Bobol Brangkas Toko Gondol Rp 40 Juta, Pria ini Diringkus Polisi

Bobol Brangkas Toko Gondol Rp 40 Juta, Pria ini Diringkus Polisi

Bobol Brangkas Toko Gondol Rp 40 Juta, Pria ini  Diringkus Polisi
Kapolsek Sagulung Iptu Nyoman Ananta Mahendra (kiri) saat berdialog dengan pelaku.

Dinamika Kepri | Batam - Didampingi Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba dan Kanit Reskrim Polsek Sagulung Ipda Hasmir di Mapolsek Sagulung, Kapolsek Sagulung Iptu Nyoman Ananta Mahendra menggelar konferensi pers ungkap pelaku pencurian dengan pemberatan pembobolan brangkas, Senin (5/12/2022)

Pelaku yang diamankan berinisial DM (36) yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 26 November 2022 sekira pukul 09.00 di Toko Alumunium Ruko Buana indah 1 Kec Sagulung Kota batam .

Menjelaskan kronologisnya, Kapolsek Sagulung Iptu Nyoman Ananta Mahendra mengatakan, berawal saat saksi H tiba di tempat kerjanya yang melihat laci kerjanya, sudah dalam keadaan terbuka.

Melihat itu, saksi H kemudian mengecek laci kerjanya tersebut, dan ternyata uang yang berada didalam laci kerjanya, sudah tidak ada.

Setelah itu saksi H memanggil salah satu karyawan R dan bertanya “ Siapa yang membuka laci kerja saya “ Rifky menjawab “ enggak tau saya. Setelah itu R mengecek di sekitaran ruko tersebut bahwa pintu tangga Ruko untuk naik keatas lantai dua sudah dalam keadaan terbuka.

Kemudian korban datang ke Ruko lalu saksi Hannabella bersama korban lalu mengecek CCTV. Dari rekaman CCTV, pelaku terlihat masuk kedalam ruang kerja H melalui pintuk masuk yang tidak terkunci.

Kemudian pelaku mencongkel laci kerja korban dengan menggunakan obeng yang dibawa oleh pelaku. Setelah laci kerja korban terbuka, pelaku lalu mengambil uang korban sebanyak Rp 40.000.000 dan langsung keluar dari ruang tersebut melalui pintu masuk.

Terkait hal itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Sagulung Iptu Nyoman Ananta Mahendra mengatakan, pelaku melarikan diri ke Provinsi Riau dan berhasil diamankan pada hari Kamis tanggal 1 Desember 2022 di Kubang Raya, Kabupaten Kampar, Provinis Riau.

Menurut pengakuannya, pelaku melakukan pembobolan brangkas itu untuk memenuhi kebutuhan ekonomi karena anak pelaku berada di panti asuhan, dan tak hanya itu, pelaku juga menggunakan uang tersebut untuk bermain judi.

"Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 363 Ayat 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman selama lamanya 7 tahun penjara," kata Kapolsek Sagulung Iptu Nyoman Ananta Mahendra. (r)
Halaman :

Lebih baru Lebih lama