Tampilkan postingan dengan label Natuna. Tampilkan semua postingan

Komandan Lanal (Danlanal) Ranai Kolonel Laut (P) Dofir (kanan) bagi Sembako ke masyarakat.

Dinamika Kepri, Natuna - Peduli dampak Covid-19, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai melakukan program bantuan peduli Covid-19 kepada masyarakat Natuna, Rabu (19/5/2020)

Kegiatan Karya Bakti TNI Angkatan Laut di wilayah perbatasan yang dilakukan selama dua hari itu, TNI AL membagian paket Sembako dan masker gratis ke masyarakat di Kelurahan Batu Hitam, Kelurahan Pengadah dan Keluruhan Kelanga Kabupaten Natuna Kepulauan Riau.

Adapun paket sembako yang dibagikan tersebut yakni sebanyak 550 paket sembako dan 2.400 buah masker.

Mereka yang dibagi di mana setiap Kepala Keluarga (KK) mendapatkan 1 paket sembako berupa beras 3 kg, minyak goreng 1 liter, mie instan 10 dus dan kecap 1 botol dan masker sesuai jumlah dalam KK.

Terkait kegiatan itu, Komandan Lanal (Danlanal) Ranai Kolonel Laut (P) Dofir disela-sela kegiatan mengatakan, kegitan yang merka lakukan sebagai bentuk peduli terhadap masyarakat yang terdampak Covid-19.

"Pembagian paket sembako dan masker ini merupakan bentuk wujud kepedulian Lanal Ranai terhadap masyarakat terdampak Covid-19. Tak hanya sembako, masker juga dibagikan agar dapat digunakan untuk perlindungan diri dari wabah Covid -19," terang Danlanal Ranai, Kolonel Laut (P) Dofir.

Danlanal menambahkan katanya, selain memberikan paket sembako dan masker, Lanal Ranai juga turut mensosialisasikan adanya kebijakkan Pemerintah dalam upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Lebih lanjut Danlanal Ranai mengatakan, pihaknya sangat berharap bantuan yang diberikan itu dapat meringankan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan, sehingga dapat memberikan manfaat bagi pihak-pihak penerima, dan sekaligus dapat menciptakan hubungan yang harmonis antara Lanal Ranai dengan masyarakat sekitar.

Sebagai informasi, kegiatan di hari kedua dilaksanakan di Desa Pengadah Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna, kegiatan dipimpin oleh Paspotmar Lanal Ranai Mayor Laut (T) Teuku Faidil Sulung, didampingi oleh Pasminlog Lanal Ranai Kapten Laut (T) Agung, Kaur Daya Guna Potmar Lanal Ranai Kapten Laut (P)  Teguh Budi Santoso, Dandenpomal Lanal Ranai Kapten Laut (PM) Deni Iqbal dan Danposal Penagi Letda Laut (P) Susetyo Budi. (Ril)

Personil TNI  melakukan tanam sayur mayur.

Dinamika Kepri, Natuna - Dalam menghadapi wabah Covid-19 yang terus berkepanjangan, Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Ranai dan Komando Distrik Militer (Kodim) 0318/Natuna, bekerja sama dalam melakukan pemanfaatan lahan tidur yang ada di Komplek Perumahan Lanal Ranai, Rabu (13/5/2020).

Lahan seluas 500 M2 yang berlokasi di Komplek Perumahan Lanal Ranai itu, akan dimanfaatkan untuk berkebun dan beternak unggas.

"Kegiatan ini dilakukan dalam upaya mendukung program Pemerintah dan Pimpinan TNI tentang ketahanan pangan di Ranai, Natuna," ucap Komandan Lanal (Danlanal) Ranai Kolonel Laut (P) Dofir.

Suasana gotong royong bersihkan lahan 500 M2 di Komplek Perumahan Lanal Ranai, Rabu (13/5/2020).  
Menurutnya, adapun salah satu kegiatan ketahanan pangan tersebut adalah dengan mengolah lahan tidur jenis tanaman yang ditanam yaitu jagung, ketela pohon, kacang panjang, serta hidroponik sawi/pokcoy, sedangkan untuk beternak adalah jenis ungggas ayam.

Didampingi oleh Komandan Kodim (Dandim) 0318/Natuna Letkol Czi  Ferry Kriswardana, Danlanal Ranai Kolonel Laut (P) Dofir mengatakan, kegiatan itu harapnya dapat memberikan mamfaat.

"Melalui kegiatan ini diharapkan bisa memberikan manfaat dalam mengantisipasi kebutuhan pangan yang harganya semakin melambung tinggi di tengah wabah Covid-19. Dengan menanam tanaman sayur mayur dan beternak unggas ini dapat dimanfaatkan apabila sewaktu-waktu terjadi krisis kebutuhan pangan di lingkungan Lanal Ranai," terangnya.

"Ini juga sebagai bentuk nyata dalam menghadapi pandemik virus Covid-19 di mana ketahanan pangan harus diperkuat," tutupnya. (Ril)

Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto.

Dinamika Kepri, Natuna - Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto meresmikan sejumlah proyek infrastruktur di Kecamatan Batubi, Kabupaten Natuna, Senin (23/12).

Beberapa proyek yang diresmikan tersebut adalah pembangunan jembatan Sungai Tengah Tiga Batubi, pembangunan jalan Padang Angus-Jemaja, pembangunan jalan Pulau Tiga Slading dan pembangunan pelabuhan apung HDPE Tanjung Persenangan ke daerah Nyit-nyit.

Dalam kesempatan ini Isdianto mengajak agar proyek-proyek infrastruktur yang membutuhkan dana besar bisa segera diselesaikan, bagaimanapun juga caranya. Tujuannya agar bisa dimanfaatkan segera oleh masyarakat setempat.

Adapun masalah pembiayaan, diakui Isdianto jika dana APBD Kepri memang tidak besar sehingga tidak bisa diandalkan untuk membiayai semua proyek infrastruktur yang ada di daerah-daerah. Dan solusinya adalah dengan mengadu ke Pemerintah pusat untuk agar dibantu.

“Sejak 2015 kita sudah milai melakukan pembangunan infrastruktur di Natuna ini. Terutama jalan dan jembatan. Total sudah lebih Rp80 miliar. Dan diprediksi masih butuh dana sekitar Rp120 miliar lagi untuk menggesa kekurangan disini,” kata Isdianto.

Tepatnya kekurangan dana untuk target penanganan jalan trans Batubi-Kelarik adalah sebesar Rp125 miliar. Untuk itu Isdianto mengajak Pemerintah Kabupaten Natuna bersama-sama Penprov Kepri menjolok ke pusat, agar cepat terpenuhi dan pembangunan segera terselesaikan.

“Dana itu besar bagi kita, paling hanya Rp20 miliar bisa kita bantu setiap tahunnya. Dan akan mmbutuhkan waktu 6 tahun sampai selesai. Makanya, saya tidak mau ini berlama-lama, tapi tidak mungkin juga mengandalkan APBD yang kita punya. Jalan terakhirnya, kita sama-sama berangkat ke Jakarta,” ujar Isdianto.

Sementara itu Kadis PU Abu Bakar dalam laporannya mengatakan, sejak tahun 2015 hingga 2019 Pemprov telah menggelontorkan dana untuk membangun infrastruktur di Natuna dengan nilai total lebih Rp80 miliar.

Masing-masing untuk peningkatan jalan Trans Batubi- Klarik, jalan Trans Batubi-Tanjung Kudu/Sedanau, jembatan Sungai Tengah 1 bentang 30 meter, jembatan sungai tengah 2 bentang 20 meter dan Sungai Curing bentang 40 meter.

Untuk tahun 2020 nanti Pemprov Kepri juga sudah menganggarkan dana sebeaar Rp35 miliar untuk Kabuoaten Natuna guna melanjutka pembangunan jalan Trans Batubi-Kelarik.

“Seprti arahan Gubernur, bahwa pembangunan infrastruktur ini adalah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah. Dalam hal ini khususnya masyarakat di Kabupaten Natuna,” kata Abu Bakar. (Ril)

Dinamika Kepri, Natuna - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan pembangunan tak akan pernah berhenti apalagi untuk Natuna dan kabupaten kota lainnya. Pembangunan yang dilakukan Pemprov tak akan pernah berakhir adan akan sangat panjang dan terus menerus.

“Masih banyak lagi yang harus dibangun. Dengan bersilaturahmi, kita jadikan komunikasi untuk menata dan membangun negeri yang kita cintai ini. Pemerintah saling sinergi. Masyarakat terus mendukung,” kata Nurdin dalam rangkaian kunjungan kerja empat hari di Natuna, Senin (17/6).

Nurdin yang didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah,  seperti tak menyediakan waktu istirahat karena terus beraktivitas dari subuh ke malam hari. Apalagi selama empat hari di Natuna sejak Jumat (14/6) lalu.

Begitu menjejakkan kaki di negeri paling utara NKRI ini, Nurdin langsung melakukan Safari Jumat di Masjid Agung Ranai. Usai shalat, Nurdin bersikaturahmi dengan ratusan jamaah. Dari Masjid Agung, Nurdin bergerak ke RSUD Natuna.

Setelah melakukan peninjauan, Nurdin langsung bergerak ke Sedanau. Setelah melakukan perjalanan darat dan laut, aktivitas di Sedanau langsung dilakukan. Di antaranya bersilaturahmi dan menjemput aspirasi masyarakat.

“Terima kasih kami sudah merasakan peningkatan infrastruktur dan hasil pembangunan yang lainnya walaupun belum sempurna,” kata Ketua LAM Sedanau.

Di Sedanau, Nurdin meninjau pembangunan jalan provinsi. Nurdin juga meninjau Tol Laut yang sedang bersadar dan siap mengangkut orang dan barang dari Natuna. Sejumlah anak-anak PAUD juga dimotivasi Nurdin di sela-sela meninjau Tol Laut.

Aktivitas Safari Subuh dilaksanakan di Masjid An Nur Ranai Natuna, Masjid Jami Ranai Kota. Demikian juga aktivitas Zuhur, Ashar, Maghrib dan Isya di berbagai Masjid sekaligus menjemput aspirasi dan mencsrikan solusi. Di antara masjid-masjid itu adalah Masjid Al Manar Sepempang, Masjid Ibnu Salim Ranai Darat.

Pada Sabtu (15/6), sejak pagi Nurdin menghadiri Halalbihalal Pemprov Kepri bersama masyarakat Natuna di Pantai Kencana. Sejumlah proyek diresmikan dalam rangkaian acara tersebut.

Nurdin juga meresmikan Gedung SLB Natuna dan  Gedung Serbaguna SMA Negeri 2 Natuna. Sektor olah raga juga mendapat perhatian Nurdin dalam kunjungan itu. Di antaranya pada pertandingan Futsal Ranai Natuna dan Bola Voley di malam hari.

Kawasan perikanan yang dikunjungi Nurdin akhir 2017 kini disinggahi lagi. Apa yang dijanjikan pada tahun itu sebagai besar sudah dibangun. Tinggal satu lagi yang sedang dilelang tahun ini. Jalan, Jambat Labuh, Kantor UPTD, semua sudah selesai. Aktivitas Ahad Nurdin dilanjutkan dengan membuka Festival Pulau Senoa.

Menurut Nurdin, perhatian pembangunan untuk Natuna ini sangat istimewa. Tak hanya sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten, pemerintah pusat juga memberi perhatian serius.

Banyak potensi Natuna yang terus dikembangkan. Sinergi antara pemerintah akan membuat pembanguna itu semakin tepat. Apalagi Nurdin pun ikut turun bersilaturahmi menjemput aspirasi dan mencarikan solusi.

“Masyarakat sehat, masyarakat kuat dan masyarakat baik maka daerah pun akan maju dan sejahtera,” kata Nurdin.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadilah melaporkan halal bihalal Pemprov Kepri disejalankan dengan peresmian proyek strategis serta penyerahan bantuan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Guru tidak tetap atau non ASN di Kabupaten Natuna. Dalam suasana Syawal 1440 H, pada hari kemenangan yang sangat berbahagia, Arif mengajak semua memperkokoh persaudaraan di daerah yang bercirikan kepulauan.

“Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan bathin. Pemerintah Provinsi melaksanakan ini sangat berarti penting dalam menjaga silaturahmi yang tentunya senantiasa menjaga hubungan seluruh daerah guna pereratkan hubungan, dengan demikian maka semua bentuk koordinasi juga akan menjadi lebih mudah kita dilakukan,” kata Arif.

Proyek strategis ini, lanjut Arif ialah merupakan pembangunan yang sesuai dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan.

Pemerintah Provinsi sendiri sangat berkomitmen melakukan percepatan pembangunan disegala bidang, apalagi pembangunan dan peningkatan infrastrutur yang ada wilayah Kepulauan Riau.

“Kegiatan ini selesai pada tahun 2018 kemarin, jadi pada hari ini akan diresmikan langsung oleh Gubernur sebanyak lima secara simbolis. Maka proyek proyek strategis yang lainnya dinyatakan dapat dioperasikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat langsung,” tambah Arif.

Adapun proyek strategis yang diresmikan antara nya Tiga jembatan di ruas jalan Bukit Leman-Trans Batubi dengan total anggaran Rp16,5 miliar dengan rincian Jembatan Sungai Curing panjang 35 meter dan lebar 9 meter, Jembatan Sungai Tengah I panjang 35 meter dan lebar 9 meter.

Jembatan Sungai Tengah II panjang 20 meter dan lebar 9 meter. Pembangunan Gedung Serba Guna SMAN 2 Bunguran Timur dengan pagu anggaran Rp925 juta yang berukuran 12 x 18 meter persegi terdiri dari ruang kamar mandi, WC 2 unit dan ruang ganti pakaian 1 unit.

Pembangunan Kantor Pengawasan SDKP yang total anggaran 1,95 miliyar yang bersumbet Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018 dengan luas bangun 20 x 28 meter.

Dalam rangka percepatan pembangunan di Kabupaten Natuna, ada beberapa proyek yang masih perlu pengerjaan lanjutan antara lain ialah Peningkatan Jalan Bukit Leman-Trans Batubi-tanjung Kudu Sedanau dengan besar anggaran Rp39,2 miliar dengan pembangunan sebanyak 3 tahap dari tahun 2016 sampai 2018 dengan panjang jalan 7,40 Kilometer.

Pembangunan Jalan Trans Batubi-Kelarik dengan anggaran sebesar Rp42,2 miliar selama 3 tahap dari tahun 2016 sampai 2018 yang panjang jalan terealisasi sepanjang 28,27 kilometer dari total 48,27 kilometer.

Pengembangan dan Peningkatan Pelabuhan Penagi dengan total anggaran Rp50,5 miliar selama 3 tahap dari tahun 2017 sampai 2019, nilai pengembangan 2017-2018 sebesar Rp25,5 miliar yang semula dermaga 10 x 70 meter bertambah menjadi 12 x 105,55 meter sehingga panjang totalnya 175,55 meter.

Pembangunan Unit Sekolah Baru SLB Kabupaten Natuna dengan total anggaran Rp2,2 miliar yang luas lahan 10.000 meter persegi yang terdiri dari ruang aula, ruang terapi, ruang majelis guru, ruang mushalla, ruang UKS, 4 buah ruang praktek.

Selain peresmian proyek tersebut, Pemerintah Provinsi Kepri pada tahun 2019 akan membangun beberapa kegiatan di Kabupaten Natuna yaitu Pembangunan Jalan Desa Pulau Tiga menuju Desa Selading Kecamatan Pulau Tiga.

Pembangunan Jembatan Sungai Tengah III Ruas Jalan Bukit Leman-Trans Batubi. Peningkatan Jalan Padang Angus-Cemaga. Pembangunan Pelabuhan Nyi Nyit Kecamatan Pulau Tiga. Pengadaan Sarana Prasarana Tambatan Perahu di Pering.

Dalam kesempatan ini juga penyerahan SK GTT non ASN dengan total sekitar 200 orang dan penyerahan bantuan kegiatan nilai keagamaan sebesar 298,8 juta rupiah kepada guru TPQ sebanyak 462 orang, guru MDT (Madrasyah Diniyah Ta’miliyah), guru MDA (Madrasyah Diniyah Awaliyah) sebanyak 60 orang Penyuluh Agama Islam non ASN sebanyak 48 orang serta imam masjid, Hafizs quran sebanyak 6 orang.

Selain itu, penyerahan bantuan berupa Handraktor 6 unit, Kultivator 2 unit dan Pompa Air 5 unit dengan penerima ialah 1.

Unit pelayanan jasa alsintan (UPJA) Cipta Karya, Desa Payak Kecamatan Serasan Timur menerima Handraktor 2 unit 2.

Unit pelayanan jasa alsintan (UPJA) Karya Sejahtera, Desa Tapau Kecamatan Bunguran Tengah menerima Kultivator 1 unit 3.

Unit pelayanan jasa alsintan (UPJA) Pelawan, Desa Semedang Kecamatan Batubi menerima Handraktor 2 unit dan Pompa Air 5 unit 4.

Unit pelayanan jasa alsintan (UPJA) Bangkit, Desa Batubi Jaya Kecamatan Bunguran Batubi menerima Handraktor 2 unit dan Kultivator 1 unit.

Sekretaris Daerah Natuna, Wan Siswandi mengapresiasikan Pemerintah Provinsi yang tidak membedakan dengan masyarakat yang jauh, dimana Natuna adalah daerah wilayah Kepri yang terjauh paling ujung utara indonesia

“Kami menyambut baik sebesar besarnya kepada Pemerintah Provinsi Kepri, yang mana beliau (Gubernur) tidak ada beda membeda antara masyarakat satu dengan lainnya. Bahwasanya tiada pilah mempilah suatu daerah dengan daerahnya,” kata Wan Siswandi

Pemerintah Natuna, lanjut Wan Siswandi sangat berharap uluran uluran kegiatan yang sangat besar karena untuk pembangunan di Natuna sangat tinggi pembiayaan anggaran guna tercapainya pembangunan yang maksimal.

“Kami sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah Provinsi, yang sangat besar anggaran yang untuk membangun natuna. Maka dengan ini kita ingin bersama sama satu pikiran dalam pembangunan dan pengembangan daerah yang sangat luas pulau ke pulau lainnya,” kata Wan. (Ril)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.