Waspadai Gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Sekupang, Bhabinkamtibmas Tiban Indah Rutin Gelar Patroli

Waspadai Gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Sekupang, Bhabinkamtibmas Tiban Indah Rutin Gelar Patroli

Waspadai Gangguan Kamtibmas di Wilayah Hukum Polsek Sekupang, Bhabinkamtibmas Tiban Indah Rutin Gelar Patroli
Bhabinkamtibmas Polsek Sekupang sambang toko mas untuk antisipasi gangguan Kamtibmas. (Foto: Ist)

Dinamika Kepri | Batam - Guna memberikan rasa aman dan nyaman di tengah-tengah masyarakat, sekaligus untuk mewaspadai tindak kejahatan dan gangguan kamtibmas di wilayah Sekupang, Bhabinkamtibmas Tiban Indah, Aipda Nanda melakukan kegiatan rutin kepolisian yang ditingkatkan.

Adapun kegiatan yang dilakukan yakni sambang ke obyek vital dan pusat keramaian masyarakat, yang dilaksanakan pada, Rabu (8/11/2022).

Selain menyasar toko perhiasan (emas), Bhabinkamtibmas Polsek Sekupang juga menyasar objek vital seperti kantor perbankan, sekolah, tempat ibadah, gerai gerai ATM, serta pusat keramaian masyarakat lainnya seperti pasar tradisional.

Sambang kali ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi kejahatan konvensional seperti pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah Sekupang.

Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana menyebutkan, sambang dan himbauan di seluruh objek vital di wilayah hukum Polsek Sekupang sudah rutin dilakukan baik pagi, siang, sore dan malam.

Pada kegiatan ini, ia juga untuk menyampaikan Imbauan kamtibmas kepada pemilik, karyawan dan petugas keamanan toko emas yang berada di pertokoan Tiban center kecamatan Sekupang agar selalu waspada guna mengantisipasi terjadinya tindak kriminal.

”Kami imbau mereka agar hati hati dan waspada, pastikan kamera CCTV yang terpasang dalam kondisi aktif dan jika terjadi sesuatu segera mungkin menghubungi kantor polisi setempat,” ungkap Yudha.

Tak lupa, petugas kepolisian mengimbau, warga agar waspada terhadap peredaran uang palsu, terutama saat bertransaksi di pasar tradisional, para pedagang pada umumnya belum mempunyai alat pendeteksi keaslian uang. (red/Fay)
Halaman :

Lebih baru Lebih lama