Header Ads Widget

Ngaku Pengusaha Kebun Sawit di Kalimantan, NP Diduga Tipu MN Hingga Ratusan Juta Rupiah

Seorang pria berinisial NP sebelumnya dikabarkan telah dibekuk oleh tim Opsnal Polsek Batam Kota di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah
Ilustrasi diborgol.

Dinamika Kepri, Batam –  Seorang pria berinisial NP sebelumnya dikabarkan telah dibekuk oleh tim Opsnal Polsek Batam Kota di Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah.  


Pria itu ditangkap pada hari Sabtu (9/1/2021) lalu karena diduga telah menipu seorang wanita berinisial MN di Batam dengan total kerugian berkisar ratusan juta.


Diketahui, hubungan NP terhadap korban ini bermula dari media sosial. Sebelumnya pada tahun 2018 silam, kepada MN, NP mengaku dirinya seorang pengusaha kebun sawit di Kalimantan.


Atas pengakuannya itu, seiring berjalannya waktu akhirnya kemudian NP dan MN menjalin hubungan asmara. Bahkan NP berjanji akan segera menikahi MN.


Dengan jurus bujuk rayunya, apapun permintaan NP dikabulkan oleh MN seperti meminjam uang  hingga berkisar ratusan juta,  namun tidak dikembalikan.


Sebelumnya NP sempat berkunjung ke Kota Batam menemui MN. Pertemuan itu sekira pertengahan bulan September 2018 lalu. 


Saat tiba di Batam, NP mengaku barang-barang berharga miliknya hilang saat perjalanan menuju Batam. 


Dengan alasan tersebut, NP diduga memulai aksi kejahatannya dengan meminjam uang korban. Tak berpikir panjang, korban pun langsung memenuhi permintaannya.


Tak berhenti disitu saja, selain mengaku sebagai pengusaha sawit kepada MN, NP juga mengaku memiliki usaha jual beli barang antik.


Dengan bermodal pengakuan usaha jual beli barang antik, NP juga menawarkan kepada MN untuk kerjasama dengan keuntungan yang dijanjikan 5 persen dari harga penjualan barang antik. Keduanya pun setuju dan MN sepakat untuk memodali NP.


Karena NP sering meminjam uang ke MN namun tidak pernah mengembalikan, kemudian MN pun sadar dan merasa kalau dirinya ditipu dan kemudian melaporkannya ke Polsek Batam Kota.


Sementara itu, Kapolsek Batam Kota, AKP Restia Ocktane Guchi  membenarkan adanya laporan itu dan telah menangkap NP. 


"Iya benar," ucap Restia saat di konfirmasi wartawan, Kamis (14/1/2021).


(Tam)