Header Ads Widget

Diduga Miliki Sabu, Dua Pria ini Ditangkap Polisi

Diduga Miliki Sabu, Dua Pria ini Ditangkap Polisi
Foto kedua tersangka dan barang bukti yang diamankan polisi.

Dinamika Kepri, Tanjungpinang – Dua orang laki-laki inisial E alias K diamankan oleh Ditresnarkoba Polda Kepri di Tanjungpinang. Keduanya diamankan karena membawa, memiliki dan menyimpan Narkotika diduga sabu dengan 12,97 gram. Demikian hal tersebut disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S didampingi Dirresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriyadi, Senin (5/7/2021).

"Kronologis kejadian pada hari Rabu tanggal 30 Juni 2021 sekitar jam 17.30 Wib, Tim Opsnal Subdit I Ditresnarkoba Polda Kepri mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa ada seorang laki-laki yang telah membawa, memiliki, dan menyimpan Narkotika Jenis Kristal Bening diduga Sabu yang berlokasi di perumahan Jl. LR. Banjar Kota Tanjungpinang. Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui bahwa barang haram tersebut disimpan di dalam bola lampu di lemari rumah dan ditemukan Narkotika jenis Sabu sekira seberat 7,15 gram," terang Kombes Pol Harry Goldenhardt S.

Lebih lanjut diterangkannya, setelah melakukan pemeriksaan pada jam 19.30 wib Tim Opsnal Subdit I Dit Resnarkoba Polda Kepri kembali berhasil mengamankan seorang laki-laki dengan inisial DS alias D di Jl. H. Agus Salim Kota Tanjungpinang dengan barang bukti diduga sabu sekira seberat 5,82 gram.

"Dari 2 orang tersangka, Tim Opsnal Subdit I Dit Resnarkoba Polda Kepri mendapati barang bukti yang berhasil diamankan adalah berupa 2 bungkus plastik bening yang didalamnya terdapat kristal bening diduga sabu sekira seberat 12,97 gram, 1 buah timbangan digital warna hitam merk aosai, beberapa lembar plastik bening, 1 unit handphone merk nokia 2690 dengan sim card simpati, 1 lembar KTP atas nama E alias K, 1 unit handphone merk redmi mote 3 dengan sim card Tree dan 1 lembar KTP atas nama DS alias D," ucap Kombes Pol Harry Goldenhardt S.

Kata Kombes Pol Harry Goldenhardt S, atas perbuatan kedua tersangka, dapat dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) Undang-undang Republik Indonesia no. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun atau paling lama 20 tahun. (Ril)