Kuasa Hukum PT. CIBA Artha Mandiri Minta Pihak Tergugat Tunaikan Kewajiban Sesuai Putusan MA


Kuasa Hukum PT. CIBA Artha Mandiri Minta Pihak Tergugat Tunaikan Kewajiban Sesuai Putusan MA

Kuasa Hukum PT. CIBA Artha Mandiri Minta Pihak Tergugat Tunaikan Kewajiban
Sudirman Situmeang, SH

Dinamika Kepri, Batam
- Meski sudah memenangkan sidang gugatan perdata pada tanggal 28 Desember 2020 lalu di tingkat Mahkamah Agung (MA), Direktur PT. CIBA Artha Mandiri, Jonni Tumpak Sihombing mengatakan kalau dirinya sampai saat ini belum menerima ganti rugi sama sekali dari pihak tergugat.

"Putusan itu sudah setahun lebih, tetapi sampai sekarang belum ada itikat baik dari para tergugat. Saya dengar para tergugat itu taat hukum, tapi nyatanya tidak terbukti taatnya," kata Jonni Tumpak Sihombing penasaran kepada beberapa wartawan di bilangan Batam Center, Selasa (22/2/2022) sore.

Sebelumnya ia melalui kuasa hukumnya dari Kantor Hukum Gufron Wiguna & Partners telah melakukan gugatan perdata terhadap dua perusahaan dan seorang Warga Negara Singapura berinisial KBT ke Pengadilan Negeri Batam. Gugatan itu dilakukan terkait pembangunan 9 unit Villa yang mana sisa harga borongan sebesar S$473.000 lagi tidak dibayarkan oleh tergugat.

Kuasa Hukum PT. CIBA Artha Mandiri, Sudirman Situmeang, SH dari Kantor Hukum Gufron Wiguna & Partners berkantor di Komplek Tembesi Center, Blok A10 Nomor 1, Batu Aji, Batam ketika dikonfirmasi membenarkan bahwa pihaknya sebelumnya telah memenangkan sidang perkara gugatan perdata di Mahkamah Agung.

"Putusan gugatan perdata itu sudah inkracht, sesuai yang dituangkan diputusan Mahkamah Agung Nomor 983PK/Pdt/2020, pihak tergugat harusnya sudah melakukan kewajibannya, akan tetapi sampai saat ini, para tergugat belum melakukannya, bahkan kita sebagai kuasa hukum dari PT. CIBA Artha Mandiri, sudah dua kali mengirimkan surat permohonan aanmaning ke Pengadilan tingkat pertama supaya dilakukan eksekusi," ujar Sudirman Situmeang.

Kata Sudirman lagi, sesuai putusan Mahkamah Agung Nomor 983PK/Pdt/2020 tersebut, menghukum para tergugat untuk membayar ganti rugi sisa borongan pekerjaan pembangunan lanjutan kepada pengugat sebesar S$ 473.000 secara tanggung renteng, dalam arti kata apabila satu dari tergugat telah membayarnya, maka tergugat lainnya menjadi bebas karenanya; menghukum para tergugat sebesar 1% dari S$ 473.000 setiap bulannya yang dihitung sejak perkara gugatan didaftarkan ke Pengadilan Negeri Batam.

Adapun pihak-pihak yang digugat PT. CIBA Artha Mandiri itu kata Sudirman, ada tiga pihak yakni pihak PT. KBT Perkasa Mandiri, pihak Montigo Resort PT. Teguh Citra Pratama dan Kee Beng Tiong yang merupakan warga negara Singapura.

Mengakhiri, Sudirman berharap supaya para pihak tergugat bisa segera melakukan kewajibannya sesuai putusan MA tersebut, sebab Direktur PT. CIBA Artha Mandiri Jonni Tumpak Sihombing dalam hal ini juga memiliki tunggakan pembayaran bahan bangunan itu Villa kepada pihak lain yang harus dibayarakan. (Ag)
Lebih baru Lebih lama