Dua Pelaku Pengeroyokan Eko Janeri di City Walk Berhasil Diringkus Polisi


Dua Pelaku Pengeroyokan Eko Janeri di City Walk Berhasil Diringkus Polisi

Dua Pelaku Pengeroyokan Eko Janeri di City Walk Berhasil Diringkus Polisi
Kedua tersangka setelah diamankan di Polsek Lubuk Baja, Batam, Kamis (25/08/2022).

Dinamika Kepri | Batam - Dua pelaku dugaan tindak pidana pengeroyokan terhadap seorang perental mobil bernama Eko Janeri (korban=red), akhirnya berhasil diringkus polisi, Kamis (25/08/2022).

Keduanya dibekuk di tempat terpisah, tersangka AS diamankan di sebuah warung kopi di Nagoya, sedangkan tersangka MFA di Halte Grand Batam Mall.

Penangkapan kedua tersangka dilakukan oleh Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin langsung Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Iptu Thetio Nardiyanto.

Dijelaskan awal kronologisnya, kejadian dari soal uang rental mobil yang tertugak, kemudian pada hari Kamis tanggal 18 Agustus 2022 sekira pukul 19.00 Wib malam di City Walk Lubuk Baja, kedua tersangka diduga melakukan pengeroyokan terhadap korban, lantaran korban menunggak pembayaran rental mobil sebesar Rp.16 juta.

Sebelum terjadi penganiayaan terhadap korban, awal pada hari Kamis tanggal 18 Agustus 2022 sekira pukul 18.00 Wib, dengan menaiki mobil korban dibawa berkeliling oleh kedua tersangka. Mereka berkeliling di sekitaran Jodoh.

Di dalam mobil, tersangka AS menanyakan kepada korban terkait biaya rental mobil korban yang masih tertunggak sebesar Rp. 16 juta.

Setelah diajak berkeliling, tersangka AS dan tersangka MFA kemudian membawa korban ke City Walk Lubuk Baja.

Setelah tiba di City Walk, tersangka dan korban lalu turun dari mobil. Setelah turun, AS pun langsung memukul pada bagian belakang kepala korban dengan menggunakan tangan sebelah kanan sebanyak 4 kali.

Kemudian tersangka MFA pun menghampiri korban dan berkata “Kok gak ada usaha kau. Kau kalau gak sanggup membayar, gak usah ngerental” dan kemudian tersangka MFA pun menjambak rambut korban dan pada saat menjambak korban, MFA menampar pada bagian pipi sebelah kiri korban sebanyak 1 kali dan menampar pada bagian pipi sebelah kanan korban sebanyak 1 kali. Setelah selesai menampar, tersangka MFA pun pergi.

Akibat dari kejadian tersebut, korban mengalami bibir bagian bawah mengalami luka, bagian bahu sebelah kanan terdapat memar, pada bagian dada mengalami sesak, pada bagian kaki sebelah kanan terdapat luka lecet serta pada bagian kanan siku mengalami nyeri ketika digerakkan dan melaporkan kejadian itu ke Polsek Lubuk Baja.

Setelah mendapatkan laporan tindak pidana pengeroyokan itu, selanjutnya Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja melakukan serangkaian penyelidikan.

Berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi-saksi, adanya petunjuk serta bukti permulaan yang cukup, maka pada hari Rabu tanggal 24 Agustus 2022 sekira pukul 18.00 Wib Tim mendapat informasi keberadaan pelaku langsung melakukan penangkapan terhadap tersangka AS di sebuah warung kopi yang terletak di Nagoya Lubuk Baja, Batam.

Setelah berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka AS, tim bergerak melakukan pengembangan terhadap tersangka lainnya.

Selanjutnya sekitar pukul 22.00 Wib, Tim berhasil melakukan penangkapan terhadap tersangka MFA di Halte Grand Batam Mall. Selanjutnya terhadap para tersangka beserta barang bukti yang didapatkan dibawa ke Kantor Polsek Lubuk Baja untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N melalui Kapolsek Lubuk Baja Kompol Budi Hartono membenarkan bahwa telah mengamankan AS dan juga tersangka MFA dalam Tindak Pidana Pengeroyokan yang terjadi pada hari Kamis tanggal 18 Agustus 2022 Sekira Pukul 19.00 Wib, di City Walk Kec. Lubuk Baja – Kota Batam.

"Atas perbuatannya, pelaku di jerat dengan Pasal 170 K.U.H.Pidana J dengan ancaman hukuman penjara selama-lamanya 5 tahun 6 bulan," kata Kapolsek Lubuk Baja, Kompol Budi Hartono. (Ril)
Halaman :

Lebih baru Lebih lama