Header Ads Widget

Hati-hati, Penipu Ngaku Wakil Walikota Batam Gentayangan, Amsakar Achmad: Jangan Direspon

Hati-hati Penipu Ngaku Wakil Walikota Batam Gentayangan, Amsakar Achmad: Jangan Direspon
Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad.

Dinamika Kepri, Batam - Sepertinya para penipu di zaman ini sudah tidak lagi memandang atau memperhitungkan siapa orang yang dijadikannya menjadi dirinya atau mengatasnamakan untuk melancarkan aksi penipuannya dan terus gentayangan mencari korban.

Tak tanggung-tanggung nama seorang pejabat publik sekelas Wakil Wali Kota Amsakar Achmad saja dipakai sebagai dirinya untuk meyakinkan para calon korbannya.

Terkait hal itu, Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad meminta masyarakat waspada sebab nama dirinya digunakan penipu untuk mengelabuhi korbannya.

Amasakar menegaskan, nomor yang digunakan penipu itu bukan nomor pribadinya. Penipu berupaya meyakinkan korbannya dengan memasang foto profil dirinya lengkap dengan baju dinas Wakil Wali Kota Batam.

"Pemberitahuan buat khalayak ramai, jika ada yang meminta uang atau meminta no rekening untuk mengirimkan uang atas nama Wali Kota atau Wakil Wali Kota Batam, harap jangan direspons apalagi dikabulkan," tulis Amsakar di akun Facebook pribadinya @Amsakar Elita, Minggu (7/3/2021) malam.

Ia mengatakan, dari laporan warga kepada dirinya, penipu mencoba meminta uang setelah menjanjikan akan memberi sumbangan. Modus itu pula yang sempat mencatut nama Bupati Karawang.

"Foto kami digunakan para penipu. Semoga dengan pemberitahuan ini, masyarakat bisa lebih waspada. Modus yang sama juga digunakan dg mengatas-namakan bupati Karawang," katanya.

Amsakar belum mengungkapkan apakah sudah ada korban dari modus terbut. Namun, ia hanya menerima laporan bahwa ada oknum yang mengatasnamakan dirinya sedang melancarkan aksinya.

Kemudian, untuk ke ranah hukum, dirinya belum menyatakan. Ia ingin semua masyarakat untuk berhati-hati dari segala cara penipuan.

"Sudah saya unggah di Facebook agar rekan dan sudara tidak salah sangka dengan aksi oknum yang tidak bertanggung jawab," kata Amsakar. (Ril)