Tampilkan postingan dengan label Budaya. Tampilkan semua postingan

Pengurus  2020-2023 Dilantik, Permasis Indonesia Tetap Cerdas Bekerja Ikhlas
Suasana pelantikan pengurus baru Permasis Indonesia, Kamis, (29/10/2020). 

Dinamika Kepri, Batam - Usia ke 13 Tahun, Perkumpulan Masyarakat Sidamanik - Pamatang Sidamanik Sekitarnya (Permasis) Indonesia melakukan Pelantikan Pengurus Pusat dan Wilayah Khusus Kota Batam masa bhakti 2020-2023 dan hari ulang tahunnya di Sekolah Tunas Indonesia Kota Batam, Kamis, (29/10/2020). 


Acara pelantikan pengurus dilakukan dengan slogan yang sama di tahun sebelumnya yakni 'Tetap Cerdas Bekerja Ikhlas".


Baca juga: Rapat Umum Keturunan Raja Silahisabungan Sedunia akan Digelar, Pengesahannya di Silalahi Nabolak


Ketua Umum Permasis Indonesi, Jusman Turnip menyampaikan, kepengurusannya akan mempertahankan prestasi-prestasi yang diraih pengurus sebelumnya dan melanjutkan yang belum terlaksana. 



"Pengembangan organisasi dan membangun koordinasi internal dan eksternal akan kita lanjutkan, maupun koordinasi dan kerjasama dengan lembaga-lembaga negara dan non goverment organitation," sebut Jusman. 


"Pembentukan wilayah-wilayah dan cabang-cabang khusus yang lowong di Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan memperhatikan kelayakan dan kepatutan akan kita laksanakan sesuai arahan Ketua Pembina, Simson Sigiro, SH," lanjutnya.


Baca juga: Hadiri Reuni Keturunan Silahisabungan Se-Batam, Panitia Undang Nai Malvinas


Selain itu, Ketua Wilayah Khusus Kota Batam Permasis Indonesia, Saut Pangihutan Sitio menyampaikan, program utamanya adalah bagaimana agar masyarakat Batam asal Sidamanik-Pamatang Sidamanik Sekitarnya bisa bergabung dan bersatu padu di Batam dalam Permasis Indonesia


Adapun nama-nama Pengurus Badan Pimpinan Pusat dan Wilayah Khusus Kota Batam yang dilantik tersebut yakni: 


Badan Pembina

Ketua: Simson Sigiro, S.H

Anggota: Asjen Turnip

Anggota: Manoara Siallagan 


Badan Pengurus Pusat 2020-2023

Ketua Umum: Jusman Turnip, S.E

Ketua I: Parulian Damanik, A.Md

Ketua II: Benson Sihaloho

Sekretaris Jendral: Priston Silalahi, S.Kom

Wakil Sekretaris: Ivran Dabukke, S.Pd

Bendahara Umum: Gifson Saxena Sidabutar, S.E

Wakil Bendahara: Tabben Purba.


Badan Penasehat Pusat 2020-2023: 

Ketua: Drs. Van Marlen Turnip

Anggota: Pordinan Napitu, S.H

Anggota: Ir. Haripinto Tanuwidjaja

Anggota: Sediman Frana Turnip

Anggota: Hotbin Tambunan, S.S


Badan Pengurus Wilayah Khusus Kota Batam 2020-2023

Ketua: Saut Pangihutan Sitio

Wakil Ketua: Krisman Sitio

Sekretaris: Marjuki Jaya Putra Dabukke

Bendahara: Ernawati Turnip


Badan Penasehat Wilayah Khusus Kota Batam 2020-2023

Ketua: Sediman Frana Turnip 

Anggota: Ir. Haripinto Tanuwidjaja

Anggota: Patar Pangaribuan, S.E

Anggota: Drs. Jon Piter Turnip.


(Ril)

Serah terima plakat.

Dinamika Kepri, Batam
 - Pjs. Gubernur Bahtiar Baharuddin mengakui bangga menjadi bagian Suku Bugis, karena orang Bugis adalah orang yang senantiasa menjaga kehormatan.

Hal tersebut disampaikan Bahtiar saat menggelar pertemuan dengan Masyarakat Bone Kota Batam di Golden Prawn Bengkong Batam, Kamis (29/10/2020) siang.


Hadir pada pertemuan tersebut Karo Umum Setdaprov Kepri Martin Maromon, Ketua KKSS Kota Batam, Masrur Amin, Ketua IWWS Kepri Hajah Sadik dan masyarakat Bugis lainnya.


Dikatakan Bahtiar, kehormatan sebagai orang Bugis itu ditandai dengan selalu menjaga leluhur nenek moyang dan juga garis keturunan.



Orang Bugis juga sangat kenal sejarah nenek moyang yang peradaban masa lampaunya sangat luar biasa, hingga berjaya menguasai jalur perdagangan dimana daerah tersebut disinggahi.



Pada kesempatan tersebut Bahtiar memang lebih banyak bercerita asal usul suku Bugis dan dirinya.


Juga tentang namanya. Nama Bahtiar yang bermakna bahagia karena berihtiar.


“Nama saya tentu sangat familiar  sebagai anak asli Bone,” jelasnya membuka cerita.


Dari kedua orang tua yang asli Bone, Bahtiar juga menghabiskan masa anak-anak mulai dari SD, SMP hingga SMA di Bone. Kemudian melanjutkan kuliah ke Unhas Fakultas Hukum.


Berjalan satu tahun di Unhas, Bahtiar mengikuti seleksi STPDN di Jatinangor. Diterima, Bahtiar memutuskan meninggalkan Unhas dan menjadi praja selama tiga tahun di STPDN.


Tamat belajar dari STPDN, karir pemerintahan diawali di daerah tempat asalnya. Mulai dari pegawai di Kelurahan, Kecamatan hingga ke Pemerintan Daerah Sulawesi Selatan.


Seiring melanjutkan pendidikan S2 dan S3 di IIP Jakarta, karir pekerjaan Dirjen Polpum Kemendagri ini ikut berpindah ke kementiran. Setidaknya dia sudah tiga kali bertugas ke Kementerian, hingga terakhir  sekarang di Kamendagri.


Sementara itu Ketua Penasehat Masyarakat Warga Bone Kota Batam KH Mustamin Huzein mengatakan, kalau kegiatan kali ini memang dimaksudkan untuk bersilaturahmi bersama Bahtiar.


“Sebagai Pjs. Gubernur Kepri, beliau juga asli dari Bone. Karena kita satu kampung, maka kesempatan ini kita manfaatkan untuk bertemu langsung dan  bersilaturahmi,” tutur Bustami yang juga Ketua Baznas Kepri. (Ril)

 

Pjs Gubernur Kepri Bahtiar: Sumpah Pemuda Moment untuk Bersatu Melawan Covid-19

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Pjs. Gubernur Kepulauan Riau H. Bahtiar mengikuti Puncak acara Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke- 92 Tahun 2020 yang di hadiri oleh Bapak Presiden RI  Joko Widodo melalui Aplikasi Zoom dari Gedung Daerah, Tanjungpinang, Rabu (28/10/2020).

Turut hadir Pangkogabwilhan I  Laksamana Madya TNI I Nyoman Gede Ariawan, Sekdaprov Kepri H. TS. Arif Fadillah, Danlantamal IV Laksamana Pertama TNI Indarto Budiarto, Danrem 033/ WP Brigjen TNi Harnoto, Ketua Komisi I  DPRD Provinsi Kepri Bobby Jayanto serta sejumlah kepala OPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau.


Bahtiar pada kesempatan ini mewakili Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau menyampaikan Selamat Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke- 92 Tahun 2020, dan berharap pesratuan dan kesatuan yang telah diperjuangkan oleh tokoh-tokoh terdahulu dapat terus dipertahankan dan dipelihara hingga masa yang akan datang.



“Kami semua di sini, mengucapkan Selamat Hari Sumpah Pemuda. Peringatan ini menjadi makna penting bagi kita untuk merenung dan memaknai kembali bahwa para pemuda pada zaman penjajahan dahulu menyisihkan berbagai perbedaan yang menyebabkan perpecahan dan mencari persamaan-persamaan untuk membangun NKRI secara utuh,” jelasnya.


Indonesia, menurut Bahtiar dahulunya adalah terdiri dari berbagai kerajaan-kerajaan yang berdiri sendiri dan berjuang untuk kemerdekaannya sendiri. Ada berbagi kerajaan di Pulau Jawa, Sulawesi, Kalimantan hingga di Kepulauan Riau yang dulunya adalah kerajaan Riau Lingga. Selain berbeda kerajaan, suku dan  budaya pada saat itu juga di Nusantara ini memiliki berbagai macam jenis bahasa dalam pergaulan dan perdagangan antar wilayah.


Bagaimana hingga terciptanya Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah karena mereka memahami persamaan yang dimiliki tanpa memperdebatkan perbedaan yang ada demi kepentingan yang lebih besar. Sehingga tercetuslah Sumpah Pemuda yang  mengaku satu tanah air, satu bangsa dan satu bahasa yaitu Indonesia.


“Oleh karena itu peringatan Sumpah Pemuda ke-92 ini, kita sebagai Negara kesatuan mestinya tidak memperdebatkan lagi perbedaan antara kita, mestinya persamaan-persamaan yang kita miliki harus lebih dikuatkan lagi agar kita tumbuh menjadi bangsa yang tangguh dan maju,” jelasnya.


Terkait pandemi Covid-19 yang kasusnya terus bertambah setiap saat di kepulauan Riau, Bahtiar pada kesempatan ini menyampaikan agar seluruh komponen, baik pemerintahan, swasta dan masyarakat agat taat, patuh dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan kapapnpun dan dimanapun dengan memakai masker, mecuci tangan dan menjaga jarak dan hindari kerumunan.


“Covid ini belum selesai dan masih terus berlangsung bahkan hingga saat ini belum ada obatnya. Vaksinnya pun belum bisa digunakan. Oleh karena itu untuk mencegah agar tidak semakin banyak kasus warga kita yang meninggal akibat virus ini maka saya himbau patuhi protokol kesehatan. Jadikan momentum hari ini Justru untuk bersatu, bagaimana melawan musuh kita bersama yaitu Covid-19,” imbau Dirjen Polpum Kemendagri ini. (Ril)

Ketua Korcab IV DJA I, Ny. Helena Indarto Budiarto.

Dinamika Kepri, Tanjungpinang - Menjelang lomba membatik Dharma Pertiwi, ketua dan pengurus Cabang IV Daerah Jalasenastri Armada I, kini kembali menekuni membatik kearifan lokal Gurindam dua belas.



Kegiatan latihan membatik tersebut di Taman Satuan Patroli Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Satrol Lantamal IV) Mako Lantamal IV Jl. Yos Sudarso No.1 Batu Hitam Tanjungpinang, Kepulauan Riau (Kepri), Senin pagi (26/10/2020).


Terkait kegiatan itu, disela-sela waktu latihan membatik, Ketua Koordinator Cabang IV Daerah Jalasenastri Armada I (Ketua Korcab IV DJA I) Ny. Helena Indarto Budiarto mengatakan, kegiatan itu dilakukan karena dalam waktu dekat ini akan ada lomba membatik.


"Kegiatan membatik kali ini adalah latihan secara intens dalam rangka menghadapi lomba membatik yang diselenggarakan oleh Dhama Pertiwi Pusat  dalam waktu dekat,"ujar Ketua Korcab IV DJA I.


Ia berharap, dengan telah dilakukannya latihan membatik itu, dapat memberikan hasil yang baik dan maksimal pada saat perlombaan nanti.


"Saya berharap, kepada seluruh pengurus yang nantinya akan mengikuti lomba, agar benar-benar melaksankan latihan ini, sehingga nantinya mendapatkan hasil yang membanggakan bagi Korcab IV DJA I," katanya.


Sebagai informasi, Hari Batik Nasional (HBN) tiap tahunnya diperingati setiap tanggal  2 Oktober. Diketahui juga bahwa Batik Indonesia telah ditetapkan sebagai daftar Intangible Cultural Heritage (ICH) atau Warisan Budaya Takbenda (WBTb) oleh Lembaga Internasional pada sidang UNESCO di Abu Dhabi pada 11 tahun yang lalu tepatnya tanggal 2 Oktober 2009. (Ril)

Gelar Tradisi Tahunan, Jajaran Polda Kepri Cuci Pataka Seligi Sakti Marwah Negeri


Dinamika Kepri, Batam – Melakukan tradisi tahunan, jajaran Polda Kepri melakukan upacara pencucian Pataka Polda Kepri "Seligi Sakti Marwah Negeri", Rabu (24/6/20).

Upacara berlangsung dipimpin Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si dengan dihadiri Wakapolda Kepri, Pejabat Utama Polda Kepri dan personel Polda Kepri, di Lobby Utama Polda Kepri.

Pencucian Pataka Polda Kepri "Seligi Sakti Marwah Negeri" berlangsung penuh dengan khidmat ditandai dengan penghormatan kepada Pataka Polda Kepri "Seligi Sakti Marwah Negeri" yang bertujuan untuk mensucikan nilai-nilai luhur yang tertuang dalam Tribrata dan Catur Prasetya.


Mengenai kegiatan itu, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S mengatakan bahwa kegiatan itu merupakan kegiatan tradisi tahunan yang selalu rutin dilakukan.

"Upacara pencucian Pataka Polda Kepri "Seligi Sakti Marwah Negeri" merupakan upacara tradisi yang dilaksanakan setiap tahunnya pada saat peringatan Hari Bhayangkara," jelasnya.

Ia menambahkan, pada tanggal 1 Juli 2020 nanti adalah merupakan hari yang bersejarah bagi Kepolisian Negara Republik Indonesia, salah satu cara terbaiknya adalah mengisi dan mewarnai perjalanan Polri dengan cara memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat.

Lebih lanjut dikatakannya, pencucian Pataka Polda Kepri Seligi Sakti Marwah Negeri juga unutk mengingatkan setiap insan Bhayangkara Polda Kepri supaya tetap berkomitmen dalam bertugas.

"Dengan adanya tradisi pencucian Pataka Polda Kepri Seligi Sakti Marwah Negeri tersebut yakni untuk mengingatkan setiap insan Bhayangkara Polda Kepri tetap berkomitmen menanamkan nilai-nilai luhur Tri Brata dan Catur Presetya dalam melaksanakan tugas melayani, melindungi dan mengayomi masyarakat di Provinsi Kepulauan Riau," tutup Kabid Humas Polda Kepri. (Ril)

Hadiri Halal Bihalal KKSS Lingga, Isdianto: Silaturahmi itu Membuka Pintu Rezeki
Sesi foto bersama usai kegiatan.

Dinamika Kepri, Lingga - Plt. Gubernur Kepulauan Riau H. Isdianto mengatakan momen Halal Bihalal adalah momen berkumpul dan bersilaturahim, terlebih dalam keadaan sehat walafiat, merupakan anugerah dan nikmat yang patut kita syukuri. Selain menjaga hubungan dengan Pencipta-Nya, manusia juga diperintahkan untuk menjaga hubungan baik dengan sesama manusia.

“Silaturahmi itu membuka pintu rezeki. Rezeki tidak terbatas pada materi semata. Namun kesehatan, kesempatan, keluarga, sahabat, adalah juga rezeki yang tidak ternilai harganya,” kata Isdianto saat memberikan sambutan pada acara Halal Bihalal bersama Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Kabupaten Lingga di Gedung Daerah Dabo, Lingga, MInggu, (21/06) sore.

Jika menilik sejarah cerita Isdianto, Sulawesi Selatan dan Kepulauan Riau memiliki hubungan historis yang sangat kuat. Seperti ketahui bersama bahwa banyak pelaut-pelaut Bugis yang sangat terkenal dan cakap dalam menaklukkan samudera pada masa peperangan dahulu. Mereka bahkan menjadi pahlawan yang turut mengusir penjajah dari negeri Kepulauan Riau ini.

“Sampai saat ini masih banyak warga keturunan Bugis yang menetap di beberapa wilayah Kepri dan melahirkan keturunan hingga beberapa generasi. Beberapa daerah kita bahkan memiliki kampung bernama Kampung Bugis,” ungkapnya..

Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan menurut Isdianto tentu menjadi wadah pemersatu masyarakat Bugis perantauan. Prinsip “dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung” tentu sangat melekat oleh siapapun yang merantau ke negeri orang. Banyak saudara-saudara perantau yang sudah melekat dan menyatu dengan adat budaya tempat tinggalnya, bahkan berasimilasi atau menikah dengan masyarakat tempatan.

“Hal ini tentu saja memperkaya khasanah budaya serta menunjukkan bahwa perbedaan budaya justru dapat menyatukan dan tidak menjadi penghalang. Ini pula yang memperkaya budaya kita serta memperluas wawasan,” ujarnya.

Halal Bihalal di tahun ini jelas Isdianto mungkin terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini terkait kondisi Pandemi Covid-19 yang melanda dunia. Sebagian besar dari kita tidak bisa Mudik atau Pulang Kampung, tidak bisa berjabat tangan langsung. Namun, percayalah semua itu tidak mengurangi esensi dari niat kita untuk saling bermaafan dan menjalin silaturahmi.

“Semoga Halal Bihalal ini dapat lebih mengeratkan tali silaturahim antar masyarakat Sulawesi Selatan di Kabupaten Lingga, serta menjadi ajang untuk tetap memelihara dan melestarikan nilai-nilai budaya Bugis di perantauan,” harapnya.

Sementara itu Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan Kabupaten Lingga Mustafa dalam laporannya menyampaikan bahwa warga Sulawesi Selatan di Lingga saat ini berjumlah 3.000 orang dan tersebar di 13 Kecamatan dan telah hidup berbaur dengan masyarakat setempat.

“Suku bugis sejak dahulu telah ada dan berperan besar dalam mengusir penjajah di tanah Melayu, oleh karena itu kami merasa bukan sebagai pendatang namun kami merupakan warga Kepri yang dalam darah kami mengalir darah bunda tanah Melayu, maka dari itu kami siap untuk bersinergi dengan Pemerintah untuk membangun Kabupaten Lingga dan Pemerintah Provinsi Kepri yang tercinta ini,” katanya. (Ril)

Martua Susanto Manurung (kiri baju putih) saat bersama para pengurus DPC Pemuda Batak Bersatu Kota Batam.

Dinamika Kepri, Batam – Martua Susanto Manurung, S.Kom dipercaya untuk menjalankan mandat sebagai Ketua DPC Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kota Batam masa bakti 2020-2025.

Mandat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua DPD Pemuda Batak Bersatu, Mitra Sianipar didampingi Seketaris DPD Nofita Putri Manik. SH, Bendahara Friska Panjaitan dan beserta Tim Advokat DPD Provinsi Kepri.

"Hal itu dilakukan untuk membesarkan Organisasi Kepemudaan PBB di Kota Batam," kata Mitra Sianipar, Kamis (11/06/2020) di Batam.

Menerima mandat sebagai Ketua DPC PBB Batam, Martua Susanto Manurung mengaku akan menjalankan amanah tersebut dengan sebaik-baiknya.

"Bagi saya ini suatu penghargaan dan kepercayaan yang luar biasa, dan saya akan  menjalankannya sesuai amanah dan tekat PBB," ujar Martua.

Kata Martua, ia berkomitmen, melalui PBB tersebut dia akan menyatukan seluruh kader Pemuda Batak Bersatu se-Kota Batam dengan harapan mampu meningkatkan solidaritas, serta merangkul masyarakat Batak kepada citra yang lebih positif dalam organisasi yang memiliki satu rasa dan satu jiwa dan Cinta Tanah Air Indonesia.

"Pemuda Batak Bersatu bisa menjadi kader-kader yang dapat berkontribusi bagi Pemerintah Daerah Kota Batam yang kita tercinta ini. Dengan menciptakan Batam yang benar-benar toleran, rukun dan mempunyai semangat kegotongroyongan," pungkas Martua Susanto Manurung yang juga akrap disapa Ucok.

Menurutnya, Pemuda Batak Bersatu dapat menjadi sosial kontrol bagi Pemerintah Kota Batam untuk menciptakan Good Government bagi pejabat negara di mana pun mereka berada.

"Saya tegaskan, PBB itu bukanlah organisasi untuk suatu agama ataupun premanisme. Namun PBB adalah organisasi Kepemudaan yang hadir untuk membantu masyarakat dan bersinergi dengan pemerintah," tegasnya.

Kata dia, untuk lebih menguatkan kinerja organisasi, ia akan memilih dan menempatkan kader-kader terbaiknya dalam struktur kepengurusan DPC PBB Kota Batam masa bakti 2020-2025. Rencananya  pengurus baru akan dilantik secepatnya di 2020 setelah wabah Covid-19 ini selesai.

"Untuk saat ini, saya akan menjalankan amanah selaku Ketua DPC PBB Kota Batam untuk menyatukan seluruh Pemuda Batak se-Kota Batam, meningkatkan koordinasi dan sinergitas dengan unsur Forkopimda, serta memperkuat komunikasi lintas organisasi kepemudaan dan lintas agama," tutup Martua. (Ril)

Suasana pertemuan. 

Dinamika Kepri, Batam – Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si menerima kunjungan Audiensi Kerukunan KKSS (Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan) dan Bawaslu Provinsi Kepri bertempat di di ruang kerja Kapolda Kepri, Rabu 10 Juni 2020.

Audiensi pertama pada jam 13.00 wib Kapolda Kepri menerima kunjungan dari KKSS, dalam kesempatan tersebut Kapolda Kepri didampingi oleh Pejabat Utama Polda Kepri menerima audiensi dari Penasehat KKSS Kepri, H.Alias Wello, SIP yang merupakan Bupati Lingga, Penasehat KKSS Kepri Andi Anhar Chalid, Ketua KKSS Kepri/Anggota DPRD Bintan Daeng M.Yatir, Bendahara KKSS Kepri/Plt. Walikota Tanjungpinang Hj. Rahma dan Anggota KKSS Kepri Edward Mandala.

Pada pertemuan antara KKSS Kepri dan Polda Kepri dapat terjalin kerjasama dalam menjaga Keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

Selanjutnya pada jam 14.30 wib Kapolda Kepri didampingi oleh Wakapolda Kepri dan Pejabat Utama Polda Kepri menerima Audiensi dari Bawaslu Provinsi Kepri yang dihadiri oleh Ketua Bawaslu Provinsi Kepri Muhammad Sjahri Papene, SH., MH beserta anggota Bawaslu Provinsi Kepri.

Pada pertemuan dengan Bawaslu Provinsi Kepri, Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, M.Si menjelaskan bahwa Polda Kepri dan jajaran mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah di Provinsi Kepri dan akan berusaha semaksimal mungkin memberikan rasa aman di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

"Mengenai Netralitas, setiap Personel Polri di Polda Kepri dan jajaran sudah sangat mengerti mengenai hal tersebut, kami akan sangat Netral pada Pemilihan Kepala Daerah nantinya," jelas Kapolda Kepri.

Menurutnya, selain memberikan rasa aman pada penyelenggaraan nantinya, Polda Kepri dan jajaran akan melakukan Patroli Cyber untuk memantau langsung penyebaran Hoax di Media Sosial. Kerja sama dan sinergitas dengan Bawaslu tentunya merupakan hal yang penting.

"Bawaslu harus kuat, ketika melihat adanya unsur pidana pada Pemilihan nanti segera laporkan dan akan kita tindak lanjuti dan hal terpenting lainnya adalah tetap memperhatikan Protokol kesehatan dalam rangka pencegahan Covid – 19," tutur Kapolda Kepri. (Ril)

Simson Sigiro, SH.

Dinamika Kepri, Batam - Keturunan Raja Silahisabungan Boru-bere se-Kota Batam kembali menggelar acara reuni rutin pertiga tahunan di Batam. Acara yang dikemas dalam bentuk pesta bona taon itu akan dilakukan pada hari Minggu 16 Februari 2020 di Indoor Sport Hall Tumenggung, Batam, Kepri.

Demikian hal itu disampaikan Wakil Sekretaris Punguan Pomparan Raja Silahisabungan Kota Batam periode 2014-2017, Simson Sigiro, SH kepada media ini, Jumat (14/2/2020) sore.

"Acara itu akan dilakukan pada hari Minggu 16 Februari 2020 di Indoor Sport Hall Tumenggung, Batam. Acara itu nantinya akan sangat menghibur, dan acara ini juga merupakan prestasi yang menakjubkan bagi panitia bona taon dan pengurus Batam saat ini. Acara itu reuni pertiga tahunan tapi dikemas dalam bentuk bona taon," terang Simson Sigiro.

Mengapa dikatakannya akan sangat menghibur, kata dia, karena acara itu nantinya selain ada acara tor-tor, juga akan disuguhi penampilan artis penyanyi Batak Ibu Kota dan menghadirkan artis lawak kondang Batak dari Ibu Kota, Nai Malvinas.

"Pesta Bona Taon kali ini konsep acaranya berbeda dari sebelumnya. Kali ini dikemas lebih luwes dan menghibur karena panitia memboyong artis dari luar Kota Batam dan pelawak Batak ternama Nai Malvinas. Selain itu juga ada acara tor-tor dan makan bersama. Sedangkan untuk tertib acaranya akan dimulai dengan kegiatan ibadah pada pukul 10: 00 Wib pagi," tambahnya.

Ketua panitia, Robinson Silalahi. 
Terkait acara itu, selain mengapresiasi seluruh panitia acara, Simson Sigiro mengatakan kalau dirinya sangat berharap, agar acara itu berjalan baik dan sukses.

"Saya pribadi sangat mengepresiasi panitia acara. Boleh saya bayangkan bagaimana lelah letihnya mereka untuk penyelenggaraan ini. Harapan saya, acara tersebut berjalan sukses. Saya berharap organisasi  keturunan Silahisabungan di Batam, umumnya dunia semakin baik, solid dan terang dengan mempertahankan silaturahmi, persaudaraan, adat dan budaya leluhur," harap yang juga kini menjadi salah satu pimpinan Rapot Bolon Silahisabungan se-dunia itu.

"Atas nama Rapot Bolon, saya mengucapkan selamat dan sukses reuni  Batam tahun 2020,” tutup Simson Sigiro.

Terkait acara akbar tersebut, ketika awak media ini menghubungi Robinson Silalahi selaku ketua panitia acara, ia mengatakan, untuk jumlah undangan yang hadir nantinya diperkirakan sebanyak 4000 orang.

"Sesuai undangan, yang hadir nantinya ada sekitar empat ribu orang. Pokoknya ramailah. Kalau ingin melihat, datang saja karena selain panitia mengundang pelawak dan penyanyi dari ibu kota, panitia juga ada melakukan pengudian, hadiahnya sepeda motor. Pokoknya di acara pertangiangan bona taon itu, semua harus senang dan bahagia. Untuk acara akan dimulai jam 10:00 Wib pagi," kata Robinson Silalahi melalui selulernya.

Ucapnya mengakhiri, untuk menggantikan pengurus yang lama, di acara itu juga sekaligus dilakukan pelantikan pengurus yang baru.

Dalam budaya Batak, acara bona taon adalah suatu kegiatan yang kerap dilakukan untuk menjalin silahturahmi, baik itu kumpulan marga maupun perkumpulan sekampung (dongan sahuta) atau perkumpulan serikat tolong menolong. (Ag)

 Ketua Gerakan Pemuda Nias Kota Batam, Leo Halawa, SH. 

Dinamika Kepri, Batam -  Cuitan pemilik akun Twitter #AkalSehat @RGFansclub2019 yang diduga akun milik seorang tokoh nasional, mengundang polemik di tengah masyarakat suku Nias, Jumat (31/1/2020).

Dalam cuitan Twitter #AkalSehat memosting cuitan: Aku punya anj*ng kecil ku beri nama laoli, dia senang bermain main harun namanya. Laoli kemari gug gug gug! #AkalSehat.

Cuitan itu diposting pada tanggal 30 Januari 2020 lalu kemudian cuitan viral di media sosial. Menanggapi hal tersebut, Ketua Gerakan Pemuda Nias Batam Melawan Omongan Pemilik Akun Twitter #AkalSehat Leo Halawa di Batam dengan mengatakan, sangat menyayangkan cuitan tersebut. Karena menurutnya, itu sudah sangat merendahkan diri masyarakat Nias khusus bagi marga Laoli.

"Pernyataan pemilik akun yang diduga milik inisial RG itu sangat menyakiti hati masyarakat Nias. Terutama marga Laoli. Saya sebagai putra Nias tidak terima dengan komentar pemilik akun Twitter tersebut. Saya tidak dalam kapasitas politik. Tetapi, RG harus tahu bahwa Laoli itu bukan nama tetapi marga masyarakat indonesia asal Nias," kata Leo Halawa.

Foto discreen shoot dari laman akun Tweeter #AkalSehat.




Lanjut Leo, katanya ia memahami bahwa saat ini Menteri Hukum dan HAM Yasonna Hamonangan Laoly sedang viral dipemberitaan terkait isu Masuki Harun. Tapi ia mengatakan tidak masuk ke ruang itu, sebab itu sudah masuk ruang politik.


"Saya hanya mempertahankan harkat dan martabat masyarakat Nias yang anda berikan nama anj*ng. Ini sangat ironis sekali. Saudara RG harusnya belajar dulu silsilah marga baru cuat-cuat ke media. Saya menyayangkan tokoh nasional sekelas RG bisa seperti demikian tanpa mempertimbangkan aspek sosial yang luas. Jangan karena kebencianmu terhadap seseorang, lalu semua satu suku kena imbasnya. Itu sangat-sangat disayangkan," ujar pria yang saat ini sebagai Koordinator Bidang Hukum Aliansi Jurnalis Independen (AJI) di Kota Batam itu.

Untuk itu, Leo meminta klarifikasi RG atas itu dan meminta pertanggungjawaban moral RG untuk meminta maaf kepada masyarakat Nias khususnya kepada marga Laoli.

Foto discreen shoot dari laman akun Tweeter #AkalSehat.

 "Jika tidak, maka dengan terpaksa, kami akan mengambil langkah hukum selanjutnya. Dan jika tidak, kami akan gelar aksi damai di Monas agar RG segera ditangkap atas dugaan postingan itu," ancamnya.

Hingga berita ini ditulis, belum diketahui siapa pastinya pemilik akun tersebut, namun akibat postingan itu telah membuat kehebohan dikalangan masyarakat khususnya di kalangan masyarakat Nias yang ada di Kota Batam.

Pantuan media ini, karena telah terlajur viral dan diduga banyak mendapat teguran dari netizen, pemilik akun  #AkalSehat  itu kemudian mengunggah postingan permintaan maaf. Postingan permintaan maaf itu diunggah pada hari Jumat 31 Jamuari 2020 sekitar pada pukul 15:00 Wib. (Red)

Presiden RI. Ir Joko Widodo saat menghadiri puncak perayaan Imlek Nasional di ICE BSD, Kota Tangerang Selatan, Kamis, (30/1/2020)..

Dinamika Kepri, Tangerang - Presiden Joko Widodo menghadiri puncak perayaan Imlek Nasional yang dihelat di ICE BSD, Kota Tangerang Selatan, Kamis, (30/1/2020). Kepala Negara yang hadir dengan mengenakan pakaian tradisional changshan berwarna merah menyampaikan ucapan selamat bagi komunitas Tionghoa di Indonesia dalam perayaan yang mengangkat tema "Bersatu untuk Indonesia Maju".

"Pagi hari ini saya sangat bergembira sekali dan saya ingin mengucapkan selamat merayakan Hari Imlek di tahun 2020 ini. Gong Xi Fa Cai," kata Presiden.

Perayaan ini terasa kental akan nuansa kebudayaan dan keberagaman masyarakat Indonesia di mana tak hanya dihadiri oleh komunitas Tionghoa Indonesia saja, melainkan turut dihadiri oleh para raja dari penjuru Nusantara, masyarakat dari lintas agama dan profesi, serta sejumlah duta besar negara sahabat.

Di hadapan ribuan orang yang hadir, Kepala Negara mengajak seluruh pihak untuk senantiasa menjaga persatuan, persaudaraan, dan kerukunan. Perbedaan dan keberagaman yang ada hendaknya disikapi dengan bijak dan disadari sebagai sebuah anugerah bagi bangsa Indonesia.

"Bayangkan, 714 suku yang kita miliki dengan bahasa daerah yang berbeda-beda dan 1.100 lebih bahasa daerah kita. Enggak ada yang seberagam Indonesia, enggak ada. Ini yang patut kita syukuri bahwa meskipun kita beraneka ragam tapi kita tetap satu sebagai saudara sebangsa dan setanah air yang hidup di Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Presiden.

Selain itu, Presiden juga mengajak seluruh pihak untuk memaknai momentum pergantian tahun ini dengan kerja keras. Apalagi Indonesia dan negara-negara lainnya tengah dihadapkan pada kondisi perekonomian global yang melamban dan tak menentu.

"Kalau kita kerja biasa-biasa saja akan sangat berbahaya bagi ekonomi negara kita. Karena ekonomi dunia sekarang sedang berada pada posisi yang menurun dan tidak pasti," kata Presiden.

Acara puncak perayaan tersebut diakhiri dengan doa bersama para tokoh lintas agama dan dipimpin oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.

Tampak hadir sejumlah jajaran Kabinet Indonesia Maju yang di antaranya ialah Menko PMK Muhadjir Effendy, Menko Polhukam Mahfud Md, Menteri Agama Fachrul Razi, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim, Menteri Perdagangan Agus Suparmanto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil. (HK)


Source: setneg.go.id

Antrian tamu di kediaman David. 

Dinamika Kepri, Tanjungpinang -  Gong Xi Fat Cai, perayaan tahun baru imlek ke-2571 di Tanjungpinang, Kepri terlihat sangat meriah, Sabtu (25/1).

Seperti biasa di saat imlek, para pengusaha di Kota Tanjungpinang selalu melakukan open house di rumahnya masing-masing untuk menerima kedatangan masyatakat umum.

David salah satunya, pengusaha yang tinggal di batu 4 Tanjungpinang ini,  terpantau tamunya membludak dan paling ramai dikunjungi masyarakat Tanjungpinang.

Di rumahnya, selain menyediakan makanan dan minuman untuk tamu, David juga memberikan Ang Pao untuk anak-anak.

David mengatakan, open house yang dilakukannya itu baginya adalah satu kebiasaan untuk berbagi dan selalu rutin setiap perayaan imlek.

"Sekali setahun kita berbagi rejeki kepada mereka. Semoga usaha kita juga semakin maju berkat doa mereka," kata David.

Terlihat, hingga berita ini dimuat pada pukul 16:00 Wib,  antrian tamu David terus memanjang. Masyarakat datang silih berganti. (Ril)

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S.S.IK., M.Si.

Dinamika Kepri,  Batam - Menjelang perayaan Imlek pada hari Sabtu tanggal 25 Januari 2020, Polda Kepri dan jajaran mengerahkan sebanyak 1.327 personel. Pengerahan itu dilakukan dalam rangka pengamanan di tempat ibadah Kelenteng dan Vihara, demikian disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S saat di ruang kerjanya, Jumat (24/1).

Kabid Humas menjelaskan, sebanyak 153 kegiatan ibadah di 121 Vihara/Kelenteng yang ada di wilayah Kepulauan Riau pengamananannya akan dijaga personel Polri, TNI dan stakeholder terkait.

Untuk pengamanan di wilayah Batam di 40 titik kegiatan ibadah di 30 Vihara/Klenteng, Polresta Barelang akan melibatkan personel pengamanan sebanyak 417 personel terdiri dari 334 personel Polresta Barelang, 52 personel Dit Samapta Polda Kepri, 21 personel PHH Satbrimob Polda Kepri dan 10 personel Gegana Satbrimob Polda Kepri.

" Subden Gegana Polda Kepri bersama TNI juga akan melaksanakan kegiatan patroli bersama di setiap lokasi guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan imlek," ujarnya.

"Dihimbau juga kepada seluruh masyarakat Provinsi Kepri, dalam rangka perayaan imlek pada tahun ini, marilah bersama-sama menjaga dan memelihara keamananan serta ketertiban. Bersama kita jaga solidaritas dan toleransi antar umat beragama." tutup Kabid Humas polda Kepri. (Ril)

Acara Natal - Suasana Natal Keluarga Ikatan Halawa Kota Batam atau Orahua Onodo Halawa (Onhab) berjalan dengan khidmat, Sabtu (28/12/2019) malam.

Dinamika Kepri,  Batam - Natal Keluarga Ikatan Halawa Kota Batam atau Orahua Onodo Halawa (Onhab) berjalan dengan khidmat, Sabtu (28/12/2019) malam.

Acara yang digelar di GPI Dapur 12 Sagulung, Batam, Kepri dihadiri ratusan orang yang terdiri dari keluarga Halawa dan para undangan.

Pendeta Marnaek Nainggolan dalam khotbahnya mengajak keluarga Halawa dan umat tetap hidup dalam kasih. Sebab kata Nainggolan, hidup dalam kasih bisa menutupi dosa dengan yang lainnya.

"Umat Nasrani tidak mengenal kata dendam terhadap sesama. Maka, melalui momen Natal ini sesuai tema natal Makna Natal di Hatiku untuk saling mengasihi. Mengasihi sesama juga mengasihi Tuhan. Untuk mempererat tali persaudaraan," khotbahnya.

Ia mengatakan, nats yang dikutip dari Kitab Matius 22 : 37-38 : Kasih Kepada Allah Menentukan Ukuran Kasih Kita Kepada Sesama, diharapkan tidak sekedar slogan semata. Katanya, harus ada implementasi dalam hidup rukun. Baik di keluarga Halawa itu sendiri, maupun terhadap sesama.

"Bukankah Kristus Yesus mengajarkan kasih? Lalu apa kuasa kita dendam terhadap sesama yang menyakiti mu? Mulai saat ini, lepaskan dosa itu dan hidup dalam kebenaran," harap Nainggolan.


Sementara itu, Ketua Panitia Natal Onhab Batam Anwar Halawa mengatakan syukur atas terselenggaranya Natal itu. Meski sesederhana mungkin, namun makna Natal sesungguhnya dapat menjadi benteng hidup dalam kasih.

" Diharapkan acara serupa dapat terlaksana dengan baik," ujarnya.


Ketua Onhab Kota Batam Mesakhi Halawa menjelaskan, organisasi marga ini sudah sejak 2005 di Batam. Atau sampai 2019 ini, Onhab sudah berumur sekitar 14 tahun. Saat ini, tercatat ada 36 keluarga yang sudah mendaftar. Hanya saja kata dia, masih terdapat ratusan keluarga Halawa lagi yang tersebar di seluruh Kota Batam yang belum terdata.

“Kami terbatas waktu untuk mengenal saudara kita. Untuk itu, lewat momen Natal ini kami berharap untuk segera bergabung. Pada prinsipnya, perkumpulan ini adalah berbasis untuk menjaga tali persaudaraan. Sesuai anggaran dasar, tidak saja hanya marga Halawa yang boleh ikut bergabung. Tapi keponakan, ipar, atau cucu marga Halawa juga dapat bergabung,” jelas Mesakhi.

Mesakhi berharap dengan terjalinnya komunikasi antar sesama lewat perkumpulan Halawa, dapat mewujudkan tolong-menolong.

“Karena saudara dekat kita sudah tinggal di kampung masing-masing. Nah, dengan adanya perkumpulan ini tidak sendiri lagi di Batam. Melainkan ada banyak saudara kita,” harapnya.

Tokoh pemuda dari keluarga Halawa, Leo Halawa juga berpesan, agar pemuda-pemudi keluarga Halawa dapat bergabung untuk saling mengenal keluarga.

"Semangat pemuda tentu sebagai modal untuk mengembangkan SDM yang ada. Kami sangat berharap, Keluarga Halawa bisa berbaur dengan perantau siapa saja yang ada di Batam," kata Leo

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh masyarakat, Polri, Anggota DPRD Kota Batam Utusan Sarumaha, Pengurus DPD HIMNI Kepri dan para undangan lainnya.

Sekedar diketahui, Halawa adalah salah satu marga dari 124 marga yang ada di suku Nias, Provinsi Sumatera Utara.

Marga Halawa berdasarkan data kependudukan, marga terbanyak jumlahnya di Pulau Nias. Karena empat Kabupaten yakni Kabupaten Nias, Nias Selatan, Nias Utara, Nias Barat dan Kota Madya Gunungsitoli di Pulau Nias, hampir rata ada marga Halawa dan tersebar karena merantau ke pulau Sumatera, Jawa dan beberapa daerah di Indonesia. (Ril)

Sesi foto bersama usai pelantikan.

Dinamika Kepri,  Batam - Menggantikan Amin Pelu, Moody Arnold Timisela resmi menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Maluku (IKMAL) Kota Batam untuk periode 2019-2023.

Moody Arnold Timisela dan kepengurusan IKMAL Kota Batam periode 2019-2023 tersebut dilantik oleh Ketua Dewan IKMAL, di Food Court Hotel Pasifik, Batam, Minggu (8/12/2019) siang.

Usai dilantik, dalam kata sambutannya, Moody Arnold Timisela mengajak semua yang tergabung di IKMAL untuk bekerja sama dalam menjaga nama baik IKMAL terkhususnya IKMAL Kota Batam.

Acara ini berlangsung dengan thema " Dengan Budaya Pela Gandong Katong Tingkatkan Tali Silahturahmi Sesama Basudara Warga Maluku di Kota Batam"

Turut hadir dalam pelantikan ini selain dihadiri Keluarga Maluku yang tinggal di Batam juga dihadiri oleh mantan wakil Gubernur Kepri Soerya Respationo, Mantan Kepala BP Batam Lukita  Dinarsyah Tuwo, Mantan Anggota DPRD Batam Helmi Helminton, Anggota DPRD Kepri Ruslan Kasbulatov, Plt Gubernur Kepri Isdianto (Diwakili), Gubernur Maluku Murad Ismai (Diwakili), Walikota Batam diwakili Sulaiman Nababan dan Yusfa Hendri, Praktisi Hukum Balidalo, Mantan Ketua KNPI Batam Kadarisman, Ketua Ikatan Keluarga Indonesia Timur Kota Batam Ir. Jamsir, serta dihadiri para undangan.

Acara ini berlangsung dengan aman dan tertib hingga berakhir. Penjagaan keamanan acara terlihat melibatkan dua unsur OKP yang ada di Kota Batam. (Ag)

Simson Sigiro, SH.

Dinamika Kepri, Batam - Keluarga Besar Pomparan (keturunan=red) Raja Silahisabungan se-dunia di dunia maya (facebook=red) pada tanggal 10 Oktober 2019, akan melakukan Rapat Bolon (rapat umum=red), demikian disampaikan Simson Sigiro, SH di kantor advokat, Batak Malay Village House, Batam, Senin (8/10/2019) sore.

Kata dia, hal itu dilakukan dalam rangka mengaktifkan kembali kebesaran organisasi  Pomparan Raja Silahisabungan se-dunia yang mana sebelumnya ketua umumnya pernah dijabat oleh Letjen (P) T.B Silalahi, Alm. Raja Saeng Sihaloho dan Irjen (P) Edison Sihaloho.

Menurutnya, rapot bolon itu diinisiasi dari berbagai daerah di nusantara oleh beberapa orang keturunan Raja Silahisabungan yang peduli dengan jati diri dan nama besar leluhur, kebesaran organisasi, bona pasogit di Silalahi Nabolak (Kecamatan Raja Silahisabungan=red), peduli dengan kekeluargaan, persatuan dan kesatuan keturunan leluhurnya.

Simson menambahkan, rapot bolon dilakukan di group facebook bernama  Parsadaan Pomparan Raja Silahisabungan se-dunia agar lebih mendunia, efektif, ekonomis, fleksibel dan leluasa, terbebas dari segala persoalan dan kepentingan pribadi, dan pesertanya terbuka untuk semua keturunan Raja Silahisabungan sejagad raya yang memenuhi syarat .

“Menurut pengamatan saya, sepanjang sejarah dan peradaban dunia satu-satunya organisasi yang mengadakan Rapot Bolon menggunakan teknologi informasi dunia maya facebook hanya organisasi keturunan Raja Silahisabungan. Banyak menganggapnya sebagai Rapot Bolon lelucon karena baru pertama kali terjadi,“ ungkapnya.

Hasil rapot bolon itu nantinya akan disahkan dan ditetapkan di Silalahi Nabolak Kecamatan Raja Silahisabungan Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara, Indonesia, setelah seluruh agenda rapat terselesaikan. Seperti Sekapur Sirih/Pembukaan, Anggaran Dasar (AD) dan  Anggaran Rumah Tangga (ART) organisasi.

“Selain pengesahaannya, pemilihan dan pelantikan pengurus juga akan dilakukan di Silalahi Nabolak,” terang Simson.

Sedangkan pengesahan dan penetapan tatatertib rapot bolon, pimpinan rapot bolon, pembentukan panitia pelaksana pengaktifan kembali organisasi, panitia  pemilihan pengurus, panitia pelantikan pengurus parsadaan pomparan Raja Silahisabungan se-dunia oleh pimpinan rapot bolon akan dilaksanakan di group Facebook (FB) Rapot Bolon.

“Harapan kita, keturunan Raja Silahisabungan bisa antusias mengikuti rapot bolon ini, caranya bergabung ke group facebook Parsadaan Pomparan Raja Silahisabungan Se-Duniadan menjawab segala pertanyaan group secara lengkap dan jujur. Juga, kiranya rapot bolon ini berlangsung dengan baik dan tuntas," pinta Simson mewakili inisiator.

Mengakhiri, agar semuanya berjalan dengan baik, ia berharap doa restu dan dukungan dari segenap Keturunan Raja Silahisabungan se-dunia.(Ril)

Formulir Kontak

Nama

Email *

Pesan *

Diberdayakan oleh Blogger.