Tampilkan postingan dengan label Headline. Tampilkan semua postingan

Pangkogabwilhan I Laksamana Madya I Nyoman Gede Ariawan, SE, MM memimpin Apel gelar pasukan Operasi Lilin Seligi – 2020 di Mapolda Kepri, Senin (21/12/2020).
Pangkogabwilhan I Laksamana Madya I Nyoman Gede Ariawan, SE, MM.

Dinamika Kepri, Batam –  Pangkogabwilhan I Laksamana Madya I Nyoman Gede Ariawan memimpin Apel gelar pasukan Operasi Lilin Seligi – 2020 di Mapolda Kepri, Senin (21/12/2020). 


Hadir dalam Apel gelar pasukan tersebut dihadiri oleh Gubernur Provinsi Kepri yang diwakili oleh Sekda Provinsi Kepri, Ketua DPRD Provinsi Kepri, Kapolda Kepri Irjen Pol. Dr. Aris Budiman, M.Si., FKPD Provinsi Kepri dan Kota Batam, Wakapolda Kepri, Para pejabat TNI-Polri, Stakeholder terkait dan para peserta Apel.


"Ini merupakan suatu kehormatan bagi saya yang diberikan oleh Kapolda Kepri untuk menjadi pimpinan apel pada Gelar Pasukan Operasi Lilin Seligi – 2020 ini. Dalam pelaksanaannya nanti situasi seperti apapun yang kita hadapi sebagai prajurit harus siap melaksanakan tugas dengan baik dan semangat," ujar Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI I Nyoman Gede Ariawan dalam sambutannya.


Selanjutnya Pangkogabwilhan I Laksamana Madya TNI I Nyoman Gede Ariawan juga membacakan amanat Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Jenderal Polisi Drs. Idham Azis, M.Si. 


Adapun amanat Kapolri tersebut, bahwa Apel gelar pasukan ini dilaksanakan sebagai bentuk pengecekkan akhir kesiapan pelaksanaan Operasi lilin – 2020 dalam rangka pengamanan perayaan natal tahun 2020 dan tahun baru 2021, baik kesiapan dari aspek personil maupun sarana dan prasarana serta keterlibatan unsur terkait seperti TNI, Pemda dan Mitra Kamtibmas lainnya.


Pada perayanan natal dan tahun baru nanti tentunya akan meningkatkan aktivitas masyarakat, peningkatan aktivitas masyarakat ini tentu saja sangat berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas, gangguan kamseltibcarlantas dan pelanggaran Protokol kesehatan Covid – 19 oleh karena itu Polri menyelenggarakan Operasi Lilin – 2020 yang akan dilaksanakan selama 15 hari, mulai dari tanggal 21 Desember 2020 sampai dengan tanggal 4 Januari 2021 dengan mengedepankan kegiatan preemtif dan preventif secara humanis serta penegakkan hukum secara tegas dan professional tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid – 19 sehingga masyarakat dapat merayakan natal dan tahun baru dengan rasa aman dan nyaman.


Personil yang dipersiapkan di seluruh Indonesia dalam pelaksanaan Operasi ini adalah sebanyak 83.917 Personil Polri, 15.842 personil TNI serta 55.086 personil intansi terkait lainnya. Personil ini nantinya akan ditempatkan pada 1.607 Pos pengamanan untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan kamtibmas dan kamseltibcarlantas serta 675 Pos pelayanan untuk melaksanakan pengamanan di pusat keramaian, pusat perbelanjaan, stasiun, terminal, bandara, pelabuhan dan lain-lain.


Dalam pelaksanaan Operasi ini ada beberapa prediksi gangguan kamatibmas yang harus kita antisipasi antara lain Ancaman Terorisme dan Radikalisme, Ancaman Sabotase, penyalahgunaan Narkoba, pesta miras, aksi pengerusakan fasilitas umum, aksi kriminalitas seperti curat, curas, curanmor, tawuran antar kelompok pemuda atau antar kampung, balap liar, kemacetan dan kecelakaan lalu lintas maupun ancaman bencana alam seperti banjir dan tanah longsor sebagai dampak dari musim penghujan.


"Untuk itu saya harapkan seluruh Kasatwil mampu menentukan langkah antisipasi yang proaktif dan aplikatif serta cara bertindak yang tepat, efektif dan efisien dalam mengatasi berbagai potensi gangguan yang ada sesuai dengan karakteristik kerawanan pada masing-masing daerah," pesan Kapolri.


Beberapa penekanan juga diberikan Kapolri guna mendukung pelaksanaan tugas antara lain sebagai berikut :

  1. Siapkan mental dan fisik sert jaga kesehatan, niatkan setiap pelaksanaan tugas sebagai ibadah kepada tuhan yang maha esa
  2. Lakukan deteksi dini dengan memetakan dinamika dan fenomena yang berkembang sebagai langkah antisipasi sedini mungkin untuk mencegah aksi yang meresahkan masyarakat.
  3. Tingkatkan kepekaan, kewaspadaan dan kesiapsiagaan dalam melaksanakan pengamanan dan antisipasi erhadap kemungkinan terjadinya aksi terror dan kriminalitas yang memanfaatkan momentum natal 2020 dan perayaan tahun baru 2021
  4. Laksanakan pelayanan dengan professional dan humanis, berikan pelayanan terbaik, lengkapi sarpras dan perorangan yang memadai serta lakukan penugasan anggota dengan Body System.
  5. Laksanakan penegakkan hukum secara professional dan proporsional serta bertindaklah secara tegas namun humanis terhadap setiap pelanggaran hukum yang berpotensi menimbulkan gangguan kamtibmas
  6. Mantapkan kerja sama, sinergi dan soliditas para pihak yang terlibat demi keberhasilan pelaksanaan Operasi
  7. Tetaplah menjadi teladan bagi keluarga dan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, mencegah penyebaran covid – 19 yaitu dengan mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih.


 (Ril)

Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja IPTU Haris Baltasar Nasution dan Panit 1 Reskrim Polsek Lubuk Baja
Tersangka inisial RA (33).

Dinamika Kepri, Batam - Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja IPTU Haris Baltasar Nasution dan Panit 1 Reskrim Polsek Lubuk Baja IPDA Ahmad Nasal Harahap berhasil amankan Pelaku Tindak Pidana Pencurian Dengan Kekerasan dengan inisial RA (33) yang juga merupakan residivis (jambret), Jumat (18/12/2020) sekira Pukul 22.00 Wib.


Arya menjelakan kronologi berawal saat korban sedang melaksanakan jogging  (18/12/2020) pukul 20.00 Wib dengan melalui rute simpang jam hingga ke Edukits – Batam Centre.


"Setelah selesai melaksanakan jogging, pelapor pun kembali lagi menuju ke rumah pelapor yang beralamat di Komp. Kanaan Indah Blok B No. 05 Kec. Lubuk Baja – Kota Batam dengan berjalan kaki," kaya Arya, Minggu (19/12/2020).


Kemudian pada saat melewati jalan menuju ke rumah, pelapor pun melewati jalan tersebut di tepian karena berjalan melawan arah. Pada saat melewati tepian tersebut, tiba-tiba datang dari arah depan sebuah sepeda motor yang dikendarai oleh 2 (dua) orang yang pelapor tidak kenali dan langsung memepet pelapor yang pada saat itu sedang berjalan.


"Saat itu juga, pelaku yang dibonceng langsung merampas handphone milik korban yang di simpan di saku baju sebelah kiri. Sehingga pelapor pun langsung menendang sepeda motor milik korban yang mengakibatkan pelapor terjatuh ke aspal," jelasnya.


Menerima laporan tersebut unit reskrim polsek Lubuk Baja yang pada saat itu sedang  yang mobiling dengan gerak cepat , pada saat di belakang RSp Awal Bros langsung melakukan penyelidikan.


Berdasarkan petunjuk dan juga ciri-ciri yang dijelaskan oleh korban, telah dilakukan pengintaian dan pencarian terhadap diduga pelaku. Pada saat melakukan pencarian, didapati bahwa 1 (satu) orang laki-laki dengan gerak-gerik mencurigakan sedang berlari di depan RS Awal Bros.


Mengetahui hal tersebut, pelarian terhadap diduga pelaku dihadang dan kemudian tim berhasil melakukan penangkapan terhadap 1 (satu) orang laki-laki dewasa yang diduga sebagai pelaku. Selanjutnya terhadap diduga pelaku di bawa ke Kantor Polsek Lubuk Baja guna dilakukan pengembangan lebih lanjut.


Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 3.500.000,- (Tiga Juta Lima Ratus Ribu Rupiah) serta mengalami luka lecet pada bagian lutut sebelah kanan. Dan terdapat beberapa barang bukti yang di amankan.


Menyikapi hal tersebut, Kapolresta Barelang Polda Kepri AKBP Yos Guntur melalui Kapolsek Lubuk Baja Kompol Arya Tesa Brahmana, membenarkan telah terjadinya Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan dimana pelaku merupakan Residivis tindak Pidana yang sama. Saat ini Pelaku masih diamankan oleh Unit Reskrim Polek Lubuk Baja untuk proses lebih lanjut. (Ril)

Pengkaderan teroris muda yang dilakukan oleh Jamaah Islamiyah (JI)

Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (18/12/2020).


Dinamika Kepri, Jakarta  -  Pengkaderan teroris muda yang dilakukan oleh Jamaah Islamiyah (JI) sudah sangat teragenda rapi. Bahkan perekrutmen para kader yang siap tempur juga sudah dilakukan. 


Hal ini teridentifikasi dengan adanya 91 kader yang telah dilatih oleh JI dan 66 di antaranya sudah dikirim ke Suriah untuk bergabung dengan kelompok teror di sana. 


Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyatakan Polri sudah mendapatkan informasi soal adanya 91 kader JI yang dilatih siap tempur, dimana 66 di antaranya sudah dikirim ke Suriah dan beberapa sudah kembali ke Indonesia.


"Mereka (JI) sudah menyiapkan kemampuan diri dengan pelatihan-pelatihan khusus guna mempersiapkan kekuatan melawan musuh yakni negara dan aparat. Sebagian besar dari mereka juga sudah berangkat ke Suriah bergabung dengan kelompok teror di sana dan berperan aktif dalam konflik di Suriah. Kemampuan yang sudah diasah di tempat pelatihan dan medan tempur sebenarnya (Suriah) menjadikan mereka sebagai potensi ancaman nyata,” kata Argo, Jumat (18/12/2020).


Dikatakan kader teroris ini dipersiapkan oleh organisasinya (Jamaah Islamiyah) melalui bagian  struktur khusus untuk membentuk kader jemaahnya. Penanggung jawab atau amir Jamaah Islamiyah adalah Parawijayanto dan koordinator pelatihan adalah Joko Priyono alias Karso.


Ditanya mengapa radikalisme tumbuh demikian subur di tanah air, Argo menyatakan ada banyak sekali faktornya. Salah satunya adalah maraknya penyebaran berita bohong atau hoax.


 “Maraknya penyebaran hoax tanpa filter melalui sosial media membuat paham radikal dan anti pemerintah makin subur. Dari dulu sampai sekarang radikalisasi terbentuk sebagai bagian dari respons atas ketidakadilan dan makin melebarnya kesenjangan sosial di masyarakat. Bahwa kemudian agama jadi satu alasan dalam mengekspresikan ketidakpuasan dan kebencian,” katanya. 


Maka sebagai upaya untuk mencegah terjadinya penyebaran paham dan ideologi radikalisme di kalangan anak muda, sambung Argo, perlu dilibatkan seluruh stakeholder yang bersentuhan langsng dengan dunia pendidikan, sosial, keagamaan, komunikasi dan keamanan di lingkungan masing-masing. 


“Ya perlu peran serta semua stakeholder,” katanya.


Namun khusus untuk Polri, lanjut mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya ini, Densus 88 terus melakukan pemantauan terhadap jaringan teror yang ada di Indonesia secara terus-menerus, mulai dari pengumpulan bahan informasi, pengolahan informasi sampai dilakukan penegakan hukum.


“Spesifiknya, Densus 88 sudah melakukan penegakan hukum terhadap 20 peserta pelatihan JI,” kata Argo.


Seperti diketahui sebelumnya, Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan penangkapan sebanyak 23 terduga teroris dari kelompok Jamaah Islamiyah (JI) di 8  lokasi yakni di  Lampung Selatan, Lampung Tengah, Bandar Lampung, Pringsewu, Metro, Jambi, Riau dan Palembang. 


Dua dari 23 orang yang ditangkap merupakan Panglima Askari JI yakni Taufik Bulaga alias Upik Lawanga dan Zulkarnain alias Arif Sunarso.


Selain menangkap para tersangka, Densus 88 juga berhasil mengungkap adanya bunker di rumah Upik Lawanga di Lampung yang digunakan untuk bersembunyi dan menyimpan senjata-senjata rakitan buatannya. 


"Barang bukti yang disita dari rumah Upik ini ada senjata rakitan dan bunker," kata Argo. (Ril)

 

Vaksin Covid-19 akan tersedia gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali
Presiden Joko Widodo. (Foto Dok: setneg) 

Dinamika Kepri, Jakarta - Vaksin Covid-19 akan tersedia gratis bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Presiden Joko Widodo mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam program vaksinasi Covid-19 yang akan dilaksanakan dalam beberapa waktu mendatang. Hal itu dikemukakan Presiden saat menyerahkan bantuan modal kerja bagi sejumlah pelaku usaha mikro dan kecil di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat, 18 Desember 2020.


Oleh karena itu, saat ini pemerintah tengah berupaya untuk menyediakan akses yang luas terhadap vaksin Covid-19 bagi seluruh masyarakat. Untuk diketahui, vaksin tersebut nantinya akan disediakan kepada masyarakat secara cuma-cuma atau gratis.


"Vaksinasi itu untuk semua rakyat tidak terkecuali supaya kita bisa kembali hidup normal. Juga tidak ada kaitannya dengan anggota BPJS. Kan ada isu ini yang divaksin hanya yang memiliki kartu BPJS, tidak. Semua warga bisa mengikuti vaksinasi," kata Presiden.


Saat ini, pemerintah masih menunggu tahapan yang sedang dilaksanakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Apabila, tahapan ilmiah tersebut telah selesai dilakukan, maka pemerintah akan bersegera menyelenggarakan vaksinasi massal tersebut.


Presiden sangat berharap agar seluruh masyarakat mau mengikuti program vaksinasi tersebut. Presiden bersama dengan sejumlah pihak lain seperti Majelis Ulama Indonesia akan memastikan keamanan serta kehalalan dari vaksin tersebut.


"Saya nanti yang akan divaksin pertama kali. Di Indonesia ini saya yang pertama kali (divaksin) untuk menunjukkan bahwa divaksin itu tidak apa-apa," tuturnya.


Namun, Kepala Negara mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan seperti mengenakan masker, menjaga jarak, hingga rutin mencuci tangan untuk mencegah penyebaran pandemi. (Ril)


(Humas Kemensetneg)

Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri berhasil menangkap buronan kelas kakap kelompok terorisme Jamaah Islamiyah (JI) yakni Taufik Bulaga alias Upik Lawanga.
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono tunjukan barang bukti senjata Rakitan saat dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (18/12/2020).

Dinamika Kepri, Jakarta - Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri berhasil menangkap buronan kelas kakap kelompok terorisme Jamaah Islamiyah (JI) yakni Taufik Bulaga alias Upik Lawanga. 


Dari penangkapan itu, Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkap adanya bungker di rumah Upik Lawanga di Lampung yang digunakan untuk bersembunyi dan menyimpan senjata-senjata rakitan buatannya. 


"Barang bukti yang disita dari rumah Upik ini ada senjata rakitan dan bungker juga di rumahnya," kata Argo dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (18/12/2020).


Demi transparansi, Argo menyebut bahwa Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan akan mengajak awak media untuk melihat langsung bungker tersebut pada esok hari.


"Besok Kabag Penum akan datang ke Lampung, dengan teman media akan melihat bungker itu seperti apa. Biar paham bungker itu seperti apa," ujar Argo. 


Disisi lain, Argo juga menyebut bahwa, Upik Lawanga mendapat pesanan dari pimpinan kelompok tersebut untuk membuat senjata api rakitan sejak bulan Agustus 2020. 


"Tersangka upik ini bulan Agustus 2020 sudah dipesan untuk membuat senjata api rakitan ini. Ada pesanan dari pimpinannya, mulai Agustus 2020 silakan membuat senjata.


Masalah digunakan kapan belum tahu. Yang bersangkutan sudah menyiapkan, ada perintah untuk membuat senjata," papar Jenderal bintang dua itu.


Upik Lawanga merupakan anggota JI yang menjadi dalang dari beberapa terror Bom seperti Bom Tentena, Bom Gor Poso, Bom Pasar sentral dan rangkaian Tindakan terror lainnya pada tahun 2004 hingga tahun 2006.


Pada penangkapan ini, Densus 88 juga berhasil menangkap buronan kelas kakap yakni, Zulkarnain alias Arif Sunarso yang merupakan Panglima Askari Jamaah Islamiyah. (Ril)

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan bahwa pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri
Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (18/12/2020).

Dinamika Kepri, Jakarta - Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri Irjen Argo Yuwono mengungkapkan bahwa pihak Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri melakukan penangkapan sebanyak 23 terduga teroris dari kelompok Jamaah Islamiyah (JI).


Argo menjelaskan, ke-23 terduga teroris itu dilakukan penangkapan di delapan lokasi Provinsi Sumatra. Antara lain, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Bandar Lampung, Pringsewu, Metro, Jambi, Riau dan Palembang.


"Ada delapan lokasi penangkapan di Sumatra," kata Argo dalam jumpa pers di Gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Jumat (18/12/2020).


Menurut Argo, penangkapan 23 terduga teorisme ini dua diantaranya merupakan terduga terorisme yang merupakan petinggi dari Jamaah Islamiah. Mereka adalah, Taufik Bulaga alias Upik Lawanga dan Zulkarnain alias Arif Sunarso Panglima Askari JI.


"Awalnya 21 orang tersangka teroris ditangkap di Lampung ada delapan lokasi, kemudian, dari 21 itu kami temukan DPO yaitu tersangka yang atas nama Upik dengan Zulkarnain," ujar Argo. 


Sebelumnya, Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri menerbangkan 23 tahanan kasus terduga teroris jaringan Jamaah Islamiyah (JI) dari Lampung ke Jakarta pada Rabu 16 Desember 2020. 


Upik Lawanga merupakan anggota JI yang menjadi dalang dari beberapa terror Bom seperti Bom Tentena, Bom Gor Poso, Bom Pasar sentral dan rangkaian Tindakan terror lainnya pada tahun 2004 hingga tahun 2006.


Sedangkan Zukarnain merupakan DPO Polri dalam kasus terror Bom Bali I yang terjadi di tahun 2001. Ia juga memiliki kemampuan merakit bom high explosive, senjata api, dan kemampuan militer dalam melakukan tindakan terror. Sedangkan 21 lainnya yang diamankan di Lampung memiliki perannya masing-masing. (Ril)

Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi
Foto bernsama Menteri Sofyan Djalil, Kapolri Jenderal Idham Azis dan Menteri Tjahjo Kumolo. 

Dinamika Kepri, Jakarta - Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan Tanda Kehormatan Bintang Bhayangkara Utama kepada Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokasi Tjahjo Kumolo dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Sofyan Djalil, Jumat, (18/12/2020).


Kapolri Jenderal Idham Azis menyatakan pemberian penghargaan tersebut merupakan apresiasi Polri atas dukungan Menteri PAN / RB dan Menteri ATR / Kepala BPN kepada Polri.


"Penghargaan ini merupakan wujud kebanggaan kami atas dedikasi dan kerja sama luar biasa yang telah diberikan kepada institusi Polri. Pemberian penganugerahan ini merupakan tanda kehormatan dan respek Polri terhadap kedua kementerian," kata Kapolri.


Dia melanjutkan secara khusus dirinya ingin mengucapkan terima kasih kepada Menteri PAN/ RB H.Tjahjo Kumolo atas hubungan timbal balik dan kerja sama dalam upaya peningkatan penataan dan penguatan organisasi, tatalaksana, manajemen sumber daya manusia aparatur, pengawasan, akuntabilitas, dan kualitas pelayanan publik di lingkungan Polri. 


"Selain itu terima kasih juga saya sampaikan kepada Menteri ATR/BPN Bapak  Sofyan Djalil yang telah mendukung kemajuan dan pengembangan Polri dalam mengarahkan penertiban aset-aset tidak bergerak pada Polri di seluruh Indonesia, dan terwujudnya kerja sama yang dinamis guna mewujudkan penegakan hukum terhadap mafia tanah. Kami menaruh respek, dan kami sangat bangga saat ini bisa memberikan penghargaan tertinggi melalui Bintang Bhayangkara Utama," katanya.


Kapolri berharap, generasi Polri yang akan datang, dapat merajut kebersamaan, karena Polri tidak bisa berjalan sendiri tanpa bantuan dari lembaga lain.


"Saya berharap, kerja sama dan hubungan baik ini dapat terus berlanjut dalam mewujudkan institusi Polri yang dicintai masyarakat. Sebab tidak ada keberhasilan tanpa dimulai dari kebersamaan dan kekompakan,” ujar mantan Kapolda Metro Jaya ini. (Ril)

Sukses Jaga Pilkada, bright PLN Batam Kembali Siaga Natal dan Tahun Baru

Dinamika Kepri, Batam – Setelah sukses menjaga pasokan listrik selama Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Batam 2020, bright PLN Batam melanjutkan tugas pada hari besar Nasional yaitu  menjamin pasokan energi listrik menyambut Hari Raya Natal 2020 dan Tahun Baru 2021. Komitmen ini disampaikan oleh Corporate Secretary bright PLN Batam, Kishartanto Purnomo Putro.


“Kami sudah mempersiapkan sejumlah tindakan dan langkah-langkah preventif dalam upaya meningkatkan keandalan, diantaranya; pemeliharaan jaringan, kesiapan pembangkit, gardu induk, transmisi dan jaringan distribusi, hingga menyiapkan petugas siaga untuk menjaga keandalan dan pasokan. Sehingga kami dapat memastikan pasokan listrik kepada pelanggan tetap baik dan aman saat perayaan Natal dan Tahun Baru 2021,” jelas Tanto.


 

Tanto menambahkan petugas bright PLN Batam akan siaga selama 24 jam, khusus di beberapa titik perayaan Natal akan menjadi fokus utama terutama di tempat ibadah umat Nasrani dan infrastruktur penting lainnya. Semua alat komunikasi juga selalu siaga, sehingga jika ada pelanggan atau masyarakat mengalami gangguan kelistrikan agar dapat menghubungi petugas untuk segera dilakukan atensi.


“bright PLN Batam menyiapkan sebanyak 14 posko tersebar yang terdiri dari posko pembangkitan, Gardu Induk, Distribusi, Transmisi, dan Call Centre. Sehingga kami dapat memberikan pelayanan segera jika ada gangguan di lapangan dengan berpedoman pada Standard Operation Procedure (SOP) Natal dan Tahun Baru. Personil siap berjaga untuk mengamankan keandalan pasokan listrik selama 24 jam di Batam,” tuturnya.


Lebih lanjut, Tanto menjelaskan, untuk memenuhi kebutuhan listrik di wilayah Batam dan sekitarnya yang memiliki lebih dari 300.000 pelanggan dengan daya mampu pembangkit mencapai 553 MW dan beban puncak rata-rata sebesar 420 MW. Sehingga terdapat cadangan operasi rata-rata 133 MW, artinya kontinuitas suplai ke pelanggan terjaga masih aman dan terjaga. bright PLN Batam juga berharap bahwa kondisi cuaca tidak ekstrem sehingga tidak menganggu jaringan serta membuat beban cukup stabil.


“Kami pastikan bahwa petugas siaga tetap disiplin mengawal 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan rajin mencuci tangan. Kami juga menghimbau bagi masyarakat untuk tidak merayakan tahun baru 2021 dengan membuat kerumunan supaya menekan angka penyebaran COVID-19 di Batam,” tutup Tanto. (Ril)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.