Header Ads Widget

Kapal Asing Pembawa Limbah Beracun Diamankan KSOP Batam di Perairan Batu Ampar

KSOP Batam Amankan Kapal Asing Pembawa Limbah Beracun di Perairan Batu Ampar
Dinamika Kepri, Batam - Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) khusus Kota Batam mengamankan satu unit kapal bernama SB. Cramoil Equity berbendera Belize yang diketahui membawa 20 ton limbah beracun di Perairan Batu Ampar, Kamis (15/7/2021).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, 20 ton limbah beracun dari pelabuhan Penjuru Singapura akan dibawa menuju East Out Port Limit (OPL).

Kepala KSOP Khusus Batam, Mugen Suprihatin Hartoto, mengatakan Kapal SB. Cramoil Equity ditangkap oleh Kapal Patroli KNP. 330 di Perairan Batu Ampar pada posisi 01°10’00”N / 103°59’00”E di perairan Batu Ampar,

"Kapal SB. Cramoil Equity dinahkodai seseorang berinisial CP dan dua ABK kapal berinisial MSW, RRP yang saat ini sudah kita amankan," ujarnya saat dikonfirmasi awak media, Sabtu (17/7/2021).

Dijelaskannya, berdasarkan keterangan ABK dan nahkoda kapal, kegiatan ini sudah berlangsung selama 2,7 tahun dengan setiap bulannya rata-rata kapal ini membawa kurang lebih 100 ton limbah beracun.

"Selama tahun 2021 kapal tersebut sudah membawa 279 ton. Muatan limbah ini akan dibawa ke kapal besar di East Out Port Limit (OPL)," bebernya.

Lanjut kata dia, sebelum ditangkap, kapal SB. Cramoil Equity tersebut sudah tiga hari berada di perairan Nongsa, Batu Ampar. Saat ini telah dilakukan pengujian jenis limbah oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

"Awak kapal mengakui bahwa kegiatan ini adalah kegiatan ilegal. Bahkan, spesifikasi kapal bukan untuk mengangkut limbah," terangnya.

Atas peristiwa ini nakhoda tidak mematuhi ketentuan tentang alur pelayaran dan diduga melanggar Undang-Undang Nomor 17 tahun 2008 tentang Pelayaran.

"Saat ini sedang proses penyidikan Dalam waktu dekat akan ditetapkan tersangka," pungkasnya. (Red/Exp)