Header Ads Widget

Jaga Ketahanan Pangan, Lanal Batam Tabur 600 Ribu Ekor Benih Udang di Tambak Lintang Samudra

Jaga Ketahanan Pangan, Lanal Batam Tabur 600 Ribu Ekor Benih Udang di Tambak Lintang Samudra
Foto bersama usai tabur benih udang di Tambak Lintang Samudra, Galang, Batam, Minggu (23/5/2021).

Dinamika Kepri, Batam – Sesuai dengan Program Pemerintah Daerah di masa Pandemi Covid-19 dan arahan dari Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono, Pangkalan TNI Angkatan Laut dukung Program Ketahanan Pangan dengan meresmikan Tambak Udang Lintang Samudera di Pantai Melur Pulau Galang, Batam, Kepri, Minggu (23/5/2021).

Tambak udang tersebut bekerja sama dengan Rony Nainggolan selaku penanggung jawab di mana peresmianya ditandai dengan penaburan benih udang (benur) vaname sebanyak 600 ribu ekor.

Diperkirakan jika panen berhasil menghasilkan 10 hingga 12 ton udang vaname dalam jangka waktu sekitar tiga sampai empat bulan ke depan.

Peresmian disaksikan oleh Danlanal Batam Kolonel Laut (P) Sumantri K sebagai Pembina, Ketua Kadin Batam Jadi Rajaguguk sebagai Pendukung Program Ketahanan Pangan di kota Batam, Danyonif 10 Mar/SBY Letkol Marinir Alim Firdaus serta jajaran perwakilan Kodim 0316/ BTM, Kepolisian serta para undangan lainnya.

Penanggung jawab tambak Lintang Samudra, Roni Nainggolan mengatakan, penaburan benih udang yang telah dilakukan itu kedepannya bisa meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar.

“Saya berharap agar tambak udang ini berjalan dengan baik kedepannya, sehingga mampu menopang perekonomian masyarakat sekitar. Tambak ini dibuat semata untuk memaksimalkan pemanfaatan potensi kelautan yang ada demi kesejahteraan bersama. Ini salah satu wujud program ketahanan pangan, di mana kita melihat begitu besar potensi kelautan dan perikanan di Kepri khususnya Batam ini. Kita gandeng masyarakat sekitar supaya sama-sama menjalankan tambak ini,” ujar Roni Nainggolan.

Lebih lanjut dikatakan Roni, tambak udang Lintang Samudra tersebut adalah binaan Lanal Batam melalui program Primer Koperasi Angkatan Laut (Primkopal) yang tujuannya untuk menjalankan Program Ketahanan Pangan.

Selain binaan dari Lanal Batam, kata dia, tambak itu juga didukung sepenuhnya oleh Kadin Batam dalam rangka memulihkan ekonomi Batam ditengah terpaan pandemi Covid-19 .

Roni Nainggolan juga mengatakan, bahwa penaburan benur ini adalah merupakan tahap awal.

"Tahap awal kita mulai dengan 600 ribu benur dulu, nanti kalau sudah berjalan dengan baik kita tingkatkan lagi dengan target bisa ekspor ke luar," ujar Roni Nainggolan.

Di tempat yang sama, Danlanal Batam juga membenarkan bahwa program itu adalah dari Primkopal.

“Program Ketahanan Pangan dari Primkopal ini meliputi banyak bidang dan salah satu adalah pemanfaatan potensi kelautan dan perikanan yang ada,” tutur Danlanal.

Dengan telah ditaburnya benih benur itu, Danlalan Batam juga mengatakan akan mengawal dan memberikan bimbingan agar tambak udang Lintang Samudra itu bisa berjaya.

"Agar tambak udang Lintang Samudra ini bisa berjaya kedepannya dan berbagai terobosan dari program Ketahanan Pangan yang dijalankan oleh TNI AL bisa tercapai dengan baik, maka ini akan kita bimbing dan kawal terus, karena ini sudah masuk dalam binaan kita,” pungkas Danlanal Batam, Kolonel Laut (P) Sumantri K

Senada dengan Kepala Kadin Batam, Jadi Rajaguguk mengatakan, pengusaha harus berlomba dan bisa memanfaatkan potensi yang ada dan ini bisa menjadi contoh yang lain.

"Saya juga berharap agar pengusaha atau masyarakat umum lainnya mulai berlomba-lomba untuk memanfaatkan semua potensi yang ada demi kesehatan dan kemakmuran bersama. Ini bisa jadi contoh bagi pengusaha ataupun masyarakat umum lainnya agar mampu melihat potensi yang ada. Kita akan dukung sepenuhnya jika usahanya berjalan sesuai aturan yang ada,” kata Jadi Rajaguguk. (Ril)