Diduga Idap Penyakit HIV, Koki Inisal BFS Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Penuin


Diduga Idap Penyakit HIV, Koki Inisal BFS Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Penuin

Diduga Idap Penyakit HIV, Koki Inisal BFS Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel Penuin
Polisi saat melakukan olah TKP penemuan jasad inisial BFS di dalam kamar nomor 348 di Hotel Penuin, Batam, Minggu (5/12/2021).

Dinamika Kepri, Batam - Seorang pria berinisal BFS (46) yang disebut bekerja sebagai juru masak (koki) di hotel, pada hari Minggu (5/12/2021) sekitar pukul 12.30 Wib, ditemukan karyawan hotel dalam kondisi telah meninggal di dalam kamar nomor 348 di Hotel Penuin, Batam.

Pria tersebut meninggal diduga karena mengidap virus HIV. Hal itu diketahui di mana setelah pihak kepolisian menemukan beberapa jenis obat-obatan untuk mengobati infeksi virus HIV di dalam kamar hotel tempat korban ditemukan.

"Kalau dilihat dari obat yang di konsumsi dan keterangan dokter demikian," ujar Kapolsek Lubuk Baja, AKP Budi Hartono saat dikonfirmasi awak media.

Selain itu, kata Budi, saksi-saksi di Tempat Kejadian Perkara (TKP) mengatakan, bahwa korban juga mengidap penyakit Asma.

"Salah satu rekan kerjanya ngomong, korban punya penyakit asma. Kalau soal HIV, mereka tidak tahu," ungkap AKP Budi Hartono.

Lanjut Budi Hartono, di TKP juga tidak ada barang-barang pribadi milik korban yang hilang, dan berdasarkan keterangan saksi, korban disebut rutin izin berobat pada seminggu terakhir.

Masih di TKP, saat olah TKP polisi juga disebutkan menemukan obat-obatan milik korban jenis Nevirapine, Lamivudine, Zidovudine yang merupakan obat untuk pengobatan infeksi HIV dan dua bungkus obat penambah stamina/obat kuat.

"Diketahui, korban terakhir bekerja sebagai koki di Hotel Penuin pada hari Kamis (2/12/2021). Saat ini korban telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kepri untuk dilakukan Otopsi," tutup AKP Budi Hartono. (Red/Exp)


Halaman :
Lebih baru Lebih lama