Dua Residivis Spesialis Curanmor Ditangkap Polisi|DINAMIKAKEPRI.COM

04 November 2020

Dua Residivis Spesialis Curanmor Ditangkap Polisi

 

Dua Residivis  Spesialis Curianmor Ditangkap Polisi
Wadir Reskrimum Polda Kepri AKBP Ruslan Abdul Rasyid, saat melakukan konferensi pers di Polda Kepri, Selasa (3/11/2020) 

Dinamika Kepri, Batam – Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri berhasil meringkus dua orang pelaku  spesialis pencurian sepeda motor dan di Kota Batam.


"Dua pelaku spesialis pencurian sepeda motor di Batam berinisial TT dan HS telah berhasil ditangkap. Dari kedua pelaku diamanan barang bukti 10 unit sepeda motor berbagai merek," ucap Wadir Reskrimum Polda Kepri AKBP Ruslan Abdul Rasyid, Selasa (3/11/2020) kepada media.


Wadir Reskrimum menjelaskan, dalam beberapa bulan terakhir ini banyak menerima laporan polisi terkait dengan pencurian kendaraan bermotor yang hilang di perumahan. 


Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri kemudian mengumpulkan laporan polisi yang ada di Polresta Barelang dan di Polsek - polsek terkait dengan pencurian kendaraan bermotor. 


"Banyak menerima laporan pencurian sepeda motor sehingga kami memerintahkan jatanras Polda Kepri untuk melaksanakan kegiatan penyelidikan pencurian kendaraan bermotor," ucapnya.



Barang bukti.

Lebih lanjut dikatakannya, dari hasil kegiatan penyelidikan yang dilakukan tim opsnal Jatanras Polda Kepri, kemudian kedua pelaku berhasil ditangkap pada hari Minggu tanggal 25 Oktober 2020 sekitar pukul 01.30 Wib malam di seputaran Top 100 Sagulung, Batam.


Saat penangkapan malam itu, dua unit sepeda motor merek Honda CBR dan motor Satria FU yang diduga hasil dari tindak pidana curanmor juga diamankan.


Dimana sesuai dengan informasi dari masyarakat bahwa akan ada terjadi transaksi jual beli motor di top 100 sagulung pada malam itu.


Dari hasil penangkapan kedua pelaku, kemudian tim opsnal Jatanras Polda Kepri melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan kembali 8 unit motor dengan berbagai merek sehingga  jumlah barang bukti semuanya menjadi 10 unit sepeda motor.


Wadir Reskrimum juga menjelaskan bahwa kedua tersangka itu adalah merupakan resedivis yang baru keluar dari penjara yang mana keduanya adalah spesialis curanmor.


"Kedua pelaku ini adalah residivis dan spesialis curanmor. Setelah keluar penjara, mereka sudah melakukan pencurian di 5 TKP wilayah Kota Batam dan sekitarnya. Untuk modus operandinya, kedua tersangka menggunakan Kunci T, Gerinda dan Gunting untuk melancarkan aksinya," ungkap AKBP Ruslan Abdul Rasyid, S.IK.,MH.


"Atas perbuatannya kedua pelaku diterapkan tindak pidana pencurian dengan pemberatan pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal selama 7 (tujuh) tahun dan atau pencurian pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun," tutupnya. (Ril)





BACA JUGA:

Scroll to top