Jelang Lebaran KSOP Batam Lakukan Uji Petik Kapal Penumpang di Pelabuhan Domistik Sekupang


Jelang Lebaran KSOP Batam Lakukan Uji Petik Kapal Penumpang di Pelabuhan Domistik Sekupang

Jelang Lebaran KSOP Batam Lakukan Uji Petik Kapal Penumpang di Pelabuhan Domistik Sekupang
Kepala KSOP Khusus Batam, Revolindo memberikan keterangan pers usai Sidak di Pelabuhan Domestik Sekupang. (Foto: Fay)

Dinamika Kepri, Batam - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Khusus Batam mulai melakukan kegiatan Inspeksi Keselamatan (uji petik) kapal penumpang di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS), Rabu (23/3/2022).

Hal itu dilakukan dalam rangka meningkatkan keselamatan, keamanan dan kenyamanan pelayaran khususnya menjelang penyelenggaraan Angkutan Laut Lebaran Tahun 2022 (1443 H) di wilayah Batam dan sekitarnya.

Kepala Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan atau KSOP Khusus Batam, Revolindo mengatakan ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan setiap tahunnya menjelang perayaan hari besar keagamaan.

Adapun tujuan dati dilakukannya kegiatan ini adalah untuk memastikan semua kapal yang mengangkut penumpang dari Batam harus dalam keadaan laik laut.

"Semua kapal yang mengangkut penumpang dari Batam, kondisinya harus laik laut," ujar Revolindo usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pelabuhan Domestik Sekupang.

Dikatakannya, tim KSOP Khusus Batam melakukan pemeriksaan terhadap kapal penumpang Dumai Line yang ada di pelabuhan Domestik Sekupang.

"Kami memastikan alat keselamatan mulai dari pelampung termasuk alat pemadam kebakaran dan alat keselamatan dalam berlayar dalam keadaan baik," kata Revolindo di sela-sela pengecekan.

Sementara itu, unit kapal yang beroperasi melayani penumpang baik datang dan berangkat di wilayah Batam ada sebanyak 49 kapal dengan kapasitas total 10.500 orang.

"Dengan kapasitas 10.500 orang, keselamatan penumpang harus jadi perhatian utama dalam perjalanan," imbuhnya.

Dia juga menekankan apabila mudik lebaran sudah di izinkan pemerintah, pemberlakan protokol kesehatan juga harus ditegakkan sesuai dengan prokes dari tim gugus Covid-19

"Kesehatan dan keselamatan penumpang harus diutamakan, kita akan tegur apabila prokes tidak dijalankan," pungkas Rivolindo. (Red/Exp)
Lebih baru Lebih lama