21 Oktober 2020

Dit Resnarkoba Polda Kepri Musnahkan BB Daun Ganja

 

Proses pemusnahan BB daun ganja kering dengan cara dibakar.

Dinamika Kepri, Batam – Barang Bukti (BB) hasil pengungkapan kasus narkotika sebanyak 163,9 gram daun ganja kering dimusnahkan oleh Dit Resnarkoba Polda Kepri, di halaman Mapolda Kepri, Rabu (21/10/2020).


Barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan ungkap kasus yang tertuang dari Laporan polisi terhadap satu orang tersangka dengan inisial B Alias D, laki – Laki, Umur 45 tahun. 


Pemusnahan BB berlangsung dipimpin oleh Kanit II Ditresnarkoba Polda Kepri AKP Donris Pasaribu SH, Paur Mitra Subbidpenmas Bidhumas Polda Kepri AKP Syarifuddin SH dan dihadiri dari Kejaksaan, BNNP Kepri serta Pengacara.


"Pemusnahan dilakukan pada hari ini berdasarkan dari Laporan Polisi nomor : LP.A/131/IX/2020/SPKT-Kepri tanggal 24 September 2020. Surat Ketetapan Sita Narkotika dari Kejaksaan Negeri Batam Nomor : SK-214/L.10.11/Eku.1/10/2020 tanggal 29 September 2020. Berita acara pemeriksaan Labfor nomor LAB : 1244/NNF/2020 tanggal 15 Oktober 2020. Dengan tersangka Inisial B alias D, laki-laki, 45 Tahun, TKP di salah satu Pos Partai Politik yang berada di daerah Kampung Bule, Batu Ampar Kota Batam," kata Kanit II Ditresnarkoba Polda Kepri AKP Donris Pasaribu, SH.


"Jumlah Barang bukti sebanyak 204 Bungkus kertas warna coklat yang berisikan Narkotika jenis ganja dengan berat total 178,2 gram dengan perincian sebanyak 13,3 gram disisihkan untuk pemeriksaan di Labfor, 1 gram disisihkan untuk pembuktian di persidangan dan 163,9 gram dilakukan Pemusnahan pada hari ini," lanjutnya.


Proses pemusnahan barang bukri tersebut dilakukan dengan cara dibakar serta disaksikan oleh tersangka.


"Barang Bukti Narkoba jenis Daun Ganja dimusnahkan dengan cara dibakar sedemikian rupa, dan atas perbuatannya, kepada tersangka diterapkan Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika Pasal 114 Ayat  (1), dan atau Pasal 111 Ayat (1) Dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara dan paling lama 20 tahun," tutup AKP Donris Pasaribu SH. (Ril)




BACA JUGA :

Scroll to top