Prihatin Rokok Tanpa Cukai Marak Beredar, Anggota Dewan Utusan Sarumaha Sebut Akan Panggil Bea Cukai Batam


Prihatin Rokok Tanpa Cukai Marak Beredar, Anggota Dewan Utusan Sarumaha Sebut Akan Panggil Bea Cukai Batam

Prihatin Rokok Tanpa Cukai Marak Beredar, Anggota Dewan Utusan Sarumaha Sebut Akan Panggil Bea Cukai Batam
Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha, SH. (Foto: Ist)

Dinamika Kepri, Batam - Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha mengatakan dirinya sangat prihatin dengan maraknya peredaran rokok berbagai merek tanpa dilekati pita cukai di Kota Batam.

"Saya sangat prihatin, sesuai ketentuan yang berlaku di Kota Batam, seharusnya rokok tanpa cukai itu tidak boleh beredar di Kota Batam," katanya.

Baca juga: 66,78 Juta Batang Rokok Ilegal Hasil Operasi Cukai dan Gempur Dimusnahkan BC Batam

Supaya hal itu tidak terjadi, ia meminta Bea Cukai Batam selaku pihak yang mengawasi, melakukan tindakan untuk menghentikan peredaran rokok tanpa dilekati pita cukai itu.

Selain itu, Utusan juga mengatakan, pihaknya di Komisi I DPRD Batam berencana akan memanggil pihak Bea Cukai Batam untuk melakukannya Rapat Dengar Pendapat (RDP) di DPRD Batam mengenai hal tersebut.

"Tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat kami akan layangkan surat panggilan untuk dilakukan RDP dengan pihak Bea Cukai," ucap Utusan saat ditemui diruangannya, Kamis (20/1/2022).

Utusan juga menyayangkan pihak Bea cukai di Batam yang tidak mampu membendung peredaran rokok tanpa cukai tersebut.

"Jika pengawasannya maksimal, dipastikan peredaran rokok ilegal itu tidak akan terjadi, namun karena tidak maksimal pengawasannya, sehingga terus terjadi secara berkesinambungan dan terus berulang-ulang," pungkasnya.

Baca juga: Lakukan Strategi Targeting dan Crawling, Bea Cukai Batam Berhasil Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal

Dalam pelaksanaan pengawasan ini, lanjut Utusan, semestinya Bea Cukai harus mandiri serta harus berkolaborasi dengan pihak-pihak yang punya kewenangan untuk membasmi rokok ilegal ini.

Kata dia, Bea Cukai harus lebih serius mencermati persoalan ini, apakah itu dari sisi penyelidikan dan penyidikannya.

Utusan juga tidak melarang berinvestasi di Batam, namun jika ada kegiatan bisnis yang menyalahi aturan, tentunya harus dilakukan tindakan sesuai UU yang berlaku.

Utusan menambahkan, untuk kebutuhan rokok tanpa cukai tersebut, silahkan diedarkan di luar Batam, sebaliknya bukan diedarkan di kawasan Free Trade Zone (FTZ) Kota Batam.

"Kita berharap kepada Bea Cukai Batam bisa lebih memaksimalkan lagi dalam sistem pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal tersebut. Apabila aktivitas itu terus berlanjut, maka itu akan menjadi preseden buruk terhadap masyarakat," tutupnya.

Pantuan di lapangan selama ini, peredaran rokok tanpa dilekati cukai, lalu lintas keluar masuk dan peredarannya sangat tinggi di Batam.

Baca juga: Aksi Penyelundupan Rokok Ilegal di Perairan Barelang Kembali Digagalkan Bea Cukai Batam

Meski Bea Cukai Batam Bea Cukai Batam kerap menggagalkan aksi penyelundupan, merazia tempat-tempat penjualan rokok dan melakukan tindakan terhadap pelaku sesuai hukum sesuai UU yang berlaku, peredaran rokok tanpa cukai tersebut di Batam tetap saja marak terjadi.

Banyaknya pelabuhan tikus di Batam, diketahui juga menjadi salah satu faktor pendukung sarana pintu keluar masuk rokok-rokok tanpa cukai itu di Kota Batam, sebab rokok-rokok tersebut ada yang diproduksi di Batam maupun di luar Batam. (Red/Exp)
Lebih baru Lebih lama