Lima Pelaku Jaringan Pengedar Sabu di Batam Ditangkap Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri - DINAMIKAKEPRI.COM

Lima Pelaku Jaringan Pengedar Sabu di Batam Ditangkap Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri

 

Lima Pelaku Jaringan Pengedar Sabu di Batam Ditangkap Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri
Para tersangka dan barang bukti.

Dinamika Kepri, Batam - Lima tersangka jaringan pengedar Narkoba diduga jenis sabu di Batam berhasil diungkap dan ditangkap oleh tim Subdit III Ditresnarkoba Polda Kepri, dan para pelaku saat ini sudah mendekam di dalam sel Mapolda Kepri, Senin(21/9/2020).

Kelima tersangka tersebut yakni berinisial Z, S, M, RS dan AF dengan barang bukti yang diamankan Narkotika jenis kristal bening diduga sabu yang disimpan di dalam kemasan teh cina seberat 1.033 gram.

“Saat tim melakukan penangkapan ditemukan barang bukti Narkotika jenis Kristal Bening diduga sabu yang disimpan didalam kemasan teh cina seberat 1.033 gram," kata Kabid Humas Kombes Pol. Harry Goldenhartd S.

Kata dia, awalnya tim melakukan upaya paksa yakni dengan melakukan penangkapan terhadap tiga orang laki-laki yang kemudian diketahui berinisial Z, S dan M di Perumahan Graha Nusa Batam Kelurahan Langkai kecamatan Sagulung Kota Batam.

Selanjutnya tim melakukan pemeriksaan dan pendalaman di tempat untuk mengungkap tersangka lainnya, dari keterangan para tersangka yang diamankan penyelidikan mengarah kepada tersangka lain berinisial RS dan AF yang berda di Perumahan Jupiter Residance kecamatan Batu Aji Kota Batam.

Dilokasi tersebut tim berhasil mengamankan RS dan AF dikarenakan telah membawa, memiliki, menyimpan Narkotika Jenis Kristal Bening diduga Sabu yang disimpan didalam sebuah koper coklat dengan berat 482 gram.

Adapun jumlah barang bukti yang diamankan dari lima orang tersangka tersebut yaitu 1.515 gram Sabu dan turut juga diamankan beberapa unit Handphone milik tersangka dan kartu identitas diri.

kata Kabid Humas Kombes Pol. Harry Goldenhartd S, atas perbuatan para tersangka akan diancam dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) dan atau pasal 113 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia no. 35 tahun 2009 tentang narkotika. Dengan ancaman hukuman mati atau pidana seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 tahun atau paling lama 20 tahun. (Ril)




Scroll to top