Header Ads Widget

PPKM Darurat Akan Diberlakukan di Batam, Ini Kata Ketum DPP LSM SRK Ahmad Rosano

PPKM Darurat Akan Diberlakukan di Batam, Ini Kata Ketum DPP LSM SRK Ahmad Rosano
Ketua Umum DPP LSM SRK, Ahmad Rosano.

Dinamika Kepri, Batam - Terkait akan diberlakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat oleh Mendagri dan Menko Perekonomian pada hari Senin tanggal 12 Juli 2021 di Kota Batam, Ketua Umum (Ketum) DPP Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Suara Rakyat Keadilan (SRK), Ahmad Rosano mengajak agar seluruh masyarakat Batam mendukungnya demi untuk kepentingan bersama.

"Demi kepentingan bersama, kita semua harus mendukung PPKM Darurat yang akan dilakukan pemerintah pada hari senin mendatang. Dengan itu, semua masyarakat Kota Batam apalagi pelaku usaha, wajib mematuhi aturan PPKM, agar penyebaran virus covid -19 bisa terputus dalam dua minggu depan, mari sama sama kita mematuhi himbauan pemerintah baik pusat maupun daerah," kata Ahmad Rosano, Sabtu (10/7/2021).

Lebih lanjut dikatakannya, status PPKM darurat yang akan diberlakukan di Batam, di bawah langsung kepemimpinan pusat, sedangkan daerah hanya pelaksana tugas diberlakukan pemerintah pusat.

Ia juga tidak menampik bahwa akan diberlakukan PPKM darurat di Kota Batam, pasti akan berdampak terhadap sektor usaha dan perputaran roda perekonomian masyarakat.

Kata dia, ini adalah situasi yang sulit, namun demi keselamatan dan kesehatan kita bersama, PPKM darurat itu harus kita dukung bersama. Kita tahu, sejak masa pandemi Covid-19, ada bayak orang mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari - harinya.

Lanjutnya, dari hasil survei LSM SRK di lapangan, banyak yang mengeluhkan jika PPKM Darurat diberlakukan di Batam, namun karena tujuannya untuk mengantisipasi penyebaran covid-19, mau tidak mau kita semua harus menerimanya.

Tak hanya itu, atas nama LSM Suara Rakyat Keadilan, Ahmad Rosano meminta pada pemerintah pusat dan Kota Batam agar juga bertanggung jawab dalam memberikan solusi untuk dalam memenuhi kebutuhan masyarakat untuk bertahan hidup selama diberlakukannya (PPKM) Darurat.

"Minimal dapur bisa mengebullah, karena ini tanggung jawab pemerintah untuk menjaga dan memenuhi kebutuhan rakyat Indonesia dengan segenap tumpah darah. Saya berharap pemerintah Kota Batam dalam hal ini Walikota Kota Batam bisa mengatasinya, agar wujud keadilan bisa tercapai agar masyarakat Kota Batam tidak ada yang mati karena tidak makan," ujarnya.

Selain itu, Ahmad Rosano juga mengimbau para pelaku usaha tempat hiburan di Batam untuk benar-benar turut serta membantu dan mendukung pemerintah untuk menutup semua usaha hiburan masing-masing selama PPKM Darurat diberlakukan seperti PUB, Karaoke, Discotik, Panti pijat, Ketangkasan Game Elektronik dan lainnya.

"Apabila ada yang melanggar, diminta bapak Kapolda, Danrem, Kapolresta Barelang, Dandim, Kajari dan Kajati agar melakukan penindakan hukum. Mari kita semua ikuti aturan demi tujuan Indonesia dari bebas corona, kita mulai dari Kota Batam yang cintai ini," tutup Ahmad Rosano. (Ag)