Header Ads Widget

Ditpolairud Polda Kepri Berhasil Gagalkan Penyelundupan Orang PMI Tujuan Malaysia

Ditpolairud Polda Kepri Gagalkan Penyelundupan Orang PMI Tujuan Malaysia
10 orang calon Pekerja Migran Ilegal berhasil diamankan Tim Satya Subdit Gakkum Dipolairud Polda Kepri. (Foto: Ist)

Dinamika Kepri, Batam - Tim Satya Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri menggagalkan penyelundupan 10 orang Pekerja Migran Ilegal (PMI) di perairan Nongsa, Kota Batam, Kamis (2/9/2021) lalu.

Sepuluh orang perempuan Pekerja Migran Indonesia ini akan dikirim ke luar negeri dengan cara illegal oleh tersangka Inisial LS dan D yang berperan sebagai kurir.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S didampingi oleh Dir Polairud Polda Kepri AKBP Marudut Liberti Panjaitan, Jumat (3/9/2021).

Dijelaskannya, pada hari Kamis (2/8/2021) sekira Jam 17.30 Wib Tim Satya Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri memperoleh informasi dari masyarakat bahwa ada beberapa orang calon PMI Ilegal yang akan diberangkatkan oleh tersangka Inisial LS dan D untuk bekerja di Luar Negeri.

"Mengetahui hal tersebut tim langsung menuju ke TKP dan menemukan adanya Sepuluh orang calon PMI Ilegal yang telah diberangkatkan menuju ke Negara Malaysia," jelas Harry.

Kemudian Tim Satya Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Kepri langsung melakukan penegahan di perairan Nongsa Batam, selanjutnya Tim langsung melakukan pemeriksaan dokumen ketenagakerjaan terhadap Sepuluh orang Pekerja Migran Indonesia dan Dua orang tersangka Inisial LS dan D.

Setelah pemeriksaan awal, korban dan tersangka dibawa menuju kantor Dit Polairud Polda Kepri guna pemeriksaan lebih lanjut.

"Adapun barang bukti yang diamankan adalah 1 unit Speedboat Mesin Tempel 60 PK dan 2 unit Handphone," jelasnya.

"Pasal yang dipersangkakan adalah Pasal 81 Jo Pasal 69 dan atau Pasal 86 Jo 73 undang-undang nomor 18 tahun 2017 tentang perlindungan Pekerja Migran Indonesia. Dengan ancaman paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Lima Belas Miliar Rupiah," tutupnya. (Ril)