Diduga Gelapkan Uang Perusahaan, Mantan Asisten Kepala Toko Alfamart di SPBU Muka Kuning ini Ditangkap Polisi


Diduga Gelapkan Uang Perusahaan, Mantan Asisten Kepala Toko Alfamart di SPBU Muka Kuning ini Ditangkap Polisi

Diduga Gelapkan Uang Perusahaan, Mantan Asisten Kepala Toko Alfamart di SPBU Muka Kuning ini Ditangkap Polisi
MAM saat diamankan unit Unit Reskrim Polsek Sei Beduk, Selasa (13/9/2022).

Dinamika Kepri | Batam - Setelah setahun dicari, seorang pria diduga pelaku tindak pidana penggelapan dalam jabatan di Alfamart SPBU Muka Kuning, Batam berinisial MAM (26), akhirnya berhasil diamankan Unit Reskrim Polsek Sei Beduk, Selasa (13/9/2022).

Dijelaskan Kapolsek Sei Beduk AKP Betty Novia, kronologi kejadian tersebut berawal pada tahun 2021 yakni pada hari Jumat tanggal 10 September 2021 sekitar pukul 09.00 Wib.

Pelaku MAM yang merupakan asisten kepala toko di Alfamart tersebut pada hari Kamis melakukan penghitungan uang hasil penjualan barang toko.

Setelah menghitung, pelaku kemudian langsung memasukkan uang tersebut dalam brankas toko untuk selanjutnya dikirim kantor PT sumber Alfaria Trijaya yang ada di Batam Center.

Kemudian sekira pukul jam 22.45 Wib, H bagian penerima uang tersebut menelpon pelapornya RT yang merupakan kepala gudang dan mengatakan bahwa uang yang diterimanya yang ada dalam brankas tersebut hanya tersisa Rp. 25.360.074, sedangkan laporan hasil penjualan saat itu Rp. 100.360.074.

Pelapor kemudian mengecek uang hasil penjualan pada hari Jumat di brankas toko yang ternyata tidak sesuai dengan rincian penjualan hari itu yang berjumlah Rp. 121.451.511, namun uang yang ada di brankas toko hanya Rp. 21.440.500.

Karena tidak sesuai, pelapor lalu mencari tahu keberadaan pelaku, namun pelaku tidak lagi masuk kerja dan tidak dapat dihubungi lagi sehingga korban melaporkan kejadian tersebut ke polisi guna diproses lebih lanjut, dan akibat kejadian tersebut perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp.175.000.000.

Kapolsek Sei Beduk, AKP Betty Novia juga mengatakan, dengan proses penantian yang panjang, karena sejak diterima laporan dari pelapor (perusahaan) Jumat tanggal 10 September 2021, maka saat dilakukan penyelidikan perkara dimaksud, diketahui bahwa pelaku sudah melarikan diri ke kampung halaman, dan kemudian Unit Opsnal Reskrim Polsek Sei Beduk, pada hari Selasa tanggal 13 September 2022 pukul 17.30 Wib serta berdasarkan keterangan sumber yang dapat di percaya, diduga pelaku berada di daerah Kabil, Kecamatan Nongsa, Batam.

"Mendapat informasi itu, maka Unit Opsnal Reskrim Polsek Sungai Beduk yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Shigit Sarwo Edhi bergerak menuju sasaran, dan benar terduga pelaku sedang berada di rumahnya lalu dilakukan penangkapan," terang AKP Betty Novia.

Setelah ditangkap, pelaku mengakui telah melakukan tindak pidana penggelapan dalam jabatan tersebut dengan kerugian perusahaan sebesar Rp. 175.000.000. Kemudian pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Sungai Beduk untuk dilakukan pengusutan perkara lebih lanjut.

Kapolsek Sei Beduk AKP Betty Novia melalui Kanit Reskrim Polsek Sei Beduk Ipda Shigit Sarwo Edhi mengatakan, bahwa terduga pelaku MAM dan barang bukti saat ini telah diamankan di Polsek Sei Beduk, dan MAM merupakan warga Punggur Kecamatan Nongsa, Batam, dan atas perbuatannya, pelaku MAM disangkakan Pasal 374 KUHPidana dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 5 tahun penjara. (Ril)
Halaman :

Lebih baru Lebih lama