Sakit Hati dan Dendam Dikatain Laki-laki Tak Berguna, Pria ini Lakukan KDRT Hingga Istrinya Meninggal

Sakit Hati dan Dendam Dikatain Laki-laki Tak Berguna, Pria ini Lakukan KDRT Hingga Istrinya Meninggal

Sakit Hati dan Dendam Dikatain Laki-laki Tak Berguna, Pria ini Lakukan KDRT Hingga Istrinya Meninggal
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N saat berbincang dengan pelaku inisial RP.

Dinamika Kepri | Batam - Seorang pria berinisial RP (37) diamankan polisi. RP yang merupakan suami korban diringkus karena diduga melakukan telah Kekerasan dalam Rumah Tangga (KDRT) terhadap istrinya sehingga menyebabkan korban meninggal dunia.

RP diamankan pada hari Jumat tanggal 2 Desember 2022 sekira pukul 17.00 Wib oleh Unit Opsnal Reskrim Polsek Batu Ampar di tempat persembunyiannya di daerah Tiban Koperasi, Batam.

Pada saat dilakukan penangkapan, petugas melakukan tindakkan tegas dan terukur, karena pada saat dilakukan penangkapan, pelaku sempat melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri.

Pada konferensi pers pengungkapan kasus tersebut di Lobby Mapolresta Barelang, Rabu (7/12/2022), Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N mengatakan, motif pelaku melakukan KDRT hingga korban meninggal dunia, karena pelaku merasa sakit hati dan dendam kepada korban yang sering berkata kasar, dengan mengatakan laki – laki tidak berguna dan kejadian itu terjadi pada Rabu tanggal 30 November 2022 di dalam Kamar Rumah, Tanjung Sengkuang, Batu Ampar, Kota Batam.

"Motifnya karena pelaku sakit hati dan dendam karena korban sering berkata kasar dan menyebutnya pelaku laki - laki tidak berguna," kata Kapolresta Barelang didampingi oleh Kapolsek Batu Ampar Kompol Salahuddin, Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba dan Kanit Reskrim Polsek Batu Ampar Iptu M. Fachri Rizky.

Lebih lanjut dikatakan Kapolresta, pada saat pelaku dan korban bertengkar, korban juga pernah melakukan kekerasan dengan cara memukul dan yang terakhir menikam pelaku dengan menggunakan gunting di bagian bahu sebanyak 3 kali, namun korban tidak dilaporkannya kepihak kepolisian.

Menjelaskan kronologis, Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N mengatakan, berawal pada hari Selasa tanggal 29 November 2022 sekira pukul 16.00 wib, yang mana pada saat itu mertua perempuan pelaku pergi senam, dan sekira pukul 16.30 wib korban selesai mandi lalu masuk kedalam kamar.

Setelah itu pelaku masuk kedalam kamar dan bertanya kepada korban, “Mau dibawa kemana hubungan ini, diam – diam saja?", korban lalu menjawab “seperti yang disampaikan, kita selesai (Cerai)", pelaku menjawab “Masak masalah kecil di besar - besarkan, lalu pelaku memeluk korban yang sedang mengenakan jilbab, namun korban mendorong pelaku ke kasur, lalu korban berkata, “jangan sampai kita bunuh – bunuhan lagi, Jangan pancing jin saya keluar”, lalu pelaku berdiri dan berusaha memeluk korban kembali dan berkata “Ayok kita coba perbaiki hubungan Ini," namun korban menepis tangan pelaku.

Lalu pelaku teringat omongan – omongan korban yang kerap menyakiti hati pelaku, kemudian pelaku mengambil botol yang ada di atas lemari dan langsung memukul korban sebanyak 1 kali yang mengenai di bagian kepala belakang korban.

Korban pun terjatuh ke kasur, kemudian pelaku menarik celana korban, menggunakan tangan kiri sedangkan tangan kanan pelaku menahan tangan korban, lalu pelaku masih sempat memaksa berhubungan intim dengan korban.

Pada saat itu korban masih melakukan perlawanan, kemudian dipukul kembali dibagian pelipis mata sebeleh kiri korban menggunakan botol, kurang lebih 5 detik setelah pelaku melampiaskan nafsunya kepada korban, korban masih meronta lalu pelaku memukul kembali dagu korban menggunakan botol sebanyak 1 kali, setelah itu pelaku mencekik korban hingga korban tidak bergerak lagi (meninggal dunia=red).

Kemudian atas perbuatannya, kata Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N, pelaku dijerat dengan pasal 44 ayat 3 Undang – undang No. 23 tahun 2004 Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah tangga Dan Atau Pasal 338 Dan Atau Pasal 351 Ayat 3 K.U.H.Pidana, Dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun. (r)
Halaman :

Lebih baru Lebih lama