Header Ads Widget

Sembunyikan Sabu di Anus, Pria ini Ditangkap Polisi

Sembunyikan Sabu di Anus, Pria ini Ditangkap Polisi
Pelaku dan barang bukti.

Dinamika Kepri, Batam - Menyimpan Narkotika diduga sabu di dalam anusnya, seorang pria berinisial E diamankan oleh Ditresnarkoba Polda Kepri.

Pelaku inisial E ini ditangkap pada Sabtu tanggal 6 November 2021 saat berada kedai kopi, Terminal keberangkatan Bandara Hang Nadim, Batam.

Saat pelaku diinterograsi polisi, pelaku mengaku ada membawa narkoba jenis sabu yang disimpan dalam tubuhnya. dari pengakuannya itu, kemudian pelaku dibawa ke RS. Bhayangkara Polda Kepri untuk pemeriksaan rontgen.

Dari hasil rontgen diketahui adanya tiga benda asing di dalam tubuh pelaku, dan setelah dikeluarkan dari dalam tubuh pelaku, benda asing tersebut terdiri dari 3 kapsul kondom berwarna merah muda yang di dalamnya berisikan sabu dengan berat bruto 229 gram, demikian hal itu disampaikan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriyadi.

″Berawal dari informasi masyarakat tentang keberadaan seorang yang membawa Narkotika jenis sabu. Dari informasi itu, selanjutnya Tim Subdit III Dit Resnarkoba Polda Kepri melakukan penyelidikan dan pada pada hari Sabtu tanggal 6 November 2021 sekira jam 08.00 Wib, kemudian tim melakukan upaya paksa penangkapan terhadap seorang laki-laki yang diketahui berinisial E. Pelaku diamankan saat berada kedai kopi Terminal keberangkatan Bandara Hang Nadim, Kota Batam, dan ketika di interograsi pelaku mengaku ada membawa narkoba jenis sabu yang disimpan dalam tubuhnya,″ ungkap Kombes Pol Harry Goldenhardt S, Senin (8/11/2021)

Lebih lanjut dikatakannya, dari keterangan pelaku, sabu tersebut diperolehnya dari seorang laki laki dengan inisial BTM yang saat ini masih dalam status pencarian orang (DPO).

Kemudian, setelah pelaku E ditangkap dan barang bukti dikeluarkan dari tubuhnya, pelaku dan barang bukti lalu dibawa ke Kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Kepri untuk pemeriksaan lebih lanjut.

″Barang bukti yang diamankan dari pelaku adalah satu lembar KTP milik pelaku, uang tunai sebesar Rp. 1.100.000 terdiri dari lembar pecahan Rp. 50.000, uang tunai sebesar Rp. 500.000 terdiri dari lembar pecahan Rp. 100.000, satu Unit Handphone, satu lembar rontgen radiologi dan berita acara dari RS. Bhayangkara Polda Kepri dan tiga bungkus plastik kondom berwarna pink yang di dalamnya berisikan serbuk kristal diduga sabu dengan berat bruto 229 gram,″ ujar Kabid Humas Polda Kepri.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan pelaku, kata Kombes Pol Harry Goldenhardt, pelaku dipersangkakan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) undang-undang Republik Indonesia no. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun atau paling lama 20 tahun. (Ril)