Tampilkan postingan dengan label Nurdin Basirun. Tampilkan semua postingan

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun sambut kedatangan Menteri Perhubungan Budi K Sumadi di Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu (25/5/2019). 

Dinamika Kepri, Batam -  Menteri Perhubungan Budi K Sumadi berkunjung ke Batam. Kunjungan Menteri tersebut dimanfaatkan Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun dengan memaparkan program pembangunan sektor perhubungan di Kepri. Selain mempertegas dukungan untuk beberapa Kawasan Ekonomi Khusus, Nurdin juga minta beberapa pelabuhan diperbesar dan ditambah. Selain itu, beberapa Bandara juga diperpanjang runway dan lainnya.

“Kita minta agar beberapa pelabuhan di ibukota kabupaten di perbesar lagi. Ini untuk kebutuhan yang makin besar ke depannya,” kata Nurdin usai mendampingi Menteri Budi di Bandara Hang Nadim, Batam, Sabtu (25/5).

Sepanjang Sabtu siang, Nurdin bersama Budi melakukan sidak di Pelabuhan Batuampar, Batam. Saat sidak hingga ke kapal Pelni, Menteri dan Gubernur tanpak berbincang-bincang tentang berbagai kendala untuk keberangkatan.

Memang, kata Nurdin, banyak penumpang yang menginginkan keberangkatan kembali ke Pelabuhan Beton di Sekupang. Bukan di Batuampar lagi. Masalah ruang tunggu juga menjadi keluhan penumpang yang jarangnya terlalu jauh.

“Banyak masukan dari penumpang yang ditampung Pak Menteri. Terutama soal kenyamanan antara Sekupang dan Batuampar. Pak Menteri minta ini dikaji kembali,” kata Nurdin.

Usai dari Batuampar, Nurdin yang dalam perjalanan duduk bersama Menteri Budi, memang menyampaikan banyak hal. Tentang pembangunan jembatan dan beberapa ruas pelabuhan, juga didiskusikan Nurdin bersama Menhub Budi.

Menurut Nurdin, Menhub, berjanji akan mendukung agar pembangunan itu semakin cepat. Apalagi dalam banyak kesempatan, Nurdin termasuk yang selalu bertemu Menhub di Jakarta. Walaupun Nurdin main terobos dan tanpa janji terlebih dahulu.

Di antara yang disebutkan Nurdin kepada Menteri Budi adalah halaman parkir Pelabuhan Tanjungpinang, pelabuhan bongkar muat di Tanjungbalai, Natuna, Anambas dan Lingga. Juga bandara Seibati Karimun.

Pada kesempatan itu, Menteri langsung menelepon Dirjen terkait. Menurut Nurdin, Dirjen diminta menurunkan tim untuk mengkaji beberapa pelabuhan dan bandara yang disampaikannya.

“Kita berharap tim mereka turun setelah Lebaran. Lebih cepat lebih baik,” kata Nurdin. (Ril)

Foto bersama Presiden RI, Joko Widodo, Gubernur Kepri H Nurdin Basirun dan M Rifqi Hawari di Jakarta, Kamis (16/5). 

Dinamike Kepri, Jakarta  - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menginginkan terus lahir hafiz-hafizah dan qori qoriah dari Kepri. Karena banyak anak Kepri yang mampu menjadi yang terbaik, terlebih bidang Alquran. Prestasi mereka pun tak hanya tingkat nasional, malah mendunia.

“Anak kita, terlebih dari pulau-pulau, mereka mampu dan bisa. Apalagi jika sejak usia dini sudah kita latih dan ajar,” kata Nurdin di Bandara Soekarno Hatta, Jakarta, Kamis (16/5) pagi.

Prestasi anak Kepri, misalnya, ditunjukkan M Rifqi Hawari. Lelaki kelahiran Kundur ini menyabet juara tiga MTQ Internasional di Iran tahun ini.

Dalam banyak rangkaian Safari Ramadhan dan Safari Subuhnya, Nurdin selalu memperkenalkan Rifqi di depan jamaah. Memurut Nurdin, di antara jutaan anak-anak di Indonesia, Rifqi sudah mengharumkan nama bangsa. Terlebih keharuman itu di bidang keagamaan.

Rifqi sendiri, Rabu (15/5) malam dijemput untuk mengisi acara pada buka puasa bersama Pimpinan dan Anggota DPD RI bersama Presiden Joko Widodo di Jakarta. Selain Rifqi, yang melantunkan ayat suci Alquran, ada juga Andika Pratama yang mengisi tartil menjelang berbuka.

Andika mengisi menjelang tamu undangan dan Presiden tiba. Sementara Rifqi tampil pada rangkaian acara setelah Presiden Jokowi hadir di lokasi. Nurdin tampak bangga karena dua anak Kepri tampil di depan Jokowi.

Tak heran Nurdin dalam banyak kesempatan, selalu mendorong orang tua agar anak-anaknya diberi pendidikan agama sejak dini. Di antara mereka nantinya akan lahir penghafal Alquran dan Hadist atau qori dan qoriah.

Karena itu Nurdin mendorong orang tua untuk memasukkan anak-anaknya ke pondok pesantren. Atau ke rumah dan pondok tahfiz.

Nurdin juga memotivasi para pengelola pondok pesantren atau rumah-rumah tahfiz dengan mendatanginya. Bahkan jika ada kesempatan selalu hadir untuk meresmikannya.

“Selalu ada peresmian ponpes atau rumah tahfiz. Kenapa saya datang, ada yang bilang kan cukup camat saja. Itu rasa terima kasih karena saya karena mereka berpesan membangun iman dan taqwa untuk anak bangsa,” kata Nurdin. (Ril)




Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun mengukuhkan Sekolah Sepak Bola (SSB) Bina Bintang Muda (BBM) 757 Kepri Masa Bhakti 2019-2021 yang diketuai Seviyandi Bakar di Aula Asrama Haji, Tanjungpinang, Minggu (28 /4) malam.

Nurdin mengatakan, anak-anak muda adalah generasi penerus bangsa dan di dalam diri mereka terdapat bakat yang harus dikembangkan, dibina guna menciptakan manusia yang berkualitas dalam menghadapi perkembangan zaman di era globalisasi saat ini.

“Anak-anak pada akhirnya mampu membangun diri mereka sendiri serta dapat meningkatkan kesejahteraan dan bermartabat di masyarakat pada umumnya,” ucap Nurdin.

Lanjut Nurdin, sepak bola menjadi salah satu olahraga yang primadona di pasaran dunia yang terus berkembang hingga saat ini. Untuk itu, tugas pemerintah dan organisasi dapat mengembangkan sepak bola khususnya di Provinsi Kepulauan Riau.

“Pemerintah dan Organisasi keolahragawan bidang sepak bola mempunyai tugas yang penting dan strategis dalam menumbuhkembangkan sepak bola menuju prestasi yang dapat dibanggakan di kalangan anak-anak di Bumi Melayu ini,” tambah Nurdin.

Nurdin juga menuturkan, SSB BBM merupakan organisasi kepanjangan tangan dari Pemerintah dibidang Pemuda dan Olahraga dan juga Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia. Sebagai mitra kerja di Kepri, mempunyai tugas yang sangat penting dalam urusan pembinaan dan pengembangan sepak bola usia dini.

Oleh karena itu, Nurdin menyebutkan SSB BBM ini dapat bekerja semaksimal mungkin dalam melakukan pembinaan serta pengembangan pada sepakbola usia dini bagi anak-anak di Kepri.

“Demi suksesnya apa yang kita inginkan, hendaknya kita memasyarakatkan olahraga dan mengolahragakan masyarakat,” kata Nurdin.

Sementara itu, Ketua SSB BBM Seviyandi Bakar menjelaskan bahwa pengukuhan ini adalah penguatan di organisasi untuk menumbuh kembangkan anak-anak guna mempersiapkan diri menghadapi pertandingan dan juga silaturhami bersama orang tua yang mana dari anak didik organisasi tersebut.

“Didorongnya kesadaran dan persatuan, keinginan untuk sumbangsih bagi daerah guna lahir nya bibit untuk bisa masuk ke tim nasional mewakili dari Kepri. Dan juga tingkan kan ukhwah guna menyambut bulan suci ramadhan dengan tema “Dengan Semangat Kebersamaan Membangun SSB BBM 757 Kepri Lahir Pemain Sepak Bola Yang Profesionalisme Kepribadian Yang Tangguh Yang Punya Kualitas Berprestasi Serta Berakhlak Baik Dilapangan Maupun Diluar Lapangan” ,” jelas Seviyandi.

Adapun susunan kepengurusan organisasi SSB Bina Bintang Muda 757 Kepri yaitu Ketua Seviyandi Bakar, Wakil Ketua Tri Widyo Purnomo Sekretaris Muhammad Yasir dan Bendahara Novi Ade Putra yang terbentuk. Pengukuhan pengurus di tandai penyerahan Plakat dari Gubernur (selaku Pelindung/Pengasuh) kepada Ketua terpilih.

Begitu juga untuk susunan pelatih terdiri dari Nazirwan (pelatih utama), Didin Syamsudin (pelatih), Yose Rizal (asisten pelatih), Nazirun Mubin (asisten pelatih), Irawan Penyengat (asisten pelatih), Antoni Widodo (asisten pelatih), Teddy Hamura (asisten pelatih), Alex Putra (pelatih kiper) dan Abu Satar (wasit).

Dalam kesempatan ini juga, Gubernur menyerahkan Buku Tabungan BTN kepada perwakilan anak-anak didik SSB Bina Bintang Muda 757 Kepri ialah M Nadhif Amersa Aflah, Alif Rizki Widiyanto, Banyu Fatih Santoso, Rayhan Nabil Ryanto, M Fadhel, Raja Fiqi Naufal Shaiban, M Alfan Harir, Javed, Attaya Naufal Abdillah.

SSB Bina Bintang Muda 757 Kepri sendiri terbentuk 3 November 2018, yang mana jumlah anak didik sampai hari ini 256 orang yang terbagi 3 kelompok. Kelompok A dengan umur 7 tahun sampai 9 tahun, kelompok B 10 tahun sampai 13 tahun dan kelompok C 13 tahun seterusnya.

Tampak Hadir Kadis Pemuda dan Olahraga Meifrizon, Kadis Perumahan dan Pemukiman Mahyudin, Sekretaris BKKD H Aiyub, Tokoh Masyarakat beserta Orang Tua dan tama undangan lainnya. (Ril)

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun tandatangani prasasti Kampong Teripang Teluk Bakau, Bintan, Kepri, Sabtu (27/42019).

Dinamika Kepri, Bintan - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meresmikan Kawasan Edu Ekologi Wisata Bahari Kampong Teripang yang berlokasi di Teluk Bakau, Kabupaten Bintan, Sabtu (27/4). Peresmian sendiri ditandai dengan penandatanganan prasasti. Sempena peresmian tersebut digelar pula Festival Kuliner Hidrolisat Protein Ikan 2019.

Menurut Nurdin, keberadaan Kampong Teripang merupakan salah satu inovasi baru yang dapat melahirkan banyak manfaat besar, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, potensi pariwisata serta ikon baru bagi daerah dan yang paling penting adalah menciptakan generasi yang sehat dan cerdas dengan gemar mengonsumsi ikan.

“Kita harap semangat dan spirit yang tengah tinggi saat ini dapat terus berkobar sehingga semakin banyak lagi inovasi dalam membangun daerah, menjadi kebanggaan Kepri,” ujar Nurdin.

Terlebih Kepri yang sebagian besar wilayahnya adalah laut yang menurut Nurdin tentu potensi kemaritiman yang besar harus dimanfaatkan dengan maksimal.

“Maka pemerintah mendukung penuh setiap terobosan yang akan dilakukan dalam menggali potensi daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” lanjutnya.

Sementara itu, Staf Ahli Menko Kemaritiman RI Bidang Sosio Antropologi Tukul Rameyo mengatakan kehadiran pihaknya merupakan bentuk koordinasi, memantau dan mengalokasikan perihal perkembangan kemaritiman secara nasional.

“Salah satunya adalah upaya percepatan pembangunan di bidang kemaritiman,” kata Tukul.

Dalam rangka percepatan tersebut, Tukul mengaku bangga berada di Kepri, terlebih pesan khusus dari Presiden untuk berupaya mengentaskan kemiskinan dan pembangunan generasi muda (pencegahan Stunting).

“Presiden mengkoordinir agar bagaimana salah satu peningkatan dibidang sumber daya manusia, salah satu solusinya adalah memberdayakan sumber perikanan dan kelautan salah satunya Teripang,” lanjutnya.

Untuk itu, Kemenko Kemaritiman dikatakan Tukul mempunyai salah satu tugas untuk mempromosikan Teripang dan sumber daya ikan lainnya.

“Inovasi ini harus terus kita lakukan agar pengembangannya dapat menyebar merata diseluruh daerah,” tambahnya lagi.

Peresmian sendiri disejalankan pula dengan penandatangan MoU antara PT. Aruna Indsutri Bintan dengan PT. Kimia Farma, Tbk yang disaksikan langsung oleh Gubernur Nurdin.

Selain itu, diresmikan pula gedung Produksi Protein Ikan dan Kolagen Teripang yang ditandai dengan pemotongan pita oleh Gubernur Nurdin.

Hadir pada kesempatan tersebut juga dihadiri Deputi Bidang Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM RI Victoria Br Simanungkalit, Plt. Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian RI Abdul Rohim, GM PT. Kimia Farma, Tbk Wisnu Sucahyo Eko, Dirut PT. Aruna Indsutri Bintan Yoggie Arry, Perwakilan FKPD, Kepala OPD beserta tamu undangan lainnya.(Ril)

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan kepada para Pejabat Pengadaan Barang dan Jasa yang ada di lingkup Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau untuk dapat bekerja dengan cepat, tepat. Mereka juga tetap hati-hati dalam proses pengadaan sehingga tercipta hasil kerja yang baik dan tepat sasaran.

“Saya harap para pejabat pengadaan harus benar-benar teliti dalam melakukan proses pengadaan barang dan jasa, tetap prudent (hati-hati), dalam melaksanakan tugas,” tegas Nurdin saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Se-Provinsi Kepri tahun 2019 di Aula Wan Seri Beni Kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang Kamis (25/4).

Tidak hanya itu, Nurdin juga menyatakan agar pejabat pengadaan harus mampu melihat kebutuhan dari pengadaan barang maupun jasa, pengadaan barjas harus dirasakan manfaatnya secara kemampuan untuk tetap mempertahankan sumber daya tidak sembarangan.

Nurdin pun menekankan pengadaan memiliki peran penting dalam kesuksesan organisasi pemerintah, organisasi penyelenggara barjas harus dapat memastikan skema kerja proses pengadaan yang dilakukan dengan harga wajar, dapat dipertanggung jawabkan.

“Proses pengadaan harus ada output dan outcome yang jelas, harus ada sebab akibat yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi, jalankan semua proses sesua aturan,” lanjutnya.

Untuk itu melalui rakornas UKPBJ ini Gubernur berharap dapat menghasilkan kesamaan visi dan misi dalam pengadaan barjas, menghasilkan kesepakatan bersama dalam membangun sistem pengadaan demi pelayanan publik yang maksimal.

“Dengan tema wujudkan UKPBJ Provinsi Kepulauan Riau sebagai pusat unggulan pengadaan barang/jasa yang mandiri, netral dan berintegritas. maka, jadikan kita kebanggaan daerah,” tutup Nurdin.

Sementara itu, Kepala Biro Administrasi Layanan Pengadaan H Misbardi melaporkan dalam peningkatan pemahaman dan berbagi pengalaman bagi para pejabat dan anggota UKPBJ yang berasal dari Provinsi dan Kabupaten / Kota mengenai proses pembentukan dan tata kelola UKPBJ.

“Dengan kita tingkatkan peran UKPBJ dan berbagi Informasi, guna membina dan berkoordinasi pemahaman terkait isu/permasalahan dengan pelaku pengadaan tentang pembentukan dan tata kelola keunggulan pengadaan,” lapornya.

Misbardi melanjutkan, dengan memberikan pembelajaran bagi pelaku pengadaan dan mendorong Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota untuk pengembangan UKPBJnya menjadi pusat keunggulan pengadaan dalam membangun dan mengembangkan kelembagaan pengadaan barang/jasa.

“Sesuai dengan Amanat Pepres 54 tahun 2018 tentang Strategi Nasional Pencegahan Korupsi, maka kita selalu berkoordinasi dalam pelaksaan nya,” tambah Misbardi.

Kegiatan sendiri dilakukan berdasarkan Pepres 16 tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa dan Perka LKPP nomor 14 tahun 2018 tentang Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa melewati Biro Administrasi Layanan Pengadaan Setda Provinsi Kepulauan Riau sebagai penyelenggara.

Untuk narasumber tersebut terdiri dari Direktur Pengembangan Profesi dan Kelembagaan LKPP, Direktur Sertifikasi Profesi LKPP, Tim Koordinasi dan Supervisi KPK, Kepala Subdit Jabatan Fungsional Pengelola Pengadaan LKPP, Kepala Bidang Pengembangan Program dan Pemantauan Evaluasi, Pusdiklat PBJ LKPP, dan waktu pelaksaannya tanggal 25 April 2019 sampai dengan 26 April 2019.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Direktur Pengembangan Profesi dan Kelembagaan LKPP Tatang Rustandar Wiratmaja, Tim Koordinasi dan Supervisi KPK Satnas PK KPK selfi martiana, Plt Kadis ESDM Hendri Kurniadi, Sekretaris BKKD H Aiyub dan tamu undangan lainnya. (Ril)

Gubernur Kepri Nurdin Basirun (tengah) saat foto bersama saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah Zakat se Provinsi Kepri tahun 2019 di Gedung Pusat Informasi Haji, Kota Batam, Rabu (24/4) malam.

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun meminta kepada seluruh jajaran yang tergabung didalam Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) agar terus memberikan terobosan yang strategis. Terutama dalam upaya mengajak masyarakat untuk semakin aktif dalam menunaikan salah satu kewajiban sebagai umat muslim yakni zakat.

“Jangan lelah untuk terus melakukan pendekatan yang positif kepada masyarakat, ajak mereka semakin cinta zakat dengan Baznas,” ujar Nurdin saat menghadiri Rapat Koordinasi Wilayah Zakat se Provinsi Kepri tahun 2019 di Gedung Pusat Informasi Haji, Kota Batam, Rabu (24/4) malam.

Menurut Nurdin, dengan dilaksanakannya Raker ini merupakan momen yang tepat, untuk menyatukan pemikiran dan menyalurkan pendapat serta masukan dari masing-masing perwakilan Kabupaten dan Kota sehingga program kerja yang digagas dapat semakin matang.

“Momen seperti inilah kita jadikan laluan untuk menjalin keakraban, mengeratkan silaturahmi dan meningkatkan koordinasi sehingga setiap program kerja yang sudah dan akan dilakukan mendapat hasil yang memuaskan,” lanjut Nurdin.

Tidak hanya itu, Nurdin pun selaku perwakilan dari pemerintah juga membuka pintu yang selebar-lebarnya kepada Baznas untuk bertemu dan berdiskusi untuk menjalankan langkah-langkah apa yang ingin dilakukan untuk semakin memaksimalkan kinerja dari Baznas.

“Jika ada langkah silahkan sampaikan, mari kita diskusikan bersama apa yang bisa Pemerintah bantu pasti akan kita upayakan,” pungkasnya.

Adapun Rakorwil berlangsung pada 24-25 April 2019 dengan mengambil tema: Percepatan Tata Kelola Zakat yang Optimal di Provinsi Kepulauan Riau. Yang mana peserta sendiri berasal dari perwakilan Baznas di 7 Kabupaten dan Kota Se Kepri.

Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Kepri Mustamin Husien dalam sambutannya menjabarkan persentase jumlah zakat yang ada di Kepri yang menurutnya setiap tahun mengalami peningkatan sebesar 20 persen. Dan di tahun 2018 di data Baznas untuk pengumpulan Zakat, Infaq dan Sedekah sebesar Rp. 24 Miliyar.

“Untuk tahun 2019 ini kami targetkan persentase akan meningkat di angka Rp40 miliar. Dan kembali kita sampaikan bahwa tugas kita saat ini kinerja yang diraih semata-mata sebagai ladang ibadah untuk Allah SWT,” kata Mustamin.

Mustamin juga melaporkan bahwa pelaksanaan Rakorwil sendiri telah berlangsung sejak pagi, sejumlah sesi telah selesai dilaksanakan seperti: Kewajiban Pemda Dalam Pembiayaan Baznas se Kepri, Akreditasi Pengelolaan Zakat dan Audit Syariah, Akuntabilitas dan Standarisasi Pengelolaan Keuangan Zakat, Standarisasi Amil Baznas dan LAZ. (Ril)

Gubernur Buka Rakerwil I APEKSI Tahun 2019

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun didampingi Ketua Dewan Pengurus APEKSI Pusat Airin Rachmi Diany (Wali Kota Tanggerang Selatan) membuka secara resmi Rapat Kerja Wilayah I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Rakerwil I APEKSI) di Mega Ballroom Hotel CK, Tanjungpinang, Rabu (24/4).

Nurdin mengatakan pembangunan di daerah disemua lini mulai dari Kabupaten dan Kota bahkan sampai pada tingkat Desa perlu komitmen yang tinggi dari setiap Kepala Daerah. Komitken untuk membangun berasaskan kepentingan masyarakat.

“Tanggungjawab kita adalah untuk menjawab kebutuhan masyarakat dalam menjalankan setiap pembangunan di daerah,” ujar Nurdin membuka sambutannya.

Nurdin juga menjabarkan secara ringkas terkait profil Kepulauan Riau, yang memiliki 2 Kota dan 5 Kabupaten dengan potensi-potensi yang beragam, berbeda dan berici khas masing-masing, tentu ini menjadi keunggulan tersendiri dalam memaksimalkan pembangunan.

“Kultur budaya dan ciri khas di 7 Kabupaten dan Kota yang beragam tentu menjadi landasan untuk dapat menunjangan pembangunan di Daerah,” lanjut Nurdin.

Dengan digelarnya Rakerwil ini, menurut Nurdin juga menjadi ajang yang tepat terlebih anggotanya yang memang berada di pulau yang sama (Sumatera) tentu didalamnya terdapat masukan dan saran yang penting dan beragam sebagai acuan untuk membangun.

“Mari kita terus kobarkan semangat membangun, jalin kebersamaan dan kerjasama sehingga potensi dalam membangun dapat tergali secara maksimal,” harapnya.

Dalam pada itu, Ketua Korwil I APEKSI yang juga Wali Kota Pekanbaru Firdaus merefleksi kembali perjalanan dari Korwil APEKSI yang dimulai dari Musyawarah Wilayah di Pekanbaru tahun 2018 lalu yang mana dalam kegiatan tersebut terbentuk Kepengurusan dari Korwil APEKSI.

Beberapa program kerja yang digagas sendiri merupakan cerminan yang berasal dari masing-masing wilayah dalam menghadapi setiap isu-isu strategis dimasing-masing daerah.

“Kita optimis dengan komunikasi, koordinasi dan silaturahmi maka setiap program kerja yang digagas dapat berjalan baik sesuai target,” kata Firdaus.

Firdaus juga melaporkan bahwa dalam tahun 2019 ini sejumlah kegiatan juga akan dilakukan seperti Seminar Wilayah juga melakukan pertemuan dengan dewan pengurus untuk mengevaluasi setiap program dan rancangan kerja.

“Dengan komitmen kita bersama, mari kita wujudkan kemajuan Kota dimasing-masing daerah,” lanjut Firdaus.

Wali Kota Tanjungpinang Syahrul selaku tuan rumah membuka sambutannya dengan menjabarkan profil Ibu Kota Kepulauan Riau tersebut. Dirinya yakin pelaksanaan Rakerwil ini dapat menjadi laluan yang tepat dalam memantapkan kembali setiap perencanaan dalam membangun kemajuan Kota.

“Semoga dengan Rakerwil ini dapat menghasilkan rekomendasi terbaik dalam upaya menjalankan tugas untuk melayani masyarakat dalam menciptakan kesejahteraan dan kesuksesan pembangunan,” kata Syahrul.

Dengan tema Rakorwil yakni Efektivitas Dana Kelurahan dalam Mewujudkan Percepatan Pembangunan Infrastruktur dan Pemberdayaan Masyarakat di Kelurahan, dijelaskan Syahrul bahwa tema tersebut sejalan dengan upaya mewujudkan penataan Kota secara terintegrasi apalagi ditengah era melesatnya perkembangan teknologi maka pemaduan teknologi juga menjadi kebutuhan.

“Sebagai upaya mendukung pembangunan dan peningkatan perekonomian masyarakat secara merata,” lanjut Syahrul.

Rakerwil sendiri berlangsung pada 24-26 April 2019 diisi dengan diskusi panel dengan mengundang narasumber yakni Setdirjen Bina Wilayah Kemendagri RI Agus Fathoni dan Dirut Dekonsentrasi Pembantuan dan Kerjasama Kemendagri RI Sugiarto dan diikuti oleh 24 Kota di Wilayah I antara lain: Pekanbaru, Tanjungpinang, Banda Aceh, Sabang, Lhoksumawe, Langsa, Sabulussalam, Payakumbuh, Padang, Padang Panjang, Sawahlunto, Solok, Pariaman, Bukit Tinggi, Pemantang Siantar, Tanjung Balai, Tebing Tinggi, Binjau, Sibolga, Padang Sidempuan, Gunung Sitoli, Dumai, Medan dan Batam.(Ril)

Gubernur Kepri Nurdin Basirun (kiri) saat menerima kunjungan bos Kapal Pesiar Royal Caribbean Royal Cruise, di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (23/4/2019) siang.

Dinamika Kepri, Tanjungpinang -Gubernur H Nurdin Basirun berharap para pelancong dari kapal pesiar Royal Caribbean Cruise bisa lebih lama berada di Kepri karena banyak tujuan menarik dan mempesona saat berada di Kepri, khususnya Bintan dan Tanjungpinang yang bisa dinikmati.

“Saya harap mereka nantinya lebih lama menjelajah pesona Kepri. Selain Bintan, ada Tanjungpinang dan Pulau Penyengat,” kata Nurdin saat menerima Angie Stephen AVP Managing Director Asia Pacific Royal Caribbean Cruise Ltd, di Gedung Daerah Tanjungpinang, Selasa (23/4/2019) siang.

Dalam pertemuan itu, Angie didampingi Abdul Wahab, Grub General Manager Bintan Gallant Venture Pte Ltd. Nurdin, yang tiba di Bintan setelah melakukan perjalanan darat dan laut dari Pekanbaru sangat antusias menyambut kedatangan Angie dan Wahab.

Apalagi, kapal pesiar ini membawa lebih dari tiga ribu pelancong untuk menjelajah Kepri. Tak tampak rasa penat Nurdin walau hanya istirahat dalam perjalanan darat Pekanbaru-Buton dan perjalanan laut Buton-Tanjungsamak-Moro dan Tanjungpinang.

Kapal Pesiar Royal Caribbean Crusie.
Menurut Nurdin, tak ada rasa capek untuk kerja-kerja meningkatkan perekonomian Kepri. Apalagi ada kabar-kabar baik dengan datangnya ribuan wisatawan dari kapal pesiar.

Wisatawan dari kapal pesiar ini singgah di berlabuh di Bintan selama 12 jam. Sejak pukul 08.00 pagi hingga 20.00 malam. Selama duabelas jam para pelancong akan mengeksplore pesona Kepri.

Karena itu Nurdin ingin agar ke depannya masa tinggal di Kepri semakin lama. Nurdin pun minta kesiapan masyarakat menyambut tamu istimewa ini.

“Semoga dengan sambutan ramah kita, mereka menjadi semakin betah dan berkali-kali akan datang ke Kepri,” kata Nurdin.

Tak hanya keramahan, Nurdin juga minta masyarakay bersiap dengan kuliner dan cinderamata serta oleh-oleh lainnya. Makanan khas Kepri diharap mebuat lidah mereka semakin merindukan negeri ini.

Pada kesempatan itu, Nurdin juga mengajak para Angie dan rekan rekannya berkeliling Gedung Daerah Tanjungpinang. Nurdin sempat melempar sedikit tentang sejarah Gedung Daerah. Banyak nilai sejarah gedung ini.(Ril)

Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun (baju putih) 

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Saat menutup acara Turnamen PSTK (Persatuan Sepakbola Teluk Keriting) Cup 2019 di Lapangan Sulaiman Abdullah, Tanjungpinang, Minggu (21/4), Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun mengatakan, untuk menghadapi dinamika perubahan zaman yang semakin cepat serta revolusi industri 4.0 yang sudah semakin dekat, Generasi muda adalah sebagai pemilik peran vital dan penting.

"Generasi muda harus bisa menampilkan kemampuan yang terbaik di segala bidang, sehingga menjadi terdepan dan menjadi kebanggaan daerah," kata Nurdin Basirun.

“Salah satunya olah raga dengan sepak bolanya yang memiliki antusias begitu tinggi, bakat dan kemampuan yang adik-adik miliki harus terus dikembangkan sehingga menjadi salah satu modal untuk menghadapi masa depan,” sambungnya.

Nurdin melanjutkan, kata dia untuk memacu semangat generasi muda tersebut juga harus ditopang seimbang, salah satunya dengan pembinaan sepak bola yang intens dan berkelanjutan, selain itu juga sarana dan prasarana pendukung lainnya juga harus terus dibangun.

“Ke depan kita targetkan, sepakbola Kepri menjadi cabang yang disegani,” lanjut Nurdin.

Maka mewujudkan target tersebut, Nurdin mengajak semua pihak untuk bersatu, bersama ikut mendukung bangunnya kembali kekuatan sepak bola di Kepri dengan kemampuan dan kapasitasnya masing-masing.

Pemerintah pun dikatakan Nurdin terus mendukung upaya pembangunan bidang olah raga di Kepri salah satunya saat ini terus digesa pembangunan fasilitas olah raga di Pulau Dompak, selain itu untuk tingkat Kabupaten dan Kota sampai Kecamatan juga Desa akan terus diperhatikan dan di upayakan untuk dibangun secara merata.

“Kita harap antusias masyarakat dapat kembali berkobar, maka dukungan kita semua pihak sangat penting untuk itu,” lanjut Nurdin.

Kepada Panitia pelaksana, Nurdin mengucapkan terimakasih atas berhasilnya terlaksana turnamen dengan baik dan lancar.

Selain itu, kepada para peserta yang telah mengikuti bahkan hingga sampai ke partai final, Nurdin mengharapkan agar kemampuan yang telah ditampilkan pada turnamen itu, dapat terus dijaga serta dikembangkan sehingga mampu tampil lebih baik lagi di lain kesempatan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana Trio melaporkan bahwa perhelatan Turnamen sendiri merupakan kali kedua dilaksanakan yang mana digelar dengan tujuan untuk bagaimana kehidupan sepak bola di Kepri dapat kembali bergairah.

“Turnamen sendiri sebagai bentuk kerinduan masyarakat agar sepak bola di Kepri dapat kembali hidup dan tampil baik,” kata Trio.

Turnamen PSTK Cup 2019 yang berlangsung sejak Rabu 13 Maret 2019 lalu ini diikuti sebanyak 32 tim sepakbola dari seluruh penjuru Kepri. Pertandingan berlangsung dengan sistem setengah kompetisi.

Final sendiri menampilkan pertandingan antara Tuan Rumah PSTK melawan Penyengat. Sejak peluit tanda dimulainya pertandingan, ritme permainan berjalan dengan sengit meskipun banyak titik lokasi di lapangan yang tergenang air karna hujan.

Penyengat memimpin skor 0-1 sejak awal pertandingan meskipun PSTK terus menyerang hingga babak pertama usai. Memasuki pertengahan babak kedua, kedua tim kembali tampil menekan.

Tampak riuh dan sorakan tanda menyemangati para pemain datang dari ratusan masyarakat yang hadir ditribun penonton. Pertandingan berakhir dengan skor 0-1 untuk kemenangan Penyengat yang berhak mendapatkan Piala bergilir serta uang pembinaan yang diserahkan langsung oleh Gubernur Nurdin.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Maifrizon, Kepala Dinas Perkim Yusrial Mahyuddin dan Kepala Biro Humprohub Nilwan. (Ril)

Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto dan Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun saat diwawancara wartawan, Jumat (19/4/2019).

Dinamika Kepri, Batam - Usai melakukan Jumat Keliling, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto bersama Gubernur Provinsi Kepri Nurdin Basirun, Para pejabat Utama Polda Kepri dan Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki melakukan Jemaah sholat Jumat bersama di Masjid Agung, Batam, Jumat (19/4).

Sebelum pelaksanaan sholat Jumat, Kapolda Kepri menyampaikan ucapan terimakasih atas partisipasi Masyarakat Provinsi Kepri dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang aman, damai dan kondusif selama pelaksanaan pemungutan suara hingga saat ini.

"Hal ini dapat terwujud karena peran kita semua, rekan-rekan TNI, Stakeholder terkait, Tokoh masyarakat, Tokoh agama, dan seluruh Masyarakat Kepri. Dari 1.229.424 pemilih yang ada di Provinsi Kepri terdapat 5.477 TPS, tergelar 27.385 kotak suara, dan sebagai informasi kotak suara saat ini sudah bergeser di PPK dengan pengamanan oleh TNI-Polri, Berapapun banyaknya personil TNI-Polri tanpa di dukung kerjasama yang baik tidak akan mencapai kondisi yang diharapkan," kata Kapolda.

Selain itu, usai sholat jumat, Gubernur Provinsi Kepri juga menyampaikan terima kasih kepada kepada TNI-Polri.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI-Polri yang mana di dalam pelaksanaan pesta demokrasi pada 17 April yang lalu, telah dapat kita laksanakan dengan baik, aman dan kondusif. Mari bersama kita jaga situasi seperti ini. Kebersamaan adalah sesuatu yang indah. Walau berbeda dalam pilihan, persatuan tetap yang paling diutamakan. Mari kita jaga bersama Indonesia menjadi Negara yang Baldatun Thayyibatun wa Rabbun Ghafur," ucap Nurdin Basirun.

Ditambahkan Kapolda Kepri lagi, sampai saat ini kondisi Kamtibmas di Provinsi Kepri aman, damai dan kondusif. Pemilihan Umum yang telah dilaksanakan terdapat sebanyak 80% tingkat partisipasi masyarakat yang datang ke TPS.

Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa masyarakat yakin dan percaya bahwa hak pilihnya dapat tersampaikan.

"Didalam pelaksanaan penghitungan suara mari kita bersama-sama bekerjasama untuk menjaga kondisi Kamtibmas di "Bunda Tanah Melayu, Bumi segantang lada" yang kita cintai bersama. Apabila nantinya ada satu permasalahan bisa ditempuh dengan mekanisme yang sudah diatur, disampaikan ke Bawaslu, bisa juga disampaikan melalui gugatan ke MK," ujar Andap Budhi.

"Tempuhlah cara-cara yang sesuai dengan mekanisme yang baik dan benar. TNI-Polri menjamin Keamanan dan menindak tegas apabila ada upaya-upaya "inkonstitusional" sesuai dengan aturan hukum yang berlaku," tutupnya. (Ril)


Dinamika Kepri, Tanjung Balai Karimun - Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan pemerintah akan memberikan bantuan kepada kelompok masyarakat sesuai apa yang diharapkan. Dengan harapan setelah mendapat bantuan, masyarakat memanfaatkan dan mempergunakan bantuan tersebut dengan baik, sehingga mampu membantu perekonomian.

“Manfaatkan tiap bantuan untuk menggerakkan perekonomian. Karena itu, kita memberi yang betul-betul dibutuhkan masyarakat. Jadi OPD jangan asal buat program bantuan, lalu diserahkan, namun bukan kebutuhan masyarakat,” kata Nurdin saat berdialog dengan masyarakat Pulau Buru di Kedai Kopi Berkah, Buru, Karimun, Senin (15/4).

Dalam kunjungan itu, antusias warga sangat tinggi. Tampak Nurdin disambut suka ria warga Buru.

Nurdin sepanjang Senin memang melakukan silaturahmi dan menjemput aspirasi masyarakat pulau. Nurdin membuka Senin dengan bersafari Subuh di Masjid Husnul khatimah Kompleks PGAN Batu 4.

Selesai beraktivitas di Tanjungpinang, Nurdin kemudian melakukan serangkaian acara di Batam. Termasuk menghadiri penyerahan sembako bersama Wali Kota Batam, di Perumahan Tiban Indah.

Nurdin kemudian menjelajah ke Pulau Buru, Lebuh, Prayun dan Tanjungbalai. Di pulau-pulau itu, Nurdin terus memperkuat silaturahmi dan menjemput aspirasi masyarakat.

Di Pulau Burulah, Nurdin bertemu dengan masyarakat. Di antaranya peralatan untuk industri rumahan dan UMKM. Juga untuk kegiatan ekonomi peternakan dan perikanan.

Selain kebutuhan untuk menggerakkan ekonomi, masyarakat juga mengajukan bantuan untuk pembangunan keagamaan. Di antaranya untuk masjid, TPQ juga guru tilawah dan fiqih.

Menurut Nurdin, bantuan-bantuan yang diberikan hendaknya dimanfaatkan sebaik-baiknya. Dijaga dan dirawat. Jangan karena bantuan pemerintah, dipakai sembarangan.

“Banyak yang perlu bantuan. Untuk pemerataan kegiatan perekonomian,” kata Nurdin.

Dari Pulau Buru, Nurdin kemudian bergerak ke Lebuh. Di sini Nurdin juga menjemput aspirasi masyarakat.

Usai bersilaturahmi dengan masyarakat, Nurdin kemudian melaksanakan Majelis Maghrib di Prayun. Hingga usai sholat Isya, Nurdin baru kembali ke Karimun. (Ril)

Gubernur Lantik Pengurus HMKB

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun mengajak para mahasiswa untuk terus berdiri menjadi yang terdepan dalam menciptakan inovasi dan kreasi. Selain itu mereka juga terus berprestasi dibidang akademik dan memaksimalkan potensi diri yang dimiliki sebagai bekal dalam menjalankan masa depan.

“Harapan para orang tua adalah memiliki para generasi muda berkulitas, karna di tangan adik-adiklah tonggak estafet pembangunan digenggam maka buktikanlah kalian mampu menjadi pilar utama pembangunan,” ujar Nurdin dalam acara Pelantikan Badan Pengurus Himpunan Mahasiswa Kota Batam (HMKB) di Kota Tanjungpinang Periode 2019-2020 serta silaturahmi Bersama Organisasi Mahasiswa di Aula Poltekes Kemenkes, Jl. Sei Jang, Tanjungpinang, Ahad (14/4) malam.

Mengingat sebentar lagi Indonesia akan masuk kedalam bonus demografi yang mana usia produktif akan lebih menguasai. Maka, Nurdin berpesan jangan lagi ada kata berandai dan menunggu.

“Persiapkan diri dengan maskimal kita tentu tidak ingin hanya menjadi penonton ditengah waktu yang seharusnya kita yang beraksi, tampilkan diri kita mampu menghadapi bonus demografi itu,” pesan Nurdin.

Adapun silaturahmi mengambil Tema Jalin Komunikasi antar Organisasi Melalui silaturahmi yang menurut Nurdin merupakan satu kunci penting dalam mencapai setiap tujuan.

“Karena kita tidak bisa bekerja sendiri, komunikasi sangat penting untuk terus di lakukan serta tentunya rajutan silaturahmi juga menjadi yang utama,” tambah Nurdin lagi.

Menangkapi peluang, dikatakan Nurdin merupakan hal yang penting, terlebih di era modernisasi yang mana perkembangan teknologi begitu pesat dan cepat, jiwa enterpreneur harus dapat dan dimiliki para anak muda jaman now.

“Jiwa enterpreneur sangat penting, mindset ini yamg harus terus kita pupuk, diawal memang berat tapi kalau sudah terbiasa pasti akan merasakan hasil yang maksimal kedepan,” pungkasnya.

Dalam laporannya, Ketua Pelaksana Wahyu mengatakan pelaksanaan agenda malam ini adalah sebagai upaya untuk melegalitaskan kepengurusan sekaligus sebagai ajang mempererat silaturahmi antar mahasiswa.

“Keberadaan HMKB sendiri sebagai wadah komunikasi antar mahasiswa yang berkesinambungan dalam upaya memajukan masyarakat Batam dan Kepri umumnya dalam bidang pendidikan dan pembangunan sumber daya manusia,” kata Wahyu.

Berdasarkan Surat Keputusan Dewan Pendiri HMKB, dilantik Ketua yang baru yakni Ferdo beserta 31 orang anggota kepengurusan yang ditandai dengan pembacaan ikrar pelantikan yang dipandu oleh Gubernur Nurdin diikuti oleh para pengurus yang dilantik, penyerahan SK dari Ketua yang lama kepada Ketua yang baru serta ditutup dengan penandatanganan naskah pelantikan. (Ril)

Dinamika Kepri, Tanjungping - Dalam satu hari Gubernur H Nurdin Basirun berkeliling di sejumlah daerah di Kepulauan Riau untuk bertemu dengan masyarakat untuk menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat. Dalam sepekan ini, hampir di semua daerah Nurdin hadir menyerahkan sertifikat itu, Jumat (12/4/2019).

Pada Jumat pagi itu, Nurdin menyerahkan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat Kabupaten Karimun di halaman Kediaman Bupati, Tanjungbalai. Sementara, pada sebelah petang, kegiatan yang sama juga dilakukan Nurdin di Kabupaten Bintan. Di Karimun Nurdin juga membuka Rapat Kerja Pemerintahan Desa Tahun 2019 Kabupaten Karimun di Gedung Nasional Tanjungbalai.

Di antara kedua kabupaten itu, Nurdin mengikuti serangkaian kegiatan di Batam pada siang dan malam hari. Pada siang hari Nurdin menghadiri Sholat Jumat dan Doa Bersama Pengamanan Pemilu 2019 Yang Aman dan Damai oleh TNI-Polri Didukung Elemen Masyarakat di Masjid Agung Batam Center, Kota Batam.

Di malam hari, Nurdin menghadiri Sagulung Berdoa dan Deklarasi Pemilu Damai di SP Plaza, Batam. Nurdin kemudian bergerak ke Dabo untuk menyerahkan sertifikat kepada masyarakar. Tapi sebelum menyerahkan sertifikat, Nurdin melaksanakan Safari Subuh  di Surau An-Nur Lembah Kapitan. Kegiatan dilanjutkan dengan sarapan bersama dan peninjauan pasar

Tentang sertifikat, menurut Nurdin, ini merupakan salah satu program unggulan untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Karena itu dirinya menghimbau kepada masyarakat agar dapat menjaga hak yang telah diberikan tersebut dengan baik.

"Selain tentunya menjadi kekuatan hukum atas kepemilikan tanah sehingga tidak terjadi sengketa dikemudian hari, keberadaan sertifikat ini juga dapat menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Nurdin.

Menurut Nurdin, kebutuhan masyarakat tersebut dapat terjawab dengan sertifikat tanah ini karna dapat digunakan untuk meningkatkan perekonomian keluarga dengan menjaminkan sertifikat tersebut kepada pihak atau instansi yang memberikan pinjaman lunak dengan tujuan untuk usaha diberbagai bidang.

“Kami harap masyarakat dapat menggunakan sertifikat ini dengan maksimal sesuai dengan kebutuhan,” tambah Nurdin.

Nurdin sendiri terus ikut hadir disetiap kesempatan menyerahkan Sertifikat Tanah, selain tentunya untuk bersilaturahmi dengan masyarakat, Nurdin selaku perpanjangan Pemerintah Pusat juga ingin menyampaikan Pesan Presiden Jokowi untuk masyarakat Kepri.

Setelah beberapa hari lalu memulai penyerahan Setifikat Tanah di Batam, Nurdin kemudian bergegas ke Kundur, Kembali Ke Tanjungpinang dan hari ini berada di Tanjungbalai untuk hadir ditengah-tengah masyarakat. Tidak sampai disitu penyerahan Sertifikat pun akan dilanjutkan ke Bintan lalu ke Lingga.

“Kami berada disini sekaligus menyampaikan pesan salam hangat dari Pak Jokowi untuk masyarakat Karimun,” ujar Nurdin.

Kepada seluruh elemen masyarakat mempunyai hak pilihnya maka pergunakanlah dengan hati nurani agar pemimpin yang dipilih kelak bisa memberikan kedamaian dan kesejukan bagi seluruh masyarakat dan rakyat Indonesia.

"Semoga pesta demokrasi yang kita laksanakan dapat menguatkan ukhwah islamiya serta mempererat jalinan silaturahmi diantara kita tanpa memandang perbedaan. Harapan Masyarakat saat ini sangat menginginkan kedamaian dan ketentram sehingga bisa melaksanakan aktifitas sosial setiap saat,” kata Nurdin di Masjid Agung Batam.

Menurut Nurdin, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab para Pemerintah Daerah, TNI-Polri berserta seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan kedamaian dan ketentraman agar keutuhan NKRI tidak bisa dipecah belah. Usaha dan upaya dari seluruh stake holder dan sudah melaksanakan berbagai langkah-langkah secara nyata dan meminimalisir terjadinya permasalahan

“Terima kasih kepada Kapolda dan FKPD berserta jajaran atas sinergitas dalam menciptakan suasanan yang aman, tentram dan kondusif. Selalu kita menjaga kerukunan dan keberagaman agar Bangsa Indonesia tetap berdiri kokoh,” kata Nurdin. (Ril)

Saat pertemuan Presiden RI, Joko Widodo dengan Gubernur Kepri Nurdin Basirun dan Walikota Batam, H Muhammad Rudi, beberapa waktu lalu di Batam.

Dinamika Kepri, Batam - Gubernur H Nurdin Basirun mengatakan pembangunan yang dilakukan pemerintah bukan hanya untuk menggerakkan ekonomi. Ada martabat yang muncul dalam pembangunan itu. Pembangunan Jembatan Batam Bintan semakin menunjukkan martabat bangsa di kawasan sekitarnya.

“Pak (Presiden) Jokowi selalu menyampaikan pembangunan itu bukan hanya untuk ekonomi, tetapi ni juga martabat. Sebagai negara besar kita harus punya martabat. Apalagi Kepri berada di perbatasan dan bertetangga dengan banyak negara. Kita bersyukur pembangunan Jembatan Batam-Bintan sudah disampaikan di depan umum,” kata Nurdin usai melaksanakan Safari Subuh di Masjid Al Ikhlas, Perumahan Bandar Srimas, Sei Panas, Batam, Minggu (7/4/2019).

Menurut Nurdin, pihaknya terus mendorong percepatan pembangunan itu. Nurdin yakin Jembatan Batam-Bintan menjadi kebanggaan Kepri dan Indonesia. Banyak negara juga.

Kata Nurdin, membangun jembatan yang hebat-hebat dan menunjukkan kebanggaannya.

Dalam sepekan ini, Nurdin mendampingi kehadiran Jokowi dan Wakil Presiden HM Jusuf Kalla. Nurdin, dalam kesempatan tersebut selalu menyampaikan progres pembangunan Kepri dan sejumlah keinginan masyarakat untuk kemajuan.

Kedatangan Wapres JK awal pekan lalu, semakin mempertegas bahwa dualisme kewenangan di Batam segera diselesaikan. Demikian juga dengan biaya pengiriman dari Batam yang juga dikurangi menjadi semakin rendah, terutama dari Pelabuhan Batu Ampar.

“Ini bagian dari mereformasi birokrasi. Mempermudah layanan untuk investasi. Juga untuk masyarakat,” kata Nurdin, di Masjid Hidayatul Ulum, Sagulung, Ahad siang.

Pada kesempatan itu, Nurdin membagi sedikit kisah tentang kebersamaannya dengan Jokowi. Ada beberapa perbincangan yang menurut Nurdin bentuk kepedulian Jokowi kepada Kepri. Selain soal jembatan, soal Kampung Tua pun ikut dibincangkan.

Dalam perjalanan, Jokowi menelepon Menteri Agraria Tata Ruang dan Kepala BPN Sofyan Djalil. Ada perbincangan untuk segera menyelesaikan Kampung Tua di Batam. Menteri menjanjikan satu bulan tuntas. Namun Jokowi memberi toleransi dan menyampaikan kepada masyarakat tiga bulan ke depan akan tuntas.

Dalam perjalanan itu, Nurdin juga melihat keikhlasan dan begitu rendah hatinya Jokowi. Termasuk menyambut salam masyarakat Kepri ketika dia melewatinya.

Perbincangan lainnya adalah ketika Jokowi menyebutkan perubahan di Batam. Sudah satu tahun lebih Jokowi tidak ke Batam, dia melihat banyak perubahan yang semakin baik.

"Bapak kalau jalan ke Kota (Nagoya dan Batamcentre) jalannya semakin bagus. Kalau Ex officio, akan semakin bagus lagi.” kata Nurdin ke Presiden.

Untuk Jembatan Batam-Bintan, tim Jakarta segera ke Kepri. Sebelumnya, Pemprov Kepri sudah menyerahkan DED Jembatan Batam Bintan ke Menteri Pekerjaan Umum Basuki Hadimoelyono.

Sekdaprov H TS Arif Fadillah mengatakan, tim Bappenas dan Kementerian PU segera ke Kepri untuk mengkoordinasikan pembangunan jembatan. Komunikasi untuk itu juga sudah terjalin.

“Pembangunan jembatan Batam Bintan ini pun sudah masuk RPJM Nasional,” kata Arif, usai Safari Subuh di Masjid Al Ikhlas.

Presiden Jokowi dalam statusnya di facebook, kembali mempertegas tentang pembangunan Jembatan Batam Bintan dan penyelesaian Kampung Tua di Batam. Dalam postingan sekita pukul 11.00 siang Ajad (7/4), Presiden Jokowi menulis bahwa Kota Batam di Kepulauan Riau ini adalah salah satu etalase Indonesia. Kotanya bahkan beradu pandang dengan Singapura di seberang Selat.


Tidak salah kiranya, tulis Jokowi, rakyat di sana berharap banyak agar daerahnya lebih maju. Mereka meminta pemerintah membangun jembatan dari Batam ke Pulau Bintan. Di pulau ini terletak Kota Tanjungpinang, ibu kota Provinsi Kepulauan Riau.

“Selain itu, saya menerima permintaan dari penduduk Kampung Tua, Kampung yang sudah ada sebelum Pulau Batam menjadi kawasan Otorita, agar tanah tempat mereka bermukim mendapatkan sertifikat dari pemerintah. Jika tak ada aral melintang, dalam beberapa bulan ini sertifikat tanah-tanah di Kampung Tua akan kita selesaikan,” tulis Jokowi.


(Ril)

Gubernur Kepri, H.Nurdin Basirun saat Pengukuhan Pengurus DPW AAIPI Kepri Periode 2018-2021 di Aula Kantor Perwakilan BPKP Kepri, Sekupang Kota Batam, Kamis (4/4/2019).

Dinamika Kepri, Batam - Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun mengatakan bahwa Presiden RI Joko Widodo selalu mengingatkan kepada seluruh jajaran dan para Gubernur untuk selalu menggunakan anggaran dengan benar. Selan itu, terus diawasi agar tepat sasaran dan dirincikan dengan sebaik-baiknya agar tidak menjadi permasalahan dikemudian hari.

“Perlu kebersamaan dan dukungan semua agar semuanya tepat sasaran. Karena itu perlu implementasi dan kerja nyata untuk mengawasi dan mendorong pengelolaan keuangan yang baik. Kami juga harapkan masukan dan sarannya Asosiasi Auditor Intern Pemerintahan Indonesia (AAIPI),” kata Nurdin saat Pengukuhan Pengurus DPW AAIPI Kepri Periode 2018-2021 di Aula Kantor Perwakilan BPKP Kepri, Sekupang Kota Batam, Kamis (4/4/2019).

Nurdin mengucapkan selamat bekerja kepada yang sudah dilantik. Mereka diminta langsung berkoordinasi serta bersinergi dengan Pemerintah Daerah sehingga penggunaan anggaran tepat dan terkontrol.

“Semoga memberikan kontribusi yang nyata dalam mengawasi dan membantu mengelola keuangan negara,” kata Nurdin.

Menurut Nurdin, salah satu Program Nasional adalah mencegah korupsi. Para pengurus diharap ikut berperan mencegah terjadinya hal seperti itu.

Nurdin menambahkan ada tiga poin yang akan dilaksanakan Provinsi Kepri dalam jangka pendeknya. Pertama, berbagai inovasi telah dilakukan seperti memangkas birokrasi dengan mempermudah semua proses perijinan tanpa melanggar aturan.

Kedua, dengan letak Provinsi Kepri yang strategis diharapkan menjadi pendorong pembangunan infrastruktur untuk meningkatnya investasi sehingga pendapatan daerah meningkat dan pengelolaan keuangannya juga semakin baik.

Ketiga, Peran serta dari anggota AAIPI bisa maksimal agar keuangan negara bisa diselamatkan dengan tujuan pembangunan kesejahteraan masyarakat serta selalu mengawasinya.

“Mari bekerjasama dan bergandengan tangan agar Provinsi Kepri semakin makmur dalam mensejahterakan masyarakatnya,” kata Nurdin.

Hadir pada kesempatan itu Deputi Kepala BPKP Bidang Perekonomian dan Kemaritiman Dr. Nurdin, AK, MBA, C.Fr.A, Inspektur Jendral Kementerian Keuangan sekaligus Ketua DPN AAIPI Sumiyati, Kepala Perwakilan BPKP Kepri Indra Khaira Jaya.

Hadir juga Irwasda Polda Kepri Kombes Pol Purwelelono, Asisten Pengawasan Kajati Kepri Jasmin Simanullang, Wakil Walikota Tanjungpinang Hj Rahma, Bupati Karimun H Aunur Rafiq Bupati Natuna Hamid Rizal dan Kepala Kantor Badan Kepegawaian Negara Regional XII Drs Margi Prayitno.

Ketua DPW AAIPI Kepri Kepala Perwakilan BPKP Prov. Kepri mengatakan, auditor Internal Pemerintah berperan mengiringi jalannya pemerintahan dan mengawal program pimpinan organisasi/pemerintah daerah agar tetap pada koridor yang tepat.

Saat ini jumlah anggota AAIPI di wilayah Kepri per Desember 2018 sebanyak 264 anggota, walaupun masih terdapat kekurangan tetapi terus berusaha untuk selalu bersinergi melalui organisasi AAIPI ini meningkatkan profesionalisme anggota, diklat, workshop, konsultasi, diskusi dan inovasi-inovasi.

“Semoga AAIPI Kepri menjadi wadah pembinaan, pengembangan dan pembangunan profesi auditor internal agar mendapat ridho Allah,” katanya.

Sementara itu, Ketua DPN AAIPI mengatakan, tanpa kerjasama dan dukungan dari semua pihak mustahil DPW AAIPI dilantik pada hari ini. Asosiasi ini merupakan wadah bagi profesi inspektur dalam mengawasi jalannya pemerintahan.

“Pengawasan tidak akan berjalan tanpa peran serta dan dukungan. Untuk menjadi AAIPI yang kuat dan mampu mengawasi jalannya pemerintah harus dipersiapkan auditor yang memiliki potensi dan kompetensi,” katanya. (Ril)

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Nurdin Basirun (tengah) saat bersama pengurus masjid.

Dinamika Kepri, Lingga - Dalam rangka kunjungan kerjanya di Kecamatan Katang Bidare Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Nurdin Basirun memberikan bantuan berupa Karpet untuk masjid dan Motor Kaisar untuk Kendaraan operasional desa kepada seluruh Desa di Kecamatan Katang Bidare, Linnga, Kamis (4/4/2019).

Bantuan tersebut langsung diserahkan Gubernur kepada masing-masing Kepala Desa. Sedangkan Karpet Masjid diserahkan kepada pengurus masjid.

"Camat Katang Bidare Safaruddin menyampaikan Bahwa bantuan dari Bapak Gubernur berupa karpet masjid adalah untuk kelancaran kegiatan peribadatan dan juga anak-anak mengaji di masjid, Kegiatan ini juga untuk memberikan kenyamanan masyarakat dalam menjalankan ibadah terutama dikarenakan sebentar lagi memasuki Bulan Ramadan ini," ucap Sapar

Lebih Lanjut lagi Katanya Bantuan Motor kaisar adalah untuk keperluan operasional desa, terutama bagi desa benan diharapkan dapat meningkatkan kebersihan desa dalam upaya menunjang pariwisata. dan juga bagi desa-desa lain diwilayah Katang Bidare.

"Saya mewakili pemerintah daerah dan masyarakat Katang Bidare mengucapkan terimakasih atas perhatian Bapak Gubernur Kepada Kecamatan Katang Bidare. Bantuan-bantuan dan pembangunan memang sangat dibutuhkan oleh Kecamatan Katang Bidare yang merupakan  pintu gerbang Kabupaten Lingga" tutup Sapar. (Ril/K5)

Gubernur Kepri, H. Nurdin Basirun saat menyalami warga di turnamen sepakbola Kundur Barat Cup.

Dinamika Kepri, Kundur - Gubernur H Nurdin Basirun mengajak masyarakat Kepri menyukseskan Pemilihan Umum tahun ini. Cara menyukseskannya adalah dengan ikut menggunakan hak suara pada 17 April 2019 ini.

“Kita harap kepada seluruh lapisan masyarakat, terutama mereka yang memiliki hak suara untuk datang ke TPS. Penuhi kewajiban sebagai warga negara,” ajak Nurdin saat menghadiri turnamen sepakbola Kundur Barat Cup, awal pekan kemarin.

Nurdin ingin agar masyarakat Kepri berbondong-bondong mengunakan hak suaranya pada pemilu nanti. Apalagi, berbagai kemudahan sudah ada untuk menggunakan hak suara, seperti menggunakan KTP.

Sejak akhir bulan lalu, Gubernur Nurdin memang terus menyerukan dan mengajak masyarakat untuk berpartisipasi pada pemilu. Pada banyak acara, seperti keagamaan, olah raga dan lainnya, pesan-pesan itu selalu disampaikan Nurdin.

“Marilah berpartisipasi dalam kesempatan ini. Hanya lima tahun sekali,” ajak Nurdin.

Masyarakat Kepri sepertinya memang perlu lebih berpartisipasi lagi dalam pesta demokrasi tahun ini. Secara jumlah pemilih, Kepri memang berada di urutan tujuh terbawah. Sekitar 1,186 juta pemilih DPT yang tercatat.

Meski begitu, pada Pilpres 2014, jumlah golput di Kepri yang paling tinggi secara persentase. Ada sebanyak 40,57 persen warga Kepri yang tidak menggunakan hak suaranya.

Tak heran kalau dalam banyak kesempatan Nurdin selalu mengimbau masyarakat untuk ikut memilih. Mereka di ajak bersama-sama ke 5.410 TPS yang tersebar di seluruh Kepri. (Ril)

Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra,  Sjafri bersama Gubernur  Kepri, H Nurdin Basirun. 

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Pelatih Timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri memuji komitmen Gubernur H Nurdin Basirun terhadap perkembangan sepakbola Kepri. Kehadirannya ke Tanjungpinang juga berkat upaya dari Gubernur Nurdin yang begitu konsen terhadap sepak bola.

“Jangan ragu anak-anak, kalian harus memacu potensi yang dimilki karna memiliki kepala daerah yang begitu peduli terhadap sepak bola,” kata Indra dalam

Sosialisasi Pembinaan Coaching Clinic Gala Siswa Indonesia (GSI) Se Kota Tanjungpinang tahun 2019 di Lapangan Sepak Bola Sulaiman Abdullah, Tanjungpinang, Rabu (3/4/2019) siang.

GSI, kata Indra, merupakan kompetisi yang dimulai dari tingkat kecamatan, tahun kedua dilaksanakan telah banyak melahirkan bibit-bibit muda. Dari GSI juga akan dilakukan pembinaan dalam upaya memunculkan para pelatih bersertifikat dan berkualitas.

“Pemain yang bagus akan lahir dan tumbuh berkembang dengan adanya pelatih yang bagus pula,” lanjut Indra.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Nurdin menyampaikan keyakinannya bahwa anak-anak muda di Kepri memiliki potensi disegala bidang yang menjadi bekal untuk masa depan yang harus terus dikembangkan. Salah satunya di  cabang sepak bola, sehingga perkembangan tersebut dapat mendorong upaya memajukan sepak bola di Kepri.

“Pembinaan yang intensif harus terus dilakukan agar potensi yang dimiliki anak-anak muda di Kepri dapat terus berkembang,” ujar Nurdin.

Pemerintah dikatakan Nurdin, terus menunjukan komitmen yang tinggi dalam memacu hal itu, ditunjukan dengan terus menciptakan sarana dan prasarana penunjang bagi olah raga, tidak hanya di daerah-daerah namun juga dipusat Ibu Kota.

“Kita berharap lapangan sepak bola di Dompak nanti segera selesai tidak hanya itu, disana juga akan dibangunan berbagai sarana olah raga lainnya sehingga dapat menjadi laluan dalam menciptakan generasi muda berkualitas,” lanjut Nurdin.

Keberadaan Pelatih Timnas Indra Sjafri
sendiri dinilai Nurdin sangat tepat dalam memacu semangat para pemain muda, tidak hanya itu setiap ilmu yang disampaikan juga penting bagi para pelatih dan pendidik.

“Saya harap peserta dapat betul-betul mengikuti setiap tahapan dan arahan yang diberikan coach Indra, jangan sia-siakan kesempatan yang ada ini,” pesan Nurdin.

Sementara itu, Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul mengatakan bahwa agenda gala siswa ini merupakan langkah positif dari Dinas Pendidikan dalam upaya membina generasi muda kedepan.

“Apalagi saat ini kita berada di era reformasi dan globalisasi yang begitu maju maka anak-anak kita harus diarahkan ke kegiatan yang positif,” ujar Syahrul.

Kedatangan Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri sendiri dilanjutkan Syahrul sebagai momen yang tepat sehingga mendapatkan motovasi yang lebih tinggi lsgi serta antusias masyarakat terhadap olah raga disepak bola.

“Semoga kedatangan coach timnas Indonesia dapat menjadi motovasi tersendiri bagi insan olah raga di Tanjungpinang,” lanjut Syahrul.

Sosialisasi GSI sendiri berlangsung selama dua hari pada 3 s.d 4 April 2019 dengan mengundang pembicara yakni Pelatih Timnas U-22 Indra Sjafri yang juga selaku perintis dari Gala Siswa, tampak hadir lebih dari 200an orang pelajar tingkat SMP yang telah lolos GSI tingkat Kecamatan.

“Gala siswa sendiri merupakan kebijakan dari Kementerian dalam upaya pembinaan kesiswaan dalam upaya mencari bibit-bibit muda unggul dibidang sepak bola,” ujar Kadis Pendidikan Pemko Tanjungpinang, H. Dadang.

Dadang melanjutkan dari Gala ini juga diharapkan terdapat bibit-bibit yang muncul sehingga dapat direkrut untuk Pemprov Kepri mewakili sepak bola diajang yang lebih tinggi lagi. (Ril)

Gubernur H Nurdin Basirun tandatangani prasasti Proyek yang akan dikerjakan, Rabu (3/4/2019) . 

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Gubernur H Nurdin Basirun menegaskan Kepulauan Riau yang memiliki jumlah kawasan laut lebih besar (96 persen) dari daratan (4 persen) harus mampu berdaya saing tinggi. Salah satunya adalah mempercepat arus ekonomi salah satunya dengan ketersediaan dan layaknya pelabuhan.

“Sarana dan prasarana pelabuhan harus terus ditingkatkan karena arus ekonomi di Kepri dimulai dari pelabuhan,” ujar Nurdin saat meresmikan sejumlah proyek strategis Pemerintah Provinsi Kepri TA 2018 yang dipusatkan di pelabuhan Pelantar II, Tanjungpinang, Rabu (3/4/2019).

Nurdin melanjutkan, arus tersebut salah satunya adalah proses bongkar muat yang mana saat ini Tanjungpinang sebagai Ibu Kota sudah termasuk padat pergerakannya. Kegiatan bongkar muat harus lebih efektif dan efisien sehingga inflasi dapat terus ditekan dan tentunya kebutuhan masyarakat terpenuhi dan tercukupi.

“Arus barang lancar, kebutuhan masyarakat terpenuhi. Tentu pengembangan ini kita terus upayakan, tidak hanya di Ibu Kota, di Kabupaten dan Kota juga terus kita dorong,” lanjut Nurdin.

Beberapa titik permasalahan didaerah menurut Nurdin juga terus diupayakan selesai, seperti masalah kekeringan juga potensi banjir dikala musim hujan tiba yang menyebabkan beberapa titik lokasi perumahan menjadi tergenang air harus segera dicarikan solusi kedepan.

Maka sinergitas antar pemerintah Daerah dikatakan Nurdin pun perlu untuk terus ditingkatkan, kemudian tidak hanya itu sinergi dengan masyarakat juga diperlukan.

“Peran masyarakat penting dari segala sektor saling bekerjasama dan bahu membahu dalam mencapai keberhasilan pembangunan,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah melaporkan bahwa peresmian sejumlah proyek strategis ini sebagaimana arah kebijakan dan prioritas pembangunan, Pemrpov Kepri berkomitmen untuk percepatan pembangunan di segala bidang termasuk infrastruktur.

“Dengan telah resminya sejumlah proyek ini diharapkan dapat segera beroperasi dan dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat,” ujar Arif.

Adapun sejumlah proyek yang diresmikan adalah Pengembangan dan Peningkatan Pelabuhan Kuala Riau (Pelantar 1 dan 2), Peningkatan Dermaga Sri Indera Sakti Pulau Penyengat, Pembangunan Fasilitas Parkir Becak Pulau Penyengat dan Pembangunan Gedung kantor HMI.



Selain itu terdapat sejumlah pembangunan yang terus dilakukan seperti penataan kawasan pulau Dompak, Pintu masuk, Jalan Masuk Kawasan Pemprov Kepri, Jalan Masuk Kawasan Kantor DPRD, Peningkatan kawasan pemukiman masyarakat Kp. Bugis, renovasi Perumahan di Kawasan Teluk Keriting dan Pengadaan Transportasi laut.

Adapun untuk Pengembangan dan Peningkatan Pelabuhan Kuala Riau (Pelantar 1 dan 2) yang mana proyek sendiri telah berjalan sejak 2017 dengan total anggaran sebesar Rp. 32 Miliyar pengerjaan meliputi konstruksi dermaga, tamabatan kapal, ruang tunggu, tambatan tali dan pintu pagar dengan total panjang pelabuhan 200 M.

“Sebelumnya perlu 5-7 hari setelah direnovasi proses bongkar muat dapat langsung selesai,” lapor Arif.

Kemudian untuk Peningkatan Dermaga Sri Indera Sakti Pulau Penyengat dengan pagu anggaran sebesar Rp. 2,6 Milyar meliputi perbaikan ponton, pelantar dan ruang tunggu dan Pembangunan Fasilitas Parkir Becak Pulau Penyengat dengan pagu anggaran sebesar Rp. 1,4 Miliyar.

“Pembangunan ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi warga dan wisatawan dengan tersedianya fasilitas dipelabuhan dan kawasan parkirnya,” lanjut Arif.

Kemudian untuk Pembangunan Gedung kantor HMI sendiri dibangun ditanah seluas 418 Meter2 dengan luas bangunan 224 Meter berlantai dua.

Dalam kesempatan tersebut juga diserahkan sejumlah bantuan antara lain 1 unit Cold Storage Mobile untuk Pemerintah Kota Tanjungpinang, Peralatan Bakar Otak-Otak sebanyak 20 set bagi Pelaku Usaha IKM, Mesin Jahit sebanyak 30 buah Pelaku Usaha IKM di Tanjungpinang dan Bintan serta 250 pcs sembako untuk buruh dan pekerja di pelantar 1 dan 2.

Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul mewakili masyarakat mengucapkan terimakasih kepada Pemerintah Provinsi Kepri atas pembangunan yang telah dilakukan dan diharapkan sinergitas ini dapat terus terjalin dengan baik bagi kemajuan daerah.

“Apalagi Tanjungpinang sebagai wajah dari Kepri sebagai Ibu Kota, kita akan terus menjalin kerjasama diberbagai pembangunan dalam rangka mewujudkan kemajuan daerah,” ujar Syahrul.

Terkait kemajuan daerah, Syahrul melanjutkan bahwa itu ditandai dengan perubahan, maka komitmen untuk terus intens berkomunkasi akan terus di lakukan.

“Salah satunya adalah dengan pembangunan sumber daya manusia yang menjadi titik perhatian kita, karna salah satu unsur keberhasilan pembangunan dipengaruhi oleh manusia,” lanjut Syahrul.

Tampak Hadir pada kesempatan tersebut yakni dihadiri Danlantamal IV Tanjungpinang Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, Danlanud RHF Kolonel Pnb Elistar Silaen, Wakil Wali Kota Tanjungpinang Rahma, Asisten I Raja Ariza, Asisten II Syamsul Bahrum, Sejumlah Kepala OPD, Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi, Ketua LAM Provinsi Kepri H Abdul Razak, tokoh Masyarakat beserta tamu undangan lainnya. (Ril)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.