagi 5 Juta masker, namun laporan terakhir yang masuk terkumpul 6,29 juta masker. Kabupaten Karimun mendapatkan bantuan 100 ribu masker, yang saya harap segera didistribusikan ke masyarakat, pastikan seluruh masyarakat menerimanya, serta ajak masyarakat untuk disiplin menggunakannya,” harapnya.


Masker yang diserahkan saat ini, lanjut Bahtiar, dapat terkumpul berkat bantuan dari Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Temasek Singapura, Konjen Singapura, Pemerintah Daerah, TNI/Polri, ASN, BUMN serta unsur masyarakat Kepulauan Riau.



“Ini merupakan gerakan swadaya mulai dari pemda, pengusaha serta masyarakat yang peduli akan kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Harapan saya, agar semakin banyak unsur di Karimun juga ikut terlibat gerakan ini sehingga semakin besar memberikan dampak siginifikan untuk menekan laju pertumbuhan covid,” harapnya.


Ditambahkan Bahtiar, pandemi Covid-19 ini merupakan musuh bersama yang harus dilawan, yang salah satu caranya dengan menggunakan masker yang baik dan benar.


Untuk itu, masker hari ini harus dibagikan kepada semua kalangan sehingga semua masyarakat tidak punya alasan lagi untuk abai, tidak patuh serta tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan.


“Masker yang dibagikan ini, nantinya harap selalu dipakai terutama ketika beraktivitas di ruang publik. Jadilah kita semua sebagai contoh ditengah masyarakat sebagi agen-agen perlawanan terhadap Covid-19. Jika kita lakukan ini bersama, saya yakin covid bisa ditekan penyebarannya bahkan bisa hilang di bumi Kepri ini,” ujarnya.


Terakhir Bahtiar mendorong kepada Pemerintah Kabupaten Karimun yang saat ini sedang menyusun APBD 2021, untuk menganggarkan pembuatan laboratorium milik pemerintah daerah agar semakin mudah mendeteksi para penderita Covid-19.


“Ini harus kita adakan, untuk memproteksi masyarakat kita agar tidak tertular dan menularkan virus ini ke orang lain. Dengan adanya lab khusus covid, hasil yang didapat bisa lebih cepat diketahui sehingga bisa dilakukan tindakan segera pada pasien yang terindikasi terpapar virus ini. Agar tidak kemana-mana yang positif ini, yang bisa menularkan ke orang lain,” tutupnya.


Sementara itu Pjs. Bupati Karimun Heri Andrianto menyampaikan apresiasinya kepada Pjs. Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar yang telah menginisiasi Gerakan 5 Juta masker yang dibagikan kepada seluruh masyarakat.


“Terima kasih, hari ini karimun dapat 100 ribu masker semoga bisa menjadi alat pelindung diri bagi masyarakat Karimun sehingga terbebas dari Covid-19,” kata Heri. (Ril)

Pjs Gubenrnur Kepri Bahtiar Dukung Investasi Berkembang di Kepri
Pjs. Gubernur Kepri, H Bahtiar Baharudin. 

Dinamika Kepri, Bintan - Pjs. Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar mengajak seluruh komponen untuk menjaga iklim investasi yang telah masuk. Semua harus terus mendukung agar investasi ini terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi perkembangan perekonomian.


"Di tengah kondisi pandemi covid ini ada industri yang masih bertahan saja sudah kita bersyukur apalagi industri ini sepertinya akan lebih berkembang menjadi lebih besar lagi. Sudah seharusnya, kita dari Pemerintah daerah dan semua unsur masyarakat mendukung ini," ungkap Bahtiar sesaat setelah meninjau PT. Industri Segantang Lada Indonesia, Galang Batang, Kabupaten Bintan, Kamis (12/11/2020). 


Bahtiar pada kesempatan ini menyampaikan kekagumannya pada Industri manufaktur PT. Industri Segantang Lada Indonesia yang memproduksi meja, kursi, lemari, kitchen set dan perlengkapan rumah tangga. Semua produksi itu diperuntukan untuk pasar luar negeri yaitu Amerika serikat.


“Luar biasa perusahaan ini, dimana dapat mengubah bahan murah berupa kayu triplek menjadi barang perlengkapan rumah tangga dengan kualitas ekpor. Ini harus kita dukung agar dapat terus berkembang sehingga dapat menyerap lebih banyak lagi tenaga kerja lokal dan mengurangi angka pengangguran,” jelasnya.



Saat ini menurut Bahtiar, Indonesia dalam era persaingan yang sangat ketat dengan negara lain. Jika para investor yang ingin menanamkan investasinya dipersulit bahkan perizinan membutuhkan waktu yang sangat lama dan birokrasi yang berbelit-belit maka akan mengurangi daya tarik, sehingga investor akan beralih ke Negara lain yang memberikan kemudahan dan insentif dalam berusaha.


“Saat ini kemudahan dan kenyamanan berinvestasi mutlak harus diberikan. Bagi pejabat-pejabat yang ketahuan berlaku koruptif dan menghambat masuknya investasi akan ditindak dan berhadapan secara langsung dengan hukum,” jelasnya.


Pada kesempatan ini Dirjen Polpum Kemendagri ini juga menyampaikan data terakhir yang diterimanya bahwa pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Riau telah berjalan menuju trek yang benar walaupun masih minus namun trendnya semakin menurun bahkan menuju ke positif.


“Jika sebelumnya pertumbuhan kita minus 6,6%, Alhamdulillah pada triwulan ketiga ini di Kepulauan Riau itu sudah bergerak ke arah yang lebih positif dan minus nya tinggal 5,81%. Mudah-mudahan pada semester 4 nanti pertumbuhannya 1% dan pada tahun 2021 pertumbuhan ekonomi kita bisa bergerak naik kembali,” harapnya.


Bahtiar menekankan agar ekonomi daerah ini terus bergerak positif. Salah satunya adalah industri harus didukung untuk bergerak dan jangan sampai berhenti, jangan sampai pengusaha perusahaan berhenti total prinsipnya industri tetap produktif dengan memperhatikan protokol kesehatan.


Setelah peninjauan, Bahtiar juga berkesempatan melihat langsung proses pengiriman 26 kontainer Barang Produksi PT. Segantang Lada yang akan diekspor langsung ke Amerika di pelabuhan Peti kemas Kijang. Menurutnya, ini seharusnya menjadi motivasi bagi pelaku ekonomi lainnya bahwa Covid-19 sebenarnya bukan penghalang untuk tetap produktif dan berkembang.


“Covid memang mematikan manusia, tapi kalau ekonomi yang mati maka akan mematikan kehidupan. Oleh karena itu di tengah pandemi saya harap tetaplah produktif namun tetap adaptif memperhatikan protokol kesehatan,” jelasnya


Di tempat itu juga, beliau minta Bupati dan Pemerintah Kabupaten, juga dari Pelindo untuk bantu yang sedang berusaha ini agar perekonomian pelan-pelan membaik


Turut mendampingi pada peninjauan ini Pjs. Bupati Bintan Buralimar, kepala Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Bintan, Hasfarizal Handra serta CEO PT. Industri Segantang Lada Indonesia Edi Jaafar. (Ril)


Pjs Bahtiar Minta Media Bantu Ubah Pola Pikir Masyarakat Tentang Bahaya Covid-19
Pjs. Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin. (Foto: Humas Pemprov Kepri)

Dinamika Kepri, Batam
- Pjs. Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin bersilaturahmi dengan para pemimpin redaksi (pemred) media massa se-Kepri, Jumat (6/11/2020).


Beberapa hal disampaikan pada pertemuan yang dilaksanakan di Golden Prawn itu, termasuk ajakan menjadi agen perubahan mindset masyarakat terhadap bahaya wabah Covid-19 dan menjadi pahlawan penanganan Covid-19.


Mengawali perbincangan, Bahtiar menceritakan bagaimana kekuatan media dalam membentuk opini publik.


Opini publik bisa dirancang oleh media sehingga bisa menjadi kebenaran dan bisa juga menjadi kebenaran yang dirancang. Sehingga bisa menutupi yang keliru menjadi benar dan benar jadi keliru. Pers berada di dua mata pedang bagi demokrasi. Bisa jadi imun dan bisa jadi virus.



“Sebagai pejabat sementara dengan masa tugas yang terbatas, tugas utama saya ada dua; melakukan berbagai cara penanganan Covid-19 sehingga tingkat penyebaran bisa ditekan, dan melaksanakan Pilkada sehat. Agar dua hal ini berjalan dengan baik, saya mengajak kawan-kawan pimpinan media untuk ikut serta menyukseskan dua kerja besar ini untuk rakyat Kepri,” pinta Bahtiar.


Bahtiar juga meminta bantuan media untuk ikut serta mengubah pola pikir masyarakat dalam menyikapi wabah Covid-19.


Saat ini, kata Bahtiar, di tengah masyarakat masih banyak yang menyepelekan dan bahkan tidak percaya dengan wabah Covid-19. Akibatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker dalam aktifitas sehari-hari sangat rendah. Bahkan ada masyarakat yang tidak peduli sama sekali dengan masker ketika berinteraksi satu sama lain. Kondisi tersebut, apabila dibiarkan akan makin meningkatkan penyebaran Covid-19 di Kepri.


“Masyarakat belum menganggap serius kematian akibat Covid-19. Padahal angka kematian di Kepri sudah mencapai 2,53 persen. Jika angka ini konsisten maka dari 2 juta saja penduduk Kepri angka kematian bisa mencapai 47 ribu orang,” jelasnya.


Supaya kematian di Kepri akibat Covid-19  tidak sampai  di angka di atas, maka berbagai upaya terus dilakukan pemerintah. Salah satunya dengan membuat gerakan berbagi 5 juta masker secara serentak se-Kepri.


“Setiap orang saya ajak untuk bisa menjadi pahlawan bagi orang sekitarnya dengan berbagi 1 masker saja. Kami pilih peringatan Hari Pahlawan pada tanggal 10 November 2020 nanti sebagai momentum gerakan berbagi 5 juta masker. Media sangat saya harapkan peran sertanya di sini sehingga masker bisa menjadi gaya hidup masyarakat,” tukas Bahtiar.


Tidak itu saja, Bahtiar menyebutkan juga akan menjadikan mesjid dan tempat ibadah lainnya sebagai sentral untuk mengubah perilaku dan pola pikir masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.


Pada kesempatan silahturrahmi tersebut Bahtiar didampingi Kepala Biro Humas, Protokol dan Penghubung Zulkifli. Pimpinan media yang hadir ada sebannyak 16 orang yang terdiri dari media cetak dan elektronik, dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, Chandra Ibrahim. (Ril)

Pjs Gubernur Bahtiar Pimpin Apel Kesiapan Penanganan Bencana Alam di Wilayah Hukum Polda Kepri
Pjs Gubernur Provinsi Kepri Bahtiar periksa kesiapan perlatan penanganan bencana alam milik Polda Kepri. 

Dinamika Kepri, Batam
– Pjs Gubernur Provinsi Kepri, Bahtiar memimpin Apel kesiapan penanganan bencana alam di wilayah hukum Polda Kepulauan Riau. Apel Kesiapan dilaksanakan di Mapolda Kepri, Jumat (6/11/2020) pagi.


Hadir dalam kegiatan apel tersebut dihadiri Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Danrem 033/WP, Wakapolda Kepri, Danlantamal IV Tanjungpinang, Danguskamla Koarmada I dan FKPD tingkat I Provinsi Kepri.


Dalam sambutannya Pjs Gubernur Provinsi Kepri Drs. Bahtiar mengatakan tentang akan terjadinya perubahan iklim.



"Perubahan iklim yang terjadi akan berpengaruh besar terhadap terjadinya cuaca ekstrem dan meningkatkan potensi terjadinya bencana alam, meskipun bencana alam yang terjadi di Provinsi Kepri cukup minim namun dengan kondisinya yang didominasi oleh laut sangat berpengaruh terhadap masyarakat yang berada di pesisir, untuk itu kepada masyarakat untuk tetap berwaspada terhadap kemungkinan terburuk yang dapat terjadi kapan saja dan dimana saja," kata Bahtiar.


Lebih lanjut dikatakannya, dengan demikian diperlukan peran serta kerjasama baik itu dari TNI-Polri, Instansi terkait serta organisasi kemasyarakatan, tokoh masyarakat, para pemuda untuk bersama-sama memberikan pembekalan kepada masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau untuk selalu siap didalam kondisi apapun. 


"Untuk itu peran kita semua disini dalam menghadapi ancaman untuk selalu bersikap Awas dan tenang dalam mempersiapkan alat-alat keselamatan dan kebutuhan dasar yang sudah dikemas seperti P3K, alat nantu penerangan, radio, ponsel, makanan dan minuman ringan yang tahan lama," katanya.


Setelah selesai pelaksanaan Apel Kesiapan Pjs Gubernur Provinsi Kepri, Kapolda Kepri dan tamu undangan kemudian mengecek langsung kesiapan personel, kendaraan dan alat keselamatan yang digunakan apabila terjadi bencana di wilayah Provinsi Kepri.


"Saya mewakili pemerintahan Provinsi Kepri dan masyarakat Kepri, sangat mengapresiasi inisiatif yang dilakukan oleh Polda Kepri dalam pelaksanaan Apel pada hari ini, Apel kesiapan penanganan bencana alam merupakan bentuk kesiapan kita dalam menghadapi segala bentuk bencana yang akan terjadi dan didalam Apel ini menjadi kehormatan bagi saya dapat memimpin Apel yang digelar hari ini," kata Bahtiar.


"Kegiatan ini juga merupakan pertanda dan sebagai sinyal kepada masyarakat kepri, bahwa prinsip nya seluruh jajaran aparat di kepri selalu siap siaga memberi pertolongan kepada masyarakat pada saat terjadi bencana alam. Saya harap dukungan masyarakat Kepri kepada seluruh Aparat dan Instansi Pemrintah," ucap Bahtiar mengakhiri. (Ril)


Pjs Gubernur Bahtiar Inginkan Kepri Jadi Produsen Kelapa
Pjs. Gubernur Bahtiar Baharuddin acungkan jempol usai penanaman bibit kelapa di depan Kantor Satpol-PP Provinsi Kepri.

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Pjs. Gubernur Bahtiar Baharuddin mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk mendukung dan ikut berpartisipasi dalam gerakan penghijauan di Dompak, Tanjungpinang. Hal ini agar lingkungan kerja menjadi asri dan kedepannya bisa menjadi destinasi wisata baru.


“Dompak ini pulaunya indah sekali. Saya berharap langkah kecil yang dilakukan hari ini akan diikuti oleh semua ASN dan akan berdampak besar pada masa mendatang. Impian besar saya, Pulau ini akan kita jadikan pulau buah, dengan beragam spesies buah dari berbagai negara,” kata Bahtiar sesaat setelah melakukan Penanaman Pohon di seputar Kantor Satpol PP Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungsiambang, Dompak, Tanjungpinang, Kamis (5/11/2020).



Penanaman pohon ini disejalankan dengan aktivitas Jalan Santai Pjs. Gubernur bersama Pejabat dan staf serta ASN di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau. Aktivitas Jalan Santai bermula dari Jembatan 2 Dompak, menuju ke Kantor Dinas Kebudayaan, dilanjutkan menyusuri belakang Kantor Gubernur dan masuk ke Pemukiman penduduk Tanjungsiambang, dan berakhir di Kantor Satpol PP.


Di area pemukiman Bahtiar menyempatkan diri menyapa masyarakat dan berbagi masker serta memberikan pengetahuan tentang cara pemakain masker yang benar untuk mencegah penyebaran Covid-19.


Bahtiar, Sekdaprov H.TS. Arif Fadillah dan masing-masing OPD pada kesempatan ini menanaman satu pohon buah. Kegiatan tanam pohon ini juga melibatkan RT/RW yang berada di Pulau Dompak. Pohon buah yang kali ini ditanam adalah pohon kelapa dan pohon alpukat serta mangga.


Dirjen Polpum Kemendagri ini menjelaskan bahwa kelapa yang ditanamnya pada hari ini memiliki banyak manfaat diantaranya untuk mencegah abrasi, juga dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku bagi industri pengolahan kelapa yang telah ada di Kota Batam dan Kabupaten Bintan.


“Industrinya ada disini, namun bahan baku kelapanya masih dari Jambi dan Riau. Potensi ini seharusnya kita manfaatkan. Dengan ribuan pulau di Kepri seharusnya kita bisa menanam jutaan bahkan milliaran pohon kelapa yang bisa menjadi sumber pendapatan baru masyarakat sekaligus sebagai kegiatan untuk menjaga lingkungan dan menjaga kedaulatan pangan,” jelasnya.


Terkait telah datangnya musim hujan saat ini, Bahtiar mengingatkan bahwa Covid-19 dapat bertahan dan sangat suka dikondisi dingin dan lembab. Oleh karen itu dirinya tersu menerus menghimbau agar selain mentaati ptokol kesehatan, agar masyarakat untuk menerapakn pola hidup bersih dan sehat, rajin berolahraga dan berjemur di sinar matahari pagi serta mengkonsumsi makanan yang sehat.


“Jaga terus lingkungan rumah kita, lingkungan kerja serta jaga tubuh kita dengan menyempatkan diri berolahraga serta mengkonsumsi vitamin C dan Vitamin E agar supaya imun tubuh kita kuat untuk menghadapi Covid-19,” ujarnya mengingatkan. (Ril)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.