Header Ads Widget

Miliki Ganja 1,2 Kilo, Pria ini Diamankan Ditresnarkoba Polda Kepri

Miliki Ganja 1,2 Kilo, Pria ini Diamankan Ditresnarkoba Polda Kepri
Tersangka dan barang bukti.

Dinamika Kepri, Batam – Seorang laki-laki bernisial S alias A pemilik daun ganja seberat 1.200 gram (1.2 Kilogaram) berhasil diamankan Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri di pinggir jalan Tembesi Lestari Kecamatan Sagulung Kota Batam.

S alias A diamankan pada hari Minggu tanggal 14 Maret 2021, jam 17.15 Wib di pinggir jalan Tembesi Lestari Kecamatan Sagulung Kota Batam. Hal itu dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S dan didampingi oleh Diresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriyadi, Selasa (16/3/2021).

″Kronologis kejadian berawal pada hari Minggu tanggal 14 Maret 2021 jam 10.30 wib, Tim Opsnal Subdit II Ditresnarkoba Polda Kepri mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada transaksi Narkotika jenis ganja di seputaran Daerah Tembesi, selanjutnya Tim melakukan penyelidikan diseputaran Daerah tersebut,″ terang Kombes Pol Harry Goldenhardt S kepada awak media.

Lanjutnya, dari penyelidikan, kemudian pada jam 17.15 wib tim berhasil melakukan penangkapan terhadap 1 orang laki-laki yang kemudian diketahui berinisial S alias A yang diduga telah memiliki, menyimpan dan menjual Narkotika diduga ganja dengan berat kotor 1.200 Gram. hingga sampai dengan Saat ini terhadap tersangka dan Barang Bukti masih terus dilakukan pengembangan.

Mengenai identitas tersangka, Kombes Pol Harry Goldenhardt S mengatakan, identitas tersangka adalah inisial S alias A, laki-laki umur 27 tahun, Islam, Wiraswasta, alamat Perumahan MKGR Kelurahan Kibing, Kecamatan Batu Aji, Kota Batam.

Kombes Pol Harry Goldenhardt S menambahkan, perbuatan tersangka dapat diancam dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) dan atau pasal 113 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia no. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun atau paling lama 20 tahun. (Ril)