Header Ads Widget

Anjuran Wali Kota Batam Tempat Makan Hanya Boleh Layani Take Away, Langgar Diberikan Sanksi

Anjuran Wali Kota Batam Tempat Makan Hanya Boleh Layani Take Away, Langgar Diberikan Sanksi
Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad. (Foto: Ist)

Dinamika Kepri, Batam - Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, Tim gabungan kembali meninjau sejumlah titik terkait penerapan protokol kesehatan (prokes) di Kota Batam, Jumat (21/5/2021).

Peninjauan prokes itu dilakukan oleh Wakil Wali Kota Batam Amsakar Achmad bersama Kapolresta Barelang Kombes Pol Yos Guntur dan Komandan Distrik Militer (Dandim) 0316/Batam, Letnan Kolonel (Letkol) Kav Sigit Dharma Wiryawan.

Amsakar menyampaikan, kegiatan itu dilakukan sesuai arahan Presiden Joko Widodo, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Listyo Sigit Prabowo. Di Batam, Wali Kota Batam Muhammad Rudi bergerak cepat dengan kembali menerbitkan surat edaran.

"Upaya menekan covid ini, salah satunya yakni dengan mematuhi prokes. Pak walikota dalam berbagai kesempatan juga kerap menyampaikan pentingnya prokes," ucap Amsakar.

Kepada pengelola tempat usaha, Amsakar meminta agar mengindahkan imbauan perihal penerapan tempat duduk hanya 50 persen dari kondisi normal. Sedangkan kepada pengunjung dianjurkan untuk tidak makan di tempat (take away).

"Kami akan kembali turun. Jika imbauan tidak diindahkan akan diberikan sanksi sesuai aturan berlaku," ujar dia.

Sebelumnya, Pemko Batam sudah mendata sekitar 122 lokasi potensi keramaian di Kota Batam dan juga membentuk tim internal Pemko Batam.

Adapun tim yang sudah dibentuk dari OPD dibagi di sembilan kecamatan. Tim Batuampar terdiri dari Herman Rozie, Suhar, Eryudi, Mardanis, Tukijan. Kemudian tim Lubukbaja, Salim, Azril Apriansyah, Hendriana Gustini, Hasnah dan Novi Harmadyastuti.

Selanjutnya, tim Bengkong Didi Kusmarjadi, Suleman Nababan, Umiyati, Riama Manurung, M Fairus Ramadhan Batubara. Kemudian untuk tim Seibeduk yakni Kamarulzaman, Samuddin, Abdul Malik dan Ghufron.

Untuk tim Nongsa, Demi Hasfinul Nasution, Heryanto, Hendri Arulan, Arfandi. Selanjutnya, tim Batamkota yakni Firmansyah, Nurzalie, Gustian Riau, Raja Azmansyah, Aditya Guntur Nugraha Syamsuri. Untuk tim Batuaji, Pebrialin, Aspawi Nangali, Husnaini, Ardiwinata, dan Ridwan Affandi.

Selanjutnya tim Sagulung yakni Heriman, Azman, Yumasnur, Said Khaidar, dan Reza Khadafi. Dan terakhir tim Sekupang yakni Yusfa Hendri, Wan Darussalam, Hasyimah, Rudi Sakyakirti, Ani Dewiana, dan M Arman.

Sementara itu, Kapolresta Barelang Kombes Pol Yos Guntur mengatakan, tim akan terus melakukan pengawasan dan mengingatkan imbauan penerapan prokes juga sudah diterbitkan oleh Wali Kota Batam Muhammad Rudi melalui surat edaran.

"Sesuai edaran wali kota, kami tegaskan kepada pengelola agar menerapkan edaran tersebut. Harap kerja samanya, hal ini tidak lain untuk memutus penyebaran. Batam masih zona merah, maka perlu keterlibatan kita semua," ucapnya.

Dandim 0316/Batam, Letnan Kolonel (Letkol) Kav Sigit Dharma Wiryawan menambahkam stakeholder Kota Batam mendukung penuh apa yang dilakukan Pemko Batam.

"Covid masih ada, kami berharap kita semua tetap waspada dan jangan terlena. Tetap terapkan prokes," ajak Sigit. (Ril)