Tampilkan postingan dengan label Bupati Bintan. Tampilkan semua postingan

Dinamika Kepri, Bintan – Berturut-turut penghargaan yang diterima Pemerintah Kabupaten Bintan. Sempena Hari Anak Nasional tahun 2019, Bintan yang kembali dianugerahi Kabupaten Layak Anak, semakin menunjukkan perkembangan positif dengan meraih penghargaan Puskesmas terbaik ketiga se Indonesia dalam kategori Pelayanan Ramah Anak (PRA).

Penghargaan yang diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise itu diterima Bupati Bintan Apri Sujadi pada Malam Puncak HAN tahun 2019 di Ballroom Four Points by Sheraton Kota Makassar, Selasa (23/7) malam.

“Alhamdulillah, ini atas upaya bersama dan kinerja semua. Inovasi dan terobosan terus kita tingkatkan. Atas nama Pemerintah Daerah, apresiasi kita sampaikan pada tenaga kesehatan di setiap Puskesmas khususnya Puskesmas Tanjung Uban,” ungkap Apri usai menerima penghargaan.

Bintan sendiri telah menerapkan jam pelayanan kesehatan di Puskesmas hingga pukul 22.00 WIB. Bahkan telah diintruksikan 15 Puskesmas untuk Om Call 24 jam. Pelayanan terhadap anak sampai umum, semua telah dihimbaukan dan diberikan mekanisme yang sesuai dengan standart pelayanan.

“Berkali-kali Bapak Bupati sering memberi ultimatum yang sangat tegas bahkan jika ada pelayanan yang kurang maksimal. Kami memang menerapkan disiplin tinggi dan punya spot khusus bagi anak-anak,” kata Kepala Puskesmas Tanjung Uban Drg. Murni Kurniyati Siregar saat ditemui seusai acara.

Kategori Puskesmas Ramah Anak ini menjadi yang pertama untuk tahun ini. Ke depannya, Pemerintah Kabupaten Bintan terus berkomitmen untuk mewujudkan Bintan Sehat. (Ril)

Dinamika Kepri, Jakarta - Bupati Bintan Apri Sujadi kembali mendapatkan penghargaan nasional. Kali ini, orang nomor satu di Bintan itu dianugerahkan Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Bhakti Praja Nugraha yang disematkan langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla.

Tanda kehormatan tersebut ditujukan pada Kepala Daerah atas suksesnya pelaksanaan praktis tata kelola Pemerintahan yang baik sejalan dengan platform tata kelola pelayanan publik dalam urusan penyelenggaran Pemerintahan yang diukur melalui hasil EKPPD (Evaluasi Kinerja Penyelenggaraan Pemerintah Daerah) dari Kementerian Dalam Negeri.

Wapres JK dalam sambutannya menegaskan bahwa saat ini Pemerintah Daerah harus mampu berinovasi dalam rangka mendukung pembangunan secara nasional. Sinergitas Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat disebutnya menjadi pasak utama dalam keberhasilan kesejahteraan.

“Saat ini Pemerintah Daerah harus inovatif. Kepala Daerah harus aktif dalam mengeluarkan terobosan kebijakan sesuai dengan azas kemampuan dan kebutuhan. Pada akhirnya saya sampaikan ucapan selamat dan apresiasi Gubernur, Bupati dan Walikota para penerima tanda kehormatan ini” ujarnya.

Turut dihadiri Mendagri Tjahjo Kumolo dan Menkominfo Rudianto, Penganugerahan di Auditorium Hall Jakarta Convention Centre, Senanyan Jakarta Pusat, Rabu (17/7) ini juga dihadiri oleh Bupati/Walikota dari seluruh Provinsi di Indonesia. Kegiatan ini juga bersamaan dengan pembukaan Indonesia International Smart City Expo and Forum Kurbux IISMEX Kurtub tahun 2019.

Bupati Bintan saat ditemui seusai acara menyampaikan ucapan terimakasihnya atas penghargaan yang diberikan. Dirinya dengan tegas menyebutkan bahwa Lencana yang didapat bukan menjadi tujuan akhir. Sebab pengabdian dan dedikasi untuk membangun daerah menjadi prinsip yang terus dipegangnya sejak awal mengemban kemudi untuk menahkodai Bintan.

“Lencana ini bonus, artinya kinerja kita mendapat perhatian. Tentu ini justru menjadi batu loncatan untuk terus memberi bakti bagi daerah. Skala prioritas tetap menjadi acuan, karena Bintan punya potensi besar untuk maju bahkan bersaing dengan daerah lain. Apresiasi ini juga teruntuk seluruh steakholder maupun masyarakat yang secara langsung maupun tidak, punya andil dan sumbangsih bagi Bintan” pungkasnya.

Berdasarkan Surat Keputusan Presiden RI Nomor. 27/TK/2019, penghargaan diberikan kepada 7 Kepala Daerah Terbaik yang memiliki kinerja baik dalam 3 tahun berturut-turut. Berikut daftarnya :
1. Muhammad Zainul Majdi, Gubernur NTB Periode 2013-2018
2. H. Apri Sujadi, Bupati Bintan periode 2016-2021
3. H. Syarif Mbuinga, Bupati Powuhato periode 2016-2021
4. H. Firdaus, Walikota Pekanbaru periode 2017-2022
5. Ajay Muhammad Priyatna, Walikota Cimahi periode 2017-2022
6. Ida Bagus Rai D. M, Walikota Denpasar periode 2016-2021
7. Sugeng Rismianto, Walikota Madiun periode 2017-2022.

(Ril)

Bupati Bintan, Apri Sujadi saat bersama murid sekolah.

Dinamika Kepri, Bintan - Menjelang pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada tanggal 1 sampai dengan 5 Juli 2019, Apri Sujadi, Bupati Bintan meminta agar pihak sekolah mampu melaksanakan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di Bintan secara transparan, karena menurutnya aturan regulasi pelaksanaan tersebut sudah diatur dalam ketentuan yang berlaku.

"Saya rasa secara regulasi, aturannya sudah jelas, jadi kita juga sudah meminta ke setiap sekolah agar proses pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) harus berlangsung secara transparan," ujarnya

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir mengemukakan bahwa pada dasarnya pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sudah dilakukan dengan sebaik-baiknya. sistem PPDB online sendiri akan dilakukan awal bulan Juli atau tepatnya 1-5 Juli 2019 pekan ini. Lalu pengumuman akan dilakukan pada tanggal 8 Juli 2019 serta pendaftaran ulang akan dilakukan pada tanggal 9-10 Juli 2019.

"Masyarakat atau siswa Bintan gak perlu risau dan dapat mendaftarkan langsung ke sekolah yang dituju sesuai zonasi atau bisa juga datang di dua konter resmi yang kita siapkan, yaitu di Gedung LAM Kijang ( Kec Bintan Timur) dan Gedung Nasional Tg Uban (Kec Bintan Utara)," ujarnya saat ditemui di Kijang, Sabtu (29/6) pagi. (Ril)

Dinamika Kepri, Bintan - Pemkab Bintan akan segera melakukan pemilihan Direksi BUMD PT Bintan Inti Sukses (BIS) yang kini posisinya kosong setelah Risalasih selaku Direktur PT BIS mengundurkan diri sejak beberapa bulan lalu. Demikian disampaikan oleh Apri Sujadi, Bupati Bintan usai melakukan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) PT BIS di Kantor Bapelitbang Bintan di Batu 5 Tanjungpinang pada Selasa (11/6) siang.

Apri menyampaikan, dari rapat tersebut pihaknya akan melakukan penataan kelembagaan di perusahaan milik Pemkab Bintan tersebut pasca direksi mundur.

“Saat ini kami melakukan penataan, dalam waktu 1 atau 2 bulan kami akan melakukan seleksi terbuka untuk direksi baru,” katanya usai rapat.

Apri mengatakan, untuk direksi terpilih nantinya diharapkan profesional dan harus mendatangani pakta integritas untuk memajukan perusahaan plat merah tersebut. Nantinya calon direksi harus memberikan gambaran kinerja saat seleksi.

“Untuk pengawasan kelembagaan nantinya akan dilakukan secara eksternal dan juga internal. Untuk kontribusi PT BIS pada tahun 2016 dan 2017 sebesar Rp 500 juta dan tahun 2018 saat ini sedang dalam penghitungan,” sebutnya.

Sementara itu, Azirwan, Komisaris PT BIS yang kini menjabat juga sebagai Plt Direksi PT BIS mengatakan jika pihaknya juga mengharapkan direksi terpilih nantinya memiliki kinerja yang baik dan mampu mengembangkan perusahaan tersebut. Meski kini PT BIS tidak terlalu banyak mengelola bidang usaha.

“Saat ini PT BIS menjalankan berbagai bidang usaha seperti pengelolaan pasar, SPBU dan juga hotel dan bidang-bidang lainnya,” tutupnya. (Ril)

Dinamika Kepri, Bintan - Sekitar 400 masyarakat Bintan Buyu merasa gembira saat menerima bantuan beras hasil dari Program Secanting Beras yang berasal dari ASN Pemkab Bintan. Bantuan beras tersebut dibagikan saat agenda Pembagian Beras Secanting Beras di Aula Kantor Bupati Bintan, Rabu (29/5) siang.

Bupati Bintan Apri Sujadi menuturkan bahwa program tersebut terus bergulir dan alhamdulillah kesadaran ASN Pemkab Bintan dalam menyumbangkan Secanting Beras terus meningkat. Dikatakan nya juga bahwa program yang digulirkan tersebut setidaknya sudah menyentuh hampir 2.000 Kepala Keluarga kurang mampu yang ada di Kabupaten Bintan.

Dikatakannya juga saat ini, setidaknya dalam satu bulan, ASN Pemkab Bintan mampu mengumpulkan setidaknya 1 ton stengah beras, sedangkan beras yang sudah dibagikan sejak peluncuran program tersebut mencapai 15 ton.

” Ini sudah ke tiga kali nya, kita bagikan hasil program Secanting Beras bagi meringankan beban saudara-saudara kita yang kurang mampu. Hari ini kita bagikan untuk masyarakat Bintan Buyu, karena perkantoran pemerintahan yang letaknya di Bintan Buyu, sehingga masyarakat sekitar Bintan Buyu dapat ikut merasakan program Secanting Beras hasil dari ASN Pemkab Bintan,” ujarnya.

Sementara itu, saat ditemui beberapa masyarakat merasa gembira dengan pembagian beras tersebut. Samin salah satu warga Bintan Buyu mengucapkan rasa terimakasihnya terhadap pembagian beras tersebut.

” kita sangat bersyukur karena pak Bupati mengulurkan bantuan beras hasil dari program Secanting Beras ASN Bintan, tentunya kita berdoa agar pak Bupati bisa terus bekerja bagi masyarakat banyak,” tutupnya. (Ril)

Dinamika Kepri, Bintan - Angka Kunjungan Pasien di Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD) Kabupaten Bintan Tahun 2018 mencapai 64.000 kunjungan. Hal tersebut dikatakan Direktur RSUD Bintan dr. Benny saat agenda Silaturahmi Bupati Bintan Apri Sujadi bersama Jajaran RSUD Bintan, Selasa (28/5) sore.

Dikatakannya juga bahwa angka kunjungan tersebut meningkat drastis jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya.

” Antusiasme masyarakat berobat sangat tinggi, angka kunjungan ke RSUD Bintan untuk tahun 2018 bahkan mencapai 64.000 pasien,” ujarnya

Sementara itu, Bupati Bintan Apri Sujadi menjelaskan bahwa meningkatnya angka kunjungan tentunya harus disertai dengan peningkatan kualitas pelayanan yang lebih baik. Dirinya bahkan meminta agar seluruhnya menjaga kekompakan kerja, serta bekerja secara bersama-sama.

” Mulai dari jajaran staff hingga level atas harus bekerja lebih baik lagi, bekerja dengan kompak dan bersama-sama,” ujarnya

Selain , dirinya menuturkan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan saat ini sedang merancang formula untuk menaikkan gaji honorer bagi peningkatan kualitas kinerja.

” Saat ini sedang digodok, agar bagaimana gaji honorer bisa naik dari biasanya,” tutupnya. (Ril)

Gubernur Kepri, Nurdin Basirun Buka STQH VIII Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2019.
Dinamika Kepri, Bintan - Seleksi Tilawatil Quran dan Hadist (STQH) VIII Tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2019 secara resmi di buka oleh Gubernur H Nurdin Basirun yang ditandai dengan pemukulan bedug. STQH ini mengambil tema Implementasi Nilai Al Quran untuk kehidupan berbangsa dan bernegara yang Religius dan Damai.

“Dengan mengucapkan bismillahirrahmanirrahim, STQH VIII Tingkat Provinsi Kepri Tahun 2019 di Kabupaten Bintan saya nyatakan dibuka secara resmi,” ujar Nurdin di Arena STQH VIII, Halaman Relief Antam Kijang, Kabupaten Bintan, Sabtu (27/4) malam.

Dalam sambutannya, Nurdin mengatakan bahwa pembangunan di bidang keagamaan merupakan salah satu modal dasar dalam menciptakan pondasi yang kokoh. Dalam upaya mewujudkan kesuksesan di masa depan, yang tentunya akan berdampak positif di semua lini, di semua sisi.

“Karna Investasi yang paling berharga dan akan berdampak kesemua arah secara positif adalah investasi di bidang keagamaan,” ujar Nurdin.

Dalam konteks pembangunan tersebut, kata Nurdin, kegiatan STQH turut mengemban misi yang sangat mulia sekaligus strategis, yakni menguatkan pembangunan akhlak bangsa.

Di samping itu, STQH juga merupakan wahana dalam mencetak Generasi Qurani, yaitu generasi yang mencintai dan mengamalkan Al Quran, serta mampu memposisikan dirinya sebagai agen perubahan dalam segala bidang kehidupan bermasyarakat.

“Oleh sebab itu, melalui pelaksanaan STQH kali ini, kami mengajak seluruh elemen masyarakat, mari sama-sama kita kuatkan tekad untuk lebih meningkatkan interaksi kita dengan Al Quran,” lanjutnya.

Nurdin menjelaskan, Al Quran juga banyak berisi kisah sejarah, falsafah hidup, kemuliaan dan keteladanan, serta pesan-pesan moral yang luhur dan agung. Pemahaman yang utuh terhadap nilai-nilai universal dari Al Quran juga dapat memberikan kontribusi dalam membangun tatanan dunia yang aman, adil, dan bermartabat.

“Oleh sebab itu, pelaksanaan STQH ini sejatinya menjadi cerminan sekaligus seruan kepada seluruh ummat di dunia, bahwa sesungguhnya Islam itu teduh dan damai, islam itu cinta keadilan dan menjauhi kekerasan, Islam itu menolak kebencian dan fitnah, Islam itu selalu menganjurkan persatuan dan ukhuwah,” tambah Nurdin lagi.

Nurdin juga berharap, ini dapat melahirkan para peserta terbaik untuk berbagai ketagori yang akan mewakili Kepri pada STQH Nasional ke XXV Tahun 2019 yang akan digelar di Kalimantan Barat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah H TS Arif Fadillah selaku Ketua Panitia melaporkan bahwa efektivitas seleksi dan pembelajaran keagamaan di Provinsi Kepri terus dilakukan dalam upaya pembentukan karakter dan akhatul qarimah dan hasilnya terus menerus meningkat.

“Namun dilihat dari segi yang lebih strategis lagi yakni bagaimana pembentukan mental, karakter dan akhlak dari nilai etika sosial dari al quran mempengaruhi perilaku dalam kehidupan,” kata Arif.

Pemerintah dilanjutkan Arif terus berupaya mendorong pengembangan bidang keagamaan diberbagai tingkatan. Menurut Arif, STQ merupakan kegiatan yang mampu memperkuay ukuwah islamiyah serta menggemakan pengaruh dari syiar dakwah untuk masyarakat.

“Adapun beberapa tujuan dari pelaksanaan STQ ini selain untuk meningkatkan kualitas Qori dan Qoriah yang akan ikut pada jenjang Nasional juga untuk mengingkatian Penghayatan dan pengembangan dari nilai al quran ditengah masyarakat,” lanjut Arif.

STQH VIII sendiri berlangsung pada 27 April-01 Mei 2019, dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur nomor 1247 tahun 2018. Adapun cabang yang diperlombakan antara lain: Tilawah (anak-anak dan dewasa, putra dan putri); Hifzil Quran (1, 5, 10, 20 dan 30 Juz); Tafzil Quran; dan Musbaqah Hadist Nabi (100 dan 500 hadist).

Selaku Tuan Rumah, Bupati Bintan Apri Sujadi mewakili seluruh elemen masyarakat mengucapkan terimakasih atas kesempatan yang diberikan kepada Bintan bertindak sebagai tuan rumah,

“Harapan kami tentunya dari pelaksanaan STQH ini dapat benar.l-benar memberikan manfaat dengan esensi utama yakni bagaimana mampu mengamalkan nilai yang terkandung dalam alquran dari setiap sendi kehidupan,” kata Apri.

Apri melanjutkan lagi harapan lainnya tentu dapat mencetak qori dan qoriah yang berprestasi, mensyiarkan agama islam serta kemajuan para generasi muda Kepri benar-benar dibentengi dengan nilai-nilai al quran.

“Kita tahu saat ini begitu banyak pengaruh dari berbagai sisi yang tentu menuntun semua pihak untuk bersama membentengi gengrasi Kepri ini menjadi generasi yang qurani,” lanjut Apri.

Hadir pada kesempatan tersebut Pengurus Nasional LPTQ Said Agil Husin Al Munawar, Danlantamal IV Tanjungpinang Laksama TNI Arsyad Abdullah, Anggota DPRD Provinsi Kepri Sarafuddin Aluan, Wali Kota Batam Muhammad Rudi, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang Syahrul dan Rahma, Bupati Karimun Aunur Rafik, Bupati Natuna Hamid Rizal, Wakil Bupati Bintan Dalmasri Syam, Wakil Bupati Lingga M Nizar, Wakil Bupati Kepulauan Anambas Wan Zuhendra, Ketua LAM Kepri H Abdul Razak, Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Kepri Mukhlisuddin, Kepala OPD Pemprov Kepri, Pemko Tanjungpinang dan Pemkab Bintan, Tokoh masyarakat beserta tamu undangan lainnya.

Dinamika Kepri, Bintan - Ribuan peserta pawai ta'aruf mulai meramaikan pembukaan STQ Kepri ke VIII di Kabupaten Bintan atau tepatnya di Lapangan Relif Antam Kijang, Kecamatan Bintan Timur (Bintim), Sabtu (27/4).

Sebagai tuan rumah rombongan Kabupaten Bintan, berada di barisan paling belakang alias penutup. Barisan pun dilengkapi dengan, berbagai seni budaya melayu dan lengkap bersama tema Mari Membaca Alquran.

Alasan mengambil tema tersebut, Bupati Bintan H Apri Sujadi,S.Sos menuturkan bahwa di daerah yang ia pimpin itu, memang lagi digesa untuk fasilitas melahirkan tahfis - tahfis handal. Salah satu upayanya saat ini, membangun rumah tahfis di beberapa kecamatan yang ada di Bintan.

"Selain dengan program kita, tema kita hari ini juga ingin mengajak masyarakat untuk lebih giat lagi dalam membaca alquran," tutur Apri yang ikut dalam rombongan pawai

Selain itu,  dalam pawai ta'aruf Kabupaten Bintan tersebut juga menampilkan tarian khas Mak Yong sebagai kesenian yang menjadi ciri khas.

Dalam persembahannya,  Bupati Bintan H Apri Sujadi, Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, Sekda Kabupaten Bintan Adi Prihantara, serta Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Maryanti juga turut berjalan kaki bersama rombongan dan ikut larut menari Mak Yong.

"Kita bangga dengan ciri khas daerah kita,  kesenian Mak Yong salah satunya dimana Mak Yong yang kita miliki merupakan salah satu kesenian yang diakui di dunia " tutupnya. (Ril)

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos bersama murid sekolah.

Dinamika Kepri, Bintan – Sekitar 6,1 Milyar Rupiah lebih, dana DAK (Dana Alokasi Khusus) Fisik Tahun 2018 yang akan digunakan guna merehabilitasi sejumlah bangunan fisik sekolah SD dan SMP yang ada di Kabupaten Bintan.

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa sejumlah pekerjaan fisik meliputi pembangunan rumah dinas, rehabilitasi ruang kelas, rehabilitasi ruang majelis guru dan juga pembangunan jamban sekolah, masuk dalam beberapa pekerjaan fisik yang akan dilakukan di tahun 2018 ini.

” pembangunan infrastruktur sekolah akan dilakukan secara bertahap setiap tahunnya. Hal ini guna mendukung dan mensukseskan prioritas program pendidikan Pemkab Bintan yang telah kita lakukan ” ujarnya, Rabu (3/4) pagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir, M.Pd, M.Si mengatakan bahwa beberapa pembangunan fisik yang berasal dari DAK Tahun 2018 meliputi ; pembangunan rumah dinas SMP 19 Bintan Kec Bintan Pesisir, rehabilitasi 4 ruangan kelas SMP 1 Bintan Kec Bintan Timur, rehabilitasi 1 ruangan SMP 7 Bintan Kec Teluk Bintan, rehabilitasi 1 ruangan majelis guru SMP 7 Bintan Kec Teluk Bintan, rehabilitasi 1 ruangan majelis guru SMP 6 Bintan Kec Teluk Bintan serta rehabilitasi ruang laboratorium SMP 6 Bintan Kec Teluk Bintan.

Sedangkan untuk pembangunan jamban sekolah akan dilakukan dibeberapa lokasi diantaranya SMP Negeri 8 Kec Teluk Sebong, SMP Negeri 1 Kec Bintan Timur, SMP Negeri 5 Kec Gunung Kijang dan SMP Negeri 19 Kec Bintan Pesisir.

” pekerjaan fisik juga dilakukan untuk Sekolah Dasar (SD) , sedangkan untuk SMA berada di lingkup Dinas Pendidikan Prov Kepri ” ujarnya

Adapun rehabilitasi kelas SD meliputi SD Negeri 2 Kec Toapaya, SD Negeri 2 Kec Teluk Bintan, SD Negeri 9 Kec Teluk Sebong, SD Negeri 3 Kec Binsir, SD Negeri 5 Kec Bintan Timur. Lalu, rehabilitasi rumah dinas guru SD diantaranya SD Negeri 10 Kec Teluk Sebong, SD Negeri 9 Kec Gunung Kijang, SD Negeri 3 Kec Bintan Utara, SD Negeri 4 Kec Binsir, dan SD Negeri 1 Kec Toapaya. Dan untuk pembangunan jamban Sekolah Dasar meliputi SD Negeri 2 Kec Telok Sebong dan SD Negeri 10 Kec Telok Sebong.

Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan memprioritaskan program pendidikan melalui program bantuan seragam sekolah gratis, program transportasi anak sekolah gratis, hingga program pembentukan karakter anak-anak sekolah melalui program 15 menit mengaji sebelum jam belajar.

Selain itu, mulai tahun 2018 ini, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos juga mencanangkan program rehabilitasi infrastruktur pendidikan secara bertahap. Hal ini dilakukan dalam upaya meningkatkan mutu kualitas dan kuantitas pendidikan di Kabupaten Bintan. (Ril)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.