Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Hasil Seleksi di Polda Kepri dari 24 Peserta Calon Taruna Akpol 6 Orang Lulus Terpilih
Para peserta. 
Dinamika Kepri, Batam – Dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, seleksi penerimaan Taruna Akademi Kepolisian dan Tamtama Polri pada tahun ini berlangsung dan telah sampai pada tahap sidang penetapan kelulusan akhir tingkat daerah, Kamis (30/7/20).

Kegiatan sidang penetapan kelulusan akhir tingkat daerah ini selain dihadiri Kapolda Kepri juga dihadiri Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, PJU Polda Kepri, Pengawas Internal Polda Kepri, Pengawas Eksternal (LSM FKPM), Disdik Provinsi Kepri, Disduk Capil Kota Batam, Peserta Catar Akpol, Peserta Tamtama Brimob dan Peserta Tamtama Polair.

Dalam kesempatannya, Kapolda Kepri menyampaikan bahwa setiap tahapan seleksi yang dilaksanakan mempedomani dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH), serta di awasi langsung oleh pengawas Internal dan Eksternal.

"Setiap tahapan seleksi dilakukan dengan Transparan, Akuntabel dan Humanis. Diharapakan, bagi yang dinyatakan lulus agar tetap semangat persiapkan diri untuk mengikuti tes yang akan datang, diharapkan dapat menjadi insan Polri yang dapat mengemban tugas negara nantinya. Dan bagi yang tidak terpilih, jangan berkecil hati," tutur Kapolda Kepri.

Terkait kegiatan itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S menjelaskan tentang jumlah peserta calon yang lulus maupun yang tidak lulus.

"Pada tahapan seleksi kali ini, adapun jumlah peserta calon Taruna Akpol yaitu untuk peserta Catar Akpol sebanyak 24 orang terdiri dari pria 20 orang dan wanita 4 orang dengan lulus terpilih 6 orang, 5 pria dan 1 wanita, sedangkan 18 orang lainnya tidak lulus terpilih. Dan untuk peserta Tamtama Brimob terdiri dari 15 orang pria, semuanya lulus terpilih dan yang terakhir peserta untuk Tamtama Polair terdiri dari 4 pria juga semua lulus terpilih," terangnya.

Isdianto Plt Gubernur Kepri Resmikan Pesantren Darul Iman di Lingga
Dinamika Kepri, Lingga - Plt. Gubernur Kepulauan Riau melakukan Kunjungan Kerja (Kuker) ke Kabupaten Lingga. Kunker tersebut dalam rangka Peresmian Pondok Pesantren Darul Iman di Desa Bekacang, Kecamatan Singkep, Senin (20/7/2020).

Turut ikut mendampingi Hanafi Ekra Anggota DPRD Kepri, Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Meri Isdianto, Kepala Dinas Kesehatan Tjetjep Yudian, Plt. Kepala BPBD Budi Harto, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Junaidi, Kepala Biro Pembangunan Aries Fhariandi, Kepala Biro Kesra Aiyub serta Staf Ahli Gubernur Saidul Khudri dan Herizal Hood.

Isdianto pada kesempatan ini menyampaikan bahwa Pemprov terus mendukung terhadap pengembangan dunia pendidikan dalam mencetak generasi penerus Kepulauan Riau yang berakhlak mulia.

“Pesantren yang merupakan salah satu Lembaga Pendidikan tertua di Indonesia hingga saat ini bukan hanya menciptakan generasi yang cerdas secara intelektual namun juga memiliki budi pekerti yang baik, oleh karena itu harus terus kita dukung baik secara moril dan materil,” jelasnya.

Untuk menciptakan generasi yang memiliki akhlakul mulia, Isdianto mengatakan bahwa tidak dapat dilakukan sendri oleh Gubernur maupun Bupati, namun butuh keterlibatan semua unsur masyarakat terutama Pondok Pesantren yang terus hadir memberikan pembelajaran keagamaan.

“Harapan saya dengan berdiri pesantren ini dapat dimanfaatkan dengan baik untik mendidik anak kita secara benar supaya anak kita jadi anak sholeh dan sholeha. Selain itu dalam pembelajaran, jangan melanggar ketentuan yang digariskan, sesuai dengan peraturan Indonesia,” pesannya.

Lebih lanjut Isdianto menyampaikan bahwa Perkembangan Pondok Pesantren serta sekolah-sekolah islam terpadu di Provinsi Kepulauan Riau mengalami kemajuan yang cukup pesat. Saat ini, Pondok Pesantren dan Sekolah Islam Terpadu tidak hanya berada di kota-kota besar dan pusat kabupaten atau kecamatan saja, tetapi sudah merata di beberapa desa dan kelurahan.

Saat ini semakin banyaknya generasi muda kita yang melanjutkan pendidikannya ke pondok-pondok pesantren dan pusat-pusat Tahfidz Quran. Mereka kini bangga mendapatkan pendidikan di pesantren, mereka bangga hidup di pondok, dan mereka bangga akan syi’ar Islam.

“Fenomena ini tentunya harus terus kita pertahankan dan bila perlu kita tingkatkan. Berbagai pihak harus mendukung keberlangsungan pondok pesantren serta mempertahankan tren pendidikan berbasis Quran. Insya Allah beberapa tahun mendatang, Provinsi Kepulauan Riau akan mencetak generasi penerus dan calon-calon pemimpin yang mencintai Al-Quran dan Sunnah,” tutupnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Iman KH. Muliadi mengatakan Pembangunan pondok pesantren ini merupakan bentuk ikhtiar kami sebagai putra daerah untuk memajukan daerah dari bidang keagamaan. Hingga saat ini sudah 37 santri yang mendaftar di pesantren ini yang berasal dari Batam, Tanjungpinang, Senayang, Daik, Singkep serta masyarakat sekitaran Dabo. Pesantren ini mulai didirikan pada Februari 2020 dan hingga saat ini masih banyak pembangunan yang masih perlu banyak pembenahan.

“Untuk kedepan masih banyak bangun pesantren yang harus kami selesaikan. Mudah-mudahan dengan kehadiran Bapak Gubernur dapat membawa angin segar dan berita gembira bagi pembangunan pesantren,” harapnya.

Selain peresmian pesantren, pada kesempatan ini Isdianto juga menyerahkan Bantuan Sembako bagi Masyarakat yang Terdampak Pandemi Covid-19, Bantuan Iuran Kartu BPJS Kesehatan Kepada Masyarakat yang Tidak Mampu, serta Bantuan Masker dan Hand Sanitizer untuk Pondok Pesantren. (Ril)

Plt Isdianto Perintahkan Kepala Sekolah Negeri Terima Semua Siswa yang Masuk dalam Zonasi
Dinamika Kepri, Batam - Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto memerintahkan kepada seluruh Kepala Sekolah SMA Negeri dan SMK Negeri  untuk menerima semua siswa yang masuk dalam zonasi.

Dia juga memerintahkan Dinas Pendidikan Kepri untuk mengawal prosesnya dan mengajak DPRD Kepri solusi untuk mengatasi siswa yang belum diterima.

“Saya sengaja turun ke sekolah-sekolah meninjau langsung pelaksanaan penerimaan peserta didik baru. Saya ingin melihat langsung apa yang terjadi di lapangan. Karena saya banyak mendapatkan informasi tentang banyaknya masalah yang muncul akibat sistem zonasi ini. Sekaligus membuktikan kepedulian saya pada pendidikan,” ungkap Isdianto saat meninjau SMA Negeri 3 Batam Kota, SMA Negeri 1 Sekupang, dan SMA Negeri 5 Sagulung, Senin (13/7).

Saat tiba di sekolah-sekolah tersebut, H. Isdianto disambut oleh Kepala Sekolah, majelis Guru, para orang tua calon siswa yang belum diterima di sekolah negeri tujuan, dan peserta (MPLS) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah .

Hadir mendampingi Plt. Gubernur H.Isdianto,  Asisten II Ekonomi & Pembangunan Kepri Syamsul Bahrum, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar, Kepala Biro Hukum Heri Moekhrizal, Sekretaris Dinas Pendidikan Kepri Faturrahman, Wakil Ketua II DPRD Kepri Raden Hari Tjahyono, Anggota DPRD Kepri Irwansyah, Uba Inga Sigalingging, Suryani, Ketua TP. PKK Kepri Hj Meri Isdianto, Staf Khusus Gubernur H. Saidul Khudri dan H. Herizal Hood.

Dialog dua arah pun terjadi antara Isdianto dengan Para Kepala Sekolah dan para orangtua. Bahkan acara tersebut menjadi ajang curhat kepala sekolah dan para orangtua calon siswa.

Isdianto dalam dialog tersebut menegaskan sikapnya dengan menyatakan bahwa sebagai Plt. Gubernur, dirinya tidak mau ada anak-anak yang tidak sekolah.

Setiap sekolah yang dikunjungi persoalan yang muncul nyaris sama, yakni kekurangan ruang belajar. Dan persoalan tersebut muncul setiap tahun.

Isdianto memberikan solusi yang hampir sama pada setiap sekolah. Baik SMA Negeri 3 Batam Kota,  SMA Negeri 1 Sekupang, dan SMA Negeri 5 Sagulung kepada  Kepala Sekolah diminta untuk menerima semua siswa yang masuk zonasi tetapi masih dalam daftar tunggu. Solusi pertama yakni dengan mendirikan ruang belajar baru, secara bertahap.

Sementara untuk SMA Negeri 1, Isdianto mengajak para orangtua murid untuk ikhlas menerima kondisi sekolah yang terbatas lahan sehingga tidak dimungkinkan lagi dibangun ruang sekolah baru. Para orangtua dengan zonasi rumah yang jauh dari sekolah SMA Negeri 1, dimohon dengan arif bijaksana memilih sekolah yang paling terdekat. Permintaan tersebut sekaligus menjadi solusi kedua yang ditawarkan Isdianto.

Solusi ketiga, Isdianto berjanji akan memfasilitasi siswa yang tidak masuk juga ke sekolah pilihan pertama meski telah dibangun ruang kelas baru,  ke sekolah lain.

Di hadapan para orangtua murid, Isdianto menyebutkan bahwa bidang pendidikan menjadi prioritas utama. Isdianto mengakui, sistem zonasi mempunyai beberapa kelemahan. Sebagai pemerintah daerah tidak bisa mengubah aturan pemerintah pusat. Tetapi bersama DPRD Kepri akan mencari berbagai solusi, jangka singkat dan jangka panjang.

Wakil Ketua II DPRD Kepri Raden Hari Cahyono juga mengungkapkan hal yang sama. Mengajak para orangtua yang mampu untuk lebih memilih sekolah swasta untuk anaknya dan memberikan kesempatan kepada siswa kurang mampu di sekolah negeri.

Ajakan senada juga disampaikan anggota DPRD Kepri H Irwansyah. Dia menganjurkan setiap sekolah memaksimalkan penerimaan siswa. Sebagai wakil rakyat dirinya siap mendukung  anggaran untuk membangun ruang belajar baru.

Uba Inga Sigalingging malah mengusulkan agar untuk zonasi, nilai anak-anak yang rendah lebih diutamakan. Sehingga tidak terjadi rebutan sekolah karena dianggap favorit.

Suryani anggota DPRD Kepri mengajak para orangtua untuk mengubah imej tentang sekolah unggul atau favorit. Semua orangtua harus tahu bahwa semua sekolah adalah sama.

Terakhir, Isdianto juga meminta para guru harus serius melaksanakan materi pembelajaran meski dilakukan secara virtual. (Ril)

Danlantamal IV Berangkatkan 4 Calon Siswa Perwira Terbaik Kepri
Dinamika Kepri, Tanjungpinang – Untuk mengikuti seleksi tingkat pusat di Jakarta dalam penerimaan calon siswa Perwira Prajurit Karir TNI Tenaga Kesehatan (PA PK TNI Gakes) tahun 2020, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, memberangkatkan 4 orang putra putri terbaik asal Panitia Daerah (Panda) Kepulauan Riau (Kepri).

Acara pemberangkatan dilakukan di Lobby bawah Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepri, Selasa (30/6/2020).

Ke-4 orang calon siswa PA PK TNI Gakes tahun 2020 itu terdiri dari 2 orang pria  jurusan Dokter Umum dan jurusan Farmasi, kemudian 2 orang wanita masing-masing  jurusan Dokter Umum dan jurusan Dokter Gigi.

Sebelum memberangkatkan ke Resimen Induk Kodam Jaya (Rindam Jaya) Jakarta, Danlantamal IV kata memberikan sambutan dihadapan para calon siswa  PA PK TNI Gakes tahun 2020  beserta orang tuanya.

"Pada Tahun Anggaran 2020 ini dibutuhkan calon PA PK TNI khusus Tenaga Kesehatan yang memiliki latar belakang pendidikan kedokteran umum, kedokteran gigi, farmasi/apoteker, keperawatan, fisioterapi, teklogi laboratorium medik, radiologi, kesehatan lingkungan, perawat gigi, rekam medis, teknik elektromedis, keperawatan anestesi dan bidan," tutur Danlantamal IV dalam sambutannya.

"Perlu diketahui bahwa Panda Kepri terdiri dari panitia gabungan (TNI AD, TNI AL dan TNI AU) telah melaksanakan seleksi tingkat daerah yang dilaksanakan pada tanggal 2 sampai dengan 13 Maret 2020," sambungnya.

Terkait keberankatan ke-4 orang tersebut ke Jakarta, Danlantamal  juga menjelaskan tujuan keberangkatan yakni untuk
materi seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan I dan II, pemeriksaan dan pengujian kesamaptaan jasmani, dan pemeriksaan Mental Ideologi (MI)/screening.

Selain itu Danlantamal IV juga berpesankepada para calon siswa PA PK TNI Gakes tahun 2020 agar selalu menjaga kesehatan.

"Selalu jaga kesehatan dan berhati-hati dijalan, patuhi dan ikuti arahan dari perwira pembimbing dan kepada para orang tua ikut mendorong agar putra-putri dapat lulus seleksi tingkat  pusat di Rindam Jaya Jakarta," pesannya.

Hadir dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Wadanlantamal IV Kolonel Marinir Gatot Mardiyono dan pejabat utama Lantamal IV. (Ril)

Briptu Eka Raih Penghargaan dari Kapolda Kepri
Dinamika Kepri, Lingga - Berkat ketulusannya mengabdi kepada masyarakat, Briptu Eka Hardiyanto Yerli Bhabinkamtibmas Desa Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur, akhirnya mendapatkan penghargaan dari  Kapolda Kepri sebagai juara lll Babinkamtibmas teladan tingkat Polda Kepri, Minggu (28/6/2020).

Untuk piagam ‎penghargaannya itu nantinya akan diberikan oleh‎ Kapolda Kepri  Irjen. Pol. Dr. Aris Budiman. M.Si. pada tanggal 1 Juli 2020 mendatang di Lobby Utama Polda Kepri tepatnya dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-74.

“Alhamdulillah, saya masih dipercaya sebagai salah seorang Bhabinkamtibmas Teladan dan masih bisa terus melayani masyarakat serta meraih prestasi di kepolisian,” ujar Briptu Eka.

Penghargaan yang ditetima Briptu Eka yakni berkat kerja kerasnya berinovasi di bidang‎ pendidikan bertema "Merajut asa di Timur Lingga" dengan kegiatan rutin membaca dan mengaji.

Briptu Eka Hardiyanto Yerli.

Briptu Eka tergerak hatinya karena melihat para orang tua  yang disebabkan pekerjaan sebagai nelayan tidak memiliki kesempatan serta waktu yg cukup untuk membimbing anak belajar di luar jam sekolah yang mana anak usia dini sangat membutuhan peran orang tua dalam bidang pendidikan dan agama.

Kegiatan membaca dan mengaji ini briptu Eka tidak sendirian, ia di bantu oleh sang istri Briptu Oka Adrianti sebagai guru mengaji sementara briptu Eka memberikan edukasi dari buku bacaan miliknya.

"Saya mendukung kegiatan suami saya karena kebetulan saya bisa mengaji dan pernah mengikuti perlombaan STQ tingkat Kabupaten Lingga dan Polda Kepri, saya merasa nyaman dan familiar karena saya putri daerah Desa Sei. Pinang," ujar Briptu Eka

Selain memberikan edukasi dalam membaca dan mengaji Briptu Eka juga mengisi ruang kelas SDN 001 Lingga Timur apabila guru berhalangan hadir.

Setelah pandemi covid-19 ini berakhir kegiatan mengajarnya akan dilanjutkan kembali. tegasnya

Sementara itu Kapolsek Daik Lingga Akp Tasriadi mengatakan bahwa Bhabinkamtibmas yang mendapat reward karena keikhlasanya membantu anak-anak belajar dan mengaji di pesisir lingga.

” Yakinlah jika setiap pekerjaan yang kita laksanakan secara tulus dan Ikhlas, Insya Allah banyak kebaikan yang akan kita dapatkan,” ungkap Tasriadi

"Semoga penghargaan yang didapat Briptu Eka akan menjadi motivasi untuk anggota yang lainnya,” harap Tasriadi (Ril)

Lantamal IV Gelar LDD Pembekalan Pengawak Posal dan Posmat
Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang, menggelar Latihan Dalam Dinas (LDD) kepada pengawak Pos Angkatan Laut (Posal) dan Pos Pengamat (Posmat) yang berada di jajaran Lantamal IV berupa pembekalan, yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Yos Sudarso Markas Komando (Mako) Lantamal IV, Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri). Rabu (24/06/2020).

Pengarahan dan Pembekalan yang digelar hanya satu hari tersebut, dibuka oleh Asisten Operasi Komandan Lantamal IV (Asops Danlantama IV) Kolonel Laut (P) Amrin Rosihan Hendrotomo, S.E., dengan materinya berupa bidang Operasi, Intelijen, Potensi Maritim dan bidang Hukum.

Pada pembukaan tersebut Asops Danlantamal IV menyampaikan penekanan terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai pengawak pos.

"Sebagai pengawak pos harus bertanggung jawab, bisa bermanfaat pada penduduk setempat, serta disiplin berperilaku pengawak pos. Dengan adanya berbagai  pengarahan dan pembekalan yang  disampaikan, diharapkan  pemberdayaan Posal/Posmat untuk menunjang pelaksanaan tugas-tugas kedepan,” kata Asops Danlantamal IV.

Asops Danlantamal IV juga berharap agar pengawak pos dapat cepat tanggap dan segera melaporkan yang terjadi kepada pimpinan.

"Diharapkan segala sesuatu yang yang terjadi dilingkup kerja Posal/Posmat bisa diawasi, dimonitor dan dilaporkan secara cepat, tepat dan relevan kepada pimpinan," harapnya.

"Keberadaan Posal dan Posmat adalah sebagai perpanjangan tangan mata dan telinga, dimana pemilihan keberadaanya juga berdasarkan atas lokasi yang strategis serta pertimbangan fungsi ekalasi ancaman yang mungkin terjadi," tegas Asops Danlantamal IV.

Adapun pemberi materi pada LDD tersebut yakni Asisten Potensi Maritim Komandan Lantamal (Aspotmar Danlantamal IV) Kolonel Laut (P) Arief Meidyanto.

Aspotmar Danlantamal IV memberi materi untuk membahas tentang Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Laut (Dawilhanla), peran tugas pokok  Posal/Posmat dan Pemberdayaan Postensi Maritim.

Kemudian untuk bidang Intelijen disampaikan Pabanpamgal Sintel Lantamal IV Letkol Laut (KH) Soleh Hidayat, S.H., dan  Pabanlidmar Sintel Lantamal IV Letkol Laut (S) Seffirson, sedangkan Kasikumlater Mayor Laut (KH) Krisno, SH menyampaikan bidang materi hukum.

Hadir dalam kegiatan tersebut, selain Asops Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Amrin Rosihan Hendrotomo, SE dan Aspotmar Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Arief Meidyanto, juga dihadiri Pabanlidmar Sintel Lantamal IV Letkol Laut (S) Seffirson, SH, Pabanpamgal Sintel Lantamal IV Letkol laut (KH) Soleh Hidayat, SH dan Pabandyarenops Lantamal IV Mayor Laut (P) Riduwan. (Ril)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.