Header Ads Widget

Setubuhi Anak Kandung, Ayah Bejat Ditangkap Polisi

Setubuhi Anak Kandung, Ayah Bejat Ditangkap Polisi
Kasi Humas Iptu Tigor sidabariba, SH bersama Kanit Reskrim Iptu Buhedi Sinaga saat melakukan konferensi pers di Mapolsek Sekupang, Batam, Kepri, Sabtu (02/10/2021).

Dinamika Kepri, Batam - Seorang ayah berkelakuan bejat di Batam ditangkap polisi karena diduga telah menyetubuhi anak kandungnya sebanyak 6 kali.

Terbongkarnya kasus cabul terhadap anak di bawah umur ini karena kakak koban melaporkan kejadian itu ke pihak polisi di Polsek Sekupang, Batam.

Pada konferensi pers penggungkapan kasus tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur yang dilakukan Kasi Humas Iptu Tigor sidabariba bersama Kanit Reskrim Iptu Buhedi Sinaga di Mapolsek Sekupang, Sabtu (02/10/2021), terungkap bahwa korban selalu dipaksa pelaku dengan nada ancaman, akan dipukul jika tidak menuruti nafsu bejatnya.

Dijelaskan kronologisnya, kakak korban melaporkan kajadian ke polisi pada hari Kamis (23/09/2021) di mana pada paginya si kakak didatangi korban dengan menangis tersedu menceritakan yang terjadi pada dirinya tadi malam.

Korban menceritakan bahwa dirinya telah dipaksa oleh bapak kandungnya itu untuk berhubungan badan selayaknya berhubungan intim suami istri.

Korban menyatakan kejadian tersebut telah terjadi berulang kali sebanyak 6 kali. Kejadian tersebut dilakukan di kamar atas, kamar depan dan kamar belakang, pada waktu tengah malam.

Korban melakukan dengan terpaksa lantaran korban diancam pelaku, apabila menolak melakukannya ataupun teriak, korban akan dipukul oleh pelaku.

Setelah mengetahui apa yang telah dialami adiknya, kemudina pada hari Sabtu (25/09/2021), si kakak dan korban kompak untuk pergi meninggalkan rumah, lantaran korban sudah tidak merasa nyaman lagi di rumah dan takut akan terjadi untuk yang ke 7 kalinya.

Mengetahui kedua anaknya hilang dari rumah, kemudian pelaku melaporkan Kepolsek Sekupang bahwa kedua anaknya kabur meninggalkan rumah.

Kemudian saat kedua anaknya ditemukan dan berdasarkan keterangan kedua anak pelaku. mereka kabur dari rumah dikarenakan bapak kandungnya telah melakukan pencabulan terhadap korban. Atas kejadian tersebut pelaku diamankan oleh unit Reskrim Polsek Sekupang untuk pemeriksaan lebih lanjut

Kapolresta Barelang KBP Yos Guntur melalui Kapolsek Sekupang Kompol Yudha Suryawardana, membenarkan adanya pelaku tindak pidana pencabulan terhadap anak di bawah umur yang mana korban merupakan anak kandung dari pelaku.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 81 ayat (3) Jo Pasal 82 ayat (2) undang-undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2016 tentang pentapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang dengan ancaman hukuman paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun dengan denda paling banyak 5 miliar.

"Dikarenakan pelakunya orang tua kandung korban, maka pidana ditambah sepertiga dari ancaman pidana sebagai mana dimaksud pada ayat (1)," kata Kapolsek Sekupang melalui Kasi Humas Polreta Barelang, Iptu Tigor Sidabariba. (Ril)