Dinamikakepri: Nurdin Basirun
Tampilkan postingan dengan label Nurdin Basirun. Tampilkan semua postingan

26 Mei 2019

Ke Menteri Budi Karya, Nurdin Basirun Minta Pelabuhan dan Bandara di Batam Diperbesar

 
Gubernur Kepri, Nurdin Basirun sambut kedatangan Menteri Perhubungan Budi K Sumadi di Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu (25/5/2019). 

Dinamika Kepri, Batam -  Menteri Perhubungan Budi K Sumadi berkunjung ke Batam. Kunjungan Menteri tersebut dimanfaatkan Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun dengan memaparkan program pembangunan sektor perhubungan di Kepri. Selain mempertegas dukungan untuk beberapa Kawasan Ekonomi Khusus, Nurdin juga minta beberapa pelabuhan diperbesar dan ditambah. Selain itu, beberapa Bandara juga diperpanjang runway dan lainnya.

“Kita minta agar beberapa pelabuhan di ibukota kabupaten di perbesar lagi. Ini untuk kebutuhan yang makin besar ke depannya,” kata Nurdin usai mendampingi Menteri Budi di Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu (25/5).

Sepanjang Sabtu siang, Nurdin bersama Budi melakukan sidak di Pelabuhan Batuampar, Batam. Saat sidak hingga ke kapal Pelni, Menteri dan Gubernur tanpak berbincang-bincang tentang berbagai kendala untuk keberangkatan.

Memang, kata Nurdin, banyak penumpang yang menginginkan keberangkatan kembali ke Pelabuhan Beton di Sekupang. Bukan di Batuampar lagi. Masalah ruang tunggu juga menjadi keluhan penumpang yang jarangnya terlalu jauh.

“Banyak masukan dari penumpang yang ditampung Pak Menteri. Terutama soal kenyamanan antara Sekupang dan Batuampar. Pak Menteri minta ini dikaji kembali,” kata Nurdin.

Usai dari Batuampar, Nurdin yang dalam perjalanan duduk bersama Menteri Budi, memang menyampaikan banyak hal. Tentang pembangunan jembatan dan beberapa ruas pelabuhan, juga didiskusikan Nurdin bersama Menhub Budi.

Menurut Nurdin, Menhub, berjanji akan mendukung agar pembangunan itu semakin cepat. Apalagi dalam banyak kesempatan, Nurdin termasuk yang selalu bertemu Menhub di Jakarta. Walaupun Nurdin main terobos dan tanpa janji terlebih dahulu.

Di antara yang disebutkan Nurdin kepada Menteri Budi adalah halaman parkir Pelabuhan Tanjungpinang, pelabuhan bongkar muat di Tanjungbalai, Natuna, Anambas dan Lingga. Juga bandara Seibati Karimun.

Pada kesempatan itu, Menteri langsung menelepon Dirjen terkait. Menurut Nurdin, Dirjen diminta menurunkan tim untuk mengkaji beberapa pelabuhan dan bandara yang disampaikannya.

“Kita berharap tim mereka turun setelah Lebaran. Lebih cepat lebih baik,” kata Nurdin. (Ril)

16 Mei 2019

Gubernur Kepri Bangga Kenalkan Rifqi ke Presiden

 
Foto bersama Presiden RI, Joko Widodo, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun dan M Rifqi Hawari di Jakarta, Kamis (16/5). 

Dinamike Kepri, Jakarta  - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menginginkan terus lahir hafiz-hafizah dan qori qoriah dari Kepri. Karena banyak anak Kepri yang mampu menjadi yang terbaik, terlebih bidang Alquran. Prestasi mereka pun tak hanya tingkat nasional, malah mendunia.

“Anak kita, terlebih dari pulau-pulau, mereka mampu dan bisa. Apalagi jika sejak usia dini sudah kita latih dan ajar,” kata Nurdin di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Kamis (16/5) pagi.

Prestasi anak Kepri, misalnya, ditunjukkan M Rifqi Hawari. Lelaki kelahiran Kundur ini menyabet juara tiga MTQ Internasional di Iran tahun ini.

Dalam banyak rangkaian Safari Ramadhan dan Safari Subuhnya, Nurdin selalu memperkenalkan Rifqi di depan jamaah. Memurut Nurdin, di antara jutaan anak-anak di Indonesia, Rifqi sudah mengharumkan nama bangsa. Terlebih keharuman itu di bidang keagamaan.

Rifqi sendiri, Rabu (15/5) malam dijemput untuk mengisi acara pada buka puasa bersama Pimpinan dan Anggota DPD RI bersama Presiden Joko Widodo di Jakarta. Selain Rifqi, yang melantunkan ayat suci Alquran, ada juga Andika Pratama yang mengisi tartil menjelang berbuka.

Andika mengisi menjelang tamu undangan dan Presiden tiba. Sementara Rifqi tampil pada rangkaian acara setelah Presiden Jokowi hadir di lokasi. Nurdin tampak bangga karena dua anak Kepri tampil di depan Jokowi.

Tak heran Nurdin dalam banyak kesempatan, selalu mendorong orang tua agar anak-anaknya diberi pendidikan agama sejak dini. Di antara mereka nantinya akan lahir penghafal Alquran dan Hadist atau qori dan qoriah.

Karena itu Nurdin mendorong orang tua untuk memasukkan anak-anaknya ke pondok pesantren. Atau ke rumah dan pondok tahfiz.

Nurdin juga memotivasi para pengelola pondok pesantren atau rumah-rumah tahfiz dengan mendatanginya. Bahkan jika ada kesempatan selalu hadir untuk meresmikannya.

“Selalu ada peresmian ponpes atau rumah tahfiz. Kenapa saya datang, ada yang bilang kan cukup camat saja. Itu rasa terima kasih karena saya karena mereka berpesan membangun iman dan taqwa untuk anak bangsa,” kata Nurdin. (Ril)

28 April 2019

Gubernur Kukuhkan SSB Bina Bintang Muda 757 Kepri

 



Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun mengukuhkan Sekolah Sepak Bola (SSB) Bina Bintang Muda (BBM) 757 Kepri Masa Bhakti 2019-2021 yang diketuai Seviyandi Bakar di Aula Asrama Haji, Tanjungpinang, Minggu (28 /4) malam.

Nurdin mengatakan, anak-anak muda adalah generasi penerus bangsa dan di dalam diri mereka terdapat bakat yang harus dikembangkan, dibina guna menciptakan manusia yang berkualitas dalam menghadapi perkembangan zaman di era globalisasi saat ini.

“Anak-anak pada akhirnya mampu membangun diri mereka sendiri serta dapat meningkatkan kesejahteraan dan bermartabat di masyarakat pada umumnya,” ucap Nurdin.

Lanjut Nurdin, sepak bola menjadi salah satu olahraga yang primadona di pasaran dunia yang terus berkembang hingga saat ini. Untuk itu, tugas pemerintah dan organisasi dapat mengembangkan sepak bola khususnya di Provinsi Kepulauan Riau.

“Pemerintah dan Organisasi keolahragawan bidang sepak bola mempunyai tugas yang penting dan strategis dalam menumbuhkembangkan sepak bola menuju prestasi yang dapat dibanggakan di kalangan anak-anak di Bumi Melayu ini,” tambah Nurdin.

Nurdin juga menuturkan, SSB BBM merupakan organisasi kepanjangan tangan dari Pemerintah dibidang Pemuda dan Olahraga dan juga Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia. Sebagai mitra kerja di Kepri, mempunyai tugas yang sangat penting dalam urusan pembinaan dan pengembangan sepak bola usia dini.

Oleh karena itu, Nurdin menyebutkan SSB BBM ini dapat bekerja semaksimal mungkin dalam melakukan pembinaan serta pengembangan pada sepakbola usia dini bagi anak-anak di Kepri.

“Demi suksesnya apa yang kita inginkan, hendaknya kita memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” kata Nurdin.

Sementara itu, Ketua SSB BBM Seviyandi Bakar menjelaskan bahwa pengukuhan ini adalah penguatan di organisasi untuk menumbuh kembangkan anak-anak guna mempersiapkan diri menghadapi pertandingan dan juga silaturhami bersama orang tua yang mana dari anak didik organisasi tersebut.

“Didorongnya kesadaran dan persatuan, keinginan untuk sumbangsih bagi daerah guna lahir nya bibit untuk bisa masuk ke tim nasional mewakili dari Kepri. Dan juga tingkan kan ukhwah guna menyambut bulan suci ramadhan dengan tema “Dengan Semangat Kebersamaan Membangun SSB BBM 757 Kepri Lahir Pemain Sepak Bola Yang Profesionalisme Kepribadian Yang Tangguh Yang Punya Kualitas Berprestasi Serta Berakhlak Baik Dilapangan Maupun Diluar Lapangan” ,” jelas Seviyandi.

Adapun susunan kepengurusan organisasi SSB Bina Bintang Muda 757 Kepri yaitu Ketua Seviyandi Bakar, Wakil Ketua Tri Widyo Purnomo Sekretaris Muhammad Yasir dan Bendahara Novi Ade Putra yang terbentuk. Pengukuhan pengurus di tandai penyerahan Plakat dari Gubernur (selaku Pelindung/Pengasuh) kepada Ketua terpilih.

Begitu juga untuk susunan pelatih terdiri dari Nazirwan (pelatih utama), Didin Syamsudin (pelatih), Yose Rizal (asisten pelatih), Nazirun Mubin (asisten pelatih), Irawan Penyengat (asisten pelatih), Antoni Widodo (asisten pelatih), Teddy Hamura (asisten pelatih), Alex Putra (pelatih kiper) dan Abu Satar (wasit).

Dalam kesempatan ini juga, Gubernur menyerahkan Buku Tabungan BTN kepada perwakilan anak-anak didik SSB Bina Bintang Muda 757 Kepri ialah M Nadhif Amersa Aflah, Alif Rizki Widiyanto, Banyu Fatih Santoso, Rayhan Nabil Ryanto, M Fadhel, Raja Fiqi Naufal Shaiban, M Alfan Harir, Javed, Attaya Naufal Abdillah.

SSB Bina Bintang Muda 757 Kepri sendiri terbentuk 3 November 2018, yang mana jumlah anak didik sampai hari ini 256 orang yang terbagi 3 kelompok. Kelompok A dengan umur 7 tahun sampai 9 tahun, kelompok B 10 tahun sampai 13 tahun dan kelompok C 13 tahun seterusnya.

Tampak Hadir Kadis Pemuda dan Olahraga Meifrizon, Kadis Perumahan dan Pemukiman Mahyudin, Sekretaris BKKD H Aiyub, Tokoh Masyarakat beserta Orang Tua dan tama undangan lainnya. (Ril)

27 April 2019

Gubernur Resmikan Kampong Teripang Teluk Bakau Bintan

 
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun tandatangani prasasti Kampong Teripang Teluk Bakau, Bintan, Kepri, Sabtu (27/42019).

Dinamika Kepri, Bintan - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meresmikan Kawasan Edu Ekologi Wisata Bahari Kampong Teripang yang berlokasi di Teluk Bakau, Kabupaten Bintan, Sabtu (27/4). Peresmian sendiri ditandai dengan penandatanganan prasasti. Sempena peresmian tersebut digelar pula Festival Kuliner Hidrolisat Protein Ikan 2019.

Menurut Nurdin, keberadaan Kampong Teripang merupakan salah satu inovasi baru yang dapat melahirkan banyak manfaat besar, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, potensi pariwisata serta ikon baru bagi daerah dan yang paling penting adalah menciptakan generasi yang sehat dan cerdas dengan gemar mengonsumsi ikan.

“Kita harap semangat dan spirit yang tengah tinggi saat ini dapat terus berkobar sehingga semakin banyak lagi inovasi dalam membangun daerah, menjadi kebanggaan Kepri,” ujar Nurdin.

Terlebih Kepri yang sebagian besar wilayahnya adalah laut yang menurut Nurdin tentu potensi kemaritiman yang besar harus dimanfaatkan dengan maksimal.

“Maka pemerintah mendukung penuh setiap terobosan yang akan dilakukan dalam menggali potensi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menko Kemaritiman RI Bidang Sosio Antropologi Tukul Rameyo mengatakan kehadiran pihaknya merupakan bentuk koordinasi, memantau dan mengalokasikan perihal perkembangan kemaritiman secara nasional.

“Salah satunya adalah upaya percepatan pembangunan di bidang kemaritiman,” kata Tukul.

Dalam rangka percepatan tersebut, Tukul mengaku bangga berada di Kepri, terlebih pesan khusus dari Presiden untuk berupaya mengentaskan kemiskinan dan pembangunan generasi muda (pencegahan Stunting).

“Presiden mengkoordinir agar bagaimana salah satu peningkatan dibidang sumber daya manusia, salah satu solusinya adalah memberdayakan sumber perikanan dan kelautan salah satunya Teripang,” lanjutnya.

Untuk itu, Kemenko Kemaritiman dikatakan Tukul mempunyai salah satu tugas untuk mempromosikan Teripang dan sumber daya ikan lainnya.

“Inovasi ini harus terus kita lakukan agar pengembangannya dapat menyebar merata diseluruh daerah,” tambahnya lagi.

Peresmian sendiri disejalankan pula dengan penandatangan MoU antara PT. Aruna Indsutri Bintan dengan PT. Kimia Farma, Tbk yang disaksikan langsung oleh Gubernur Nurdin.

Selain itu, diresmikan pula gedung Produksi Protein Ikan dan Kolagen Teripang yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur Nurdin.

Hadir pada kesempatan tersebut juga dihadiri Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM RI Victoria Br Simanungkalit, Plt. Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian RI Abdul Rohim, GM PT. Kimia Farma, Tbk Wisnu Sucahyo Eko, Dirut PT. Aruna Indsutri Bintan Yoggie Arry, Perwakilan FKPD, Kepala OPD beserta tamu undangan lainnya.(Ril)

26 April 2019

Gubernur Nurdin Basirun Buka Rakor UKPBJ Se-Kepri

 
Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan kepada para Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa yang ada di lingkup Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk dapat bekerja dengan cepat, tepat. Mereka juga tetap hati-hati dalam proses pengadaan sehingga tercipta hasil kerja yang baik dan tepat sasaran.

“Saya harap para pejabat pengadaan harus benar-benar teliti dalam melakukan proses pengadaan barang dan jasa, tetap prudent (hati-hati), dalam melaksanakan tugas,” tegas Nurdin saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Se-Provinsi Kepri tahun 2019 di Aula Wan Seri Beni Kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang Kamis (25/4).

Tidak hanya itu, Nurdin juga menyatakan agar pejabat pengadaan harus mampu melihat kebutuhan dari pengadaan barang maupun jasa, pengadaan barjas harus dirasakan manfaatnya secara kemampuan untuk tetap mempertahankan sumber daya tidak sembarangan.

Nurdin pun menekankan pengadaan memiliki peran penting dalam kesuksesan organisasi pemerintah, organisasi penyelenggara barjas harus dapat memastikan skema kerja proses pengadaan yang dilakukan dengan harga wajar, dapat dipertanggung jawabkan.

“Proses pengadaan harus ada output dan outcome yang jelas, harus ada sebab akibat yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, jalankan semua proses sesua aturan,” lanjutnya.

Untuk itu melalui rakornas UKPBJ ini Gubernur berharap dapat menghasilkan kesamaan visi dan misi dalam pengadaan barjas, menghasilkan kesepakatan bersama dalam membangun sistem pengadaan demi pelayanan publik yang maksimal.

“Dengan tema wujudkan UKPBJ Provinsi Kepulauan Riau sebagai pusat unggulan pengadaan barang/jasa yang mandiri, netral dan berintegritas. maka, jadikan kita kebanggaan daerah,” tutup Nurdin.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Layanan Pengadaan H Misbardi melaporkan dalam peningkatan pemahaman dan berbagi pengalaman bagi para pejabat dan anggota UKPBJ yang berasal dari Provinsi dan Kabupaten / Kota mengenai proses pembentukan dan tata kelola UKPBJ.

“Dengan kita tingkatkan peran UKPBJ dan berbagi Informasi, guna membina dan berkoordinasi pemahaman terkait isu/permasalahan dengan pelaku pengadaan tentang pembentukan dan tata kelola keunggulan pengadaan,” lapornya.

Misbardi melanjutkan, dengan memberikan pembelajaran bagi pelaku pengadaan dan mendorong Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota untuk pengembangan UKPBJnya menjadi pusat keunggulan pengadaan dalam membangun dan mengembangkan kelembagaan pengadaan barang/jasa.

“Sesuai dengan Amanat Pepres 54 tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi, maka kita selalu berkoordinasi dalam pelaksaan nya,” tambah Misbardi.

Kegiatan sendiri dilakukan berdasarkan Pepres 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa dan Perka LKPP nomor 14 tahun 2018 tentang Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa melewati Biro Administrasi Layanan Pengadaan Setda Provinsi Kepulauan Riau sebagai penyelenggara.

Untuk narasumber tersebut terdiri dari Direktur Pengembangan Profesi dan Kelembagaan LKPP, Direktur Sertifikasi Profesi LKPP, Tim Koordinasi dan Supervisi KPK, Kepala Subdit Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan LKPP, Kepala Bidang Pengembangan Program dan Pemantauan Evaluasi, Pusdiklat PBJ LKPP, dan waktu pelaksaannya tanggal 25 April 2019 sampai dengan 26 April 2019.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pengembangan Profesi dan Kelembagaan LKPP Tatang Rustandar Wiratmaja, Tim Koordinasi dan Supervisi KPK Satnas PK KPK selfi martiana, Plt Kadis ESDM Hendri Kurniadi, Sekretaris BKKD H Aiyub dan tamu undangan lainnya. (Ril)

25 April 2019

Gubernur Kepri Ajak Masyarakat Cinta Zakat

 
Gubernur Kepri Nurdin Basirun (tengah) saat foto bersama saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah Zakat se Provinsi Kepri tahun 2019 di Gedung Pusat Informasi Haji, Kota Batam, Rabu (24/4) malam.

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun meminta kepada seluruh jajaran yang tergabung didalam Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) agar terus memberikan terobosan yang strategis. Terutama dalam upaya mengajak masyarakat untuk semakin aktif dalam menunaikan salah satu kewajiban sebagai umat muslim yakni zakat.

“Jangan lelah untuk terus melakukan pendekatan yang positif kepada masyarakat, ajak mereka semakin cinta zakat dengan Baznas,” ujar Nurdin saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah Zakat se Provinsi Kepri tahun 2019 di Gedung Pusat Informasi Haji, Kota Batam, Rabu (24/4) malam.

Menurut Nurdin, dengan dilaksanakannya Raker ini merupakan momen yang tepat, untuk menyatukan pemikiran dan menyalurkan pendapat serta masukan dari masing-masing perwakilan Kabupaten dan Kota sehingga program kerja yang digagas dapat semakin matang.

“Momen seperti inilah kita jadikan laluan untuk menjalin keakraban, mengeratkan silaturahmi dan meningkatkan koordinasi sehingga setiap program kerja yang sudah dan akan dilakukan mendapat hasil yang memuaskan,” lanjut Nurdin.

Tidak hanya itu, Nurdin pun selaku perwakilan dari pemerintah juga membuka pintu yang selebar-lebarnya kepada Baznas untuk bertemu dan berdiskusi untuk menjalankan langkah-langkah apa yang ingin dilakukan untuk semakin memaksimalkan kinerja dari Baznas.

“Jika ada langkah silahkan sampaikan, mari kita diskusikan bersama apa yang bisa Pemerintah bantu pasti akan kita upayakan,” pungkasnya.

Adapun Rakorwil berlangsung pada 24-25 April 2019 dengan mengambil tema: Percepatan Tata Kelola Zakat yang Optimal di Provinsi Kepulauan Riau. Yang mana peserta sendiri berasal dari perwakilan Baznas di 7 Kabupaten dan Kota Se Kepri.

Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Kepri Mustamin Husien dalam sambutannya menjabarkan persentase jumlah zakat yang ada di Kepri yang menurutnya setiap tahun mengalami peningkatan sebesar 20 persen. Dan di tahun 2018 di data Baznas untuk pengumpulan Zakat, Infaq dan Sedekah sebesar Rp. 24 Miliyar.

“Untuk tahun 2019 ini kami targetkan persentase akan meningkat di angka Rp40 miliar. Dan kembali kita sampaikan bahwa tugas kita saat ini kinerja yang diraih semata-mata sebagai ladang ibadah untuk Allah SWT,” kata Mustamin.

Mustamin juga melaporkan bahwa pelaksanaan Rakorwil sendiri telah berlangsung sejak pagi, sejumlah sesi telah selesai dilaksanakan seperti: Kewajiban Pemda Dalam Pembiayaan Baznas se Kepri, Akreditasi Pengelolaan Zakat dan Audit Syariah, Akuntabilitas dan Standarisasi Pengelolaan Keuangan Zakat, Standarisasi Amil Baznas dan LAZ. (Ril)
Scroll to top