Header Ads Widget

Dit Resnarkoba Polda Kepri Ungkap Kasus Narkotika, Pelaku Ditangkap di Pinggir Jalan

Dit Resnarkoba Polda Kepri kembali berhasil mengungkap kasus Narkotika di wilayah Tanjung Pinang pada Sabtu tanggal Januari 2021 yang lalu
Para Tersangka

Dinamika Kepri, Batam – Dit Resnarkoba Polda Kepri kembali berhasil mengungkap kasus Narkotika di wilayah Tanjung Pinang pada Sabtu tanggal Januari 2021 yang lalu. Tiga tersangka berinisial RZ alias J, inisial M dan inisial HS alias S berhasil diamankan, hal tersebut dijelaskan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S dan Diresnarkoba Polda Kepri Kombes Pol Muji Supriyadi, Kamis (4/2/2021).


Ketiganya ditangkap di pinggir jalan karena diduga membawa Narkotika jenis sabu seberat kurang lebih 300 gram.


"Kejadian bermula pada Sabtu tanggal 30 Februari 2021 pada pukul 22.30 Wib, personil Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Kepri telah mengamankan 3 orang laki-laki yang kemudian diketahui berinsial RZ alias J , M dan HS alias S di pinggir jalan raya KM 8 Atas Jl. R.H Fisabillah, Kecamatan Bukit Bestari, Kota Tanjung Pinang, karena membawa jenis Narkotika diduga jenis Sabu," ujar Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S, S.I.K., M.Si.


Dari para tersangka, selain mengamankan barang bukti yang diduga sabu, polisi juga mengamankan kendaraan yang dipakai tersangka saat itu.


Barang bukti.

  "Adapun jumlah barang bukti yang diamankan tersebut sekira seberat  kurang lebih 300 Gram Sabu dan turut juga diamankan satu unit kendaraan roda dua. Untuk saat ini terhadap tersangka dan barang bukti, masih dilakukan pengembangan," jelas Kombes Pol Harry Goldenhardt S.


Dalam kasus ini, para tersangka diancam dengan pasal 112 ayat (2) jo pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) terancam hukuman pidana mati.


"Atas perbuatannya pelaku diancam dengan pasal 112 ayat (2) jo pasal 114 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1) undang-undang Republik Indonesia nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman pidana mati, pidana penjara seumur hidup, atau pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun." tutup Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Harry Goldenhardt S. (Ril)