Header Ads Widget

Diduga Cabuli Anak Umur 6 Tahun, Pak Tua ini Sempat Larikan Diri Ditangkap Polisi di Meranti

Diduga Cabuli Anak Umur 6 Tahun, Pak Tua ini Sempat Larikan Diri Ditangkap Polisi di Meranti
Terduka pelaku JB.

Dinamika Kepri, Batam - Setelah diburu 2 bulan, Unit Reskrim Polsek Sekupang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Sekupang Iptu Buhedi Sinaga dibantu tim opsnal Polres Kepulauan Meranti Polda Riau, pada hari Senin (29/11/2021) sekira pukul 12.30 Wib, berhasil mengamankan 1 orang terduga pelaku berinisial JB (53) tindak pidana perbuatan cabul terhadap anak, di Pelabuhan Selat Panjang, Meranti, Riau.

Sebelumnya, pelaku disebutkan sempat berusaha melarikan diri keluar Batam menuju Tanjungpinang dan berakhir ditangkap di Selat Panjang saat pelaku hendak turun dari di dalam kapal MV. Dumai Line 2.

Pelaku diamankan oleh tim opsnal Polres Kepulauan Meranti Polda Riau saat kapal MV. Dumai Line 2 saat sandar di Pelabuhan Selat Panjang.

Setelah diamankan dan mendapatkan informasi itu, tim opsnal Polsek Sekupang langsung berangkat menuju Selat Panjang, dan kemudian membawa pelaku ke Batam guna proses lebih lanjut.

Awalnya, pada hari Kamis (29/9/2021) sekira pukul 19.30 Wib, korban AA (6) memberitahukan kepada pelapor bahwa setelah selesai membuang air kecil, korban mengalami rasa sakit dan perih pada bagian kemaluannya.

Menerima pemberitahuan tersebut, pelapor terkejut dan langsung mengecek dengan menyenter bagian kemaluan korban dengan maksud untuk memastikan keadaan yang dialami oleh korban.

Kemudian setelah pelapor mengeceknya, pelapor mendapati luka lecet dan kemerah-merahan pada bagian kemaluan korban.

Mengetahui hal tersebut, pelapor bertanya kepada korban mengapa hal tersebut bisa terjadi, dan kemudian korban menceritakan, bahwa pada hari Senin (27/09/2021) jam 22.00 Wib di Ruli Tiban Housing, Tiban Baru, Sekupang, Batam pada saat korban sedang bermain laptop dan nonton TV di ruang tamu, pelaku menghampiri korban, lalu langsung melakukan perbuatan cabul.

Setelah selesai melakukan perbuatan bejatnya, pelaku mengatakan kepada korban agar tidak memberitahukan hal tersebut kepada orang tuanya.

Mendapat pengakuan dari korban, kemudian pelapor membuat laporan polisi ke Polsek Sekupang dan selanjutnya Unit opsnal Polsek Sekupang mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan bukti.

Kemudian, setelah korban melakukan visum, Unit Opsnal Reskrim Polsek Sekupang kemudian lalu mendapatkan informasi bahwa orang yang diduga sebagai pelaku telah melarikan diri ke Tanjung Pinang menggunakan kapal laut.

Dalam kasus ini, selain telah mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti berupa 1 stel pakaian tidur anak warna merah little animals, 1 helai celana dalam warna cream dan 1 helai singlet warna putih.

Terkait telah diamankannya pelaku inisial JB itu, Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur melalui Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Surya Wardana mengatakan, membenarkannya dan pelaku saat ini sudah diamankan.

"Pelaku sempat melarikan diri dari Tanjung Pinang menggunakan kapal laut menuju Kepulauan Meranti Riau, dan saat ini pelaku sudah diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Sekupang untuk pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Lanjut Kapolsek Sekupang Kompol Yudha mengatakan, atas perbuatan pelaku akan dijerat dengan Pasal 81 ayat 2 Jo Pasal 76 D dan atau Pasal 82 ayat 1 Jo Pasal 76E Undang-undang RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU No.1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU No.23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang dengan ancaman pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dan denda paling banyak Rp 5 miliar. (Ril)