Header Ads Widget

Ini Tanggapan Dewan Batam Terkait Wisman Keluhkan Soal Sewa Jetski Safari

Ini Tanggapan Dewan Batam Terkait Wisman Keluhkan Soal Sewa Jetski Safari di Harris Barelang
Anggota Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha, SH. (Foto: Ist)

Dinamika Kepri, Batam - Anggota Dewan dari Komisi I DPRD Kota Batam, Utusan Sarumaha menanggapi polemik uang ganti rugi dan uang deposit sewa Jetski Safari yang dikeluhkan oleh wisatawan mancanegara asal China, NG beberapa waktu lalu.

Menurut Utusan, pihak Jetski Safari Batam mestilah memberikan rasa aman dan nyaman kepada tamu domestik maupun mancanegara tanpa terkecuali.

"Hanya dengan rasa aman dan nyaman dapat membuat wisatawan akan betah di Batam. Tentu akan berdampak serius pada pertumbuhan ekonomi di Batam," jelasnya.

Kata dia, pihaknya mendorong setiap usaha penyelenggaraan kepariwisataan terus berbenah dan tidak melakukan hal-hal yang justru menurunkan animo wisatawan.

"Terkait syarat-syarat yang diterapkan tentu harus lebih fleksibel dan memberikan penjelasan secara rinci kepada setiap tamu yang hendak menggunakan jasa kepariwisataan," kata Utusan Sarumaha.

Selain itu, kata dia, pihaknya juga mendorong pihak Dinas terkait untuk melakukan pengawasan dan pembinaan agar kegiatan kepariwisataan semakin lebih bergairah di Kota Batam.

Diberitakan sebelumnya, seorang wisatawan mancanegara (Wisman) asal China yang berlibur di Hotel Harris Resort Barelang berinisial, NG mengaku kecewa terkait pelayanan Jetski Safari yang ada di sana.

Diceritakannya, kejadian ini berawal pada tanggal 15 Agustus 2021 lalu ketika dirinya berserta rekannya berlibur di sana dan menyewa Jetski yang disediakan oleh Jetski Safari.

Pada hari itu, kata dia, ketika memainkan wahana yang disediakan tersebut sempat terjadi kecelakaan di mana dirinya dan rekannya saling bertabrakan ketika menunggangi Jetski tersebut.

“Pihak Jetski Safari sempat meminta biaya ganti rugi akibat kecelakaan tersebut sebesar Rp. 286 juta untuk dua Jetski akan tetapi ada negoisasi di sana dan sepakatlah kami mengganti sebesar Rp. 50 juta untuk dua Jetski yang rusak tersebut,” ujarnya kepada awak media, Rabu (1/9/2021).

Setelah itu, kata dia, pada hari Selasa (31/8/2021) kemarin dirinya kembali berlibur di Harris Resort Barelang dan kembali menggunakan wahana Jetski Safari akan tetapi sebelum memainkan Jetski ini pihak Jetski Safari meminta deposit sebesar Rp. 25 juta per Jetski jadi kami harus membayar sebanyak Rp.100 juta untuk 4 Jetski yang akan digunakan.

“Sebenarnya kami keberatan untuk deposit sebanyak itu untuk memainkan Jetski ini, meskipun nanti uang depositnya akan kembali lagi, tetapi kurang nyaman saja kami sebagai tamu di sini,” jelasnya.

Terkait dengan insiden tersebut, Marketing & Branding Manager HARRIS Resort Barelang Batam, Viki Wahyudi pun angkat bicara dan membenarkan bahwa memang ada kecelakaan tersebut sebelumnya.

Akan tetapi terkait masalah ini bukanlah tanggungjawab dari pihak Harris Resort Barelang, melainkan sudah menjadi tanggungjawab Tenant Jetski Safari itu sendiri.

“Benar memang ada kecelakaan itu, tetapi masalah itu tanggungjawabnya ke pihak Tenant Jetski Safari, karena Jetski Safari ini adalah Tenant yang menyewa lokasi di Harris Resort Barelang untuk olahraga air,” jelasnya.

Untuk itu, dirinya menyarankan langsung untuk mengkonfirmasi pihak Jetski Safari mengenai keluhan dari Wisman mengenai pelayanan olahraga air ini.

“Alangkah lebih baiknya bisa mengkonfirmasi pihak Jetski Safari, karena mereka yang lebih paham permasalahannya seperti apa,” katanya.

Sementara itu, hingga berita ini diunggah terkait dengan keluhan Wisman asal China ini, pihak Jetski Safari yang ada di Harris Resort Barelang belum dapat dikonfirmasi. (Red/Exp)