Dua Pelaku Jambret di Perumahan Grand BSI Residence Ditangkap Polisi, Terancam 9 Tahun Penjara


Dua Pelaku Jambret di Perumahan Grand BSI Residence Ditangkap Polisi, Terancam 9 Tahun Penjara

Dua Pelaku Jambret di Perumahan Grand BSI Residence Ditangkap Polisi, Terancam 9 Tahun Penjara
Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N saat berdialog dengan kedua pelaku.

Dinamika Kepri, Batam - Didampingi Kasat Reskrim Kompol Abdul Rahman, Kasi Humas AKP Tigor idabariba, dan Kanit Reskrim Iptu Thetio Nargianto, Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri N menggelar konferensi pers ungkap pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (jambret), di Lobby Mapolresta Barelang. Kamis (21/4/2022) sekira pukul 14.00 Wib.

Kapolresta mengatakan, pada kasus Jambret tersebut, dua pelaku yang diamankan yakni pelaku inisial AE (20) dan NH (18). Kedua pelaku melakukan aksi jambret di jalan umum Grand BSI Residence Kecamatan Batam Kota, Batam.

Dijelaskan Kapolresta, kejadian itu berawal pada hari Minggu tanggal 17 April 2022 sekira jam 07.00 Wib saat korban inisial APS bersama dengan temannya AH pergi dengan menggunakan sepeda motornya menuju pompa Bensin Capital Batam Kota.

Namun, tepatnya saat berada di Jalan simpang Cikitsu Batam Kota, tiba-tiba korban dipukul oleh pelaku yang pada saat itu menggunakan sepeda motor, oleh karena hal tersebut, korban memaki pelaku sehingga pelaku mengejar korban dari belakang dengan menggunakan 1 unit sepeda motor scoopy warna merah sampai ke dalam Perumahan Grand BSI Residence Batam Kota.

Kemudian pelaku pepet korban dan memberhentikan korban, setelah korban berhenti, kemudian 2 orang pelaku secara bersama-sama meminta uang kepada korban sambil menggeledah secara paksa korban.

Pelaku NH menggeledah paksa saku korban sedangkan pelaku inisial AE menggeladah paksa saku korban AH, sedangkan teman pelaku atas nama AS (Anak di bawah umur) hanya diam aja sambil menundukkan kepala di atas sepeda motor yang digunakan oleh pelaku pada saat itu.

Kemudian pada saat pelaku inisial NH menggeledah saku korban, saat itu korban mencoba melakukan perlawanan. Karena melawan, pelaku inisial NH lalu memukul wajah korban sebanyak satu kali.

Melihat hal tersebut, pelaku inisial AE kembali menggeledah saku jaket milik korban, dan korban kembali melakukan perlawanan, lalu pelaku AE memukul kepala korban sebanyak 2 kali dengan menggunakan tangannya dan mengambil paksa 1 unit Handphone milik korban di dalam saku jaket korban, setelah itu para pelaku melarikan diri dengan menggunakan sepeda motornya.

Setelah menerima laporan dari Korban, Tim Opsnal Jatanras Polresta Barelang melakukan penyelidikan di lapangan.

Kemudian pada hari Selasa (19/04/2022) sekira pukul 13.42 Wib, Tim Opsnal Jatanras Polresta Barelang mendapat informasi dari masyarakat bahwa pelaku berada di sekitaran Ruli Teluk Bakau Nongsa.

Mendapat informasi itu, kemudian sekita pukul 15.57 Wib, pelaku inisial AE berhasil diamankan di rumahnya bersama dengan saksi AS.

Kemudian, setelah tim Opsnal melakukan pengembangan lagi, dan sekira pukul 16.42 Wib, pelaku inisial NH berhasil diamankan di rumahnya di kampung Panau, Kabil, Nongsa, Batam. Selanjutnya kedua pelaku dan barang bukti beserta saksi dibawa ke Polresta Barelang untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

"Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan Pasal 365 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara," kata Kapolresta Barelang. (Ril)
Halaman :

Lebih baru Lebih lama