Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Asisten Personel Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut  (Aspers Danlantamal) IV Tanjungpinang Kolonel Laut (KH/W) Dewi Lestari
Foto bersama sebelum keberangkatan.


Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Asisten Personel Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut  (Aspers Danlantamal) IV Tanjungpinang Kolonel Laut (KH/W) Dewi Lestari mewakili Komandan Lantamal IV (Danlantamal IV) Tanjungpinang  Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto memberangkatkan 32 orang putra-putra terbaik Calon Bintara Prajurit Karir (PK) asal Panitia Daerah (Panda) Kepri untuk mengikuti menghadapi seleksi tingkat pusat.


Acara pemberangkatan dilakukan di lapangan apel Mako Lantamal IV Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepri, Selasa pagi (24/11/2020).


Sebelum memberangkatkan ke Lembaga Penyediaan Tenaga TNI Angkatan Laut (Lapetal) Malang Jawa Timur, pada upacara pelepasan para Caba PK tahun 2020, dalam sambutannya Aspers Danlantamal IV  mengatatan bahwa dirinya bangga terhadap ke 32 orang yang akan diberangkatkan tersebut. 


"Saya selaku sekretaris Panda Tanjungpinang turut bangga dengan terpilihnya kalian untuk mengikuti pada tingkat pusat, disan akan mengikuti beberapa test namun tidak lengkap seperti tahun-tahun sebelumnya," kata Kolonel Laut (KH/W) Dewi Lestari.


Aspers Danlantamal IV Tanjungpinang  juga memesankan kepada 32 calon bintara tersebut agar tetap berdoa dan tetap menjaga kesehatan masing-masing. 


"Tetap minta doa dari orang tua dan keluarga karena kalian selama satu minggu masih harus berjuang dengan peserta dari Panda-panda  lainnya. Tetap jaga kondisi fisik setelah disana karena cuaca yang sering hujan, tetap fokus dalam menghadapi seleksi. Komadan berharap kalian semua dapat lulus semuanya, serta jaga nama baik Panda Tanjungpinang," pesannya mengakhiri. (Ril)

Memperingati HUT ke-25, Program Doktor Ilmu Ekonomi, FEB Unhas menggelar Tudang Sipulung dan Launching Buku Bunga Rampai “Problematika Ekonomi dan Covid-19”.
Launching Buku Bunga Rampai.

Dinamika Kepri, Makasar
- Memperingati HUT ke-25, Program Doktor Ilmu Ekonomi, FEB Unhas menggelar Tudang Sipulung dan Launching Buku Bunga Rampai “Problematika Ekonomi dan Covid-19”.


Dalam laporannya Ketua Panitia Saor Silitonga menerangkan  jika acara digedung Pasca sarjana FEB Unhas diundang terbatas dan luring dapat diikuti para alumni di luar kota Makassar. 



“Tudang Sipulung ini sebagai puncak acara dari serangkaian acara telah digelar, antara lain Bakti Sosial, Seminar Alumni, Seminar Mahasiswa, Kuliah Umum, dan Seminar tentang Otoritas Jasa Keuangan,” kata Saor Silitonga (20/11/2020).


Lalu sambutan Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Dwia Ariestina Pulubuhu katakan, di usianya Program Doktor FEB tetap menjaga serta meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat doktoral yang ditunjang kolaborasi bersama para alumni.


Lalu sambutan Rektor Universitas Hasanuddin, Prof. Dr. Dwia Ariestina Pulubuhu katakan, di usianya Program Doktor FEB tetap menjaga serta meningkatkan kualitas pendidikan di tingkat doktoral yang ditunjang kolaborasi bersama para alumni.


Usai launching buku, Ketua Program Studi Doktor FEB Dr. Anas Iswanto Anwar, SE, MA memberi kesempatan ucapan selamat serta katabkesan dan pesan para alumni.


Antaranya Dr. Debby Christina Rotinsulu, SE, MSi (Dekan FEB Unsrat), Dr. H. Mashur Razak, SE, MM (Ketua STIE Nobel Makassar), dan Dr. Yanuar Bachtiar, SE, M.Si (Ketua STIE Indonesia Banjarmasin).


Juga beberapa dosen FEB Unhas, antara lain Prof. Dr. Muh. Asdar, M.Si. (Ketua IKADIE FEB Unhas), dan Dr. Indrianty Sudirman, SE, M.Si.


Acara dihadiri sekitar 150 undanganterdiri dari para mahasiswa, alumni dan Dosen FEB baik yang mengikuti secara luring maupun daring dalam suasana kekeluargaan diakhir acara pengundian 20 doorprize yang  disiapkan oleh panitia. (Ril)

Kapolda Kepri Irjen. Pol. Dr. Aris Budiman

Dinamika Kepri, Tanjung Batu - Upacara pembukaan pendidikan pembentukan bintara Polri TA. 2020/2021 Polda Kepri, digelar di SPN Polda Kepri Tanjung Batu, Selasa (17/11/2020).


Upacara yang dilakukan pukul 09.00 Wib itu, berlangsung dipimpin oleh Kapolda Kepri Irjen. Pol. Dr. Aris Budiman oleh Kapolda Kepri. Upacara juga dihadiri Ka BNNP Provinsi Kepri, PJU Polda Kepri, Ka SPN Polda Kepri dan Kapolres Karimun. 


Selaku inspektur Upacara, Kapolda Kepri Irjen. Pol. Dr. Aris Budiman menyampaikan amanat Kapolri Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si, 


"Selaku Kepala Kepolisian Republik Indonesia mengucapkan selamat kepada 11.208 orang calon bhayangkara terdiri dari 10.648 pria dan 560 wanita yang dinyatakan lulus untuk mengikuti pendidikan pembentukan Bintara Polri secara serentak di Sekolah Polisi Wanita dan di 31 SPN Polda jajaran se- Indonesia," kata Kapolda menyampaikan amanat Kapolri. 



Masih dalam menyampaikan amanat Kapolri, lanjut Kapolda, semua keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan usaha saudara, serta dukungan dan doa dari orang tua dan keluarga, serta berkah dan karunia dari Allah tuhan yang maha esa. Pelaksanaan pendidikan harus dilaksanakan sesuai dengan standar yang telah di tentukan oleh pemerintah, tetap laksanakan protokol kesehatan. Dan lakukan prinsip pendidikan yang sehat, disiplin, dan berkualitas, agar dapat mewujudkan sumber daya polri yang berkualitas, unggul dan berbudi pekerti. Dan calon bintara merupakan tulang punggung pelaksanaan tugas yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


Tak hanya menyampaikan amanat Kapolri, Kapolda Kepri juga menyampaikan sambutannya dengan berharap di mana para bintara pada saat sudah berdinas nanti, pintanya agar tidak menjadi beban bagi negara dan intitusi kepolisian.


"Saya akan selalu mendoakan para siswa agar tidak memberatkan Polri, Negara dan Masyarakat. Jika kalian hanya menjadi polisi untuk mencari pekerjaan, saya pastikan kalian hanya akan menjadi beban di institusi Kepolisian, Negara dan Masyarakat, karena pasti kalian akan menyalah gunakan kewenangan yang telah diberikan negara kepada kalian," pesan Irjen Pol. Aris Budiman.


Sebelum mengakhiri, Kapolda Kepri juga mengucapkan selamat dan memberikan dukungan semangat  kepada para siswa bintara.


"Saya mengucapkan selamat menempuh pendidikan pembentukan bintara polri TA. 2020/2021 dengan harapan semoga para siswa sekalian dapat menyelesaikan seluruh program pendidikan ini dengan baik dan lancar serta dapat mengimplementasikannya dalam pelaksanaan tugas sebagai anggota polri nantinya dalam melanjutkan tugas dan pengabdian terbaik kepada masyarakat, bangsa, dan Negara," ucap Kapolda Kepri mengakhiri. (Ril)  

Suasana Diklat.

Dinamika Kepri, Batam - Guna meningkatkan kompetensi SDM, Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim, Badan Pengusahaan (BP) Batam mengikutsertakan pegawainya untuk mengikuti Pendidikan dan Latihan (Diklat) manajemen bandar udara yang diselenggarakan secara daring oleh Politeknik Penerbangan Indonesia, Curug di Bandara Hang Nadim, Batam, Senin, (26/10/2020). 


Kepala Bagian Administrasi Akademik Politeknik Penerbangan Indonesia, Curug, Capt. Daniel D. Rumani dalam sambutannya menyampaikan harapannya kepada seluruh Kepala Bandara agar memperhatikan protokol kesehatan dalam operasional bandara.


Lebih lanjut Daniel D Rumani menambahkan, kegiatan Diklat agar dapat dilaksanakan dengan baik dan benar.


"Kita harus bisa menjaga imej bandara udara dengan baik, jangan sampai terbentuk imej baru bahwa bandara adalah cluster baru penyebaran Covid-19. Oleh karena itu masing-masing bandara harus memiliki inovasi,” kata Daniel D. Rumani.


Kepala Biro SDM dan Organisasi BP Batam, Lilik Lujayanti, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukurnya karena kegiatan ini dapat terlaksana walaupun melalui daring.


“Kami sangat bersyukur bahwa akhirnya kegiatan yang awalnya bisa dilakukan secara offline, namun karena pandemi korona maka dilaksanakan secara online. Saya berharap diklat yang akan berlangsung selama 21 hari ini dapat memberikan manfaat bagi semua peserta, khususnya bandar udara,” katanya.


Tak hanya itu, Kepala Biro SDM dan Organisasi BP Batam, Lilik Lujayanti juga menergaskan agar kegiatan itu dapat memberikan pengalaman serta ilmu yang bermanfaat bagi semua.


”Saya berharap kepada semua peserta, terutama kepada peserta yang berasal dari BUBU Hang Nadim agar dapat mengikuti pendidikan dan pelatihan ini dengan sungguh sungguh kerena ini merupakan kesempatan yang sudah kita tunggu tunggu untuk meningkatkan kompetensi dan dapat melaksanakan tugasnya secara optimal,’’ kata Lilik.


Ditempat terpisah Direktur BUBU Hang Nadim dan TIK BP Batam, Suwarso mengatakan, kegiatan itu akan bermanfaat untuk peserta dan Bandara Hang Nadim.


”Kami mengirimkan 6 peserta untuk ikut kegiatan ini. Kami berharap semuanya lulus dan dapat menularkan ilmunya kepada teman-teman yang lain. Kami juga sudah menerapkan protokol kesehatan di bandara untuk menekan penyebaran Vovid-19,” ucap Suwarso. 


Kata dia mengakhiri, Diklat itu diikuti 31 peserta yang terdiri dari 25 orang dari Angkasa Pura II dan 6 orang dari BUBU Hang Nadim BP Batam. (Ril)

Dinamika Kepri, Lingga - Pemerintah Kabupaten Lingga, melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) kembali melanjutkan tes pegawai negeri sipil (CPNS) Kabupaten Lingga tahun 2019, Selasa (22/09/20).

Kepala Dinas BKPSDM Lingga Ruliadi melalui Kabid Pengadaan Mutasi dan INKA mengatakan sebanyak 271 peserta sedang mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB) CPNS Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau formasi tahun 2019. Mereka merupakan peserta yang sebelumnya lolos seleksi kompetensi dasar (SKD).

"Alhamdulillah untuk saat ini tidak ada hambatan. Kita kuatirnya dengan jaringan kan. Karena sistimnya sistem online semua. Beda dengan SKD kemarin, kalau SKD kemarin kita pakai jaringan online lokal," kata Bahktiar

Dari 271 peserta yang mengikuti test SKB CNPS 2019, total yang mengikuti tes di Kabupaten Lingga hanya 158 peserta saja, sisanya 113 peserta lainnya tetap mengikuti test, namun tersebut dilaksanakan di daerah masing masing.

113 peserta itu, saat ini sedang melakukan test di daerah masing-masing seperti di Jogja, Jambi, Mataram, Batam, Jakarta.

Hal itu, sebut Bahktiar karena Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) yang tidak memungkin kan bagi peserta dari luar bisa mengikuti test di Kabupaten Lingga, namun dasar ini sudah menjadi acuan dari Badan Kepegawaian Nasional (BKN).

"Kami melakukan test SKB ini hanya satu hari saja, yang terbagi dalam tiga sesi dimana setiap sesinya diikuti oleh 53 peserta, dan peserta akan menjawab soal SKB sebanyak 100 soal yang berbasis Computer Assisted Test (CAT)," jelas dia.

Sementara itu, disesi pertama test SKB di Gedung Serbaguna Kabupaten Lingga terlihat berjalan lancar, tampak protokol kesehatan juga dilakukan dengan ketat. (Ril)

6 Peserta Catar AAL Terbaik Kepri Diberangkatkan, Ini Pesan  Kolonel Laut (P) Amrin Rosihan Hendrotomo
Foto bersama sebelum keberangkatan.

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Asisten Operasi Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut  (Asops Danlantamal) IV Tanjungpinang Kolonel Laut (P)  Amrin Rosihan Hendrotomo mewakili Komandan Lantamal IV Tanjungpinang  Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto memberangkatkan 6 orang putra-putra terbaik Calon Taruna Akademi Angkatan Laut (Catar AAL) asal Panitia Daerah Kepri,

Pemberangkatan tersebut untuk mengikuti seleksi tingkat pusat. Acara  pemberangkatan dilakukan Lobby bawah Mako Lantamal IV Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepri, Rabu pagi (05/8/2020).

Sebelum memberangkatkan ke di Lembaga Penyediaan Tenaga TNI Angkatan Laut (Lapetal) Malang Jawa Timur, Asops Danlantamal IV terlebih dahulu memberikan pengarahan dihadapan para Catar AAL tahun 2020  beserta para orang tuanya.

Dalam pengarahannya Asops Danlantamal IV mengatakan,  meminta supaya peserta yang berangkat selalu menjaga kesehatan masing-masing.

" Jaga kesehatan dan berhati-hati dijalan, patuhi dan ikuti arahan dari perwira pembimbing dan kepada para orang tua ikut mendorong agar putra-putranya dapat lulus seleksi tingkat  pusat di Lapetal Malang," pesan Kolonel Laut (P)  Amrin Rosihan Hendrotomo.

"Apabila nanti dinyatakan lulus oleh Panitia Pusat dan sudah pendidikan, disanalah dimulainya pembentukkan karakter Calon Taruna (Catar)," tutupnya.

Hadir dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Aspers Danlantamal IV Kolonel Laut (KH/W) Dewi Lestari, Paban Pam Gal Sintel Lant IV, Pabadya Diada Spers Lant IV. (Ril)

Hasil Seleksi di Polda Kepri dari 24 Peserta Calon Taruna Akpol 6 Orang Lulus Terpilih
Para peserta. 
Dinamika Kepri, Batam – Dipimpin langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, seleksi penerimaan Taruna Akademi Kepolisian dan Tamtama Polri pada tahun ini berlangsung dan telah sampai pada tahap sidang penetapan kelulusan akhir tingkat daerah, Kamis (30/7/20).

Kegiatan sidang penetapan kelulusan akhir tingkat daerah ini selain dihadiri Kapolda Kepri juga dihadiri Wakapolda Kepri, Irwasda Polda Kepri, PJU Polda Kepri, Pengawas Internal Polda Kepri, Pengawas Eksternal (LSM FKPM), Disdik Provinsi Kepri, Disduk Capil Kota Batam, Peserta Catar Akpol, Peserta Tamtama Brimob dan Peserta Tamtama Polair.

Dalam kesempatannya, Kapolda Kepri menyampaikan bahwa setiap tahapan seleksi yang dilaksanakan mempedomani dengan prinsip Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis (BETAH), serta di awasi langsung oleh pengawas Internal dan Eksternal.

"Setiap tahapan seleksi dilakukan dengan Transparan, Akuntabel dan Humanis. Diharapakan, bagi yang dinyatakan lulus agar tetap semangat persiapkan diri untuk mengikuti tes yang akan datang, diharapkan dapat menjadi insan Polri yang dapat mengemban tugas negara nantinya. Dan bagi yang tidak terpilih, jangan berkecil hati," tutur Kapolda Kepri.

Terkait kegiatan itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S menjelaskan tentang jumlah peserta calon yang lulus maupun yang tidak lulus.

"Pada tahapan seleksi kali ini, adapun jumlah peserta calon Taruna Akpol yaitu untuk peserta Catar Akpol sebanyak 24 orang terdiri dari pria 20 orang dan wanita 4 orang dengan lulus terpilih 6 orang, 5 pria dan 1 wanita, sedangkan 18 orang lainnya tidak lulus terpilih. Dan untuk peserta Tamtama Brimob terdiri dari 15 orang pria, semuanya lulus terpilih dan yang terakhir peserta untuk Tamtama Polair terdiri dari 4 pria juga semua lulus terpilih," terangnya.

Isdianto Plt Gubernur Kepri Resmikan Pesantren Darul Iman di Lingga
Dinamika Kepri, Lingga - Plt. Gubernur Kepulauan Riau melakukan Kunjungan Kerja (Kuker) ke Kabupaten Lingga. Kunker tersebut dalam rangka Peresmian Pondok Pesantren Darul Iman di Desa Bekacang, Kecamatan Singkep, Senin (20/7/2020).

Turut ikut mendampingi Hanafi Ekra Anggota DPRD Kepri, Ketua TP-PKK Provinsi Kepri Meri Isdianto, Kepala Dinas Kesehatan Tjetjep Yudian, Plt. Kepala BPBD Budi Harto, Plt. Kepala Dinas Perhubungan Junaidi, Kepala Biro Pembangunan Aries Fhariandi, Kepala Biro Kesra Aiyub serta Staf Ahli Gubernur Saidul Khudri dan Herizal Hood.

Isdianto pada kesempatan ini menyampaikan bahwa Pemprov terus mendukung terhadap pengembangan dunia pendidikan dalam mencetak generasi penerus Kepulauan Riau yang berakhlak mulia.

“Pesantren yang merupakan salah satu Lembaga Pendidikan tertua di Indonesia hingga saat ini bukan hanya menciptakan generasi yang cerdas secara intelektual namun juga memiliki budi pekerti yang baik, oleh karena itu harus terus kita dukung baik secara moril dan materil,” jelasnya.

Untuk menciptakan generasi yang memiliki akhlakul mulia, Isdianto mengatakan bahwa tidak dapat dilakukan sendri oleh Gubernur maupun Bupati, namun butuh keterlibatan semua unsur masyarakat terutama Pondok Pesantren yang terus hadir memberikan pembelajaran keagamaan.

“Harapan saya dengan berdiri pesantren ini dapat dimanfaatkan dengan baik untik mendidik anak kita secara benar supaya anak kita jadi anak sholeh dan sholeha. Selain itu dalam pembelajaran, jangan melanggar ketentuan yang digariskan, sesuai dengan peraturan Indonesia,” pesannya.

Lebih lanjut Isdianto menyampaikan bahwa Perkembangan Pondok Pesantren serta sekolah-sekolah islam terpadu di Provinsi Kepulauan Riau mengalami kemajuan yang cukup pesat. Saat ini, Pondok Pesantren dan Sekolah Islam Terpadu tidak hanya berada di kota-kota besar dan pusat kabupaten atau kecamatan saja, tetapi sudah merata di beberapa desa dan kelurahan.

Saat ini semakin banyaknya generasi muda kita yang melanjutkan pendidikannya ke pondok-pondok pesantren dan pusat-pusat Tahfidz Quran. Mereka kini bangga mendapatkan pendidikan di pesantren, mereka bangga hidup di pondok, dan mereka bangga akan syi’ar Islam.

“Fenomena ini tentunya harus terus kita pertahankan dan bila perlu kita tingkatkan. Berbagai pihak harus mendukung keberlangsungan pondok pesantren serta mempertahankan tren pendidikan berbasis Quran. Insya Allah beberapa tahun mendatang, Provinsi Kepulauan Riau akan mencetak generasi penerus dan calon-calon pemimpin yang mencintai Al-Quran dan Sunnah,” tutupnya.

Pimpinan Pondok Pesantren Darul Iman KH. Muliadi mengatakan Pembangunan pondok pesantren ini merupakan bentuk ikhtiar kami sebagai putra daerah untuk memajukan daerah dari bidang keagamaan. Hingga saat ini sudah 37 santri yang mendaftar di pesantren ini yang berasal dari Batam, Tanjungpinang, Senayang, Daik, Singkep serta masyarakat sekitaran Dabo. Pesantren ini mulai didirikan pada Februari 2020 dan hingga saat ini masih banyak pembangunan yang masih perlu banyak pembenahan.

“Untuk kedepan masih banyak bangun pesantren yang harus kami selesaikan. Mudah-mudahan dengan kehadiran Bapak Gubernur dapat membawa angin segar dan berita gembira bagi pembangunan pesantren,” harapnya.

Selain peresmian pesantren, pada kesempatan ini Isdianto juga menyerahkan Bantuan Sembako bagi Masyarakat yang Terdampak Pandemi Covid-19, Bantuan Iuran Kartu BPJS Kesehatan Kepada Masyarakat yang Tidak Mampu, serta Bantuan Masker dan Hand Sanitizer untuk Pondok Pesantren. (Ril)

Plt Isdianto Perintahkan Kepala Sekolah Negeri Terima Semua Siswa yang Masuk dalam Zonasi
Dinamika Kepri, Batam - Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto memerintahkan kepada seluruh Kepala Sekolah SMA Negeri dan SMK Negeri  untuk menerima semua siswa yang masuk dalam zonasi.

Dia juga memerintahkan Dinas Pendidikan Kepri untuk mengawal prosesnya dan mengajak DPRD Kepri solusi untuk mengatasi siswa yang belum diterima.

“Saya sengaja turun ke sekolah-sekolah meninjau langsung pelaksanaan penerimaan peserta didik baru. Saya ingin melihat langsung apa yang terjadi di lapangan. Karena saya banyak mendapatkan informasi tentang banyaknya masalah yang muncul akibat sistem zonasi ini. Sekaligus membuktikan kepedulian saya pada pendidikan,” ungkap Isdianto saat meninjau SMA Negeri 3 Batam Kota, SMA Negeri 1 Sekupang, dan SMA Negeri 5 Sagulung, Senin (13/7).

Saat tiba di sekolah-sekolah tersebut, H. Isdianto disambut oleh Kepala Sekolah, majelis Guru, para orang tua calon siswa yang belum diterima di sekolah negeri tujuan, dan peserta (MPLS) Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah .

Hadir mendampingi Plt. Gubernur H.Isdianto,  Asisten II Ekonomi & Pembangunan Kepri Syamsul Bahrum, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar, Kepala Biro Hukum Heri Moekhrizal, Sekretaris Dinas Pendidikan Kepri Faturrahman, Wakil Ketua II DPRD Kepri Raden Hari Tjahyono, Anggota DPRD Kepri Irwansyah, Uba Inga Sigalingging, Suryani, Ketua TP. PKK Kepri Hj Meri Isdianto, Staf Khusus Gubernur H. Saidul Khudri dan H. Herizal Hood.

Dialog dua arah pun terjadi antara Isdianto dengan Para Kepala Sekolah dan para orangtua. Bahkan acara tersebut menjadi ajang curhat kepala sekolah dan para orangtua calon siswa.

Isdianto dalam dialog tersebut menegaskan sikapnya dengan menyatakan bahwa sebagai Plt. Gubernur, dirinya tidak mau ada anak-anak yang tidak sekolah.

Setiap sekolah yang dikunjungi persoalan yang muncul nyaris sama, yakni kekurangan ruang belajar. Dan persoalan tersebut muncul setiap tahun.

Isdianto memberikan solusi yang hampir sama pada setiap sekolah. Baik SMA Negeri 3 Batam Kota,  SMA Negeri 1 Sekupang, dan SMA Negeri 5 Sagulung kepada  Kepala Sekolah diminta untuk menerima semua siswa yang masuk zonasi tetapi masih dalam daftar tunggu. Solusi pertama yakni dengan mendirikan ruang belajar baru, secara bertahap.

Sementara untuk SMA Negeri 1, Isdianto mengajak para orangtua murid untuk ikhlas menerima kondisi sekolah yang terbatas lahan sehingga tidak dimungkinkan lagi dibangun ruang sekolah baru. Para orangtua dengan zonasi rumah yang jauh dari sekolah SMA Negeri 1, dimohon dengan arif bijaksana memilih sekolah yang paling terdekat. Permintaan tersebut sekaligus menjadi solusi kedua yang ditawarkan Isdianto.

Solusi ketiga, Isdianto berjanji akan memfasilitasi siswa yang tidak masuk juga ke sekolah pilihan pertama meski telah dibangun ruang kelas baru,  ke sekolah lain.

Di hadapan para orangtua murid, Isdianto menyebutkan bahwa bidang pendidikan menjadi prioritas utama. Isdianto mengakui, sistem zonasi mempunyai beberapa kelemahan. Sebagai pemerintah daerah tidak bisa mengubah aturan pemerintah pusat. Tetapi bersama DPRD Kepri akan mencari berbagai solusi, jangka singkat dan jangka panjang.

Wakil Ketua II DPRD Kepri Raden Hari Cahyono juga mengungkapkan hal yang sama. Mengajak para orangtua yang mampu untuk lebih memilih sekolah swasta untuk anaknya dan memberikan kesempatan kepada siswa kurang mampu di sekolah negeri.

Ajakan senada juga disampaikan anggota DPRD Kepri H Irwansyah. Dia menganjurkan setiap sekolah memaksimalkan penerimaan siswa. Sebagai wakil rakyat dirinya siap mendukung  anggaran untuk membangun ruang belajar baru.

Uba Inga Sigalingging malah mengusulkan agar untuk zonasi, nilai anak-anak yang rendah lebih diutamakan. Sehingga tidak terjadi rebutan sekolah karena dianggap favorit.

Suryani anggota DPRD Kepri mengajak para orangtua untuk mengubah imej tentang sekolah unggul atau favorit. Semua orangtua harus tahu bahwa semua sekolah adalah sama.

Terakhir, Isdianto juga meminta para guru harus serius melaksanakan materi pembelajaran meski dilakukan secara virtual. (Ril)

Danlantamal IV Berangkatkan 4 Calon Siswa Perwira Terbaik Kepri
Dinamika Kepri, Tanjungpinang – Untuk mengikuti seleksi tingkat pusat di Jakarta dalam penerimaan calon siswa Perwira Prajurit Karir TNI Tenaga Kesehatan (PA PK TNI Gakes) tahun 2020, Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, memberangkatkan 4 orang putra putri terbaik asal Panitia Daerah (Panda) Kepulauan Riau (Kepri).

Acara pemberangkatan dilakukan di Lobby bawah Markas Komando (Mako) Lantamal IV Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang Kepri, Selasa (30/6/2020).

Ke-4 orang calon siswa PA PK TNI Gakes tahun 2020 itu terdiri dari 2 orang pria  jurusan Dokter Umum dan jurusan Farmasi, kemudian 2 orang wanita masing-masing  jurusan Dokter Umum dan jurusan Dokter Gigi.

Sebelum memberangkatkan ke Resimen Induk Kodam Jaya (Rindam Jaya) Jakarta, Danlantamal IV kata memberikan sambutan dihadapan para calon siswa  PA PK TNI Gakes tahun 2020  beserta orang tuanya.

"Pada Tahun Anggaran 2020 ini dibutuhkan calon PA PK TNI khusus Tenaga Kesehatan yang memiliki latar belakang pendidikan kedokteran umum, kedokteran gigi, farmasi/apoteker, keperawatan, fisioterapi, teklogi laboratorium medik, radiologi, kesehatan lingkungan, perawat gigi, rekam medis, teknik elektromedis, keperawatan anestesi dan bidan," tutur Danlantamal IV dalam sambutannya.

"Perlu diketahui bahwa Panda Kepri terdiri dari panitia gabungan (TNI AD, TNI AL dan TNI AU) telah melaksanakan seleksi tingkat daerah yang dilaksanakan pada tanggal 2 sampai dengan 13 Maret 2020," sambungnya.

Terkait keberankatan ke-4 orang tersebut ke Jakarta, Danlantamal  juga menjelaskan tujuan keberangkatan yakni untuk
materi seleksi meliputi pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan I dan II, pemeriksaan dan pengujian kesamaptaan jasmani, dan pemeriksaan Mental Ideologi (MI)/screening.

Selain itu Danlantamal IV juga berpesankepada para calon siswa PA PK TNI Gakes tahun 2020 agar selalu menjaga kesehatan.

"Selalu jaga kesehatan dan berhati-hati dijalan, patuhi dan ikuti arahan dari perwira pembimbing dan kepada para orang tua ikut mendorong agar putra-putri dapat lulus seleksi tingkat  pusat di Rindam Jaya Jakarta," pesannya.

Hadir dalam kegiatan tersebut juga dihadiri Wadanlantamal IV Kolonel Marinir Gatot Mardiyono dan pejabat utama Lantamal IV. (Ril)

Briptu Eka Raih Penghargaan dari Kapolda Kepri
Dinamika Kepri, Lingga - Berkat ketulusannya mengabdi kepada masyarakat, Briptu Eka Hardiyanto Yerli Bhabinkamtibmas Desa Sungai Pinang, Kecamatan Lingga Timur, akhirnya mendapatkan penghargaan dari  Kapolda Kepri sebagai juara lll Babinkamtibmas teladan tingkat Polda Kepri, Minggu (28/6/2020).

Untuk piagam ‎penghargaannya itu nantinya akan diberikan oleh‎ Kapolda Kepri  Irjen. Pol. Dr. Aris Budiman. M.Si. pada tanggal 1 Juli 2020 mendatang di Lobby Utama Polda Kepri tepatnya dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-74.

“Alhamdulillah, saya masih dipercaya sebagai salah seorang Bhabinkamtibmas Teladan dan masih bisa terus melayani masyarakat serta meraih prestasi di kepolisian,” ujar Briptu Eka.

Penghargaan yang ditetima Briptu Eka yakni berkat kerja kerasnya berinovasi di bidang‎ pendidikan bertema "Merajut asa di Timur Lingga" dengan kegiatan rutin membaca dan mengaji.

Briptu Eka Hardiyanto Yerli.

Briptu Eka tergerak hatinya karena melihat para orang tua  yang disebabkan pekerjaan sebagai nelayan tidak memiliki kesempatan serta waktu yg cukup untuk membimbing anak belajar di luar jam sekolah yang mana anak usia dini sangat membutuhan peran orang tua dalam bidang pendidikan dan agama.

Kegiatan membaca dan mengaji ini briptu Eka tidak sendirian, ia di bantu oleh sang istri Briptu Oka Adrianti sebagai guru mengaji sementara briptu Eka memberikan edukasi dari buku bacaan miliknya.

"Saya mendukung kegiatan suami saya karena kebetulan saya bisa mengaji dan pernah mengikuti perlombaan STQ tingkat Kabupaten Lingga dan Polda Kepri, saya merasa nyaman dan familiar karena saya putri daerah Desa Sei. Pinang," ujar Briptu Eka

Selain memberikan edukasi dalam membaca dan mengaji Briptu Eka juga mengisi ruang kelas SDN 001 Lingga Timur apabila guru berhalangan hadir.

Setelah pandemi covid-19 ini berakhir kegiatan mengajarnya akan dilanjutkan kembali. tegasnya

Sementara itu Kapolsek Daik Lingga Akp Tasriadi mengatakan bahwa Bhabinkamtibmas yang mendapat reward karena keikhlasanya membantu anak-anak belajar dan mengaji di pesisir lingga.

” Yakinlah jika setiap pekerjaan yang kita laksanakan secara tulus dan Ikhlas, Insya Allah banyak kebaikan yang akan kita dapatkan,” ungkap Tasriadi

"Semoga penghargaan yang didapat Briptu Eka akan menjadi motivasi untuk anggota yang lainnya,” harap Tasriadi (Ril)

Lantamal IV Gelar LDD Pembekalan Pengawak Posal dan Posmat
Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IV Tanjungpinang, menggelar Latihan Dalam Dinas (LDD) kepada pengawak Pos Angkatan Laut (Posal) dan Pos Pengamat (Posmat) yang berada di jajaran Lantamal IV berupa pembekalan, yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Yos Sudarso Markas Komando (Mako) Lantamal IV, Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri). Rabu (24/06/2020).

Pengarahan dan Pembekalan yang digelar hanya satu hari tersebut, dibuka oleh Asisten Operasi Komandan Lantamal IV (Asops Danlantama IV) Kolonel Laut (P) Amrin Rosihan Hendrotomo, S.E., dengan materinya berupa bidang Operasi, Intelijen, Potensi Maritim dan bidang Hukum.

Pada pembukaan tersebut Asops Danlantamal IV menyampaikan penekanan terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai pengawak pos.

"Sebagai pengawak pos harus bertanggung jawab, bisa bermanfaat pada penduduk setempat, serta disiplin berperilaku pengawak pos. Dengan adanya berbagai  pengarahan dan pembekalan yang  disampaikan, diharapkan  pemberdayaan Posal/Posmat untuk menunjang pelaksanaan tugas-tugas kedepan,” kata Asops Danlantamal IV.

Asops Danlantamal IV juga berharap agar pengawak pos dapat cepat tanggap dan segera melaporkan yang terjadi kepada pimpinan.

"Diharapkan segala sesuatu yang yang terjadi dilingkup kerja Posal/Posmat bisa diawasi, dimonitor dan dilaporkan secara cepat, tepat dan relevan kepada pimpinan," harapnya.

"Keberadaan Posal dan Posmat adalah sebagai perpanjangan tangan mata dan telinga, dimana pemilihan keberadaanya juga berdasarkan atas lokasi yang strategis serta pertimbangan fungsi ekalasi ancaman yang mungkin terjadi," tegas Asops Danlantamal IV.

Adapun pemberi materi pada LDD tersebut yakni Asisten Potensi Maritim Komandan Lantamal (Aspotmar Danlantamal IV) Kolonel Laut (P) Arief Meidyanto.

Aspotmar Danlantamal IV memberi materi untuk membahas tentang Pemberdayaan Wilayah Pertahanan Laut (Dawilhanla), peran tugas pokok  Posal/Posmat dan Pemberdayaan Postensi Maritim.

Kemudian untuk bidang Intelijen disampaikan Pabanpamgal Sintel Lantamal IV Letkol Laut (KH) Soleh Hidayat, S.H., dan  Pabanlidmar Sintel Lantamal IV Letkol Laut (S) Seffirson, sedangkan Kasikumlater Mayor Laut (KH) Krisno, SH menyampaikan bidang materi hukum.

Hadir dalam kegiatan tersebut, selain Asops Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Amrin Rosihan Hendrotomo, SE dan Aspotmar Danlantamal IV Kolonel Laut (P) Arief Meidyanto, juga dihadiri Pabanlidmar Sintel Lantamal IV Letkol Laut (S) Seffirson, SH, Pabanpamgal Sintel Lantamal IV Letkol laut (KH) Soleh Hidayat, SH dan Pabandyarenops Lantamal IV Mayor Laut (P) Riduwan. (Ril)

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi (F: MCB)

Dinamika Kepri, Batam - Walikota Batam, Muhammad Rudi meminta orangtua calon siswa jangan khawatir jika belum berhasil masuk ke sistem pendaftaran peserta didik baru (PPDB) karena Pemerintah Kota Batam terus berupaya meningkatkan pelayanan PPDB daring (online), termasuk kemungkinan memperpanjang waktu pendaftaran.

“Tim kita terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan. Termasuk memperpanjang waktu pendaftaran jika pada saatnya nanti masih banyak orangtua yang belum berhasil melakukan pendaftaran melalui aplikasi PPDB online,” kata Rudi di Batam Centre, Sabtu (13/6).

Pada PPDB tahun ajaran 2020/2021 ini Pemko Batam melalui Dinas Pendidikan telah menyiapkan aplikasi pendaftaran daring berbasis web. Orang tua calon siswa cukup mengakses http://ppdb-batam.id untuk mendaftarkan anaknya ke sekolah yang dituju.

Pendaftaran sudah dibuka sejak 10 Juni lalu, dan dijadwalkan berakhir pada 26 Juni mendatang. Mengingat waktu yang cukup panjang, orangtua juga diminta untuk tidak cemas ketika laman tersebut sulit diakses di masa awal ini. Karena banyak orang tua yang coba masuk ke sistem secara bersamaan sementara jumlah pengunjung dibatasi.

Namun bagi orang tua yang merasa kesulitan, bisa meminta bantuan operator PPDB sekolah. Caranya cukup dengan mengirimkan foto dokumen melalui aplikasi Whatsapp (WA) ke nomor operator masing-masing. Nomor WA operator PPDB bisa dilihat di spanduk yang terpasang di tiap sekolah.

“Kalau sudah kirim foto dokumen, biar sekolah saja yang mendaftarkan. Setiap WA yang orang tua kirim akan direspon. Setelah diproses akan ada laporan ke orangtua bahwa proses pendaftaran sudah dilaksanakan. Karena yang mengirim juga pasti banyak, kami harap orang tua bersabar,” pesan Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan.

Adapun dokumen utama yang perlu disiapkan yaitu Kartu Keluarga (KK). Jika KK tidak sesuai domisili, maka perlu melampirkan surat keterangan domisili.

Bagi calon peserta didik tingkat SD, perlu menyiapkan akta kelahiran. Sedangkan dokumen tambahan untuk pendaftaran SMP adalah Surat Keterangan Menyelesaikan Pembelajaran Kelas VI.

Dan untuk calon siswa dari jalur afirmasi, perlu melengkapi bukti keikutsertaan Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Pintar (KIP), atau lainnya. Sementara untuk jalur perpindahan, harus menyertakan Surat Keterangan Pindah Orangtua. Ini berlaku baik untuk tingkat SD maupun SMP.

“Untuk calon peserta didik SMP yang masuk melalui jalur prestasi, wajib mengirimkan foto surat keterangan nilai 5 semester terakhir dengan nilai minimal 85, dan/atau sertifikat prestasi non akademik,” ujarnya.

Dinas Pendidikan juga menyediakan posko pengaduan di Gedung Gurindam Kantor Dinas Pendidikan Kota Batam di Sekupang. Atau dapat menghubungi call center dengan nomor 0778-324442 dan 081371120492, serta melalui surel ppdbdisdikbatam@gmail.com.


Sumber : MCB

Anggota DPRD Kota Batam, Bobi Alexander Siregar.

Dinamika Kepri, Batam – Menanggapi pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) Kota Batam untuk SD, SMP tahun ajaran murid baru tahun 2020 berbasis online yang saat ini sedang diperbincangkan masyarakat karena aksesnya lambat atau lelet, ditanggapi oleh anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Bobi Alexander Siregar, Kamis (11/6).

"Itu bukan karena lelet atau sulit diakses. Memang seperti itu sistemnya. Jika dalam waktu tertentu telah menerima 1200 pendaftar, maka sistem akan menolak pendatar selanjutnya. Tapi itu sementara karena satu jam dua jam kemudian akan normal kembali," terang Bobi.


Menurut Bobi, yang sudah mendaftar via online jangan khawatir, karena data masuk ke Dinas Pendidikan Kota Batam.

Kata dia, dalam hal pendaftaran murid baru via online, pihaknya dari komisi IV DPRD Batam juga selalu koordinasi dengan Dinas pendidikan Kota Batam.

Ia menambahkan, pendaftaran via online tersebut akan berlansung selama 10 hari.

"Enggak usah terburu-buru dan panik, karena masa pendaftarannya selama 10 hari yakni dari mulai tanggal 10 sampai tanggal 26 Juni 2020," ucap Bobi.

PPDB Online adalah merupakan sistem yang dirancang untuk melakukan otomasi pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) secara Online. Dari proses pendaftaran, seleksi hingga pengumuman hasil seleksi berbasis waktu nyata (real time online).

Dikutip dari laman web site Kominfo.go.id  Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) telah menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB).

Di dalam aturan ini, PPDB yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk pendidikan dasar, maupun Pemerintah Provinsi untuk pendidikan menengah, wajib menggunakan tiga jalur, yakni jalur Zonasi (90 persen), jalur Prestasi (5 persen), dan jalur Perpindahan Orang tua/Wali (5 persen). (Ag)

Plt. Gubernur Kepri Isdianto. (F/Humas Kepriprov)

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Plt. Gubernur Kepri Isdianto sangat menyayangkan sikap segelitor pelajar yang melakukan konvoi setelah pengumuman kelulusan. Malah, beberapa dari mereka melakukan perusakan fasilitas umum. Mereka pun melanggar imbauan tentang protokol kesehatan di tengah pandemi covid19 yang sedang dibasmi.

“Semua imbauan dan larangan sudah disampaikan, terkait konvoi setelah pengumuman kelulusan dan protokol kesehatan akibat wabah corona ini. Banyak pelajar yang mengikuti imbauan itu. Mereka bersyukur sudah lulus dan berdoa agar wabah ini segera berakhir,” kata Isdianto di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Minggu (3/5).

Isdianto berterima kasih kepada para pelajar yang merayakan kelulusan mereka dengan bersyukur dan tetap di rumah. Bahwa keberhasilan ini awal dari langkah mereka untuk melanjutkan jenjang yang lebih tinggi.

"Semoga anak-anak Kepri semua sukses dan menjadi penerus untuk memajukan bangsa dan provinsi ini," harap Isdianto.

Bagi Isdianto, konvoi di tengah pandemi dan merusak fasilitas umum bukan merupakan ciri generasi terbaik Kepri. Sebagai generasi penerus bangsa, mereka harus bersiap untuk tantangan yang lebih besar dan bukan berhura-hura yang mengundang bahaya.

Isdianto pun berterima kasih kepada jajaran Polresta Tanjungpinang yang mengambil sikap tegas terhadap aksi oknum pelajar itu. Adik kandung almarhum H Muhammad Sani ini juga berharap semua pihak dapat berpartisipasi bersama-sama agar hal ini tak terulang lagi di Kepri.

Kata Isdianto, dia selalu yakin Kepri memiliki generasi-generasi hebat yang nanti akan membangun Kepri. Juga yang akan mengganti generasi hari ini untuk membawa kesejahteraan dan semakin memajukan Kepri.

"Sebagai pemilik masa depan Kepri dan negara ini, jangan merusak diri dengan hal-hal kurang baik dan dilarang. Apalagi di saat wabah virus seperti ini. Persiapkan diri untuk bisa meraih mimpi setinggi apapun," tutur Isdianto. (Ril)



Source: humas.kepriprov.go.id

Presiden RI Ir. Joko Widodo

Dinamika Kepri, Jakarta - Ditiadakannya Ujian Nasional (UN) 2020 untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 dan melindungi keselamatan serta kesehatan siswa dan orang tua menjadi momentum bagi pemerintah untuk mengevaluasi standar pendidikan dasar dan menengah secara nasional.

Saat memimpin rapat terbatas melalui telekonferensi yang digelar pada Jumat, 3 April 2020, dari Istana Merdeka, Jakarta, Presiden Joko Widodo mengacu pada survei PISA (Programme for International Student Assessment) yang dapat digunakan untuk mulai melakukan evaluasi tersebut.

"Indonesia telah ikut dalam survei PISA selama tujuh putaran sejak tahun 2000 hingga 2018. Survei PISA menunjukkan bahwa sistem pendidikan Indonesia telah berubah menjadi lebih inklusif, terbuka, dan meluas aksesnya selama 18 tahun terakhir," kata Presiden.

Berdasarkan laporan yang diterima Presiden, dalam survei yang digelar pada 2018 dan menjadi salah satu rujukan dalam menilai kualitas pendidikan di dunia tersebut, Indonesia setidaknya memiliki tiga persoalan di dunia pendidikan yang mesti diatasi. Pertama, ialah mengenai besarnya persentase murid berprestasi rendah.

Presiden mengatakan bahwa sebenarnya pemerintah Indonesia berhasil meningkatkan akses bagi anak berusia 15 tahun terhadap sistem pendidikan sejak beberapa waktu terakhir. Namun, Kepala Negara menilai bahwa upaya yang dilakukan harus dapat dipacu lebih jauh.

"Jadi masih diperlukan upaya lebih besar agar target siswa berprestasi rendah ditekan hingga berada di kisaran 15 sampai 20 persen di 2030," kata Presiden.

Selain itu, dua persoalan lainnya yang dapat ditemui dalam survei tersebut ialah mengenai tingginya persentase siswa untuk mengulang kelas, yakni sebesar 16 persen yang 5 persen lebih tinggi dibanding rata-rata di negara anggota OECD (Organisation for Economic Co-operation and Development), dan tingginya tingkat ketidakhadiran siswa di kelas.

"Karena itu, mengacu pada hasil survei PISA, diperlukan langkah-langkah perbaikan yang menyeluruh baik aspek peraturan, regulasi, masalah anggaran, masalah infrastruktur, masalah manajemen sekolah, maupun masalah kualitas dan beban administratif guru," kata Presiden.

Presiden juga menyinggung soal besarnya beban administratif yang mesti diemban oleh guru-guru. Padahal, semestinya kerja para guru lebih terfokus pada kegiatan belajar-mengajar untuk mengetahui potensi dan mengembangkan kemampuan para siswa peserta didiknya.

"Jadi guru tidak fokus pada kegiatan belajar-mengajar tetapi lebih banyak dipakai untuk hal-hal yang berkaitan dengan administrasi. Ini tolong digarisbawahi," kata Presiden.

Sementara aspek lain yang juga mesti dijadikan perhatian ialah perbaikan dalam proses belajar-mengajar, terutama dalam penggunaan teknologi informasi dan komunikasi, serta perbaikan lingkungan belajar siswa, termasuk motivasi belajar dan menekan tindakan perundungan di sekolah.

"Hasil survei PISA dan evaluasi UN juga menyebut, terdapat dukungan yang kuat antara kondisi sosial-ekonomi siswa dengan capaian hasil UN atau skor nilai PISA," kata Presiden mengakhiri arahan rapat terbatas. (HK)


Source: setneg.go.id

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.