Header Ads Widget

Motif Cemburu, Dua Pelaku Pengeroyokan di Parkiran Panggung Utama 98 Foodcourt Ditangkap Polisi

Motif Cemburu, Dua Pelaku Pengeroyokan di Parkiran Panggung Utama 98 Foodcourt Ditangkap Polisi
Kedua tersangka.

Dinamika Kepri, Batam - Dua tersangka berinisial JR (36) dan IS (32) dugaan tindak pidana pengeroyokan di Parkiran Panggung Utama 98 Foodcourt Kecamatan Lubuk Baja Kota Batam terhadap korban inisial (JY), berhasil ditangkap Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja, Selasa (30/11/2021).

Kedua tersangka ditangkap di kos-kosan Oren Jln. Tasbih, Depan Masjid Babusalam, Bengkong Indah Bawah, Bengkong.

Keduanya mengakui kesalahannya telah melakukan tindak pidana tersebut. Dari pengakuannya kemudian kedua tersangka dibawa ke Polsek Lubuk Baja guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Tak hanya dua orang saja, dua orang lainnya inisial EK dan EP saat ini masih DPO.

"Atas perbuatannya, pelaku di jerat Pasal 170 Jo 55 KUHPidana dengan ancaman Pidana paling lama 7 tahun, kata Kapolsek Lubuk baja AKP Budi Hartono, Kamis (2/12/2021).

Kata AKP Budi Hartono, para tersangka saat melakukan pengeroyokan itu duganya sedang dalam pengaruh minum beralkohol.

"Pada saat mereka sepulang dari Foodcourt pasifik melanjut ke Foodcourt 98, saat itu mungkin pelaku sudah dalam pengaruh alkohol, semua melihat korban TS yang biasanya nemanin mereka di Foodcourt 98 bersama laki-laki lain yang mana inisial JY adalah suami TS. Motifnya cemburu, jadi sontak langsung mereka memukul korban," ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakannya tentang kronoogisnya, pada hari Minggu (21/11/2021) sekira pukul 03.00 Wib, korban inisial (JY) baru sampai di Parkiran Belakang Panggung Utama 98 Foodcourt Lubuk Baja untuk menjemput istrinya inisial (TS).

Kemudian setelah korban menjumpai istrinya dan hendak pulang, tiba-tiba korban dipanggil oleh salah satu dari pelaku dan menanyakan siapanya TS, jawab korban bahwa TS itu adalah istrinya, namun tak lama kemudian dua orang pelaku tersebut langsung memukul korban dengan cara meninju bagian dada dan menendang bagian muka korban yang mengakibatkan korban terjatuh ke aspal.

Melihat kejadian tersebut, TS mencoba memisahkan suaminya dari tiga orang tersangka tersebut, namun TS malah di pukul di bagian pipi sebelah kanan oleh salah satu tersangka.

Kemudian untuk menghadari terus dipukuli ketiga pelaku, korban pun akhirnya melarikan diri ke dalam Foodcourt tersebut, dan setelah kejadian tersebut korban pun langsung melakukan Visum ke Rumah Sakit Harapan Bunda dan melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Lubuk Baja.

"Menerima laporan tersebut, kemudian pada hari Selasa (30/11/2021) sekira pukul 22.15 WIB, Unit Reskrim Polsek Lubuk Baja yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Lubuk Baja Iptu Fajar Bittikaka, S.Tr.K melakukan serangkaian tindakan penyelidikan di lapangan guna mendapatkan bukti permulaan yang cukup untuk melakukan penangkapan terhadap tersangka," terang Kapolsek Lubuk baja AKP Budi Hartono.

Dalam kasus ini, diamankan barang bukti diamankan berupa 1 buah sweater berwarna putih dengan motif bergaris biru coklat, 1 buah celana kain pendek berwarna hitam, 1 lembar kwitansi tanda berobat rumah sakit harapan Bunda atas mana inisial JY. (Ril)