Pelaku Begal Anak di Kampung Utama Ditangkap, RS Terancam 9 Tahun Penjara


Pelaku Begal Anak di Kampung Utama Ditangkap, RS Terancam 9 Tahun Penjara

Pelaku Begal Anak di Kampung Utama Ditangkap, RS Terancam 9 Tahun Penjara
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N saat berdialog dengan tersangka RS.

Dinamika Kepri | Batam - Pelaku pencurian handphone yang mengakibatkan dua anak di bawah umur menjadi korban dan sempat viral di media sosial, akhirnya berhasil dibekuk polisi. Hal itu disampaikan Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus tersebut di Lobby Mapolresta Barelang, Senin (19/09/2022).

Saat konferensi pers, Kapolresta didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Abdul Rahman, Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono dan Kasi Humas Polresta Barelang AKP Tigor Sidabariba.

Disebutkan, dalam kasus ini pelaku pencurian yang diamankan yakni berinisial RS (30) yang merupakan residivis dengan kasus yang sama pada tahun 2020 di Batam.

RS sendiri sebelumnya baru keluar dari Lapas bulan Agustus yang lalu, dan berhasil diamankan di Parkiran Mitra Mall Batu Aji Kota Batam setelah melakukan pembegalan dengan mencuri handphone pemilik warung penjual rokok di Kampung Utama Atas, Lubuk Baja, Batam.

Kronologis kejadian, kata Kapolresta berawal pada hari Minggu tanggal 28 Agustus 2022 sekitar pukul 06.35 Wib di Kampung Utama Atas, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, tersangka mendatangi warung milik korban yang berpura-pura membeli Rokok.

Di warung tersebut ada anak perempuan inisial I yang berusia 12 tahun dan adik laki-lakinya berinisial M usia 10 tahun.

Saat itu korban inisial I sedang memegang Handphone Merk Xiomi Redmi. Melihat itu, kemudian tersangka langsung merampas Handphone dari tangan korban.

Bahkan sempat terjadi tarik menarik antara korban dengan tersangka yang kemudian tersangka berhasil membawa kabur handphone milik korban.

Korban lalu berteriak “maling-maling”. Teriakan itu lalu didengar oleh adiknya inisial M dan mengejar tersangka yang saat itu kabur dengan sepeda motor.

Korban M lalu lalu memegang besi jok sepeda motor tersangka yang sedang berjalan, sehingga korban M terseret sejauh ±50 meter, akibatnya korban M terjatuh dan mengalami luka luka, dan tersangka melarikan diri ke arah Nagoya.

"Pencurian dengan kekerasan ini melibatkan 2 orang anak di bawah umur sebagai korban yaitu inisial I dan M, yang di mana korban merupakan kakak beradik. Dan kejadian ini viral di media sosial, yang terlihat di CCTV ada aksi heroik seorang anak-anak yang menyelamatkan Handphone milik kakaknya dari rampasan pelaku RS," kata Kapolresta Barelang.

Lebih lanjut dikatakannya, pada saat penangkapan tersangka, unit Jatanras Polresta Barelang bersama dengan unit Opsnal Polsek Lubuk Baja juga melakukan tindakan tegas terukur dengan melumpuhkan tersangka.

"Karena tersangka mencoba melawan petugas saat dilakukan penangkapan, maka dilakukan tindakan tegas terukur. Kemudian atas perbuatannya, tersangka RS diancam dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun sebagaimana dimaksud dengan Pasal 365 ayat ke (1) KUHPidana," ungkap Kapolresta.

Pelaku Begal Anak di Kampung Utama Atas Ditangkap, RS Terancam 9 Tahun Penjara
Korban M saat menerima hadiah Handphone dari Kapolresta Barelang.

Tak hanya itu, karena merasa empati atas perjuangan korban M untuk mempertahankan Handphone milik kakaknya inisial I hingga terseret hingga ±50 meter, Kapolresta Barelang juga memberikan hadiah 1 buah Handphone kepada korban M.

Kemudian si waktu terpisah, kedua orang tua korban juga terharu atas perhatian Kapolresta Barelang atas kasus ini, dan mengucapkan terimakasih kepada Kapolresta Barelang dan jajaran yang mana telah berhasil mengungkap dan menangkap pelaku begal tersebut. (Ril)
Halaman :

Lebih baru Lebih lama