DINAMIKAKEPRI.COM: Gubernur Kepri
Tampilkan postingan dengan label Gubernur Kepri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Gubernur Kepri. Tampilkan semua postingan

Minggu, Desember 08, 2019

Jelang Hari Ibu, Unsur Pimpinan Daerah di Kepri Ramaikan Gerak Jalan Sehat Keluarga

Sesi foto bersama unsur pimpinan daerah Batam dan Kepri di acara Gerak Jalan Sehat Keluarga jelang Peringatan ke-91 Hari Ibu tahun 2019, Minggu (8/12/2019).

Dinamika Kepri, Batam - Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut  (Danlantamal) IV Laksamana Pertama TNI Arsyad Abdullah, Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto, Plt Gubernur Provinsi Kepri Isdianto bersama Ketua Korcab IV Daerah Jalasenastri Armada (DJA) I Ny Musyarafah Ridwan menghadiri acara Gerak Jalan Sehat Keluarga jelang Peringatan ke-91 Hari Ibu tahun 2019 yang berlangsung di Dataran Engku Putri Kota Batam Kepulauan Riau, Minggu (8/12/2019).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto  dimana didalam sambutannya mengatakan ucapan terimakasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta yang hadir terutama kepada para ibu yang ada di Provinsi Kepri,

"Semoga para ibu mampu menunjukkan eksistensinya dalam mendukung para suami serta upaya membesarkan putra putrinya sehingga pada akhirnya Indonesia menjadi maju serta  dapat mendukung dan mewujudkan SDM unggul menuju Indonesia maju," tutur Kapolda Kepri.

Di tempat yang sama, Plt Gubernur Provinsi Kepri juga memberikan sambutan dengan mengatakan memiliki besar harapan kepada para ibu agar anak-anak menjadi SDM yang unggul.

“Besar harapan kepada para ibu bisa membawa para anak-anaknya dan pada akhirnya menciptakan SDM yang unggul untuk Indonesia bisa maju ke depan. Tertumpang harapan yang besar kepada ibu, yang tentunya diharapkan kepada para ibu-ibu bisa membawa para anak-anaknya dan pada akhirnya menciptakan SDM yang unggul untuk Indonesia bisa maju ke depan," kata Isdianto.

Selain itu, Plt Gubernur Porvinsi Kepri Isdianto juga mengajak masyarakat bersama TNI Polri unutk menjaga kedaulatan rakyat dan membangun Kepri dengan jiwa dan raga yang sehat sehingga Kepri menjadi Provinsi yang aman dan sejuk.

Dengan kondisi cuaca yang tidak mendukung hujan deras sejak pagi dinihari, maka gerak jalan sehat keluarga tidak dilaksanakan namun tetap dilanjutkan dengan senam Sajojo serta pembagian Doorprize.

Hadir dalam acara tersebut dihadiri Danrem 033/WP Brigadir Jenderal TNI Gabriel Lema, berserta ibu, Wakapolda Kepri Brigjen. Pol. Drs. Yan Fitri Halimansyah, FKPD Provinsi Kepri, Kajati Kepri Edy Birton, beserta Ibu, Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Ahlan Dahlan, beserta Ibu.

Selain itu juga dihadiri oleh Danlanud RHF Kolonel PNB Andi Wijanarko beserta ibu, Kadispora Kepri Maifrizon, Sekdako Kota Batam Jefridin, PJ. Ketua Bhayangkari Daerah Kepri beserta Pengurus, Dharma Wanita Provinsi Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang AKBP Prasetyo Rahmad Purboyo, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, Forkopimda Kota Batam dan Pimpinan instansi terkait serta anggota TNI Polri dan masyarakatKota Batam. (Ril)

Jumat, Juli 12, 2019

Terjaring OTT KPK, Nurdin Basirun Gubernur Kepri Ditetapkan Jadi Tersangka

Nurdin Basirun pakai rompi orange. 

Dinamika Kepri, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Gubernur Kepulauan Riau, Nurdin Basirun sebagai tersangka kasus dugaan korupsi yang berkaitan dengan izin lokasi reklamasi dan gratifikasi, Jumat (12/7).

Usai menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 13 jam, mantan Bupati Karimun tersebut keluar dari Gedung KPK sekitar pukul 02.55 WIB dini hari dengan menggunakan rompi oranye, dan tangan yang diborgol.

Ketika memasuki mobil tahanan, tidak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut Nurdin Basirun. Ia terus berjalan tanpa mengindahkan pertanyaan-pertanyaan dari awak media.

Pasca ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi, Nurdin Basirun ditahan di rumah tahanan (Rutan) Klas 1 cabang KPK, selama 20 hari pertama.

Selain Nurdin Basirun, Kadis Kelautan dan Perikanan, Edy Sofyan (EDS) ditahan di Rutan cabang KPK di Pomdam Jaya Guntur, Kabid Perikanan Tangkap, Budi Hartono (BUH) di Polres Metro Jakarta Timur, dan pihak swasta, Abu Bakar (ABK) Rutan Klas I Jaktim cabang KPK.

Atas perbuatannya, Nurdin Basirun disangkakan melanggar Pasal ‎12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11, dan Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Sebelumnya, pada Rabu, 10 Juli 2019 kemarin, Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan enam orang usai menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di daerah Kepulauan Riau (Kepri),  Salah satu yang diamankan dalam OTT tersebut yakni, Gubernur Kepri, Nurdin Basirun.

Selain Nurdin Basirun, tim juga mengamankan Kepala Dinas (Kadis) di bidang kelautan, seorang Kabid, dua staf dinas, dan pihak swasta. Enam orang yang diamankan.

Selain mengamankan enam orang, tim juga menyita uang sebesar 6.000 Dollar Singapura. Diduga uang tersebut merupakan barang bukti suap terkait izin lokasi rencana reklamasi di Provinsi Kepri. (Ril)

Pastikan Pembangunan Jembatan Batam - Bintan, Kepri Berterima Kasih kepada Jokowi

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono dan Gubernur Kepri, H. Nurdin Basirun

Dinamika Kepri, Batam - Gubernur H Nurdin Basirun menyampaikan rasa terima kasih masyarakat Kepri kepada Presiden Joko Widodo dan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono. Apalagi setelah pemerintah pusat memastikan pembangunan Jembatan Batam Bintan paling lama dimulai tahun depan.

“Terima kasih Pak Jokowi, Pak Menteri. Terima kasih juga masyarakat Kepri atas doa dan dukungannya sehingga Kepri mendapat kepastian pembangunan Jembatan Batam Bintan. Ini perjuangan bersama seluruh masyarakat Kepri,” kata Nurdin di sela-sela Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke-73 dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara Ke-73 Tahun 2019 di Lapangan Upacara Polda Kepri, Nongsa Batam, Rabu (10/7).

Menteri Basuki, Selasa kemarin memastikan bahwa Presiden Jokowi sudah memutuskan proyek jembatan Batam-Bintan dibangun. Pembangunannya rencana akan dimulai tahun depan. Karena saat ini pihak kementrian sedang dalam tahap studi.

Bahkan, pekan depan, Menteri Basuki akan ke Batam. Selain meresmikan Waduk Sei Gong, Menteri Basuki bersama Gubernur Nurdin juga berencana melihat jalur pembangunan jembatan itu.

Gubernur Nurdin memang berkali-kali mengupayakan agar Jembatan Batam-Bintan segera dibangun. Lewat pemerintah pusat. Dalam banyak kesempatan, ketika bertemu Presiden Jokowi dimana pun, Nurdin selalu “meminta” pembangunan jembatan Babin.

Tentu permintaan itu disertai dengan permintaan sejumlah proyek infrastruktur lainnya. Juga regulasi-regulasi yang memudahkan investasi masuk ke Kepri. Termasuk regulasi untuk meningkatkan jumlah wisatawan mancanegara menikmati pesona Kepri.

Bahkan kepada Menteri PU pun, Nurdin menyampaikan hal yang sama tentang pembangunan Jembatan Babin. Oktober tahun lalu, Menteri Basuki sudah memberi sinyal jembatan itu akan dibangun.

Kepastian semakin terlihat ketika awal April tahun ini Jokowi menjanjikan akan membangun jembatan Babin. Selain menyelesaikan persoalan Kampung Tua di Batam. Yang tahun ini semakin jelas penyelesaiannya.

Senin lalu, kepada Presiden Jokowi, Nurdin menyampaikan hal yang sama. Melaporkan perkembangan penyelesaian Kampung Tua dan rencana pembangunan Jembatan Babin.

Saat bersalaman dengan Jokowi, kata Nurdin, Presiden memastikan segera ke Kepri untuk menyelesaikan semua proyek prioritas yang sudah disampaikannya.

Sememangnya, rencana pembangunan itu sudah terlihat dalam dalam RPJMN 2020-2024. Di situ disebutkan bahwa program ini sebagai prioritas nasional dengan mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan. Dengan Major Projectnya pada Integrasi pembangunan wilayah Batam-Bintan. Yang manfaatnya yaitu pengembangan Kawasan Batam Bintan bermanfaat dalam mendorong pertumbuhan industri dan pariwisata guna meningkatkan daya saing wilayah.

“Inilah bukti kerja keras seluruh masyarakat Kepri yang menginginkan pembangunan demi peningkatan kesejahteraan,” kata Nurdin saat program jembatan masuk dalam RPJMN.

Menurut Nurdin, kerja keras, dukungan dan doa masyarakat Kepri yang membuat keinginan ini bisa terwujud. Pembangunan Jembatan Babin, kata Nurdin, bukan hanya untuk meningkatkan perekonomian Kepri, tetapi juga memperlihatkan martabat bangsa. Apalagi Kepri berbatasan dengan banyak negara.

“Teruslah kita bersama dan bahu membahu untuk memajukan Kepri,” kata Nurdin. (Ril)

Rabu, Juli 10, 2019

Ciptakan Kamtibmas yang Aman dan Kondusif, Gubernur Bangga dengan Polda Kepri

Dinamika Kepri, Batam - Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun mengajak semua pihak berperan aktif dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tentram dan kondusif. Situasi yang demikian akan membuat perekonomian Kepri terus meningkat dan kesejahteraan masyarakatnya semakin membaik.

“Bukti dari bersinerginya seluruh lapisan masyarakat bekerja sama dengan stake holder lainnya, bisa menciptakan situasi kamtibmas yang aman sehingga investasi terus meningkat. Terbukti dengan diresmikannya salah satu perusahaan besar, PT Pegatron Technology Indonesia yang akan merekrut 1.600 pekerja,” kata Nurdin saat Upacara dan Syukuran Hari Bhayangkara ke 73 dalam rangka Peringatan Hari Bhayangkara ke 73 Tahun 2019 di Lapangan Upacara Polda Kepri, Nongsa Kota Batam, Rabu (10/7).

Pada kesempatan itu, Nurdin mengaku bangga dengan Polda Kepri. Di bawah pimpinan Kapolda Irjen Pol Andap Budhi Revianto dan Wakapolda Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah. Terlebih jajaran Polda selalu menjunjung tinggi adat istiadat budaya Melayu dengan memakai tanjak dan melakukan tarian kolosal bersama dengan seluruh jajaran dan prajurit

“Ini merupakan bentuk dari kearifan lokal yang selalu digaungkan oleh Kapolda Kepri kepada jajarannya untuk tidak bosan-bosan dalam membantu dan menganyomi masyarakat, serta menjunjung tinggi marwah negeri bumi segantang lada,” kata Nurdin.

Nurdin mengatakan, dengan bertambahnya usia Bhayangkara diharapkan semakin lebih dicintai dan lebih dekat dengan masyarakat. Sehingga setiap persoalan bisa diselesaikan dengan baik.

Menurut Nurdin, sudah banyak terobosan yang dibuat oleh Kapolda dan jajarannya. Di antaranya lebih banyak yang bersifat kemanusiaan bagi masyarakat. Ini menunjukkan bukti nyata ada bukan hanya cerita belaka.

Juga dalam menciptakan situasi yang kondusif, aman dan tentram. Terlebih posisi Kepri yang strategis dan khususnya Kota Batam yang berada di wilayah perbatasan Negara serta kompleknya kehidupan bermasyarakat di Batam, yang merupakan miniaturnya Indonesia karena bermacam ragam suku bangsa ada di Batam.

“Mari kita doakan agar Kapolda dan Wakapolda beserta seluruh jajaran senantiasa selalu dalam keadaan sehat walafiat dan dalam lindungan Allah SWT serta selalu mengabdikan seluruh jiwa raganya kepada masyarakat,” kata Nurdin.

Tampak hadir pada peringatah HUT Bhayangkara itu Wakil Gubernur H Isdianto, Kapolda Irjen Pol Andap Budhi Revianto, Wakapolda Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak, Kajati Kepri Eddy Birton, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksma TNI Arsyad Abdullah, Danguskamla Koarmada I Kolonel Laut Yayan Sofiyan.

Hadir juga Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki, Dandim 0316/Batam Letkol Inf Romel Jangga Wardhana dan Danlanud Hang Nadim Batam Letkol Pnb Urip Widodo, Tokoh Masyarakat Kepri Soerya Respationo dan Huzrin Hood, Wali Kota Batam H Muhammad Rudi, Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, Kepala BP Batam Edy Putra Irawadi.

Kapolda Andap menyampaikan bahwa salah satu indikator suatu wilayah tersebut maju yaitu tingkat keamanannya dan selalu dalam keadaan yang kondusif. Ini semua tidak bisa tercipta tanpa kerja sama dan kerja keras dari seluruh elemen masyarakat.

“Kami seluruh elemen masyarakat untuk terus menebar kebaikan agar bumi segantang lada tetap tentram dan nyaman,” kata Kapolda.

Kapolda Kepri juga akan terus bersinergi dan menguatkan soliditas dengan TNI untuk menuju Indonesia Gemilang dengan turut serta dalam pembangunan dan perekonomian Kota Batan dan Provinsi Kepri. Kapolda juga berpesan kepada jajarannya untuk melaksanakan seluruh perintah dan pekerjaan dengan tanpa pamrih. Serta senantiasa ikhlas agar hati lapang dalam mengerjakannya.

“Kerja keras dari seluruh rekan-rekan telah menjadi bukti bahwa seorang pemimpin itu berhasil dan inilah kerjasama yang harus kita kuatkan,” kata Andap. (Ril)

Sabtu, Juli 06, 2019

Soal Pendapatan Sektor Kemaritiman, Nurdin Curhat ke Dirjen Hubla

Dinamika Kepri, Karimun - Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun, melepas curhat ke Dirjen Perhubungan Laut Agus Purnomo sempena lawatannya ke Kepri, khususnya Karimun.

Dalam kunjungan Jumat (5/7) itu, Nurdin curhat masih minimnya pendapatan untuk Kepri dari sektor kemaritiman, terutama labuh jangkar. Nurdin berharap regulasinya dipercepat, sehingga Kepri yang berbatasan dengan negara asing dapat penghasilan dari lautnya yang luas.

“Kita ingin sektor ini memberi manfaat besar bagi masyarakat Kepri. Penghasilan dari labuh jangkar misalnya dapat mendukung pembangunan banyak sektor,” kata Nurdin di sela-sela kunjungan ke beberapa tempat bersama Dirjen Hubla.

Nurdin, yang setelah kunjungannya ke Lingga, memang langsung bergerak ke Karimun, pada Kamis (4/7) malam.

Sesampai di Karimun, menjelang tengah malam, ratusan jamaah Masjid Baiturrahman masih menunggu Nurdin untuk halalbihalal.

Jumat pagi, Nurdin kembali ke Batam untuk bersama Dirjen melakukan perjalanan laut ke Karimun. Sekaligus melihat potensi besar kemaritiman Kepri.

Selain soal labuh jangkat, kepada Agus, Nurdin juga curhat tentang pelabuhan bongkar muat Batuampar Batam, juga tentang pelabuhan Pelni Karimun dan Pelabuhan Domestik Tanjungpinang. Terutama tentang peningkatan kualitas dan kapasitas. Sehingga bongkar muat barang semakin lancar dan murah. Juga mendukung sektor pariwisata yang terus Kepri kembangkan.

“Misalnya Pelindo tak mau memperbaharui, mungkin bisa diserahkan ke pihak swasta,” kata Nurdin.

Selama di Karimun, Nurdin mendampingi Agus meninjau sejumlah lokasi. Di antara yang dilihat adalah kawasan coastal area, yang akan tumbuh sebagai wajah baru Karimun, termasuk pembangunan infrastruktur kepelabuhanannya. Demikian juga dengan pelabuhan roro dan bongkar muat Paret Rampak, PT MOS, dan lainnya.

Setelah keliling Karimun, Agus melihat potensi besar sektor ini untuk kemajuan Kepri. Menurut Agus, memang baru dibangun sejumlah infrastruktur yang memadai di Karimun.

“Apalagi kawasan itu berdekatan dengan Malaysia dan Singapura, jadi memang harus dibangun,” Agus yakin.

Sementara, tentang labuh jangkar, Agus belum bisa menjanjikan banyak hal untuk Kepri. Karena, kata Agus, ke depan masih banyak hal yang harus dibenahi.

“Termasuk regulasi-regulasinya. Karena kalau tidak dibenahi, kita tidak kompetitif,” kata mantan Dirut PT Inka ini.

Agus menambahkan, percuma dibuka ships to ships, labuh jangkar dan sebagainya kalau tidak kompetitif. Menurut Agus nanti nilai ekonominya juga akan menjadi kurang.

“Jadi harus kita atur. Biar kompetitif.  Dan akan  banyak kolaborasi ke depannya,” kata Agus.

Meski begitu, Agus belum menjamin kapan target waktunya selesai. Karena keterkaitan dengan banyak kementerian dan lembaga. Untuk mengatur regulasi itu.

Nurdin sendiri, dalam banyak kesempatan selalu berjuang agar Kepri selalu dapat dukungan regulasi ke Jakarta. Bahkan hingga ke Presiden Jokowi. Beberapa di antaranya sudah berhasil, beberapa lagi masih dalam proses. (Ril)

Selasa, Juli 02, 2019

Nurdin Basirun: Kesuksesan Bermula dari Kerja Keras

Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun tanda tangani prsasti saat Syukuran Peresmian Kecamatan Jemaja Barat, Anambas, Selasa (2/7/2019). 

Dinamika Kepri, Anambas - Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun mengatakan Kepri akan tumbuh semakin maju. Apalagi semua melakukan sinergitas tanpa mengedepankan egosektoral. Ketika Bank Dunia menegaskan negeri ini akan menjadi negara dengan ekonomi kelima di dunia, pasti negeri ini mendapatkannya.

“Kalau tak maju berarti kita tidur semua. Kesuksesan bermula dari kerja keras. Singsingkan lengan baju, karena yang ditanya nanti apa yang diperbuat untuk masyarakat ketika mendapat amanah,” kata Nurdin saat Syukuran Peresmian Kecamatan Jemaja Barat yang disejalankan dengan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Camat Jemaja Barat di Desa Impul, Anambas, Selasa (2/7/2019).

Nurdin beraktivitas ke Jemaja setelah serangkaian kegiatan di Tanjungpinang dan Batam. Nurdin memulai aktivitas dengan melaksanakan Safari Subuh di Masjid Al Jannatunnaim, Kamlung Melati Gudang Minyak Tanjungpinang. Dari Tanjungpinang, Nurdin kemudian menghadiri Upacara Tabur Bunga di Laut Dalam Rangka HUT Bhayangkara ke 73 di Kapal Yudistira 800 Pelabuhan Batuampar Batam.

Nurdin menyampaikan, apa yang dilakukan Presiden Joko Widodo patut ditiru.  Salah satu reformasi birokrasi, lihatlah Presiden Jokowi menyingsingkan lengan baju. Berkerja dan bekerja untuk masyarakat.

“Baju itu lepaskan, jengkol lepaskan. Tengok nelayan, masyarakat. Bertemu dan menyelesaikan dengan memberi solusi,” kata Nurdin.

Nurdin yakin kemajuan itu semakin terlihat setiap saat. Terlebih para Bupati dan Wali Kota di Kepri sangat kreatif dan inovatif. Banyak terobosan dalam membangun dan memajukan daerah.

“Mereka selalu memanfaakan potensi dengan kemampuan daerahnya masing-masing,” kata Nurdin.

Apalagi, kata Nurdin, pemerintah pusat menjadikan daerah ini sebagai kawasan yang strategis. Termasuk untuk pertahanan dan keamanan. Kalau masyarakat semakin sejahtera, pertahanan dan keamanan daerah perbatasan semakin kuat.

Perhatian pemerintah yang besar untuk daerah ini, kata Nurdin dukung dengan bekerja bersama-sama. Gubernur atau Bupati tidak mungkin bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat.

Salah satu dukungan itu adalah kucuran untuk sektor kesehatan di seluruh Kepri yang mencapai angka Rp1 triliun. Hal ini bagian dari upaya pemerintah membangun sumber daya manusia dengan dukungan infrastruktur kesehatan.

Peresmian Kecamatan Jemaja Barat tersebut juga dihadiri Sekretaris Badan Perbatasan Nasional Subajar Diantoro dan Bupati Anmabas Abdul Haris. Dari Pemprov Kepri tanpak hadir Kepala Barenlitbang Naharuddin MTP, Asisten Pemerintahan Raja Ariza, Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Ahmad Izhar, Kadis Perkim Mahyudin, Kepala Biro Pemerintahan Haryono dan Plt Karo Humas Protokol dan Penghubung Zulkifli.

Suhajar Diantoro, pada  kesempatan itu mengatakan kerja sama  antara pemerintah dengan masyarakat harus semakin baik. Tugas pemerintah adalah memberi kemudahan dengan membangun infrastruktur untuk membuka akses. Membangun infrastruktur dasar seperti sektor kesehatan dan pendidikan.

Dalam pada itu, Bupati Abdul Haris, mengatakan, peresmian kecamatan Jemaja Barat ini membuat rentang kendali semakin pendek. Dengan demikian pelayanan harus semakin baik. (Ril)

Senin, Juli 01, 2019

Nurdin: Lekatkan Kebersamaan Kuatkan Persatuan

Gubernur Kepri,  Nurdin Basirun lambaikan tangan. 

Dinamika Kepri, Karimun - Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun mengatakan pelaksanaan STQH Nasional di Pontianak Kalimantan Barat semakin melekatkan kebersamaan antarmasyarakat. Kepri dan Kalbar sangat dekat. Tak heran kalau masyarakat Kepri banyak di Kalbar dan demikian pula sebaliknya.

“Kita ingin sesama anak bangsa semakin melekat kebersamaannya. Semakin kuat persatuannya. Satukan negeri ini supaya saling fitnah. Anak anak kita sejak dini digemarkan membaca Alquran,” kata Nurdin saat Safari Subuh di Masjid Al Falah, Pontianak, Sabtu (30/6).

Nurdin beraktivitas sejak subuh pada hari terakhir di Kalimantan Barat sebelum kembali ke Kepri. Dalam kunjungan sempena pelaksanaan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist Nasional XXV di Pontianak ini, Nurdin langsung memberi dukungan penuh kepada Kafilah Kepri. Nurdin berharap, Kepri mendapatkan hasil terbaik pada ajang ini.

“Saya lirik piala itu, rencana kami nak bawa balik. Tentu dengan hasil terbaik,” kata Nurdin disambut tawa jamaah.

Pada hari sebelumnya, Sabtu (29/6) Nurdin juga melaksanakan Safari Subuh di Masjid Sirajul Islam. Di sini Nurdin menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat Kalbar yang menerima warga Kepri dengan terbuka. Salah satu wilayah yang sangat dekat dan sering berinteraksi dengan Kalbar adalah masyarakat Kabupaten Natuna.

“Ada masyarakat Kepri yang sangat dekat demgan kalbar. Dengan Pontiana. Masyarakat kami dari Kabupaten Natuna. Terima kasih menerima masyarakat kami untuk beraktivitas di sini,” kata Nurdin di Masjid Sirajul Islam.

Usai safari subuh, serangkaian kegiatan terkait STQH diikuti Nurdin. Termasuk malam pembukaan STQH yang dilakukan oleh Menteri Agama H Lukman Saefuddin. Sebelum pembukaan, Nurdin menemui Kafilah Kepri yang dipimpin KH Azhar Hasyim. Nurdin juga mengunjungi stand pameran Kepri.

Bersama Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Nurdin memberi motivasi kepada perwakilan Kepri. Nuridn berpesan kepada mereka untuk fokus dan menjaga kesehatan. Nurdin yakin mereka bisa memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kepri.

“Jangan lupa minta doa dan restu orang tua dan guru,” kata Nurdin.

Nurdin menambahkan, soal kedekatan Kepri dan Kalbar juga terbangun dalam setiap musim haji. Tahun ini pun jamaah calon haji dari Kalbar berangkat melalui embarkasi Batam.

“Kami akan beri pelayanan terbaik untuk jamaah dari Kalbar,” kata Nurdin.

Usai dari Pontianak, Nurdin dan rombongan yang tiba sekitar pukul 09.20 di Hang Nadim Batam langsung melakukan serangkaian kegiatan di Tanjungpinang dan Karimun.

Nurdin kemudian menghadiri Halalbihala Badan Kontak Majelis Taklim Kota Tanjungpinang di Masjid Nur Ilahi Dompak. Dari Dompak, Nurdin langsung menghadiri  Halabihalal Ikatan Warga Karimun (IWK) Tanjungpinang di Gedung Daerah.

Usai bersama masyarakat Karimun, Nurdin kemudian bergerak ke Karimun untuk membuka lertandingan Futsal. Dari Karimun, Nurdin kembali ke Tanjungpinang.

“Alhamdulillah kita bisa bersilaturahmi dengan masyarakat. Silaturahmi yang menjadi nilai dakwah, juga membudayakan aktivitas secara berjamaah,” kata Nurdin. (Ril)

Jumat, Juni 28, 2019

Untuk Kesejahteraan Kepri, Gubernur Nurdin Perkuat Sinergi dengan KPK

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan optimalisasi dan sinergitas yang terus dibangun merupakan bentuk komitmen bersama dalam upaya mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Apalagi sinergi antara Pemerintah Daerah bersama instansi vertikal.

“Dengan langkah konkret yang kita lakukan saat ini kita harap dapat terus menguatkan neraca perekonomian dan juga semakin meningkatkan pelayanan dapat semakin hari semakin baik,” kata Nurdin usai melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Gubernur, Bupati dan Wali kota se-Provinsi Kepri dengan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI dan Badan Pertanahan Nasional bertempat di Aula Wan Seri Beni, Kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis (27/6).

Nurdin senang hingga saat ini sinergitas yang terjalin antar kabupaten dan kota se Kepri dengan keunggulannya masing-masing sebagai modal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata.

Tidak hanya itu, Nurdin pun menyampaikan ucapan terimakasih kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Penandatangan kesepakatan ini dapat terlaksana berkat dorongan KPK yang telah memerankan fungsi trigger mechanism.

“Yakni dengan mendorong perbaikan tata kelola pemerintah daerah serta sistem administrasi pengelolaan penerimaan daerah,” lanjut Nurdin.

Sementara itu, Ketua KPK RI Ir Agus Rahajo sepakat bahwa salah satu tujuan menyatukan komitmen dalam penandatangan kesepakatan bersama ini adalah memberikan warisan yang baik bagi generasi penerus.

“Bagaimana kita membangun landasan yang kokoh dan lebih baik bagi para generasi penerus agar mampu menghadapi setiap tantangan kedepan,” kata Agus.

Agus pun menjabarkan tugas pokok dan fungsi yang dijalankan KPK sendiri berdasarkan UU nomor 30 tahun 2002 yang terurai dalam pasal 7 (Koordinasi), pasal 8 (Supervisi), pasal 11 (Penyelidikan, Penyidikan dan Penuntutan), pasal 13 (Pencegahan) dan pasal 14 (Monitoring) dengan tiga kunci utama yakni Networking, Tidak memonopoli dan Trigger Mechanism.

Agus pun menambahkan bahwa dengan kerjasama yang disepakati hari ini bukan hanya menjadi MoU tanpa tindak lanjut. Kedepan diharapkan ada target yang diusung.

“Sehingga setelah tanda tangan ini kedepan kita bisa tahu apa saja pencapaian yang didapat,” tambahnya.

Dalam pada itu, Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah melaporkan bahwa maksud tujuan penandatangan kesepakatan ini adanga suatu pemahaman yang sama antara pihak terkait, adanya kesepakatan tertulis menjadi dasar untuk beraksi.

“Ini merupakan bentuk komitmen untuk meningkatkan pelayanan publik di Kepri selain itu juga sinergi yang dilakukan dapat semakin mengefektifkan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Arif.

Arif melanjutkan bahwa dalam kesempatan ini terdapat 2 bidang penting yakni perpajakan dan pertanahan, yang pertama tentang Optimalisasi Penerimaan Pajak Pusat, Pajak Daerah dan Retribusi Daerah serta yang kedua adalah tentang Kerjasama Bidang Pertanahan (pensertifikasian tanah milik Pemerintah dan aset daerah).

Kemudian, Kepala Kanwil BPN Kepri Asnawati

memaknai bahwa kerjasama ini adalah instrumen tepat untuk melakukan pengelolaan aset daerah secara profesesional dengan harapan akan menguatkan komitmen bersama dalam menyelesaikan pendaftaran tanah aset daerah.

“Komitmen kami untuk siap menindaklanjuti apa yang disepakati saat ini. Kami berharap kepada pihak Pemerintah baik Provinsi maupun Kabupaten dan Kota berperan lebih aktif dalam menjalin koordinasi sehingga maksud dan tujuan kerjasama ini dapat terwujud sesuai harapan,” kata Asnawati.

Direktur Kepatuhan Internal pada Dirjen Pajak Kementerian Keuangan RI Harry Gumelar melaporkan bahwa pada tahun 2018 sendiri pendapatan dari pajak berkontribusi hampir 78 persen terhadap APBN, dan untuk tahun 2019 sendiri Dijren Pajak diberikan amanah untuk mengumpulkan sebesar 19 persen lebih tinggi dari pencapaian di tahun sebelumnya. Maka dari penandatangan inilah dapat meningkatkan sinergi dalam peningkatan pajak pusat maupun daerah.

“Kami sadar bahwa kami tidaklah bisa bekerja sendiri dalam mencapai target yang diamanahkan tahun ini, penandatanganan hari ini merupakan langkah yang baik,” kata Harry.

Turut menandatangani MoU antara lain Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, Bupati Bintan Apri Sujadi, Bupati Lingga Alias Wello, Bupati Kepulauan Anambas Abdul Haris, Wakil Bupati Karimun Anwar Hasyim, Wakil Bupati Natuna Ngesti Yuni Suprapti dan Kepala Kanwil Direktorat Pajak Kepri Slamet Sutantyo serta Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten dan Kota Se Kepri. (Ril)

Rabu, Juni 26, 2019

Panen Jagung Manis, Gubernur Kepri Optimis Kesejahteraan Meningkat

 Gubernur Kepri H Nurdin Basirun 

Dinamika Kepri, Karimun - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun optimis dengan semakin baiknya hasil pertanian maupun perkebunan yang ada di Kepri dapat turut serta meningkatkan kualitas kesejahteraan baik bagi para petani maupun masyarakat umumnya. Pemerintah pun dikatakan Nurdin terus berupaya agar masyarakat dapat hidup sejahtera disegala bidang.

“Kita tahu masih banyak pekerjaan rumah yang harus kami selesaikan namun dengan dukungan dan doa seluruh masyarakat kami harap semua dapat terselesaikan tepat waktu,” kata Nurdin saat panen jagung di Sawang Selatang, Selasa (25/6) sore.

Di lahan sekuas  dua hektare yang ditanami jagung manis secara resmi dipanen Gubernur Nurdin. Tidak hanya jagung, dalam kesempatan tersebut Nurdin juga turut menyerahkan sebanyak 2.100 batang bibit durian kepada kelompok tani Kabupaten Karimun.

Adalah bibit musang king yang di ambil langsung dari kebun desa ci jeruk Bogor yang telah bersertifikat dengan pertimbangan dan prospek jangka panjang yang menjanjikan, dengan perkiraan harga untuk di Batam saja perkilonya bisa mencapai Rp.200 ribu. Untuk penyerahan bibit sendiri dilakukan secara bertahap.

Dirinya berharap bantuan bibit yang diserahkan saat ini dapat membantu meningkatkan omset pertanian yang dinilai cukup baik di Kundur.

Tak lupa, Nurdin pun kembali menginstruksikan Kepala Dinas Ketahanan Pangan setelah melakukan penyerahan bantuan ini agar kedepan terus menggiring apa apa saja kedepan bantuan lainnya yang dibutuhkan masyarakat.

“Terus giring dan survei bantuan masyarakat apa saja yang dibutuhkan untuk menunjang segala aktifitas pertanian sehingga dapat berjalan dengan lancar kedepan,” pesan Nurdin.

Dilaporkan Kepala Dinas Ketahanan Pangan Ahamd Izhar, di tahun 2019 ini pihaknya mengalokasikan bibit durian di 3 Kabupaten dan Kota dengan rincian untuk Kota Batam (2.000 batang untuk lahan seluas 20 Ha), Kabupaten Lingga (3.000 batang untuk lahan seluas 30 Ha) dan Kabupaten Karimun (2.100 batang untuk lahan seluas 20 Ha).

“Dipilihnya ketiga lokasi ini dilakukan dengan beberapa pertimbangan dan validasi dan untuk panen sendiri 5 tahun kedepan ditargetkan akan berbuah,” kata Ahmad Izhar.

Sebelum menyerahkan bibit secara simbolis, Nurdin menyempatkan diri melakukan dialog bersama sejumlah kelompok tani setempat. (Ril)

Senin, Juni 24, 2019

Gubernur, Wagub dan Sekda Kepri Jalani Tes Urin

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menegaskan kepada seluruh jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepri agar dapat menjadi pribadi yang bersih dari segala tindakan negatif, salah satunya terhindar dari ancaman bangsa yakni narkoba.

“Mari kita tunjukan bahwa ASN di Kepri ini bersih dari narkoba, jujur bertindak dan bertanggungjawab dalam menjalankan setiap tugas sebagai pelayan publik,” kata Nurdin saat melakukan

Penandatanganan MoU antara Pemprov Kepri dengan BNN Provinsi Kepri disela-sela apel pagi bertempat di Lapangan kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Senin (24/6).

Adapun penandatanganan sendiri terkait tentang Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekusor Narkotika di Provinsi Kepri. Turut hadir Wakil Gubernur H Isdianto dan Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah, dan Kepala BNN Brigjen Pol Richard Nainggolan.

Nurdin berharap penandatangan Mou ini tidak hanya sekedar tinta pena di atas meja belaka, namun bagaimana aksi nyata bukan hanya pihak terkait tapi juga dari pribadi pegawai itu sendiri.

“Inilah salah satu cara meyakinkan kepada publik bahwa kita siap memerangi salah satu penyakit sosial saat ini,” lanjut Nurdin.

Taknya tanda tangan MoU, Nurdin, Isdianto, Arif Fadillah juga menjalani tes urine. Selain para petinggi, pejabat Eselon II juga menjalani tes urine di lantai 4, sejalan dengan rapat evaluasi Senin. Sementara ratusan pejabat eselon IV, juga menjalani tes urine. Para pejabat eselon IV dites di Aula Wan Sri Beni Dompak.

Nurdin menegaskan para pegawai di lingkungan Pemprov Kepri harus bersih narkoba. Pihaknya akan memberi sanksi tegas kepada mereka yang positif. Salah satunya adalah di-non-jobkan. Nurdin minta seluruh pegawai untuk menjaga kepercayaan dengan tidak menggunakan narkoba.

Ajakan Nurdin tersebut bukan tanpa alasan, karna dirinya tidak ingin kejadian penyalahgunaan narkoba di Kepri semakin berkembang. Karena kejadian itu tidak hanya merugikan diri sendiri namun juga instansi dan yang paling utama adalah keluarga.

“Dari dulu Pemerintah sudah selalu mengingatkan dan kita pun tidak mentolerir kesilapan-kesilapan yang dilakukan oknum pegawai agar tidak berkembang semakin banyak. Tidak ada niat kita untuk terjerumus. namun itulah bentuk godaan kalau tidak hati-hati. Makanya kita antisipasi sejak dini,” pungkasnya.

Menanggapi MoU yang diselenggarakan itu, Kepala BNN Richard Nainggolan menyambut baik kerjasama yang dilakukan bersama pihak Pemprov Kepri. Terlebih permasalahan narkoba saat ini menjadi semakin tinggi dan di Indonesia sendiri masuk darurat narkoba secara nasional.

“Disinilah kita lakukan antisipasi baik pribadi maupun keluarga, agar jangan sampai terjerumus di narkoba ini. Kedepan BNN bersama Pemprov Kepri akan terus melakukan berbagai program pencegahan agar dapat menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba,” kata Richard.

Dari data yang dilakukan pihak BNN sendiri secara nasional lebih kurang 4 juta orang dan sekitar 200 ribu orang ada di Kepri. Untuk tahun 2018 sendiri terdata di Batam saja pemeriksaan di sektor pekerja dan pelajar sekitar 16 ribu lebih terpapar penyalahgunaan narkoba.

“Ini menjadi keprihatinan kita semua karna dampaknya sangat tidak baik terutama bagaimana narkoba dapat mempengaruhi kesehatan individu yang mencoba,” lanjutnya. (Ril)

Sabtu, Juni 22, 2019

Kampung Tua Selesai, Nurdin Terharu

Dinamika Kepri, Batam - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun tanpa melalui protokoler pernah meloby President RI H Joko Widodo untuk menyelesaikan persoalan Kampung Tua di Batam. Setelah tiga bulan, Menteri Agraria dan Tata Ruang datang ke Batam untuk menuntaskan semua persoalan terkait Kampung Tua. Sebanyak 21 ribu kepala keluarga akan mendapatkan sertifkat hal milik atas tanah tempat tinggal mereka.

Disambut Nurdin, Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Sofyan  Abdul Djalil tiba di Batam untuk melaksanakan Rapat Koordinasi Penyelesaian Legalitas  Kampung Tua, Jumat (21/6) di Pemko Batam.

Turut hadir Kepala BP Batam Edy Putra Irawady, Ketua DPRD Batam Nuryanto, Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, Kepala Kantor Pertanahan Batam Askani, Ketua Rumpun Khazanah Warisan Batam Makmur Ismail,  FKPD Kota Batam dan para Kepala OPD Kota Batam dan Kepri.

“Saya ingat betul waktu semobil dengan Presiden. Saya menyampaikan persoalan Kampung Tua yang belasan tahun tak selesai. Presiden berjanji akan menyelesaikan secepat mungkin dalam hitungan bulan. Dan hari ini Menteri Sofyan Jalil datang menemui kami. Saya haru sekali,” ungkap Nurdin.

Nurdin mengaku loby yang dilakukannya terpaksa di luar ketentuan protokoler. Karena jalur protokoler menurutnya bisa memperlama waktu dalam penyelesaian. Maka itu, begitu ada kesempatan, Nurdin langsung meloby presiden dan langsung disambut baik dengan kerja nyata.

“Ini sebagai bentuk keseriusan dan kecintaan Presiden kepada rakyat. Walikota Batam juga luar biasa perjuangannya. Semoga dengan bahu-membahu impian masyarakat  Kampung Tua bisa direalisasikan,” ujar Nurdin.

Sementara itu, Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional Sofyan  Abdul Djalil meminta masyarakat Kampung Tua untuk bersabar dan memberikan waktu kepadanya untuk menyelesaikan segala hal teknis terkait realisasi Kampung Tua.

Sofyan juga berjanji akan bertemu Menteri-Menteri terkait seperti Menteri Kehutanan dan Dewan Kawasan untuk membicarakan hal yang belum tuntas. Misalnya seperti wilayah Kampung Tua yang masuk kawasan hutan akan segera dilepaskan. Atau wilayah Kampung Tua yang keluar dari kawasan FTZ akan dibicarakan dengan Dewan Kawasan. Dan berbagai hal terkait lainnya.

 “Prinsipnya saya sudah tahu setelah dipetakan semua  persoalan terkait Kampung Tua. Baik luasnya, peruntukannya dan masalah-masalah yang terkait dengan hutan,” kata Sofyan.

Tidak itu saja, sebelum sertifikat dikeluarkan, Sofyan meminta Walikota Batam Muhammad Rudi untuk menata dengan baik kawasan Kampung Tua yakni  melengkapi dengan fasilitas sosial dan fasilitas umum, jalan dan gang yang teratur.

Alokasi untuk fasos dan fasum tanahnya langsung diambil dari luas tanah yang tersedia. Dibuatkan sertifikat hak pakai bagi pemerintah kota.  Sisanya baru ditetapkan untuk masyarakat dengan hak milik.

Walikota juga diminta menetapkan daftar keputusan nama-nama masyarakat yang berhak menerima berdasarkan kenyataan di lapangan. Dan  menjamin tidak ada orang lain di luar Kampung Tua yang mempunyai tanah di kawasan tersebut.

Tanah-tanah yang tidak ada orangnya atau tidak dikuasai akan diberikan kepada Pemko Batam agar bisa dipakai untuk kepentingan Pemko Batam.

Menurut Sofyan persoalan Kampung Tua tidak terlalu berat.  HPL (Hak Pengelolaan) dan PL (Penetapan Lokasi) yang sudah keluarkan selama ini bisa dibatalkan.

HPL dilimpahkan ke BP Batam sehingga tidak ada lagi HPL di sana. Sementara untuk PL,  BP Batam akan melihat di lapangan  apakah masyarakatdigunakan sesuai PL atau tidak.

“Presiden memberikan waktu tiga bulan untuk menuntaskan ini. Tetapi semuanya tergantung tekhnis di lapangan. Jika Walikota dan timnya bergerak cepat di lapangan, dan  saya juga bisa lebih cepat juga menghadap presiden,” tukasnya.

Sementara untuk sepadan pantai, Sofyan akan mencarikan jalan keluar dengan memberikan HGB untuk bagunan  di atas laut dan hak milik untuk bangunan yang berada di atas tanah.

Ketua Rumpun Khazanah Warisan Batam Makmur Ismail mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya atas usaha Gubernur Kepri Nurdin Basirun yang sudah berhasil melobi presiden sehingga usaha penetapan Kampung Tua yang terkendala belasan tahun sudah menemukan titik terang.

“Pak Nurdin luar biasa. Kami hampir putus asa. Hingga kabar baik ini kami terima. Kami akan terus mengawal proses ini sampai rencana-rencana yang disampaikan Menteri BPK terealisasi. Sehingga masyarakat bisa tenang karena Kampung Tua sudah ditata dan kami.punya sertifikat hak.milik,” tutup Makmur Ismail.

Semua Kampung Tua mempunyai  luas 103,3 Ha yang berada di 37 titik dengan 42.972 bidang tanah. (Ril)

Jumat, Juni 21, 2019

Gubernur Kepri: Perkuat Sinkronisasi, Jaga Pertahanan dan Kedaulatan Bangsa

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun membuka secara resmi Seminar Sinkronisasi Kebijakan Pertahanan Negara di Provinsi Kepri Tahun 2019 di Aula Wan Seri Beni, kantor Gubernur, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Kamis (20/6).

Dalam sambutannya, Nurdin mengatakan Kepri sebagai daerah Kepulauan yang berada digarda terdepan wilayah barat Indonesia dituntut memiliki kekuatan pertahanan yang kuat dalam menjaga kedaulatan bangsa disegala bidang.

“Sebagai garda terdepan, corak bangsa Indonesia di Kepri harus mampu menjaga setiap aset yang ada dari segala gangguan yang datang dari luar,” kata Nurdin.

Selain itu, hal yang penting menurut Nurdin adalah sinkronisasi antar pihak terkait, beserta dukungan seluruh masyarakat, karna menyatukan persepsi begitu penting dalam menjalankan niat dan tujuan agar sama dan sejalan.

“Kekuatan akan semakin kokoh jika kita menyatukan persepsi dan tujuan agar bagaimana menjaga keutuhan bangsa dengan niat dan komitmen yang utuh,” lanjutnya.

Apalagi dewasa ini, begitu banyak paham-paham yang bertentangan dengan ideologi bangsa yang lambat laun dapat merusak tatanan negara, inilah yang dikatakan Nurdin harus mampu dijauhkan dengan mempertebal wawasan kebangsaan disetiap individu.

“Pembangunan bukan sekedar membangun fisik semata. Wawasan kebangsaan sangat penting dimiliki oleh setiap individu yang harus terus dipertebal agar mampu menghadapi setiap tantangan kedepan,” tambah Nurdin lagi.

Maka dengan sosialisai ini, Nurdin berharap dapat semakin terjalin sinkronisasi semua pihak dalam mewujudkan setiap kebijakan-kebijakan terbaik dalam rangka mewujudkan pertahanan negara khususnya di Kepri semakin kuat kedepannnya.

“Semoga Ilmu yang diterima pada sosialisasi ini ibarat bibit unggul yang terus tumbuh dan berkembang sehingga kedepan dapat menjadi bekal baik bagi generasi saat ini maupun untuk generasi yang akan datang,” tutup Nurdin.

Hadir pada kesempatan tersebut Kepala Kanwil Kemenhan RI Kepri Laksama TNI Sulistiawan, Kaban Kesbangpol Lamidi, Tokoh Masyarakat, Ormas, Mahasiswa beserta tamu undangan lainnya. (Ril)

Selasa, Juni 18, 2019

Gubernur Kepri: Pembangunan di Natuna tak akan Pernah Berhenti

Dinamika Kepri, Natuna - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan pembangunan tak akan pernah berhenti apalagi untuk Natuna dan kabupaten kota lainnya. Pembangunan yang dilakukan Pemprov tak akan pernah berakhir adan akan sangat panjang dan terus menerus.

“Masih banyak lagi yang harus dibangun. Dengan bersilaturahmi, kita jadikan komunikasi untuk menata dan membangun negeri yang kita cintai ini. Pemerintah saling sinergi. Masyarakat terus mendukung,” kata Nurdin dalam rangkaian kunjungan kerja empat hari di Natuna, Senin (17/6).

Nurdin yang didampingi Sekdaprov H TS Arif Fadillah,  seperti tak menyediakan waktu istirahat karena terus beraktivitas dari subuh ke malam hari. Apalagi selama empat hari di Natuna sejak Jumat (14/6) lalu.

Begitu menjejakkan kaki di negeri paling utara NKRI ini, Nurdin langsung melakukan Safari Jumat di Masjid Agung Ranai. Usai shalat, Nurdin bersikaturahmi dengan ratusan jamaah. Dari Masjid Agung, Nurdin bergerak ke RSUD Natuna.

Setelah melakukan peninjauan, Nurdin langsung bergerak ke Sedanau. Setelah melakukan perjalanan darat dan laut, aktivitas di Sedanau langsung dilakukan. Di antaranya bersilaturahmi dan menjemput aspirasi masyarakat.

“Terima kasih kami sudah merasakan peningkatan infrastruktur dan hasil pembangunan yang lainnya walaupun belum sempurna,” kata Ketua LAM Sedanau.

Di Sedanau, Nurdin meninjau pembangunan jalan provinsi. Nurdin juga meninjau Tol Laut yang sedang bersadar dan siap mengangkut orang dan barang dari Natuna. Sejumlah anak-anak PAUD juga dimotivasi Nurdin di sela-sela meninjau Tol Laut.

Aktivitas Safari Subuh dilaksanakan di Masjid An Nur Ranai Natuna, Masjid Jami Ranai Kota. Demikian juga aktivitas Zuhur, Ashar, Maghrib dan Isya di berbagai Masjid sekaligus menjemput aspirasi dan mencsrikan solusi. Di antara masjid-masjid itu adalah Masjid Al Manar Sepempang, Masjid Ibnu Salim Ranai Darat.

Pada Sabtu (15/6), sejak pagi Nurdin menghadiri Halalbihalal Pemprov Kepri bersama masyarakat Natuna di Pantai Kencana. Sejumlah proyek diresmikan dalam rangkaian acara tersebut.

Nurdin juga meresmikan Gedung SLB Natuna dan  Gedung Serbaguna SMA Negeri 2 Natuna. Sektor olah raga juga mendapat perhatian Nurdin dalam kunjungan itu. Di antaranya pada pertandingan Futsal Ranai Natuna dan Bola Voley di malam hari.

Kawasan perikanan yang dikunjungi Nurdin akhir 2017 kini disinggahi lagi. Apa yang dijanjikan pada tahun itu sebagai besar sudah dibangun. Tinggal satu lagi yang sedang dilelang tahun ini. Jalan, Jambat Labuh, Kantor UPTD, semua sudah selesai. Aktivitas Ahad Nurdin dilanjutkan dengan membuka Festival Pulau Senoa.

Menurut Nurdin, perhatian pembangunan untuk Natuna ini sangat istimewa. Tak hanya sinergi pemerintah provinsi dan kabupaten, pemerintah pusat juga memberi perhatian serius.

Banyak potensi Natuna yang terus dikembangkan. Sinergi antara pemerintah akan membuat pembanguna itu semakin tepat. Apalagi Nurdin pun ikut turun bersilaturahmi menjemput aspirasi dan mencarikan solusi.

“Masyarakat sehat, masyarakat kuat dan masyarakat baik maka daerah pun akan maju dan sejahtera,” kata Nurdin.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadilah melaporkan halal bihalal Pemprov Kepri disejalankan dengan peresmian proyek strategis serta penyerahan bantuan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Guru tidak tetap atau non ASN di Kabupaten Natuna. Dalam suasana Syawal 1440 H, pada hari kemenangan yang sangat berbahagia, Arif mengajak semua memperkokoh persaudaraan di daerah yang bercirikan kepulauan.

“Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan bathin. Pemerintah Provinsi melaksanakan ini sangat berarti penting dalam menjaga silaturahmi yang tentunya senantiasa menjaga hubungan seluruh daerah guna pereratkan hubungan, dengan demikian maka semua bentuk koordinasi juga akan menjadi lebih mudah kita dilakukan,” kata Arif.

Proyek strategis ini, lanjut Arif ialah merupakan pembangunan yang sesuai dengan arah kebijakan dan prioritas pembangunan.

Pemerintah Provinsi sendiri sangat berkomitmen melakukan percepatan pembangunan disegala bidang, apalagi pembangunan dan peningkatan infrastrutur yang ada wilayah Kepulauan Riau.

“Kegiatan ini selesai pada tahun 2018 kemarin, jadi pada hari ini akan diresmikan langsung oleh Gubernur sebanyak lima secara simbolis. Maka proyek proyek strategis yang lainnya dinyatakan dapat dioperasikan dan dimanfaatkan oleh masyarakat langsung,” tambah Arif.

Adapun proyek strategis yang diresmikan antara nya Tiga jembatan di ruas jalan Bukit Leman-Trans Batubi dengan total anggaran Rp16,5 miliar dengan rincian Jembatan Sungai Curing panjang 35 meter dan lebar 9 meter, Jembatan Sungai Tengah I panjang 35 meter dan lebar 9 meter.

Jembatan Sungai Tengah II panjang 20 meter dan lebar 9 meter. Pembangunan Gedung Serba Guna SMAN 2 Bunguran Timur dengan pagu anggaran Rp925 juta yang berukuran 12 x 18 meter persegi terdiri dari ruang kamar mandi, WC 2 unit dan ruang ganti pakaian 1 unit.

Pembangunan Kantor Pengawasan SDKP yang total anggaran 1,95 miliyar yang bersumbet Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018 dengan luas bangun 20 x 28 meter.

Dalam rangka percepatan pembangunan di Kabupaten Natuna, ada beberapa proyek yang masih perlu pengerjaan lanjutan antara lain ialah Peningkatan Jalan Bukit Leman-Trans Batubi-tanjung Kudu Sedanau dengan besar anggaran Rp39,2 miliar dengan pembangunan sebanyak 3 tahap dari tahun 2016 sampai 2018 dengan panjang jalan 7,40 Kilometer.

Pembangunan Jalan Trans Batubi-Kelarik dengan anggaran sebesar Rp42,2 miliar selama 3 tahap dari tahun 2016 sampai 2018 yang panjang jalan terealisasi sepanjang 28,27 kilometer dari total 48,27 kilometer.

Pengembangan dan Peningkatan Pelabuhan Penagi dengan total anggaran Rp50,5 miliar selama 3 tahap dari tahun 2017 sampai 2019, nilai pengembangan 2017-2018 sebesar Rp25,5 miliar yang semula dermaga 10 x 70 meter bertambah menjadi 12 x 105,55 meter sehingga panjang totalnya 175,55 meter.

Pembangunan Unit Sekolah Baru SLB Kabupaten Natuna dengan total anggaran Rp2,2 miliar yang luas lahan 10.000 meter persegi yang terdiri dari ruang aula, ruang terapi, ruang majelis guru, ruang mushalla, ruang UKS, 4 buah ruang praktek.

Selain peresmian proyek tersebut, Pemerintah Provinsi Kepri pada tahun 2019 akan membangun beberapa kegiatan di Kabupaten Natuna yaitu Pembangunan Jalan Desa Pulau Tiga menuju Desa Selading Kecamatan Pulau Tiga.

Pembangunan Jembatan Sungai Tengah III Ruas Jalan Bukit Leman-Trans Batubi. Peningkatan Jalan Padang Angus-Cemaga. Pembangunan Pelabuhan Nyi Nyit Kecamatan Pulau Tiga. Pengadaan Sarana Prasarana Tambatan Perahu di Pering.

Dalam kesempatan ini juga penyerahan SK GTT non ASN dengan total sekitar 200 orang dan penyerahan bantuan kegiatan nilai keagamaan sebesar 298,8 juta rupiah kepada guru TPQ sebanyak 462 orang, guru MDT (Madrasyah Diniyah Ta’miliyah), guru MDA (Madrasyah Diniyah Awaliyah) sebanyak 60 orang Penyuluh Agama Islam non ASN sebanyak 48 orang serta imam masjid, Hafizs quran sebanyak 6 orang.

Selain itu, penyerahan bantuan berupa Handraktor 6 unit, Kultivator 2 unit dan Pompa Air 5 unit dengan penerima ialah 1.

Unit pelayanan jasa alsintan (UPJA) Cipta Karya, Desa Payak Kecamatan Serasan Timur menerima Handraktor 2 unit 2.

Unit pelayanan jasa alsintan (UPJA) Karya Sejahtera, Desa Tapau Kecamatan Bunguran Tengah menerima Kultivator 1 unit 3.

Unit pelayanan jasa alsintan (UPJA) Pelawan, Desa Semedang Kecamatan Batubi menerima Handraktor 2 unit dan Pompa Air 5 unit 4.

Unit pelayanan jasa alsintan (UPJA) Bangkit, Desa Batubi Jaya Kecamatan Bunguran Batubi menerima Handraktor 2 unit dan Kultivator 1 unit.

Sekretaris Daerah Natuna, Wan Siswandi mengapresiasikan Pemerintah Provinsi yang tidak membedakan dengan masyarakat yang jauh, dimana Natuna adalah daerah wilayah Kepri yang terjauh paling ujung utara indonesia

“Kami menyambut baik sebesar besarnya kepada Pemerintah Provinsi Kepri, yang mana beliau (Gubernur) tidak ada beda membeda antara masyarakat satu dengan lainnya. Bahwasanya tiada pilah mempilah suatu daerah dengan daerahnya,” kata Wan Siswandi

Pemerintah Natuna, lanjut Wan Siswandi sangat berharap uluran uluran kegiatan yang sangat besar karena untuk pembangunan di Natuna sangat tinggi pembiayaan anggaran guna tercapainya pembangunan yang maksimal.

“Kami sangat membutuhkan perhatian dari Pemerintah Provinsi, yang sangat besar anggaran yang untuk membangun natuna. Maka dengan ini kita ingin bersama sama satu pikiran dalam pembangunan dan pengembangan daerah yang sangat luas pulau ke pulau lainnya,” kata Wan. (Ril)

Jumat, Juni 14, 2019

Empat Hari di Natuna, Nurdin Gelar Halal Bihalal dan akan Resmikan Proyek

Dinamika Kepri, Natuna - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna, Jumat (14/6) pagi. Selama empat hari penuh orang nomor satu di Kepri tersebut akan melakukan sejumlah kegiatan di Natuna.

Sejumlah kegiatan tersebut antara lain meresmikan proyek-proyek strategis Pemprov Kepri, penyerahan Insentif Mubaligh beserta bantuan lainnya, penyerahan SK GTT Non ASN dan membuka Festival Pulau Senoa, serta yang paling utama adalah mempererat tali silaturahmi dalam halal bihalal bersama masyarakat.

“Apalagi kini dalam suasana hari kemenangan, tujuan Pak Gubernur berkunjung ke Natuna adalah untuk bertemu dan bersilaturhami menjalin kebersamaan dengan masyarakat agar semakin erat,” kata Plt Karo Humas Protokol dan Penghubung, Zulkifli, di Ranai, Natuna.

Hari pertama tiba di Ranai, kata Zulkifli, Gubernur langsung menuju Masjid Agung, Ranai untuk menunaikan shalat Jumat berjamaah, dilanjutkan dengan turun kelapangan meninjau sejumlah proyek strategis Pemrprov Kepri bersama sejumlah Kepala OPD terkait. Untuk waktu shalat ashar, Maghrib dan Isya orang nomor satu di Kepri itu akan melakukan sholat berjamaah, sekaligus silaturahmi dengan masyarakat.

“Intinya, Pak Gubernur ingin selalu dekat dengan masyarakat. Perkuat silaturahmi dan menjemput aspirasi,” kata Zulkifli.

Lanjut pada hari kedua, Sabtu (15/6) Gubernur akan melaksanakan halal bihalal bersama seluruh masyarakat Natuna yang dipusatkan di Pantai Kencana mulai dari pukul 09.00 wib sampai dengan selesai. Selain itu juga dilakukan penyerahan Insentif Mubaligh beserta bantuan lainnya, penyerahan SK GTT Non ASN serta peresmian berbagai proyek strategis pemerintah Provinsi Kepri.

Pada hari ketiga, Ahad (16/4) Nurdin beserta rombongan akan melanjutkan kunjungan ke Pulau Senoa untuk menghadiri sekaligus membuka Festival Pulau Senoa. Festival yang didukung oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kepri bersama Kementerian Pariwisata itu pelaksanaannya dipusatkan di area Pantai Teluk Selahang dan berlangsung dari tanggal 12 sampai 15 Juni 2019.

Beragam perlombaan akan memeriahkan acara ini seperti lomba kupas dan kukur kelapa, tepuk bantal, lomba tari balon dan lainnya.

Peserta juga didatangi dari mancanegara sebanyak 31 yacth, diantaranya dari Australia sebanyak 20 kapal dengan jumlah 39 orang, Amerika ada 4 kapal dengan 7 orang, Inggris 2 kapal dengan 3 orang, Selandia Baru 2 kapal dengan 4 orang. Swiss, Prancis dan Belanda, masing-masing 1 kapal dengan 2 orang.

Kegiatan ini juga merupakan salah satu konsep promosi wisata Natuna. Karena itu, kata Zulkifli, Gubernur berharap dukungan masyarakat untuk kelangsungan acara agar sukses dan berjalan lancar.

Tidak hanya itu, kata Zulkifli, Gubernur pun akan terus melakukan terobosan-terobosan guna terus mengangkat potensi pariwisata di Kepri khususnya Natuna, Salah satunya dengan upaya beberapa kali bertemu langsung dengan Menteri Perhubungan, agar Maskapai dan transportasi banyak masuk ke rute Natuna.

Selama empat hari kedepan pun Nurdin tetap melangsungkan safari subuh kelilingnya, termasuk sebelum kembali ke Ibukota Tanjungpinang, Senin (17/6). Itu dilakukannya guna untuk terus menjalin ukuwah bersama umat, menyapa dan bersilaturami bersama masyarakat dalam bingkai safari subuh. (Ril)

Gubernur Nurdin Ajak Semua Pihak Jaga Kondusivitas Kepri

Dinamika Kepri, Batam - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga Kepri tetap aman dan kondusif. Karena peran ini, dalam berbagai tahapan politik dan peristiwa besar di Kepri bisa dilalui dengan aman dan damai.

“Alhamdulillah dari tahapan Pilpres dan Pileg, Ramadhan dan Idul Fitri, dengan aktivitas mudik dan balik, situasi secara umum dalam keadaan aman terkendali,” kata Nurdin yang menghadiri Apel Konsolidasi Operasi Ketupat Seligi 2019 dan Kesiapan dalam rangan Pengamanan Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum di Lapangan Upacara Polda Kepri, Nongsa Batam, Kamis (13/6/2019).

Sebelum ke Batam, Nurdin beraktivitas terlebih dhauku dengan bersafari subuh di Masjid Jannatul Ma’wa Batu Hitam, Tanjungpinang. Usai dari Batam, Nurdin bersama Sekdaprov H TS Arif Fadillah melakukan penandatanganan hibah aset Pemprov kepada KPU dan Bawaslu di Ruang Kerja Gubernur, Tanjungpinang.

Nurdin sadar bahwa peran dan kerja keras TNI Polri sangat besar dalam terwujudnya semua ini. Sinergitas TNI Polri dan seluruh elemen masyarakat tokoh agama dan pemuda sehingga menciptakan suasana kondusif sampai hari ini.

“Kami atas nama pemerintah dan masyarakat mengucapkan terima kasih tak terhingga kepada seluruh jajaran TNI/Polri dan semua yang terkait,” kata Nurdin sambil menambahkan semua ini akan menjadi ladang amal.

Apel ini dipimpin langsung Gubernur, Wakapolda Kepri Brigjen Pol Yan Fitri Halimansyah, Wadanlantamal IV Kolonel Laut Imam Teguh Santoso dan Kasrem 033 Wira Pratama Kolonel Inf Jimmy Watuseke. Hadir juga Wali Kota Batam H Muhammad Rudi.

Wakapolda Yan Fitri mengatakan Operasi Ketupat Seligi 2019 telah dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Termasuk di Polda Kepri yang dilaksanakan selama 13 hari mulai dari 29 Mei hingga 10 Juni 2019

Dalam operasi ini Polda Kepri melibatkan 1.282 personil pengamanan gabungan unsur Polri, TNI, Pemda dan stakeholder terkait. Dalam operasi ini ada 15 Pos Keamanan, 32 Pos Pelayanan,10 pos terpadu dan 3 pos bergerak.

“Atas nama Kapolda Kepri kami mengucapakan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pihak yang telah berpartisipasi,” kata Yan Fitri.

Yan menambahkan, setelah berakhirnya Operasi Ketupat Seligi 2019, selanjutnya dilaksanakan apel konsolidasi secara serantak. Mulai dari provinsi maupun kabupaten kota dalam rangka kesiapan pengamanan sidang perselisihan pemilu.

“Untuk mewujudkan keamanan secara umum, mari kita jaga Kepri yang kita cintai ini tetap dalam keadaan aman dan kondusif serta memelihara kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” kata Yan Fitri. (Ril)

Selasa, Juni 11, 2019

Gubernur Kepri Sidak RSUD Raja Ahmad Tabib: Jangan Buat Masyarakat Menahan Sakit Terlalu Lama

Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat melakukan Sidak (Inspeksi Mendadak) di RSUD Raja Ahmad Tabib, KM. 8 atas, Tanjungpinang, Senin (10/6/2019).

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun menegaskan bahwa peralatan medis merupakan salah satu faktor penunjang utama dalam melihat baiknya kualitas dari rumah sakit. Tentu faktor kualitas pelayanan dan lengkapnya tenaga medis, umum maupun spesialis tetap diutamakan.

“Kita harap agar peralatan medis di RSUD terus terupgrade mengikuti perkembangan, sehingga ketika pasien membutuhkan penanganan medis yang khusus maka tidak perlu jauh-jauh keluar daerah,” ujar Nurdin saat melakukan Sidak (Inspeksi Mendadak) di RSUD Raja Ahmad Tabib, KM. 8 atas, Tanjungpinang, Senin (10/6).

Apalagi RSUD ini sendiri menurut Nurdin semakin baik pelayanannya, dan sumber daya manusia dibidang kesehatan juga terus bertambah sehingga pemenuhan fasilitas merupakan urgensi agar semakin melengkapi baiknya kualitas RSUD Ahmad Tabib.

Dengan RSUD yang telah memiliki sejumlah alat-alat canggih, Nurdin juga menegaskan agar para dokter segera memiliki sertifikasi yang lengkap sehingga mampu mengoperasikan alat-alat yang tersedia.

“Sehingga semakin lengkaplah pelayanan yang ada di RSUD ini. Alat ada, yang mengoperasikannya juga ada,” lanjutnya.

Tak hanya itu, Nurdin pun meminta kepada para jajaran tenaga kesehatan agar kesembuhan pasien menjadi prioritas utama dalam mewujudkan pelayanan dibidang kesehatan secara prima dan maksimal.

“Jangan buat masyarakat menahan sakit terlalu lama. Jika harus segera ditindak secara medis maka segera dilakukan. Sigap dan cepat dalam melakukan setiap penanganan,” pesannya.

Pelayanan prima menurut Nurdin harus seimbang dalam lingkup rumah sakit, bukan hanya pelayanan administrasinya saja yang tidak bertele-tele, namun penanganan dari perawat dan dokter juga harus cepat.

“Terlebih bagi pasien yang butuh pelayanan khusus, keberadaan dokter spesialis harus siap sedia,” tambah Nurdin.

Nurdin yang tiba di RSUD langsung menuju ke bilik pendaftaran administrasi dibagian depan. Disana, dirinya sempat menyapa sejumlah masyarakat yang sedang menunggu antrian.

Nurdin cukup puas pelayanan dipintu depan berjalan baik, masyarakat juga tidak terdapat keluhan perihal lamanya menunggu antrian. Karna memang kedatangan Nurdin sendiri kondisi pelayanan sedang dalam keadaan yang cukup ramai.

Nurdin kemudian berkeliling didalam RSUD, antara lain IGD, Ruang radiologi, Poli Penyakit Dalam, Ruang Instalasi Bedah Sentral (IBS) dan ICU serta Ruang rawat inap.

Tempat pertama yang dikunjungi adalah ruang IGD. Satu persatu pasien didatangi orang nomor satu di Kepri tersebut, terlihat Nurdin ikut menyemangati para pasien yang sedang terbaring lemah tersebut.

“Lain kali dijalan hati-hati ya nak, biar pelan asal selamat. Perhatikan kondisi dijalan dan rambu-rambu lalu lintas,” ujar Nurdin kepada salah satu pasien kecelakaan roda dua.

Ketika mengunjungi salah satu pasien yang mengeluhkan sakit dan pendarahan dibagian perut, ternyata diagnosis awal dokter umum di IGD, pasien harus di operasi. Namun dari penajabarannya bahwa jadwal operasi masih satu bulan kedepan. Mendengar hal itu, Nurdin langsung meminta kepada pihak RSUD memanggil dokter spesialis

“Ini harus segera, kalau bisa secepatnya kenapa menunggu sampai sebulan, tapi kalau itu karna alasan medis ya kita ikut aturan dokter,” kata Nurdin.

Nurdin kemudian mendatangi pasien luka bakar asal Dabo, yang mana kaki kanan pasien dari pangkal paha hingga kebawah tersambar api obor saat bermain dimalam bulan ramadan, luka tersebut sudah diderita pasien lebih dari 10 hari.

Nurdin tidak tinggal diam, apalagi pasien dalam keadaan yatim dan membutuhkan biaya lebih banyak untuk kebutuhan penanganan lebih lanjut, dirinya spontan memberikan sejumlah bantuan untuk pengobatan.

Nurdin juga mengatakan siap membantu pembiayaan pengobatan hingga sembuh, pasien pun kebetulan memiliki BPJS, namun Nurdin berujar jika ada kekurangan setelah menggunakan BPJS agar segera dilaporkan kepada dirinya.

Turut hadir mendampingi Sekretaris Daerah TS Arif Fadillah, Direktur RSUD Muchtar L Munawar, Kepala Dinas Kesehatan Tjetjep Yudiana, Kepala Biro Umum Martin Maromon dan Kepala Biro Kesra Aiyub. (Ril)

Gubernur Minta Pembangunan Jalan Underpass Pelita Batam Dipercepat

Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun  saat memimpin rapat, di Ruang Rupatama, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin (10/6/2019).

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun menegaskan sejumlah kegiatan yang sudah selesai proses lelangnya segera dikerjakan. Apalagi kini sudah pertengahan tahun, kegiatan-kegiatan itu harus dapat dilihat dan dirasakan masyarakat.

“Jangan sampai terlihat kita seperti tak melakukan sesuatu. Jalan di Batam, tolong dipercepat. Jangan seperti tak ada. Ini hasil karya untuk kepentingan masyarakat,” kata Nurdin saat memimpin rapat, di Ruang Rupatama, Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Senin (10/6).

Jalan yang menjadi sorotan Nurdin salah satunya yang menghubungkan antara kawasan underpass Pelita hingga Simpang Frenki, Batam Center. Masing-masing jalur akan ada lima jalur. Tahun depan, 2020, Nurdin menegaskan jalan ini harus sudah selesai. Demikian juga dengan kegiatan pembangunan lainnya.

Nurdin, usai menunaikan Safari Subuh di Masjid Asshobirin Jalan Cempedak Tanjungpinang, juga memimpin Apel perdana usai libur Idul Fitri. Setelah apel dan bersilaturahmi dengan para pegawai, Nurdin berbagi tugas dengan Wakil Gubernur H Isdianto. Nurdin memimpin rapat, Isdianto diminta melakukan sidak ke kantor-kantor OPD.

Nurdin melihat, secara komulatif, proses lelang sejumlah kegiatan kalah cepat dibanding tahun lalu. Karena itu, dia minta koordinasi dan komunikasi untuk masalah ini dipercepat.

“Ada dusta apa sehingga banyak yang menjadi lambat. Tangan saya dah gatal-gatal nak tanda tangan sesuatu,” kata Nurdin.

Karena itu, Nurdin menekankan agar seluruh jajaran OPD untuk terus mempercepat tugas dan tanggungjawab yang diemban oleh masing-masing. Terlebih waktu telah masuk pertengahan tahun, hasil nyata di lapangan harus semakin nyata.

“Jangan sampai keluhan masyarakat menjadi berlarut-larut, ini tugas kita untuk menjawab setiap kebutuhan masyarakat dengan aksi nyata,” tegas Nurdin.

Untuk itu, Nurdin meminta agar setiap rupiah yang dianggarkan agar benar-benar peruntukannya untuk masyarakat, yakni pencapaian pembangunan itu sendiri.

“Terlebih sejumlah proyek strategis yang berjangka panjang, segera lakukan koordinasi kepada Dinas terkait sehingga tidak terjadi keterlambatan,” lanjut Nurdin.

Sementara itu, Sekdaprov H TS Arif Fadillah menghimbau kepada seluruh OPD untuk terus menggesa pekerjaan yang ada pada tahun 2019 ini, terlebih sudah memasuki bulan juni (Semester satu).

“Evaluasi harus terus dilakukan agar pekerjaan segera berjalan dan jika ada hambatan dapat segera didapatkan solusinya,” ujar Arif.

Arif juga membahas terkait Dana Alokasi Khusus (DAK) yang harus diserahkan paling lambat tanggal 15 Juni.

“Tambahan DAK inilah yang dapat membantu APBD dalam mengalokasikan berbagai kegiatan dilapangan khususnya untuk Kabupaten dan Kota,” lanjut Arif.

Kemudian terkait aplikasi SIMANJA, Arif terus menghimbau kepada seluruh pegawai untuk aktif dalam menggunakan aplikasi tersebut, itu dilakukan untuk menghindari statement bahwa pegawai kekantor hanya untuk finger absen. Selain itu juga sebagai bagian pemantuan bagi pimpinan dalam melihat kinerja jajarannya.

Kemudian, Kabiro Pembangunan Aries Fhariandi dalam kesempatan tersebut melaporkan progres realisasi dari keuangan dan fisik yang terdata 31 Mei 2019.

Adapun realisasi keuangan sebesar 26,10 persen dilihat dari target komulatif yakni 25 persen sudah termasuk diatas rata-rata. Kemudian realisasi fisik sebesar 27,02 persen dengan target 29,86 persen.

“Belum tercapainya target realisasi fisik dikarenakan masih ada 10 OPD yang belum menginput datanya dan diharapkan setelah di input dapat memenugi target,” kata Aries.

Aries melanjutkan, untuk progres lelang sendiri, dari 76 paket proyek strategis, terdapat 20 paket yang telah selesai tender dan 1 paket tahun lalu telah berjalan yakni proyek multiyears, beberapa paket yang masih belum berjalan tersebut dikarenakan masih dalam tahap perencanaan, dari 11 OPD baru 4 OPD yang telah selesai

Lalu untuk progres DAK sendiri dari 10 bidang yang ditangani sudah 4 bidang yang telah disalurkan ditahap pertama dan sisanya masih dalam proses review dari pihak Inspektorat.

Terakhir, Kabiro Layanan Pengadaan Misbardi juga menjabarkan data lelang proyek di seluruh OPD dilingkungan Provinsi Kepri dengan total 326 paket yang diumumkan di program SIRUP, pake yang sudah di ajukan ke UKPBJ sebanyak 123 paket. 56 paket selesai, 4 paket telah ditetapkan sebagai pemenang, 36 paket sudah tender.

“Jika terdapat kendala dari OPD silahkan kosultasi ke kami, kami akan turunkan pokja untuk membantu mempercepat progres lelang,” kata Misbardi. (Ril)

Minggu, Juni 09, 2019

Lebaran Ketiga Nurdin Basirun Kunjungi Masyarakat Pulau

Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun di Masjid An Nur, Sei Ungar, Tanjungbatu, Kundur. 

Dinamika Kepri, Tanjungbatu - Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun bersilaturahmi ke masyarakat di pulau-pulau pada Lebaran ketiga. Aktivitas mengunjungi masyarakat ke pulau-pulau dilakukan setelah dua hari menggelar rumah terbuka di Tanjungpinang dan Karimun. Dari Karimun, usai bersafari subuh di Masjid Nurul Huda Sei Raya, Meral, Nurdin mulai menjelajah di Pulau Kundur dan Buru.

“Setelah sebulan penuh kita berpuasa dengan segala amal perbuatan yang kita lakukan dilipatgandakan patut dijadikan renungan bahwa menyambut kemenangan haruslah dijadikan momen untuk mempertahankan serta meningkatkan iman dan ketaqwaan kita di bulan-bulan berikutnya,” kata Nurdin di Masjid An Nur, Sei Ungar, Tanjungbatu, Kundur.

Di Masjid ini, tokoh sentral pembentukan Provinsi Kepri, H Huzrin Hood bertindak sebagai khatib. Pada kesempatan itu, Nurdin menyampaikan rasa bahagia bisa bersilaturahmi bersama masyarakat dan mengucapkan selamat menyambut hari raya idul fitri 1440 hijriyah. Pesan Nurdin kepada warga agar tingkatkan tali persaudaran dan eratkan silaturahmi.

Tanpak Nurdin bersalam-salaman dengan warga, saling memaafkan di hari kemenangan. Berjabat tangan dan saling sapa menjadikan ikatan yang tiada banding di atas dunia ini.

Nurdin ke Kundur melalui Pelabuhan Selat Belia. Dari selat belia ke Tanjungbatu menggunakan mobil

Tiba di Tanjungbatu dia bersilaturrahmi ke beberapa rumah tokoh masyarakat.

Usai shalat Jumat, dengan kapal Nurdin menuju Pulau Buru. Di masjid Al Hidayah Kampung Tanjung, Kayu Ara Hitam Kelurahan Lubuk Puding, Kecamatan  Buru, Nurdin menyampaikan terima kasihnya kepada masyarakat.

“Terima kasih telah memberi saya kesempatan untuk bersilaturrahmi kepada para jamaah,” kata Nurdin.

Nurdin melanjutkan, hari kemenangan merupakan hari yang paling ditunggu-tunggu oleh umat muslim setelah sebulan penuh berpuasa di bulan ramadan. Tentu amalan-amalan yang telah dilakukan selama sebulan penuh sebelumnya wajib dipertahankan.

Bahwa hari kemenangan bukanlah berhenti dari setiap amalan selama bulan ramadan yang dilakukan. Namun sebagai awal untuk terus ditingkatkan sehingga menjadi pribadi yang berakhlak mulia serta kokoh iman dan agamanya.

Sementara khatib H Huzrin Hood dalam kutbahnya mengatakan dengan mengambil pengajaran daripada sesuatu perkara yang berlaku ke atas dirinya, maka ini jadikan shirathal mustaqim terhadap Allah SWT. Semua umat manusia itu akan terjadi nantinya.

“Iktibarlah kita dengan perbuatan manusia di dunia, yang mana akan diminta petanggung jawabannya di akhirat kelak. Semuanya di Pasang Mashar akan ditanya sekecil apapun perbuatan kita selama di dunia,” kata Huzrin. (Ril)

Kamis, Juni 06, 2019

Gubernur Kepri: Rayakan Hari Kemenangan dengan Pererat Persaudaraan

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun. 

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengajak masyarakat Kepulauan Riau untuk merayakan hari kemenangan dengan mempererat kebersamaan. Jalinan silaturahmi semakin diperkuat, untuk semakin meneguhkan persatuan dan persaudaraan.

“Hari ini kita bisa bersama-sama dengan semua lapisan masyarakat. Bukan hanya untuk bersalaman, tapi untuk bersilaturahmi dengan seluruh lapisan masyarakat. Ketika semua berkumpul tidak ada sekat lagi, semua sama-sama merayakan hari kemenangan yang mulia ini. Semua bersatu dan bersama,” kata Nurdin dalam rangkaian rumah terbuka (open house) sempena Idul Fitri 2019.

Rumah terbuka digelar Nurdin di Gedung Daerah Tanjungpinang pada Lebaran pertama. Lebaran kedua, rumah terbuka digelar Nurdin di kediamannya di Tanjungbalai Karimun. Sementara Wakil Gubernur H Isdianto menggelar rumah terbuka pada sebelah petang di Tanjungpinang, Sabtu (8/6) ini, rumah terbuka Wakil Gubernur digelar di Perumahan Sukajadi, Batam.

Nurdin, bersama Hj Noor Lizah Nurdin Basirun beserta keluarganya membuka pintu, menunggu dan menyambut masyarakat yang datang untuk bersilaturahmi. Baik di Tanjungpinang maupun di Karimun.

Di Tanjungpinang, Gubernur juga didampingi Wakil Gubernur H Isdianto beserta Istri Hj Rosmeri Isdianto dan Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah beserta istri Hj Rismarini Arif Fadillah. Tidak hanya para pejabat FKPD dan OPD yang hadir, masyarakat umum juga berbondong-bondong datang untuk bertemu, bersalaman dan berfoto bersama orang nomor satu di Kepri tersebut. Semarak meriah terlihat ketika anak-anak berebut untuk bersalaman.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlantamal IV Laksma TNI Arsyad Abdullah, Danlanud RHF Kolonel Pnb Elistar Silaen, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang Syahrul dan Rahma, Asisten, Kepala OPD, Tokoh Masyarakat beserta masyarakat di Tanjungpinang.

Di Karimun, hadir juga Bupati Karimun H Aunur Rofiq, Wakil Bupati H Anwar Hasyim, Staf Khusus H Herizal Hood, tokoh masyarakat Kepri H Huzrin Hood serta para kepala OPD dilingkup Pemerintah Provinsi dan Kabupaten Karimun, turut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Di saat seperti inilah kita dapat menyempatkan waktu seharian bersama masyarakat,” lanjutnya.

Menyambut hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa, Nurdin kembali mengajak masyarakat untuk menyikapinya dengan tidak berlebih-lebihan, sederhana namun bermakna.

“Saya atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Provinsi Kepri mengucapkan minal aidin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin. Mari kita sambut hari kemenangan dengan terus meningkatkan ukuwah diantara kita semua,” kata Nurdin.

Di Karimun, walaupun hujan deras mengucur kota berazam itu, masyarakat tetap menyemut berkunjung ke kediaman Nurdin di Bukit Senang. Nurdin ditemani Hj Noor Lizah saat menyambut para tamu, nampak mengenakan baju koko putih dan peci warna hitam, sementara Ibu mengenakan gamis berwarna biru.

Seperti biasa, Nurdin selalu melayan para tamu yang mau menyantap hidangan yang sudah disediakan. Kali ini Gubernur memasak prata yang dipesan tamu yang sudah berkerumunan.

“Mari-mari dibeli, tapi gratis makan nya,” seloroh Nurdin.

Silaturahmi, saling tegur, saling menyapa, dan saling memaafkan adalah inti dari rumah terbuka hari ke dua ini yang memang sengaja digelar untuk masyarakat. Tampak masyarakat antusias bersilaturahmi dengan Gubernur dan istri beserta keluarga.

“Saya berharap agar dengan open hause, silaturahmi dengan masyarakat semakin bertambah baik, sehingga semakin banyak masukan masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan demi kemajuan Provinsi Kepri. Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang datang bersilaturahmi. Secara khusus, saya juga mengapresiasi kedatangan masyarakat non Muslim sebagai wujud kerukunan antar umat dalam keberagaman,” ujar Nurdin. (Ril)

Wakil dan Gubernur Kepri Open House Idul Fitri di Gedung Daerah

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Gubernur Kepri, H Nurdin Basirun menggelar open house sempena idul fitri 1 syawal 1440 H/2019 M bertempat di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (5/6/2019).

Selepas menunaikan sholat idul fitri di lapangan Pamedan, Nurdin bergegas menuju kediaman dinasnya tersebut, bersama Istri Hj Noorlizah Nurdin beserta keluarga besarnya membuka pintu, menunggu dan menyambut masyarakat yang datang untuk bersilaturahmi.

“Mari kita awali hari kemenangan dengan pererat kebersamaan dalam jalinan silaturahmi bersama seluruh masyarakat,” ujar Nurdin.

Gubernur pun turut didampingi oleh Wakil Gubernur H Isdianto beserta Istri Hj Rosmeri Isdianto dan Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah beserta istri Hj Rismarini Arif Fadillah. Tidak hanya para pejabat FKPD dan OPD yang hadir, masyarakat umum juga berbondong-bondong datang untuk bertemu, bersalaman dan berfoto bersama orang nomor satu di Kepri tersebut. Semarak meriah terlihat ketika anak-anak berebut untuk bersalaman kedepan.

Open house sendiri dikatakan Nurdin sebagai ajang mendekatkan diri kepada masyarakat, ketika semua berkumpul tidak ada sekat lagi, semua sama-sama merayakan hari kemenangan yang mulia ini.

“Di saat seperti inilah kita dapat menyempatkan waktu seharian bersama masyarakat,” lanjutnya.

Menyambut hari kemenangan setelah sebulan penuh berpuasa, Nurdin kembali mengajak masyarakat untuk menyikapinya dengan tidak berlebih-lebihan, sederhana namun bermakna.

“Saya atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Provinsi Kepri mengucapkan minal aidin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin. Mari kita sambut hari kemenangan dengan terus meningkatkan ukuwah islamiyah diantara kita semua,” pungkasnya.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut Danrem 033/WP Brigjen TNI Gabriel Lema, Danlantamal IV Laksma TNI Arsyad Abdullah, Danlanud RHF Kolonel Pnb Elistar Silaen, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang Syahrul dan Rahma, Asisten, Kepala OPD, Tokoh Masyarakat beserta masyarakat di Tanjungpinang.

Sebelum bertolak menuju Kabupaten Karimun untuk menggelar openhouse pada lebaran hari kedua di kediamannya di Bukit Senang. Gubernur menyempatkan berkunjung ke kediaman Tokoh Masyarakat dan FKPD, antara lain ke kediaman Mantan Gubernur Alm Muhammad Sani, Ketua LAM Kepri Abdul Razak dan rumah dinas Danlantamal IV Tanjungpinang yang juga sedang menggelar open house siang ini.(Ril)
Scroll to top