Header Ads Widget



Komisi III DPR RI Lakukan Kunjungan Kerja Spesifik Ke Polda Kepri

Komisi III DPR RI Lakukan Kunjungan Kerja Spesifik Ke Polda Kepri
Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi III DPR RI, Dr. Ir. H. Adies Kadir, S.H., M.Hum. 


Dinamika Kepri, Batam - Dalam rangka Kunjungan Kerja Spesifik, Komisi III DPR RI berkunjung ke Polda Kepri, Jumat (26/3/2021).

Kunjungan Komisi III DPR RI beserta rombongan itu disambut oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Dr. Aris Budiman, Kepala Kejaksaan Tinggi Provinsi Kepri Hari Setiyono, KA BNNP Kepri Brigjen Pol Drs. Henry P. Simanjuntak, Wakapolda Kepri, Dir PAM BP Batam dan Pejabat Utama Polda Kepri.

Setelah penyambutan, kegiatan pertemuan kemudian dilakukan di Graha Lancang Kuning Polda Kepri pada jam 08.00 Wib, Jumat (26/3/2021).

″Dalam kunjungan spesifik ini, kami ingin mengetahui proses penanganan beberapa masalah khususnya penanganan terkait Narkotika dan penambangan liar, baik itu penambangan pasir, bauksit dan lainnya, jadi beberapa hal tersebut yang ingin kami mintakan penjelasannya dari Kapolda Kepri, BNNP Kepri dan Kejaksaan Tinggi,″ kata Ketua Tim Kunjungan Kerja Spesifik, Dr. Ir. H. Adies Kadir kepada media usai melakukan pertemuan.

Lebih lanjut dikatakannya, Kepulauan Riau adalah merupakan pintu masuk yang sangat luas bagi oknum-oknum dari luar yang ingin memasukkan Narkotika ke Indonesia, sehingga sangat dibutuhkan sarana dan prasarana khususnya kapal cepat yang difungsikan untuk mengejar.

Ia juga mengatakan bahwa pihaknya juga telah menerima beberapa usulan terkait hal itu, dan nantinya akan menyampaikan terkait dengan pengadaan kapal cepat tersebut.

"Terkait dengan usul pengadaan kapal cepat, nantinya akan disampaikan. Kemudian untuk mengantisipasi jalan-jalan tikus yaitu pintu masuk di pelabuhan-pelabuhan kecil, hal tersebut sudah diantisipasi juga oleh Polda dan pihak terkait lainnya. Disamping itu dilakukan juga kerjasama antara pihak penegak hukum dengan pihak penegak hukum dari Malaysia dan Singapura sebagai negara tetangga terdekat kita,″ jelas Adies Kadir.

Mengenai Tambang di Kepri, kata dia ada 30 lebih tambang ilegal yang saat ini tengah dalam pengawasan Polda Kepri.

″Lebih dari 30 Tambang ilegal yang saat ini sedang dalam pengawasan Polda Kepri. Jadi jangan coba-coba untuk berbuat kecurangan dari mulai perizinan hingga penambangannya, dan bagi penegakkan hukum tentang tambang Ilegal ini tidak ada sama sekali halangan, selama pelakunya jelas melanggar undang-undang, melanggar hukum, itu akan ditindak tegas oleh pihak Kepolisian dan aparat penegak hukum lainnya,″ tegasnya. (Ril)