Respon Cepat Informasi Masyarakat, Kapolresta Perintahkan Kasat Resnarkoba Ungkap Peredaran Narkotika di Kampung Aceh


Respon Cepat Informasi Masyarakat, Kapolresta Perintahkan Kasat Resnarkoba Ungkap Peredaran Narkotika di Kampung Aceh

Respon Cepat Informasi Masyarakat, Kapolresta Perintahkan Kasat Resnarkoba Ungkap Peredaran Narkotika di Kampung Aceh
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto saat gelar konferensi pers, Selasa (10/5/2022).

Dinamika Kepri  Batam - Didampingi Kasi Humas AKP Tigor Sidabariba, Wakasat Resnarkoba AKP River Hutajulu dan Kanit Resnarkoba Iptu Sofyan Rida, Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N menggelar konferensi pers ungkap kasus tindak pidana Narkotika jenis sabu di Kampung Aceh Kota Batam, di Lobby Mapolresta Barelang, Selasa (10/5/2022).

Terkait pengungkapan itu, Kapolresta Barelang juga mengapresiasi kinerja Kasat Resnarkoba Polresta Barelang dan tim.

"Saya mengapresiasi kinerja Kasat Resnarkoba Kompol Lulik Febyantara bersama tim yang telah menangkap pelaku pengedar tindak pidana narkotiba jenis sabu. Pelaku yang berhasil diamankan berinisial AP (41 tahun) beserta pemakai berinisial ME (54 tahun), inisial J (18 tahun), AS (29 tahun) dan TH (47 tahun)," kata Kombes Pol Nugroho Tri N.

Lebih lanjut dikatakan Kapolresta, modus dari para pelaku yakni pelaku AP adalah orang yang menyimpan Narkotika, setelah digeledah, ditemukan 5 paket/bungkus Narkotika jenis sabu dibungkus plastik transparan dengan berat 2,22 gram, paket/bungkus Narkotika Jenis Shabu tersebut siap untuk diedarkan di kota batam khususnya di Ruli Kampung Aceh Muka Kuning, Kecamatan Sei Beduk – Kota Batam.

Sambungnya, dari tempat kejadian perkara juga ditemukan barang bukti berupa 20 batang mancis/ pematik api, 22 alat hisap sabu/ bong, 1 buah steples, 2 buah gunting, 1 unit handphone merk Samsung, serta uang tunai sebesar Rp 419.000.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto mengatakan, pengungkapan itu dilakukan setelah ia menerima informasi dari masyarakat melalui whatsapp (WA).

"Kronologis kejadian berawal pada saat saya mendapatkan informasi dari masyarakat melalui whatsapp bahwasanya ada peredaran narkotika jenis sabu di kampung aceh, ada videonya dan ada foto- fotonya, langsung saya share ke kasat narkoba untuk menindak lanjuti saat itu juga, karena informasi tersebut kepada saya bahwa di kampung aceh sudah lama adanya transaksi narkotika jenis shabu disana ada di jual ada dipakai, langsung saya perintahkann Kasat Narkoba dan Jajaran untuk penggerebekan tempat tersebut," ungkapnya.

Lanjutnya, kemudian pada tanggal 29 April 2022 berhasil diamankan beberapa barang bukti beserta tersangka sebagai pengedar ataupun penjual Narkotika, termasuk juga pemakainya, berhasil diamankan.

Tak hanya itu, Kapolresta juga menghimbau masyarakat yang tinggal di kampung Aceh supaya segera menghentikan adanya peredaran Narkoba.

"Saya himbau kepada masyarakat yang tinggal di kampung Aceh segera untuk menghentikan adanya peredaran Narkoba. Peredaran ini sudah tercium oleh anggota kami. Apabila terdapat seperti itu lagi, akan kami lakukan penindakan, informasi dari pelaku di tempat tersebut telah dijual beberapa paket sabu termasuk menyewakan alat bong, 1 alat bong di sewa seharga Rp.10.000,-, dan untuk 1 gram sabu seharga 1.500.000, dan ini dijual perpaket seharga Rp.100.000 sudah termasuk sabu dan alat bong, dan bisa dipakai di tempat itu juga," katanya.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto mengatakan, kejadian ini sangat memperihatinkan.

"Ini sangat memprihatinkan di daerah kita Kota Batam terutama di Kampong Aceh ada peredaran Narkotika, dan alhamdulillah berhasil kita ungkap pelaku tersebut," pungkasnya.

Kata Kapolresta mengakhiri, para tersangka dijerat pasal 114 ayat (1) jo pasal 112 ayat (1) uu ri no.35 tahun 2009 tentang narkotika. dengan ancaman pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun. (Ril)
Halaman :

Lebih baru Lebih lama