Mau Jual HP ke Jodoh, Pria ini Diamankan Setelah Dilacak Korban Gunakan Sinyal GPS


Mau Jual HP ke Jodoh, Pria ini Diamankan Setelah Dilacak Korban Gunakan Sinyal GPS

Mau Jual HP ke Jodoh, Pria ini Diamankan Setelah Dilacak Korban Gunakan Sinyal GPS
Pelaku HS.

Dinamika Kepri | Batam - Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja dipimpin Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja IPTU Thetio Nardiyanto pada hari Kamis tanggal 8 September 2022, berhasil menangkap seorang laki-laki inisial HS di Ruli Putri 7 Batu Aji. HS ditangkap atas dugaan tindak pidana pertolongan jahat.

HS berhasil ditangkap polisi setelah sebelumnya berhasil dilacak oleh si pemilik handphone atau korban di sekitaran Ruli Putri 7 dengan menggunakan aplikasi pencarian perangkat di android.

Jelaskan kronologisnya, berawal pada hari Kamis tanggal 8 September 2022 sekira pukul 07.00 Wib, saat itu korban bersama adik kandungnya inisial MZR melakukan pelacakan handphonenya yang hilang dari dalam kamar kostnya.

Setelah dilacak, didapati bahwa sinyal GPS handphone yang hilang tersebut, masih hidup dan berada di sekitaran Ruli Putri 7. Kemudian korban bersama MZR bergerak dari kost menuju ke Ruli Putri 7 Batu Aji.

Sesampai di tempat yang dituju, kemudian sinyal GPS dari handphone tersebut berpindah ke SPBU Tembesi dan bergerak melewati Temenggung Abdul Jamal, dan terakhir sinyal GPS handphone berhenti di belakang Rumah Sakit Awal Bross, Lubuk Baja.

Setelah korban bersama MZR tiba di tepat titik GPS dari handphone tersebut, saat itu didapati pelaku HS sedang bermain handphone di atas sepeda motor dan menghampirinya.

"Ada tak orang yang berhenti di sini baru-baru ini bang, soalnya kami baru kehilangan hp dan titik hp itu disini," tanya korban ke HS.

“Tak tahu bang,” jawab HS,yang saat itu mulai ketakutan.

Mendengar jawaban itu, kemudian korban bersama MZR, kembali memastikan titik GPS tersebut dan benar bahwa titik GPS tersebut tepat di posisi HS.

Selanjutnya korban pun kembali mengamati HS yang saat itu mengenakan tas sandang berwarna hitam dan mulai curiga dengan gerak-geriknya.

"Mohon maaf bang, kami mau periksa abang, karena GPS hp ini pas di posisi abang,” kata korban.

"Tunggu dulu bang,” balas HS sambil menggas sepeda motor untuk melarikan diri.

Kemudian korban bersama MZR langsung sigap dan memegang tangan, badan serta stang sepeda motor yang dikendarai oleh tersangka.

Setelah berhasil mengamankan pelaku HS tersebut, korban pun langsung mengambil tas sandang berwarna hitam milik pelaku dan melakukan pengecekan.

Setelah melakukan pengecekan pada tas itu, di dalam tas korban mendapati ada 4 unit handphone yang mana salah satunya miliknya, sedangkan 3 unit handphone lainnya tidak diketahui milik siapa.

Kemudian HS diamankan di Pos Security Komp. Ruko Batu Batam dan melaporkannya ke Polsek Lubuk Baja. Dan Akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami kerugian materil sejumlah Rp.3 juta.

Setelah mendapat laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja langsung menuju ke TKP dan mengamankan pelaku HS.

Kemudian pada saat dilakukan interogasi, pelaku HS mengaku bahwa terhadap 4 unit Handphone tersebut ia dapatkan dari inisial S (DPO) dan tersangka HS mau menjual tersebut di Pasar Malam, Jodoh. Sampai saat ini pelaku S disebutkan masih dalam pengejaran.

Terakait hal itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono membenarkannya.

"Benar 1 orang laki-laki dewasa inisial HS telah diamankan. HS diamankan terkait dugaan tindak pidana pertolongan jahat yang terjadi pada hari Kamis tanggal 8 September 2022 sekitar pukul 06.45 Wib, di Ruli Putri Tujuh Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji – Kota Batam," ungkap Kompol Budi Hartono.

"Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 480 K.U.H.Pidana dengan ancaman hukuman penjara paling lama 4 tahun," tutupnya.
Halaman :

Lebih baru Lebih lama