Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman M.Si saat memberikan Cinderamata kepada pemilik perusahaan  PT. Sat Nusa Persada, Abidin Hasibuan, Kamis (21/1/2021).

Dinamika Kepri, Batam -  Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman M.Si didampingi Wakapolda Kepri dan Pejabat Utama Polda Kepri serta Kapolresta Barelang melakukan kunjungan kerja ke kawasan Objek Vital PT. Sat Nusa Persada Tbk, Pelita Kota Batam, Kamis (21/1/2021).


Kunjungan itu dilakukan dalam rangka silaturahmi dan pengecekan pelaksanaan Protokol Kesehatan di PT. Sat Nusa Persada Tbk.


Setelah  berkeliling di area perusahaan, Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman mengatakan harapannya agar pihak perusahaan selalu melakukan pemberdayaan kepada generasi muda. 


"Setelah berkeliling dan mengunjungi perusahaan ini, tentunya harapan kami agar pihak perusahaan dapat melakukan pemberdayaan terhadap generasi muda indonesia serta mematenkan kreativitas temuan dari anak-anak muda Indonesia terutama generasi muda di Provinsi Kepri," kata Kapolda Kepri.


Terkait kunjungan itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S juga menambahkan, kata dia,  kunjungan Kapolda pada hari itu juga untuk melihat langsung pemberlakuan protokol kesehatan di perusahaan tersebut.


"Dalam kunjungan bapak Kapolda hari ini, kita juga melihat langsung protokol kesehatan yang diberlakukan didalam lingkungan perusahaan. Sejauh ini terpantau baik dan sesuai dengan standart Prokes yang telah ditetapkan oleh pemerintah, dan kita harapkan juga perusahaan-perusahaan lainnya yang ada di Provinsi Kepri, dapat melakukan hal yang sama," ujar  Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si.


Tak hanya pantau  protokol kesehatan, dalam kegiatan tersebut juga ditayangkan dokumentasi berupa video tentang profil PT. Sat Nusa Persada Tbk dan penyerahan Cinderamata di antara kedua belah pihak. (Ril)

Kapolda Kepri Tinjau Pengamanan 13 Ribu Vaksin Covid-19 Tahap 1 dari Pemerintah Pusat


Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman turun langsung untuk meninjau pengamanan dan pengawalan terhadap 13.000 vaksin Covid-19 tahap 1 dari Pemerintah Pusat yang tiba di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), Kota Tanjungpinang, sekitar pukul 11.00, Selasa (5/1/2021).


"Hari ini bapak Kapolda beserta pejabat utama dan Kapolres Tanjungpinang langsung terjun kelapangan untuk meninjau langsung pengamanan dan pengawalan Vaksin Covid - 19. Pengamanan dan pengawalan ini berdasarkan Surat Telegram dari Kapolri nomor : STR/1/I/OPS.2/2021 tanggal 3 Januari 2021 tentang pelaksanaan pendistribusian Vaksin Covid - 19 ke 34 Provinsi di seluruh Indonesia," kata Kabid Humas Polda Keprim Kombes Pol Harry Goldenhardt S.


Kata Kabid Humas Polda Kepri, untuk pengamanan dan pengawalan vaksin tersebut selain dari unsur Polri juga ikut dikawal oleh dari unsur TNI.


"Dalam pengamanan dan pengawalan vaksin tersebut, melibatkan sebanyak 66 personel di antaranya 25 personel dari Sat Brimob Polda Kepri beserta kendaraan taktisnya, 4 personel Sat Lantas Polres Tanjungpinang, 12 personel dari Lanud, 10 personel dari Kodim 0315, dan 15 personel dari Marinir," terang Kombes Pol Harry Goldenhardt S.


Menurut Kombes Pol Harry Goldenhardt S, nantinya, setelah tiba di Bandara Raja Haji Fisabilillah (RHF), Kota Tanjungpinang, kemudian vaksin covid-19 tersebut akan dibawa dan disimpan gudang penyimpanan di PT. Biofarma Tanjungpinang.


"Setelah vaksinnya tiba di Bandara RHF Tanjungpinang pada jam 11.00 wib, akan langsung dibawa menuju gudang penyimpanan di PT. Biofarma Tanjungpinang dengan di kawal oleh tim Pengawalan. Selanjutnya setelah tiba dilokasi penyimpanan dilakukan serah terima barang dan pengamanan di lokasi tersebut dan untuk pelaksanaan vaksinasi itu nantinya akan dijadwalkan oleh pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah dan Satgas penanggulangan Covid - 19m," tutupnya. (Ril)

Satuan Tugas Penanganan Covid-19 telah mengeluarkan aturan terkait protokol kesehatan perjalanan selama libur hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru)
Petugas  Bandara Hang Nadim Batam saat memeriksa penumpang.

Dinamika Kepri, Batam - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 telah mengeluarkan aturan terkait protokol kesehatan perjalanan selama libur hari Raya Natal dan Tahun Baru (Nataru), Selasa (22/12/2020).


Peraturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 3 Tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Orang selama Libur Hari Raya Natal dan Menyambut Tahun Baru 2021 dalam Masa Pandemi Covid-19.


Untuk mengantisipasi dan memberikan pelayanan kepada calon penumpang yang akan berangkat dengan menggunakan transportasi udara, namun belum melakukan pemeriksaan Rapid Antigen, pihak Bandara Hang Nadim Batam telah menyiapkan pelayanan pemeriksaan Rapid Antigen serta menambah jumlah kursi dan menata ulang antrian. 


Plt. Direktur BUBU Hang Nadim dan TIK BP Batam, Benny Syahroni, mengungkapkan, persiapan pelayanan Rapid Antigen dan penambahan kursi sudah dilakukan pihaknya sejak Minggu malam. 


Persiapan itu juga termasuk dengan penambahan SDM untuk pemeriksaan Rapid Antigen yang bekerjasama dengan RSBP Batam dan dukungan Kantor Kesehatan Pelabuhan (Hang Nadim) Batam, dan peningkatan koordinasi pengawasan pengamanan bersama jajaran Avsec Bandara Hang Nadim, Polsek Khusus Bandara, dan Lanud TNI AU Hang Nadim.


“Persiapan dan penambahan ini semua kami lakukan agar kendala para calon penumpang yang akan berangkat dapat kami atasi serta memberikan kenyamanan. Kami juga meminta agar para calon penumpang dapat berangkat lebih awal ke bandara agar waktu untuk pemeriksaan tercukupi dan tentunya memberikan kenyamanan bagi calon penumpang itu sendiri,” ujar Benny Syahroni.


“Penerapan protokol kesehatan tetap kami kedepankan,” tambah Benny.


Benny Syahroni, menambahkan, sebagai gambaran rata-rata waktu yang dibutuhkan pemeriksaan Rapid Antigen di Bandara Hang Nadim, yaitu pendaftaran (30 detik - 1 menit), pengisian formulir (4-5 menit) per orang, pembayaran (30 detik-1 menit), dan pemeriksaan membutuhkan waktu 3 hingga 4 menit per orang.


Benny berharap para calon penumpang dan semua pengguna jasa bandara dapat menerapkan protokol kesehatan di lingkungan Bandara Hang Nadim, memakai masker, mencuci tangan serta menjaga jarak. (Ril)

Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima bantuan 2.000 paket Masker dan Hand Sanitizer dari Bank BTN Cabang Batam.
Penyerahan bantuan secara simbolis oleh kepala Cabang Bank BTN, Zulkifli kepada Plh. Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Purwiyanto, di Lt.7 Gedung Utama BP Batam, Batam Center, Jumat (4/12/2020) siang. 

Dinamika Kepri, Batam - Badan Pengusahaan (BP) Batam menerima bantuan 2.000 paket Masker dan Hand Sanitizer dari Bank BTN Cabang Batam, Jumat (4/12/2020) siang.



Bantuan ini diserahkan secara simbolis oleh Kepala Cabang Bank BTN, Zulkifli, dan diterima langsung oleh Plh. Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Purwiyanto yang didampingi oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia Dan Organisasi, Lilik Lujayanti dan Kepala Biro Keuangan, Siswanto di Lt.7 Gedung Utama BP Batam, Batam Center. 


Seluruh bantuan ini akan didistribusikan kepada para pegawai BP Batam yang bertugas di garda terdepan yang melakukan pelayanan langsung kepada masyarakat Batam.


Kepala Biro SDM dan Organisasi BP Batam, Lilik Lujayanti, mengatakan, sebanyak 1.900 paket masker, pada Senin (30/11/2020) lalu, telah didistribusikan ke sejumlah unit kerja di lingkungan BP Batam yang memiliki resiko penularan lebih tinggi karena bertugas di bidang pelayanan, seperti di Bandara, Pelabuhan Laut, Rumah Sakit, Loket Pelayanan Lahan di MPP, dan Rusun BP Batam. 


Sisanya, sebanyak 100 paket masker dan hand sanitizer akan didistribusikan untuk pegawai BP Batam pada hari ini, Jumat (4/12/2020).


Rinciannya, unit kerja yang menerima bantuan paket masker dan hand sanitizer, antara lain Badan Usaha Bandar Udara dan TIK sebanyak 540 paket, Badan Usaha Pelabuhan sebanyak 206 paket, Direktorat Pengamanan Aset sebanyak 788 paket, Rumah Sakit BP Batam sebanyak 296 paket, Loket Pelayanan Lahan MPP sebanyak 30 paket, Rusun BP Batam sebanyak 40 paket.


Plh. Kepala BP Batam, Purwiyanto, menyampaikan apresiasi yang tinggi dan ungkapan terima kasih yang mendalam atas bantuan yang telah diberikan Bank BTN cabang Batam. 


Dikatakannya bantuan ini sangat bermanfaat sebagai upaya antisipasi penanganan pandemi Covid-19 di lingkungan kerja BP Batam. (Ril)

Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dibudpar) Batam menyosialisasikan protokol kebersihan
Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Kreatif Disbudpar Batam, Wurianta saat memberikan kata sambutan.

Dinamika Kepri, Batam
- Pemerintah Kota (Pemko) Batam melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Dibudpar) Batam menyosialisasikan protokol kebersihan, kesehatan, keamanan dan ramah lingkungan (cleanliness, health, safety, environment/CHSE) bagi komunitas perfilman di Batam. Kegiatan ini akan berlangsung empat hari hingga 24 November 2020.

Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Kreatif Disbudpar Batam, Wurianta mengatakan sosialisasi dan pelatihan ini dilakukan khusus bagi lima sektor insan kreatif, salah satunya komunitas perfilman. Untuk di sektor perfilman, diikuti 50 peserta.

"Untuk sosialisasi ini ada sejumlah narasumber yang mumpuni di bidang CHSE dan tentunya di bidang perfilman," ujarnya saat membuka secara resmi Workshop Perfilman di Aston Batam, Sabtu (21/11/2020).

Hal ini dinilai penting mengingat protokol CHSE juga perlu dilaksanakan di komunitas perfilman. Selain itu juga para peserta mendapat pembelajaran baru di bidang perfilman dan mampu lebih kreatif demi pariwisata Batam.

"Kegiatan ini dilakukan secara maraton di komunitas perfilman selama empat hari," ujarnya.

Ia mengaku, pihaknya gencar menyosiaslisasikan protokol CHSE dalam rangka mencegah dan meminimalisir risiko terjangkit Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Ia juga menegaskan, selama kegiatan berlangsung, pihaknya menerapkan protokol CHSE dengan ketat.

"Setiap peserta dilakukan rapid test. Bagi peserta yang reaktif, tidak diperkenankan mengikuti kegiatan ini," kata dia.

Selain itu, fasilitas pendukung protokol CHSE juga disediakan panitia seperti hand sanitizer, masker dan sebagainya. Ia menegaskan, kegiatan tersebut jangan sampai menjadi klaster baru penyebaran Covid-19.

"Peserta tetap menggunakan masker, dan semua kursi meja digunakan berjarak. Kami tidak main-main dalam menerapkan protokol CHSE ini demi memutus rantai penyebaran Covid-19," tutunya.


Mcb

Pjs Bahtiar Hadiri HUT Lingga Sekaligus Pantau Pilkada dan Protokol Kesehatan
Pjs. Gubernur Kepulauan Riau, Bahtiar saat menaiki kapal Fery menuju Kabupaten Lingga. (Foto: Humas Pemprov Kepri)

Dinamika Kepri, Lingga - Pjs. Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Daik, Kabupaten Lingga. Kunjungan ini dalam rangkaian Sempena HUT Lingga dan menghadiri beberapa kegiatan yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Lingga pada, Jumat (20/11/2020).


Turut ikut mendampingi Pjs. Ketua PKK Provinsi Kepri, Shofa Marwah Kepala Dinas Kesehatan M. Bisri, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Saut, Kepala Biro Umum Martin, Plt. Kepala Biro Humas Protokol dan Penghubung Zulkifli serta beberapa Pejabat Pemprov Kepri.



Tepat pukul 07.30 WIB, Bahtiar beserta rombongan berangkat dari pelantar 1 Tanjungpinang menggunakan Kapal Privet Jet dan tiba pukul 10.30 WIB, di Pelabuhan Sei Tenam, Daik Lingga dan disambut oleh Pjs. Bupati Lingga Juramadi Esram beserta jajaran.


Setibanya di Pelabuhan tersebut, Bahtiar langsung menuju ke Gedung Daerah dan melaksanakan sholat Jum’at berjamaah (dengan penerapan Protokol Kesehatan) di masjid Sultan Riau Daik Lingga.


Jika pada siang hari Dirjen Polpum Kemendagri ini melakukan Rapat Koordinasi Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2020 dan Penanganan Covid-19 di Kabupaten Lingga serta Penyerahan Bantuan Masker di Aula Kantor Bupati Lingga, maka pada malam hari dirinya dijadwalkan akan menghadiri Syukuran Hari Jadi ke-17 Kabupaten Lingga Tahun 2020 di Halaman Kantor Bupati Lingga.


Disela-sela waktu tersebut, pada sore hari Putra kelahiran Bone tersebut, melakukan ziarah ke makam-makam para Raja terdahulu yang berada di Daik, Lingga.


Pada Sabtu (21/11), Bahtiar beserta rombongan selanjutnya kembali ke Ibukota Provinsi Kepulauan Riau, Tanjungpinang melalui pelabuhan Sei Tenam, daik Lingga pada pukul 09.00 WIB.


“Selain menghadiri Hari Jadi Kabupaten Lingga, saya juga ingin memantau penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat, selain itu, juga ingin mendengar dan melihat secara langsung serta mengkoordinasikan unsur terkait agar pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Lingga berjalan baik di tengah pandemi covid-19,” ungkapnya. (Ril)

Serahkan Masker, Pjs Bahtiar Dorong Pemkab Karimun Bangun Laboratorium Khusus Covid-19

Dinamika Kepri, Karimun - Pjs. Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar menghadiri acara Penyerahan Bantuan 100 ribu masker kepada Pemerintah Kabupaten Karimun di Rumah Dinas Bupati Karimun, Minggu, (15/11/2020).


Turut hadir pada acara ini, Kepala Badan Kesbangpol Linmas Lamidi, Kepala BPBD Budiharto, Kepala Dinas Sosial Doli Boniara, Plt. Kepala Satpol PP, Juru Bicara Satgas Penanganan Covids Tjetjep Yudiana serta FKPD Kabupaten Karimun.


Penyerahan bantuan masker dari Pemprov Kepri kepada Pemerintah Kabupaten Karimun, jelas Bahtiar merupakan tindak lanjut dari Gerakan Berbagi 5 Juta masker yang telah dilaunching oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Selasa (10/11) di Hotel Radisson, Kota Batam.


“Target kita bisa terbagi 5 Juta masker, namun laporan terakhir yang masuk terkumpul 6,29 juta masker. Kabupaten Karimun mendapatkan bantuan 100 ribu masker, yang saya harap segera didistribusikan ke masyarakat, pastikan seluruh masyarakat menerimanya, serta ajak masyarakat untuk disiplin menggunakannya,” harapnya.


Masker yang diserahkan saat ini, lanjut Bahtiar, dapat terkumpul berkat bantuan dari Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Temasek Singapura, Konjen Singapura, Pemerintah Daerah, TNI/Polri, ASN, BUMN serta unsur masyarakat Kepulauan Riau.



“Ini merupakan gerakan swadaya mulai dari pemda, pengusaha serta masyarakat yang peduli akan kesehatan guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Harapan saya, agar semakin banyak unsur di Karimun juga ikut terlibat gerakan ini sehingga semakin besar memberikan dampak siginifikan untuk menekan laju pertumbuhan covid,” harapnya.


Ditambahkan Bahtiar, pandemi Covid-19 ini merupakan musuh bersama yang harus dilawan, yang salah satu caranya dengan menggunakan masker yang baik dan benar.


Untuk itu, masker hari ini harus dibagikan kepada semua kalangan sehingga semua masyarakat tidak punya alasan lagi untuk abai, tidak patuh serta tidak disiplin menerapkan protokol kesehatan.


“Masker yang dibagikan ini, nantinya harap selalu dipakai terutama ketika beraktivitas di ruang publik. Jadilah kita semua sebagai contoh ditengah masyarakat sebagi agen-agen perlawanan terhadap Covid-19. Jika kita lakukan ini bersama, saya yakin covid bisa ditekan penyebarannya bahkan bisa hilang di bumi Kepri ini,” ujarnya.


Terakhir Bahtiar mendorong kepada Pemerintah Kabupaten Karimun yang saat ini sedang menyusun APBD 2021, untuk menganggarkan pembuatan laboratorium milik pemerintah daerah agar semakin mudah mendeteksi para penderita Covid-19.


“Ini harus kita adakan, untuk memproteksi masyarakat kita agar tidak tertular dan menularkan virus ini ke orang lain. Dengan adanya lab khusus covid, hasil yang didapat bisa lebih cepat diketahui sehingga bisa dilakukan tindakan segera pada pasien yang terindikasi terpapar virus ini. Agar tidak kemana-mana yang positif ini, yang bisa menularkan ke orang lain,” tutupnya.


Sementara itu Pjs. Bupati Karimun Heri Andrianto menyampaikan apresiasinya kepada Pjs. Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar yang telah menginisiasi Gerakan 5 Juta masker yang dibagikan kepada seluruh masyarakat.


“Terima kasih, hari ini karimun dapat 100 ribu masker semoga bisa menjadi alat pelindung diri bagi masyarakat Karimun sehingga terbebas dari Covid-19,” kata Heri. (Ril)

Patroli di Legenda, Petugas Masih Temukan Pengendara yang tidak Pakai Masker
Petugas saat hentikan pengendara yang tidak memakai masker.

Dinamika Kepri, Batam
– Operasi Aman Nusa II penanggulangan Covid-19 Seligi 2020 kembali melakukan patroli dialogis di wilayah Legenda, Batam Center dan sekitarnya himbau masyarakat terapkan "4 M" yaitu dengan mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan guna mendukung adaptasi kebiasaan baru di wilayah Kepri, Kamis (12/11/20) pukul 08.00 WIb s/d pukul 18.00 Wib. 


Hal itu dilakukan guna mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan, sosial dan ekonomi, Pemerintah Republik Indonesia telah mengumumkan adaptasi kebiasaan baru. Untuk mendukung kebijakan tersebut Polda Kepri melalui Tim satgas pencegahan Operasi Aman Nusa II penanggulangan covid-19 seligi 2020 kembali memberikan pengawasan dan himbauan di Botania, Legenda dan Batam Center untuk tetap disiplin dan konsisten dalam laksanakan protokol kesehatan.



Selaku Kasubsatgas Samapta, kegiatan tersebut berlangsung dipimpin oleh Kompol Husain Karim. Adapun rute patroli dialogis malam tadi dimulai dari  patroli dialogis dari Perumahan Puri Asri, Perumahan Bcl, Perumahan Puri Selebriti 2, Perumahan Odessa, Perumahan Botania Garden, Plaza Botania 1, Rotiman Botania, Kfc Botania, Top 100 Kbc, Geprek Bensu Batam Botania, Pasar Botania 1, Mall Botania 2, Pasar Taras, Pasar Mustapa Wet Market, Pasar Mega Legenda, Pasar Mitra Raya, Wtb Food Market, Morning Bakery Greenland, Sun Bread Batam Centre, Morning Bakery Kda Dan Top 100 KDA.


Dalam kegiatan tersebut Tim menuju sasaran tempat keramian seperti Pasar, Supermarket, Komplek Pertokoan, Food Court dan Kedai Kopi atau Warung makan, Komplek - komplek Perumahan, lokasi - lokasi keramaian yang rawan terjadinya tindak pidana.


Saat bertugas, petugas operasi Aman Nusa II penanggulangan Covid-19 Seligi 2020 masih menemukan pengendara yang tidak memakai masker, sehingga pengendara tersebut dihentikan dan diingatkan agar segera memakaikan maskernya.


Dalam bertugas, patroli dialogis juga henti-hentinya tim memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap disiplin menggunakan masker ketika keluar rumah dan menjaga jarak, membungkus makanan dan minuman untuk dibawa pulang tidak makan di tempat, agar menerapkan pola hidup sehat, mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer dan menjaga kebersihan lingkungan serta menghimbau masyarakat agar tidak berkumpul di satu tempat keramaian dan melakukan social distancing.


''Dalam kegiatan kali ini Tim Satgas Pencegahan Ops Aman Nusa II Penanggulangan Covid 19 Seligi 2020 juga Membagikan Digital Flyer Protokol 8 Langkah Sehat Keluar Rumah & Protokol 8 Langkah Sehat Sebelum Masuk Rumah kpd warga, RW & RT perumahan lewat Group WA setiap Perumahan,” jelas Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Pol Harry Goldenhardt S.


"Selama pelaksanaan kegiatan pemberian himbauan dan hunting patroli dilakukan, terpantau di kawasan tersebut dalam situasi relatif kondusif," tutupnya. (Ril)

Mendagri Tito Karnavian Launching 5 Juta Masker di Batam
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian.

Dinamika Kepri, Batam
- Untuk mewujudkan Pilkada Sehat 2020, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian melakukan launching 5 juta masker untuk masyarakat Kepri, Selasa (10/11/2020). 

Kata Tito, ini yang terbesar hingga saat ini di Indonesia. Diharapkannya, kegiatan itu dapat mendorong kesadaran dalam melindungi diri masing-masing dari bahayanya Covid-19.


Pada saat launching 5 juta masker  di Batam, Tito hadir bersama Ketua Umum PKK, Tri Tito Karnivan. Pemerintah Provinsi Kepri sendiri melaporkan, walau ditarget 5 juta masker, namun laporan terakhir, terkumpul 6,29 juta masker.


“Lima juta masker ini, merupakan yang terbanyak dibagikan sampai saat ini,” kata Mendagri Tito.


Masker itu sendiri, terkumpul dari bantuan Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Temasek Singapura, Konjen Singapura, pemerintah daerah, TNI, Polri, ASN, BUMN dan dari unsur masyarakat Kepri.


“Program masker ini sangat penting. Ini bagian pengendalian Covid-19. Saat melantik Pjs. Gubernur (Kepri), saya sampaikan ini. Saya sampaikan (tugas utama) menjaga agar Pilkada aman dan lancar. Kemudian pengendalian Covid-19,” ungkap Tito.



Pada kesempatan itu, Tito mengingatkan jika saat ini dunia tidak hanya krisis kesehatan. Namun sudah multidimensi. Dampak Covid-19 sudah mengganggu ekonomi dunia, termasuk Indonesia.


Sehingga setiap kepala daerah diminta menyelesaikan krisis multidimensi. Dan tidak cukup hanya fokus pada penanganan Covid-19. Karena itu, dalam perencanaan dan pelaksanaan anggaran, harus berorientasi pada stimulus ekonomi juga, serta untuk bantuan sosial.


“Itu harus dikoordinasikan ke DPRD. Alokasi juga, tidak hanya fokus pada covid,” ujar Tito mengingatkan.


Diakui, Kemendagri dan Kementerian Keuangan, merumuskan, relokasi dan refocussing anggaran. Sehingga, anggaran digunakan kepala daerah, untuk menyelesaikan krisis multi dimensi.


“Jadi kita harus memperhatikan perekonomian, walau yang utama kesehatan,” ulangnya.


Sementara Pjs. Gubernur Kepri, Bahtiar Baharuddin melaporkan kepada Tito, terkait program 5 juta masker di Kepri. Disebutkan, Ketua Umum PKK, Tri Tito Karnavian diminta untuk me-launching 5 juta masker, dengan harapan agar masyarakat, semakin sadar memperlengkapi diri dengan masker.


“Dengan digelar kegiatan pada hari pahlawan ini diharapkan bisa meneladani pejuang untuk kita berjuang melawan Covid-19,” harap Bahtiar.


Gerakan 5juta masker diakui digelar, karena dinilai jika kesadaran masyarakat Kepri, untuk menggunakan masker, belum seperti diharapkan.


“Itu yang menginspirasi kami untuk melakukan kegiatan ini. Harus didorong kesadaran masyarakat untuk menyiapkan masker,” jelas Dirjen Polpum Kemendagri ini.


Disampaikan juga soal komitmen Bupati dan Walikota se-Kepri, untuk penanganan Covid-19. Di antaranya dengan penyediaan laboratorium PCR. Dimana, saat ini sudah diresmikan laboratorium di RS Ahmad Tabib Tanjungpinang. Kemudian satu alat untuk laboratorium dikirim ke Karimun.


“Kami juga sudah tegaskan, tidak tandatangan APBD, jika tidak ada lab PCR. Jadi sudah ada komitmen Batam untuk lab di RSUD Embung Fatimah. Natuna dan Anambas juga sudah punya lab, walau masih hijau (kabupaten baru). BP Batam juga sudah komitmen membuat lab di RSBP Batam,” kata lelaki kelahiran Bone itu. (Ril).

Patroli di Botania, Petugas Operasi Aman Nusa II Penanggulangan Covid-19 Sisir Pasar dan Super Market
Petugas Operasi Aman Nusa II Penanggulangan Covid-19 saat patroli di pasar Botania.

Dinamika Kepri, Batam
– Operasi Aman Nusa II penanggulangan covid-19 Seligi 2020 kembali melakukan patroli dialogis di wilayah Botania dan sekitarnya himbau masyarakat terapkan "4 M" yaitu mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan guna mendukung adaptasi kebiasaan baru di wilayah Kepri pada hari Senin (9/11/20) malam mulai pukul 20.00 WIb s/d hingga hari Selasa (10/11/20) pukul 01.00 Wib dini hari.  



Operasi dilakukan guna mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan, sosial dan ekonomi, Pemerintah Republik Indonesia telah mengumumkan adaptasi kebiasaan baru. Untuk mendukung kebijakan tersebut Polda Kepri melalui Tim satgas pencegahan Operasi Aman Nusa II penanggulangan covid-19 seligi 2020 kembali memberikan pengawasan dan himbauan di Botania dan sekitarnya untuk tetap disiplin dan konsisten dalam laksanakan protokol kesehatan.


Selaku Kasubsatgas Samapta, kegiatan tersebut berlangsung dipimpin oleh Kompol Husain Karim. Adapun rute patroli dialogis malam tadi dimulai dari Perumahan Arira Garden, Perumahan Puri Selebriti 3, Perumahan Taman Yasmin, Perumahan Taman Mediterania, Perumahan Bandara Rajawali, Pasar Botania 1, Pasar Mustafa, Pasar Taras, Pasar Mitra Raya, Koplek Pertokoan Mtc, Kfc Batam Botania, Roti Man Botania, Pasar Botania 2, Mie Tarempa Batam Centre, Pasar Niaga Mas, Plaza Botania, Mall Botania 2, Laluna Tarempa Dan Pasar Top 100 Kbc.


Dalam kegiatan tersebut Tim menuju sasaran tempat keramian seperti Pasar, Supermarket, Komplek Pertokoan, Food Court dan Kedai Kopi atau Warung makan, Komplek - komplek Perumahan, lokasi - lokasi keramaian yang rawan terjadinya tindak pidana.


Tidak henti-hentinya tim memberikan  himbauan kepada masyarakat untuk tetap disiplin menggunakan masker ketika keluar rumah dan menjaga jarak, membungkus makanan dan minuman untuk dibawa pulang tidak makan di tempat, agar menerapkan pola hidup sehat, mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer dan menjaga kebersihan lingkungan serta menghimbau masyarakat agar tidak berkumpul di satu tempat keramaian dan melakukan social distancing.


''Dalam kegiatan kali ini Tim Satgas Pencegahan Ops Aman Nusa II Penanggulangan Covid 19 Seligi 2020 juga Membagikan Digital Flyer Protokol 8 Langkah Sehat Keluar Rumah & Protokol 8 Langkah Sehat Sebelum Masuk Rumah kpd warga, RW & RT perumahan lewat Group WA setiap Perumahan ” Jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. 


"Selama pelaksanaan kegiatan pemberian himbauan dan hunting patroli dilakukan, terpantau di kawasan tersebut dalam situasi relatif kondusif," tutupnya. (Ril)

Pjs Bahtiar Minta Media Bantu Ubah Pola Pikir Masyarakat Tentang Bahaya Covid-19
Pjs. Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin. (Foto: Humas Pemprov Kepri)

Dinamika Kepri, Batam
- Pjs. Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin bersilaturahmi dengan para pemimpin redaksi (pemred) media massa se-Kepri, Jumat (6/11/2020).


Beberapa hal disampaikan pada pertemuan yang dilaksanakan di Golden Prawn itu, termasuk ajakan menjadi agen perubahan mindset masyarakat terhadap bahaya wabah Covid-19 dan menjadi pahlawan penanganan Covid-19.


Mengawali perbincangan, Bahtiar menceritakan bagaimana kekuatan media dalam membentuk opini publik.


Opini publik bisa dirancang oleh media sehingga bisa menjadi kebenaran dan bisa juga menjadi kebenaran yang dirancang. Sehingga bisa menutupi yang keliru menjadi benar dan benar jadi keliru. Pers berada di dua mata pedang bagi demokrasi. Bisa jadi imun dan bisa jadi virus.



“Sebagai pejabat sementara dengan masa tugas yang terbatas, tugas utama saya ada dua; melakukan berbagai cara penanganan Covid-19 sehingga tingkat penyebaran bisa ditekan, dan melaksanakan Pilkada sehat. Agar dua hal ini berjalan dengan baik, saya mengajak kawan-kawan pimpinan media untuk ikut serta menyukseskan dua kerja besar ini untuk rakyat Kepri,” pinta Bahtiar.


Bahtiar juga meminta bantuan media untuk ikut serta mengubah pola pikir masyarakat dalam menyikapi wabah Covid-19.


Saat ini, kata Bahtiar, di tengah masyarakat masih banyak yang menyepelekan dan bahkan tidak percaya dengan wabah Covid-19. Akibatnya kesadaran masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker dalam aktifitas sehari-hari sangat rendah. Bahkan ada masyarakat yang tidak peduli sama sekali dengan masker ketika berinteraksi satu sama lain. Kondisi tersebut, apabila dibiarkan akan makin meningkatkan penyebaran Covid-19 di Kepri.


“Masyarakat belum menganggap serius kematian akibat Covid-19. Padahal angka kematian di Kepri sudah mencapai 2,53 persen. Jika angka ini konsisten maka dari 2 juta saja penduduk Kepri angka kematian bisa mencapai 47 ribu orang,” jelasnya.


Supaya kematian di Kepri akibat Covid-19  tidak sampai  di angka di atas, maka berbagai upaya terus dilakukan pemerintah. Salah satunya dengan membuat gerakan berbagi 5 juta masker secara serentak se-Kepri.


“Setiap orang saya ajak untuk bisa menjadi pahlawan bagi orang sekitarnya dengan berbagi 1 masker saja. Kami pilih peringatan Hari Pahlawan pada tanggal 10 November 2020 nanti sebagai momentum gerakan berbagi 5 juta masker. Media sangat saya harapkan peran sertanya di sini sehingga masker bisa menjadi gaya hidup masyarakat,” tukas Bahtiar.


Tidak itu saja, Bahtiar menyebutkan juga akan menjadikan mesjid dan tempat ibadah lainnya sebagai sentral untuk mengubah perilaku dan pola pikir masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan.


Pada kesempatan silahturrahmi tersebut Bahtiar didampingi Kepala Biro Humas, Protokol dan Penghubung Zulkifli. Pimpinan media yang hadir ada sebannyak 16 orang yang terdiri dari media cetak dan elektronik, dan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kepri, Chandra Ibrahim. (Ril)

Presiden Minta Kejar dan Wujudkan Kemandirian Industri Farmasi Nasional
Presiden Republik Indonesia Ir. Joko Widodo

Dinamika Kepri, Jakarta
- Presiden Joko Widodo saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Pertemuan Ilmiah Tahunan Ikatan Apoteker Indonesia mengajak seluruh pihak terkait untuk bersama melakukan reformasi sistem kesehatan nasional secara besar-besaran. Reformasi tersebut juga mencakup kemandirian obat dan bahan baku obat yang diharapkan dapat segera dicapai.


"Kita tahu bahwa sekitar 90 persen obat dan bahan baku obat masih mengandalkan impor. Padahal negara kita sangat kaya dengan keberagaman hayati baik di daratan maupun di lautan. Hal ini jelas memboroskan devisa negara, menambah defisit neraca transaksi berjalan, dan membuat industri farmasi dalam negeri tidak bisa tumbuh dengan baik," ujarnya dalam video yang ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis, 5 November 2020.



Oleh karena itu, Presiden berpandangan, kemandirian dalam industri obat-obatan dan alat kesehatan harus menjadi prioritas bersama dan dilakukan dengan cara-cara yang luar biasa di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini terjadi. Pandemi, dengan segala dampak yang ditimbulkannya, memberi banyak pelajaran kepada kita.


Pandemi telah membangkitkan rasa krisis dalam dunia farmasi untuk memacu kegiatan riset, mengembangkan inovasi-inovasi, merevitalisasi industri bahan baku obat di dalam negeri, hingga memperkuat struktur manufaktur industri farmasi nasional.


"Kekayaan keragaman hayati Indonesia harus dijadikan modal dasar dalam kebangkitan industri obat dalam negeri. Keragaman hayati harus dimanfaatkan untuk memperkuat ketahanan masyarakat di bidang kesehatan. Obat fitofarmaka juga perlu difasilitasi untuk melewati uji klinis dan standarisasi sehingga menjadi pilihan pengobatan promotif dan preventif," tuturnya.


Kebangkitan industri farmasi nasional nantinya diharapkan akan sekaligus memperkuat perekonomian nasional, baik yang bekerja di hulu maupun di hilir industri, dan meningkatkan kesejahteraan para petani serta UMKM.


Selain itu, memanfaatkan momentum penanganan pandemi, Presiden Joko Widodo juga mengajak partisipasi seluruh elemen masyarakat mulai dokter, perawat, apoteker, dan profesi lainnya untuk ambil bagian dalam penanganan pandemi terutama untuk membantu kesuksesan program vaksinasi Covid-19.


"Saya mengajak peran serta dalam rantai produksi, distribusi, dan pelayanan vaksinasi dengan memberikan pelatihan teknis terkait penanganan vaksin, serta bisa berperan menjadi promotor dan memberikan edukasi tentang vaksin," kata Presiden.


Melalui pelaksanaan Rakernas dan Pertemuan Ilmiah Ikatan Apoteker Indonesia ini pula Kepala negara berharap agar nantinya melahirkan banyak gagasan dan rencana-rencana aksi untuk membantu percepatan penanganan pandemi Covid-19 dan kemandirian obat dalam negeri. 



(Humas Kemensetneg)

Lawan Covid-19, Gerakan 5 Juta Masker se-Kepri Dilakukan 10 November
Foto bersama Tim Gerakan 5 Juta Masker Kepri dengan Pjs Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum

Dinamika Kepri, Batam - Gerakan 5 juta masker se-Kepri akan dilaksanakan 10 November nanti, tepat Hari Pahlawan. Khusus Batam, dijatah 1 juta masker dan sudah terkumpul 1.050.000 masker.

Penjabat sementara (Pjs) Wali Kota Batam, Syamsul Bahrum mengatakan, gerakan 5 juta masker ini nantinya akan dihadiri langsung Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dengan adanya gerakan ini, diharapkan masyarakat makin sadar terhadap protokol kesehatan dalam melawan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).



"Meski sudah melebihi target, kita terus mengumpulkan bantuan yang ada," ujar Syamsul usai menerima secara simbolis bantuan 50 ribu masker dari Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Batam di Panggung Utama Dataran Engku Putri, Rabu (4/11/2020).


Ia mengatakan, semua elemen masyarakat banyak yang ikut andil dalam gerakan tersebut. Bahkan, kata dia, semua punya peran masing-masing sebagai upaya melawan Covid-19 di Batam. 


"Terima kasih atas bantuan yang diberikan, semoga Covid-19 ini segera berlalu. Saya optimistis setiap penyakit pasti ada obatnya," ujarnya.


Selain itu, Syamsul juga menyampaikan, hingga saat ini vaksinasi masih dalam pembahasan. Namun, ia belum mengungkapkan kepastian kapan vaksin tersebut ada di Batam. Untuk itu, selama menunggu kapan vaksin ada, ia menekankan masyarakat memperketat protokol kesehatan.


"Terus pakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir," kata dia.


Di lokasi sama, Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk menyampaikan kesiapan untuk terus membantu pemerintah dalam menangani Covid-19 di Batam. Bahkan, rencana untuk memenuhi target yang akan dikumpulkan, pihaknya mengajak asosiasi lain untuk ikut berpartisipasi mengumpulkan masker.


"Misi kita menjaga kesehatan dengan tetap menjaga ekonomi," kata dia.


Dalam penyerahan bantuan itu, turut hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Batam, Jefridin Hamid, Kapala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Batam, Azril Apriansyah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi, serta pengurus Kadin Batam serta jajaran pejabat lain di lingkungan Pemko Batam. (Ril)

Patroli Dialogis di Wilayah Bengkong, Operasi Aman Nusa II Penanggulangan Covid-19 Terapkan 4M
Petugas tegur seorang pedagang yang tidak memakai masker. 

Dinamika Kepri, Batam – Operasi Aman Nusa II penanggulangan Covid-19 Seligi 2020 kembali melakukan patroli dialogis di wilayah Bengkong dan sekitarnya himbau masyarakat terapkan "4M" yaitu mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan guna mendukung adaptasi kebiasaan baru di wilayah kepri pada Sabtu (31/10/20) pukul 20.00 Wib s/d Minggu (1/11/2020) pukul 01.00 Wib.  


Guna mempercepat penanganan Covid-19 dalam aspek kesehatan, sosial dan ekonomi, Pemerintah Republik Indonesia telah mengumumkan adaptasi kebiasaan baru. Untuk mendukung kebijakan tersebut Polda Kepri melalui Tim satgas pencegahan Operasi Aman Nusa II penanggulangan covid-19 seligi 2020 kembali memberikan pengawasan dan himbauan di Bengkong dan sekitarnya untuk tetap disiplin dan konsisten dalam laksanakan protokol kesehatan.



Selaku Kasubsatgas Samapta, kegiatan dialogis di wilayah Bengkong dan sekitarnya itu dipimpin oleh Kompol Husain Karim.


Adapun rute patroli dialogis malam tadi dimulai dari Kapling Bengkong Nusantara, Perumahan Regatta, Perumahan Oriana, Perumahan Cipta Permata Batam, Perumahan Koplek Sei. Nayon, Perumahan Cahaya Garden, Perumahan Kampung Durian, Golden Prawn 555 Restaurant, Geylang Food Court, Top 100 Bengkong, Jodoh Centre, Bengkong Shopping Centre, Golden King Food Court, Holland Bakery Bengkong 2, Pasar Malam Bengkong, Kopi Tiam Potong Lembu Bengkong, Geylang Food Court, Warung Laguna Coffee Bengkong, Pizza Hut Delivery Bengkong, G Coffee Carnival Bengkong, Uncle Bean Workshop & Café, Go Donuts & Caffee Bengkong, Golden Layer Cakes Bengkong dan Golden Prawn Foodcourt.


Dalam kegiatan tersebut Tim menuju sasaran tempat keramian seperti Pasar, Supermarket, Komplek Pertokoan, Food Court dan Kedai Kopi atau Warung makan, Komplek - komplek Perumahan, Lokasi - lokasi keramaian yang rawan terjadinya Tindak pidana.


Tidak henti-hentinya tim memberikan  himbauan kepada masyarakat untuk tetap disiplin menggunakan masker ketika keluar rumah dan menjaga jarak, membungkus makanan dan minuman untuk dibawa pulang tidak makan di tempat, agar menerapkan pola hidup sehat, mencuci tangan dan menggunakan hand sanitizer dan menjaga kebersihan lingkungan serta menghimbau masyarakat agar tidak berkumpul di satu tempat keramaian dan melakukan social distancing.


''Dalam kegiatan kali ini Tim Satgas Pencegahan Ops Aman Nusa II Penanggulangan Covid 19 Seligi 2020 juga Membagikan Digital Flyer Protokol 8 Langkah Sehat Keluar Rumah & Protokol 8 Langkah Sehat Sebelum Masuk Rumah kpd warga, RW & RT perumahan lewat Group WA setiap Perumahan ” Jelas Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S., S.IK., M.Si. 


"Selama pelaksanaan kegiatan pemberian himbauan dan hunting patroli, terpantau di kawasan tersebut dalam situasi relatif kondusif," tutupnya. (Ril)



Dinamika Kepri, Batam - Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat terdampak Covid-19, Rumah Sakit Badan Pengusahaan Batam (RSBP Batam) menyerahkan bantuan peralatan kesehatan dan suplemen kepada masyarakat di Kelurahan Tiban Indah di Aula Kantor Kelurahan Tiban Indah, Sekupang, Batam, Sabtu (10/10/2020).


Bantuan tersebut terdiri dari masker 500 kotak, hand sanitizer 500 botol, dan vitamin untuk meingkatkan imunitas tubuh sebanyak 500 kotak, dan merupakan hasil dari dana yang telah dihimpun oleh karyawan BP Batam dan masyarakat Kota Batam.


Bantuan diserahkan langsung oleh Direktur RSBP Batam, dr. Afdhalun A. Hakim dan diterima oleh Lurah Tiban Indah, Rizky Surya Lestari, serta disaksikan oleh perwakilan Ketua RT dan RW setempat.


Lurah Tiban Indah, Rizky Surya Lestari, dalam sambutannya, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada RSBP Batam atas inisasi pembagian alat kesehatan dan vitamin kepada masyarakat Tiban Indah.


“Dari data yang telah kami catat, masyarakat Kelurahan Tiban Indah yang saat ini terkonfirmasi positif sampai saat ini berjumlah 28 orang. Dengan adanya program bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak Covid-19,” kata Rizky.


Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada pelayanan RSBP Batam yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.


“Kalau fasilitas maupun bentuk fisik gedung lebih mudah terlihat, bahkan untuk pelayanan RSBP Batam, kami bisa merasakan adanya peningkatan dari tahun-tahun sebelumnya. Kami memandang ini adalah hal yang sangat positif, sekaligus sebagai pertanda bahwa pelayanan di RSBP Batam sudah prima,” ujar Rizky.


Direktur RSBP Batam, dr. Afdhalun A. Hakim, mengatakan, perbaikan pelayanan RSBP Batam merupakan komitmen dari pimpinan BP Batam untuk peningkatan pelayanan publik.


“Kami harus mengubah citra RSBP Batam, karena Batam merupakan etalase pelayanan kesehatan pemerintah yang berbatasan dengan dua negara yang memiliki fasilitas kesehatan yang baik, yaitu Singapura dan Malaysia,” ujar Afdhalun.


Selain itu, kecenderungan masyarakat Indonesia untuk memilih pengobatan di kedua negara tersebut juga menjadi motivasi bagi RSBP Batam untuk membenahi pelayanan.


Pada kesempatan ini, dr. Afdhalun A. Hakim juga mengimbau kepada warga agar terus melaksanakan protokol kesehatan dengan baik. Menurutnya, salah satu faktor meningkatnya angka pasien terkonfirmasi positif di Batam adalah akibat dari ketidakpedulian warga untuk mengenakan masker saat beraktivitas sehari-hari.


“Saat ini era kita masih New Normal. Banyak masyarakat yang sudah menganggap bahwa saat ini sama dengan masa-masa normal sebelum terjadi pandemi dan tidak mengindahkan protokol kesehatan. Sehingga walau kini pasien terkonfirmasi positif mencapai 30 hingga 40 orang per harinya, sudah biasa-biasa saja. Nah, ini yang harus kita benahi bersama,” kata Afdhalun.


Ia berharap pembagian bantuan alat kesehatan ini akan memberikan manfaat bagi masyarakat Kelurahan Tiban Indah, dan seluruh warganya dapat mengikuti protokol kesehatan dengan baik. 


Turut hadir dalam penyerahan bantuan tersebut, Wakil Direktur Keuangan dan Umum RSBP Batam, Andi Yunus, Manager Pemasaran dan Pengembangan Usaha RSBP Batam, Okta Riza, serta sejumlah tenaga medis RSBP Batam. (Ril)

Ilustrasi Virus Corona-19.

Dinamika Kepri, Batam - Perkembangan kasus Covid-19 di Kota Batam menuju trend positif seiring bertambahnya pasien terkonfirmasi positif, pada hari Jumat, 2 Oktober 2020 pada pukul 19.00 WIB, Gugus tugas Covid-19 Kota Batam melalui web site resminya di lawancorona.batam.go.id merilis bahwa sebanyak 62 orang pasien warga Batam terkonfirmasi positif Covid-19 dinyatakan sembuh dari perawatan rumah sakit.

Mereka yang sembuh saat ini tersebut dinyatakan juga telah menyelesaikan masa isolasi dan perawatan di rumah sakit di Kota Batam.

Ke-62 pasien sembuh itu yakni berasal dari 3 pasien dari RS Awal Bros, 1 pasien dari Rs.Graha Hermine, 1 pasien dari RS Budi Kemuliaan, 2 pasien dari RSAB dan 55 pasien lainnya dari RSKI Covid-
19 Galang.

Batam sejak pandemik Covid-19 hingga saat ini hari Jumat, 2 Oktober 2020 dari data statistiknya tercatat positif 1690, sembuh 1136, meninggal 48 dan 507 pasien masih dalam perawatan di RS. (Ag)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.