Tampilkan postingan dengan label Lingga. Tampilkan semua postingan

Pjs Bahtiar Hadiri HUT Lingga Sekaligus Pantau Pilkada dan Protokol Kesehatan
Pjs. Gubernur Kepulauan Riau, Bahtiar saat menaiki kapal Fery menuju Kabupaten Lingga. (Foto: Humas Pemprov Kepri)

Dinamika Kepri, Lingga - Pjs. Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Daik, Kabupaten Lingga. Kunjungan ini dalam rangkaian Sempena HUT Lingga dan menghadiri beberapa kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Lingga pada, Jumat (20/11/2020).


Turut ikut mendampingi Pjs. Ketua PKK Provinsi Kepri, Shofa Marwah Kepala Dinas Kesehatan M. Bisri, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Saut, Kepala Biro Umum Martin, Plt. Kepala Biro Humas Protokol dan Penghubung Zulkifli serta beberapa Pejabat Pemprov Kepri.



Tepat pukul 07.30 WIB, Bahtiar beserta rombongan berangkat dari pelantar 1 Tanjungpinang menggunakan Kapal Privet Jet dan tiba pukul 10.30 WIB, di Pelabuhan Sei Tenam, Daik Lingga dan disambut oleh Pjs. Bupati Lingga Juramadi Esram beserta jajaran.


Setibanya di Pelabuhan tersebut, Bahtiar langsung menuju ke Gedung Daerah dan melaksanakan sholat Jum’at berjamaah (dengan penerapan Protokol Kesehatan) di masjid Sultan Riau Daik Lingga.


Jika pada siang hari Dirjen Polpum Kemendagri ini melakukan Rapat Koordinasi Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 dan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Lingga serta Penyerahan Bantuan Masker di Aula Kantor Bupati Lingga, maka pada malam hari dirinya dijadwalkan akan menghadiri Syukuran Hari Jadi ke-17 Kabupaten Lingga Tahun 2020 di Halaman Kantor Bupati Lingga.


Disela-sela waktu tersebut, pada sore hari Putra kelahiran Bone tersebut, melakukan ziarah ke makam-makam para Raja terdahulu yang berada di Daik, Lingga.


Pada Sabtu (21/11), Bahtiar beserta rombongan selanjutnya kembali ke Ibukota Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang melalui pelabuhan Sei Tenam, daik Lingga pada pukul 09.00 WIB.


“Selain menghadiri Hari Jadi Kabupaten Lingga, saya juga ingin memantau penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat, selain itu, juga ingin mendengar dan melihat secara langsung serta mengkoordinasikan unsur terkait agar pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Lingga berjalan baik di tengah pandemi covid-19,” ungkapnya. (Ril)

Tabrak Karang, Kapal KM. Batera Melayu Bermuatan Alat Medis Terdampar Nyaris Tenggelam
Kondisi Kapal KM. Batera Melayu saat ditemukan petugas Satpolairud Polres Lingga.

Dinamika Kepri, Batam -   Kapal KM. Batera Melayu bermuatan alat - alat medis berangkat dari Pelabuhan Kute Dabo menuju Pelabuhan Senayang Lingga, Senin (9/11/20) sekitar pukul 07.00 Wib mengalami kecelakaan dengan menabrak karang hingga kandas dan terdampar di Perairan Pulau Kekek Kecamatan Selayar Kabupaten Lingga, 


Hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S didampingi Dirpolairud Polda Kepri Kombes Pol Gieuseppe Reinhard Gultom, S.IK kepada media, Senin (9/11/2020) siang pukul 13.00 Wib.



Dijelaskannya, pada hari Senin tanggal 9 November 2020 sekira pukul 07.20 Wib di dapat informasi bahwa adanya kapal yang kandas di perairan depan Pulau Kekek dengan titik Koordinator 0°.19' 205” S 104°30’ 082”E Kec. Selayar Kab. Lingga. Atas informasi tersebut KP. XXXI - 1005 Satpolairud Polres Lingga mendatangi TKP.


Pada saat di TKP berdasarkan keterangan Nakhoda An. Abdul Rahman bahwa pada hari Senin tanggal 9 November 2020 sekira pukul 05.40 Wib Kapal KM. Batera Melayu Berangkat dari Pelabuhan Kute Dabo dengan tujuan Pelabuhan Senayang, Lingga.


"Adapun kapal tersebut bermuatan alat - alat medis, pada saat dalam perjalanan sekira Pukul 07.00 wib yakni di perairan depan Pulau kekek Kec Selayar Kapal tersebut menubruk karang hingga kandas, pada saat air surut kapal menjadi miring dan masuk air laut, maka atas kejadian tersebut Nakhoda meminta bantuan kepada kapal lain agar membantu memindahkan muatannya ke kapal lain dan alat - alat medis tersebut berhasil di pindahkan," ucap Kabid Humas Polda Kepri.


Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, terkait alat-alat medis yang diangkut kapal, kemudian pihak kepolisian telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait.


"Saat ini Nakhoda beserta dua ABK dalam keadaan selamat dan kerugian materil yaitu kapal dan alat-alat medis. Tindakan kepolisian yang dilakukan dalam penanganan laka laut tersebut yaitu mendatangi dan mengamankan TKPdan melakukan interogasi kepada Nakhoda dan ABK Kapal dan melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait," tutup Kombes Pol Harry Goldenhardt S.  (Ril)

Polres Lingga, Instansi Terkait dan Ormas Gelar Apel Kesiapsiagaan Hadapi Bencana Hidrometeorologi
Sekda Kabupaten Lingga, Syamsudi.

Dinamika Kepri, Lingga - Polres Lingga bersama instansi terkait dan Ormas Kabupaten Lingga menggelar Apel Kesiapsiagaan menghadapi Bencana Hidrometeorologi (faktor Cuaca) tahun 2020/2021 tingkat Kabupaten di Lapangan Apel Polres Lingga, Jum'at (6/11/2020).



Pelaksanaan Apel Kesiapasiagaan dipimpin oleh Sekda Kabupaten Lingga Syamsudi, S.pd dihadiri  Oleh Asisten II Pemkab. Lingga YUSRIZAL, SE, Kapolres Lingga AKBP Arief Robby Rachman, SH, SIK, M. Si, Danlanal Dabo Singkep LETKOL (P) Laut Zul Fahmi S.Tr.,Hanla, Danramil Dabo Singkep Kapten (ARM) Ismarli Koto, Ka. Bandara Dabo Singkep Andy Hendra Suryaka, Kasiops Satpol pp Kab. Lingga Abdul Manaf, OPD Kab. Lingga, Ormas Kabupaten Lingga  Perwira Polres Lingga dan Peserta Apel kesiapsiagaan melibatkan gabungan unsur BPBD, SAR, TNI, Polri dan Ormas.


Kapolres Lingga AKBP Arief Robby Rachman, SH, SIK, MSI. menyampaikan bahwa, Dilaksanakannya Apel Kesiapsiagaan ini dalam rangka antisipasi dampak La nina berupa Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Lingga.


"Dalam Pelaksanaan Apel kesiapsiagaan dipimpin oleh Kepala Daerah dalam hal ini Bupati Lingga yang diwakili oleh Sekda Kabupaten Lingga Syamsudi, S.pd." tutur Kapolres.


Lebih lanjut Kapolres mengatakan,  diadakannya Apel siapsiagaan ini guna menyamakan persepsi dalam rangka kesiapsiagaan penanggulangan bencana alam, apabila terjadi di Kabupaten Lingga.


Ia mengharapkan kepada masyarakat Kabupaten Lingga untuk bersama-sama antisipasi terhadap Dampak La Nina mengakibatkan bencana Hidrometeorogi dan Melaporkan kepada pihak terkait, apabila terjadi bencana. 


Setelah selesai melaksanakan Apel Kesiapsiagaan  kemudian dilanjutkan pengecekan kesiapan Kendaraan,alat alat SAR dan penjelasan perkiraan cuaca okeh BMKG Kabaputen Lingga. (Ril)

Kapolres Lingga AKBP Boy Herlambang, SIK., M.SI saat memberikan sambutan di Coffee Morning bersama wartawan di Dabo Singkep, Lingga, Jumat (16/10/2020) pagi

Dinamika Kepri, Lingga - Kapolres Lingga, AKBP Boy Herlambang  melakukan Coffee Morning bersama para wartawan yang ada di Dabo Singkep, Lingga, Jumat (16/10/2020) pagi.


Selain bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi, AKBP Boy Herlambang  juga mengajak para wartawan  untuk berkerja sama dalam menjaga kondusifitas, agar perjalanan dan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Lingga dapat berjalan kondusif dan aman.


"Ini kali pertama kita dapat berkumpul coffee morning  bersama semua insan jurnalis dari beberapa organisasi kewartawanan yang ada di wilayah hukum Polres Lingga. Adapun tujuan coffee morning  ini adalah untuk mempererat silaturahmi, karena antara Polri dan media itu adalah bagian yang tak terpisahkan,” kata AKBP Boy Herlambang dalam sambutannya.  



“Meskipun hasrat untuk duduk ngopi bersama ini sudah direncanakan jauh hari sebelumnya, namun dikarenakan kesibukan yang berkenaan Covid-19, maka baru hari ini bisa terwujud,” lanjutnya.


Boy Herlambang menambahkan, katanya, dalam menjaga suasana kondusif jelang Pilkada ini, peran media sangat penting dan dibutuhkan dalam menjaga kondusifitas di Kabupaten Lingga, karena media adalah pemberi informasi langsung ke publik.


Pintanya, wartawan yang memberitakan terkait Pilkada maupun tentang penanganan Covid-19, dapat memberikan edukasi kepada publik. 


Tak hanya membahas soal menjaga kondusifitas jelang Pilkada, AKBP Boy Herlambang  pada kesempatan itu juga berpamitan. 


“Saya juga minta maaf, karena selama 8 bulan saya menjabat sebagai Kapolres Lingga, baru kali ini kita bisa bertemu seperti ini. Dan saya juga mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan awak media yang selama ini telah ikut bekerja sama selama saya bertugas di Lingga. Di sini juga saya menyampaikan sekaligus mohon pamit, karena saya telah dipindah tugaskan ke tempat yang baru yakni di Polda Kepri. Namun pun walau begitu, saya berharap silaraturahmi ini tetap terus berjalan kedepannya,” ujar AKBP Boy Herlambang. 


 Sebelum mengakhiri kata dia, selama dirinya bertugas di Kabupaten Lingga, kondisi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas ) di Lingga berjalan dengan aman dan kondusif. 


“Peran media sangat penting, sebab tanpa media Polri bukanlah apa-apa. Dan alhamdulillah, selama saya menjabat sebagai Kapolres Lingga, situasinya  aman dan kondusif, dan saya merasa bahwa waktu tugas saya 8 bulan ini, terasa sangatlah singkat,” tutupnya.


Turut hadir di Coffee Morning itu dihadiri insan media dari berbagai organisasi kewartawanan di antaranya dari PWI, AJI, IWO, AJOI dan juga dihadiri para perwira di Polres Lingga. (Ril)

Dinamika Kepri, Lingga - Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) H. Isdianto melantik Kepengurusan PMI (Palang Merah Indonesia) dan Bulan Sabit Merah tingkat Kecamatan Se Kabupaten Lingga untuk Masa Bakti Tahun 2020 - 2025.

Pelantikan dilakukan di gedung Nasional Dabo Singkep Kabupaten Lingga Pada Selasa (22/9/2020) sekira Pukul 09:00 Wib.

Hadir dalam acara tersebut dihadiri staf, asisten I dan Kepala Dinas Provinsi Kepulauan Riau, Wakil Bupati Lingga, Ketua DPRD Lingga, Kapolres Lingga, Danlanal Dabo Singkep, Danramil, Camat se Kabupaten Lingga, Kepala Desa se Kabupaten Lingga, tokoh Agama dan tokoh masyarakat Lingga.

Acara diawali dengan pembacaan naskah pelantikan oleh Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), penyerahan bendera dan penandatanganan berita acara pelantikan pengurus PMI  Kecamatan yang didampingi wakil Bupati Lingga M.Nizar dan Ketua DPRD Lingga serta anggota komisi.

 "Pertama - tama saya mengucapkan selamat kepada kepengurusan yang baru saja dikukuhkan. Semoga dengan telah dikukuhkan, PMI yang ada di kecamatan dapat bekerja sama dan dapat membantu masyarakat yang ada di tempat kita masing-masing. Besar harapan saya ini dapat membantu pemerintah dan semua kegiatan yang ada di kecamatan," kata Isdianto dalam sambutannya.

"Dengan keberadaan PMI ini saya sangat berharap banyak dapat membantu secara bijak untuk masyarakat kita tentunya. Selain daripada itu juga seperti yang kita ketahui bersama bahwa saat ini kita sedang dilanda dengan yang namanya musibah Covid-19 , nah ini juga  butuh peran serta kita semua," tutup Isdianto.

Dalam acara itu Gubernur Isdianto secara simbolis juga menyerahkan bantuan hibah berupa 4 unit mobil bus kepada Pemerintah Kabupaten Lingga yang mana di terima langsung oleh Wakil Bupati Lingga, M.Nizar. (Ril)

Di Sidang Paripurna DPRD Lingga Alias Wello Sampaikan APBD 2021 Minta Tetap Utamakan Program Sektor Penting
Bupati Lingga H Alias Wello.
Dinamika Kepri, Lingga - Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kabupaten Lingga gelar sidang Paripurna  yang bertempat di ruang rapat kantor DPRD Kabupaten Lingga, Selasa (24/08/2020).

Dikesempatan tersebut ada tiga Agenda yang di bahas, tentang penyampaian hasil Harmonisasi dan finalisasi Kebijakan Umum APBD dan PPAS tahun Anggaran 2021.

Selanjutnya, Permintaan persetujuan atau kesepakatan bersama Tentang kebijakan umum APBD dan PPAS Tahun Anggaran 2021.

Kemudian, Penandatanganan MoU Kebijakan Umum APBD dan PPAS APBD Tahun Anggaran 2021.

Kehadiran Bupati Lingga H Alias Wello pada kesempatan tersebut mengatakan, bahwa APBD 2021 tetap mengutamakan program maupun kegiatan sektor penting yang strategis serta memberikan pengaruh besar terhadap sektor-sektor pendukung lainnya.

Total APBD tahun 2021 yang telah disepakati bersama melalui kebijakan umum anggaran dan PPAS sebesar Rp. 723.214.156.362. Hal ini dapat di asumsikan belum termasuk dengan besaran anggaran DAK dan DED.

"Biasanya DED cenderung Meningkat tahun ke tahun, dengan tidak berspekulasi dapat di prediksi biasanya berkisar ±180 miliar", Kata Bupati Lingga, H Alias Wello.

Untuk itu, rencana belanja yang telah tersedia dalam kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara tersebut, bisa saja nanti mengalami pergeseran dalam pembahasan bersama sesuai dinamika dalam pembahasan APBD nantinya.

"Kita bersyukur, karena baru saja kita mendengarkan penyampaian tiga Agenda serta menyaksikan prosesi penandatanganan nota kesepakatan kebijakan umum anggaran dan plafon anggaran sementara APBD tahun Anggaran 2021," ucap Bupati yang akrab disapa Awe.

Dengan demikian, Kebjikakan umum anggaran rencana prioritas plafon anggaran sementara merupakan bagian dari siklus pembangunan daerah yang tahapannya telah di atur secara jelas dalam Permendagri tentang penyusunan APBD yang telah di tetapkan setiap tahunnya.

"Kami juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan serta anggota DPRD, karena telah mendatangani nota kesepakatan kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara tahun anggaran 2021. Dengan demikian kita telah melalui tahapan penting dalam siklus pembangunan daerah", Awe mengungkapkan.

Berharap melalui nota kesepakatan hari ini akan ditindak lanjuti secara baik pada tingkat badan anggaran DPRD, sehingga APBD kabupaten Lingga tahun 2021 dapat segera di tetapkan sesuai dengan ketentuan, yakni sebelum tanggal 30 November 2020.

Diketahui, pelaksanaan Sidang Paripurna berlangsung dengan mengedepankan Protokol Kesehatan dengan menggunakan Masker.

Turut hadir dalam sidang Paripurna tersebut, adalah Wakil Bupati Lingga M Nizar, Pimpinan DPRD Lingga Ahmad Nashiruddin beserta Anggota DPRD, Asisten Pemerintahan, Kepala Dinas badan dan kantor, Camat, Lurah, Kades, Tomas.

(Maman)

Polsek Daik Lingga Himbau Karyawan Mini Market tetap Terapkan Protokol Kesehatan
Dinamika Kepri, Lingga - Dalam penerapan protokol kesehatan menuju New Normal, unit Polsek DaikLingga melalui Kanit Binmas Bripka Mastur bersama Banit Polsek Daik Lingga, Briptu Oka Adrianti memberikan himbauan kepada karyawan mini market yang ada di Kelurahan Daik Lingga , Kecamatan Lingga, untuk menerapkan protokol kesehatan saat warga sedang berbelanja, Senin (29/6/2020).

Adapun bagian dari New Normal atau tatanan baru ini yaitu untuk pengunjung dan karyawan selalu menggunakan masker, serta menyediakan tempat untuk mencuci tangan menggunakan sabun, dan juga menjaga jarak di setiap antrian disaat melaksanakan pembayaran.

Kapolsek Daik-Lingga melalui Kanit Binmas Polsek Daik-Lingga bersama Briptu Oka Adrianti mengatakan bahwa dalam rangka pencegahan Covid-19, Polsek Lingga  akan selalu hadir dalam pelayanan kepada masyarakat.

“Kami berupaya untuk terus melakukan kegiatan preventif dan himbauan secara humanis kepada masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan sebagai upaya menuju New Normal” Ucap Bripka Mastur.

Briptu Oka juga menyampaikan,Patroli ini dilaksanakan dalam rangka pendisiplinan masyarakat dalam menghadapi  New Normal, langkah ini memang sangat diperlukan karena masih banyak ditemukan masyarakat yang tidak mengunakan masker  saat beraktivitas di luar rumah,” Imbuhnya.

Adapun kehidupan normal yang dijalankan nantinya yakni mematuhi protokol kesehatan dalam interaksi sosial, diantaranya mencuci tangan dengan sabun anti septik.

"Kalau tidak ada air menggunakan hand sanitizer. Selalu menggunakan masker, menjaga jarak antar perorangan 1,5 meter sampai dengan 2 meter, tidak boleh berjabat tangan dan selalu memeriksa suhu tubuh,” tuturnya. (Ril)

Camat Katang Bidare, Saparudin (kiri baju motif batik) saat temui warga Desa Pulau Bukit, Selasa.(9/6/2020) . 

Dinamika Kepri, Lingga - Camat Katang Bidare, Saparudin kembali turun menyapa warganya di Desa Pulau Bukit, Kecamatan Katang Bidare, Kabupaten Lingga, Selasa.(9/6/2020).

Momentum silaturrahim itu sekaligus dimanfaatkan Camat untuk melihat program-program yang telah dikaksanakan hingga ke tingkat dusun. Sama dengan kunjungan sebelumnya pada desa-desa lainnya, camat  sekaligus mendengar aspirasi melalui dialog langsung dengan masyarakat.

Moment ini sekaligus silaturahim dan mengecek serta bertanya terkait dana Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD) 2020 bagi masyarkat yang sudah dapat atau ada kendala yang lain.

"Alhamdullilah tidak ada kendala pak sambung RT pulau bukit sesuai dengan pendataan yang dimasukan, malahan kalau ada warga yang belum didata akan segera kami sampaikan ke pihak desa," kata Saparudin mengawali pertemuan dengan warga.

"Selain bersilahturahmi, kedatangan saya juga ingin memastikan, apakah program-program yang sudah kita laksanakan itu benar-benar sudah menyentuh masyarakat atau justru ada yang mesti harus diperbaiki dan membutuhkan perhatian dari pemerintah daerah. Jika ada yang ingin disampaikan silahkan disampaikan, karena setiap saran dan masukan natinya akan kita jadikan sebagai landasan dalam pengambilan kebijakan kedepannya," sambung Sapar.


Adapun saran dan masukan diberikan disampaikan warga yakni terkait butuhnya dibagun Dermaga. Menyikapi hal tersebut, Sapar mengatakan akan menyampaikan usulan itu dengan Pemerintah Daerah.

(Iwan)

Dinamika Kepri, Lingga - Dalam rangka menjaga ketahanan pangan selama pandemi wabah virus corona (Covid-19), Polres Lingga melakukan kegiatan keramba budidaya ikan air tawar di kolam depan Mapolres Lingga, Sabtu (6/6/2020).

Dalam kegiatan budidaya ikan air tawar tersebut, Kapolres Lingga AKBP Boy Herlambang, SIK,M.Si langsung menaruh benih ikan nila yang telah dipersiapkannya, serta disaksikan oleh Pejabat Utama Polres Lingga yang hadir mendampingi Kapolres.

Kapolres Lingga AKBP Boy Herlambang, SIK, M.Si dalam kesempatan itu mengatakan,  budidaya ikan air tawar dibuat guna menjaga dan mengimbangi ketahanan pangan ditengah pandemik virus covid-19.

”Budidaya ikan air tawar ini kita buat guna mengimbangi ketahanan pangan kita di tengah gejolaknya ekonomi, kita juga perlu tahu bahwa kandungan gizi pada ikan ini air tawar sangat tinggi, meskipun tak setinggi ikan air laut. Ikan air tawar juga bermanfaat untuk kesehatan kita,” ungkap Kapolres Lingga.

Lebih lanjut dikatakan Kapolres, benih ikan yang telah ditaruh di keramba berukuran 4 x 4 meter di kolam depan Mapolres Lingga itu, sementara ini sudah ada benih ikan nila.

"Untuk benih ikan nilai sudah ada 4000 ekor dan akan ada penambahan benih ikan Gurame sebanyak 4000 ekor lagi untuk di keramba satunya lagi," terang Kapolres. .

Terkait kegiatan itu, jelas Kapolres untuk mendukung pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan.

"Kabupaten Lingga saat ini sudah diberlakukan kebijakan Pemerintah tentang New Normal sebagai tatanan kehidupan baru, diharapkan masyarakat tetap disiplin dengan dibukanya kembali aktivitas ekonomi, sosial, dan kegiatan publik secara terbatas, dengan mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker, tetap jaga jarak, dan rajin mencuci tangan,” tutupnya. (Ril)

Foto bersama, Ketua, Pengurus dan Anggota Perpat DPD Kabupaten Lingga, Kepri serta Kasubag Kesra Kabupaten Lingga, Muhammad Noer (kiri). 

Dinamika Kepri, Lingga - Marhaban Ya Ramadhan, tidak terasa sebagai umat muslim menjalankan ibadah puasa ramadhan sudah memasuki hari yang ke- 26 pada Ramadhan 1441 H / 2020 M tahun ini, Bulan yang penuh berkah yang mana pahala akan dilipat gandakan Allah SWT dalam Bulan Suci ini.

Untuk merajut silaturahmi dan berupaya berbagi kepada sesama pada bulan suci Ramadhan tahun ini, Persatuan Pemuda Tempatan (Perpat) DPD Kabupaten Lingga, mengadakan berbagai kegiatan di antaranya pembagian takjil, sajadah, jilbab, kopiah dan sekaligus membagikan santunan kepada anak yatim yang berada di wilayah Kabupaten Lingga, Daik dan Dabo Singkep.

Selaku Ketua DPD Perpat Lingga, Ori (sapaan akrab) mengatakan, bahwa tujuan penyelenggaraan acara tersebut adalah bagaimana menjadikan momentum bulan Suci Ramadhan sebagai ajang saling berbagi dan bentuk kepedulian antar kepengurusan DPD dan DPC PERPAT kepada masyarakat. Selain dari itu, Perpat juga membangun rasa kebersamaan serta saling peduli dengan anak yatim.

"Acara ini kita adakan sebagai bentuk rasa syukur dan menjalin rasa kebersamaan, antara pengurus Perpat Lingga, serta membangun tali sillahturahmi," ujarnya, Kamis (21/5/2020).

"Perpat bukan hanya identik dengan melayu, tetapi karena ini tanah melayu, kita tetap mengedepankan itu. Perpat tidak memiliki ukuran, yang penting menempati dan rasa memiliki Lingga ini, suku dan ras tidak menjadikan ukuran menjadi pengurus ataupun Anggota Perpat, itu kita buktikan dalam hal ini Ketua DPD Perpat Lingga  Asli suku melayu Lingga," lanjutnya.

Bakti Ramadhan ini, kata dia, DPD Perpat Kabupaten Lingga sudah dilakukan sejak 17 Ramadhan  Nuzulul Al-Quran hingga 27 Ramadhan Lailatul Qadar. Agenda berupa pembagian takjil, perlengkapan alat sholat di ibukota Daik Lingga dan kota Dabo Singkep. Acara ditutup dengan pemberian santunan anak yatim yang di dampingi oleh Kasubag Kesra Kabupaten Lingga, bapak. Muhammad Noer.

Mengakhiri, Fahrul Anshori juga berharap, kegitan yang dilakukan itu bisa terus berlanjut.

"Kegiatan amal bakti ini diharapkan bisa terus berlanjut dan mendapat keberkahan serta termasuk golongan orang- orang yang memperoleh kemenangan menyambut hari yang mulia Idhul Fitri 1441 H ini," tutupnya.

(Iwan)

Bupati Lingga, Alias Wello (pakai topi).

Dinamika Kepri, Lingga - Menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo di mana sebelumnya menganjurkan agar Pemerintah Kabupaten Lingga segera melakukan percepatan penanaman padi menjelang kemarau, Bupati Lingga, Alias Wello mengatakan, telah melakukannya.

"Sesuai arahan pak Menteri, kita sudah melakukan percepat penanaman padi di Lingga, karena selain untuk menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat, juga sebagai antisipasi masuknya musim kemarau," terang Alias Wello, Sabtu (9/5/2020).

Ia menjelaskan, saat ini ada 4 desa yang sudah siap memasuki musim tanam, 4 desa itu yakni Desa Sungai Besar, Desa Bukit Langkap, Desa Krandin dan Desa Lanjut.

Sebagaimana prakiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), bahwa kondisi iklim di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) diperediksi akan mengalami musim kemarau sehingga akan menimbulkan kekeringan pada persawahan.

Menurut Awe, saat ini sudah ada laporan dari Desa Sungai Besar yang menyampaikan bahwa usia padi yang ditanam sudah memasuki usia tanam 3 Minggu. Oleh karena itu ia juga sudah menginstruksikan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan ( DPKP) untuk mempersiapkan segala kebutuhan petani.

"Saya dapat laporan dari petani di Desa Sungai Besar, bahwa usia padinya sudah tiga minggu. Di desa lainnya juga hampir sama. Saya minta penyuluh pertanian terus monitor kebutuhan sarana produksi petani, dan untuk pembatasan sosial antisipasi penyebaran Covid-19, saya juga sudah menginstruksikannya kepada Kepala DPKP untuk menyiapkan seluruh kebutuhan petani," katanya.

"Semua kebutuhannya akan difasilitasi. Bagi petani yang produktivitasnya tinggi, akan kita berikan mereka reward. Dan bagi yang kesulitan dalam pembiayaan, kita akandorong mereka menggunakan fasilitas KUR pertanian," sambung Alias Wello.

Tambah Awe lagi, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian, Suwandi juga mengapresiasi kerja keras para petani di Kabupaten Lingga. Karena meski baru 4 tahun mengenal padi dan sawah, tapi semangatnya para petani luar biasa.

"Dirjen menyampaikan bila ada kendala dalam penyediaan benih, Alsintan dan lainnya, meminta kami segera melaporkan ke pihaknya, termasuk KUR. Pak Dirjen bilang  tolong didorong daerah agar petani dapat terjangkau fasilitas pembiayaan melalui KUR pertanian," tutupnya. (Ril)

Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho (tengah) saat memberikan penghargaan. (F/Iwan)

Dinamika Kepri, Lingga - Kepolisian Resor (Polres) Lingga memberikan penghargaan kepada organisasi media serta puluhan awak media yang ada di Kabupaten Lingga.

Kapolres Lingga AKBP Joko Adi Nugroho mengatakan, penghargaan itu diberikan sebagai bentuk terima kasih Polres Lingga kepada media di Kabupaten Lingga, karena telah turut serta membantu pihak kepolisian menjaga kamtibmas lewat pemberitaan.

"Selama ini program kerja kami dan amanah dalam menjaga kamtibmas sudah rekan media bantu. Dengan begitu artinya rekan-rekan media peduli terhadap kamtibmas," kata Joko dalam sambutannya saat kegiatan berlansung di Gedung Endra Dharmalaksana Polres Lingga, Selasa (7/1/2020).

Lanjutnya, media memiliki peran yang sangat vital, karena membantu memberikan berita yang akurat, faktual dan tentunya berimbang.

Ia juga berharap media mampu meningkatkan kualitas, berdampak positif terhadap masyarakat, mencerdaskan kehidupan bangsa dan dapat terus menjaga sinergitas dengan pihak kepolisian khususnya di Kabupaten Lingga.

Terkait harapan itu, Ketua PWI Lingga, Joni Prasetya mengapresiasi penghargaan yang diberikan Polres Lingga kepada organisasi media di Negeri Bunda Tanah Melayu tersebut. Hal serupa juga diungkapkan Ketua IWO Kabupaten Lingga dan Perwakilan AJI Tanjungpinang di Lingga.

Adapun organisasi media dan awak media yang menerima penghargaan tersebut yakni, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Lingga, Ikatan Wartawan Online (IWO) Lingga, serta Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Tanjungpinang perwakilan Lingga, serta awak media Kabupaten Lingga sebanyak 52 orang. (Ril)

Kapal Mv. Arena II.

Dinamika Kepri, Linnga - Terkait Kapal Mv. Arena II yang sebelumnya sempat tidak menjalankan rute perjalanan tujuan Tanjungpinang - Pancur, Ayong, Bos MV Arena II angkat bicara soal itu, kata dia, bukan dirinya yang tidak konsisten.

"Bukannya saya yang tidak konsisten, artinya ada berbagai aspek yang harus pertimbangkan diantaranya mengenai intensitas penumpang yang tidak memadai pada rute tersebut setiap harinya. Kecuali pada hari besar, seperti mudik lebaran maupun libur nasional pasti jalan, karena di situ akan mengalami peningkatan intensitas penumpang. Beda kalau di hari biasa, itu penumpangnya hanya dua sampai tiga orang saja," ucap Ayong, Sabtu (7/9/2019).

 "Di rute itu, ada juga operator kapal lain, jadi kompetitor dengan pengaturan jadwal keberangkatan juga tidak efektif. Artinya kalau terus kami paksakan dengan pengeluaran tidak sesuai dengan pemasukan bagi perusahaan, otomatis kami akan bangkrut," sambung Ayong.

Menganggapi perihal tersebut, di tempat terpisah, Mustazar salah seorang tokoh masyarakat ketika diminta tanggapannya, ia mengatakan bahwa adanya kapal lain selain kapal Arema di rute itu, tentunya tidak akan bisa menutupi biaya operasi kapal tersebut.

"Kalau satu hari ada dua sampai tiga kapal masuk route Tanjungpinang - Pancur, jelas itu tidak bisa menutup operasi kapal itu. Kita juga tahu betul bahwa kapal Arena II sudah lama bertahan dengan rute ini, dan kita sudah berharap sekiranya ada pengaturan jadwal dari Dishub, namun ternyata sampai hari ini, itu tak ada. Karena yang kita tahu selama ini, hanya Arena II yang mau masuk desa Mensanak, sedangkan yang lain tidak mau. Akhirnya ketika Arena II tidak jalan, maka dampaknya ke masyarakat Mensanak" terang Mustazar.

Sebelum mengakhiri tanggapannya, Mustazar juga mengatakan harapannya agar Dishub Provinsi Kepri dapat mengambil tindakan bagaimana solusinya agar dalam hal ini, tidak ada masyarakat yang dirugikan.

"Harapannya itu, ya hendaknya Dishub Provinsi dapat memberikan solusinya supaya masyarakat tidak merasa dirugikan, terlebih bagi penumpang yang akan bertujuan ke Desa Mensanak, Katang Bidare," tutup Mustazar. (Iwan/K5).

Bupati Lingga H. Alias Wello lantik Drs. Zuliar untuk menjabat sebagai Kepala Bidang Ketenagakerjaan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Lingga, Senin (15/7).

Dinamika Kepri, Lingga - Drs. Zuliar resmi menjabat  Kepala Bidang Ketenagakerjaan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Lingga setelah dilantik oleh Bupati Lingga H. Alias Wello. Pelantikan Kepala Bidang Ketenagakerjaan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Lingga pada hari Senin (15/7) di ruang rapat VIP kantor Bupati Lingga, Kepri.

Diketahui sebelumnya Drs. Zuliar menjabat sebagai pelaksana pada  Dinas Tenaga Kerja, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Perindustrian Kabupaten Lingga.

Pelantikan tersebut diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan Bupati Lingga dan pembacaan naskah pelantikan oleh Bupati Lingga H. Alias Wello.

Setelah pembacaan naskah pelantikan oleh Bupati Lingga, pejabat terlantik mengambil sumpah jabatan dengan mengulangi ucapan Bupati Lingga yang membacakan sumpah jabatan tersebut.

“Saya percaya saudara saudari akan melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai dengan amanah yang telah diberikan,” tutur Bupati Lingga ini.

H. Alias Wello menyebutkan pergantian atau mutasi pada pejabat tertentu adalah lumrah dilakukan dalam suatu pemerintahan demi menyesuaikan sesuai dengan porsinya.

“Kita senantiasa mengevaluasi kinerja dari pejabat yang memiliki amanah  dan tanggungjawab agar mereka duduk sesuai dengan porsinya,” jelas Bupati Lingga H. Alias Wello.

Beliau berharap dan meminta kepada pejabat terlantik untuk selalu mensolidkan tim kerjanya demi menyelesaikan permasalahan- permasalahan yang belum terselesaikan.

Setelah kegiatan pelantikan dilaksankan, Bupati Lingga beserta yang hadir mengucapkan selamat kepada pejabat terlantik yang kemudian dilanjutkan dengan foto bersama.

Hadir dalam acara pelantikan ini, Wakil Bupati Lingga, Sekda, Asisten II dan III, Kabag Kominfo dan Humas Kabupaten Lingga, Kepala perangkat daerah, camat serta pimpinan OPD lainnya. (Red/K5)

Suasana Rapat Tapal Batas batas wilayah laut antara Desa Rejai, Kecamatan Bakung Serumpun, dan Desa Mamut Kecamatan Senayang, Lingga, Kamis (11/07/2019).

Dinamika Kepri, Lingga - Terkait klaim konflik batas wilayah laut antara Desa Rejai, Kecamatan Bakung Serumpun, dan Desa Mamut Kecamatan Senayang, UPTD DKP Provinsi Kepri didampingi Camat Senayang hadir untuk mengklarifikasi permasalahan Alat Tangkap Purse Seine (Pukat Cincin)

Turut hadir Camat Bakung Serumpun, Danramil Senayang, Kapolsubsektor Rejai, Babinsa Rejai, Kades dan BPD Rejai, Mamut, Baran serta pengusaha Alat Tangkap Purse Seine Desa Mamut dan Desa Baran di Aula Kantor Camat Bakung Serumpun, Kamis (11/07/2019)

UPTD DKP Provinsi Kepri Dalam hal ini melalui Seksi Pengawasan dan konservasi Pujianto mengatakan, kejadian ini hanya salah paham saja atau miskomunikasi, karna kita tau di laut ini tidak bisa kita sama kan dengan di darat, karna laut adalah milik kita bersama untuk mencari nafkah.

"Untuk wilayah tangkap itu sama saja, tidak ada yang melarang tapi, tergantung besar kapal yang dikerjakan, untuk masalah tapal batas yang telah disepakati oleh kedua Desa yaitu Desa Rejai dan Desa Mamut, kami dari UPTD  DKP Provinsi Kepri tidak berani memberi keputusan boleh apa tidak untuk memasang tapal batas laut, itu tergantung kesepakatan dari Desa" ucapnya

Saya berharap tidak ada tindakan yang merugikan dengan permasalahan ini, perlu Saya ingatkan jangan sampai peraturan yang antar desa sepakati terbentur dengan hukum, misalnya kalau desa membuat aturan denda terhadap yang melanggar aturan maka itu bisa terjerat kasus hukum berupa pungli

Jika terjadi pembakaran kapal bagi yang melanggar itu juga terindikasi kasus hukum juga termasuk tindakan kriminal, jadi saya harapkan selsaikan permasalahan ini dengan kepala dingin karena kita Serumpun sama-sama orang melayu, lanjutnya.

Sempat terjadi adu argumen antara pihak pengusaha alat tangkap purse seine Desa Mamut dan tokoh masyarkat desa rejai, akan tetapi  musyawarah tersebut berlangsung aman dan kondusif, sebagaimana diketahui alat tangkap purse seine tidaklah merusak ekosistem terumbu karang lain halnya dengan Pukat trawl yang memang merusak.

Dalam kesempatan itu salah satu Kaur Pemerintah Desa Rejai Albar, mohon maaf atas nama Desa Rejai karna dalam insident penangkapan tersebut masyarakat kami salah paham saja, karna faktor pasang surut arus laut hingga alat tangkap purse seine tersebut masuk di wilayah desa rejai.

"Saya atas nama Pemerintah Desa Rejai melalui Kaur Pemerintahan, mohon maaf yang sebesar-besar nya atas kejadian beberapa hari yang lalu, saya berharap kondisi dimasarakat kembali kondusif "tutup Albar. (Ril/K5)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.